GETSEMANI DESA HUTA PADANG KAB. ASAHAN
SKRIPSI
Telah Memenuhi Persyaratan Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Prodi Pendidikan Anak Usia Dini
OLEH:
RENATA MANURUNG NIM. 1133313033
PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
Nama : Renata Manurung
Nim : 1133313033
Tempat tanggal lahir : Huta Padang 27 Januari 1996
Jenis kelamin : Perempuan
Anak ke : 4 dari 6 bersaudara
Agama : Kristen Protestan
Alamat : Jln. Sukaria No.96 Pancing, Medan
No. HP : 082274295402
II. LATAR BELAKANG ORANGTUA Nama Orangtua
Ayah : Janner Manurung
Ibu : Ressy Br. Sirait
Pekerjaan Orangtua
Ayah : Petani
Ibu : Ibu Rumah Tangga
Alamat Orangtua : Huta Padang Kec. Bandar Pasir Mandoge Kab. Asahan
III. LATAR BELAKANG PENDIDIKAN
No. Jenjang Pendidikan Tahun Kabupaten
1. SD Negeri 017722 Huta Padang 2001-2007 Asahan
2. SMP Swasta Umum Sentosa 2007-2010 Asahan
ABSTRAK
Renata Manurung, Nim 1133313033. Study Keterlibatan Orangtua Dalam Pelaksanaan Program Pendidikan Anak Usia Dini di TK Getsemani Desa Huta Padang Kabupaten Asahan. Skripsi. Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan, 2017.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah seberapa baik keterlibatan orangtua dalam pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlibatan orangtua dalam pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini di TK Getsemani Desa Huta Padang Kabupaten Asahan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian adalah 50 orangtua (baik ayah atau ibu) yang anaknya mengikuti pendidikan di TK Getsemani Desa Huta Padang Kabupaten Asahan. Data ini diperoleh dengan menggunakan angket, dan menganalisis dengan memperhitungkan persentase. Rumus yang digunakan dalam menganalisa data yaitu: .
Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa dari kegiatan
parenting education sebanyak 52,5% orangtua menyatakan bahwa orangtua
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur penulis ucapkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas
berkat rahmat dan karuniaNya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini tepat pada
waktunya. Skripsi ini berjudul “Keterlibatan Orangtua Dalam Pelaksanaan
Program Pendidikan Anak Usia Dini Di TK Getsemani Desa Huta Padang Kabupaten Asahan”.
Selama dalam proses penyelesaian skripsi ini banyak kendala yang
dihadapi penulis, namun semuanya dapat teratasi berkat bantuan, dorongan, dan
bimbingan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini dengan tulus dan rendah hati,
penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:
1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd selaku Rektor Universitas Negeri
Medan yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk
melaksanakan studi di Universitas Negeri Medan
2. Bapak Dr. Nasrun, MS selaku Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan
3. Bapak Prof. Dr. Yusnadi, MS selaku Wakil Dekan Bidang Akademik,
Bapak Drs. Elizon Nainggolan, M.Pd, selaku Wakil Dekan Bidang
Keuangan dan Kepegawaian, dan Bapak Drs. Edidon Hutasuhut, M.Pd,
selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ilmu Pendidikan
UNIMED
4. Ibu Kamtini S.Pd, M.Pd selaku Ketua Prodi PG-PAUD
5. Bapak Dr. Aman Simaremare, MS selaku Dosen Pembimbing Skripsi dan
yang telah penuh kesabaran dan perhatian memberikan ilmu, bimbingan,
6. Drs. Jasper Simanjuntak, M.Pd, Dra. Dorlince Simatupang, M.Pd dan Dra.
Nurmaniah M.Pd selaku dosen penguji yang telah memberikan masukan
serta saran-saran mulai dari perencanaan penelitian hingga selesainya
penyusunan skripsi.
