• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pembangunan Aplikasi E-Commerce Berbasis Website Pada rumah Belanja muslim Famos Bandung

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pembangunan Aplikasi E-Commerce Berbasis Website Pada rumah Belanja muslim Famos Bandung"

Copied!
277
0
0

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Sarjana Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia

CAHYA SULIANTO WIBAWA

10107139

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(2)

iii

Dengan memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Rabb seluruh

alam. Dan semoga Shalawat serta salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW,

keluarga, para sahabat dan seluruh pengikutnya. Hanya karena kasih sayang dan

kehendak-Nya lah penulis mampu menyelesaikan Tugas Akhir yang berjudul

Pembangunan Aplikasi E-Commerce Berbasis Website Pada Rumah Belanja

Muslim Famos Bandung“.

Adapun tujuan dari penyusunan skripsi ini adalah untuk memenuhi salah

satu syarat dalam menyelesaikan studi jenjang strata satu (S1) di Program Studi

Teknik Informatika, Universitas Komputer Indonesia.

Selama proses penyelesaian laporan ini, penulis tidak akan dapat

menyelesaikannya tanpa bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena

itu ijinkanlah penulis untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada :

1. ALLAH SWT atas karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan penulisan skripsi

ini.

2. Ibunda tercinta Siti Suliyah (Mom ur d best) yang selalu memberikan

semangat, kasih sayang, dukungan dan do’a serta selalu membimbing dalam

(3)

iv

3. Ayahanda tercinta Cahyono yang selalu mencontohkan apa arti dari sebuah

semangat, disiplin, kejujuran dan tanggung jawab serta selalu mengingatkan

dalam ibadah.

4. Bapak Dr. Ir. Eddi Soeryanto Soegoto, M.Sc. selaku Rektor Universitas

Komputer Indonesia.

5. Prof. Dr. Ir. H. Ukun Sastra Prawira M. Sc., selaku Dekan Fakultas Teknik

Dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia.

6. Ibu Mira Kania Sabariah, S.T, M.T. selaku Ketua Jurusan Teknik Informatika

Universitas Komputer Indonesia dan selaku dosen pembimbing yang telah

berkenan untuk membimbing, mengarahkan serta membantu dalam

menyelesaikan skripsi ini.

7. Ibu Dian Dharmayati selalu dosen wali kelas IF-3 angkatan 2007 yang selalu

memberikan bimbingan dan semangat.

8. Rekan-rekan di Teknik Informatika UNIKOM angkatan 2007 terutama kelas

IF–3. Kalian semua harus cepat lulus ya untuk yang masih berjuang.

9. Seluruh staff dosen dan karyawan Jurusan Teknik Informatika Universitas

Komputer Indonesia.

10.Rizki (bule), terima kasih sudah boleh minjemin komputernya disaat laptop

kesayanganku sedang dalam masa rehabilitasi dua kali selama 45 hari.

11.Rizki (bule), Zelsthein (jely) dan bang Rudi yang selalu setia untuk bermain

dota. Kita harus main dota bareng lagi ya.

(4)

v

13.Kepada rekan-rekan yang tidak dapat disebutkan dan ditulis satu per satu,

terima kasih atas bantuannya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi

ini.

Semoga kebaikan yang telah diberikan kepada penulis mendapatkan berkat

yang melimpah dari Allah SWT.

Penulis menyadari bahwasanya dalam penulisan Tugas Akhir ini masih

memiliki banyak kekurangan baik dari segi materi maupun dari segi penulisannya

mengingat terbatasnya pengetahuan dan kemampuan penulis. Untuk itu, dengan

kerendahan hati penulis mohon maaf dan penulis sangat mengharapkan segala

saran dan kritikan yang sekiranya dapat membantu penulis agar dalam penulisan

selanjutnya bisa lebih baik lagi.

Bandung, Agustus 2011 Terima kasih

(5)

i

Pembangunan Aplikasi E-Commerce Berbasis Website Pada Rumah Belanja Muslim Famos Bandung

Oleh

Cahya Sulianto Wibawa

10107139

Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung yang berdiri sejak tahun 2009 merupakan badan usaha yang bergerak dalam industri fashion muslim dan merupakan salah satu brand retail dari Shafira Corporation. Dalam proses promosi dan penjualan produk Rumah Belanja Muslim Famos Bandungmemiliki kendala, mulai dari promosi yang yang hanya dilakukan dari mulut ke mulut serta selembar kertas.

Untuk menanggulangi kendala tersebut maka dibangun aplikasi e-commerce rumah belanja muslim FAMOS Bandung. Sistem ini berbasis web, dengan proses pembayaran otomatis dengan menggunakan pihak ketiga yaitu Paypal dan transfer rekening.

Bedasarkan dilakukannya pengujian alpha dan beta terhadap aplikasi ini , hasil yang ingin dicapai dalam Pembangunan Aplikasi Penjualan Secara Online dapat membantu dalam meningkatkan penjualan produk, dapat membantu dalam pomosi dan memperkenalkan produk yang ditawarkan oleh Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung, serta dapat membantu dalam meyebarluaskan dalam pemasaran dan penjualan produk Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung.

(6)

ii

Expenditure HouseFAMOS Bandung

By

Cahya Sulianto Wibawa

10107139

FAMOS, Bandung moslem expenditure house that exist since 2009 were a company that stir at industry of moslem fashion, and also one of brand retail from Shafira Corporation. In promote and commerce of product, they have any problems. Start from promoted that only do mouth by mouth and by a sheet of paper and then the buyer must look up directly for sell moslem clothing that spent the long time enough and be the problem for customer that be at out of town.

For handle the problems, so that need to build an establishment E-Commerce aplication of FAMOS, Bandung moslem expenditure house. This system has web based with cultivate the datas of product, shipping costs, purchase, and the report with payment automatic process that using third agent that is Paypal and bill transfer. Modeling of software that use is orientation object model.

Based on alpha tests that used black box method and beta to establishment aplication the online sale, the result that want to reach are could help to increase the products sale, help promote and introduce the products that offered by FAMOS, Bandung moslem expenditure house, then could help to extend the commerce and the products sale of FAMOS, Bandung moslem expenditure house.

(7)

1

I.1 Latar Belakang Masalah

Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung yang berdiri sejak tahun 2009

merupakan badan usaha yang bergerak dalam industri fashion muslim dan

merupakan salah satu brand retail dari Shafira Corporation. Target customer

Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung adalah keluarga menengah yang

mngerti fashion secara umum dan ingin selalu tampil trendy. Rumah Belanaja

Muslim FAMOS hadir dengan konsep “Rumah” yang membuat customer merasa

nyaman dalam berbelanja ditambah dengan kehadiran Moslem Fashion Asistant

(SPG) yang selalu sigap dan ramah melayani setiap customer, menjadikan Rumah

Belanja Muslim FAMOS Bandung sebagai pilihan tepat bagi keluarga untuk

berbelanja.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak FAMOS,

dalam melakukan penjualan produk masih melakukan cara penjualan yang

konvensional yaitu pembeli harus mengunjungi secara langsung untuk dapat

membeli busana muslim yang memakan waktu cukup lama dan menjadi kendala

untuk pelanggan yang berada di luar kota , sebab mereka harus datang ke kota

Bandung hanya untuk membeli busana muslim yang mereka inginkan. Promosi

produk Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung ini hanya lewat mulut ke mulut

(8)

dalam jarak dan waktu tidak mendapatkan informasi yang mereka butuhkan untuk

berbelanja di rumah belanja muslim famos Bandung.

Untuk mengatasi masalah yang terjadi, maka diperlukan sistem yang dapat

menangani masalah tersebut, salah satunya adalah dengan membangun suatu

sistem perdagangan secara online (e-commerce). E-Commerce merupakan salah

satu konsep yang cukup berkembang dalam dunia internet pada saat ini. Aktifitas

bisnis secara elektronik ini telah memberikan beberapa kemudahan baik bagi

penjual maupun bagi pembeli. Bagi pihak penjual, e-commerce akan membantu

untuk memperluas daerah pemasaran produk yang akan dijualnya, sedangkan bagi

pembeli, akan mempermudah mendapatkan dan membandingkan informasi

tentang produk yang akan dibelinya. Konsep E-Commerce menyediakan banyak

kemudahan dan kelebihan jika dibandingkan dengan konsep belanja yang

konvensional. Selain proses transaksi bisa menjadi lebih cepat, di internet telah

disediakan hampir semua barang yang biasanya dijual secara lengkap.

