• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aktivitas Ekstrak, Fraksi Pelarut, dan Senyawa Flavonoid Daun Sukun (Artocarpus altilis) terhadap Enzim α-Glukosidase sebagai Antidiabetes

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Aktivitas Ekstrak, Fraksi Pelarut, dan Senyawa Flavonoid Daun Sukun (Artocarpus altilis) terhadap Enzim α-Glukosidase sebagai Antidiabetes"

Copied!
45
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2 Jenis-jenis flavonoid:
Tabel 1 Daya inhibisi dan IC50 sampel ekstrak pelarut dengan kontrol pembanding (kuersetin)
Tabel 2 Daya inhibisi dan IC50 sampel senyawa dengan kontrol
Tabel persiapan stok sampel ekstrak pelarut (500 μg/mL) dan sampel senyawa (50
+6

Referensi

Dokumen terkait

Hipotesis penelitian ini adalah ekstrak etanol dan fraksi dietil eter, etil asetat, serta n -butanol daun wungu ( Graptophyllum pictum (L.) Griff) dapat berperan sebagai

Judul Skripsi : Peningkatan Kelarutan Fraksi Etil Asetat Daun Sukun A rtocarpus altilis (Parkinson) Fosberg dengan Penambahan Polimer Kombinasi β -Siklodekstrin

Penentuan kadar total flavonoid fraksi etil asetat daun sukun dilakukan dengan senyawa kimia penanda flavonoid rutin yang digunakan sebagai kurva baku yang

Pada penelitian ini terjadinya peningkatan kelarutan kadar total flavonoid dari fraksi etil asetat daun sukun pada tiap formulasi diikuti dengan terlihatnya

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antidiabetes dari ekstrak etil asetat daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) menggunakan metode α-glukosidase..

Pembuatan Fraksi Etil Asetat Daun Sukun ( Artocarpus altilis (Park) Fosberg.) dilakukan secara bertingkat dimulai dari memisahkan senyawa non polar menggunakan

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui aktivitas antidiabetes dari ekstrak etil asetat daun pandan wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb.) menggunakan metode α-glukosidase..

Hanwar (2018), menyatakan bahwa ekstrak etanol dan fraksi etil asetat daun kersen (Muntingia calabura L.) dapat digunakan sebagai antidiabetes karena adanya kandungan