7. Ibu Kamtini S.Pd, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Akademik penulis
yang senantiasa membimbing selama mengikuti masa perkuliahan
8. Seluruh Dosen Jurusan Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
Universitas Negeri Medan yang telah memberikan ilmu selama mengikuti
perkuliahan dan seluruh staf tata usaha Fakultas Ilmu Pendidikan yang
telah banyak membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
9. Ibu Rukiaty Haloho, S. Pd selaku Kepala TK Getsemani dan guru kelas
(ibu Tarmi dan Ibu Emeria) yang telah banyak memberikan bantuan dan
kerjasama selama penulis melakukan penelitian di TK Getsemani.
10.Yang teristimewa kepada orangtuaku Bapak J. Manurung dan Ibu R. Sirait
yang telah membesarkan, mendidik, serta senantiasa mendoakan,
memberikan motivasi dan cintanya kepada penulis dalam menyelesaikan
perkuliahan di UNIMED
11.Saudara/i ku tercinta Manna Ria Manurung (kakak), Andri Fernando
Manurung (abang), Elridawati Manurung (kakak), Hendriadi Manurung
(adik), dan Renika Manurung (adik) yang telah memberikan semangat
kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
12.Terkhusus buat PUSH tercinta yang sama-sama berjuang menyelesaikan
yang setia dalam berbagai keadaan, selalu ada ketika penulis menghadapi
hambatan dan selalu memberi bantuan berupa dukungan dan doa.
13.Sahabatku Sestika Sihotang, Friska Uly, Intan dan teman teman kost yang
berkenan berbagi kehidupan selama diperantauan untuk mengasah diri
demi disiplin ilmu yakni Nerlyana, Krisde, Kak Manogu, Elfrida.
14.Terima kasih kepada kakak rohaniku yakni Kak Mastiur Tambunan S.Pd
dan bang Herman Sinaga S.Pd yang telah menolong pertumbuhan rohani
penulis dan mendoakan penulis dalam menyelesaikan skripsi.
15.Teman-teman seperjuangan PG-PAUD Ekstensi 2013, Reguler A dan
Reguler B yang tidak bisa disebutkan satu persatu, yang menjadi rekan
belajar penulis. Melalui proses perkuliahan bersama teman-teman saya
berkesempatan berbagi dan mengasah diri untuk disiplin ilmu PG-PAUD.
Semua Pihak yang tak dapat penulis sebutkan satu persatu yang turut serta
memberikan bantuan dan sumbangan pemikiran selama penulis mengikuti
perkuliahan. Atas segala bantuan dan bimbingan yang telah penulis terima dari
berbagai pihak, penulis mengucapkan banyak terima kasih. Semoga skripsi ini
bermanfaat bagi penulis serta dapat dijadikan sebagai sumbangan pemikiran
dalam dunia pendidikan.
Medan, April 2017
DAFTAR ISI
ABSTRAK ... i
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... vii
DAFTAR LAMPIRAN ... x
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Identifikasi Masalah ... 7
1.3 Batasan Masalah ... 8
1.4 Rumusan Masalah ... 8
1.5 Tujuan Penelitian ... 8
1.6 Manfaat Penelitian ... 9
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kerangka Teoritis ... 10
2.1.1 Konsep Keterlibatan Orangtua ... 10
2.1.1.1 Pengertian Orangtua ... 10
2.1.1.2 Pengertian Keterlibatan Orangtua ... 11
2.1.1.3 Manfaat Keterlibatan Orangtua ... 12
2.1.1.4 Faktor yang mempengaruhi keterlibatan Orangtua ... 13
2.1.1.5 Bentuk-bentuk keterlibatan Orangtua ... 15
2.1.2 PendidikanAnakUsiaDini ... 20
2.1.2.1 Tujuan Pendidikan Anak Usia Dini ... 20
2.1.2.2 Fungsi Pendidikan Anak Usia Dini ... 21
2.1.3 Program Pendidikan Anak Usia Dini ... 23
2.2 Kerangka Berpikir ... 25
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Jenis Penelitian ... 27
3.2 Populasi dan Sampel ... 27
3.3 Variabel Penelitian dan Defenisi Operasional ... 28
3.4 Teknik Pengumpulan Data ... 30
3.5 Teknik Analisis Data ... 32
3.6 Lokasi dan Waktu Penelitian ... 32
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN 4.1 Deskripsi data hasil penelitian ... 35
4.2 Pembahasan hasil penelitian ... 63
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan ... 69
5.2 Saran ... 70
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Kisi-kisi Angket Bentuk Keterlibatan Orangtua ... 31
Tabel 3.2 Rincian Kegiatan Penelitian ... 34
Tabel 4.1 Orangtua menerima surat pemberitahuan dari pihak sekolah untuk menghadiri kegiatan parenting ... 36
