HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN DUKUNGAN ORANGTUA DENGAN HASIL BELAJAR PENGOLAHAN MAKANAN KONTINENTAL SISWA KELAS X JASA BOGA SMK PENCAWAN MEDAN.

Teks penuh

(1)

฀UBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DAN

DUKUNGAN ORANGTUA DENGAN ฀ASIL BELAJAR

PENGOLA฀AN MAKANAN KONTINENTAL SISWA KELAS

X JASA BOGA SMK PENCAWAN MEDAN

SKRIPSI

฀iajukan Untuk Memenuni

Syarat Memperolen Gelar Sarjana Pendidikan

฀leh :

DEVY PERMATA SARI NIM. 5113342005

PROGRAM PENDIDIKAN TATA BOGA FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

฀BSTR฀S

DEVY PEM฀T฀ S฀RI, NIM: 5113342005.฀Hubungan฀bukungan฀Sosial฀Teman฀ Sebaya฀ dan฀ bukungan฀ Orangtua฀ dengan฀ Hasil฀ Belajar฀ Pengolahan฀ Makanan฀ Kontinental฀Siswa฀Kelas฀X฀Jasa฀Boga฀SMK฀Pencawan฀Medan.฀Skripsi,฀Fakultas฀ Teknik฀universitas฀Negeri฀Medan฀2016.

Penelitian฀ ini฀ bertujuan฀ untuk฀ mengetahui฀ hubungan฀ dukungan฀ sosial฀ teman฀ sebaya฀dengan฀hasil฀belajar฀pengolahan฀Makanan฀Kontinental฀siswa฀kelas฀X฀SMK฀ Pencawan.฀ Untuk฀ mengetahui฀ hubungan฀ dukungan฀ yang฀ diberikan฀ orang฀ tua฀ dengan฀ hasil฀ belajar฀ pengolahan฀ Makanan฀ Kontinental฀ siswa฀ kelas฀ X฀ SMK฀ Pencawan,฀ dan฀ untuk฀ mengetahui฀ hubungan฀ dukungan฀ sosial฀ teman฀ sebaya฀ dan฀ dukungan฀orang฀tua฀dengan฀hasil฀belajar฀pengolahan฀Makanan฀Kontinental฀siswa฀ kelas฀ X฀ SMK฀ Pencawan.฀ Penelitian฀ ini฀ dilaksanakan฀ pada฀ bulan฀ Januari฀–฀ Februari฀2016.฀Lokasi฀Penelitian฀penelitian฀di฀SMK฀Pencawan฀Medan.฀Populasi฀ penelitian฀adalah฀seluruh฀siswa฀sebanyak฀41฀orang.฀Penarikan฀sampel฀dilakukan฀ dengan฀menggunakan฀teknik฀total฀sampling฀dengan฀jumlah฀sampel฀sebanyak฀41฀ orang฀ siswa.฀ Teknik฀ analisis฀ data฀ dilakukan฀ secara฀ derskripstif฀ dengan฀ menggambarkan฀ hasil฀ penelitian฀ sesuai฀ apa฀ yang฀ disimpulkan฀ melalui฀ penghitungan฀angket.฀

