• Tidak ada hasil yang ditemukan

DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim"

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN Studi Semiotika pada Iklan "Mama Suka", "Mama Lemon", dan "BuKrim""

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN

Studi Semiotika Roland Barthes pada Iklan “Mama Suka”, “Mama Lemon” dan “BuKrim”

SKRIPSI

Diajukan kepada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Malang

Sebagai Persyaratan untuk Mendapatkan Gelar Sarjana (S-1)

Oleh :

Giacinta Andini 06220096

JURUSAN ILMU KOMUNIKASI

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MALANG

(2)

LEMBAR PERSETUJUAN SKRIPSI

Nama : Giacinta Andini

NIM : 06220096

Jurusan : Ilmu Komunikasi

Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Judul Skripsi : DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN TELEVISI

(Studi Semiotika pada Iklan “BuKrim” versi rame-rame, “Mama Suka”, “Mama Lemon”)

Disetujui, Pembimbing I

Sugeng Pujileksono, Drs. M.Si

Pembimbing II

Nurudin, S. Sos.M. Si

Mengetahui,

Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi

(3)

LEMBAR PENGESAHAN

Nama : Giacinta Andini

NIM : 06220096

Konsentrasi : Audio Visual

Judul Skripsi : DOMESTIFIKASI PEREMPUAN dalam IKLAN

Studi Semiotika pada Iklan “Mama Suka”, “Mama Lemon”,

dan “BuKrim”

Telah dipertahankan di hadapan Dewan Penguji Skripsi Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik

Universitas Muhammadiyah Malang Jurusan Ilmu Komunikasi

Dan dinyatakan LULUS

Pada Hari : Selasa

Tanggal : 1 Februari 2011 Tempat : Ruang Dosen (R. 605)

Mengesahkan, Dekan FISIP UMM

Dr. Wahyudi, M. Si Dewan Penguji:

1. Abd. Masmuh, Drs., M.Si ( )

2. Zen Amirudin, S.Sos. ( )

3. Nurudin, S. Sos.M. Si ( )

(4)

PERNYATAAN ORISINALITAS Saya yang bertandatangan di bawah ini:

Nama : Giacinta Andini

Tempat Tanggal Lahir : Pandaan, 8 Maret 1988

Nomor Induk Mahasiswa : 06220096

Jurusan : Ilmu Komunikasi

Fakultas : Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik

Menyatakan bahwa karya ilmiah (Skripsi) yang berjudul:

DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN TELEVISI (Studi Semiotika pada Iklan “BuKrim” versi rame-rame, “Mama Suka”,

“Mama Lemon”)

adalah bukan karya ilmiah (skripsi) orang lain, baik sebagian ataupun seluruhnya,

kecuali dalam bentuk kutipan yang telah saya sebutkan sumbernya dengan benar.

Demikian surat pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya, dan apabila

pernyataan ini tidak benar, saya bersedia mendapatkan sanksi sesuai dengan

ketentuan yang berlaku.

Malang, 25 Januari 2011 Penulis,

(5)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil ‘Aalamiin, Puji Syukur kehadirat Allah SWT, yang

senantiasa melimpahkan Rahmat serta Hidayah-Nya sampai akhirnya saya dapat

menyelesaikan tugas akhir (skripsi). Sholawat serta salam saya haturkan kepada

Nabi Muhammad SAW sebagai panutan, atas terselesaikannya kuliah ini.

Iklan sebagai salah satu media penyampaian pesan yang salah satunya

melalui televisi. Tanpa disadari iklan televisi memberikan banyak pengaruh dan

sugesti yang mengarahkan audience pada nilai tertentu dan tidak hanya dari segi

komersial saja. Contohnya adalah iklan produk rumah tangga “Mama Suka”,

“Mama Lemon”, dan “BuKrim. Di dalam ketiga iklan ini, perempuan melakukan

kegiatan-kegiatan yang ada di sektor domestik.

Melalui skripsi ini, penulis ingin memaparkan tentang makna dan nilai yang

tersembunyi didalam iklan “Mama Suka”, “Mama Lemon”, dan “BuKrim”.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotika Roland Barthes

dengan menggunakan pemaknaan dua tahap (denotatif dan konotatif).

Skripsi ini disusun sebagai sebuah karya ilmiah yang digunakan sebagai

syarat untuk mendapatkan gelar Sarjana (S-1) pada Jurusan Ilmu Komunikasi,

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Muhammadiyah Malang. Saya

berharap hasil dari penelitian ini dapat bermanfaat bagi pembacanya.