Tabel 4.2 Keterlibatan orangtua dalam parenting education dengan menghadiri kegiatan yang diselenggarakan pihak sekolah dengan tepat waktu ... 37
Tabel 4.3 Orangtua mengikuti kegiatan parenting untuk membantu mengetahui tentang program sekolah, pengasuhan dan pendidikan yang tepat dilakukan bagi anak ... 38
Tabel 4.4 Keterlibatan orangtua dengan berpartisipasi menyampaikan
pengetahuan tentang kesehatan dan kebutuhan dasar ... 39
Tabel 4.5 Rekapitulasi hasil keterlibatan orangtua dalam parenting education .... 40
Tabel 4.6 Keterlibatan orangtua dengan bertanya tentang bagaimana tingkah laku
anak saat mengikuti proses belajar seraya bermain di sekolah ... 41
Tabel 4.7 Keterlibatan orangtua dalam mengontrol setiap proses pembelajaran
yang dilakukan anak dengan memeriksa buku yang dikerjakan anak ... 42
Tabel 4.8 Keterlibatan orangtua dalam bertanya kepada guru seputar kegiatan
yang akan dilakukan anak, mis: perlombaan, perayaan hari-hari tertentu. 43
Tabel 4.9 Keterlibatan orangtua memotivasi dan antusias mengikutsertakan anak
untuk ikut serta dalam perlombaan yang diselenggarakan ... 44
Tabel 4.11 Keterlibatan orangtua membayar uang sekolah anak setiap bulannya
dengan tepat waktu ... 46
Tabel 4.12 Keterlibatan orangtua dalam mendampingi anak pada saat melakukan
kunjungan ke luar. Misalnya ke kebun binatang, field trip ... 47
Tabel 4.13 Keterlibatan orangtua dalam memberikan bantuan berupa uang dalam
pengadaan sarana prasarana yang dibutuhkan ... 48
Tabel 4.14 Keterlibatan orangtua dengan mengantar anak ke sekolah tepat waktu
dan menjemput anak pulang sekolah ... 49
Tabel 4.15 Rekapitulasi hasil keterlibatan orangtua menjadi volunteering ... 50
Tabel 4.16 Keterlibatan orangtua dalam membantu mengerjakan tugas rumah
anak sebagai tindaklanjut dari pembelajaran di sekolah ... 51
Tabel 4.17 Keterlibatan orangtua dalam memenuhi keperluan anak ... 52
Tabel 4.18 Keterlibatan orangtua dengan menemani/mengawasi anak bermain
untuk membantu meningkatkan pertumbuhan jasmani dan perkembangan
anak ... 53
Tabel 4.19 Keterlibatan orangtua dalam menciptakan kondisi rumah yang
menyenangkan dengan menyediakan permainan edukatif bagi anak ... 54
Tabel 4.20 Rekapitulasi hasil keterlibatan orangtua pembelajaran di rumah ... 55
Tabel 4.21 Keterlibatan orangtua dengan menghadiri rapat/pertemuan yang
Tabel 4.22 Keterlibatan orangtua memberikan pemahaman bahwa TK bukan
hanya tempat belajar saja, tetapi juga tempat bermain yang bermanfaaat
untuk melatih keterampilan anak ... 57
Tabel 4.23 Rekapitulasi hasil keterlibatan orangtua dalam pengambilan keputusan
... 58
Tabel 4.24 Keterlibatan orangtua untuk ikut menyiapkan tempat pertemuan
diadakan ... 59
Tabel 4.25 Keterlibatan orangtua dengan memberikan dukungan dan motivasi
terhadap kegiatan yang akan mengembangkan seluruh potensi anak
sebagai rasa tanggungjawab dan kecintaan saya ... 60
Tabel 4.26 Rekapitulasi hasil keterlibatan orangtua dalam Berkolaborasi dengan
komunitas masyarakat ... 61
Tabel 4.27 Rekapitulasi Hasil keterlibatan orangtua dalam pelaksanaan program
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1: Angket Penelitian ... 74
Lampiran 2: Pedoman Wawancara ... 78
Lampiran3: Data Responden ... 80
Lampiran 4: Rekapitulasi Hasil Keterlibatan Orangtua dalam Pelaksanaan Program
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Pendidikan merupakan salah satu kunci utama dalam perkembangan
sumber daya manusia yang berkualitas. Pengembangan sumber daya manusia
(SDM) hendaknya merupakan suatu proses yang berkesinambungan serta
diperhatikan secara serius dan menyeluruh meliputi pengembangan berbagai
aspek dan dimensi perkembangan manusia melalui pendidikan. Dalam
mempersiapkan sumber daya manusia atau generasi yang unggul, Pendidikan
Anak Usia Dini (PAUD) memegang posisi yang sangat mempengaruhi. Hal ini
berarti bahwa pengalaman pendidikan ini dapat memberikan pengaruh yang
mendalam, sehingga menjadi pondasi awal proses pendidikan dan perkembangan
anak selanjutnya.
