• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sekresi Hormon oleh Hipotalamus Nama Ahm

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Sekresi Hormon oleh Hipotalamus Nama Ahm"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Sekresi Hormon oleh Hipotalamus

Nama : Ahmad Wildanul Akhyar

NIM : 1113012000072

Kelas : B

Program Studi Farmasi

Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan

UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

(2)

Sekresi Hormon oleh Hipotalamus

Transport Aktif adalah perpindahan zat melalui membrane selektif permiabel dari tempat yang konsentrasi zatnya rendah ke tempat yang konsentrasi zatnya tinggi menggunakan energi (ATP) dan enzim pengangkut (protein carier).

Senyawa yang berupa karbohidrat agar dapat diserap dan harus dipecah atau disederhanakan dahulu menjadi monosakarida, seperti fruktosa, glukosa dan galaktosa. Senyawa-senyawa tersebut masih bersifat pasif sehingga sukar diserap oleh sel. Untuk itu harus diaktifkan lebih dahulu dengan menggunakan energi yang tersimpan di dalam sel berupa energi kimia yang disebut ATP (Adenosin Tri Phospat). Untuk membebaskan energi ATP diperlukan enzim tertentu sehingga terbatas energinya berupa 1 mol phospat sehingga sisanya berupa ADP (Adenosin Diphospat). Contoh-contoh transport aktif diantaranya adalah endositosis dan eksositosis. Seperti dari namanya kalau endositosis berarti masuknya suatu zat melaui membran sel dan eksositosis berarti mengeluarkan suatu zat melalui membran sel. Dari penjelasan diatas saya akan mengambil contoh dari eksositosis, pengertian merinci dari eksositosis adalah proses pengeluaran zat yang tidak diperlukan di dalam sel melalui membran pada peristiwa sekresi ( proses keluarnya zat cair melalui kelenjar ). Caranya zat akan di masukkan ke dalam vakuola lalu berjalan menuju tepi sel. Setelah berada di tepi membran itu akan membuka dan zat zat tersebut akan keluar dari sel. Hal semacam ini seperti yang dilalukan oleh system endokrin dalam mengekresikan hormon-hormonnya ke tubuh. Ada beberapa macam dari system endokrin ini, namun yang paling dalam fungsi dan kerjanya adalah kelenjar hipotalamus.

Hipotalamus adalah pemimpin umum sistem hormon, ia memiliki tugas penting memastikan kemantapan dalam tubuh manusia. Setiap saat, hipotalamus mengkaji pesan-pesan yang datang dari otak dan dari dalam tubuh. Setelah itu, hipotalamus menjalankan beberapa fungsi, seperti menjaga kemantapan suhu tubuh, mengendalikan tekanan darah, memastikan keseimbangan cairan, dan bahkan pola tidur yang tepat.

Hipotalamus melepaskan sejumlah hormon yang merangsang hipofisa, beberapa diantaranya memicu pelepasan hormon hipofisa dan yang lainnya menekan pelepasan hormon hipofisa (pituitary).

(3)

Hormon-hormon yang dihasilkan oleh hipotalamus untuk mengatur kelenjar

Tidak semua kelenjar endokrin berada dibawah kendali hipofisa; beberapa diantaranya memberikan respon, baik langsung maupun tidak langsung, terhadap konsentrasi zat-zat di dalam darah, seperti

 Sel-sel penghasil insulin pada pankreas memberikan respon terhadap gula dan asam lemak

 Sel-sel paratiroid memberikan respon terhadap kalsium dan fosfat

 Medulla adrenal (bagian dari kelenjar adrenal) memberikan respon terhadap perangsangan langsung dari sistem saraf parasimpatis.

Dalam melaksanakan sekresi(eksositosis) ini membutuhkan energi, dengan adanya peningkatan Ca2+ sitosol memicu fusi vesikel sekretorik dengan membran plasma, vesikel membuka keluar dan membebaskan isinya keluar sel, kemudian sekresi(eksositosis) dipicu oleh rangsangan saraf atau hormone spesifik ; kontrol lain yang berperan dalam lalu lintas transelular dan daur ulang membran belum diketahui.

Proses eksositosis pada sekresi hormon ini dikemas oleh vesikel sekretorik untuk dikeluarkan, sel-sel sekretorik khusus mencakup sel endokrin, yang mengeluarkan hormon protein, dan sel kelenjar pencernaan, yang mengeluarkan enzim pencernaan. Di sel sekretorik banyak vesikel sekretorik besar, yang mengandung protein yang akan dikeluarkan, terlepas dari tumpukan golgi. Protein-protein sekretorik tetap tersimpan di dalam vesikel sekretorik sampai sel dirangsang oleh sinyal spesifik yang menunjukkan kebutuhan pengeluaran produk sekretorik spesifik tersebut. Pada rangsangan yang sesuai, vesikel bergerak ke bagian perifer sel. Isi vesikel cepat dibebaskan ke ekterior sel sewaktu vesikel menyatu dengan membrane plasma, membuka, dan menuangkan isinya ke luar sel.

(4)

Daftar Pustaka

Sherwood Lauralee , 2007 , Fisiologi Manusia dari Sel ke Sistem , Jakarta , Penerbit Buku Kedokteran.

-medicastore.com

Referensi

Dokumen terkait

Pada diabetes jenis ini, sel-sel beta pankreas yang dalam keadaan normal menghasilkan hormon insulin yang di hancurkan oleh proses autoimun, sehingga penyuntikan

Distribusi sel-sel endokrin tertentu yang tidak merata, khususnya sel PP dan glukagon mungkin disebabkan oleh asal usul embrional pankreas yang berasal dari dua cikal tunas

Sekresi lambung dihambat oleh hormon enterogastron Yang dikeluarkan duodenum, bila : pH kimus yang. memasuki duodenum rendah atau Lemak dalam kimus

Glukagon adalah suatu hormon protein yang dikeluarkan oleh sel-sel alfa dari pulau langerhans sebagai respon terhadap kadar glukosa darah yang rendah dan peningkatan asam

Inhibin adalah hormon glikoprotein yang diproduksi oleh sel sertoli dalam tubulus seminiferus dari testis hewan jantan dan oleh sel granulosa dari folikel pada ovarium

Batasan bahwa hormon setelah disekresikan oleh kelenjar endokrin langsung masuk ke dalam pembuluh darah untuk membedakan dengan zat-zat lainnya yang mempunyai fungsi

Kelenjar endokrin (kelenjar buntu) adalah kelenjar yang tidak mempunyai saluran khusus yang menghasilkan buntu) adalah kelenjar yang tidak mempunyai saluran khusus

• Ovarium adalah organ wanita yang tugasnya adalah pembentukan folikel dan pematangannya menjadi sel telur dan proses ovulasim sintesis dan sekresi hormon steroid estrogen teka