Hasil฀ penelitian฀ menunjukkan฀ bahwa฀ dukungan฀ sosial฀ teman฀ sebaya฀ pada฀ siswa฀ kelas฀ X฀ SMK฀ Pencawan฀ Medan฀ dikategorikan฀ cenderung฀ sedang (78%).฀ bukungan฀ orangtua฀ siswa฀ kelas฀ X฀ SMK฀ Pencawan฀ Medan฀ dikategorikan฀ cenderung฀sedang฀(90,2%).฀Hasil฀belajar฀pengolahan฀makanan฀kontinental฀siswa฀ kelas฀ X฀ SMK฀ Pencawan฀ Medan฀ dikategorikan฀ cenderung฀ tinggi฀ (58,5%).฀ Terdapat฀ hubungan฀ yang฀ signifikan฀ dan฀ berarti฀ antara฀ dukungan฀ sosial฀ teman฀ sebaya฀ dan฀ hasil฀ belajar฀ pengolahan฀ makanan฀ kontinental฀ siswa฀ kelas฀ X฀ SMK฀ Pencawan฀Medan฀(rh฀>฀rt฀yaitu฀0,602>0,308).฀Terdapat฀hubungan฀yang฀signifikan฀ dan฀berarti฀antara฀dukungan฀orangtua฀dan฀hasil฀belajar฀makanan฀kontinental฀siswa฀ kelas฀ X฀ SMK฀ Pencawan฀ Medan฀ Medan฀ (rh฀ >฀ rt฀ yaitu฀ 0,381฀ >฀ 0,308).฀ Terdapat฀ hubungan฀yang฀signifikan฀dan฀berarti฀secara฀bersama-sama฀antara฀dukungan฀sosial฀ teman฀sebaya฀dan฀dukungan฀orangtua฀dengan฀hasil฀belajar฀pengolahan฀makanan฀ kontinental฀ siswa฀ kelas฀ X฀ SMK฀ Pencawan฀ Medan,฀฀ dengan฀ hasil฀ Fhitung฀ >฀ Ftabel฀ (11,28>฀ 3,23).฀ bengan฀ demikian฀ dapat฀ disimpulkan฀ bahwa฀ koefisien฀ korelasi฀ ganda฀pada฀taraf฀signifikansi฀5฀%.

(6)

฀ATA PENGANTAR

฀uji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas

berkat dan karunianya-Nya sehingga penulisan proposal ini dapat di selesaikan

dengan yang di harapkan. Adapun judul dari skripsi ini adalah :

“Hubungan Dukungan Teman Sebaya dan Dukungan Orang Tua Dengan Hasil

Belajar ฀engolahan Makanan Kontinental Siswa Kelas X Jasa Boga SMK

฀encawan Medan”

Selama penulisan skripsi ini, penulis mendapatkan banyak dukungan baik

dukungan moril maupun materi sehingga proposal ini dapat tersusun dengan baik.

Untuk itu penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada :

1. Ibu Dra. Frida Dinar, M.฀d sebagai dosen pembimbing yang telah membantu

memberikan bimbingan selama penulisan skripsi ini.

2. Bapak ฀rof. Dr. Harun Sitompul, M.฀d selaku Dekan Fakultas Teknik

Universitas Negeri Medan, Bapak ฀rof. Drs. Sumarno, M.฀d, selaku Wakil

Dekan I Fakultas Teknik Unimed

3. Ibu Dra. Dina Ampera selaku Ketua Jurusan ฀KK, dan Ibu Dra. Fatma Tresno

Ingtyas, M.Si selaku Sekretaris Jurusan ฀KK, sekaligus dosen penguji.

4. Ibu Dr. Erli Mutiara, M.Si selaku Ketua ฀rogram Studi ฀endidikan Tata Boga

5. Ibu Dra. Lina ฀angaribuan, M.฀d dan Ibu Dra. Nikmat Amal, M.฀d selaku

dosen penguji yang telah membimbing selama penulisan skripsi ini.

(7)

7. Bapak Restu Utama ฀,SH. M.฀d selaku Kepala Sekolah SMK ฀encawan Medan, Ibu Elna dan Ibu Mega selaku Guru bidang studi yang telah membantu penulis selama melakukan observasi dan penelitian di SMK ฀encawan Medan.

8. Teristimewa untuk Bapak dan Ibuku Tercinta, Edi Sofyan dan Ras. Telaumbanua, Abangda Dedy ฀radipta, beserta seluruh keluarga yang tak pernah berhenti mendoakan penulis dan memberikan semangat bagi penulis sehingga skripsi ini dapat terselesaikan

9. Sahabat-sahabatku Novika, HasJu, Eva Dina M.C.S, Eka Sari, ฀utri Dianna

฀ane, Mentari Asgara ฀utri, Kak Akbar, Kak Rizki, Monalisa Silitonga, Rita

Lani Siregar, Kak ฀uput dan teman-teman sanggarku tercinta angkatan 23 di

UKM LKK UNIMED yang selalu ada dalam suka dan duka.

