• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendugaan Stok Ikan Bawal Putih (Pampus sp.) di Perairan Utara Jawa Tengah

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pendugaan Stok Ikan Bawal Putih (Pampus sp.) di Perairan Utara Jawa Tengah"

Copied!
92
0
0

Teks penuh

(1)

PENDUGAAN STOK IKAN

BAWAL

PUTlH

(Parnpus sp.1

-

Dl

PERAIRAN UTARA

JAWA

TENGAH

Oleh

YANTO HERIYANTO C 23.1269

FAKULTAS PERIKANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(2)

Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana dalam Bidang Iceahlian Ilmu dan Teknologi Kelautan

pada Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor

Oleh :

YANTO HERTYANTO

C 23 1269

Mengetahui :

Panitia Ujian,

DR.IR. KADARWAN SOEWARDI Ketua

5 Januari

1991

-

Tanggal lulus

Menvetuiui :

W.

RONNY

&

WAEIJU
(3)

RING W A N

YANTO HERIYANTO, C 2 3 1269. PENDUGAAN STOK IKAN BAWAL PUTXH (Pampus s p . ) DI PERAIRAN UTARA JAWA TENGAH. Di

bawah bimbingan H.A.U. AYODHYOA, M.Sc. sebagai ketua dan

IR. RONNY I. WAHJU sebagai anggota.

Diantara permasalahan yanq dihadapi Indonesia adalah

perlunya peningkatan produksi pangan. Pemanfaatan sumber-

daya laut secara lestari maksimum merupakan alternatif

pemecahan masalah tersebut. Salah satu komoditi sumber-

daya laut yang mempunyai potensi produksi dan bernilai

ekonomis baik yaitu ikan bawal putih (Pampus sp.) di

perairan utara Jawa Tengah.

Penelitian ini bertujuan untuk menduga besarnya stok

ikan bawal putih! penyebarannya menurut kedalaman, penye-

baran menurut musim dan untuk mengetahui pola hubungan

panjang dan berat ikan bawal putih di perairan utara Jawa

Tengah

.

Penelitian berdasarkan data hasil survei BPPL dengan

menggunakan KM. Mutiara 4 dengan metode "Swept Area",

daerah penelitian meliputi perairan utara Jawa Tengah dan

dilakukan pada periode tahun 1977 - 1979 dan periode tahun

1984 -1990. Sedangkan data ukuran panjang dan berat ikan

diambil dari TPI Batang - Jawa Tengah pada tanggal 23 ~ e i

(4)

Dari hasil penelitian didapat nilai laju tangkap,

padat sediaan, penyebaran padat sedian menurut musim dan

kedalaman, cadangan sediaan (biomass), Laju tangkap ikan

bawal putih pada periode tahun 1977

-

1979 rata-ratanya adaiah 4,02 kg/jam dan pada periode tahun 1984 - 1990

rata-ratanya adalah 3,36 kg/jam. Dari nilai laju tangkap

tersebut dapat dilakukan estimasi terhadap besarnya padat

sediaan, dimana padat sediaan ikan bawal putih pada peri-

ode tahun 1977 - 1979 rata-ratanya adalah 64,67 kg/km2 dan

periode tahun 1984

-

1990 rata-ratanya 59 kg/km2 dengan nilai untuk spesies Pampus argentus sekitar 34 kg/km2 dan

untuk spesies Pampus chinensis sekitar 25 kg/km2.

Rata-rata padat sediaan ikan bawal putih tersebut

menyebar menurut musim dan kedalaman, dimana rata-rata

padat sediaan terendah terjadi pada musim Timur dan tert-

inggi pada musim Barat. Sedangkan rata-rata padat sediaan

menurut kedalaman memperlihatkan gambaran bahwa semakin

dalam perairan maka semakin sedikit padat sediaannya.

Estimasi rata-rata cadangan sediaan ikan bawal putih

di daerah penelitian diduga sebesar 1450 ton untuk periode

tahun 1984

-

1990 dan didominasi oleh spesies Pampus argentus.

Hasil analisis hubungan panjang berat ikan bawal

putih menqikuti persamaan W = 0,000200 ~ ~ dengan r ~ ~ ~ ~ ,

nilai ponderal indeks 1,025. Persamaan tersebut memberi-

kan gambaran bahwa ikan bawal putih di perairan tersebut

mempunyai pola pertumbuhan "allometrik".

(5)

Dengan membandinakan antara rata-rata produksi dengan

cadangan sediaan yang ada, maka potensi tersebut baru

dimanfaatkan sekitar 23 % yang berarti pengusahaannya

masih dapat ditingkatkan lagi.

(6)

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan YME. yang

telah melimpahkan rakhmat-Nya, sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih

kepada Bapak H . A . U . Ayodhoa, M.Sc. sebagai dosen

pembimbing wertama dan Bapak Ir. Ronny Irawan Wahju

sebaqai dosen pembiabing kedua yang telah memberikan

pengarahan, bimbingan dan saran selama penulis melakukan

penelitian dan penulisan skripsi ini. Penulis juga

mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-

tingginya kepada seluruh staf pengajar yang telah

memberikan bekal ilnu selama penulis menuntut iimu d i

Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih

memungkinkan banyak kekurang sempurnaannya sehingga kritik

dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan

demi perbaikan dalam penulisan-penulisan berikutnya.

