ANALISIS PENGETAHUAN MERANGKAI BUNGA
DAN HASIL BUNGA TANGAN PENGANTIN
SISWA LKP ATIKA MEDAN
SKRIPSI
Diajukan untuk Memenuhi Sebagian dari Syarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
Oleh :
PRISKAWATI NADEAK
5103144031
JURUSAN PENDIDIKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA
FAKULTAS TEKNIK
i ABSTRAK
Priskawati Nadeak; Nim 5103144031. Analisis Pengetahuan Merangkai Bunga Dan Hasil Bunga Tangan Pengantin Siswa LKP Atika Medan; Skripsi; Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Prodi Program Pendidikan Tata Rias 2010; Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat Pengetahuan Merangkai Bunga; (2) Hasil Bunga Tangan Pengantin pada siswa LKP Atika Medan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2016. Lokasi penelitian di LKP Atika Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskripstif yang bermaksud untuk mendapatkan informasi yang akurat tentang karakteristik subjek, hal subjek, atau menggambarkan situasi atau frekuensi kejadian sesuatu. Penelitian ini terdiri dari 2 variabel yaitu variabel adalah Pengetahuan Merangkai Bunga dan variabel adalah Hasil Bunga Tangan Pengantin. Populasi dalam penelitian adalah siswa LKP Atika Medan sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel digunakan teknik total sampling, sehingga jumlah sampel penelitian adalah 30 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan tes pengetahuan merangkai bunga dan pengamatan hasil bunga tangan pengantin. Persyaratan analisis dengan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran soal, uji daya beda soal, uji normalitas, uji kesepakatan pengamat dan persentase. Dari 45 tes pengetahuan yang dilaksanakan uji coba instrument terdapat 4 soal yang tidak valid.
ii
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan
penyertaanNya yang telah memberikan rahmat-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan skripsi ini dengan baik. Skripsi ini berjudul “Analisis
Pengetahuan Merangkai Bunga dan Hasil Bunga Tangan Pengantin Siswa LKP Atika Medan”. Skripsi ini disusun untuk memenuhi salah satupersyaratan
memperoleh gelar Sarjana Pendidikan di Universitas Negeri Medan.
Teristimewa penulis mengucapkan terimaksih kepada kedua orang tua
Bapak M. Nadeak dan Ibu K. Sidabariba dan saudara-saudara yang selalu
mendoakan penulis, memberikan dukungan baik berupa materi dan moril kepada
penulis sehingga penulis mampu menyelesaikan skripsi ini. Penulis jugaingin
mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberi arahan dan
dorongan. Oleh karena itu, penulis menyampaikan terimakasih kepada :
1. Ibu Dra. Marnala Tobing, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Skripsi, yang
telah banyak membantu, mengarahkan, membimbing dan memberi
motivasi dalam pengerjaan skripsi sampai skripsi ini terwujud.
2. Ibu Dra. Ermidawati, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Akademik, yang
telah memberikan bimbingan, arahan, serta motivasi kepada penulis
sehingga dapat menyelesaikan studi dan sebagai Dosen Penguji yang telah
banyak memberikan masukan dan arahan.
3. Ibu Dra. Rohana Aritonang,M.Pddan Ibu. Dra. Nila Handayani,
iii
dan arahan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan penulisan
skripsi ini.
4. Ibu Dr, Dina Ampera, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan
Kesejahteraan Keluarga Universitas Negeri Medan.
5. Ibu Dra. Siti Wahidah, M.Siselaku Ketua Prodi Tata Rias Universitas
Negeri Medan.
6. Bapak Prof. Dr. Harun Sitompul,M.Pd selaku Dekan Fakultas Teknik
Universitas Negeri Medan.
7. Ibu Nurhayati, S.Pd (Bunda Atika),Ibu Desy Afrianty, M.Pddan Ibu Hj.
Rumini selaku pengamat yang memberikan motivasi dan arahan dalam
menyusun skripsi ini.
8. Buat orang terkhusus Jeffry Johannes Sihotang dan Roselly Simanjuntak,
Herlina Alfionita Tambunan, Henny Lusy Tambunan dan teman kos
kuning lainnya yang telah banyak memberikan motivasi kepada penulis
dalam mengerjakan skripsi ini.
Penulis menyadari skripsi ini belum sempurna.Oleh sebab itu, penulis
mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi penyempurnaan skripsi
ini.