Berdasarkan latar belakang tersebut maka dapat disimpulkan bahwa

Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung membutuhkan website e-commerce

untuk penjualan dan pemasaran produk Rumah Belanja Muslim FAMOS

Bandung.

I.2 Identifikasi Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang masalah yang telah dikemukakan,

maka dapat di identifikasikan dalam suatu masalah yaitu bagaimana membangun

(9)

I.3 Maksud dan Tujuan

a. Maksud

Berdasarkan permasalahan yang ada, maka maksud dari penelitian ini

adalah untuk membangun sistem aplikasi e–commerce berbasis website

pada Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung.

b. Tujuan

Sedangkan tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah :

1. Memudahkan pemasaran dan penjualan dalam jangkuan yang lebih

luas.

2. Membuat aplikasi e-commerce di Rumah Belanja Muslim FAMOS

Bandung.

I.4 Batasan Masalah

Agar tidak terjadi pembahasan masalah yang terlalu luas maka diperlukan

batasan-batasan masalah yang lebih spesifik. Oleh karena itu batasan-batasan

masalah yang diambil pada tugas akhir ini adalah:

a. Sistem hanya melayani ruang lingkup domestik saja dalam hal transaksi dan

pengirimannya.

b. Perancangan dan pembangunan website dibuat berdasarkan permintaan dan

kebutuhan Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung.

c. Data yang akan diolah pada aplikasi ini yaitu data barang, data member,

data administrator, data pembelian barang, data transaksi penjualan.

d. Proses yang terdapat dalam aplikasi ini yaitu pengolahan data barang,

pengolahan data member, pengolahan data admin, pengolahan data

(10)

pengiriman barang dan laporan rekapitulasi penjualan.

e. Aplikasi ini menyediakan informasi yaitu mengenai produk yang

ditawarkan oleh Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung, pengiriman dan

pemesanan barang, transaksi yang telah dilakukan dan laporan penjualan.

f. Metode pembayaran menggunakan bantuan pihak ketiga (third party)

seperti paypal dan melalui transfer melalui rekening bank.

g. Ketika pembeli selesai melakukan pembelian, sistem akan mengirimkan

email kepada pembeli dan untuk komunikasi antara pembeli dan penjual

dapat menggunakan email dan YM.

h. Proses pengiriman barang dilakukan setelah pembeli melakukan

pembayaran atas barang yang dipesan dan barang dikirim melalui jasa

pengiriman barang seperti menggunakan jasa pengiriman TIKI dan JNE.

i. Keamanan (security) yang digunakan pada system ini diantaranya :

1. IP yang digunakan pada website ini yaitu IP-Dedicated

2. Secure soket layer (SSL) digunakan untuk melindungi keamanan data

3. Userrname dan password digunakan untuk mengakses website

4. Mencatat waktu sign in admin dan IP address yang digunakan.

j. Perangkat Lunak, untuk membagun aplikasi yang akan digunakan, dengan

spesifikasi minimum berikut:

1. Sistem operasi Windows SEVEN.

2. Macromedia Dreamweaver CS5 dan notepad++ digunakan untuk tools

pembangun aplikasi.

(11)

4. Basis data menggunakan MySQL.

5. Bahasa pemrograman yang digunakan adalah PHP, untuk optimalisasi

tampilannya menggunakan CSS, dan JQUERY atau AJAX untuk

memodifikasi/perubahan tampilan halaman web dan manipulasi elemen

tertentu pada dokumen.

6. Browser seperti Internet Explorer , Mozilla Firefox atau Opera untuk

mengakses aplikasi.

k. Perangkat Keras, spesifikasi minimum perangkat keras yang dibutuhkan

untuk menjalanakan aplikasi e-commerce ini, yaitu:

1. Prosesor Intel Pentium III atau yang setara, dengan kecepatan 800 MHz

2. RAM 128 Mb

3. Harddisk dengan ruang kosong 1 Gb

4. VGA Card shared 64 Mb

5. Monitor dengan resolusi 1024 x 768 pixels

l. Pengguna

Pengguna yang akan menggunakan website e-commerce ini adalah:

1. Super Admin

Super admin bertugas untuk proses penambahan, penghapusan,

pengubahan admin, pengecekan logging administrator dan user.

2. Admin

Admin bertugas untuk mengelola semua data, seperti mengolah data

barang, data kategori , dapat mencetak laporan rekapitulasi penjualan,

(12)

3. Member

Member dapat melakukan proses regristrasi, login, memilih produk,

membeli produk.

4. Pengunjung

Pengunjung hanya dapat melakukan proses memilih produk.

m. Metode analisis yang digunakan dalam pembangunan sistem ini

menggunakan pemrograman berorientasi objek.

I.5 Metodologi Penelitian

Metodologi Penelitian yang digunakan dalam pembangunan aplikasi ini

adalah sebagai berikut :

a. Tahap pengumpulan data

Metode pengumpulan data yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah

sebagai berikut :

1. Studi literature

Pengumpulan data dengan cara mengumpulkan literatur, jurnal, paper

dan bacaan-bacaan yang ada kaitannya dengan judul penelitian.

2. Observasi

Teknik pengumpulan data dengan mengadakan penelitian dan

peninjauan langsung terhadap permasalahan yang diambil.

3. Wawancara

Teknik pengumpulan data dengan mengadakan tanya jawab secara

langsung dengan pihak rumah belanja muslim Famos Bandung terhadap

(13)

b. Model Pengembangan Perangkat Lunak

Model pengembangan dalam pembuatan perangkat lunak ini menggunakan

model waterfall yang dapat dilihat pada gambar I.1, serta meliputi

penjelasannya sebagai berikut:

1. Rekayasa Sistem

Merupakan kegiatan pengumpulan data untuk pendukung pembangunan

sistem serta menentukan ke arah mana aplikasi ini akan dibangun.

2. Analisis Sistem

Merupakan tahap menganalisis hal-hal yang diperlukan dalam

pelaksanaan proyek pembuatan perangkat lunak.

3. Perancangan Sistem

Proses ini digunakan untuk mengubah kebutuhan-kebutuhan menjadi

representasi ke dalam bentuk rancangan software sebelum coding

dimulai. Design harus dapat mengimplementasikan kebutuhan yang

telah disebutkan pada tahapan analisis sebelumnya.

4. Pengkodean Sistem

Untuk dapat dimengerti oleh mesin, dalam hal ini adalah komputer,

maka desain tersebut harus diubah bentuknya menjadi bentuk yang

dapat dimengerti oleh mesin, yaitu ke dalam bahasa pemrograman.

5. Pengujian Sistem

Setelah sistem selesai dilakukan pengkodean, maka akan di lakukan

pengujian terhadap sistem untuk melihat apakah terdapat kerusakan

(14)

6. Pemeliharaan Sistem

Setelah aplikasi ini diimplementasikan pada lingkungan rumah belanja

muslim Famos Bandung, maka diperlukan pemeliharaan aplikasi untuk

mengecek apakah masih ada kesalahan sistem yang tidak ditemukan

sebelumnya.

Gambar I.1 Model Waterfall

I.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan dibagi dalam beberapa bab dengan pokok

pembahasan secara umum sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi latar belakang, perumusan masalah, maksud dan

tujuan,batasan masalah, metodologi penelitian, sistematika penulisan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

Bab ini berisi teori dasar yang mendukung dalam pemrosesan data yang

(15)

serta dijelaskan pula tentang rumah belanja muslim Famos Bandung yang

menjadi tempat diadakannya penelitian.

BAB III ANALISIS DAN PERANCANGAN

Bab ini berisi analisis kebutuhan dalam membangun aplikasi ini. Analisis

sistem yang sedang berjalan pada aplikasi ini sesuai dengan metode

pembangunan perangkat lunak yang digunakan. Selain itu terdapat juga

perancangan antarmuka untuk aplikasi yang akan dibangun sesuai dengan hasil

analisis yang telah dibuat.

