Oleh:
BURHANI
NIM : I 03053028698
PERPUSTAKAAN UTAMA
J
UIN SYAH!D JAKARTA .
JURUSAN MANAJEMEN DAKWAH
FAKULTAS DAKWAH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSIT AS ISLAM NEGERI (UIN) SY ARIF
SKRIP SI
Diajukan kepada Fakultas Dakwah dan Komunikasi
untuk memenuhi persyaratan meraih gelar Sarjana Sosial Islam (S.Sos.I)
Oleh
Burhani
NIM: 103053028698
Di bawah Bimbingan
Pembimbing,
Drs. Cecep Castrawijaya, MA.
NIP: 150 287 029
JURUSAN MANAJEMEN DAKW AH
F AK.UL TAS DAKW AH DAN KOMUNIKASI
UNIVERSIT AS ISLAM NEGERI (UIN)
SY ARIF HIDA YATULLAH JAKARTA
cliujikan clalarn sidang munaqosyah Fakultas Dakwah Dan Komunikasi Universitas
Islam Negeri (UIN) Syarif Hiclayatullah Jakarta 24 Juni 2008 Skripsi Ini telah
cliterima sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar smjana program strata satu
(S-1) pacla Jurusan Manajemen Dakwah (MD).
Jakarta, 24 J uni 2008 Sidang Munaqosyah
Dekan I
l(etua IVIerangkap Anggota
セセ@
Dr. H. Murodi, MA NIP. 150 254 102
Penguji
t
Drs. Hasanudin limn Hibban, MA
NIP. 150 270 815
Anggota:
Sekretaris Merangkap Anggota
Mualimin Ibrahim, S.Pd.l NIP. 150 219 565
Penguji II,
」MセM[LMm⦅a@
__
NIP. 150 282 640
Pembirnbing
Dengan ini saya menyatakan bahwa :
1. Skripsi ini merupakan hasil karya asli saya yang diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan memperoleh gelar di strata I di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
2. Semua sumber yang saya gunakan dalam penulisan ini telah saya cantumkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. 3. Jika di kemudian hari terbukti bahwa karya ini bukan hasil karya asli saya atau
merupakan hasil jiplakan dari karya orang lain, maka saya bersedia menerima sanksi yang berlaku di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Jakarta, 19 Juni 2008
Majalah Suara Hidayatullah merupakan cikal bakal dari pesantren . hidayatullah yang pertama berdiri pada tahun 1970 di Balik papan, Kalimantan timur atau dengan sebutan (pesantren gunung tembak). Lahimya Majalah Suara Hidayatullah pada mei 1988 di Surabaya. Majalah yang menjadikan pesantren dapat tumbuh dan berkembang dengan dakwah bi! qalam, pada awalnya ada gagasan pembuatan bulletin-buletin kecil yang dikerjakan oleh para santri berisi ceramah-ceramah dan diskusi keagamaan yang dapat memunculkan ide kreatif sehingga dapat mengembangkan pola pikir dakwah, dalam ha! ini juga ada peran dari (Alm) KH. Abdullah Said, yang merupakan pendiri dan sekaligus pimpinan Majalah Suara Hidayatullah, beliau selalu memberikan motivasi yang membangun kreatifitas serta pendidikan nuansa keagamaan dan umumnya sosial kemasyarakatan dan memang fakta mengatakan bahwa, di Majalah Suara Hidayatullah telah terbentuk dengan adanya sifat kekeluargaan yang..dimonitoring oleh pesantren hidayatullah itu sendiri, dengan komunitas santri.
Strategi yang dilakukan oleh majalah suara hidayatullah ialah dengan melalui berbagai tahapan-tahapan proses strategi diantaranya; tahap input yang dilakukan dengan cara meringkas informasi sebagai masukan awal, dan diperlukan untuk merumuskan strategi selanjutnya dengan adanya tahap pencocokan, fokus yang akan dihasilkan strategi altemativ, ada pula tahap keputusan dengan menggunakan teknik setelah dilakukan strategi alternativ tersebut.dan pada akhimya dilakukan evaluasi strategi yang dilakukan dengan cara, meninjau peluang dan ancaman, mengukur prestasi, dan mengambil tindakan korektif.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Obyek penelitian ini adalah Majalah Suara Hidayatullah kantor cabang jakarta. Fokus penelitian ini pada Strategi pemasaran Majalah Suara hidayatullah.
Alhamdulillahirabbil'alamin penulis panjatkan puji syukur kehadirat Allah
SWT. Karena rahmatNya penulis dapat melaksanakan hasil karya tulisan dari pemikiran yang diaktualisasikan lewat skripsi ini, sehingga terlaksana sesuai dengan harapan. Shalawat serta salam tercurahkan kepada Nabi besar Muhammad SAW, yang telah membawa kita selaku ummatnya mampu dalam mengenal, mencari, dan menegakkan Syariat Islam.
Pada dasarnya dalam proses penulisan skripsi ini, penulis mengalami berbagai halangan dan rintangan, akan tetapi karena adanya bantuan dan partisipasi dari berbagai pihak, akhimya skripsi ini dapat terselesaikan sesuai
dengan waktu yang telah direncanakan. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis perlu menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besamya terutama kepada:
1. Bapak Dr. H. Murodi, MA. Selaku Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi besrta pembantu dekan, bidang akademik, bidang administrasi umum dan bidang kemahasiswaan.
2. Bapak Drs. Hasanudin Ibnu Hibban, MA. Selaku Ketua Jurusan Manajemen Dakwah.
3. Bapak Drs. Cecep Castrawijaya, MA. Selaku Sekretaris Jurusan Manajemen Dakwah, yang telah membantu proses pelaksanaan skripsi ini dan sekaligus dosen pembimbing yang telah memberikan motivasi dan
mengamalkan ilmunya dengan amanah.
5. Ibunda tercinta Maryami dan Ayahanda tercinta (Alm) Mahfud yang selalu memberikan do'a, mendidik, dan membimbing kearah yang lebih
baik menujujalanNya.
6. Pimpinan Perpustakaan Utama dan Perpustakaan Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta; yang telah memberikan fasilitas kepustakaan sebagai bahan rujukan dan referensi dalam pembuatan skripsi ini.
7. Pemimpin Redaksi Majalah Suara Hidayatullah beserta seluruh staf, terutama kepada bapak Mahladi, sebagai pemimpin redaksi, Bapak
· Rusmin, yang telah membantu penulis dalam mendapatkan data dan informasi untuk penulisan skripsi ini.
8. !bu Siwi, yang telah memberikan motivasi kepada penulis, serta memberikan jalan yang baik, dalam proses pembuatan skripsi ini.
9. Kakak Sodimin, dan adik-adik si kembar Nana dan Nano, serta adik bungsu saya Milawati yang selalu tabah dan berfikir ke depan untuk
ma JU.
I 0. Keluarga besar Manajemen Dakwah, dari kanda Amay dkk, bang M.Zein yang selalu pandai berteman dan selalu memberikan motivasi.
Arif, Deri, serta semuanya yang tidak bisa disebutkan satu persatu.
12. Dinda Arni Ema Erika di Solo Jawa Tengah, Dinda Yurnida di Poso Sulawesi tengah, dinda Atin. S, di Subang, dinda Saryanti di Wonosobo, Jawa Tengah, dinda Wina di Medan dinda !yang dan dinda Rosalina di Jakarta, dinda Siwen dan Rukayah di tangerang yang selalu memberikan motivasinya dan menjadi sahabat setia.