Dalam menyelesaikan skripsi ini penulis telah banyak mendapatkan

bantuan dari berbagai pihak baik secara moral maupun materi oleh karena itu

dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih yang tulus kepada :

1. Allah SWT, pencipta alam semesta dan Maha Segalanya. Yang telah

memberikan banyak Hidayah serta Rahmatnya sehingga skripsi ini lancar

dan selesai.

2. Nabi Muhammad SAW. Melalui Beliau Ajaran Islam itu disampaikan

(6)

3. Kedua orang tua tercinta, Drs. Lavendi. M.Si dan Dra. Prapti Wahyuni,

terima kasih atas doa, dukunga serta restunya.

4. Ketiga saudaraku Ivan Martioni, Gia Rania Vashti dan Novanatha

Gustioni. Terima kasih atas semua doa, dukungan, serta saran sehingga

memudahkan dalm proses pengerjaan skripsi ini.

5. Untuk Teja Sukmana terima kasih atas dukungan dan tekanan batin yang

diberikan dalam mengerjakan skripsi ini.

6. Bapak Sugeng Pujileksono, Drs. M.Si dan Nurudin, S.Sos.M. Si selaku

pembimbing dalam menyelesaikan Skripsi ini, serta seluruh dosen Ilmu

Komunikasi yang telah memberikan ilmunya kepada saya.

7. Ilmi Faidah dan Rosalina Anggi yang selalu memberikan semangat dalam

proses pengerjaan skripsi ini.

8. Anggraeni Tisna Ayu dan R. Aj. Ayu Kusuma W. teman seperjuanganku,

akhirnya kita bisa teman!

9. Yink2, terimakasi atas semangat dan dukunganya.

10.Trivinasari R. Terimakasih atas bimbingan jarak jauhnya.

11.Semua crew GedangSusu Production, Anin, Pipin, Aik, Alip, Bima, Ujik,

Wawan, Ofa. Juga tim sukses seminarku, Anin dan Rika, terima kasih ya

teman.

12.Dan semua pihak yang tidak bisa disebutkan satu persatu, terima kasih atas

kerjasamanya

Malang, 27 Januari 2011

Peneliti

(7)

DAFTAR ISI

Halaman Judul ……… -

Lembar Persetujuan ……… i

Lembar Pengesahan ………. ii

Pernyataan Orisinalitas ……… iii

Berita Acara Bimbingan Skripsi ………. iv

Abstraksi ……….. v

BAB II (Tinjauan Pustaka dan Kajian Teori) A. Domestifikasi Perempuan……… B. Perempuan dalam Iklan ………... 9 9 C. Perempuan dalam Budaya Jawa………. ………. 12

D. Bias Gender dalam Media………. 15

E. Citra Perempuan dalam Iklan TV………. 17

F. Citra Perempuan di Masyarakat ……….. 20

G. Pendekatan Semiotik dalam Memahami Pesan Iklan ………. 22

H. Semiologi dan Mitologi Roland Barthes………… ………. 25

I. Makna Denotasi dan Konotasi……….. 30

BAB III (Metode Penelitian) A. Tipe dan Dasar Penelitian ……….. 33

B. Obyek Penelitian ………... 33

C. Unit Analisa ……… 34

(8)

BAB IV (DESKRIPSI OBJEK PENELITIAN) A. Iklan Tepung Bumbu Mama Suka

A.1. Profil Perusahaan………... ……….. 39

A.2. Visi dan Misi PT Miwon…... ……….. 39

A.3. Produk Mama Suka……….. ……… 39

B. Iklan Sabun Cuci Piring Mama Lemon

B.1. Profil Perusahaan……….. 40

B.2. Visi dan Misi PT Lion Wings…………. ……….

B.3. Produk Mama Lemon Cairan Pencuci Piring (Kuning)…………

41

42

C. Iklan Sabun Cuci Pakaian BuKrim Oxyklin

C.1. Sinopsis Iklan……… 42

BAB V (DOMESTIFIKASI PEREMPUAN DALAM IKLAN “Mama Suka”, “Mama Lemon”, dan “BuKrim”)

- Mitos Perempuan Sebagai Penggoda………

- Mitos Sebagai Penguasa Dapur………

- Mitos Perempuan Berperasaan Lembut………

- Mitos Seorang Ayah dalam Keluarga………...

3. Kesimpulan ………..

B. Iklan Mama Lemon……….

(9)

b. Analisis Wardrobe………...

c. Analisis Setting………...

d. Analisis Teks………..

e. Mitos………..

- Mitos Sebagai Penguasa Dapur………

- Mitos Perempuan Berperasaan Lembut………

- Mitos Pewarisan Nilai Budaya Seorang Ibu kepada Anak

1. Analisa Denotatif……….. 90

2. Analisa Konotatif.………. 91

a. Analisis Relasi……….... 91

b. Analisis Wardrobe………... 92

c. Analisis Setting………... 93

d. Analisis Teks………... 94

e. Mitos……….. 95

- Mitos Sebagai Penguasa Di Ranah Domestik………… 95

3. Kesimpulan ……….. 96

BAB VI (PENUTUP) A. Kesimpulan ………. 98

(10)

Daftar Tabel

1. Tabel 5.1.1 : Tabel Analisis Iklan tepung bumbu “MamaSuka”… 47

2. Tabel 5.1.2 : Analisis penanda dan petanda denotatif…………... 48

3. Tabel 5.1.3 : Analisis penanda dan petanda konotatif……… 51

4. Tabel 5.2.1 : Tabel Analisis Iklan sabun cuci piring “Mama

Lemon”………. 74

5. Tabel 5.2.2 : Analisis penanda dan petanda denotatif... 74

6. Tabel 5.2.3 : Analisis penanda dan petanda konotatif……… 75

7. Tabel 5.3.1 : Tabel Analisis Iklan Detergent “BuKrim”…………. 88

8. Tabel 5.3.2 : Analisis penanda dan petanda denotatif... 88

9. Tabel 5.3.3 : Analisis penanda dan petanda konotatif………

(11)

17.

18.

19.

20.

21.

22.

Gambar 5.2.4

Gambar 5.2.5

Gambar 5.2.6

Gambar 5.3.1

Gambar 5.3.1

Gambar 5.3.1

………...

………...

………...

………...

………...

………... 80

83

83

92

93

(12)

DAFTAR PUSTAKA Buku :

Fakih, Mansour. 2001. Analisis Gender dan Transformasi Sosial. Yogyakarta. Pustaka pelajar.

Fiske, John. 2004. CULTURAL and COMMUNICATION STUDIES : Sebuah Pengantar Paling Komprehensif. Yogyakarta : Jalasutra.

Hamdani, Fitrah. 2008. Tanda Pembunuh : Kapitalisme Global di Balik Semiotika Media. Solo : JO Press.

Kasiyan. Perempuan dan Iklan; Sebuah catatan tentang Patologi Ideologi Gender di Era Kapital (NIRMANA Vol. 3, No. 2, Juli 2001)

Moleong, Lexy J. 2000. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nugroho, Eko. Pengenalan Teori Warna. Yogyakarta : Andi Offset.

Nurudin. 2007. Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta : Rajawali Pers.

Shaevitz, Marjorie Hansen. 1989. WANITA SUPER. Yogyakarta : Kanisius.

Sholihati, Siti. 2007. Wanita dan Media Massa. Yogyakarta : Teras.

Sobur, Alex. 2001. Analisis Teks Media : Suatu Pengantar untuk Analisis Wacana, Analisis Semiotik, dan Analisis Framing. Bandung : Remaja Rosdakarya .

Storey, John. 2007. CULTURAL STUDIES dan KAJIAN BUDAYA POP :Pengantar Komprehensif teori dan Metode. Yogyakarta : Jalasutra.

Suasana, Arief Agung. Hubungan Gender dalam Representasi Iklan Televisi (NIRMANA Vol. 3, No. 1, Januari 2001)

Sugihastuti. 2007. Glosarium Seks dan Gender. Yogyakarta : CarasvatiBook.

Sumbulah, Dr. Umi. 2008. SPEKTRUM GENDER : Kilasan Inklusi gender di Perguruan Tinggi. Malang : UIN – Malang Press.

(13)

Non-Buku :

(http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/16736/1/log-okt2008-4%20(1).pdf) diakses pada tanggal 27 April pukul 12:24

(http://www.ghazwanunx.web.ugm.ac.id) diakses tanggal 29 April 2010

(http://abunavis.wordpress.com/2008/05/29/%E2%80%9Dmembaca%E2%80%9D-iklan-televisi-sebuah-perspektif-semiotika/) diakses pada tanggal 29 April 2010 pukul 11:15

(http://www.kabarindonesia.com) diakses pada tanggal 25 Mei 2010

(http://puslit.petra.ac.id) diakses tanggal 25 Mei 2010

(http://blog.rawins.com/2010/04/perempuan-jawa.html) diakses pada tanggal 2 Juni 2010 pukul 11:10