BAB IV IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN

Bab ini berisi hasil implementasi dari hasil analisis dan perancangan yang

telah dibuat disertai juga dengan hasil pengujian dari aplikasi ini .

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

Bab ini berisi kesimpulan tentang keseluruhan dari pembangunan aplikasi

(16)

10

II.1Tinjauan Perusahaan

Tinjauan perusahaan berisi mengenai sejarah dari perusahaan tempat

dimana penelitian tugas akhir ini di lakukan.

II.1.1Sejarah Perusahaan

Rumah Belanja Muslim FAMOS Bandung berdiri sejak tahun 2009.

Konsep yang diterapkan adalah toko yang nyaman dan eksklusif.

Target utama pelanggan FAMOS adlah keluarga menegah yang mengerti

fashion secara umum dan ingin selalu tampil trendy. Rumah Belanja FAMOS

hadir dengan konsep „Rumah‟ yang membuat pelanggan merasa nyaman dalam

berbelanja ditambah dengan kehadiran Moslem Fashion Assitant (SPG) yang

selalu sigap dan ramah.

II.2Landasan Teori

Landasan teori berisikan mengenai teori – teori yang digunakan dalam

melakukan penelitian ini.

II.2.1Website

Website dibangun oleh sebuah file yang di dalamnya terdapat kode-kode

dan berbagai informasi. Kode-kode dan informasi tersebut dibaca oleh sebuah

aplikasi yang sejenisnya bernama browser, kode-kode dan informasi tersebut akan

(17)

kode dan informasi yang ditulis dalam file website tersebut harus ditulis menurut

suatu aturan tertentu yang dapat dimengerti oleh browser. Aturan-aturan tersebut

dikenal dengan bahasa pengkodean. Untuk membuat suatu website bahasa yang

digunakan adalah HTML (Hyper Text Markup Language). Dengan bahasa inilah

sebuah browser akan mengubah isi file homepage menjadi sebuah website. Setiap

mengakses dokumen website, pada saat itu dapat diambil sebuah file yang ditulis

dalam format HTML(Hyper Text Markup Language).

II.2.2Internet

Internet (Interconnected Network) merupakan jaringan (network)

komputer yang terdiri dari ribuan komputer independent yang dihubungkan satu

dengan yang lainnya. Asal mula internet adalah jaringan komputer untuk sistem

pertahanan yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Proyek jaringan ini diberi nama Advanced Research Project Agency (ARPA).

Jaringan komputer ini kemudian diberi nama ARPANET.

Pada tahun 1969, para ahli ilmu pengetahuan memikirkan untuk membuat

suatu jaringan komputer yang dapat menghubungkan mereka untuk dapat

berkomunikasi satu dengan yang lainnya.

Departemen Pertahanan Amerika Serikat kemudian menjadi sponsor untuk

melibatkan jaringan ini ke dalam ARPANET. Demonstrasi pertama dari ARPANET

ini menghubungkan komputer di University of California at Los Angeles (UCLA)

dengan komputer di Stanford University. Pada tahun 1971, jaringan ARPANET

sudah melibatkan 20 situs termasuk Massachusetts Institute of Technology (MIT)

(18)

sangat cepatnya, tidak hanya melibatkan jaringan diantara universitas - unversitas

saja, tetapi juga melibatkan organisasi – organisasi lainnya di seluruh dunia. Di

tahun 1983, karena sistem ini sudah menghubungkan

banyak sekali jaringan – jaringan di seluruh dunia, maka mulai dikenal dengan

nama Internet.

II.2.3Browser

Browser adalah sebuah program yang berfungsi untuk menjelajahi

halaman halaman web yang terdapat dalam internet. Menjelajahi atau sering

disebut sebagai browsing adalah suatu aktifitas membuka atau menuju ke

situs-situs (server-server) web dan membaca informasi yang terdapat di dalamnya.

Netscape Navigator adalah program browser yang banyak digunakan,

selain itu terdapat juga produk microsoft yang sangat terkenal yaitu internet

explorer.

Beberapa komponen-komponen browser :

1. Menu

Terletak dibagian paling atas jendela browser, terdiri deretan menu yang

mengandung perintah-perintah untuk pengaturan, memanipulasi tampilan,

serta menjalankan perintah-perintah browser.

2. Toolbar

Toolbar adalah tombol-tombol navigasi yang digunakan untuk menjelajahi

halaman-halaman internet. Tombol-tombol tersebut antara lain forward

untuk menuju ke halaman berikutnya, back untuk menuju halaman

(19)

halaman, search untuk menuju search engine (situs web pencari informasi),

refresh/reload untuk men-download (pengambilan data) ulang halaman,

home untuk kembali ke halaman default browser. Selain tombol-tombol

tersebut terdapat tombol-tombol lain yang bersifat spesifik untuk setiap

browser.

3. Bookmark (Netscape)/ favorites

Berisi alamat-alamat halaman web yang sudah disimpan agar user dapat

langsung menuju alamat tersebut tanpa harus kesulitan dalam mengetikan

atau menghafalkan lokasinya. Alamat URL disimpan agar mempermudah

pengaksesan di kemudian hari.

4. Location toolbar

Text box ini merupakan alamat lengkap yang disediakan oleh browser.

Dengan text box ini dapat diketik alamat yang akan dituju baik yang berada

di internet maupun yang ada di komputer lokal.

5. Logo Netscape atau Internet explorer

Berguna untuk memantau penerimaan data, saat proses download

(pengambilan data) sedang berlangsung maka logo terlihat melakukan

gerakan bila download (pengambilan data) halaman web selesai logo berupa

gambar diam.

6. Layar Utama Browser

Layar ini merupakan tempat tampilan halaman web, yang berisi text,

(20)

7. Status Bar

Terdapat pada bagian kiri bawah layar utama, terdiri bagian yang

menunjukan kemajuan download (pengambilan data) halaman web dan

pesan status yang menunjukan URL yang sedang ditampilkan, URL dari

suatu letak (loncatan ke halaman lain) serta pesan-pesan khusus tertentu.

Dengan menggunakan Netscape Navigator atau Mozzila Firefox anda siap

menjelajahi internet untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.

II.2.4Perdagangan Elektronik (E-Commerce)

Menurut David Baum pengertian E-Commerce dapat kita artikan sebagai

berikut :

"E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelayanan

dan informasi yang dilakukan secara elektonik.”

Sedangkan menurut Dian Andriana Definisi E-Commerce ( Electronic

Commerce) :

E-commerce merupakan suatu cara berbelanja atau berdagang secara online atau direct selling yang memanfaatkan fasilitas Internet dimana terdapat website yang dapat menyediakan layanan "get and deliver".

Proses yang ada dalam E-commerce adalah sebagai berikut :

1. Presentasi electronis (Pembuatan Web site) untuk produk dan

layanan.

2. Pemesanan secara langsung dan tersedianya tagihan.

3. Otomasi account Pelanggan secara aman (baik nomor rekening

(21)

4. Pembayaran yang dilakukan secara Langsung (online) dan

penanganan transaksi

Keuntungan yang diperoleh dengan menggunakan transaksi melalui

E-commerce bagi suatu perusahaan adalah sebagai berikut :

1. Meningkatkan pendapatan dengan menggunakan online channel yang

biayanya lebih murah.

2. Mengurangi biaya-biaya yang berhubungan dengan kertas, seperti

biaya pos surat, pencetakan, report, dan sebagainya.

3. Mengurangi keterlambatan dengan mengunakan transfer elektronik /

pembayaran yang tepat waktu dan dapat langsung dicek.

4. Mempercepat pelayanan ke pelanggan, dan pelayanan lebih responsif.

2.2.4.1Jenis E-Commerce

E-commerce dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu Business to Business

(B2B) dan Business to Consumer (B2C, retail). Kedua jenis e-commerce ini

memiliki karakteristik yang berbeda.

Business to Business e-commerce memiliki karakteristik:

1. Trading partners yang sudah diketahui dan umumnya memiliki

hubungan (relationship) yang cukup lama. Informasi hanya

dipertukarkan dengan partner tersebut. Dikarenakan sudah mengenal

lawan komunikasi, maka jenis informasi yang dikirimkan dapat

disusun sesuai dengan kebutuhan dan kepercayaan.