13. Kawan-kawan Kajian Bahasa Turki, di Fakultas Ushuludin dan Filsafat UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.Mr. Hasbi Sein di Turki,(Merhaba, Ben
de Afemnum Oldum) Yang selalu memberikan motivasi, serta kawan-kawan di Jakarta, Thank's to Mrs. Ike Lao She. Kawan kursus Bahasa Mandarin yang selalu kompak. Kawan-kawan seperjuangan, Sobar, A.md,di Cisampih Subang, Ujang Mahmud Spd.l, di Sindangcai Rohdi, A.md, di Cisampih kang Didin, di bogor Amir Hamzah, S.Sos.l, serta terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
Penulis hanya mampu menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu, semoga Allah SWT, membalas amal baik kita semua. Amin
Jakarta, 19 Juni 2008
ABSTRAK
KATA PENGANTAR ... 11
DAFTARISI BAB I. BABII v PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... . B. Pembatasan dan Perumusan Masalah ... ... 7
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian ... 8
D. Metodologi Penelitian ... .... ... .... ... .. ... .. .. . . ... 9
E. Tinjauan Pustaka ... 11
F. Sistematika Penulisan ... .12
LANDASAN TEORITIS A. Konsep Strategi... ... .. .... 14
l. Pengertian Strategi ... .. ... .. .. .. .. .. .... .. .. .. ... .. .. ... .. .. ... 14
2. Tahapan Proses Strategi ... 16
3. Faktor-Faktor Penetapan Strategi ... 18
4. Manfaat dan Tujuan Strategi ... 18
B. Konsep Pemasaran... 20
1. Pengertian Pemasaran ... .. ... .. .. ... ... ... .... ... .. ... ... 20
2. Pengertian Strategi Pemasaran .. ... .. ... ... ... .. . 22
3. Tahapan Proses Pemasaran ... 23
BAB III
BAB IV
1. Pengertian Segmentasi Pasar .. .. . .. ... .. . ... . .. .. . .. ... ... .. ... 28
2. Unsur - unsur Segmentasi Pasar ... 29
D. Bauran Pemasaran (Marketing Mix) ... 31
1. Product (produk) ... 33
2. Price (harga) ... 34
3. Place ( distribusi) . ... ... ... ... ... .. .. .. ... ... .. ... 34
4. Promotion (promosi) ... 35
PROFILE MAJALAH SU ARA HIDAY ATULLAH A. Sejarah Berdirinya Majalah Suara Hidayatullah ... 38
B. Visi, Misi dan Tujuan Majalah Suara Hidayatullah ... 41
C. Struktur dan Job Description mセゥ。ャ。ィ@ Suara Hidayatullah . 42 ANALISIS PEMASARAN MAJALAH SUARA HIDAYATULLAH A. Strategi Penetrasi Pangsa Pasar ... 47
1. Perumusan Strategi pasar ... .. ... 4 7 2. Pasar Konsumen dan Perilaku Pembeli ... ... ... ... 54
B. Analisis Memilih Pasar Sasaran ... 55
1. Segmentasi Pasar ... 55
2. Penetapan Pasar Sasaran ... 57
3. Penentuan Posisi Pasar ... 58
C. Analisis Pengembangan Marketing Mix... 58
3. Promosi (Promotion) ... 65
BABV PENUTUP A. Kesimpulan . ... ... . .. .... ... ... . ... .. .. ... ... .. .. .. .. ... .. . .. ... ... .. . 68
B. Saran-saran ... 69
DAFT AR PUST AKA ... 72
A. Latar Belakang Masaiah
PENDAHULUAN
Strategi pemasaran oleh suatu lembaga dan orgiu1isasi dilakukan karena beranjak dari kebutuhan konsumen serta kesadaran masyarakat
terhadap pemenuhan kebutuhan primer, sekunder dan bahkan tersier, maka pemenuhan kebutuhan tersebut hendaknya dilakukan dengan perencanaan dan
strategi yang sistematis. Merujuk Pada permasalahan yang ada, akan dihadapi oleh suatu lembaga yang mengemban tugas dan amanat, maka majalah suara hidayatullah mengembangkan dakwah bi! qalam melalui strategi bisnis yang dalam ha! ini membahas tentang strategi pemasarannya. Strategi pemasaran itu sendiri dilakukan sebagai tugas untuk menciptakan, memperkenalkan, dan menyerahkan barang dan jasa kepada konsumen dan perusahaan.
Artinya : Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk.
Dari cara atau metode yang digariskan oleh al-qur'an diatas, maka lahirlah metode - metode dakwah diantaranya: Dakwah bi! qalam intinya berupa tulisan yang merupakan salah satu metode dakwah, dapat disajikan dengan berbagai bentuk tulisan. Lewat tulisan ini para juru dakwah dapat memberi peringatan atau informasi tentang keagamaan dan pembahasannya, Kondisi dan situasi yang dimaksud adalah mengenal apa yang dibutuhkan oleh masyarakat yang nantinya dijadikan sebagai wahana penyampaian kegiatan dakwah.
Allah SWT, telah memberikan wahyu kepada Nabi Muhammad SAW
Artinya : "Baca/ah! Dengan menyebut nama TuhanMu yang
menciptakan." (Q.S: Al-Alaq:l )
banyak tau ha!, dan orang yang tidak tahu itu dekat dengan kebodohan, dan yang pasti kebodohan itu dekat dengan kemiskinan.
kebudayaan nasional, meskipun dalam dialog budaya tersebut masih terlih8t
dominasi oleh kebudayaan barat yang tidak seimbang.2
Masalah yang menjadi pertanyaan besar di era global ini adalah, sudahkah budaya membaca di Indonesia benar-benar dipraktekkan dalam kehidupan masyarakat sehari - hari? Apakah pengetahuan agama dan keagamaan dibaca, diprektekkan, serta <liamalkan? atau pengetahuan
agama hanya pelarian ketika kita sedang ditimpa banyak musibah untuk
mengisi rohani ataukah pengetahuan Agama hanya dijadikan ceremonial saja. Kemudian aktualisasi ajaran agama dalam kehidupan sosial terus dikembangkan, yaitu dengan meningkatnya minat dan semaraknya kajian-kajian keislaman dikalangan warga kampus, generasi muda, maupun kalangan cendekiawan. Kajian - kajian keislaman bukan hanya terbatas
pada ha! - ha! yang bersifat umum ( dalam bentuk ceramah dan diskusi), akan tetapi banyak disiplin i!mu seperti, dirasah islamiyah, tafsir, hadits,
fikih, sirah, dan lain sebagainya. Lahimya Majalah Hidayatullah cukup mendapatkan respon positif dari umat. Demikian pula surat kabar dan majalah- majalah lainya.3 Dalam ha! ini pula perlu adanya pengembangan masyarakat Islam kearah yang modem, dengan memodifikasi hukum Islam, tidak pula melupakan ajaran Islam yang Asli, kata pengembangan
dalam kamus besar bahasa Indonesia yang berarti proses, cara, perbuatan
2
Sachari Agus, Pengantar Metodo/ogi Penelitian Budaya Rupa, desain, arsitektur, seni
tertentu dan sebagainya. 7 Keberadaan media massa dewasa ini, khususnya media cetak seperti surat kabar, tabloid dan majalab, merupakan salah satu wujud dari era reformasi dan keterbukaan. Berjalannya proses pencetakan
dan penyebaran opini umum, apa yang disebut Siyarah 'ilal Amal Js/ami,
ialah suatu pembentukan opini umum yang Islami dan yang kemudian diarabkan secara tepat kepada penerimaan dengan sadar akan institusi
ummat.8
Strategi Pemasaran Majalab Hidayatullab diarahkan untuk
mengembangkan masyarakat Islam, serta membentuk masyarakat informative. Melalui pemasaran produk yang berupa dakwah bi! qalam, yaitu dengan
menghadirkan majalab Islam sebagai bacaan masyarakat Islam agar tabu akan adanya ams informasi dan perkembangan masa kini dan sisi histories masa Iampau. Secara umum, perkembangan metode dakwab hams sejalan dengan kemajuan Ilmu dan peradaban manusia yang menunjukkan babwa media dan fasilitas belajar serta tersedianya pengetabuan yang dihasilkan oleh ilmu lebih banyak digunakan oleh juru dakwab daripada yang Iain, misalnya pers, radio, film, televisi, dan lain sebagainya yang telab menunjang ajakan, pengajaran
dan dakwab dengan lebih efektif dan komunikatif. 9
Secara umum Strategi Pemasaran Majalab Hidayatullab ialab bagaimana membentuk jaringan dan pendistribusian/niaga yang direncanakan
7
Asmuni Syukir, Dasar - dasar Strategi Dakwah Islam ( Surabaya: Al - ikhlas, 1983 ) cet.l h. l 04-160
8
Abdullah Rahmat, Ge/iat Dakwah di Era Baru, kumpulan wawancara dakwah. (Ciputat: Izzah Press, 2001), cet 1, h.22-23
untuk setiap edisinya yang didalamnya terdapat forum silaturrahim, muhasabah, laporan utama, wakaf dan informasi ibadah haji, kajian utama, serial da'I, khazanah, Sejarah, Rubrik Santri, Mutiara Qur'an dan Mutiara
Hadits.yang sasaranya segenap kelompok dan strata social, khususnya bagi
muslim dan masyarakat luas pada umumnya.
Dalam meraih tujuan pengembangan masyarakat Islam tersebut,
Strategi Pemasaran pada Majalah Suara Hidayatullah, dibentuklah Format dan tema dakwah yang mengandung hikmah dan disertai dengan mutiara qur'an dan hadits, yang pesan dakwahnya berupa penghayatan dan pengamalan rohani dan sasarannya ialah masyarakat Islam khususnya dan masyarakat pada umunmya. 10
Kontribusi Majalah Suara Hidayatullah dalam mengembangkan masyarakat Islam, dengan Strategi Pemasaran yang terorganisir,sehingga terbentuk jaringan dan ukhuwah silaturrahim.
Sesuai dengan latar belakang diatas, penulis tertarik untuk membahas masalah tersebut kedalam sebuah skripsi yang berjudul: Strategi Pemasaran Majalah Suara Hidayatullah
B. Pembatasan dan Perumusan Masalah
1. Pembatasan Masalah
Untuk mempermudah dalam proses pembuatan skripsi ini,
Suara Hidayatullah pada tahun 2007 ." Yaitu sebuah dakwah bi! qalam
yang bertujuan Mengembangkan Dakwah sampai ke pelosok negeri serta mengaktualisasikannya kepada masyarakat Islam khususnya dan masyarakat pada umumnya.sehingga terbentuk masyarakat yang Informatif dan Komunikatif.
2. Perumusan Masalah
Berdasarkan pembatasan masalah diatas, maka perumusan penelitian secara rinci sebagai berikut:
Bagaimana Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Majalah Suara Hidayatullah.
C. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Berdasarkan permasalahan yang telah diajukan diatas, maka ada beberapa tujuan penelitian yaitu, sebagai berikut:
a. Mengetahui Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) pada Majalah Suara Hidayatullah.
3. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut:
a. Manfaat Akademis: memenuhi tugas dan persyaratan memperoleh gelar Strata Satu dalam bidang Manajemen Dakwah di Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Islam Negeri SyarifHidayatullah
b. Manfaat Praktis: dengan penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan tentang Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) pada Majalah Suara Hidayatullah, menciptakan kesadaran minat baca masyarakat terhadap media massa Islam, untuk dijadikan referensi aktua! dalam membangun dakwah Islam di era globalisasi, infonnatif dan komunikatif.
D. Metodologi Penelitian
a. Metode Penelitian
Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu kegiatan penelitian yang pencarian faktanya melalui teori-teori yang ada serta melakukan pengumpulan data secara langsung dilapangan mengenai objek yang akan diteliti. Sebagai upaya memberikan penjelasan, gambaran komprehensif tentang Strategi Bauran Pemasaran (Marketing Mix) Majalah Suara Hidayatullah dalam pemasarannya.
b. Subyek dan Obyek Penelitian
Adapun yang menjadi subyek dalam penelitian ini adalah Majalah Hidayatullah, dalam ha! ini adalah orang-orang yang menjadi sumber informasi yang relevan dengan obyek yang diteliti, seperti pimpinan manajemen, pimpinan redaksi, direktur niaga, serta staf badan pengelola pada majalah suara Hidayatullah.
Dalam pengumpulan data, penulis mengambil sumber data dari dua bagian yaitu sumber data primer dan sekunder. Data - dat:i yang dikumpulkan dengan teknik dokumentasi dan studi kepustakaan yang merupakan data sekunder, sedangkan data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara, merupakan data primer atau data yang langsung didapatkan dari pihak pertama.11
Pengumpulan data tersebut diambil dari berbagai sumber diantaranya:
a. Observasi
Merupakan Pengamatan dan Pencatatan yang dilakukan secara sistematis dan fenomena yang diselidiki. Penulis telah mengadakan pengamatan langsung terhadap objek penelitian dengan maksud memperoleh gambaran umum tentang Strategi Pemasaran Majalah Hidayatullah.
b. Kepustakaan
Merupakan pengumpulan data yang dilakukan dengan cara membaca, memahami dan menguraikan dengan sistematis terhadap buku-buku atau sumber-sumber yang bersifat ilmiah yang berkaitan dengan judul skripsi ini.
c. Wawancara
11 Husaini Usman, dan Purnomo Setiadv Akbar. Metode PenP.lilinn
Yaitu penulis mengumpulkan data dengan cara bertanya secara langsung kepada Pcmimpin Redaksi dan pemimpin (Direktur Niaga) Majalah Suara Hidayatullah.
d. Dokumentasi
Yaitu data-data yang dibutuhkan dicari, dikumpulkan, dibaca dan dipelajari dari sumber-sumber berupa arsip-arsip maupun buku-buku, maja!ah dan sebagainya yang berkaitan dengan majalah suara Hidayatullah.
d. Teknik Pengolahan Data
Teknik pengolahan data ini dilakukan dengan cara editing, yaitu data-data atau catatan yang diperoleh diedit atau diteliti kembali yang meliputi hasil wawancara yang ada dilapangan.
e. Pedoman Penulisan
Dalam penulisan skripsi ini, penulis berpedoman kepada buku"pedoman penulisan karya ilmiah (skripsi, tesis, dan disertasi) yang diterbitkan oleh CeQDA (Center For Quality Development and Assurance) DIN SyarifHidayatullah Jakarta 2007.
E. Tinjauan Pustaka
perlu mempertegas perbedaan antara masing-masing judul dengan masalah
yang sedang dibahas yaitu sebagai berikut:
1. Skripsi yang berjudul "Strategi Produk Murobahah BPRS Amanah Ummah Leuwiliang bogor dalam upaya menarik minat nasabah." karya Dede Mahfudh, NIM:l02053025729, Jurusan Manajemen Dakwah Tahun, 2006.
2. Skripsi yang berjudul "Strategi Pemasaran majalah Alia sebagai majalah dakwah." Karya Nurhidayati, NIM: 0053019891, Jurusan Manajemen Dakwah. Tahun, 2007
3. Buku Prof. DR. Sofjan Assauri, "Manajemen Pemasaran, Dasar, konsep dan strategi.
Sedangkan judul skripsi penulis adalah "Strategi Pemasaran Majalah Suara Hidayatullah."Dalam ha! ini dilihat dari segi judul jelas
berbeda, baik itu dari segi pembahasan yang diteliti sungguh jauh berbeda, yaitu materi yang penulis bahas adalah tentang bagaimana penerapan strategi pemasaran, serta analisis strategi pemasaran majalah suara Hidayatullah direalisasikan sebagaimana mestinya.
F. Sistematika Penulisan
Untuk memudahkan penulisan skripsi ini, pokok permasalahannya
BAB I. PENDAHULUAN yang meliputi: latar belakang masalah, pembatasan dan perumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian, metode penelitian dan sistematika penulisan.
BAB II. LANDASAN TEORI yang meliputi: strategi pemasaran yang terdiri dari: pengertian Strategi, dan Pemasaran setelah itu membahas media dakwah seperti majalah Hidayatullah.
BAB III. PROFILE MAJALAH SUARA HIDAYATULLAH, yang meliputi: sejarah singkat berdirinya Majala.li Hidayatullah, Visi dan Misi, Fungsi Majalah Hidayatullah, Struktur Organisasi, Pola Pendanaan, Frogram dan Kegiatan.
BAB IV. ANALISIS STRATEGI PEMASARAN MAJALAH SUARA HIDAYATULLAH, dalam bab ini diuraikan tentang : strategi penetrasi pangsa pasar, yang membahas perumusan strategi pasar dan pasar konsumen serta perilaku pembeli, analisis memilih pasar sasaran, segmentasi pasar, penetapan pasar sasaran serta penentuan posisi pasar oleh majalah suara Hidayatullah, kemudian analisis pengembangan marketing Mix, produk, harga, distribusi, serta promosi yang dilakukan majalah suara Hidayatullah.
LANDASAN TEORITIS
A. Konsep Strategi
1. Pengertian Strategi
Dalam kamus Bahasa Indonesia, disebutkan bahwa istilah strategi adalah"Suatu ilmu untuk menggunakan sumber daya untuk melaksanakan kebijakan tertentu."1 kata strategi berasal dari bahasa yunani yaitu
strategos, yang diambil dari kata stratos yang berarti mi!iter, dan Ag yang
berarti memimpin.Pada konteks awalnya, strategi diartikan sebagai
generalship atau sesuatu yang dilakukan oleh para jendral dalam membuat
rencana untuk menaklukkan dan memenangkan perang. 2
Definisi Strategi yang diberikan oleh para ahli diantaranya:
a. Menurut Sondang Siagian, strategi adalah cara yang terbaik untuk mempergunakan dana, daya dan tenaga yang tersedia sesuai dengan tuntutan perubahan lingkungan.3
b. Menurut Onong Uchyana Efendi, Strategi pada hakekatnya adalah perencanaan (planning) dan manajemen untuk mencapai tujuan tersebut, strategi tidak berfungsi sebagai peta jalan yang hanya
1
Kamus besar Bahasa Indonesia, (Depdikbud, Jakarta: Balai Pustaka: 1988)
2
Setiawan Hari Purnomo & Zulkiflimansyah, Manajemen Strategi, Sebuah konsep pengantar. Jakarta:LPFE UI, 1999), hal.8
memberi arah saja, melainkan harus mampu menunjukkan bagaimana
taktik operasionalnya. 4
c. Menurut Michael E. Porter, Strategi adalah sebagai penciptaan posisi unik dan bernilai yang mencakup perangkat kegiatan yang berbeda, sebuah perusahaan yang diposisikan secara strategis melakukan kegiatan-kegiatan yang berbeda dengan pesaing atau melakukan
kegiatan yang sama dengan cara yang berbeda.;
Memperhatikan berbagai definisi yang diutarakan diatas, maka tampak bahwa masing-masing definisi dikemukakan dengan cara yang berbeda, akan tetapi secara prinsip tidak terdapat adanya perbedaan. Dari beberapa definisi diatas, dapat diambil kesimpulan sebagai berikut:
1. Strategi merupakan perencanaan (Planing), antara kreatifitas dan
ide yang diimplementasikan melalui suatu pola yang terencana, dengan
baik.
2. Strategi merupakan Adaptasi (penyesuaian) dengan lingkungan bisnis, atau perusahaan dan organisasi, untuk melakukan aktivitas dan
ekspansi bisnisnya.
3. Strategi merupakan cara memimpin pasar, berdasarkan segmen
pasar, membangun keunggulan dan memperbaiki kelemahan dalam
aktivitas perusahaan dan organisasi.