10. Teman-teman ฀KK khususnya ฀rodi ฀endidikan Tata Boga Stambuk 2011

Reguler/Ekstensi, Fatwa Rizki S.฀d, Arnold B.L.G, S.฀d, Efrida Elisa Siregar,

S,฀d, ฀askaria S.฀d, Annisa Nur, S.฀d, Rizky Khairani S,฀d, Sally Salsabila,

Ulfa S,฀d, Metho ฀. Sihombing, Dena, Fitri, Roliza S,฀d, Maya Rizkia S,฀d,

Nelly Riati S,฀d, Nining, Kak City, S.฀d, Kak Regina dan teman-teman

lainnya yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu yang telah

memberikan sumbangan pikiran dalam menyelesaikan skripsi ini.

฀enulis mengharapkan masukan yang membangun untuk kesempurnaan

skripsi ini. Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih.

Medan, April 2016 Hormat Saya

(8)

฀AFTAR ISI

BAB II KAJIAN TEORITIS, KERANGKA BERFIKIR ฀AN HIPOTESIS PENELITIAN...11

A. Deskripsi Teoretis. ...11

1. Dukungan Sosial Teman Sebaya...11

2. Dukungan Orang Tua...16

3. ฀asil Belajar Pengolahan Makanan Kontinental… ...24

B. ฀asil Penelitian yang Relevan ...32

C. Kerangka Berpikir...32

D. ฀ipotesis Penelitian...34

BAB III METO฀E PENELITIAN ...36

A. Desain Penelitian ...36

B. Lokasi dan Waktu Penelitian ...36

C. Populasi dan Sampel Penelitian ...36

D. Variabel Penelitian dan Definisi Operasional ...37

E. Teknik Pengumpulan Data...38

F. Instrumen Penelitian...39

G. Uji Coba Instrumen ...40

(9)

I. Teknik Analisis Data...48

BAB IV HASIL PENELITIAN ...55

A. Deskripsi Data Penelitian...55

B. Uji Kecenderungan Variabel Penelitian...59

C. Uji Persyaratan Analisis...61

D. Pengujan ฀ipotesis Penelitian...64

E. Pembahasan Penelitian...68

BAB V KESIMPULAN ฀AN SARAN ...71

A. Kesimpulan ...71

B. Saran...72

฀AFTAR PUSTAKA...73

(10)

฀AFTAR TABEL

฀. Kisi-Kisi Angket Dukungan Sosial Teman Sebaya ...40

2. Kisi-Kisi Angket Dukungan Orang Tua ...40

3. Kisi-Kisi Tes Hasil Belajar Pengolahan Makanan Kontinental Soup...40

4. Distribusi Frekuensi Variabel Dukungan Sosial Teman Sebaya ...55

5. Distribusi Frekuensi Variabel Dukungan Orangtua...57

6. Distribusi Frekuensi Variabel Hasil Belajar Pengolahan Makanan Kontinental...58

7. Tingkat Kecenderungan Dukungan Sosial Teman Sebaya ...59

8. Tingkat Kecenderungan Dukungan Orangtua...60

9. Tingkat Kecenderungan Hasil Belajar Pengolahan Makanan Kontinental...60

฀0. Normalitas Data Variabel Penelitian...6฀

฀฀. Ringkasan Persamaan Regresi Y atas X฀...63

฀2. Ringkasan Persamaan Regresi Yatas X2...64

฀3. Ringkasan Koefisien Korelasi Parsial Variabel Penelitian ...65

(11)

฀AFTAR GAMBAR

(12)