2. Pertukaran data (data exchange) berlangsung berulang-ulang dan

(22)

disepakati bersama. Dengan kata lain, servis yang digunakan sudah

tertentu. Hal ini memudahkan pertukaran data untuk dua entiti yang

menggunakan standar yang sama.

3. Salah satu pelaku dapat melakukan inisiatif untuk mengirimkan data,

tidak harus menunggu parternya.

4. Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dimana proses

intelejensi dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.

Topik yang juga mungkin termasuk di dalam business-to-business

e-commerce adalah electronic/Internet procurement dan ERP (Enterprise Resource

Planning). Hal ini adalah implementasi penggunaan teknologi informasi pada

perusahaan dan pada manufacturing. Sebagai contoh, perusahaan Cisco maju

pesat dikarenakan menggunakan teknologi informasi sehingga dapat menjalankan

just in time manufacturing untuk produksi produknya.

Business to consumer e-commerce memiliki karakteristik sebagai berikut:

1. Terbuka untuk umum, dimana informasi disebarkan ke umum.

2. Servis yang diberikan bersifat umum dengan mekanisme yang dapat

digunakan oleh khalayak ramai. Sebagai contoh, karena sistem web

sudah umum digunakan maka servis diberikan dengan menggunakan

basis web.

3. Servis diberikan berdasarkan permohonan. Konsumen melakukan

inisiatif dan produser harus siap memberikan respon sesuai dengan

(23)

4. Pendekatan client/server sering digunakan dimana diambil asumsi

client (consumer) menggunakan sistem yang minimal (berbasis web)

dan processing (business procedure) diletakkan di sisi server.

Business to consumer E-Commerce memiliki permasalahan yang berbeda.

Mekanisme untuk mendekati konsumen pada saat ini menggunakan bermacam

macam pendekatan seperti misalnya dengan menggunakan electronic shopping

mall atau menggunakan konsep portal.

Electronic shopping mall menggunakan websites untuk menjajakan produk

dan servis. Para penjual produk dan servis membuat sebuah storefront yang

menyediakan katalog produk dan servis yang diberikannya. Calon pembeli dapat

melihat-lihat produk dan servis yang tersedia seperti halnya dalam kehidupan

sehari-hari dengan melakukan window shopping. Bedanya, calon pembeli dapat

melakukan shopping ini kapan saja dan dimana saja tanpa dibatasi oleh jam buka

toko.

2.2.4.2Kegiatan Yang Berhubungan Dengan E-Commnerce Kegiatan yang berhubungan dengan E-Commerce:

1. Perdagangan online melalui WWW (World Wide Web)

2. Transaksi online bisnis antar perusahaan.

3. Internet banking, pengecekan saldo melalui internet, mengganti

nomor PIN ATM, transfer antar rekening dan berbagai macam

kemudahan sistem pembayaran tagihan lainnya.

4. TV interaktif, internet melalui TV, akses web melalui TV (Interactive

(24)

5. WAP (Wireless Application Protocol), dengan menggunakan

handphone dapat melakukan segala macam transaksi yang diinginkan.

Seperti pembelian tiket, pemesanan barang dan sebagainya.

II.2.5PHP

2.2.5.1Pengertian PHP

PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprosessor. Ia merupakan bahasa

berbentuk skrip yang ditempatkan dalam server dan diproses di server. Hasilnya

yang dikirimkan ke klien, tempat pemakai menggunakan browser.

Secara khusus, PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya, ia

dapat membentuk suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya, anda

bisa menampilkan isi database ke halaman Web. Pada prinsipnya, PHP

mempunyai fungsi yang sama dengan skrip-skrip seperti ASP (Active Server

Page), Cold Fusion, ataupun Perl.

Kelahiran PHP bermula saat Rasmus lerdorf membuat sejumlah skrip Perl

yang dapat mengamati siapa saja yang melihat-lihat daftar riwayat hidupnya,

yakni pada tahun 1994. Skrip-skrip ini selanjutnya dikemas menjadi tool yang

disebut “Personal Home Page”. Paket inilah yang menjadi cikal-bakal PHP. Pada

tahun 1995, Rasmus menciptakan PHP/F1 Versi 2. Pada versi inilah

pemrograman dapat menempelkan kode terstruktur di dalam tag HTML. Yang

menarik, kode PHP juga bisa berkomunikasi dengan database dan melakukan

perhitungan- perhitungan yang kompleks sambil jalan.

Pada saat ini, PHP cukup populer sebagai peranti pemrograman web,

(25)

berfungsi pada server-server yang berbasis UNIX, Windows NT, dan Macintosh.

Bahkan versi untuk Windows 95/98 pun tersedia.

Pada awalnya, PHP dirancang untuk diintegrasikan dengan web server

Apache. Namun, belakangan PHP juga dapat bekerja dengan web server seperti

PWS (Personal Web Server), IIS (Internet Information Server), dan Xitami.

Untuk mencoba PHP, anda tidak perlu menggunakan komputer berkelas

server. Dengan hanya sebuah komputer biasa, Anda bisa mempelajari dan

mempraktekan PHP.

2.2.5.2Konsep Kerja PHP

Model kerja HTML diawali dengan permintaan suatu halaman web oleh

browser. Berdasarkan URL (Uniform Resource Locator) atau dikenal dengan

sebutan alamat internet, browser mendapatkan alamat dari web server,

mengidentifikasikan halaman yang dikehendaki, dan menyampaikan segala

informasi yang dibutuhkan oleh web server.

Selanjutnya, web server akan mencarikan berkas yang diminta dan

memberikan isinya ke browser. Browser yang mendapatkan isinya segera

melakukan proses penerjemahan kode HTML dan menampilkan ke layar pemakai.

2.2.5.3Kelebihan PHP

Salah satu kelebihan dari PHP adalah mampu berkomunikasi dengan

berbagai database yang terkenal. Dengan demikian, menampilkan data yang

bersifat dinamis, yang diambil dari database, merupakan hal yang mudah untuk

diimplementasikan. Itulah sebabnya sering dikatakan bahwa PHP sangat cocok

(26)

Pada saat ini PHP sudah dapat berkomunikasi dengan berbagai database

meskipun dengan kelengkapan yang berbeda-beda. Beberapa diantaranya adalah

MySQL, Oracle, Sybase, dan Lain-lain.

II.2.6MYSQL

MySQL adalah Relational Database Management Sistem (RDBMS) yang

didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License).

Dimana setiap orang bebas untuk menggunakannya, tapi tidak boleh dijadikan

produk turunan yang bersifat closed source atau komersial.

MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama dalam

database sejak lama, yaitu SQL (Structure Query Language). SQL adalah sebuah

konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan

pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan

mudah secara otomatis.

Sebagai database server yang memiliki konsep database modern, MySQL

memiliki banyak keistimewaan, diantaranya:

1. Portability, MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi

seperti Windows, Linux, FeeBSD, dan lain-lain

2. Open Source, MySQL didistribusikan secara open source, sehingga

dapat digunakan secara bebas.

3. Multi-user, MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu

yang bersamaan tanpa mengalami masalah. Hal ini memungkinkan

(27)

4. Performance Tuning, MySQL memiliki kecepatan yang tinggi dalam

menangani query, dengan kata lain dapat memproses lebih banyak

SQL persatuan waktu.

5. Column Types, MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks,

seperti signed, unsigned, integer, float, double, char, varchar, text,

date, time, timestamp, year, set dan enum.

6. Command dan Function, MySQL memiliki operator dan fungsi secara

penuh yang mendukung perintah SELECT dan WHERE dalam query.

7. Security, MySQL memiliki lapisan–lapisan sekuritas seperti level

subnet mask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan

yang mendetail serta password terenkripsi

8. Scalability dan Limits, MySQL mampu menangani database dengan

skala besar, dengan jumlah records lebih dari 50 juta dan 60 juta tabel

serta 5 miliar baris. Selain itu, batas indeks yang dapat ditampung

mencapai 32 indeks pada setiap tabelnya.

9. Connectivity, MySQL dapat melakukan koneksi dengan client

menggunakan protocol TCP/IP, Unix Socet (UNIX), atau Named Pipes

(NT).