4
Onong Uhcyana Efendi, I/mu Komunikasi Teori dan Praktek. (Bandung:PT. Remaja
2. Tahapan Proses Strategi a. Tahap Input
Dalam tahap ini proses yang dilakukan adalah meringkas Informasi sebagai masukan awal, dasar yang diperlukan dalam untuk merumuskan strategi.
b. Tahap Pencocokan
Proses yang dilakukan adalah memfokuskan pada penghasilan strategi alternatif yang layak dengan memadnkan factor-faktor eksternal dan internal.
c. Tahap Keputusan
Menggunakan semacam teknik, diperoleh dari input sasaran dalam mengevaluasi strategi alternatif yang telah di identifikasikan dalam tahap kedua.
d. lmplementasi Strategi
Implementasi strategi termasuk pengembangan budaya dalam mendukung strategi, menciptakan struktur organisasi yang efektif, mengubah arah, menyiapkan anggaran, mengembangkan dan memanfaatkan Sistem Informasi yang masuk. Implementasi strategi sering pula disebut sebagai tindakan dalam strategi karena implementasi berarti juga memobilisasi untuk mengubah strategi yang telah dirumuskan menjadi tindakan.
merupakan usaha yang dilakukan dalam mengimplementasikan strategi. Implementasi yang sukses membutuhkan dukungan disiplin,
motivasi dan kerja keras.
e. Evaluasi Strategi
Tiga macam aktifitas mendasar untuk melakukan evaluasi strategi
yaitu:
I) Meninjau faktor-faktor eksternal (berupa peluang dan ancaman) dan factor-faktor internal (kekuatan dan kelemahan) yang menjadi dasar asumsi pembuatan strategi. Adapun perubahan faktor eksternal seperti tindakan yang harus dilakukan perubahan yang
ada akan menjadi satu hambatan dalam mencapai tujuan, begitu
pula dengan factor internal yang diantaranyastrategi yang tidak efektif atau aktivitas implementasi.
2) Mengukur Prestasi (membandingkan hasil yang diharapkan dengan kenyataan yang didapat). Menyelidiki penyimpangan dari rencana, mengevaluasi prestasi individu dan menyimak kemajuan yang dibuat kearah penyampaian sasaran yang dinyatakan. Kriteria
untuk mengevaluasi strategi harus dapat diukur dan dibuktikan,
criteria yang meramalkan hasil yang lebih penting daripada criteria
yang mengungkapkan dengan apa yang telah terjadi.
3) Mengambil tindakan korektif, tidak harus berarti bahwa strategi
3. Faktor-faktor pセョ・エ。ー。ョ@ Strategi
Faktor - Faktor penetapan strategi, diantaranya:
a. Lingkungan
"Lingkungan tak pernah berada pada kondisi dan selalu berubah. Perubahan yang terjadi berpengaruh sangat luas kepada segala sendi
kehidupan manusia. Sebagai individu masyarakat, tidak hanya kepada
cara berfikir tetapi juga tingkah laku, kebiasaan, kebutuhan dan
pandangan kehidupan.
b. Lingkungan Organisasi
"Lingkungan Organisasi yang meliputi segala sumber daya dan kebijakan organisasi yang ada."
c. Kepemimpinar.
S.P. Siagian memberikan definisi tentang kepemimpinan yakni"
Seorang pemimpin adalah orang tertinggi dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu setiap pemimpin dalam menilai perkembangan yang ada dalam lingkungan baik eksternal atau internal
berbeda. "6
4. Manfaat dan Tujuan Strategi
Manfaat dari strategi diantaranya adalah:
1) Merencanakan operasional perusahaan secara sistematis
2) Dapat Menentukan sasaran pasar sehingga dapat diketahui
3) Memperluas Ekspansi pasar atau merubah jenis produk
4) Mengembangkan pemasaran agar diperoleh tambahan penjualan dan keuntungan dengan menambah produk baru dan mendapatkan
pasar baru.
5) Dapat mengkomunikasikan fungsi dan sifat produk (barn) dan menciptakan saluran distribusi agar mencapai langganan.7
Tujuan Strategi diantaranya adalah:
1) Pembangunan Strategi: Untuk membantu proses penentuan
objektif, dan sumber-sumber serta aktiviti yang diperlukan demi memenuhi objektif-objektif organisasi (Analisis Pasaran atau
Market Analysis)8
2) Sebagai Corporate Planning, ialah perencanaan perusahaan dan mempunyai kinerja yang handal.
3) Membentuk perencanaan operasional secara sistematis yang komprehensif, jangka panjang dan terpadu.
4) Sebagai Corporate image, ialah membangun citra perusahaan yang diperoleh terhadap merek dagang, brand, yang dimiliki perusahaan
tersebut.9
7
Sukanto Reksohadiprojo, Manajemen Strategik; Lingkungan, Regional, Internasional. (Yogyakarta:BPFE, 1987).Cet.1, h.14-15
B. Konsep Pemasaran
I. Pengertian Pemasaran
Konsep pemasaran sebagai alat atau salah satu strategi untuk
meningkatkan kualitas dan kuantitas serta meningkatkan kesediaan orang
awam untuk menggunakan (atau membayar, sekiranya di perlukan) sesuai dengan produk yang tersedia.
Pemasaran adalah satu proses yang menyatukan (brings together)
kemampuan sebuah organisasi dengan permintaan-permintaan pelanggan atau pengguna. Ia mementingkan proses perhubungan dengan pelanggan dan mempunyai kesan terhadap setiap aspek organisasi dari penyelidikan produk yang sampai kepada proses penjualan. IO
Kemajuan mutakhir mengakibatkan timbulnya persaingan yang semakin ketat dan berkembangnya pengetahuan konsumen terhadap
pemenuhan kebutuhan baru dan keinginan yang lebih tinggi dari konsumen tersebut, maka munculah orientasi pemasaran yang didukung oleh konsep baru dalam bidang pemasaran, yaitu konsep pemasaran.yang berorientasi kepada kepuasan konsumen. Konsep pemasaran adalah suatu
falsafah manajemen dalam bidang pemasaran yang berorientasi kepada kebutuhan dan keinginan konsumen dengan didukung oleh kegiatan pemasaran terpadu yang diarahkan untuk memberikan kepuasan konsumen
sebagai kunci keberhasilan organisasi dalam usahanya mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Jadi, konsep pemasaran merupakan orientasi
--perusahaan yang menekankan bahwa tugas pokok peru5ahaan adalah menentukan kebutuhan dan keinginan pasar, dan selanjutnya memenuhi kebutuhan dan keinginan tersebut sehingga dicapai kepuasan langganan yang melebihi dari kepuasan yang diberikan oleh para pesaing l'linya.Pada hakikatnya konsep pemasaran menekankan orientasi pada kebutuhan dan keinginan konsumen yang didukung olehkegiatan pemasaran yang terpadu, yang ditujukan untuk mencapai keberhasilan mencapai tujuan perusahaan.dengan demikian ada empat unsur pokok yang terdapat dalam konsep pemasaran, yaitu : orientasi pada konsumen (kebut1.1han dan keinginan konsurnen), kegiatan pemasaran yang terpadu, kepuasan
ォセョウオイョ・ョOー・ャ。ョァァ。ョL@
dan tujuan perusahaan jangka panjang.11 Menurut Istilah para ahli seperti :a. Menurut Philip Kotler:
"Pemasaran adalah suatu proses sosial yang di dalarnnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bemi!ai dengan pihak lain, sedangkan untuk definisi Manajerial, pemasaran sering digambarkan sebagai " Seni menjual produk." 12
b. Menurut Peter Drucker, seorang ahli teori manajemen terkemu_lrn menyatakan sebagai berikut:
"Orang dapat mengasumsikan bahwa akan selalu ada kebutuhan akan penjualan.Ak.an tetapi, Tujuan pemasaran bukan untuk memperluas penjualan hingga kemana - mana. Tujuan Pemasaran adalah untuk mengetahui dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk atau jasa itu cocok dengan pelanggan dan selanjutnya menjual dirinya sendiri. Idealnya, 11
Sofjan Assauri, Manajemen Pemasaran.(Jakarta:PT Raja Grafindo Persada, 2004),
Strategi Pemasaran merupakan jantung clari suatu rencana pemasaran.16 Karena itu, Strategi pemasaran diperlukan dalam suatu perusahaan dengan maksud agar rencana yang telah dibuat dapat terlaksana sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan dan hambatan -hambatan yang ada dapat diminimalisir.
Dari beberapa definisi diatas menurut penulis, bahwa strategi pemasaran merupakan taktik yang sistematis yang akan dijalankan oleh suatu lembaga/perusahaan dalam perencanaan bisnisnya sehingga menemui pasar sasaran dengan bisa memonitoring peluang yang ada dan dapat mengetahui para pesaing bisnisnya. Sehingga dalam menjalankan misinya dalam ha! ini majalah suara hidayatullah dapat diterima oleh kalangan masyarakat luas.sebagaimana misi Majalah Suara Hidayatullah adalah memasyarakatkan pemahaman yang benar tentang ajaran Islam, khususnya tentang aqidah Islam dan Ajaran Tauhid.