Anak merupakan individu yang berada dalam satu rentang perubahan
perkembangan yang dimulai dari bayi hingga remaja. Anak juga termasuk salah
satu golongan penduduk yang berada dalam situasi rentan, dalam kehidupannya
ditengah masyarakat. Kehidupan anak dipandang sangat lemah karena memiliki
ketergantungan yang tinggi terhadap orangtua. Jika orangtua lalai menjalankan
tugas dan tanggungjawabnya, maka anak akan menghadapi masalah. Kondisi ini
akan sangat merugikan anak karena akan mengganggu proses tumbuh kembang
hingga pada masa depan mereka. Penting dilakukan usaha untuk mengoptimalkan
pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga kelak bisa melaksanakan tugas
dan tanggung jawab sosialnya sebagai warga dewasa yang siap menghadapi
tantangan di masa depan, atau sekurang-kurangnya mampu mengurusi dirinya
sendiri tanpa menjadi beban orang lain .
Pada bidang pendidikan Indonesia memiliki Undang-Undang Sisdiknas
No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem pendidikan Nasional yang menjamin hak anak
untuk Pendidikan.
Dalam UU No. 20 Tahun 2003, Pasal 28 , ayat 1 menyatakan: Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah salah satu upaya pembinaan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun, yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut.
Ki Hajar Dewantara (dalam Ahmadi dan Uhiyati 2003:54) menyatakan
dalam perspektif pendidikan terdapat tiga lembaga utama yang sangat
berpengaruh dalam pertumbuhan dan perkembangan seorang anak yaitu keluarga,
sekolah dan masyarakat yang selanjutnya dikenal dengan istilah tri pusat
pendidikan. Keluarga merupakan tempat pertama untuk anak menerima
pendidikan dan pembinaan. Meskipun diakui bahwa sekolah menghususkan diri
untuk kegiatan pendidikan, namun sekolah tidak mulai dari ruang hampa. Sekolah
menerima anak setelah melalui berbagai pengalaman dan sikap serta memperoleh
banyak pola tingkah laku dan keterampilan yang diperolehnya dari lembaga
keluarga.
Upaya-upaya untuk perbaikan kualitas hidup anak telah ditentukan, akan
tetapi, kiranya masih jauh memadai. Rendahnya kualitas hidup anak tercermin
dari banyaknya anak putus sekolah dan rendahnya rata-rata tingkat pendidikan
anak berdasarkan hasil pendataan Depdiknas tahun 2006, baru sekitar 15,6 persen
usia 0-3 tahun, hanya sekitar 15,8 persen yang tersentuh pelayanan anak usia dini.