Akhir kata senoga tulisan ini bermanfaat bagi yang

(7)

DAFTAR IS1

RINGKASAN

...

...

KATA PENGANTAR

DAFTAR IS1

...

DAFTAR TABEL

...

...

DAFTAR GAMBAR

...

D A F A R LAMPIRAN

1 PENDAHULUAN

...

1.1 Latar Belakang Penelitian

...

1.2 Tujuan Penelitian

...

2 TINJAUAN PUSTAKA

...

...

3 METODOLOGI

3. 1 Waktu dan Tempat

...

3. 2 Bahan dan Alat

...

3.2.1 Kapal dan Alat Tangkap

...

...

3.2.2 Alat Penunjang

3.3 Pengumpulan Data

...

3.3.1 Survei

...

3.3.2 Sampling dan Pencatatan Hasil

Tangkap

...

3.3.3 Pengukuran dan Penimbangan

...

3.4 Analisa Data

...

4 HASIL DAN PEMBAHASAN

...

4.1 Nilai Laju Tangkap Rata-rata dan Padat Sediaan

...a.

4.2 Penyebzran Padat Sediaan Menurut Musim

...

Halaman i

vii

(8)

4.3 Penyebaran Padat Sediaan menurut Keda- laman

...

4.4 Cadangan Sediaan (Standing stok)

. . .

4.5 Pola Pertumbuhan Ikan Bawal Putih

. . .

4. 6 Tingkat Pemanfaatan Sumberdaya Ikan Ba-

wal Putih

...

...

5 KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

...

...

5.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

...

RIWAYAT HIDUP

...

(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)
(61)
(62)
(63)
(64)
(65)
(66)
(67)
(68)
(69)
(70)
(71)
(72)
(73)
(74)
(75)
(76)
(77)
(78)
(79)
(80)
(81)
(82)
(83)

PENDUGAAN STOK IKAN

BAWAL

PUTlH

(Parnpus sp.1

-

Dl

PERAIRAN UTARA

JAWA

TENGAH

Oleh

YANTO HERIYANTO C 23.1269

FAKULTAS PERIKANAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR

(84)

Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana dalam Bidang Iceahlian Ilmu dan Teknologi Kelautan

pada Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor

Oleh :

YANTO HERTYANTO

C 23 1269

Mengetahui :

Panitia Ujian,

DR.IR. KADARWAN SOEWARDI Ketua

5 Januari

1991

-

Tanggal lulus

Menvetuiui :

W.

RONNY

&

WAEIJU
(85)

RING W A N

YANTO HERIYANTO, C 2 3 1269. PENDUGAAN STOK IKAN BAWAL PUTXH (Pampus s p . ) DI PERAIRAN UTARA JAWA TENGAH. Di

bawah bimbingan H.A.U. AYODHYOA, M.Sc. sebagai ketua dan

IR. RONNY I. WAHJU sebagai anggota.

Diantara permasalahan yanq dihadapi Indonesia adalah

perlunya peningkatan produksi pangan. Pemanfaatan sumber-

daya laut secara lestari maksimum merupakan alternatif

pemecahan masalah tersebut. Salah satu komoditi sumber-

daya laut yang mempunyai potensi produksi dan bernilai

ekonomis baik yaitu ikan bawal putih (Pampus sp.) di

perairan utara Jawa Tengah.

Penelitian ini bertujuan untuk menduga besarnya stok

ikan bawal putih! penyebarannya menurut kedalaman, penye-

baran menurut musim dan untuk mengetahui pola hubungan

panjang dan berat ikan bawal putih di perairan utara Jawa

Tengah

.

Penelitian berdasarkan data hasil survei BPPL dengan

menggunakan KM. Mutiara 4 dengan metode "Swept Area",

daerah penelitian meliputi perairan utara Jawa Tengah dan

dilakukan pada periode tahun 1977 - 1979 dan periode tahun

1984 -1990. Sedangkan data ukuran panjang dan berat ikan

diambil dari TPI Batang - Jawa Tengah pada tanggal 23 ~ e i

(86)

Dari hasil penelitian didapat nilai laju tangkap,

padat sediaan, penyebaran padat sedian menurut musim dan

kedalaman, cadangan sediaan (biomass), Laju tangkap ikan

bawal putih pada periode tahun 1977

-

1979 rata-ratanya adaiah 4,02 kg/jam dan pada periode tahun 1984 - 1990

rata-ratanya adalah 3,36 kg/jam. Dari nilai laju tangkap

tersebut dapat dilakukan estimasi terhadap besarnya padat

sediaan, dimana padat sediaan ikan bawal putih pada peri-

ode tahun 1977 - 1979 rata-ratanya adalah 64,67 kg/km2 dan

periode tahun 1984

-

1990 rata-ratanya 59 kg/km2 dengan nilai untuk spesies Pampus argentus sekitar 34 kg/km2 dan

untuk spesies Pampus chinensis sekitar 25 kg/km2.