10.Locallisation, deteksi pesan kesalahan pada client dengan

menggunakan lebih dari 20 bahasa.

11.Interface, terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan

(28)

12.Client dan Tools, dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat

digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada

disertakan petunjuk online.

13.Struktur tabel, yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE,

dibanding database lainnya semacam PostgreSQL ataupun oracle.

II.2.7Notepad++

Notepad++ adalah text editor yang mendukung berbagai bahasa pemrograman

yang berjalan di system operasi windows. Bahasa pemrograman yang dapat

dimengerti antara lain C, C++, Java, C#, XML, HTML, PHP , CSS, makefile,

ASCII, art, (.nfo), doxygen, ini, file, batch file, Javascript, ASP, VB/VBS SQL,

Objective-C, RC resource file, Pascal, Perl, Python, Lua, TeX, TCL, Assembler,

Ruby, Lisp, Scheme, Properties, Diff, Smalltalk, Postscript, VHDL, Ada, Caml,

AutoIt, KiXtart, Matlab, Verilog, Haskell, InnoSetup, CMake.

II.2.8Paypal

Paypal adalah salah satu alat pembayaran (Payment procesors)

menggunakan internet yang terbanyak digunakan didunia dan teraman. Pengguna

internet dapat membeli barang di ebay, lisensi software original, keanggotaan

situs, urusan bisnis, mengirim uang ke pengguna Paypal lain di seluruh dunia dan

banyak fungsi lainnya dengan mudah dan otomatis menggunakan internet, Paypal

mengatasi kekurangan dalam pengiriman uang tradisional seperti Cek atau Money

order yang prosesnya dapat memakan waktu. Pelanggan anda bisa membayar

(29)

kartu debit mereka. PayPal lebih aman dari alat pembayaran online lain.

Kebijaksanaan perlindungan tertulis untuk pembeli yang menggunakan

PayPal menyatakan pembeli yang menggunakan PayPal dapat melakukan

komplain dalam waktu 45 hari jika pembeli belum mendapatkan barang yang

dipesan atau jika barang yang dipesan tidak sesuai deskripsi yang diberitahukan

penjual. Jika pembeli menggunakan kartu kredit akan mendapatkan pengembalian

uang charge back dari perusahaan kartu kreditnya. PayPal juga melindungi

penjual dari pengembalian uang atau komplain tergantung situasi dan pembuktian.

Kebijakan perlindungan tertulis untuk penjual dirancang untuk melindungi

penjual dari klaim pembeli yang mengaku telah mengirim uang yang tidak ada

catatan bukti pembayarannya. Setiap pembelian menggunakan PayPal selalu ada

catatan bukti pembayarannya di akun PayPal pengirim dan penerima uang,

sebagai bukti jika benar telah terjadi pengiriman uang. Dari sini bisa diambil

kesimpulan menggunakan PayPal lebih aman dari alat pembayaran online lain

bagi pengirim dan penerima uang karena ada bukti pembayaran dan dapat

melakukan komplain jika terjadi sesuatu.

II.2.9SSL (Secure Socket layer)

SSL (Secure Socket Layer) merupakan salah satu metode enkripsi dalam

komunikasi data yang dibuat oleh Netscape Communication Corporation yang

digunakan untuk menjaga pengiriman data web server dan pengguna situs web

tersebut.. Untuk tingkat keamanan SSL terletak pada kekuatan enkripsi yang

(30)

untuk menembus keamanan situs tersebut. Secara teknis, semua SSL dengan

tingkat enkripsi yang sama, mempunyai tingkat keamanan yang sama.

Browser web secara otomatis akan mencek apakah sertifikat SSL dan

identitas situs web valid dan situs tersebut terdaftar pada otoritas sertifikasi (CA)

SSL (cth. Verisign). Dengan demikian, SSL ini menjadi sangat penting terutama

untuk situs web yang menjalankan transaksi online. Adapun kegunaan sertifikat

SSL yaitu sebagai berikut :

1. SSL memastikan data transaksi yang terjadi secara online di

enkripsi/acak sehingga tidak dapat dibaca oleh pihak lain. Kegunaan

utamanya adalah untuk menjaga keamanan dan kerahasiaan data

ketika melakukan transaksi.

2. SSL memberikan jaminan keamanan pada pemilik dan pengunjung

situs atas data yang dikirim lewat web. SSL yang sering digunakan

dapat dilihat pada situs perbankan untuk melakukan transaksi

e-banking.

Untuk mengetahui apakah suatu website diamankan oleh SSL yaitu dengan

adanya Sebuah icon berlambangkan gembok yang terkunci akan muncul di

browser yang telah diamankan dengan SSL. Dengan meng-klik icon tersebut akan

(31)

II.2.10 MVC (Model View Controller)

MVC ( Model View Controller ) merupakan sebuah metode untuk

mengorganisasikan sebuah website dinamis ( Upton, 2007 ). Dengan penjelasan

tiap bagian sebagai berikut :

1. Models adalah object yang merupakan representasi dari data pokok.

2. View menampilkan keadaan dari model. Komponen ini

bertanggungjawab untuk menampilkan informasi pada pengguna

akhir.

3. Controller menawarkan untuk mengubah keadaan model. Controller

juga bertugas untuk mencari informasi dari model dan menyediakan

data dinamis untuk views.

Hasilnya ketika terjadi permintaan ( request ) dari user / pengguna dilakukan

proses dengan urutan sebagai berikut :

II.2.11 JQuery

jQuery adalah sebuah framework javascript yang bersifat unobstrusive (

yang tidak membutuhkan teknik binding event pada HTML ). JQuery

memungkinkan penggunanya untuk memodifikasi bagian dari elemen HTML

menggunakan CSS ( Cassade Style Sheet ) selector.

Fungsi utama dari jQuery dapat disebut $, yang digunakan untuk

menggunakan CSS ( Cassade Style Sheet ) selector dan ditempatkan didalam

(32)

$(document).ready(function(){

//script diletakkan disini

});

Penulisan ini mengakibatkan script ( jQuery dan script lainnya) dijalankan

ketika semua kode HTML telah diload pada server client.

II.2.12 Menggunakan JQuery

Jika pengguna ingin menggunakan jQuery untuk mendapatkan element

berdasarkan ID, pengguna cukup mengetikkan sebagai berikut

Var money = $(#money);

# menunjukkan sebuah selector ID pada CSS atau mendapatkan element dapat

juga dilakukan dengan cara

Document.getElementById(“money”);

Untuk mendapatkan group dari element berdasarkan nama tag pengguna cukup

memberikan $ pada element tipe selector :

Var paragraphs = $(“p”);

Dan untuk mendapatkan group dari element berdasarkan nama Class, pengguna

cukup menggunakan Class Selector

Var tabels = $(“#content tabel.datatabel”);

Tables adalah sebuah array dari element tabel yang merupakan turunan dari

(33)

II.2.13 Kelebihan JQuery

Kelebihan dari penggunaan jQuery dapat dilihat dari adanya kemudahan

sebagai berikut :

1. Mengakses bagian dari halaman. Tanpa adanya library javascript,

banyak baris code harus ditulis untuk menjelajahi tree document

object model (DOM), dan untuk mendapatkan bagian tertentu dari

struktur dokumen HTML. jQuery menawarkan mekanisme selector

yang lebih efisien untuk mengambil bagian dari dokumen secara tepat

yang akan diperiksa atau dimanipulasi.

2. Memodifikasi tampilan dari sebuah halaman. CSS menawarkan

metode yang kuat dari mempengaruhi cara bagaimana sebuah

dokumen di render, tetapi kemudian gagal ketika banyak web browser

tidak mengikuti standar yang sama. jQuery dapat menjembatani hal

ini dengan memberikan standar yang sama dengan semua browser.

Sebagai tambahan, jQuery dapat mengubah atau lebih class yang

diterapkan pada satu bagian dari dokumen bahkan selama halaman

tersebut dirender.