฀AFTAR LAMPIRAN

฀. Daftar Nama Siswa ...75

2. Angket Dukungan Sosial Teman Sebaya...77

3. Angket Dukungan Orangtua ...80

4. Soal Test...83

5. Uji Instrumen ...88

6. Data Hasil Penelitian Masing-masing Penelitian...฀09

7. Perhitungan Nilai Rata-rata (M), Standar Deviasi (SD) dan Distribusi Frekuensi dari Data Hasil Penelitian...฀฀฀ 8. Identifikasi Tingkat Kecenderungan Masing-masing Variabel Penelitian ....฀฀6

9. Uji Normalitas Sebaran Data Masing-masing Variabel Penelitian...฀20

฀0. Perhitungan Persamaan Regresi Sederhana, Uji Kelinieran, dan Keberartian, Persamaan Regresi Hasil Belajar Pengolahan Makanan Kontinental (Y )atas Dukungan Sosial Teman Sebaya (X฀)...฀24

฀฀. Perhitungan Persamaan Regresi Sederhana, Uji Kelinieran, dan Keberartian, Persamaan Regresi Hasil Belajar Pengolahan Makanan Kontinental (Y ) atas Dukungan Orangtua (X2) ...฀30

฀2. Perhitungan Koefisien Korelasi antar Variabel...฀35

฀3. Perhitungan Korelasi Parsial dan Uji Keberartian Koefisien Korelasi Parsial...฀37

฀4. Perhitungan Persamaan Regresi Ganda Uji Kelinieran dan Keberartian Persamaan Regresi Ganda...฀39

฀5. Perhitungan Koefisien Korelasi Ganda dan Uji Keberartian Koefisien Korelasi Ganda ...฀42

฀6. Tabel Chi Kuadrat ...฀43

฀7. Tabel F ...฀44

฀8. Tabel r Product Moment ...฀45

฀9. Tabel t...฀46

(13)

฀A฀ I

PENDAHULUAN

A. Latar ฀elakang

฀erkembangan Ilmu ฀engetahuan dan Teknologi (I฀TEK) serta era

globalisasi menjadikan pendidikan merupakan salah satu sasaran pembangunan

yang dilaksanakan pemerintah dan didukung oleh masyarakat. Berkembangnya

zaman dan teknologi saat ini menuntut dunia pendidikan untuk membuat

inovasi-inovasi yang berguna dalam memajukan dan memesatkan pendidikan serta dapat

mengembangkan pengetahuan masyarakat khususnya anak didik. ฀esatnya

perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga harus dibarengi dengan

pemberian dukungan fasilitas pendidikan yang relevan dan suasana lingkungan

yang mendukung dan mampu membantu anak didik untuk lebih mengembangkan

pendidikannya.

฀endidikan merupakan hubungan antara pendidik dan anak didik. Dalam

pergaulan terjadi kontak atau komunikasi antara masing-masing pribadi.

Hubungan ini jika meningkat ke taraf hubungan pendidikan, maka menjadi

hubungan antara pribadi pendidik dan pribadi anak didik, yang pada akhirnya

melahirkan tanggung jawab pendidikan dan kewibawaan pendidikan. ฀endidik

bertindak demi kepentingan dan keselamatan anak didik, dan anak didik mengakui

kewibawaan pendidik dan bergantung padanya (Hasbullah, 2011).

Ada berbagai macam faktor yang mempengaruhi hasil belajar. Faktor

(14)

mempengaruhi hasil belajar adalah kemampuan, sikap dalam belajar. Sedangkan

faktor eksternal yang mempengaruhi hasil belajar adalah dukungan atau motivasi,

kondisi lingkungan sekitar, dan lain-lain.

Dalam dunia pendidikan, peranan dukungan orang lain sangatlah penting

sebagai penunjang prestasi akademik siswa. Sebagai makhluk sosial, manusia

memerlukan dukungan orang lain dalam menjalani kehidupannya. Kehadiran

orang lain mempunyai peran penting untuk saling memberi bantuan, dukungan

atau dorongan. Dukungan atau dorongan ini dikenal dengan istilah dukungan

sosial (Adrians, 2014).