Data itu menunjukkan, bahwa terjadi peningkatan keterlibatan dibanding
tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun-tahun 2002, sebanyak 72 persen anak Indonesia usia nol
sampai enam tahun belum tersentuh pendidikan anak usia dini, karena pada tahun
itu baru 7,34 juta atau 28 persen dari 26,1 juta anak usia 0-6 tahun yang mendapat
pendidikan anak usia dini. Karena itu, sangatlah diperlukan upaya yang serius dari
berbagai pihak untuk memperbaiki kualitas hidup anak. Salah satu upaya yang
dapat dilakukan untuk memperbaiki kualitas hidup anak yaitu melalui keterlibatan
orangtua dalam pendidikan. Keterlibatan orangtua merupakan bagian yang tak
terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas hidup anak sebagai sumber daya
manusia.
Keluarga merupakan unit terkecil dalam sebuah negara yang memiliki
fungsi yang sangat penting dalam usaha membina generasi penerus untuk
menggantikan posisi orangtuanya dimasa yang akan datang. Keluarga memiliki
kewajiban untuk memenuhi kebutuhan anaknya meliputi agama, psikologi,
jasmani, rohani, meletakkan dasar pendidikan akhlak dan kepribadian. Keluarga
merupakan pengelompokan primer yang terdiri dari sejumlah kecil orang karena
hubungan sedarah. Keluarga terdiri dari keluarga inti (ayah, ibu dan anak) dan
keluarga yang diperluas (kakek, nenek, adik/ipar dan pembantu) pada umumnya
kedua jenis inilah yang didapati di masyarakat Indonesia. Keluarga dan suasana
rumah sangat berpengaruh atas taraf-taraf pemula pertumbuhan dan
perkembangan anak melalui pendidikan mereka.
Dalam Wiyani (2016:1) PAUD diartikan sebagai usaha sadar dan
anak usia 0 hingga 6 tahun secara aktif dan kreatif agar memiliki kecerdasan
emosional dan spiritual, serta kecerdasan intelektual yang diperlukan bagi dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara. Pelaksanaan program Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD) merupakan pondasi bagi perkembangan kualitas sumber daya manusia
selanjutnya. Konsep pada PAUD yaitu bermain seraya belajar serta belajar seraya
bermain merupakan pondasi awal yang mengarahkan anak pada pengembangan
kemampuan yang lebih beragam, anak tumbuh dan berkembang sesuai tahapan
perkembangannya, sehingga memiliki kesiapan yang optimal di dalam memasuki
pendidikan selanjutnya serta mengarungi kehidupan dimasa dewasa, membantu
menyiapkan anak mencapai kesiapan belajar di sekolah, intervensi dini dengan
memberikan rangsangan/stimulasi sehingga dapat menumbuhkan potensi-potensi
yang tersembunyi yaitu dimensi perkembangan anak (kognitif, bahasa, sosial
emosional, konsep diri, psikomotorik, minat dan bakat), melakukan deteksi diri
terhadap kemungkinan terjadinya gangguan dalam pertumbuhan dan
perkembangan potensi-potensi yang dimiliki anak.
Jeynes (dalam Diadha, 2015:3) mendefenisikan Keterlibatan orangtua
sebagai partisipasi orangtua dalam proses dan pengalaman pendidikan anak-anak
mereka. Kemudian keterlibatan orangtua dalam pendidikan itu sendiri dapat
diwujudkan dalam berbagai bentuk aktivitas yang dilakukan orangtua baik di
rumah ataupun di sekolah, sehingga akan memberikan keuntungan baik bagi
orangtua, anak maupun sekolah. Dengan demikian, Keterlibatan orangtua dalam
pelaksanaan program pendidikan anak usia dini memegang peranan yang sangat
dini akan berjalan dengan baik dan lancar dengan mengoptimalkan seluruh
potensi anak.
Keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak pada umumnya dilakukan
dengan mengantar dan menjemput anak, menghadiri kegiatan-kegiatan yang
diikuti anak, membayar uang sekolah. Epstein (dalam Prabhawani, 2016:4)
mengatakan ada enam bentuk keterlibatan orangtua di sekolah dan di rumah yang
terdiri dari:
a. Parenting education, berupa kegiatan yang membantu orangtua untuk
memahami perkembangan anak, keterampilan pengasuhan yang sesuai, dan membantu sekolah memperoleh informasi tentang anak.
b. Komunikasi merupakan bentuk yang efektif antara sekolah dan rumah untuk memberitahukan tentang program sekolah, perkembangan dan kesehatan anak guna meningkatkan kerjasama antara guru dan orangtua tentang anak.