3. Mempengaruhi isi dari sebuah halaman, tidak terbatas hanya

perubahan tampilan, jQuery dapat mengubah isi dari dokumen itu

sendiri hanya dengan beberapa perintah sederhana. Teks dapat diubah,

gambar dapat disisipkan atau ditukar, list dapat diatur kembali, atau

seluruh struktur dari html dapat ditulis ulang dan diperluas, semua

(34)

4. Merespon interaksi pengguna didalam halaman. Interaksi yang paling

kompleks tak berguna jika tidak dapat dikendalikan kapan

waktunya.Pustaka jQuery menawarkan cara yang lebih elegan untuk

menangkap banyak jenis dari event, seperti jika pengguna menekan

sebuah link, tanpa harus menambahkan kode HTML pada event

handler. Pada saat yang bersamaan, API event handling

menghancurkan ketidakkonsistensian browser yang sering

mengganggu pengembang web.

5. Menambah animasi pada sebuah halaman. Untuk secara efektif

mengimplementasi interaktifitas, seorang desainer juga menyediakan

respon balik secara visual kepada pengguna. Pustaka jQuery

memfasilitasi hal tersebut dengan menyediakan banyak efek seperti

timbul – hilang, pergeseran, dan juga toolkit untuk membuat sesuatu

yang baru.

6. Mengambil informasi dari server tanpa harus melakukan load kembali

halaman, pola kode seperti ini yang dikenal sebagai Asynchronous

javascript and xml ( AJAX ), dan membantu pengembang web dalam

membuat sebuah situs yang responsive dan kaya akan fitur. Pustaka

jQuery menghapus kompleksitas dari browser tertentu dalam proses

ini, yang memungkinkan pengembang untuk fokus pada fungsionalitas

server.

7. Menyederhanakan tugas jQuery umum. Sebagai tambahan dari fitur

(35)

javascript dasar untuk membangun hal hal, seperti iterasi dan

manipulasi array.

II.3UML (Unified Modeling Language)

Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar

untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem

perangkat lunak. UML tidak berdasarkan pada bahasa pemrograman tertentu.

Standar spesifikasi UML dijadikan standar defacto oleh OMG (Object

Management Group) pada tahun 1997.UML yang berorientasikan object

mempunyai beberapa notasi standar. Spesifikasi ini menjadi populer dan standar

karena sebelum adanya UML, telah ada berbagai macam spesifikasi yang

berbeda. Hal ini menyulitkan komunikasi antar pengembang perangkat lunak.

Untuk itu beberapa pengembang spesifikasi yang sangat berpengaruh berkumpul

untuk membuat standar baru. Dalam UML terdapat beberapa diagram yaitu :

1. Use case diagram.

Use Case dibentuk untuk mendeskripsikan apa yang sistem harus

lakukan, bukan bagaimana cara sistem melakukannya. Setiap use case

berisi minimal: nama yang mencerminkan gunanya dan skenario.

Use case sebetulnya hanyalah sebuah teknik untuk mendeskripsikan

kebutuhan. Use case harus bisa dimengerti oleh kedua belah pihak

yaitu stakeholders atau client dan staff pengembang, oleh karena itu

use case dibuat se-fleksibel mungkin. Sebuah use case dapat berisi

beberapa skenario. Skenario utama, disebut juga happy path , adalah

(36)

yang mendeskripsikan jika terjadi hal-hal yang berbeda. Skenario

diharapkan deskriptif, yaitu mendeskripsikan dialog antara aktor dan

sistem. Hubungan antar use cases digambarkan dalam suatu use case

diagram. Kumpulan lengkap antara use cases , aktor, dan diagram

form disebut use case model. ini adalah sebuah contoh diagram

usecase.

Gambar II.1 Contoh usecase diagram

Dalam diagram di atas, sang aktor, yang disebut online costumer,

merepresentasikan peran yang dapat dimainkan oleh pengguna dalam

sistem tersebut. Hal ini berarti aktor dapat memanggil use case ini dan

berpartisipasi dalam skenario tersebut. Sebuah use case tambahan

yang disebut update-profile terhubung dengan use case log-on. Di

sebelah panah tersebut terdapat kata ―<<extends>>‖. Hal ini dapat

dibaca: update profile extends log-on use case. Hal ini berarti aktor

berpartisipasi dalam use case log-on dan dapat juga berpindah ke use

(37)

2. Sequence diagram

Sequence diagram untuk use case adalah diagram interaksi yang

mengekspresikan interaksi antara aktor dan sistem dengan penekanan

waktu. Setiap skenario pada use case harus dibuat sequence

diagramnya. Yang dideskripsikan adalah keinginan aktor, bukan

mekanisme implementasi. Sequence diagram menunjukkan hubungan

dinamis antara objek. Setiap sequence diagram hanya

mendeskripsikan satu skenario. Contoh dari sequence diagram adalah

sebagai berikut:

(38)

32

III.1Analisi Sistem

Melakukan analisis terhadap sistem yang sedang berjalan bertujuan sebagai

dasar perancangan atau perbaikan sistem lama. Dari hasil analisis tersebut dapat

diketahui kelemahan atau kekurangan sistem yang lama dan dapat dirancang atau

diperbaiki menjadi sebuah sistem yang lebih efektif dan efisien.

III.1.1 Analisis Sistem Berjalan

Bagian ini menggambarkan sistem yang sedang berjalan di Rumah Belanja

FAMOS Bandung. Berdasarkan hasil wawancara dengan pihak Rumah Belanja

FAMOS Bandung, prosedur penjualan yang sedang berjalan dibagi menjadi

beberapa bagian, yaitu :

1. Prosedur pembelian

2. Prosedur pengolahan data pembelian

3. Prosedur pengadaan barang

(39)

pembeli

Membayar di kasir

Kasir memasukan data ke sistem Akunting mengolah

data dari kasir Barang dikirim

Ke show room

Barang diterima Pegawai show room

Melakukan pengepakan

barang Suplier memberikan barang

Melakukan pendataan barang Yang akan di pesan

Pegawai show room Menampatkan barang

pembelian

Pengolahan data Pengadaan barang

Pengiriman baramg

Gambar III.1 Proses yang sedang berjalan

III.1.1.2 Activity diagram Sistem yang Sedang Berjalan

Acitivity diagram digunakan untuk memodelkan aspek dinamis dari sistem.

Activity diagram berfungsi memodelkan alur kerja sebuah proses bisnis dan urutan aktifitas pada suatu proses. Activity diagram sistem yang sedang berjalan di Rumah Belanja FAMOS Bandung adalah sebagai berikut:

1. Activity diagram pembelian

Kegiatan yang dilakukan saat ini pada prosedur pembelian barang adalah

(40)

a. Konsumen mencari barang yang akan di beli, jika barang yang di

inginkan sudah tidak ada, maka pembeli tidak dapat membeli barang

tersesbut dikarenakan barang yang di jual adalah barang edisi terbatas.

b. Pembeli membayar uang ke kasir sesuai dengan jumlah pembeliannya.

c. Kasir menyimpan seluruh data pembelian ke sistem.

d. Kasir mencetak satruk belanja dan memberikan kepada konsumen

e. Setiap hari setelah show room tutup, kasir akan melakukan rekap

pembelian hari ini dan mengirrimkannya ke bagian akunting.

(41)

2. Activity diagram pengolahan data pembelian

Kegiatan yang dilakukan saat ini pada prosedur pengolahan data pembelian

adalah sebagai berikut :

a. Data yang dikirmkan oleh kasir, kemudian diolah oleh bagian akunting.

b. Bagian akunting akan memberikan kepada bagian pendataan barang

untuk dibuatkan daftar pemesan produk baru.

(42)

3. Activity diagram pengadaan barang

Kegiatan yang dilakukan saat ini pada prosedur pengadaan barang adalah

sebagai berikut :

a. Data yang berasal dari bagian pendataan barang, kemudian diterima

oleh bagian pergudangan untuk mengadakan barang sesuai daftar.

b. Bagian pergudangan akan meminta pada supplier sesuai dengan barang

yang di butuhkan.

c. Selanjutnya bagian pergudangan akan melakukan packing barang untuk

selanjutkan di berikan kepada bagian pegiriman.