( http://esterlianawati.wordpress.com/2008/04/09/perempuan-jawa-konco-wingking-atau-sigaraning-nyawa/) diakses pada tanggal 14 Juli 2010 pukul 13:10

( http://www.lkts.org/pelita-online/index.php?option=com_content&view=article&id=74:sisi-lain-perempuan-jawa&catid=79:juni-2008&Itemid=2) diakses pada tanggal 14 Juli 2010 pukul 13:32

(http://pemoeda-pemoedie.blogspot.com/2008/01/psikologi-warna-pink.html) diakses

pada tanggal 5 Oktober 2010 pukul 14.05

(http://pemoeda-pemoedie.blogspot.com/2008/01/psikologi-warna-orange.html) diakses pada tanggal 5 Oktober 2010 pukul 14.05

(http://pemoeda-pemoedie.blogspot.com/2008/01/psikologi-warna-putih.html) diakses pada tanggal 5 Oktober 2010 pukul 14.05

(14)

1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar belakang

Perkembangan zaman telah membawa perubahan dalam berbagai

aspek kehidupan manusia. Begitupula pada dunia teknologi dan informasi,

perkembangan Teknologi Informasi di Indonesia sampai dengan saat ini

berkembang dengan pesat seiring dengan penemuan dan pengembangan

Ilmu Pengetahuan dalam bidang Informasi dan Komunikasi maka

komunikasipun akhirnya tidak dapat ditawar lagi dan menjadi bagian yang

sangat penting dalam melengkapi kehidupan manusia. Dengan adanya

perkembangan tersebut, perkembangan media juga mengalami

peningkatan yang sangat pesat. Sehingga dengan media yang

bermacam-macam itulah manusia semakin mudah dalam mengakses informasi dan

menjadikan dunia seperti tidak memiliki batasan jarak, dan waktu lagi

untuk berkomunikasi dengan siapa saja.

Media massa dapat dengan mudah kita dapatkan, baik cetak

maupun elektronik. Perkembangan ini juga memberikan dampak yang

positif bagi masyarakat, karena kemudian masyarakat up to date dengan

informasi yang sedang berkembang, dengan cepat, murah dan mudah.

Namun perkembangan ini tidak selamanya membawa dampak positif.

(15)

2 disalahgunakan oleh beberapa pihak. Contohnya media komunikasi

televisi (elektronik). Perkembangan televisi sangat cepat, dimulai dari

saluran yang semakin beragam, sampai bentuk dan jenis televisi yang

semakin modern dan samakin canggih. Menimbulkan dampak positif dan

negatif juga. Sebagi insan yang berakal sudah sepatutnya kita memberikan

filter pada diri kita masing-masing untuk dapat menyaring berbagai

nilai-nilai yang ada dalam acara televisi. Dengan cara menyerap informasi yang

baik dan berguna bagi kehidupan kita, dan sebaliknya, membuang segala

informasi yang tidak berguna.

Kehadiran televisi di dunia telah membawa dampak yang besar

bagi umat manusia. Televisi membawa berbagai kandungan informasi,

pesan-pesan yang dalam kecepatan tinggi menyebar ke seluruh pelosok

dunia. Menjadi berbagai alat bagi berbagai kelompok untuk

menyampaikan berbagai pesan untuk bermacam kalangan masyarakat.

Dalam kehidupan kita sekarang, televisi telah membawa dampak yang

sangat besar buat manusia. Hal ini membuat orang bisa secara langsung

mendapatkan informasi yang dibutuhkan tanpa membutuhkan waktu yang

lama. Di sinilah peranan televisi demikian penting dan dibutuhkan oleh

manusia. Dan menjadikan daya tarik menonton pada masyarakat demikian

meningkat semakin tinggi.

Iklan adalah salah satu produk dari media massa, dan menjadi urat

nadi kehidupan dari televisi (swasta). Saluran yang banyak dimanfaatkan

(16)

3 iklan, maka televisi tidak akan bisa mempertahankan eksistensinya.

Sebagian tayangan iklan tidak semata-mata bertujuan menawarkan dan

mempengaruhi para (calon) konsumen untuk membeli produk-produk

barang atau jasa, melainkan juga ikut menanamkan nilai-nilai dan

keyakinan tertentu yang secara laten atau semu tersirat di dalamnya. Iklan

kemudian akan menjadi satu bagian kebudayaan populer yang

memproduksi dan merepresentasikan nilai, keyakinan, dan bahkan

ideologi. Iklan selalu menyesuaikan dengan kondisi sosial dan budaya

dalam masyarakat yang akan dituju. Dalam catatan Graeme Burton

(2007:40), barang-barang yang diiklankan di televisi akan memperoleh

nilai kultural (abunavis.wordpress.com, 2008).