c. Volunteering, yaitu kegiatan mengorganisasikan orangtua dengan tujuan
membantu mendukung program sekolah dimana anaknya belajar.
d. Pembelajaran di rumah yaitu bentuk kemitraan dalam berbagai usaha untuk membantu anak belajar di rumah sehingga ada keberlanjutan proses belajar dari sekolah ke rumah.
e. Pengambilan keputusan, sebagai perwujudan rasa memiliki orangtua terhadap lembaga tempat anak mereka belajar
f. Berkolaborasi dengan komunitas masyarakat, ikut merecanakan secara bersama-sama kegiatan yang akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas sekolah
Keterlibatan orangtua dalam pendidikan akan diperlukan pada setiap jenjang
pendidikan terutama pada lembaga PAUD. Sebab Pendidikan Anak Usia dini
merupakan masa yang menitikberatkan pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan
dan perkembangan, baik bahasa, fisik, kognitif/kecerdasan, sosial emosional,
Nilai agama moral, seni maupun komunikasi sesuai dengan keunikan dan
tahap-tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini. Sehingga keterlibatan
hendaknya dilakukan orangtua dengan peran yang memadai. Selain melakukan
produksi untuk membantu pemenuhan ekonomi keluarga, hendaknya orangtua
juga harus memberikan upaya terbaiknya dalam pendidikan anak usia dini.
Tetapi dilihat dari kondisi yang terjadi dan berdasarkan hasil wawancara
dari guru-guru di TK Getsemani, terdapat beberapa orangtua yang telah
menyekolahkan anaknya di TK Getsemani Desa Huta Padang namun orangtua
lebih mempercayakan pendidikan dan perkembangan anak pada guru di sekolah.
Terlihat dari jumlah anak yang mengikuti pendidikan di TK Getsemani sebanyak
50 orang, hanya 40% orangtua yang mau bertanya dan ingin mengetahui sudah
sejauhmana program pendidikan anak usia dini dan apa saja yang telah dilakukan
anak pada pembelajaran di TK Getsemani dan 60% lagi orang tua anak usia dini
hanya menyerahkan anak mereka sepenuhnya kepada lembaga PAUD tanpa
bertanya tentang program pelaksanaan yang dilakukan kepada anaknya, karena
orangtua sibuk dengan pekerjaannya yang pada umumnya sebagai petani dan
pedagang.
Selain itu, dari 50 orangtua yang menyekolahkan anaknya di TK
Getsemani, hanya 30% orangtua yang tanggap dan antusias ketika pihak sekolah
meminta bantuan berupa uang untuk mendukung kelancaran pembelajaran, dan
70% lagi kurang merespon ketika diminta bantuan yang berhubungan dengan
uang. Sehingga hal ini seringkali menjadi penghambat keberhasilan program
pelaksanaan pendidikan anak usia dini.
Pada umumnya orangtua juga kurang berpartisipasi dalam pendidikan
anak, terlihat ketika pada pagi hari masih banyak anak yang sering datang
terlambat ke sekolah. Kemudian saat melakukan proses pembelajaran, masih ada
guru. Kondisi ini akan merugikan anak dan akan mengganggu proses tumbuh
kembang mereka.
Adapun program pendidikan anak usia dini yang dilaksanakan di TK
Getsemani yaitu melalui taman kanak-kanak pada kelompok B. Dimana proses
pembelajarannya bermain seraya belajar yang bertujuan untuk membantu
meletakkan dasar pengembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan daya
cipta yang diperlukan oleh anak didik dalam menyesuaikan diri dengan
lingkungannya dan untuk tingkat penalaran anak didik serta perkembangan
selanjutnya.
Untuk itu, agar program pendidikan anak usia dini (TK) berjalan dengan
lancar dan baik diperlukan keterlibatan dari orangtua untuk mendukung
keberhasilan program pendidikan dan pencapaian perkembangan anak.
Berdasarkan latar belakang di atas, penulis tertarik untuk melakukan “Studi
Keterlibatan Orangtua Dalam Pelaksanaan Program Pendidikan Anak Usia Dini di
TK Desa Huta Padang Kabupaten Asahan”.