Medan, Agustus 2016
Penulis,
iv
B. Identifikasi Masalah………. 6
C. Pembatasan Masalah………. 6
D. Rumusan Masalah………. 7
E. Tujuan Penelitian………. 7
F. Manfaat Penelitian………. 7
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS A. Deskripsi Teoritis……….. 9
B. Penelitian Yang Relevan ……….. 44
C. Kerangka Berpikir ……… 45
D. Pertanyaan Penelitian………. 47
BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian………. 48
B. Definisi Operasional Variabel Penelitian………. 48
C. Populasi Dan Sampel Penelitian……….. 49
1. Populasi Penelitian………. 49
2. Sampel Penelitian………. 49
v
1. Instrumentasi……… 50
2. Teknik Pengumpulan Data……… 51
E. Uji Coba Instrumen………. 63
F. Teknik Analisis Data ………. 69
G. Prosedur Pelaksanaan Penelitian ……… 72
BAB IV HASIL PENELITIAN A. Penyajian Data………... 74
B. Deskripsi Data……….... 74
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan………... 83
B. Saran………... 84
vi
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 1. Kisi-kisi Pengetahuan Merangkai Bunga ... 50
Tabel 2. Rubrik Lembar Pengamatan Hasil Bunga TanganPengantin ... 51
Tabel 3. Reliabilitas Tes Pengetahuan ... 65
Tabel 4. Kriteria Daya Beda ... 67
Tabel 5. Variabel Rata – Rata dan Standart Deviasi ... 70
Tabel 6. Distribusi Frekuensi Pengetahuan Merangkai Bunga ... 75
Tabel 7. Tingkat Kecenderungan Pengetahuan Merangkai Bunga ... 76
Tabel 8. Distribusi Frekuensi Hasil Bunga Tangan ... 78
Tabel 9. Tingkat Kecenderungan Hasil Bunga Tangan ... 79
Tabel 10. Uji Normalitas Data Pengetahuan Merangkai Bunga ... 81
Tabel 11. Hasil Analisis Uji Kesepakatan Pengamat ... 81
vii
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1. Hasil Uji Kompetensi Siswa LKP Atika Medan ... 5
Gambar 2. Komposisi Rangkaian Bunga Tangan Pengantin ... 16
Gambar 3. Kesatuan Dalam Rangkaian Bunga Tangan Pengantin ... 17
Gambar 4. Proporsi Dalam Rangkaian Bunga Tangan Pengantin ... 18
Gambar 5. Dominan dan Aksen Dalam Rangkaian ... 20
Gambar 6. Rangkaian Bunga Tangan Pengantin Simetris ... 23
Gambar 7. Rangkaian Bunga Tangan Pengantin Asimetris ... 23
Gambar 8. Irama Dalam Rangkaian Bunga Tangan Pengantin ... 24
Gambar 9. Harmoni Dalam Rangkaian Bunga Tangan Pengantin ... 25
viii
Gambar 21. Isolasi ... 35
Gambar 22. Lem Serbaguna ... 36
Gambar 23. Lem Kertas ... 36
Gambar 24. Pita ... 36
Gambar 25. Bunga Tangan Bentuk Cascade ... 38
Gambar 26. Bunga Tangan Bentuk Bulat ... 39
Gambar 27. Hand Bouquet ... 39
Gambar 28. Hasil Akhir Bunga Tangan Pengantin Tampak Samping ... 43
Gambar 29. Grafik Data Pengetahuan Merangkai Bunga ... 76
Gambar 30.Grafik Tingkat Kecenderungan Pengetahuan Merangkai Bunga .. 77
Gambar 31. Grafik Data Hasil Bunga Tangan ... 79
ix
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1. Kurikulum 88
Lampiran 2.Tes Pengetahuan Merangkai Bunga 100
Lampiran 3. Lembar Pengamatan Hasil Bunga Tangan Pengantin 113
Lampiran 4. Validasi Test Pengetahuan Merangkai Bunga 123
Lampiran 5. Mean dan Standar Deviasi Total Pilihan Berganda 124
Lampiran 6. Perhitungan validitas tes pengetahuan 125
Lampiran 7. Perhitungan Reliabilitas Tes Pengetahuan 128
Lampiran 8. Perhitungan Indeks Kesukaran Tes 130
Lampiran 9. Perhitungan Indeks Daya Beda Tes Pengetahuan 133
Lampiran 10. Ringkasan Hasil Perhitungan Indeks diskriminasi 136
Lampiran 11. Data Hasil Penilaian Pengetahuan Merangkai Bunga 138
Lampiran 12. Uji Tingkat Kecenderungan Variabel Penelitian 140
Lampiran 13. Deskripsi Data Penelitian 142
Lampiran 14. Data Mentah Pengamatan Hasil Bunga Tangan 144
Lampiran 15. Hasil Pengamatan Bunga Tangan Dari Pengamat 2 146
Lampiran 16. Hasil Pengamatan Bunga Tangan Dari Pengamat 3 147
Lampiran 17. Hasil Rata-rata Penilaian Pengamat Perindikator 148
Lampiran 18. Rekapitulasi Data Skor Pengamat 149
Lampiran 19. Uji Kesepakatan Pengamat 150
Lampiran 20. Uji Normalitas Variabel Penelitian 153
x
Lampiran 22. Analisis Penilaian Hasil Bunga Tangan Pengantin 157
1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sesuai dengan perkembangan zaman pada era globalisasi, pembaharuan dan peningkatan dalam seni merangkai bunga sangat cepat dan dramatis dipicu oleh kemampuan teknologi di segala bidang semakin ketat. Menyadari akan hal tersebut, seni merangkai bunga tidak akan pernah berhenti dan akan terus mengikuti perkembangan di dunia Internasional dan meningkatkan pengembanga n khususnya di Indonesia. Seni merangkai bunga memerlukan imajinasi dan kreatifitas perangkainya. Ini menunjukkan bahwa seni merangkai bunga sudah berkembang sejak abad pertengahan hingga saat ini.