Rata-rata padat sediaan ikan bawal putih tersebut

menyebar menurut musim dan kedalaman, dimana rata-rata

padat sediaan terendah terjadi pada musim Timur dan tert-

inggi pada musim Barat. Sedangkan rata-rata padat sediaan

menurut kedalaman memperlihatkan gambaran bahwa semakin

dalam perairan maka semakin sedikit padat sediaannya.

Estimasi rata-rata cadangan sediaan ikan bawal putih

di daerah penelitian diduga sebesar 1450 ton untuk periode

tahun 1984

-

1990 dan didominasi oleh spesies Pampus argentus.

Hasil analisis hubungan panjang berat ikan bawal

putih menqikuti persamaan W = 0,000200 ~ ~ dengan r ~ ~ ~ ~ ,

nilai ponderal indeks 1,025. Persamaan tersebut memberi-

kan gambaran bahwa ikan bawal putih di perairan tersebut

mempunyai pola pertumbuhan "allometrik".

(87)

Dengan membandinakan antara rata-rata produksi dengan

cadangan sediaan yang ada, maka potensi tersebut baru

dimanfaatkan sekitar 23 % yang berarti pengusahaannya

masih dapat ditingkatkan lagi.

(88)

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan YME. yang

telah melimpahkan rakhmat-Nya, sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi ini.

Pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih

kepada Bapak H . A . U . Ayodhoa, M.Sc. sebagai dosen

pembimbing wertama dan Bapak Ir. Ronny Irawan Wahju

sebaqai dosen pembiabing kedua yang telah memberikan

pengarahan, bimbingan dan saran selama penulis melakukan

penelitian dan penulisan skripsi ini. Penulis juga

mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-

tingginya kepada seluruh staf pengajar yang telah

memberikan bekal ilnu selama penulis menuntut iimu d i

Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih

memungkinkan banyak kekurang sempurnaannya sehingga kritik

dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan

demi perbaikan dalam penulisan-penulisan berikutnya.

Akhir kata senoga tulisan ini bermanfaat bagi yang

(89)

DAFTAR IS1

RINGKASAN

...

...

KATA PENGANTAR

DAFTAR IS1

...

DAFTAR TABEL

...

...

DAFTAR GAMBAR

...

D A F A R LAMPIRAN

1 PENDAHULUAN

...

1.1 Latar Belakang Penelitian

...

1.2 Tujuan Penelitian

...

2 TINJAUAN PUSTAKA

...

...

3 METODOLOGI

3. 1 Waktu dan Tempat

...

3. 2 Bahan dan Alat

...

3.2.1 Kapal dan Alat Tangkap

...

...

3.2.2 Alat Penunjang

3.3 Pengumpulan Data

...

3.3.1 Survei

...

3.3.2 Sampling dan Pencatatan Hasil

Tangkap

...

3.3.3 Pengukuran dan Penimbangan

...

3.4 Analisa Data

...

4 HASIL DAN PEMBAHASAN

...

4.1 Nilai Laju Tangkap Rata-rata dan Padat Sediaan

...a.

4.2 Penyebzran Padat Sediaan Menurut Musim

...

Halaman i

vii

(90)

4.3 Penyebaran Padat Sediaan menurut Keda- laman

...

4.4 Cadangan Sediaan (Standing stok)

. . .

4.5 Pola Pertumbuhan Ikan Bawal Putih

. . .

4. 6 Tingkat Pemanfaatan Sumberdaya Ikan Ba-

wal Putih

...

...

5 KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

...

...

5.2 Saran

DAFTAR PUSTAKA

...

RIWAYAT HIDUP

...

(91)
(92)

Referensi

Dokumen terkait

Scanned by CamScanner... Scanned

Pada lapisan permukaan (strata kedalaman 0 – 80 meter) nilai rata-rata Sv target terdeteksi pada perairan Teluk Tomini sebesar -82,58 dB, perairan di sekitar Pulau Una-una

Hasil output uji T terhadap komposisi hasil tangkapan rajungan dalam berat (kg) pada selang kepercayaan 95% (P>0,05) dan hasil output uji T hasil tangkapan dalam jumlah

Hasil analisa menunjukkan bahwa musim pemijahan udang putih terjadi sepanjang tahun, namun demikian puncak pemijahan diduga terjadi pada bulan Maret dan September dimana

Berdasarkan hasil analisis musim penangkapan ikan dengan metode persentase rata- rata (Tabel 1), terlihat bahwa cumi-cumi hasil tangkapan pukat cincin yang didaratkan di

Kekayaan jenis yang tergolong dalam kelompok dari ikan-ikan indikator (Family Chaetdontidae) di perairakan Karimunjawa sebanyak 21 spesies. Distribusi spasial dari spesies

Deskripsi Spasial Lokasi Pengambilan Data Pengambilan data kelimpahan ikan demersal dengan metode swept area dilakukan pada 30 stasiun untuk tahun 2005 dan 34 stasiun untuk

Berdasarkan analisis musim penangkapan ikan dengan metode prosentase rata-rata (Lampiran 2 dan Gambar 1), terlihat bahwa ikan cakalang di perairan Belang dapat ditangkap