1.2 Identifikasi Masalah
Bertitik tolak dari latar belakang, maka identifikasi permasalahan dalam
penelitian ini adalah sebagai berikut:
1. Orangtua masih kurang peduli dengan pendidikan anak terlihat ketika
masih banyak orangtua yang tidak mau bertanya sejauhmana program
2. Pada umumnya, orangtua kurang merespon ketika diminta bantuan
berupa uang untuk mendukung kelancaran program Pendidikan Anak Usia
Dini
3. Masih banyak anak yang belum mengerjakan pekerjaan rumah yang
diberikan guru
1.3 Batasan Masalah
Adanya keterbatasan waktu, dana, tenaga, teori – teori dan agar penelitian
dapat dilakukan secara lebih mendalam, maka penulis membatasi masalah dalam
penelitian ini yaitu: Studi Keterlibatan Orangtua pada aspek parenting education,
komunikasi, volunteering (sukarelawan), pembelajaran di rumah, pengambil
keputusan, dan berkolaborasi dengan komunitas masyarakat Dalam Pelaksanaan
Program Pendidikan Anak Usia Dini di TK Getsemani Desa Huta Padang
Kabupaten Asahan”.
1.4 Rumusan Masalah
Berdasarkan identifikasi masalah di atas, maka penulis merumuskan
masalah sebagai berikut: Bagaimanakah Keterlibatan Orangtua Dalam
Pelaksanaan Program Pendidikan Anak Usia Dini di TK Getsemani Desa Huta
Padang Kabupaten Asahan?
1.5 Tujuan Penelitian
Sesuai dengan rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah
Pendidikan Anak Usia Dini di TK Getsemani Desa Huta Padang Kabupaten
Asahan.
1.6 Manfaat Penelitian
Adapun manfaat dari penelitian ini adalah:
a. Manfaat Teoritis
Secara teoritis penelitian ini menambah wawasan, pengetahuan, dan
informasi tentang kajian keterlibatan orangtua dalam pelaksanaan program
Pendidikan Anak Usia Dini di TK Getsemani Desa Huta Padang Kabupaten
Asahan.
b. Manfaat Praktis
1. Bagi masyarakat
- Sebagai bahan masukan bagi warga sekitar TK Getsemani untuk
bersama-sama mengembangkan program TK yang ada
- Sebagai bahan masukan bagi Kepala Sekolah TK Getsemani untuk
mampu mengoptimalkan peran PAUD dalam masyarakat
2. Bagi Peneliti Lain
- Sebagai sumbangan referensi dan bahan rujukan untuk melakukan
penelitian yang lebih luas dan hasil penelitian ini akan menambah
wawasan, kemampuan dan pengalaman dalam meningkatkan keterlibatan
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Kesimpulan hasil keterlibatan orangtua dalam pelaksanaan program
pendidikan anak usia dini di TK Getsemani Desa Huta Padang Kabupaten Asahan
sebagai berikut:
1. Sebesar 52,5% orangtua melibatkan diri dalam hal parenting education yang
dikategorikan baik dalam pelaksanaan program pendidikan anak usia dini.
2. Sebesar 49,5% orangtua terlibat aktif dalam berkomunikasi dengan guru yang
dikategorikan kurang baik dalam pelaksanaan program pendidikan anak usia dini
3. Sebesar 54% orangtua terlibat menjadi volunteering (sukarelawan)
dikategorikan baik dalam pelaksanaan program pendidikan anak usia dini.
4. Sebesar 48% orangtua memberikan partisipasi dalam hal pembelajaran di
rumah dikategorikan kurang baik dalam pelaksanaan program pendidikan anak
usia dini.
5. Sebesar 59% orangtua turut terlibat dalam hal mengambil keputusan
dikategorikan baik dalam pelaksanaan program pendidikan anak usia dini
6. Sebesar 34% orangtua terlibat dalam hal berkolaborasi dengan komunitas
masyarakat yang dikategorikan kurang baik dalam pelaksanaan program
7. Sebesar 49,8% orangtua melibatkan diri yang dikategorikan kurang baik dalam
pelaksanaan program pendidikan anak usia dini di Taman Kanak-kanak (TK)
Getsemani Desa Huta Padang Kabupaten Asahan, orangtua belum sepenuhnya
menjalin komunikasi dan bekerjasama yang baik dengan guru untuk mendukung
keberhasilan kegiatan pembelajaran.