[image:32.519.53.445.180.700.2]3. Tahapan Proses Pemasaran
Gambar tahapan proses pemasaran,
Analisis Peluang/ Pengembangan
Kesempatan Pasar Sistem Pemasaran
i
i
Pemilihan/Penetapan Penyusunan
Sasaran Pasar Rencana Pemasaran
i
i
mengembangkan sistem pemasaran dalam perusahaanMaksudnya adalah tugas untuk mengembangkan organisasi pemasaran, sistem informasi pemasaran, sistem perencanaan, dan pengendalian pemasaran yang dapat menunjang tercapainya tujuan perusahaan dalam melayani sasaran pasar.
Tahap kelima adalah mengembangkan rencana pemasaran. Usaha
pengembangan ini diperlukan karena keberhasilan perusahaan terletak pada kualitas rencana pemasaran yang bersifat jangka panjang dan jangka pen<lek (tahunan, triwnlan, dan bulanan), yang diperlukan unv.Jk: mengarahkan kegiatan untuk mencapai sasaran pasar. Dalam rencana pemasaran hendaknya dirinci tujuan, strategi dan taktik yang digunakan untuk mempertahankan dan meningkatkan posisi perusahaan dalam
menghadapi saingan. Setelah rencana pemasaran disetujui, barn pihak
(nonmarketing), mulai bekerja dalam bidangnya masing-masing, seperti
bagian produksi/operasi, bagian teknik, bagian keuangan dan personalia untuk mendukung penerapan atau realisasi rencana pemasaran tersebut. Jadi, dapat dinyatakan bahwa rencana pemasaran adalah dasar untuk membuat rencana, dari aktivitas atau kegiatan perusahaan dalam
bidang-bidang lainya.18 Tahap keenam adalah menerapkan atau melaksanakan
rencana pemasaran yang telah disusun dan mengendalikannya. Dan hams
mempertimbangkan situasi dan kondisi pada saat itu, sehingga perlu lebih mempunyai taktik yang dijalankan, dan untuk keberhasilanya taktik yang
dapat berbeda pula antara satu daerah dengan daerah wilayah pemasaran
I am ya. . 19
4. Manfaat dan Tujuan Pemasaran
Manfaat dari pemasaran diantaranya adalah:
a. Pembentukan Imej Korporat: Untuk meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap peranan organisasi di dalam memperbaikki kualiti
hidup dan juga untuk mengujudkan imej sebagai penyedia produk
yang konsisten (Perhubungan A warn atau Public Relations)
b. Meningkatkan pemahaman pelanggan terhadap produk yang dipromosikan, sehingga terbentuk (customer-orientation) secara teratur dan berkesan.
c. Menjelaskan secara rinci produk yang dipasarkan dengan strategi
promosi produk, yang dalam ha! ini majalah Hidayatullah pemasaranya
melalui jamaah yang tersebar dibeberapa daerah.
Tujuan dari pemasaran diantaranya adalah:
a. Untuk membina dan mengembangkan tenaga pemasaran. b. Mengendalikan efektifitas program pemasaran
c. Mengendalikan keuntungan atau rentabiitas usaha pemasaran.20 d. Volume Penjualan, yang dinyatakan dalam uang atau unit.
e. Porsi Pasar (Market Share), yang dinyatakan dalam persentase
dari total pasar untuk suatu produk atau jasa - jasa.
f. Laba, yang dinyatakan sebagai pengembalian atas investasi.21
Kepuasan konsumen merupakan ukuran keberhasilan strategi pemasaran perusahaan dalam memasarkan produk. Mengukur tingkat kepuasaan konsumen merupakan pekerjaan yang tidak mudah dan memerlukan criteria tertentu. Kepuasan konsumen dapat diukur dari sudut: a. "Suara konsumen" (Consumer's vote). Dari sudut ini pengukunm
kepuasan konsumen bersifat kualitatif dan subjektif. Kepuasan konsurnen dapat diukur dari suara - suara konsumen, yang dapat berupa kritikan dan keluhan terhadap strategi atau kegiatan pemasaran produk dari perusahaan itu. Keadaan ini akan mendukung tingkat kooperatif atau kerjasama konsurnen. Makin kooperatif kerjasama konsurnen tersebut, berarti makin puas juga konsurnen terhadap strategi atau kebijakan pemasaran produk dari perusahaan itu.
b. "Laba atau keuntungan perusahaan"( Company's profit).
atan kebijakan pemasaran perusahaan.22
C. Segmentasi Pasar
I. Pengertian Segmentasi Pasar
Segmentasi Pasar adalah proses membagi pasar keseluruhan suatu produk atau jasa yang semula bersifat heterogen ke dalam beberapa segmen yang yang cenderung bersifat homogen, dalam segala aspek atau proses pengelompokkan dari keseluruhan perilaku pasar yang beragam menjadi bagian-bagian pasar yang berperilaku sama. 23Lebih singkatnya, segmentasi pasar merupakan proses mengidentifikasi bagian-bagian yang ada dalan1 suatu pasar menjadi sub-sub pasar (segmen-segrnen) yang lebih homogen.24
Segmentasi Pasar juga membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang mungkin memerlukan produk atau ramuan pemasaran tersendiri. Mengapa segmentasi pasar perlu dilakukan? Hal ini disebabkan di dalam suatu pasar terdapat banyak pembeli yang berbeda keinginan dan kebutuhannya. Setiap perbedaan memiliki potensi untuk menjadi pasar tersendiri. Dalam melakukan segmentasi terdapat beberapa variabel yang perlu diperhatikan.
Dalam praktiknya segmentasi pasar terdiri dari segmentasi pasar konsumen dan segmentasi pasar industrial. Setiap segmen memiliki variable tertentu, amun pada dasamya variable yang digunakan tidak jauh berbeda.
22 Sofjan Assauri,
Ibid, h. 176
23 Fandv Tiiotono .. '\tratP.ui PPmni:n .. n» IV ntn,.,,1,. ..
2. Unsur - unsur Segmentasi Pasar
Unsur utama untuk melakukan segmentasi pasar konsumen terdiri dari berbagai sudut pandang seperti:
a. Segmentasi berdasarkan geografik
Segmentasi geografik dilakukan dengan cara mengelompokkan
konsumen yang tersebar diberbagai wilayah ke dalam kelompok konsumen tertentu atas dasar unit geografis, misalnya propinsi, kabupaten, kota, kecamatan, arah mata angin atau bahkan kawasan tertentu.
Segmentasi berdasarkan geografik, artinya membagi pasar berdasar wilayah te1tentu seperti:
a. Jenis Bangsa
b. Provinsi c. Kabupaten d. Kecamatan
b. Segmentasi berdasarkan Demografik
Segmentasi demografik dilakukan dengan cara mengelompokkan konsumen atas variable demografis seperti usia, jenis kelamin, penghasilan, pekerjaan, pendidikan, agama, ras, dan kewarganegaraan.
Segmentasi berdasarkan Demografik maksudnya membagi pasar berdasarkan kependudukan secara um um seperti:
a. Golongan umur
b. J enis kel am in
c.
d. Daur hid11p keluarga
e. Pendapatan
f. Pekerjaan g. Pendidikan h. Agama
L Ras
j. Kebangsaan
k. Tingkat sosial atau Iainya
Segmentasi berdasarkan psikografik
Segmentasi ini dilakukan dengan cara mengelompokkan konsumen ke dalam berbagai kelollipok atas dasar kelas sosial, gaya hidup atau karakteristik kepribadian mereka.
Segmentasi berdasarkan Psikografik bertujuan membagi pasar berdasarkan kriteria sebagai berikut:
a. Kelas sosial b. Gaya hidup
c. Karakteristik kepribadian
d. Segmentasi berdasarkan Prilaku
Dalam segmentasi perilaku, konsumen dikelompokkan atas dasar pengetahuan, sikap, tingkat penggunaan, manfaat, dan tanggapan yang diberikan terhadap suatu produk.
Segmentasi berdasarkan prilaku disusun berdasarkan tingkah Iaku
a. Pengetahuan b. Sikap
c. Kegunaan
d. Tanggap terhadap suatu produk25 e. Segmenfasi Institusional
Segmentasi ini dipergunakan oleh perusahaan untuk memasarkan produk kepada perusahaan lainya yang bukan merupakan konsumen akhir. f. Segmentasi manafaat.
Segmentasi yang menunjukkan pada penggolongan pasar, dalam bentuk manfaat utama dari suatu produk yang berhubungan erat dan dicari oleh kelompok yang berbeda.
D. Bauran Pemasaran (Marketing Mix)
Dalam menentukan marketing mix, harus diuraikan terlebih dahulu dalam garis besar mengenai strategi yang spesifik dalam hubunganya dengan marketing mix. Marketing Mix merupakan Sesutu yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk mempengaruhi permintaan akan produknya yang terdiri atas empat kelompok, yaitu: product, Price, Promotion, and Place atau Distribution.
Secara sederhana, penentuan marketing mix ditujukan agar setiap kegiatan pemasaran dapat berlangsung dengan sukses, produknya dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen, diberi
harga yang terjangkau oleh konsumen lalu didistribusikan, dimana konsumen bisa belanja dan dipromosikan melalui media yang terjangkau konsumen.
