• Tidak ada hasil yang ditemukan

6. Mapel Penyempurnaan Khusus

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "6. Mapel Penyempurnaan Khusus"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN/MADRASAH ALIYAH KEJURUAN (SMK/MAK)

Bidang Keahlian

: Teknologi dan Rekayasa

Program Keahlian

: Teknologi Tekstil

Paket Keahlian

: Teknik Penyempurnaan Tekstil

Mata Pelajaran

: Penyempurnaan Khusus

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

JAKARTA

(2)

Mata Pelajaran : Penyempurnaan Khusus (C3)

Kelas : XIII

Jam Pelajaran : 8 Jam Pelajaran/Minggu

Tujuan kurikulum mencakup empat kompetensi, yaitu (1) kompetensi sikap spiritual, (2) sikap sosial, (3) pengetahuan, dan (4) keterampilan. Kompetensi tersebut dicapai melalui proses pembelajaran intrakurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler.

Rumusan kompetensi sikap spiritual yaitu, “Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya”. Sedangkan rumusan kompetensi sikap sosial yaitu, “Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran serta kebutuhan dan kondisi peserta didik.

Penumbuhan dan pengembangan kompetensi sikap dilakukan sepanjang proses pembelajaran berlangsung, dan dapat digunakan sebagai pertimbangan guru dalam mengembangkan karakter peserta didik lebih lanjut.

KOMPETENSI INTI 3

(PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. Memahami, menerapkan, menganalisis, dan

mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual,

prosedural, dan metakognitif dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah

konkret dan ranah abstrak

terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung..

KOMPETENSI DASAR KOMPETENSI DASAR

3. 1.Memahami konsep dasar

proses penyempurnan khusus 4.1. Mengobservasi penerapan proses penyempurnaan khusus 3. 2.Menerapkan teknik

penyempurnaan penganjian kain

4.2. Melaksanakan proses

penyempurnaan penganjian kain

3. 3.Menerapkan proses penyempurnaan anti mengkeret

4.3. Melaksanakan proses penyempurnaan anti mengkeret (sanforised) 3. 4.Menerapkan proses

penyempurnaan

penyeterikaan kain / kalender

4.4. Melaksanakan proses

(3)

KOMPETENSI INTI 3

(PENGETAHUAN) KOMPETENSI INTI 4 (KETERAMPILAN)

3. 5.Menerapkan proses

penyempurnaan pencukuran bulu pada kain

4.5. Melaksanakan proses

penyempurnaan pencukuran bulu pada kain

3. 6.Menerapkan proses

penyempurnaan 4.6. Melaksanakan proses penggarukan bulu pada kain 3. 7.Menerapkan proses

penyempurnaan pengamplasan kain

4.7. Melaksanakan proses pengamplasan kain

3. 8.Menerapkan proses penyempurnaan

penggulungan dan pelipatan kain

4.8. Melaksanakan proses

penggulungan dan pelipatan kain (folding and rolling)

3. 9.Menerapkan proses

penyempurnaan resin 4.9. Melaksanakan proses penyempurnaan resin 3. 10.Menerapkan proses

penyempurnaan kreping

4.10. Melaksanakan proses penyempurnaan kreping 3. 11.Menganalisis pengendalikan

proses penyempurnaan khusus

4.11. Mengontrol proses penyempurnaan khusus

3. 12.Menganalisis gangguan dan

perbaikan ringan mesin 4.12.ringan mesin penyempurnaan Memperbaiki kerusakan khusus.

3. 13.Mengevaluasi hasil proses

Referensi

Dokumen terkait

Hasil penelitian (1) Guru memberikan contoh keteladanan dan pembiasaan melalui penanaman nilai dan moral melalui komunikasi kepada siswa dan dicontohkan secara langsung terhadap

Hasil penelitian (1) Guru memberikan contoh keteladanan dan pembiasaan melalui penanaman nilai dan moral melalui komunikasi kepada siswa dan dicontohkan secara langsung terhadap

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching ) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan

Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah, dengan

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching ) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung ( indirect teaching ) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan

Kompetensi Sikap Spiritual dan Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching), yaitu keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah,

Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial, dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan