• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 12 KOMPENSASI MANAJEMEN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB 12 KOMPENSASI MANAJEMEN"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

(1)

KOMPENSASI MANAJEMEN

KELOMPOK : AUGUSTINA D. MERCY

MELISA AFRIANTY

PANDI EBENEZER

YUWANINDA M. SEPTIANI

(2)

Penemuan Penelitian atas Insentif Organisasional

Insentif Positif atau Penghargaan adalah :

Suatu hasil yang meningkatkan kepuasan dari kebutuhan individual atau suatu rangsangan untuk memenuhi kebutuhan seseorang yang tidak mungkin diperolehnya jika tidak bergabung dengan organisasi tersebut.

Insentif Negatif atau Hukuman adalah :

Suatu hasil yang mengurangi kepuasan dari kebutuhan tersebut.

(3)

Penelitian atas Insentif cenderung mendukung hal-hal seperti :

 Individu-individu cenderung lebih termotivasi oleh penghargaan daripada takut akan

hukuman;

 Individu-individu sangat termotivasi saat mereka memperoleh laporan,atau umpan balik

mengenai kinerja mereka;

 Motivasi adalah paling lemah saat orang tersebut merasa yakin bahwa suatu insentif tidak

dapat tercapai atau sangat mudah dicapai.

(4)

Karakteristik dari Rencana Kompensasi

Insentif

Kompensasi total dari seorang manajer terdiri dari tiga komponen yaitu:

1.Gaji;

2.Manfaat dari Perusahaan

3.Kompensasi Insentif.

Tiga komponen tersebut saling bergantung satu sama lain, tetapi yang ketiga secara khusus berkaitan dengan fungsi pengendalian manajemen.

(5)

Rencana Insentif Jangka Pendek

Total Kantong Bonus

Carryover

Kompensasi Ditunda

Rencana Insentif Jangka Pendek didasarkan pada kinerja tahun berjalan dan bonus manajer biasanya dibayarkan secara tunai.

(6)

Rencana Insentif Jangka Panjang

Opsi Saham

Saham Fantom

Hak Apresiasi Saham

Saham Kinerja

Unit Kerja

(7)

Insentif untuk Mengurus Korporasi

Setiap pejabat korporat, kecuali CEO, bertanggungjawab sebagian atas kinerja keseluruhan perusahaan. Para pejabat korporat ini dimotivasi oleh, dan berhak untuk menerima, suatu bonus untuk kinerja yang baik.

Kompensasi CEO

Kompensasi CEO biasanya didiskusikan oleh komite dewan komisaris setelah CEO tersebut mempresentasikan rekomendasi untuk kompensasi bawahannya.

(8)

Insentif untuk Manajer Unit Usaha

Jenis Insentif :

Insentif Keuangan

Mencakup kenaikan gaji, bonus, tunjangan, dan fasilitas.

Insentif Psikologis dan Sosial

Meliputi kemungkinan promosi, tambahan tanggung jawab, otonomi yang lebih besar, lokasi geografis yang lebih baik, dan pengakuan

(9)

Ukuran Bonus Relatif terhadap Gaji

Perusahaan merekrut orang-orang yang baik,, membayar dengan

baik, dan kemudian mengharapkan kinerja yang baik.

Perusahaan merekrut orang yang baik, mengharapkan mereka

untuk bekerja dengan baik, dan membayar mereka dengan baik jika

kinerja benar-benar aktual.

(10)

Tingkat Bonus

Batas Atas :

Adalah tingkat kinerja dimana bonus maksimum dicapai

Batas Bawah :

Adalah tingkat bawah dimana tidak ada penghargaan bonus yang akan diberikan

(11)

Kriteria Prestasi

Kriteria Keuangan.

Penyesuaian untuk faktor-faktor yang tidak dapat

dikendalikan.

Manfaat dan kekurangan target keuangan jangka

pendek.

Mekanisme untuk mengatasi penyimbangan jangka

pendek.

Tolok Ukur untuk Perbandingan.

(12)

Teori Agensi

Teori agensi mengeksplorasi bagaimana kontrak dan insentif

dapat ditulis untuk memotivasi individu-individu untuk

mencapai keselarasan tujuan.

Konsep

Hubungan agensi ada ketika salah satu pihak(prinsipal)

menyewa pihak lain(agen) untuk melaksanakan suatu jasa dan,

dalam melakukan hal itu, mendelagisikan wewenang untuk

membuat keputusan kepada agen tersebut.

(13)

Perbedaan Tujuan antara Principal dan Agen dan Tidak Dapat Diamatinya Tindakan Agen

Perbedaan preferensi antar prinsipal dan agen, dan informasi pribadi agen, dapat menyebabkan agen tersebut salah menyajikan informasi terhadap prinsipal. Salah penyajian ini adalah sedemikian rupa sifatnya sehingga istilah bahaya moral telah diberikan atas situasi di mana seorang agen yang dikendalikan termotivasi untuk salah menyajikan informasi karena sifat sistem pengendalian.

(14)

Mekanisme Pengendalian

Pemantauan

Kontrak Insentif

Kompensasi CEO dan Rencana Kepemilikan Saham

Manajer Unit Bisnis dan Insentif Berdasarkan Akuntansi

(15)

KESIMPULAN

Sistem kompensasi insentif merupakan alat pengendalian

kunci manajemen. Rencana kompensasi insentif dapat

dibagi secara kasar kedalam dua jenis : mereka yang

menghubungkan kompensasi kepada keuntungan yang

sekarang ini diperoleh perusahaan, disebut “rencana insentif

jangka pendek” dan mereka yang berhubungan dengan

kompensasi prestasi jangka panjang, disebut “rencana

insentif jangka panjang”

(16)

Kasus

Referensi

Dokumen terkait

Pada suatu ketika, pertumbuhan ekonomi akan mandeg jika output yang ada hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan penduduk saja, sehingga tidak lagi

Kepuasan konsumen ini tersimpan di memory ingatan konsumen, jika suatu saat konsumen membutuhkan sesuatu yang ditawarkan oleh toko tersebut, maka rangsangan yang timbul

6) Instrument penampilan untuk promosi, kerja sama, dan peningkatan penghasilan.. Kebutuhan seseorang untuk mencapai presatasi merupakan kunci suatu motivasi dan kepuasan

18 Dengan demikian dapat dikatakan bahwa seseorang mempunyai kebutuhan untuk berprestasi jika seseorang tersebut mempunyai keinginan untuk melakukan suatu karya

Selain itu Kumar (2007) menyatakan bahwa kepuasan kerja adalah tingkatan emosi positif yang diukur ketika pekerjaan seseorang tampak memenuhi tugas penting yang sesuai

Schutz menyebut sebagai tipe personal pada seseorang yang mendapatkan kepuasan dalam memenuhi kebutuhan antarpribadi untuk afeksinya. Orang dengan tipe ini

suatu bagian dalam organisasi perlu dikembangkan suatu sistem, mungkin dari sudut pandang organisasi belum perlu atau tidak merupakan prioritas utama.. Menentukan kebutuhan dasar

Permasalahan muncul jika seseorang memiliki kebutuhan khusus contohnya penyandang disabilitas tunanetra, untuk mendapatkan informasi gempa bumi dan tsunami tunanetra tidak mungkin