Sejalan dengan pernyataan diatas, seni merangkai bunga membutuhkan pembinaan dan pengembangan kursus untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dalam merangkai bunga bagi peserta didik. Seni merangkai bunga merupakan salah satu cabang kesenian yang mendasari perkembangan untuk maju dan mencapai satu konsep hidup harmonis dengan alam. Seni merangkai bunga tidak hanya mempelajari konsep atau prinsip-prinsipnya saja, tetapi merupakan suatu proses untuk menciptakan karya seni yang kreatif berdasarkan modifikasi, Inovasi, Imajinasi, disamping ilmu pengetahuan (Knowledge), juga diperlukan kepekaan (Feeling), dan keterampilan (Skill) yang sesuai dengan kurikulum (Viefloristraining, 2013).
2
Salah satu keterampilan dalam seni merangkai bunga adalah merangkai bunga tangan pengantin. Bagi calon pengantin, memilih bunga tangan pengantin merupakan hal yang perlu diperhatikan untuk menciptakan paduan serasi dengan gaun atau kebaya pernikahan di hari bahagianya tersebut. Bunga tangan pengantin sangat mendukung dalam penampilan agar terlihat lebih menarik.
Program pembinaan dan pengembangan kursus memperoleh pengetahuan dan keterampilan adalah melalui Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP). Lembaga Kursus dan Lembaga Pelatihan merupakan dua satuan pendidikan Non formal seperti yang tertera dalam pasal 26 ayat (4) UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Secara umum dalam pasal 26 ayat (5) dijelaskan bahwa kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, atau melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, kembali diperlengkap dalam pasal 103 ayat (1) PP No. 17 tahun 201 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan bahwa kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat dalam rangka untuk mengembangkan kepribadian profesional dan untuk meningkatkan kompetensi dari peserta didik kursus.
3
Metode kursus seni merangkai bunga di LKP Atika Medan sesuai dengan kurikulum yang diselenggarakan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Menurut Departemen Pendidikan Nasional, kurikulum merupakan seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Penyelenggaraan program pengembangan kurikulum merangkai bunga segar dilakukan agar kurikulum tersebut sesuai dengan perkembangan yang ada ditengah-tengah masyarakat saat ini (Departemen Pendidikan Nasional, 2002). Prosedur dan proses belajar mengajar merangkai bunga segar di LKP Atika Medan berlangsung selama 17 jam yaitu teori = 5 jam dan praktik = 12 jam. Proses pembelajaran dilakukan secara efektif dengan berbagai kegiatan pembelajaran seperti : ceramah, demontrasi, penugasan, dan lain – lain.
Untuk mengetahui seberapa jauh program merangkai bunga telah dilaksnakan secara efisien dan efektif, maka perlu diselenggarakan Uji Kompentensi. Uji kompetensi yang dilaksanakan di LKP Atika bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan merangkai bunga dan bagaimana hasil merangkai bunga tangan pengantin pada siswa di LKP Atika Medan.
4
tergolong rendah. Hal ini dapat dilihat dari data perolehan nilai siswa di LKP Atika Medan dari tahun ajaran 2012 sampai 2015. Pada tahun ajaran 2012/2013 siswa yang mendapat nilai dibawah 65 mencapai 50% dari jumlah siswa sebanyak 32 orang, pada tahun ajaran 2013/2014 siswa yang mendapat nilai dibawah 65 mencapai 61,3% dari jumlah siswa sebanyak 31 orang dan pada tahun ajaran 2014/2015 siswa yang mendapat nilai dibawah 65 mencapai 46,4% dari jumlah siswa sebanyak 28 orang.