Philip Kotler mendefinisikn marketing mix sebagai perangkat
variabel-variabel pemasaran terkontrol yang digabungkan perusahaan untuk
menghasilkan tanggapan yang diinginkannya dalam pasar sasaran.26 Kegiatan-kegiatan pemasaran perlu dikombinasikan dan dikoordinir agar perusahaan dapat melakukan tugas pemasarannya seefektif mungkin. Dikarenakan keempat unsure ( 4P) dalam kombinasi tersebut saling berhubungan, masing-masing elemen didalamnya saling mempengaruhi. Dari definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa, dengan adanya unsur variabel yaitu , produk, price,
promotion and place atau distribusi bertujuan untuk melakukan penetrasi pangsa pasar, sehingga dapat diketahui keunggulan dalam penempatan produk, harga, promosi dan harga yang dilakukan oleh suatu perusahaan sehingga akan tercapai tujuan perusahaan dengan terkoordinir dengan baik.
Dalam Kamus Besar Ilmu Pengetahuan, marketing mix merupakan
faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan terhadap produk sebuah
perusahaan, yakni kualitas produk, reklame, sistem penjualan dan anjuran mengenai produksi.
Selanjutnya akan dibahas empat elemen pokok yang terdapat dalam marketing mix, yaitu:
I. Product (produk)
Produk merupakan unsur terpenting dalam suatu bauran pemasaran, dimana baik buruknya suatau produk pada konsumen akan membawa pengaruh bagi kelangsungan hidup perusahaan pada masa yang akan datang.
Menurut Philip Kotler, produk adalah setiap apa saja yang dapat ditawarkan di pasar untuk mendapatkan perhatian, permintaan, pemakaian a tau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan.27Keputusan-keputusan dari produk ini mencakup penentuan bentuk penawaran secara fisik, merk, pengemasan, garansi dan layanan sesudah penjualan, karena _pada lingkungan perusahaan terdapat suatu manajemen yang perlu menghayati harapan-harapan mereka dan berdasarkan landasan data baik masa lalu, sekarang maupun hasil Forecast tentang penjualan, laba, "return on investment "yang saling berhubungan dengan masyarakat.
Pengembangan produk-produk dapat dilakukan setelah menganalisa kebutuhan dan keinginan pasarnya, dan sebelum produk itu mencapai tahap kedewasaan yang akan menuju tahap penurunan. Basu Swastha memberikan strategi kebijakan sebagai berikut:
a. Modifikasi Pasar, yaitu perusahaan berusaha menemukan
b. Modifikasi produk, yaitu dengan cara mengubah sifat-sifat dari produk yang dapat memikat pembeli baru dan pembeli lama.
c. Modifikasi marketing mix, yaitu perubahan atau perbaikan pada
elemen-elemen marketing mix.
2. Price (harga)
Harga merupakan penetapan jumlah yang harus dibayar oleh
pelanggan untuk memperoleh suatu produk, dan harga suatu barang atau jasa merupakan penentu bagi permintaan pasarnya. Harga dapat
mempengaruhi posisi persaingan perusahaan dan juga mempengaruhi
market share-nya. Pada setiap produk atau jasa yang ditawarkan, bagian pemasaran berhak menentukan harga pokoknya. Faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan dalam penetapan harga tersebut antara lain; biaya, keuntungan, praktek saingan, dan perubahan keinginan pasar.
Kebijaksanaan harga ini menyangkut pula penetapan jumlah potongan,
mark-up, mark down, dan sebagainya yang berhubungan dengan harga.
3. Place ( distribusi)
Distribusi merupakan kegiatan ekonomi yang menjembatani kegiatan produksi dan konsumsi, berkat distribusi, barang dan jasa dapat sampai ketangan konsumen. Dalam sektor jasa, distribusi didefinisikan
mempertahankan pemakai yang ada, meningkatkan nilai kegunaanya
diantara pemekai yang ada ataupun menarik pemakai yang baru. 28
4. Promotion (promosi)
Untuk mengenalkan produk suatu perusahaan kepada konsumen,
maka perusahaan dapat melakukan kegiatan promosi. Tennasuk kegiatan
promosi adalah; periklanan, personal selling, promosi penjualan dan
publisitas. Jadi promosi adalah arus informasi atau persuasi satu arah yang
dibuat untuk mengarahkan seseorang atau organisasi kepada tindakan yang
menciptakan pertukaran dalam pemasaran.
Menurut Murti Sumarni, promosi merupakan cara langsung atau
tidak langsung untuk mempengaruhi konsumen agar lebih suka membeli
suatu merk barang tertentu. 29
Kegiatan promosi mempunyai beberapa tujuan diantaranya adalah:
a. Modifikasi tingkali laku, artinya melakukan promosi dengan tujuan
untuk merubah tingkah laku dan pendapat.
b. Memberitaflu, maksudnya memberitahu pasar tentang produk yang
dijual.
c. Membujuk, maksudnya mempengaruhi konsumen dalamjangka waktu
yang lama.
d. Meningkatkan, dengan tujuan mempertahankan merk produk dihati
Keempat variabel marketing mix tersebut dapat dipakai sebagai dasar untuk mengambil suatu strategi dalam usaha mendapatkan posisi yang kuat dipasar. Misalnya perusahaan menggunakan dua variabel marketing mix, yaitu kualitas produk dan harga. Masing-masing variabel
dapat dibuat dalam beberapa tingkatan, tir.ggi, seda.-ig dan rendah.dimana
semuanya dapat dikombinasikan
Garn bar 6. Diagram Marketing Mix
Product
J enis produk Mutu Rancangan Ciri-ciri Namamerk Kemasan Ukuran Pelayanan Garansi kembali Promotion Periklanan Penjuaian personal Promosi penjualan Hub. Masyarakat Pelanggan sasaran Posisi yang dihrapkan
Sumber, Kotler dan Armstrong, 200 I
3°
Price Harga tercantum Periode pembayaran Kelonggaran Periode pembayaran Batas kredit Place Saluran Cakupan Pilihan Lokasi Persediaan Pengangkutan Iogistik
Dalam melakukan promosi, Perusahaan dan organisasi menjelaskan
keunggulan produk kepada konsumennya, meliputi jenis produk, mutu dan rancangan, kemudian juga menjelaskan nama merek kemasan dan ukuran. Tujuannya adalah supaya mendapat kepuasan dari pelanggan, langkah
kedua yang dengan melakukan strategi promosi dengan pendekatan langsung kepada konsumen.memberikan pelayanan diantaranya:
I. Memberikan pelayanan Promosi yaitu dengan melalui divisi humas (hubungan Masyarakat). Tujuannya agar produk dapat dikenal oleh masyarakat konsumen.
2. Menjelaskan harga, dengan mealui diskon yang diberikan kepada
pelanggan.
FRO FILE MAJALAH SU ARA HIDA YATULLAH
A. Sejarah Berdirinya Majalah Suara Hidayatullah
Perjalanan sejarah Majalah Suara Hidayatul!ah tidak terlepas dengan keberadaan Pesantren Hidayatullah. Pesantren Hidayatullah pertama berdiri pada tahun 1970 di Balikpapan (pesantren gunung tembak) Kalimantan
Timur. Lahimya Majalah Suara Hidayatullah di Surabaya, Mei 1988. Pesantren Hidayatullab yang menjadi cikal bakal Majalah Suara Hidayatullab
ini,dan san1pai bulan mei tabw1 2008 ini merupakan hari ulang tabwrnya
(mi/ad) Majalab Hidayatullab yang ke-20. meskipllil sudab terjadi 6 kali masa
pergantian kepemimpinan, dan pemimpin redaksi yang sampai saat ini
menjabat adalab yang ke-6. Mulai dari Pimpinan yang pertama adalab Bpk.Manshur Salbu, yang kedua Bpk.Hamim Tohari, ketiga, Bpk.BM
Wibowo, keempat, Bpk.Dzikrullab, Bpk. Saiful Hamiwanto, dan yang keenam yaitu Bpk Mahladi. Majalab Suara Hidayatullab dan pesantren Hidayatullab
didalamnya sudab terbentuk ukhuwab dan rasa kekeluargaan yang dibina oleh alllillili - alllillili pesantren dan tokoh agama. Pada awal penerbitan memuat lembaran - lembaran informasi dan berkembang menjadi buletin - bulletin
kecil yang dikerjakan oleh para santri - santri. Buletin - bulletin tersebut pada
waktu itu hanya berisi tentang ceramab - ceramah, meski dikerjakan dengan
cara tradisional dan tampil sederhana. Majalab yang dikelola oleh para santri
-citakan pesantren. Majalah Suara Hidayatullah bisa bertahan dan diterima oleh para pembacanya. Bahkan, penjilidan pemah dilakukan oleh para santri. Berkat dukungan dan motivasi pendiri dan juga pimpinan pesantren
Hidayatullah almarhum KH. Abdullah Said. 1
Almarhum KH. Abdullah Said mempunyai pandangan yang jauh ke
depan tentang berdakwah. Pandangan tentang dakwah yang bukan hanya
dakwah bi! lisan, tetapi juga perlunya dengan dakwah bi! qolam. Karena
harapanya dapat meajangkau masyarakat secara lebih luas.