(43)

4. Activity diagram pengiriman barang

Kegiatan yang dilakukan saat ini pada prosedur pengiriman barang adalah

sebagai berikut :

a. Barang yang telah diterima oleh bagian pengiriman, selanjutnya akan

diberikan kepada show room FAMOS.

b. Pegawai show room menerima barang dan melakukan pendataan barang

baru ke sistem.

c. Setalah selesai melakukan pendataan, barang di tempatkan pada rak

sesuai dengan kategori.

(44)

III.1.2Aturan Bisnis

Dalam setiap prosedur yang sedang berjalan terdapat aturan aturan bisnis

yang harus di lakukan, yaitu :

1. Prosedur pembelian

a. Barang yang dapat di beli adalah barang yang hanya masih tersedia

pada show room saja.

b. Pembeli tidak dapat memesan barang yang tidak ada di show room,

sebab barang hanya di jual sekali saja.

2. Prosedur pengolahan data pembelian

a. Pengolahan data pembelian dilakukan oleh bagian akunting, kemudian

diberikan ke bagian pendataan.

b. Bagian pendataan akan mendata seluruh barang yang terjual, dan

memberikan data barang yang akan di kirim ke show room.

3. Prosedur pengadaan barang

a. Pengadaan barang dilakukan setiap minggunya.

4. Prosedur pengiriman barang

a. Pengiriman barang dilakukan setiap minggunya.

b. Barang dengan merek FAMOS yang sudah dikirim pada minggu

(45)

III.2Analisis Kebutuhan Fungsional

III.2.1Matriks CRUD

Tabel III.1 matriks CRUD

Pengguna Create Read Update Delete

pengunjung Keranjang produk keranjang keranjang

Member Keranjang, checkout

produk keranjang keranjang

admin Pengolahan

produk, Negara, provinsi, kota, jasa produk, Negara,

provinsi, kota,

jasa pengiriman, biaya pengiriman, member,

pembelian, laporan,

Pengolahan produk, Negara,

provinsi, kota,

jasa pengiriman, biaya

III.2.2Identifikasi Aktor

Dalam sistem yang akan di bangun, terdapat tiga buah aktor, yaitu admin,

member dan pengunjung. Deskripsi untuk masing – masing actor dapat dilihat

pada tabel dibawah ini :

1. Aktor pertama adalah admin sebagai pengatur atau administrator yang

mempunyai hak akses mengelola data produk, kategori dan lain – lain.

2. Aktor kedua adalah member sebagai pengunjung yang telah memiliki hak

akses untuk membeli barang yang di jual.

3. Aktor ketiga adalah pengunjung.

III.2.3Usecase Diagram, Skenario, Activity diagram, Sequence Diagram

Use case adalah konstruksi untuk mendeskripsikan bagaimana sistem

(46)

mendefinisikan kebutuhan fungsional dan operasional sistem dengan

mendefinisikan skenario penggunaan yang disepakati antara pemakai dan

pengembang (developer). Dari identifikasi aktor yang terlibat di atas maka use

case diagram dapat dilihat dibawah ini.

(47)

1. Login Admin

Tabel III.2 Scenario diagram login admin

Identifikasi Masalah

Nama Login

Tujuan Masuk ke dalam sistem sebagai admin

Deskripsi Use case ini mendeskripsikan kejadian pengunjung web yang belum teregistrasi untuk melakukan proses login pada website sehingga pengguna dapat menggunakan fasilitas lebih dibandingkan pengguna yang belum melakukan registrasi.

Aktor Admin

Usecase Yang Berkaitan -

Skenario Utama

Kondisi Awal Form Login di tampilkan

Aksi Aktor Reaksi Sistem

1) Mengisi Form Login 2) Mengautentifikasi data login dengan data pada basis data

3) BIla valid akan menampilkan halaman muka untuk aktor yang bersangkutan

Skenario Alternatif (Autentifikasi Gagal)

Aksi Aktor Reaksi Sistem

1) Menampilkan bahawa data masukan tidak benar 2) Mengisi Kembali Form

Login

3) Mengautentifikasi data login dengan data pada basis data

4) BIla valid akan menampilkan halaman muka untuk aktor yang bersangkutan

(48)

Gambar III.7 Sequence diagram login admin

(49)

2. Login member

Tabel III.3 Scenario diagram login member

Identifikasi Masalah

Nama Login

Tujuan Masuk ke dalam sistem sebagai member

Deskripsi Use case ini menggambarkan pengunjung website yang akan melakukan login sehingga setelah berhasil melakukan login, pengunjung dapat mengunakan fasilitas lebih.

Aktor member

Usecase Yang Berkaitan -

Skenario Utama

Kondisi Awal Form Login di tampilkan

Aksi Aktor Reaksi Sistem

1)Mengisi Form Login 2) Mengautentifikasi data login dengan data pada basis data

3) Sistem merespon dengan menvalidasi data yang dimasukkan penggunjung, setelah pengecekan berhasil, penggunjung diarahkan kehalaman awal dengan membuka akses fasilitas yang hanya diberikan kepada pengguna yang telah login.

Skenario Alternatif (Autentifikasi Gagal)

Aksi Aktor Reaksi Sistem

1) Menampilkan bahawa data masukan tidak benar 2) Mengisi Kembali Form

(50)

Gambar III.9 sequence diagram login member

(51)

3. Logout admin

Tabel III.4 Scenario diagram logout admin

Identifikasi Masalah

Nama Logout

Tujuan Keluar dari sistem

Deskripsi Proses logout ini digunakan untuk keluar dari sistem

Aktor Admin

Usecase Yang Berkaitan -

Skenario Utama

Kondisi Awal Admin berada pada sistem dengan kondisi login

Aksi Aktor Reaksi Sistem 1)Admin menekan tombol

logout

2) Sistem merespon dengan merubah status log user dan mengarahakan admin ke halaman login

Skenario Alternatif (Autentifikasi Gagal)

Aksi Aktor Reaksi Sistem

Kondisi Akhir Admin berhasil melakukan proses logout pada sistem

(52)

Gambar III.12 Activity diagramlogoutadmin

4. Logout member

Tabel III.5 Scenario diagramlogout member

Identifikasi Masalah

Nama Logout

Tujuan Keluar dari sistem

Deskripsi Proses logout ini digunakan untuk keluar dari sistem

Aktor member

Usecase Yang Berkaitan -

Skenario Utama

Kondisi Awal member berada pada sistem dengan kondisi login

Aksi Aktor Reaksi Sistem 1)Member menekan tombol

logout

2) Sistem merespon dengan merubah status log user dan mengarahakan member ke halaman awal

Skenario Alternatif (Autentifikasi Gagal)

Aksi Aktor Reaksi Sistem

(53)

Gambar III.13 sequence diagramlogout member

(54)

5. Pengolahan Ukuran

Tabel III.6 Scenario diagram pengolahan ukuran

Identifikasi Masalah

Nama Pengolahan Ukuran

Tujuan Untuk mengolaha data ukuran

Deskripsi

Proses pengolahan data ukuran meliputi menambah, mengubah menghapus dan mencari data ukuran. Yang nantinya akan digunakan pada pengolahan produk sebagai ukuran yang akan digunakan

Aktor Admin

Usecase Yang Berkaitan Pengolahan produk

Skenario Utama

Kondisi Awal Tampilan Form Pengolahan label

Aksi Aktor Reaksi Sistem 1) admin menekan tombol

tambah data ukuran

2) sistem akan merender tampilan form isian bagi admin untuk mengisikan data ukuran.

3) setelah data diisi dengan valid dan benar admin menekan tombol tambah

4) sistem memeriksa data yang dimasukkan oleh admin, jika data tersebut valid dan benar maka data yang dimasukkan akan disimpan dan akan mengarahkan admin ke halaman label, jika data yang dimasukkan tidak valid maka sistem akan merender ulang form isian dan menampilkan pesan kesalahan.

5) admin menekan ubah data ukuran yang diinginkan

6) Sistem akan memeriksa apakah data yang dipilih oleh admin valid, jika valid maka sistem akan menampilkan

form isian lengkap dengan data yang ingin diubah, jika data yang dipilih admin tidak valid maka sistem akan menampilkan pesan tidakvalid dan mengarahkan admin kehalaman ukuran

7) admin mengisi data ukuran yang diingin dirubah dengan data yang benar dan valid

8) sistem akan memeriksa data masukan admin, jika data yang dimasukkan benar dan valid maka data yang baru akan disimpan, jika data yang dimasukkan tidak valid maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan dan merender ulang form isian ubah data ukuran.