Dari paparan data perolehan diatas dapat disimpulkan bahwa nilai formatif selama 3 tahun terakhir diatas masih rendah, hal ini dapat dilihat dari data dokumentasi perolehan nilai yaitu sebanyak 52,56% siswa memperoleh nilai dibawah standart ketuntasan minimum.
5
Gambar 1. Hasil Uji Kompetensi Merangkai Bunga Tangan Pengantin Bentuk Bulat Siswa LKP Atika Medan Tahun 2015
Sumber : Dokumentasi LKP Atika
6
B. Identifikasi Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah tersebut maka yang menjadi identifikasi masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Tingkat pengetahuan merangkai bunga pada siswa di LKP Atika Medan belum maksimal
2. Siswa kurang mengetahui perpaduan warna untuk membuat bunga tangan pengantin di LKP Atika
3. Siswa mengalami kesulitan dalam menentukan proporsi bunga tangan pengantin di LKP Atika Medan.
4. Siswa mengalami kesulitan dalam menetukan ruang bunga tangan pengantin di LKP Atika Medan.
5. Siswa belum mampu membuat bunga tangan pengantin bentuk bulat di LKP Atika Medan.
6. Hasil bunga tangan pengantin pada siswa LKP Atika Medan belum maksimal
C. Pembatasan Masalah
Mengingat keterbatasan waktu dan kemampuan peneliti untuk meneliti keseluruhan masalah pada identifikasi masalah di atas, maka peneliti perlu membuat batasan masalahnya. Masalah dalam penelitian ini dibatasi pada :
1. Tingkat pengetahuan siswa merangkai bunga sesuai dengan prinsip dan unsur desain merangkai bunga pada siswa di LKP Atika
7
3. Hasil bunga tangan pengantin bentuk bulat pada siswa di LKP Atika Medan.
D. Rumusan Masalah
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah :
1. Bagaimana tingkat pengetahuan merangkai bunga pada siswa LKP Atika Medan?
2. Bagaimana hasil bunga tangan pengantin pada siswa di LKP Atika Medan?
E. Tujuan Penelitian
Tujuan penelitian ini adalah untuk :
1. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan merangkai bunga tangan pengantin pada siswa LKP Atika Medan
2. Untuk mengetahui hasil bunga tangan pengantin pada siswa LKP Atika Medan
F. Manfaat Penelitian
Dari hasil penelitian di atas diharapkan hasil penelitian ini memiliki beberapa manfaat sebagai berikut :
1. Bagi Penulis
8
2. Bagi LKP TUK (Tempat Ujian Kompetensi) Atika Jl. Rambutan No.7, Medan sebagai bahan masukan dan pengetahuan, wawasan serta bahan pertimbangan dalam usaha meningkatkan pelatihan tentang pengetahuan merangkai bunga dan kemampuan membuat bunga tangan pengantin. 3. Sebagai bahan informasi tentang pentingnya pengetahuan merangkai
bunga untuk membuat bunga tangan pengantin pada mahasiswa PKK Fakultas Teknik terkhusus Prodi Pendidikan Tata Rias
83
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
A.Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuraikan pada bab IV, maka dapat
disimpulkan, sebagai berikut:
1. Tingkat kecenderungan pengetahuan merangkai bunga pada Siswa LKP Atika
Medan memiliki pengetahuan merangkai bunga cenderung tinggi (53,33%)
pada 16 orang siswa, cenderung cukup (40%) pada 12 orang siswa dan
cenderung kurang (6,67) pada 2 orang siswa.
2. Tingkat kecenderungan hasil bunga tangan Siswa LKP Atika Medan kategori
tinggi (60%) sebanyak 18 siswa, kategori cukup (30%) sebanyak 9 siswa dan
kategori kurang (10%) sebanyak 3 siswa.
3. Tidak ada perbedaaan penilaian (skor) dari ke tiga orang pengamat. Hal ini
dibuktikan berdasakan Fo yang dikonsultasikan terhadap Ftabel pada taraf
signifikan 5% dengan diperoleh 4,18 ternyata Fo = 3,27 < F tabel
5% =4,18
4. Hasil bunga tangan pengantin bentuk bulat pada siswa LKP Atika Medan nilai
rata – rata paling rendah terdapat pada indikator indikator 2 yaitu komposisi
bentuk bunga tangan pengantin dengan skor rata-rata 2,89, sedangkan rata-rata
sampel paling tinggi terdapat pada indikator 3 yaitu kombinasi warna dengan
84
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan yang telah diuraikan di atas, maka dapat
diberikan beberapa saran, sebagai berikut:
1. Penelitian ini hasilnya baik, tetapi perlu dilakukan kajian ulang untuk lebih
sempurna lagi di bidang pengetahuan merangkai bunga pada siswa yang
cenderung kurang (6,67%) karena sangat penting bagi seorang penata rias
pengantin memiliki pengetahuan yang baik dalam merangkai bunga tangan
pengantin.
