• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS DAYA SAING SEKTOR PERTANIAN DI WILAYAH KABUPATEN JEMBER PASCA OTONOMI DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "ANALISIS DAYA SAING SEKTOR PERTANIAN DI WILAYAH KABUPATEN JEMBER PASCA OTONOMI DAERAH"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode LQ di Kabupaten Tasikmalaya terdapat empat sektor yang termasuk sektor ekonomi basis. Pada Tabel 5 terlihat bahwa

dikembangkan di Kabupaten Grobogan dengan hasil perhitungan koefisien LQ>1 (sektor basis) adalah sektor pertanian; pertambangan dan galian; sektor listrik, gas, dan air

Shinta Riskiani (011710101046) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember “ Strategi Pengembangan Agroindustri Unggulan Sektor

Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis keterkaitan antar sektor dalam perekonomian Kabupaten Jember, mengetahui sektor apa sajakah yang menjadi sektor

Dalam teori Kuznet membagikan sembilan sektor tersebut ke dalam tiga kelompok sektor yaitu sektor primer yang terdiri dari sektor pertanian dan sektor pertambangan dan

Daerah untuk lebih memperkuat daya saing sektor pertanian adalah memacu pembangunan ekonomi di Provinsi Kalimantan Barat, yaitu dengan (1) mengoptimalkan potensi pada

Berdasarkan angka sementara hasil lengkap sensus pertanian 2010 jumlah yang paling memiliki potensi penyumbang angka terbesar dalam perhitungan angka sektor pertanian

Dalam teori Kuznet membagikan sembilan sektor tersebut ke dalam tiga kelompok sektor yaitu sektor primer yang terdiri dari sektor pertanian dan sektor pertambangan