BAB IV PEMBAHASAN 1.4 Hasil
Berdasarkan pemeriksaan trigliserida darah dengan metode GPO (Gliserol-3-Phosphat-Oksidase) yang dilakukan pada Jumat, 10 April 2014 dengan memeriksa serum darah milik :
Nama : Aulia Sysma Agnesi Usia : 19 tahun
Didapatkan perubahan warna yng terjadi setelah serum tersebut direaksikan dengan reagen GPO. Setelah diinkubasi selama 10 menit pada suhu kamar (180C-300C), selanjutnya di periksa dengan spektrofotometer untuk diketahui kadar trigliserida probandus. Pada keaadan normanl kadar trigliserida adalah <200 mg/dl. Namun kadar trigliserida tidak dapat ditentukan dalam praktikum ini dikarenakan terjadi kerusakan pada spektrofotometer.
2.4 Pembahasan
Kilomikron Trigliserida tidak diserap lansung oleh hati. Senyawa ini akan dimetabolisme oleh jaringan ekstrahepatik yang mempunyai enzim lipoprotein lipase. Enzim tersebut akan menghidrolisis triasilgliserol dengan melepaskan asam lemak yang kemudian disatukan ke dalam lipid jaringan atau dioksidasi sebagai bahan bakar.
Triasilgliserol jaringan adiposa merupakan cadangan makanan bahan bakar utama tubuh. Senywa ini akan dihidrolisis untuk melepaskan gliserol dan asam lemak bebas ke dalam sirkulasi. Asam lemak ini kemudian akan diserap oleh sebagia jaringan tubuh (kecuali otak dan eritrosit) dan diesterifikasi menjadi asilgliserol atau dioksidasi sebagai bahan bakar.
Pemeriksaan kadar triasilgliserol dapat dilakukan dengan metode GPO (Gliserol-3-Phosphat-Oksidase). Dimana prinsip reaksinya adalah determinasi trigliserida sesudah pemecahan enzimatik dengan lipoprotein lipase. Indikatornya adalah quenomin yang berasal dari 4-aminotriptin dan 4-klorofenol yang bereaksi dengan hidrogen peroksida dan dikatalisator oleh enzim peroksidase.
Trigliserida LPL
❑ > Gliserol + Asam lemak Gliserol + ATP GK
❑ > gliserol-3-fosfat + ADP Gliserol-3-fosfat + O2 GPO
❑ > dihidroksiaseton fosfat + H2O
2 H2O2 + aminotriptin + 4 klorofenol ❑❑ > quinonemin + HCL + 4H2O