2. Bunga tangan pengantin bentuk bulat hasilnya sudah baik, tetapi perlu
dilakukan kajian ulang untuk lebih sempurna lagi, terutama pada indikator
2 komposisi bentuk rangkaian bunga tangan pengantin.
3. Sebagai masukan untuk LKP Atika Medan untuk memberikan pelatihan
lebih banyak lagi sebelum melakukan ujian kompetensi pada penata rias
pengantin, terutama memberi latihan pada komposisi bentuk rangkaian
85
DAFTAR PUSTAKA
Aminuddin, Lia. (1991). Membuat dan Merangkai Bunga Kering. Jakarta: PT.
Gramedia
Apriani Vena. (2014). Seni merangkai bunga. Diakses pada 11 April 2016 dari htt
p://venasariapriani01.blogspot.co.id/2014/11/seni-merangkai-bunga.html.
Arikunto, Suharsini. (2006).(1998). Prosedur Penelitian. Jakarta: PT. Asbin
Mahasatya
Arikunto, Suharsini. (2010). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta
Asef Dhany. 2015. Diakses pada 11 April 2016 dari http://danybunga.blogspot.co.
id/2015/12/rangkaian-bunga-gaya-eropa-terampil.html
Azwar, S. (2004).Reliabilitas dan Validitas. Yogyakarta: Pustaka Belajar
Bambang Irawan, dkk (2013) Dasar-dasar Desainuntuk Arsitektur, Interior
Arsitektur, Seni Rupa, Desain Produk Industri dan Desain Komunikasi
Visual. Jakarta: PT. griya Kreasi.
Benjamin S. Bloom. (1997). Taksonomi Of Educational Objektif, Hand Book I,
Cognitive Domain. New York : Longman Inc
Departemen Pendidikan Nasional, (2002) Kurikulum Petunjuk Teknis
Pelaksanaan Standarisasi Kursus dan Pendidikan Luar Sekolah Yang
Diselenggarakan Masyarakat. Merangkai Bunga Segar.
Djufriah, Shindo, Mucshin. (2006).Ikebana Seni Merangkai Bunga Gaya Jepang.
PT. Grasindo
86
Ibnu Khayati Farisanu. (2011). Lingkaran warna. Diakses pada 11 februari 2016 d
ari
https://ibnukhayathfarisanu.files.wordpress.com/2011/12/lingkaran-warna.jpg
Ineke, Teresa M. (2014). Warna-warni Rangkaian Bunga.Jakarta : PT. Gramedia
Pustaka Utama
Muviza. (2015). Merangkai Bunga Tangan Pengatin. Diakses pada 16 Agustus
2016 dari https://Muviza.bridal-bouquet-design-06.jpg/2015.
Notoadmojo. (2005). Penelitian Kesehatan. Jakarta : Karya Utama
Purba, Edwar. (2000). Belajar dan Pembelajaran. Medan : IKIP Medan
Sudarsono (1993). Interaksi dan Motifasi Belajar Mengajar. Jakarta : Gramedia
Sudjono. (2009).(2010). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT. Radja
Grafindo
Sugiyono. (2002).(2009). Statistik Untuk Penelitian. Bandung: PT. CV Alfabeta
Utomo Djati Andy. (2007). Flowers of The Brides Series A Bridal Bouquet
Collection. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama
Viefloristraining. 2013. Proposal pelatihan. Diakses pada 7 April 2016 dari
http://vifloristraining.blogspot.co.id/2013/12/proposalpelatihan_9388.html.
Wahyudi, Lusy. (2008). Panduan Merangkai Bunga. Jakarta: PT.Gramedia
Pustaka Utama.
Wartanto.(2010). Kementerian Pendidikan Nasional Tata Rias Pengantin Gaun
Panjang.Jakarta : Direktorat Pembinaan Kursus dan Kelembagaan
Yudhistira. (2014). Diakses pada 9 Maret 2016 dari http://yudhistira31.blogspot.c
87
Zaman, Alim.Moh.(2006). Gaun Pengantin Barat. Jakarta: PT. Meutia Cipta