5.2 Saran
Berdasarkan temuan data di lapangan dan kesimpulan penelitian ini,
saran-saran dapat dikemukakan sebagai berikut:
1. Orangtua
a. Hendaknya orangtua lebih memberikan perhatian dan berpartisipasi aktif dalam
pelaksanaan program PAUD agar tercapai pembelajaran yang baik.
b. Hendaknya orangtua membangun kerjasama yang baik dengan guru-guru
PAUD dalam bidang parenting, berkomunikasi, menjadi volunteering
(sukarelawan), pembelajaran di rumah, pengambilan keputusan, dan berkolaborasi
dengan komunitas masyarakat.
c. Hendaknya Orangtua terus mengikuti pertumbuhan dan perkembangan anaknya
serta berupaya mengoptimalkan segenap potensi yang dimiliki anak sewaktu
2. Kepala Sekolah:
a. Hendaknya Kepala sekolah lebih mengarahkan guru untuk berkoordinasi
dengan orangtua agar senantiasa mau terlibat dalam pelaksanaan program sekolah
anak.
3. Guru:
a. Hendaknya guru menjalin komunikasi yang baik dengan orangtua baik secara
langsung maupun tidak langsung
b. Hendaknya guru menghimbau kepada orangtua untuk menandatangani hasil
pekerjaan rumah anak agar orangtua senantiasa terlibat untuk membantu
DAFTAR PUSTAKA Sumber buku
Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Yogyakarta: Rineka Cipta
Ahmadi dan Uhbiyati. 2003. Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rhineka Cipta
Bafadal, Ibrahim. 2004. Dasar-Dasar Manajemen dan Supervisi Taman
Kanak-Kanak. Jakarta: Bumi Aksara
Hasbullah. 2006. Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan. Jakarta: Rajagrafindo Persada
Lestari, Sri. 2012. Psikologi Keluarga: Penanaman Nilai dan Penanganan
Konflik dalam Keluarga. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group
Lubis, Effi Aswita. 2012. Metode Penelitian Pendidikan. Medan: Perdana Mulya Sarana
Musfah, Jejen. 2012. Pendidikan Holistik: Pendekatan Lintas Perspektif. Jakarta: Kencana PrenadaMedia group
Nasriah. 2013. Konsep Dasar PAUD. Medan: Unimedpress
Patmonodewo, Soemiarti. 2003. Pendidikan anak Prasekolah. Jakarta: Rhineka Cipta
Setyosary, Punaji. 2013. Metode Penelitian Pendidikan dan Pengembangan. Jakarta: Kencana Prenadamedia Group
Sudjono, Anas. 2012. Pengantar statistik pendidikan. Jakarta: Raja Grapindo Persada
Suyadi. 2010. Psikologi belajar PAUD. Yogyakarta: Pedagogia
Sumber Jurnal
Amini, Mukti. 2015. Profil Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia
TK. Jurnal Ilmiah VISI PPTK PAUDNI (online), Vol.10. No.1, Juni 2015
dalam http://journal.unj.ac.id/jurnalfip/idex.php/visi/article/download/7/8, diakses 10 Desember 2016.
Diadha, Rahminur. 2015. Keterlibatan Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Usia
Dini Di Taman Kanak Kanak. Edusentris Jurnal Ilmu Pendidikan dan
Pengajaran (online), Vol.2, No.1, Maret 2015 dalam http://ejournal.sps.upi.edu/index.php/edusentris/article/download/161/131, diakses 10 Desember 2016.
Nugraheni, Shohaiva. 2014. Persepsi Dan Partisipasi Orang Tua Terhadap
Lembaga PAUD Sebagai Tempat Pendidikan Untuk Anak Usia Dini.
Journal Of Non Formal Education And Community Empowerment
(online), Dalam http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jnfc. Diakses 14 Desember 2016