EFIKASI HERBISIDA ISOKSAFLUTOL SECARA PRATUMBUH TERHADAP GULMA PADA BUDIDAYA TANAMAN TEBU (Saccharum officinarum L.)
Teks penuh
Dokumen terkait
Herbisida ametrin, diuron, dan 2,4-D merupakan herbisda pratumbuh yang sering digunakan untuk mengendalikan gulma pada pertanaman tebu sedangkan metil metsulfuron lebih
Efikasi Herbisida Pratumbuh Metil Metsulfuron Tunggal dan Kombinasinya dengan 2,4-D, Ametrin, atau Diuron terhadap Gulma pada Pertanaman Tebu( Saccharum officinarum L.)
Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) Herbisida atrazin dan mesotrion pada dosis (500+50) g/ha hingga (1500+150) g/ha dapat mengendalikan pertumbuhan gulma total, gulma
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis herbisida campuran glifosat, mesotrion dan metolaklor yang efektif dalam mengendalikan gulma pada tanaman jagung (Zea mays L.)
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) herbisida 2,4-D pada semua taraf dosis yang diuji mampu menekan bobot kering gulma total, bobot kering gulma daun lebar dan teki, tetapi
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis herbisida campuran glifosat, mesotrion dan metolaklor yang efektif dalam mengendalikan gulma pada tanaman jagung (Zea mays L.)
Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui dosis herbisida isopropilamina glifosat yang efektif mengendalikan gulma di pertanaman karet TBM, (2) mengetahui
Penggunaan herbisida Glifosat (dosis 4 l/ha), herbisida Ametrin (dosis 3 l/ha) serta penyiangan yang dilakukan 1 kali maupun 2 kali lebih efektif mengendalikan gulma dan mampu