9) admin akan menghapus data ukuran yang diinginkan.

10) sistem akan menampilkan pesan kepada admin apakah data ukuran ingin dihapus atau tidak 11) admin menekan pilihan ya

pada pesan hapus data yang diperlihatkan oleh sistem

12) sistem menghapus data ukuran yang diinginkan oleh admin. Jika data yang dihapus tidak valid, maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan dan merender ulang halaman ukuran.

13) admin menekan pilihan tidak pada pesan hapus data yang diperlihatkan oleh sistem

14) sistem tidak melakukan penghapusan data label yang diinginkan oleh admin.

15) admin memasukan data yang ingin dicari dan menekan tombol cari

16) sistem melakukan pencarian, dan akan menampilakan data hasil pencarian jika ditemukan

(55)
(56)
(57)

6. Pengolahan Biaya Pengiriman

Tabel III.7 Scenario diagram pengolahan biaya pengiriman

Identifikasi Masalah

Nama Pengolahan Biaya Pengiriman

Tujuan Untuk mengolaha biaya pengiriman

Deskripsi Proses pengolahan data biaya pengiriman meliputi menambah, mengubah menghapus dan mencari data biaya pengiriman yang akan digunakan untuk mengatahui besar biaya pengiriman sesuai dengan kota tujuan

Aktor Admin

Usecase Yang Berkaitan Pengolahan kategori jasa pengiriman, pengolahan kota

Skenario Utama

Kondisi Awal Tampilan Form Pengolahan biaya pengiriman

Aksi Aktor Reaksi Sistem 1) admin menekan tombol

tambah data biaya pengiriman

2) sistem akan merender tampilan form isian bagi admin untuk mengisikan data biaya pengiriman.

3) setelah data diisi dengan valid dan benar admin menekan tombol tambah data biaya pengiriman

4) sistem memeriksa data yang dimasukkan oleh admin, jika data tersebut valid dan benar maka data yang dimasukkan akan disimpan dan akan mengarahkan admin ke halaman biaya pengiriman, jika data yang dimasukkan tidak valid maka sistem akan merender ulang form isian dan menampilkan pesan kesalahan.

5) admin menekan ubah data biaya pengiriman yang diinginkan

6) Sistem akan memeriksa apakah data yang dipilih oleh admin valid, jika valid maka sistem akan menampilkan

form isian lengkap dengan data yang ingin diubah, jika data yang dipilih admin tidak valid maka sistem akan menampilkan pesan tidakvalid dan mengarahkan admin kehalaman biaya pengiriman

7) admin mengisi data biaya pengiriman yang diingin dirubah dengan data yang benar dan valid

8) sistem akan memeriksa data masukan admin, jika data yang dimasukkan benar dan valid maka data yang baru akan disimpan, jika data yang dimasukkan tidak valid maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan dan merender ulang form isian ubah data biaya pengiriman. 9) admin akan menghapus data

biaya pengiriman yang diinginkan.

10) sistem akan menampilkan pesan kepada admin apakah data biaya pengiriman ingin dihapus atau tidak

11) admin menekan pilihan ya pada pesan hapus data yang diperlihatkan oleh sistem

12) sistem menghapus data biaya pengiriman yang diinginkan oleh admin. Jika data yang dihapus tidak valid, maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan dan merender ulang halaman biaya pengiriman. 13) admin menekan pilihan

tidak pada pesan hapus data yang diperlihatkan oleh sistem

14) sistem tidak melakukan penghapusan data biaya pengiriman yang diinginkan oleh admin.

15) admin memasukan data yang ingin dicari dan menekan tombol cari

16) sistem melakukan pencarian, dan akan menampilakan data hasil pencarian jika ditemukan,

(58)
(59)
(60)

7. Pengolahan Jasa Pengiriman

Tabel III.8 Scenario diagram pengolahan jasa pengiriman

Identifikasi Masalah

Nama Pengolahan Jasa Pengiriman

Tujuan Untuk mengolaha jasa pengiriman

Deskripsi

Proses pengolahan data kategori jasa pengiriman meliputi menambah, mengubah menghapus dan mencari data jasa pengiriman

Aktor Admin

Usecase Yang Berkaitan -

Skenario Utama

Kondisi Awal Tampilan Form Pengolahan jasa pengiriman

Aksi Aktor Reaksi Sistem 1) admin menekan tombol

tambah data jasa pengiriman

2) sistem akan merender tampilan form isian bagi admin untuk mengisikan data jasa pengiriman.

3) setelah data diisi dengan valid dan benar admin menekan tombol tambah data jasa pengiriman

4) sistem memeriksa data yang dimasukkan oleh admin, jika data tersebut valid dan benar maka data yang dimasukkan akan disimpan dan akan mengarahkan admin ke halaman jasa pengiriman, jika data yang dimasukkan tidak valid maka sistem akan merender ulang form isian dan menampilkan pesan kesalahan. 5) admin menekan ubah data

jasa pengiriman yang diinginkan

6) Sistem akan memeriksa apakah data yang dipilih oleh admin valid, jika valid maka sistem akan menampilkan

form isian lengkap dengan data yang ingin diubah, jika data yang dipilih admin tidak valid maka sistem akan menampilkan pesan tidak valid dan mengarahkan admin kehalaman jasa pengiriman

7) admin mengisi data jasa pengiriman yang diingin dirubah dengan data yang benar dan valid

8) sistem akan memeriksa data masukan admin, jika data yang dimasukkan benar dan valid maka data yang baru akan disimpan, jika data yang dimasukkan tidak valid maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan dan merender ulang form isian ubah data jasa pengiriman. 9) admin akan menghapus data

jasa pengiriman yang diinginkan.

10) sistem akan menampilkan pesan kepada admin apakah data jasa pengiriman ingin dihapus atau tidak

11) admin menekan pilihan ya pada pesan hapus data yang diperlihatkan oleh sistem

12) sistem menghapus data jasa pengiriman yang diinginkan oleh admin. Jika data yang dihapus tidak valid, maka sistem akan menampilkan pesan kesalahan dan merender ulang halaman jasa pengiriman.

13) admin menekan pilihan tidak pada pesan hapus data yang diperlihatkan oleh sistem

14) sistem tidak melakukan penghapusan data jasa pengiriman yang diinginkan oleh admin.

15) admin memasukan data yang ingin dicari dan menekan tombol cari

16) sistem melakukan pencarian, dan akan menampilakan data hasil pencarian jika ditemukan,

(61)
(62)

Gambar

Gambar II.2 Contoh Sequence diagram
Gambar III.1 Proses yang sedang berjalan
Gambar III.2 Activity diagram pembelian yang sedang berjalan
Gambar III.10 Activity diagram login member
+7

Referensi

Dokumen terkait

Berikut dapat dilihat perancangan antarmuka pengolahan data ongkos kirim dari pembangunan aplikasi e-commerce di distro mars yang tercantum pada gambar

Perancangan antarmuka halaman admin edit peserta setelah login aplikasi e-testing dapat dilihat pada gambar di bawah

Flowchart ubah data sub kategori menggambarkan langkah-langkah yang dilakukan oleh petugas untuk melakukan proses ubah data sub kategori pada aplikasi yang dibangun.

Berikut dapat dilihat perancangan antarmuka Laporan Produk admin dari pembangunan aplikasi e-commerce di Vim Audio dan Aksesoris yang tercantum pada gambar 3.75..

Perancangan antarmuka digunakan untuk memberikan gambaran mengenai proses-proses apa saja yang bisa dilakukan pengguna dalam sistem yang akan dibangun perancangan

Pengujian beta dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas dari perangkat lunak yang dibangun, apakah sudah sesuai dengan harapan.

Pada tahap ini dilakukan penerapan hasil perancangan antarmuka ke dalam sistem yang dibangun dengan menggunakan perangkat lunak yang telah dipaparkan pada sub

Perancangan antarmuka dibuat untuk menggambarkan tampilan program yang akan digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem informasi yang dibuat.. Perancangan