SKRIPSI FUNGSI VISUM ET REPERTUM DALAM PENUNTUTAN FUNGSI VISUM ET REPERTUM DALAM PENUNTUTAN PERKARA PIDANA KEALPAAN YANG MENYEBABKAN MATINYA ORANG.

Teks penuh

(1)

i

SKRIPSI

FUNGSI VISUM ET REPERTUM DALAM PENUNTUTAN

PERKARA PIDANA KEALPAAN YANG MENYEBABKAN

MATINYA ORANG

Diajukan oleh : Dasdo Vangi Doan Sipayung

NPM : 09 05 10121 Program Studi : IlmuHukum

Program Kekhususan : PeradilandanPenyelesaianSengketa

UNIVERSITAS ATMA JAYAYOGYAKARTA

FAKULTAS HUKUM

(2)
(3)
(4)

iv

SURAT PERNYATAAN KEASLIAN

Dengan ini penulis menyatakan bahwa skripsi ini merupakan hasil karya ilmiah

asli milik penulis, bukan merupakan duplikasi (jiplakan) atau plagiasi (saduran)

dari hasil karya ilmiah penulis lain. Jika skripsi ini terbukti merupakan duplikasi

atau plagiasi dari karya ilmiah milik penulis lain, maka penulis bersedia menerima

sanksi akademik dan/atau sanksi hukum yang berlaku baik pidana atau perdata.

Yogyakarta, 5 November 2014

Yang menyatakan,

(5)

v

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan YME yang telah memberikan

segala berkat dan kemampuan sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan

hukum dengan judul Fungsi Visum Et Repertumdalam Penuntutan Perkara

Pidana Kealpaan yang Menyebabkan Matinya Orang.

Penyusunan skripsi ini adalah syarat untuk memperoleh sarjana hukum

dalam program studi ilmu hukum bidang penyelesaian sengketa pidana pada

Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Dalam penulisan skripsi ini, tentunya banyak pihak yang memberikan

bantuan baik moril maupun materil. Oleh karena itu penulis ingin menyampaikan

ucapan terima kasih kepada:

1. Bapak G.Aryadi, S.H,. M.H. yang telah memberikan bimbingan

dan arahan kepada penulis dalam penyelesaian skripsi ini.

2. Bapak Dr. G. Sri Nurhartanto, LLM. selaku Dekan Fakultas

Hukum Universitas Hukum Atma Jaya Yogyakarta beserta para

dosen danseluruh karyawan/staf pegawai Fakultas Hukum

Universitas Atma Jaya Yogyakarta atas bantuan yang diberikan

selam penulis mengikuti studi.

3. Bapak Prasetyo Martoyo Putro, S.H. selaku Kepala Kejaksaan

Negeri Yogyakarta yang telah memberikan bantuan dalam

(6)

vi

4. Bapak Yulianta, S.H. selaku Kepala Seksi Tindak Pidana Umum

Kejaksaan Negeri Yogyakarta yang memerikan informasi dan data

dalam penulisan skripsi ini.

5. Bapak Nur Hadi Yutama, S.H. selaku Kepala Urusan Daskrimti

dan Perpustakaan Kejaksaan Negeri Yogyakarta beserta seluruh

pegawai Kejaksaan Negeri Yogyakarta yang memberikan bantuan

pencarian data dalam penyelesaian skripsi ini.

6. Ayahanda, Ibunda, Kakanda, dan Adinda yang telah memberikan

dukungan dan pengorbanan dalam penyelesaian skripsi ini.

7. Semua teman dan sahabat yang telah memberikan dorongan dan

dukungan dalam penyelesaian skripsi ini.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, maka

saran dan kritik dari semua pihak sangat diharapkan demi penyempurnaan

selanjutnya. Akhirnya hanya kepada Tuhan YME kita berserah dan

semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi semua pihak khusunya bagi

penulis dan para pembaca pada umumnya, semoga Tuhan YME

memberkati dan dicatat sebagai ibadah di sisi-Nya, amin.