Pemirsa televisi dan iklan Indonesia, mayoritas orang Jawa,

mengingat jumlah orang Jawa di negeri ini yang begitu banyak. Menurut

Shoemaker, isi media (termasuk iklan) cenderung menampilkan budaya

dominan, budaya orang-orang Jawa. Sehingga nilai-nilai yang ada di

dalam budaya Jawa itulah secara otomatis turut mempengaruhi dunia

periklanan di Indonesia. Dalam budaya ini, kondisi sosial masyarakatnya

selalu menempatkan sosok pria sebagai sosok primer dan wanita sebagai

sosok sekunder (secound sex). Sehingga tidak jarang nilai-nilai seperti itu

kita temukan dalam iklan-iklan televisi di Indonesia.

Dalam budaya Jawa terdapat unsur-unsur yang menempatkan

perempuan dalam dunia. Perempuan dididik untuk menjadi “perempuan

(17)

4 hal kerumahtanggaan peran perempuan sangat penting. Perempuan

mempunyai bidang luas untuk bergerak di lingkungan ini. Perempuan

mengendalikan semua keuangan keluarga, namuan secara formal

penghormatan diberikan kepada laki-laki (sang suami), serta dalam hal-hal

yang besar suami lebih dominan. Hal inilah yang menjadikan perempuan

berada dalam kedudukan ter-sub-ordinasi terhadap laki-laki.

Di kehidupan sehari-hari, perempuan banyak digunakan dalam

iklan. Keterlibatan perempuan dalam iklan dipercayai bahwa perempuan

luas dipercaya mampu menguatkan pesan iklan (Rendra Widyatama &

Siswanta, 1997). Penggunaan perempuan dalam iklan setidaknya dapat

menambah daya tarik khalayak untuk menikmati pesan iklan. Perempuan

adalah bumbu sebuah iklan. Perempuan telah menjadi komoditas tersendiri

(Rendra Widyatama & Siswanta, 1997; 1998; 2001; Rendra Widyatama

2002, 2004). Sekalipun perempuan banyak digambarkan dalam iklan,

tetapi penggambaran tersebut cenderung hanya sebagai obyek seks dan

subordinatif, atau dalam istilah lain disebut bias gender. Intinya

perempuan selalu digambarkan dalam stereotipe tradisional yang

cenderung merendahkan posisi perempuan di hadapan laki-laki.

Isu yang hingga saat ini tidak ada matinya untuk dibicarakan yakni

tentang penggambaran sosok perempuan di dalam iklan yang masih saja

selalu menempatkan perempuan-perempuan dalam gambaran yang kurang

positif. Dan bisa kita simpulkan, bahwa bias gender masih amat

(18)

5 Menurut Rendra, ada 3 hal yang memperlihatkan bias gender

dalam periklanan Indonesia yaitu karakter yang diperlihatkan, wilayah

peran, dan hubungan yang diperlihatkan antara laki-laki dan perempuan.

Secara lebih spesifik, reresentasi bias gender dalam aspek karakter yang

diperlihatkan tersebut meliputi aspek fisik dan psikologis. Secara fisik,

perempuan lebih direpresentasikan atas kecantikan tubuh, sedangkan

laki-laki direpresentasikan dalam aspek kekuatan fisik. Dan kecantikan tubuh

tersebut meliputi kecantikan wajah dan keindahan tubuh.

Dalam aspek psikologis, bias gender permpuan cenderung

direpresentasikan lebih emosional, sementara laki-laki digambarkan dalam

sosok yang lebih rasional. Bias gender juga direpresentasikan dalam aspek

pekerjaan dan tempat pekerjaan dilakukan. Laki-laki selau

direpresentasikan berkiprah di wilayah publik mencari nafkah, sementara

perempuan di sektor domestik antara lain sumur, dapur, kasur meliputi

menyuci, menyetrika, membersihkan dan mengatur rumah, menyiapkan,

mengolah dan menghidangkan masakan, merawat, membimbing, megasuh

menjaga, dan melindungi anak mulai dari dalam kandungan hingga

beranjak besar; dan seorang perempuan (ibu) akan selalu ada di dalam

setiap keadaan seorang anak dan keluarga. Pada konteks tersebut, figur

perempuan lebih bermakna sebagai objek tanda, bukan subyek tanda.