Dukungan yang pertama kali diterima siswa sejak dia lahir adalah dari

keluarga. Orang tua mempunyai tanggung jawab sebagai pendidik dan pengasuh

juga pembimbing anaknya untuk mencapai tahapan tertentu di dalam masyarakat.

฀entingnya kesadaran orang tua dalam pendidikan akan menunjang hasil belajar

siswa karena orang tua bertanggung jawab memberikan dukungan baik secara

instrumental maupun emosional.

฀ada hakekatnya orang tua sangat berperan sebagai pendukung

peningkatan akademis anak di sekolah, namun banyak orang tua yang belum

sepenuhnya mampu memberikan dukungan-dukungan tersebut kepada peserta

didik. Sebagian dari tugas tersebut diserahkan kepada guru di sekolah tanpa perlu

memberikan pengawasan yang lebih lanjut. ฀adahal pada masa sekolah siswa

menghadapi lingkungan baru dan harus mampu menyesuaikan diri dengan

lingkungannya tersebut, disinilah siswa membutuhkan dukungan instrumental

(15)

pembelajarannya di sekolah maupun lingkungan sebayanya, juga dukungan

emosional yang berupa empati, kepedulian dan perhatian orangtua kepada siswa

sehingga siswa dapat nyaman dalam keluarga dan dapat terkontrol pergaulannya

di luar keluarga.

Dukungan sosial juga dapat diterima dari lingkungan di luar keluarga.

Lingkungan yang dimaksudkan adalah lingkungan di sekolah tepatnya lingkungan

teman sebaya. Menurut Santrock (2003) teman sebaya atau peers adalah

anak-anak dengan tingkat kematangan atau usia yang kurang lebih sama. Salah satu

fungsi terpenting dari kelompok teman sebaya adalah untuk memberikan sumber

informasi dan komparasi tentang dunia di luar keluarga. Melalui kelompok teman

sebaya anak-anak menerima umpan balik dari teman-teman mereka tentang

kemampuan mereka.

Hubungan yang baik di antara teman sebaya akan sangat membantu

perkembangan aspek sosial anak secara normal yang juga akan berpengaruh pada

pembelajaran. Anak pendiam yang ditolak oleh teman sebayanya, dan merasa

kesepian berisiko menderita depresi. Anak-anak yang agresif terhadap teman

sebaya berisiko pada berkembangnya sejumlah masalah seperti kenakalan dan

drop out dari sekolah. Dalam interaksi teman sebaya memungkinkan terjadinya

proses kerjasama, persaingan dan pertentangan. ฀roses-proses tersebut akan

mewarnai proses pembentukan tingkah laku dan proses pembelajaran. (Meilina,

2011).

฀roses kerjasama terjalin karena adanya rasa solidaritas diantara anggota

(16)

akan lebih mudah saling bertukar pikiran dalam menyelesaikan sebuah

permasalahan, dan dapat saling membantu dalam proses diskusi kelompok.

฀ersaingan timbul karna adanya maksud atau tujuan yang sama yang dilakukan

oleh individu yang satu dengan individu lainnya. ฀ersaingan antar kelompok

sebaya dapat menjadi hal yang positif bila antar teman sebaya bersaing secara

sehat dalam belajar untuk memperoleh rangking kelas. ฀ertentangan atau konflik

biasa terjadi diantara kelompok teman sebaya, hal ini mungkin terjadi karna

perbedaan pendapat atau pendirian diantara anggota teman sebaya. Namun hal ini

di sikapi wajar karna hal tersebut merupakan proses dalam terbentuknya interaksi

antar teman sebaya.

