• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis kelayakan usahatani ikan sistim karamba di kabupaten sukoharjo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis kelayakan usahatani ikan sistim karamba di kabupaten sukoharjo"

Copied!
63
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 4.1 Jumlah Penduduk di Kecamatan Grogol dan Desa Parangjoro                 tahun 2001
Tabel 4.2 Jumlah Penduduk Kecamatan Grogol dan Desa Parangjoro Menurut Kelompok Umur pada tahun 2001
Tabel 4.3 Keadaan Penduduk Kecamatan Grogol dan Desa Parangjoro Menurut Mata Pencaharian pada tahun 2001
Tabel 4.4 Sarana Perekonomian di Kecamatan Grogol dan Desa Parangjoro pada tahun 2001
+7

Referensi

Dokumen terkait

– lain yang dikeluarkan oleh petani pada KPI sidodadi meliputi biaya pajak, iuran kelompok, dan sakap. Rata – rata Biaya Lain – Lain Pada Usahatani Mina Padi di

Jumlah koefisien regresi sebesar 1,546 dari ketiga variabel diatas mengindikasikan nilai elastisitas produksi usaha karamba ikan nila di Kabupaten Banjar adalah lebih dari

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan, tingkat produksi dan pendapatan yang diterima petani dalam usahatani tomat, serta untuk

Pada pola saluran pemasaran III, petani menjual ikan nila merah ke pedagang besar. Penjualan dilakukan dengan cara pedagang besar mendatangi petani di

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan, tingkat produksi dan pendapatan yang diterima petani dalam usahatani tomat, serta untuk

Berdasarkan analisis kelayakan usahatani yang dilakukan didapatkan bahwa rata-rata pendapatan bersih petani di Desa Nanga Kebebu sebesar Rp 16.033.671/petani/tahun, dengan rata-rata

Untuk mengetahui besarnya biaya yang dikeluarkan, tingkat produksi dan pendapatan yang diterima petani dalam usahatani tomat serta tingkat kelayakan usahatani tanaman tomat di Desa

Biaya pajak tanah pertanian yang dikeluarkan dalam usahatani kopi arabika Poktan Hutan Giri Senang untuk luas lahan rata-rata yang dimiliki petani kopi yaitu 2 Ha dan rata-rata pohon