Pertimbangan untuk sebuah kemajuan pengelolaan dan pengembangan sebuah media. Maka pada mei 1988 penerbitan mulai dikerjakan di Surabaya,
sebagai cabang Pesantren Hidayatulllah yang paling memungkinkan saat itu. Seiring dengan perkembangan pesantren - pesantren Hidayatullah di seluruh Indonesia, maka pengelolaan Majalah Suara Hidayatullah meajadi semakin bagus. Secara resmi pada bulan Mei 1988 ditetapkan sebagai Milad (kelahiran) Majalah Suara Hidayatullah. Dan sarnpai sekarang Majalah Suara
Hidayatullah berpusat di Surabaya dan Jakarta sebagai perwakilan saja.2
Edisi pertarna dicetak 5000 eksemplar dengan harga Rp. 1.500. Peredarannya saat itu masih terbatas dikalangan simpatisan Pesantren Hidayatullah, aktivis masjid, dan mahasiswa. Usaha dengan modal Rp. 2.000.000,- itu mendapatkan sarnbutan yang menggembirakan. Pada tahun ke-dua oplahnya naik dengan cepat mencapai 12.500 eksemplar setiap bulan.
1 Mahladi, Pemimpin Redaksi, Wawancara Pribadi.
Memasuki tahun ke empat perubahan besar dilakukan dengan menambah lebih banyak halaman berwarna. Menjelang akhir tahun 1995 dengan harga Rp. 3.500,- per eksemplar oplah majalah sudah mencapai 70.000 eksemplar perbulan.
Seiring dengan kemajuan Majalah Suara Hidayatullah yang semakin pesat, pada tahun 1996 Majalah ini telah memiliki website sehingga boleh dikatakan Majalah Suara Hidayatullah merupakan majalah Islam pertama di Indonesia yang memiliki キ・「セゥエ・N@
Sejak kemunculannya, wajah dan format situs Hidayatullah Online
(www. Hidayatullah.com). Telah mengalami perubahan beberapa kali, yaitu pada tahun 1999 situs mereka dinobatkan oleh Master Web Indonesia
( www. master. web. id) sebagai salah satu situs portal Indonesia terbaik.
Melihat perkembangan majalah selama 17 tahun perjalanannya, maka tidak mengherankan dengan oplah 50 ribu eksemplar setiap bulan, kini telah beredar dipelosok nusantara, dan dibaca sekitar 350.000 pembaca.
Berikut adalah Profile Majalal1 Suara Hidayatullah:
Motto : "Nyatakan Tiada Illah Selain Allah Pasti Menang" Tempat Penerbitan Surabaya, Indonesia
Penerbit Perdana Mei 1988
Penerbit Y ayasan Penerbitan Pers Hidayatullah Pendiri Ustadz Abdullah Said (aim)
a. Alamat Redaksi, iklan dan
pemasaran : JI. Brigjend Katamso 180, Rewwin, Wani, Surabaya 61256 telp. (031) 854616, 8547451, 8530063 fax: 8546164
E-mail: [email protected]
b. Perwakilan Jakarta : JI. Cipinang Cempedak 1/14 Polonia,Jakarta timur
Edisi Internet SIUPP
13340 telp.(021) 85902045, 9123016 Fax : 85902045
E-mail : [email protected] : www.hidayatullah.com
: No. 1105/SK/Menpen/SIUPP/1999
B. Visi, Misi dan Tujuan Majalah Suara Hidayatullah.
Visi dan Misi merupakan aspek yang sangat penting dalam sebuah
organisasi media massa itu sendiri. Diatas visi dan misi inilah langkah-langkah selanjutnya ditetapkan.
1. Visi Majalah Suara Hidayatullah adalah:
a. Menjadikan Majalah Islam yang terdepan dalam memperjuangkan
b. Menjadi jembatan Komunikasi antar lembaga (harakah dan
organisasi) Islam, khususnya yang komit pada penegakan aqidah tauhid dan syariat Islam.
2. Adapun misi majalah Suara Hidayatullah adalah:
a. Mensosialisasikan pemahaman yang benar tentang ajaran Islam,
khususnya tentang aqidah dan syariat Islam, kepada masyarakat luas.
b. Memperkenalkan lembaga Hidayatullah beserta program-program kegiatannya kepada masyarakat luas.
c. Memperkenalkan berbagai lembaga Islam dan tokoh Islam, beserta
pemikiran dan rekam jejak.'lya (track record) dalam
memperjuangkan penegakan aqidah tauhid dan syariat Islam. d. Menyampaikan kabar berita yang berkaitan dengan kepentingan
umum, khusunya ummat Islam.
Adapun Tujuan Majalah Suara Hidayatullah adalah: 1. Sebagai Majalah yang bemuansa Islam
2. Ekspansi Dakwah nasional dan intemasional
3. Mengembangkan Pemikiran Islam melalui Pesantren Hidayatullah3
Mekanisme k.erja redaksi tidak terlepas dari struktur pada majalah
suara hidayatullah. Sehingga Majalah Hidayatullah sangat mengedepankan kerja yang terkoordinir dengan baik. Sedangkan mekanisme kerja Majalah
Suara Hidayatullah yang terbitnya bulanan pada proses penerbitannya dapat
、ゥャゥィセNエ@ pada bagan sebagai berikut:
Rapat Redaksi
f---. Redaktur Pelaksana h PJ Rubrik
I-I
Reporter I Penulis
-....
PJ RubrikH Redaktur Peiaksana
I-:..
I
y
Pemimpin Redaksi
H
Produksi I PercetakanI
Sebelum terbit pada bulan - bulan berikutnya, pihak redaksi mengadakan rapat redaksi untuk menentukan terbitan edisi berikutnya. Adapun prosesnya yaitu mulai dari perencanaan, sampai pada percetakan
adalah basil dari rapat redaksi, basil dari rapat redaksi akan diserahkan oleb
redaktur pelaksana untuk ditampung rencana - rencana apa saja yang akan dilaksanakan.setelah itu rencana - rencana tersebut diserahkan kepada penanggung jawab rubrik - rubrik untuk dilaksanakan dan bertanggung jawab
terbadap tugas yang diberikan. Maka penanggung jawab rubric memberikan tugas kepada wartawan (reporter) untuk melakukan peliputan dan penulisan
diserahkan kepada penanggung jawab rubrik untuk diedit seperti: perbaika.ri penempatan foto, soal ejaan dan tata letak tulisan, dan keterangan foto atau gambar. Selanjutnya diserahkan pada redaktur pelaksana dan diteruskan pada
pemimpin redaksi setelah dilakukan koreksi kembali. Dari pemimpin redaksi akhirnya diserahkan ke pihak percatakan untuk proses penerbitan.
Majalah Suara Hidayatullahini memiliki struktur organisasi sebagai berikut:
Pemimpin umum Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana
Redaktur Senior
Sidang Redaksi
Sekretaris Redaksi
Desain dan Pracetak
Pustaka & Dokumentasi Direktur Utama
Direktur Produksi Direktur Niaga
Haryono Madari
Mahladi
Dadang Kusmayadi
: Hamim Thohari, Dzikrullah W Pramudya
BM Wibowo, Saiful Hamiwanto
: Abdul Hadi MA Damanik, Bahrul Ulum,
Bambang Subagyo, Cholis Akbar, M Ali Athwa, Deka Kurniawan, Surya Fachrial, : A. Rohim
: Akbar Muzakki, Nur Halim, Suwahya Tomme Djanto, Tajuddien
Maryadi
Haryono Madari
Mahl a di
[image:52.518.70.440.217.687.2]Pemasaran
Iklan Keuangan SDM Umum
M. Shobach, Rusmin Nuryadin, Abdurrochman, Rachmad Sayudi, M. Zaini Aziz, Ahmad Rizal.
Miyantono, M. Azmi, Muryanto : Purwanto, Ahmad Khusaini, : Muhaw .. mad Sunan
: Agus Sutrisno, Abu Nasir, Khadirin, Tamam
Majalah Hidayatullah mempunyai targeting ialah melalui pengendalian keuntungan/rentabilitas usaha yaitu dengan melakukan pengkajian dan analisis untuk dapat menentukan besarnya laba/keuntungan yang aktual dari masing-masing produk, wilayah, kelompok langganan, saluran distribusi, dan besarnya pesanan (order). Tugas ini membutuhkan kemampuan untuk menentukan dan mengalokasikan biaya-biaya pemasaran dan biaya-biaya lainya untuk kegiatan atau usaha-usaha pemasaran tertentu. 4
Majalah Hidayatullah menyusun perencanaan isi pada majalahnya di tahun 2008 ini, oprahnya dari 52 eksemplar menjadi 65 eksemplar, ha! ini dilakukan ialah untuk memperluas/ekspansi perusahaan. Kemudian Majalah Suara Hidayatullah melakukan strategi pengembangan produk, yaitu dengan melakukan beberpa teknik, adaptasi, modifikasi bentuk majalah, menambah (nilai lebih), mengurangi dan mengganti, mengatur ulang tata letak majalah,
dan melakukan kombinasi. 5 Hal ini dilakukan karena dalam ha! ini Majalah Hidayatullah tidak banyak melakukan strategi promosi di media lain seperti
A. Strategi Penetrasi Pangsa Pasar
1. Perumusan Strategi Pasar
Proses dari pemasaran terdiri atas analisis peluang pasar, meneliti dan memi!ih pasar sasaran, merancang strategi pemasaran, merancang program pemasaran dan mengorgani3ir, melaksanakan serta mengawasi usaha pemasaran. Tugas utama yang dihadapi menajemen pemasaran adalah menganalisis peluang jangka panjang potensial berdasarkan pengalaman pasar dan kompetisi intinya.1
Tahap ini merupakan tahap untuk menganalisis peluang dalam pasar untuk meningkatkan kinerja unit usaha. Untuk melaksanakan analisis ini dibutuhkan2
a. Sistem Informasi Pemasaran
Sistem informasi pemasaran yang berguna untuk memulai kebutuhan informasi yang dibutuhkan dan mendistribusikan informasi kepada kepala manajer pemasaran tepat waktu. Adapun unsur-unsur sistem informasi pemasaran yaitu:
1. Sistem pemasaran internal yang meliputi informal siklus pesanan ke pembayaran dan sistem laporan penjualan.
1
2. Sistem riset pemasaran, meliputi rancangan sistematis, pengumpulan data, analisis dan pelaporan data dan hasil temuan yang relevan dengan situasi pemasaran tertentu, sistem riset ini berguna untuk menemukan peluang pasar.