Mata pelajaran ฀engolahan Makanan Kontinental merupakan salah satu

mata pelajaran produktif di prodi tata boga SMK ฀encawan Medan, dimana mata

pelajaran ini bertujuan untuk melatih dan membimbing siswa dalam mengolah

dan menghidangkan makanan-makanan Internasional yang membutuhkan

kreatifitas dari siswa. Yang termasuk dalam mata pelajaran kontinental dalam

penelitian ini adalah materi soup. Materi soup dipilih karena memiliki tingkat

kesulitan tertentu, seperti siswa masih memiliki keterbatasan pengetahuan tentang

jenis-jenis soup, bahan-bahan pada pembuatan soup, serta jenis, bahan dan

pembuatan kaldu pada soup. Selain itu, kurangnya praktek menyebabkan siswa

sulit mengingat bahan-bahan yang dibutuhkan dalam pengolahan soup.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan penulis dengan guru bidang

studi pada SMK ฀encawan Medan menunjukkan bahwa hasil belajar Siswa Kelas

(17)

pada tahun ajaran 2014/2015 siswa kelas X SMK ฀encawan berjumlah 34 siswa

dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 75. ฀erolehan nilai <69 (kurang)

sebanyak 40% (14 orang), nilai 70-79 (cukup) sebanyak 30 % (10 orang), nilai

80-89 (baik) sebanyak (7 orang), dan selebihnya sebanyak 10% (3 orang)

mendapatkan nilai diatas 90. Selain itu, berdasarkan wawancara diketahui bahwa

pada hasil belajar pengolahan makanan kontinental untuk kompetensi dasar soup,

siswa masih kurang mengetahui klasifikasi jenis-jenis soup dan kurang dalam

pelafalan istilah bahasa-bahasa asing, kurang mengetahui spesifikasi dari

bahan-bahan yang masih susah ditemui di pasaran, serta kesulitan dalam proses

pengolahan. Sehingga perlu adanya penelitian terkait dengan hasil belajar

pengolahan makanan kontinental soup.

Dari penjelasan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa hasil belajar siswa

kelas X Mata ฀elajaran ฀engolahan Makanan Kontinental masih dikategorikan

cukup. Untuk meningkatkan hasil belajar siswa dibutuhkan kemauan dari siswa

tersebut dan yang paling penting dukungan sosial dari orang-orang di sekitarnya.

Dukungan orang tua dan dukungan teman sebaya sangat diperlukan dalam

peningkatan hasil belajar akademis siswa. Terlebih pada Mata ฀elajaran

฀engolahan Makanan Kontinental dimana mata pelajaran ini membutuhkan

keahlian khusus karena banyak hal baru yang mesti dipelajari oleh siswa seperti

jenis masakan, bumbu, kebudayaan serta pemahaman akan banyaknya

penggunaan bahasa Inggris Boga dalam Mata ฀elajaran tersebut.

Orang tua hendaknya selalu memberi dukungan dan bimbingan kepada

(18)

fokus dalam pembelajarannya. Teman sebaya memberikan dorongan-dorongan

dan dukungan untuk belajar misalnya membuat kelompok belajar atau siswa

menjadikannya temannya untuk bertanya tentang pelajaran yang tidak dipahami

dan akan berdampak positif terhadap hasil belajar.

Dari uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa dukungan orang tua

dan dukungan teman sebaya apabila berjalan seiringan maka akan dapat membuat

anak merasa diperhatikan, senang dan akan membuatnya bersemangat dalam

pembelajaran dan dapat meningkatkan hasil belajar anak.

Berdasarkan latar belakang yang di uraikan peneliti di atas, maka peneliti

tertarik untuk mengadakan suatu penelitian tentang “ Hubungan Dukungan Sosial

Teman Sebaya dan Dukungan Orang Tua Dengan Hasil Belajar ฀engolahan

Makanan Kontinental ฀ada Siswa Kelas X Jasa Boga di SMK ฀encawan”.

฀. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, maka permasalahan yang

diteliti dapat diidentifikasikan sebagai berikut :

1. Dukungan sosial yang diberikan teman sebaya terhadap siswa jurusan Tata

Boga Kelas X SMK ฀encawan.

2. Dukungan yang diberikan orang tua terhadap siswa jurusan Tata Boga Kelas X

SMK ฀encawan.

3. Hasil belajar pengolahan makanan kontinental siswa di Kelas X SMK

(19)

4. Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan hasil belajar

pengolahan makanan kontinental.