Yogyakarta 5 November 2014

(7)

vii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL………i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING……….ii

HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI………..iii

PERNYATAAN KEASLIAN……….iv

KATA PENGANTAR……….v

DAFTAR ISI………..vii

ABSTRAK………..ix

BAB I PENDAHULUAN………...1

A. LatarBelakangMasalah………...1

B. PerumusanMasalah………...4

C. TujuanPenelitian………...4

D. ManfaatPenelitian……….5

E. Keaslian Penelitian...5

F. MetodePenelitian………..5

G. SistematikaPenulisan………....7

BAB II FUNGSI VISUM ET REPERTUM DALAM PENUNTUTAN….10 A. PenuntutanPerkaraPidana………...10

1. PengertianJaksaPenuntutUmum………..10

2. TugasdanWewenangJaksaPenuntutUmum…………...12

(8)

viii

B. TindakPidanaKelalaian/Kealpaan………..22

1. TindakPidana……….22

2. Unsur-UnsurTindakPidana………...25

3. Kelalaian/KealpaansebagaiSuatuTindakPidana……….28

4. JenisTindakPidanaKelalaian………...28

C. Visum Et RepertumDalamPenuntutan………45

1. PengertianVisum Et Repertum………..45

2. DasarHukumVisum Et Repertum………39

3. FungsiVisum Et RepertumDalamPenuntutan…………..45

D. Kendala Yang DihadapiJaksaPenuntutUmumDalamMemanfaatkanVisum Et Repertum……….50

BAB III PENUTUP………...59

A. Kesimpulan………..59

B. Saran………...59

(9)

ix

ABSTRACT

Negligence causes the injury or death of the existing legal rules governing the time may be too difficult to ask the question whether the defendant is due to negligent harm others to justice. There is a possibility the victim or aggrieved heirs in case of accident does not want the case because there has been a continued peace with the perpetrator of the accident, or because the victim has received compensation from the perpetrator of the accident and felt he had enough and did not bother to prolong the case.

The purpose of this study was to obtain data on the post mortem functions for the public prosecutor in the prosecution of criminal cases of negligence that caused the death of people. To obtain data on the constraints faced by the public prosecutor in the use of post mortem relating to the criminal case of negligence which caused the death of people.

In writing this law, the data collected by the method of literature study and interviews. Literature study is research that is used to collect secondary data by reading and studying the materials that relate to the problems that have been studied. By studying books, literature and law. Interviews were conducted to support the data obtained from the study of literature. The data obtained from the study were analyzed qualitatively, the analysis undertaken to understand and assemble the data collected systematically, so as to obtain an idea of ??the problems studied.

The function of a post mortem for the public prosecutor in the prosecution of cases of negligence that caused the death of that person, by post mortem attorney can determine whether there is a causal relationship between the death of the victim by the defendant, and a post mortem can be taken into consideration in deciding the case, but the judge and post mortem not to guide judges in deciding the case. Constraints faced by the public prosecutor in the use of post mortem relating to cases of negligence that caused the death of the victim is a person who sometimes refused or objected when the victim's body post mortem carried out, this led to the prosecution and judge the difficulty in determining the exact cause and effect of the death of the victim.

(10)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL………i

HALAMAN PERSETUJUAN PEMBIMBING……….ii

HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI………..iii

PERNYATAAN KEASLIAN……….iv

KATA PENGANTAR……….v

DAFTAR ISI………..vii

ABSTRAK………..ix

BAB I PENDAHULUAN………...1

A. Latar Belakang Masalah………...1

B. Perumusan Masalah………...4

C. Tujuan Penelitian………...4

D. Manfaat Penelitian……….5

E. Keaslian Penelitian...5

F. Metode Penelitian………..5

G. Sistematika Penulisan………....7

BAB II FUNGSI VISUM ET REPERTUM DALAM PENUNTUTAN….10 A. Penuntutan Perkara Pidana………...10

1. Pengertian Jaksa Penuntut Umum………..10

2. Tugas dan Wewenang Jaksa Penuntut Umum…………...12

3. Pelaksanaan Tugas Prapenuntutan……….16

(11)

1. Tindak Pidana……….22

2. Unsur-Unsur Tindak Pidana………...25

3. Kelalaian/Kealpaan sebagai Suatu Tindak Pidana……….28

4. Jenis Tindak Pidana Kelalaian………...28

C. Visum Et Repertum Dalam Penuntutan………45

1. Pengertian Visum Et Repertum………..45

2. Dasar Hukum Visum Et Repertum………39

3. Fungsi Visum Et Repertum Dalam Penuntutan…………..45

D. Kendala Yang Dihadapi Jaksa Penuntut Umum Dalam Memanfaatkan Visum Et Repertum……….50

BAB III PENUTUP………...59

A. Kesimpulan………..59

B. Saran………...59

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...