• Tidak ada hasil yang ditemukan

EVALUASI PENGGUNAAN SUPRA MINERAL SEBAGAI CAMPURAN POLLARD DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN SERAT KASAR DAN PROTEIN KASAR PADA KELINCI PERANAKAN NEW ZEALAND WHITE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "EVALUASI PENGGUNAAN SUPRA MINERAL SEBAGAI CAMPURAN POLLARD DALAM RANSUM TERHADAP KECERNAAN SERAT KASAR DAN PROTEIN KASAR PADA KELINCI PERANAKAN NEW ZEALAND WHITE"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

EVALUASI PENGGUNAAN SUPRA MINERAL SEBAGAICAMPURAN

POLLARD DALAM RANSUM TERHADAPKECERNAAN SERAT KASAR

DAN PROTEIN KASAR PADAKELINCI PERANAKAN NEW ZEALAND

WHITE

Oleh: Rosiyanto ( 01910041 )

Animal Husbandry

Dibuat: 2006-05-01 , dengan 3 file(s).

Keywords: Kelinci peranakan

Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan 5 September sampai 29 Oktober 2005 di peternakan kelinci milik Bapak Sriwoto yang bertempat di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan Supra Mineral sebagi campuran pollard dalam ransum terhadap kecernaan serat kasar dan untuk mengetahui

penggaruh penggunaan Supra Mineral sebagai campuran pollard dalam ransum terhadap kecernaan protein kasar pada ternak kelinci peranakan New Zealand White.

Materi yang digunakan dalam pelaksanaan penelitian ini meliputi kelinci jantan peranakan New Zealand White umur 8 minggu dengan bobot badan masing- masing 700 gram lepas sapih sebanyak 32 ekor. Metode penelitian ini adalah eksperimen dengan 4 perlakuan dan tiap

perlakuan diulang 4 kali, setiap unit percobaan terisi 2 ekor kelinci. Rancangan percobaan yang di gunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL).

Hasil perhitungan yang diperoleh dari data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Supra Mineral memberikan pengaruh yang Nyata terhadap kecernaan serat kasar dengan hasil perlakuan P0(97,93%), P1(97,88%), P2(97,57%), P3(97,71%) dan protein kasar de ngan hasil perlakuan P0(99,22%), P1(99,21%), P2(99,16%), P3(99,12%), baik pada perlakuan 0% sampai dengan 1,5% memberikan pengaruh yang sama terhadap serat kasar dan protein kasar.

Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan adalah bahwa penggunaan Supra Mineral dalam ransum kelinci sampai level 1,5% memberikan pengaruh yang Nyata terhadap kecernaan serat kasar dan protein kasar.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung ubi kayu (Manihot esculenta) sebagai campuran pollard dan ampas tahu dalam ransum terhadap kecernaan

ikan terproteksi dan L-carnitin dalam ransum terhadap kecernaan bahan kering,.. kecernaan bahan organik dan kecernaan serat kasar domba

Kesimpulan yang dapat diambil pada penelitian ini adalah penggunaan ampas bir dalam ransum sampai level 20 % memberikan pengaruh yang sama terhadap konsumsi bahan kering,

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kelinci new zealand white yang mendapatkan pemberian sumber serat kasar yang berbeda tidak berbeda nyata

microphylla tidak mempengaruhi konsumsi ransum, kecernaan protein kasar, kecernaan serat kasar, laju digesta dan bobot badan pada ayam Arab.. microphylla dapat

Hasil analisis ragam menunjukkan perlakuan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi air minum kelinci, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecernaan

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tepung kunyit (Curcuma domestica Val.) sampai 1% memberikan pengaruh yang tidak berbeda nyata terhadap kecernaan

Penggunaan enzim papain yang terdapat dalam getah pepaya sebagai pakan suplemen dalam ransum kelinci diharapkan mampu meningkatkan kecernaan protein, sehingga secara tidak