5. Hubungan dukungan orangtua dengan hasil belajar pengolahan makanan

kontinental.

6. Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan dukungan orangtua

dengan hasil belajar ฀engolahan Makanan Kontinental siswa Kelas X SMK

฀encawan.

7. Faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah dukungan yang diberikan oleh

orang tua, dan dukungan teman sebaya.

C. Pembatasan Masalah

Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah di atas, maka batasan

masalah dalam penelitian ini adalah :

1. Dukungan sosial teman sebaya yang diteliti pada penelitian ini adalah kerja

sama (฀ooperation), persaingan (฀ompetition) dan pertentangan (฀onflict).

2. Dukungan orang tua yang diteliti pada penelitian ini meliputi dukungan

instrumental dan dukungan emosional

3. Hasil belajar yang diteliti adalah hasil belajar ฀engolahan Makanan

Kontinental siswa Kelas X SMK ฀encawan pada kompetensi dasar

(20)

D. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah, identifikasi dan pembatasan

masalah di atas, maka masalah penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :

1. Bagaimanakan dukungan sosial teman sebaya siswa kelas X SMK ฀encawan?

2. Bagaimanakah dukungan orang tua pada siswa kelas X SMK ฀encawan?

3. Bagaimanakah hasil belajar pengolahan makanan kontinental siswa kelas X

SMK ฀encawan?

4. Bagaimanakah hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan hasil belajar

pengolahan Makanan Kontinental siswa kelas X SMK ฀encawan?

5. Bagaimanakah dukungan orang tua dengan hasil belajar pengolahan Makanan

Kontinental siswa kelas X SMK ฀encawan?

6. Apakah ada hubungan yang positif antara dukungan sosial teman sebaya dan

dukungan orang tua terhadap hasil belajar pengolahan Makanan Kontinental

siswa kelas X SMK ฀encawan ?

E. Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah :

1. Untuk mengetahui dukungan sosial teman sebaya siswa kelas X SMK

฀encawan.

2. Untuk mengetahui dukungan orang tua pada siswa kelas X SMK ฀encawan.

3. Untuk mengetahui hasil belajar pengolahan makanan kontinental siswa kelas X

(21)

4. Untuk mengetahui hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan hasil

belajar pengolahan Makanan Kontinental siswa kelas X SMK ฀encawan.

5. Untuk mengetahui hubungan dukungan yang diberikan orang tua dengan hasil

belajar pengolahan Makanan Kontinental siswa kelas X SMK ฀encawan

6. Untuk mengetahui hubungan dukungan sosial teman sebaya dan dukungan

orang tua dengan hasil belajar pengolahan Makanan Kontinental siswa kelas X

SMK ฀encawan

F. Manfaat Penelitian

Setelah penelitian ini dilakukan, diharapkan hasilnya dapat membantu

beberapa pihak antara lain :

1. Sebagai bahan informasi untuk peneliti tentang Hubungan Dukungan Sosial

Teman Sebaya dan Dukungan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar ฀engolahan

Makanan Kontinental Siswa Kelas X SMK ฀encawan

2. Sebagai bahan informasi kepada orang tua dan guru terhadap pentingnya

dukungan sosial teman sebaya dan dukungan orang tua terhadap hasil belajar

siswa pengolahan makanan kontinental

3. Sebagai bahan masukkan kepada pengelola SMK dalam membina dan

meningkatkan mutu pendidikan kejuruan dan khususnya bagi guru-guru SMK

฀encawan Medan.

4. Sebagai bahan informasi bagi peneliti lainnya yang akan melakukan penelitian

(22)

5. Sebagai informasi kepada dosen tentang hasil belajar pengolahan makanan

(23)

฀A฀ V

KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan

฀erdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab IV, maka dapat

disimpulkan bahwa :

1. Dukungan sosial teman sebaya pada siswa kelas X SMK Pencawan Medan

dikategorikan cenderung sedang.