3. Sistem intelejensi pemasaran merupakan serangkaian prosedur dan surnber yang digunakan oleh manajer untuk memperoleh informasi harian tentang perkembangan dalam lingkungan pemasaran.
4. Sistem pendukung keputusan pemasaran terkomputerisasi yang membantu dalam menginterpretasikan data dan informasi relevan serta menjadikan mereka sebagai dasar tindakan pemasaran.3
Adapun sistem informasi pemasaran yang dilakukan oleh Suara Suara Majalah Hidayatullah sebagai berikut:
a. Sistem pencatatan internal yang dilakukan oleh Majalah Suara Hidayatullah yaitu dengan melengkapi pelaksanaan prograrnnya dengan komputer, sehingga data yang dimiliki lengkap dan akurat, seperti data-data pengiriman barang dan omset penjualan dari tahun ke tahun.
penjualan mereka. Dalam ha! ini Majalah Suara Hidayatullah selalu memberikan promosi melaluijaringanjama'ah dalam pemasarannya. c. Sistem riset pemasaran di Majalah Suara Hidayatullah dilakukan oleh
LITBANG Majalah Suara Hidayatullah. Mereka mensurvei pembaca
Majalah Suara Hidayatullah dengan kategori-kategori tertentu seperti usia, pekerjaan, latar belakang pendidikan da..'1. jumlah pengahasilan. Hasil survei itu kemudian dijadikan bahan untuk brosur kepada calon
pemasang iklan di Majalah Suara Hidayatullah.
Sistem pendukung keputusan pemasaran yang dilakukan Majalah Suara
Hidayatullah dengan membuat tabel jumlah cetakan dan omset, tabel profil pembaca Majalah Suara Hidayatullah seperti profil jenis kelamin, usia, status, jumlah anak, kepemilikan rumah, latar belakang pendidikan, pekerjaan, status kepegawaian, dan tempat pemasaran di daerah-daerah.
Sistem catatan internal yang digunakannya pun menjadi acuan
tersendiri bagi Suara Majalah Hidayatullah untuk meningkatkan jumlah
penjualannya, yaitu dengan adanya data-data penjualan per edisinya. Dengan begitu majalah ini mengetahui edisi apa yang paling banyak diminati pembaca.
52,000 . . - - - ,
51,000
NAMMMMMMMMMMMMMMMM]セ@
50,000
+49,000
-48,000
47,000
46,000
45,000
JAN FEB MAR APR MEI JUN JUL AGT SEP OKT NOV DES
BULAN
c::::::JJUAL
lii5ii!JUAL+PROMOSI
lllll!lllCETAK
Tiras Suara Hidayatullah Pacla Tahun 2007, sebagai berikut:4
Pada Bulan Januari:
Penjualan Jual + Promosi Biaya Cetak
Pada Bulan Februari:
Peajualan Jual + Promosi Cetak
Pada Bulan Maret:
Penjualan Jual
+
PromosiCetak
Pada Bulan April:
Penjualan Jual
+
Promosi CetakPada Bulan Mei:
Penjualan
Jual
+
PromosiCetak
: 47,500 : 48,600
: 48,800
: 48,200 : 48,800 : 49,000
: 48,250 : 48,850
: 49,000
: 49,000 : 49,500 : 49,850
: 49,600
Pada Bulan Juni:
Penjualan : 50,150
Jual + Promosi : 50,650
Cetak : 50,800
Pada Bulan Juli:
Penjualan : 51,100
Jual + Promosi : 51,500
Cetak : 51,550
Pada Bulan Agustus:
Penjualan : 50,750
Jual + Promosi : 51,500
Cetak : 51,550
Pada Bulan September:
Penjualan : 51,000
Jual + Promosi : 51,550
Cetak : 51,500
Pada Bulan Oktober:
Penjualan : 50,600
Jual + Promosi : 51,550
Cetak : 51,500
Pada Bulan November:
Penjualan : 50,300
2. Pasar Konsumen dan Perilaku Pembeli
Memantau lingkungan pemasaran dengan cara mengidentifikasi
perubahan signifikasi dalam lingkungan Makro perusahaan adalah tempat dimana perusahaan harus memulai pencariannya atas peluang dan kemungkinan anca.'l!an. 5Perusahaan juga harus mengetahui dengan metode penelitian siapa yang membentuk pasar, apa yang dibeli pasar, mengapa
pasar pembeli, siapa yang berpartisipasi dalam pembelian, bagaimana
pasar membeli dan dimana pasar membeli. Adapun alasan pembe!i mengambil keputusan untuk membeli suatu produk adalah karena dipengaruhi oleh empat faktor:budaya, sosial, pribadi da.r1 psikologis.
Perilaku pembeli di Majalah Suara Hidayatullah juga dipengaruhi oleh empat faktor, yaitu:
a. Budaya : Faktor budaya tidak terlalu dominan dan mempengaruhi
perilaku pembeli Majalah Suara Hidayatullah, karena pada aspek ini pemasaran majalah ini pun sasarannya pelosok dan daerah - daerah di seluruh Indonesia, meskipun budaya baca belum mewabah di Indonesia.
b. Sosial : Keluarga merupakan kelompok primer yang paling
berpengaruh, yang membutuhkan pendidikan dari kepala kelurga yang
c. Pribadi : Berdasarkan Hasil wawancara kami dengan direktur bagian
marketing, yaitu menyebutkan prosentasi tertinggi pembaca Majalab Suara Hidayatullah adalab Remaja, muslim dan muslimab.umur 17 tabun sampai pada umur 50 tabun, kalangan pesantren, mabasiswa S 1,
S2, S3, pegawai r.egeri dan swasta, dan bahkan Biro TKI seperti di hongkong, singapore dan malaysia. 6
d. Psikologi : berdasarkan pengetabuan dan keyakinan akan pentingnya
menjadi seorang muslim dan muslimab yang dinamis, aktif dan
diridhoi oleh Allah Swt. Dengan melalui sistem pemasaran/distribusi yang tepat sasaran. Yang di distribusikan melalui wilayab barat, wilayab timur indonesia. Sangat berpengaruh terhadap psikologis dakwab, bagi seorang jamaab yang ingin mengetabui bagaimana dakwab bil ha!, dan bil qalam dilakukan oleh pesantren Hidayatullab terhadap perkembangan di era globalisasi sekarang ini.
B. Analisis Memilih Pasar Sasaran
Dalam memilih pasar sasaran dibutuhkan tiga langkab utama, yaitu:
1. Segmentasi Pasar
Segmentasi Pasar adalab membagi-bagi pasar yang bersifat heterogen dari suatu produk ke dalam satuan-satuan pasar (segmen pasar) juga bersifat homogen. 7 Agar berguna, segmen pasar harus dapat diukur,
besar dan dapat diakses. Misalnya, segmentasi daerab pemasaran, ukuran
Identifikasi segmen pasar merupakan langkah awal yang dibutuhkan dalam masalah perencanaan dan pengembangan strategi pemasaran agar dapat diketahui segmentasi pasar yang akan dituju serta mengalokasikan upaya dan tenaga kepada segmen-segmen pasar yang menjadi target pasarnya.
Adapun segmentasi pasar yang dilakukan Majalah 8uara Hidayatullah dalam mengidentifikasikan pembacanya adalah dengan mengelompokkan beberapa segmen pasar yang berpotensi tinggi yaitu : 1. Mahasiswa (81, 82, 83)
2. 8antriwan dan 8antriwati Pesantren di seluruh Indonesia
3. Jamaah/Loper koran tertentu yang berkoordinasi dengan lemabaga pesantren Hidayatulllah.
4. Pondok pesantren Hidayatullah yang tersebar di seluruh indonesia 5. Pekerjaan (pegawai pemerintahan, pegawai swasta, wiraswasta, dan
pensiun.
6. Melalui Biro TKI (tenaga kerja indonesia), di Hongkong singapore, dan malaysia. 8
Langkah-langkah kegiatan yang dilakukan dalam identifikasi pembaca : a. Untuk mendapatkan pembaca baru,
2) Melalui kerjasama Event organizer di