Karena, representasi keseluruhannya cendrung bermakna eksploitatif,

(19)

6 Diantara banyak iklan yang mendomestifikasikan seorang

perempuan ada beberapa iklan yang menarik untuk diteliti yang juga

berkaitan dengan pendomestifikasian perempuan dalam iklan yaitu

diantaranya ”Mama Suka”, ”Mama Lemon”, dan ”BuKrim”. Ketiga iklan

ini dipilih karena branding produk yang mengambil istilah perempuan.

Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan analisis semiotik

dengan tujuan ingin mengetahui gambaran seorang perempuan seperti

apakah yang ada dalam iklan-iklan di Indonesia. Pemirsa televisi tidak

akan mengartikan iklan tersebut sama. Oleh sebab itu pentingnya hal ini

untuk menjadikan analisis semiotik sebagai sarana untuk menganalisis

sebuah tanda yang terselubung dari iklan itu.

Berdasarkan latar belakang diatas, peneliti melihat ada yang

menarik dan perlu diteliti dari beberapa iklan televisi, maka penelitian ini

diberi judul : DOMESTIFIKASI PEREMPUAN dalam IKLAN

TELEVISI (Studi semiotik pada Iklan ”Mama Lemon”, ”Mama Suka”,

(20)

7 B. Rumusan Masalah

Dari uraian latar belakang diatas maka yang menjadi permasalahan

dalam penelitian ini adalah sebagai berikut, gambaran perempuan seperti

apakah yang ada dalam iklan MamaSuka, Mama Lemon, BuKrim?

C. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana

gambaran tentang perempuan dalam iklan MamaSuka, Mama Lemon,

BuKrim.

D. Manfaat Penelitian

1. Manfaat Akademis

Menambah wacana baru tentang studi analisis semiotik khususnya

dalam iklan audio visual dalam prespektif komunikasi massa yang

konsen terhadap kegenderan dalam dunia periklanan Indonesia.

Dapat bermanfaat bagi perkembangan dan pendalaman studi

komunikasi, khususnya bagi peminat kajian komunikasi yang

menekuni bidang audio visual, sehingga dapat menjadi refrensi bagi

penelitian serupa di masa yang akan datang.

2. Manfaat Praktis

Dapat memberikan masukan kepada dunia periklanan untuk lebih

(21)

8 iklan, dan tidak merubah nilai-nilai yang berkembang dalam

masyarakat.

3. Manfaat Kritik Sosial

Memberikan peringatan kepada masyarakat untuk lebih hati-hati dan

lebih kritis dalam mengidentifikasi teks-teks yang ada pada suatu

iklan, sehingga masyarakat tidak dengan begitu saja percaya dan

Gambar

Tabel 5.1.1
Gambar 5.3.1

Referensi

Dokumen terkait

Judul Skripsi : REPRESENTASI PESAN MORAL YANG TERDAPAT PADA IKLAN AQUA (Analisis Semiotika Pada Iklan Aqua #AdaAqua versi “Salah Bonceng” di

Hedonisme Dalam Iklan (Studi Semiotika Konstruksi Tanda Hedonisme dalam Iklan Clas Mild Versi Is Today). Iklan Clas Mild versi Is Today bercerita tentang pergaulan beberapa

Penelitian ini berjudul Representasi Perempuan Dewasa yang Terbelenggu dalam Tayangan Iklan Televisi, dan akan dikaji menggunakan pendekatan semiotika John Fiske

(Analisis Semiotika John Fiske Tentang Kritik Kebebasan dalam Iklan “Tri Always On, Bebas itu Nyata Versi Perempuan ”

Judul Skripsi : REPRESENTASI PESAN MORAL YANG TERDAPAT PADA IKLAN AQUA (Analisis Semiotika Pada Iklan Aqua #AdaAqua versi “Salah Bonceng” di

Akhmad Padila, “ Representasi Sensualitas Perempuan dalam Iklan; Analisis Semiotika Roland Barthes terhadap iklan Parfum Axe Versi Heaven On Earth di Televisi”, Skripsi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui representasi sensualitas perempuan dalam iklan kondom Sutra versi goyang kamasutra yang ditayangkan di televisi..

Judul Skripsi : MITOS GAYA HIDUP PEREMPUAN BERHIJAB DALAM IKLAN (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Konstruksi Perempuan Berhijab di Iklan Susu HiLo Soleha