2. Dukungan orangtua siswa kelas X SMK Pencawan Medan dikategorikan

cenderung sedang.

3. Hasil belaIar pengolahan makanan kontinental siswa kelas X SMK Pencawan

Medan dikategorikan cenderung tinggi.

4. Terdapat hubungan yang signifikan dan berarti antara dukungan sosial teman

sebaya dan hasil belaIar pengolahan makanan kontinental siswa kelas X SMK

Pencawan Medan.

5. Terdapat hubungan yang signifikan dan berarti antara dukungan orangtua

dengan hasil belaIar makanan kontinental siswa kelas X SMK Pencawan

Medan.

6. Terdapat hubungan yang signifikan dan berarti secara bersama-sama antara

dukungan sosial teman sebaya dan dukungan orangtua dengan hasil belaIar

(24)

฀. Saran

1. Untuk teman sebaya agar lebih memberikan dukungan secara sosial sebagai

upaya agar dapat meningkatkan kemampuan belaIar pengolahan makanan

kontinental.

2. Untuk orangtua diharapkan dapat mendukung kegiatan yang dilakukan siswa

SMK khususnya yang berkaitan dengan pengolahan makanan kontinental.

3. Perlu kiranya penelitian lebih lanIut dan lebih mendalam untuk mencari tahu

tentang dukungan sosial teman sebaya dan dukungan orangtua dengan hasil

(25)

฀AFTAR PUSTAKA

฀drians, (2014), ฀ukungan Teman Sebaya, diakses tanggal 20 Maret 2015 dari

http://฀drians.blogspot.com.

฀rikunto, Suharsimi. 2011. Prosedur Penelmtman Suatu Pendekatan Praktmk. Jakarta : Rineka Cipta

___________2011. ฀asar-฀asar Evaluasm Pendmdmkan. Jakarta : Rineka Cipta

Dariyo ฀gus. 2004. Psmkologm Perkembangan Remaja . Bogor Selatan : Ghalia Indonesia

Departemen Pendidikan Nasional. 2012. Kamus Besar Bahasa Indonesma. Jakarta: Balai Pustaka

Emilia, Esi. 2013. Makanan Kontmnental. Medan : Unimed Press

Hasbullah. 2011. ฀asar-dar mlmu pendmdmkan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Hurlock Elizabeth B. 2009. Psmkologm Perkembangan. Jakarta : Erlangga

Ihromi. 1999. Bunga Rampam Sosmologm Keluarga. Jakarta: Obor Indonesia

Ihsan Fuad. 2010. ฀asar-dasar kependmdmkan. Jakarta : Rineka cipta

Lalim, Yasnita. 2011. Hubungan antara dukungan sosmal teman sebaya dengan motmvasm belajar pada smswa SMA dm Surabaya. SKRIPSI. Surabaya: Universitas Katolik Widya Mandala

Mariska Devi, (2011) Cookmng Kontmnental Pengertman Soup, diakses tanggal 20 Maret 2015 dari http:// mariska 55.wordpress.com

Meilina (2011), Pengaruh ฀ukungan Teman Sebaya, diakses tanggal 20 Maret 2015 dari http://meilina.blogspot.com

Mutiara Erli dan Nila Kesuma. 2009. Pengolahan Makanan Kontmnental (฀mktat), Medan : UNIMED

Nainggolan E. 2011. Pembmnaan Generasm Muda, Bahan Kuliah. Universitas Negeri Medan

(26)

Purba Edward. 2013. Fmlsafat Pendmdmkan. Medan : Unimed Press

Santrock John W. 2003. Adolescence (Perkembangan Remaja). Jakarta : Erlangga

Sarafino.1998. Faktor-faktor Yang Mempengaruhm ฀ukungan Orang Tua

Slameto. 2003. Hasml Belajar, diakses 18 September 2013 dari

http://www.SOE/CL.Network?WhatisCL

Sudjana. 2005. Metoda Statmstmk. Bandung: Tarsito

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...