UNIVERSITAS SUMATERA UTARA FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM DIPLOMA III MEDAN
PERENCANAAN BISNIS WARUNG INTERNET
BIKA_NET
TUGAS AKHIR
Diajukan Oleh:
YULI ASTUTI 082102129
D III AKUNTANSI
Guna Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Menyelesaikan
Pendidikan Pada Program Diploma III
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur yang tiada terhingga penulis panjatnya
kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat
menyelesaikan tugas akhir ini dengan tepat sesuai dengan waktu yang
direncanakan. Tugas akhir ini disusun sebagai salah satu syarat untuk
memperoleh gelar Ahli Madya pada Fakultas Ekonomi Program Studi Diploma III
Akuntansi Universitas Sumatera Utara. Dalam rangka memenuhi kewajiban
tersebut maka penulis menyusun tugas akhir ini dengan judul Perencanaan
Bisnis Warung Internet Bika_net .
Dalam penulisan tugas akhir ini tidak mungkin dapat penulis selesaikan
tanpa bantuan dari berbagai pihak, baik dukungan moril maupun materil. Untuk
itu dari lubuk hati yang paling dalam, penulis menghaturkan rasa hormat dan
ucapan terima kasih atas bantuan dan bimbingan yang tiada terkira nilainya,
kepada semua pihak yang terlibat.
1. Bapak Drs. Jhon Tafbu Ritonga, M. Ec selaku Dekan Fakultas Ekonomi
Universitas Sumatera Utara beserta seluruh Dosen dan Staf pengajar yang
telah mencurahkan perhatian dan membekali ilmu serta berbagi
2. Bapak Drs. Rustam, M.Si, Ak selaku Ketua program Studi Diploma III
Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara.
3. Bapak Drs. Chairul Nazwar, M.Si, Ak selaku Sekretaris Program Studi
Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi Sumatera Utara.
4. Bapak Drs. Raja Bongsu Hutagalung, M.Si selaku Dosen Pembimbing
penulis yang telah menyempatkan waktu untuk memberikan bimbingan,
arahan dalam proses penyelesaian tugas akhir, sehingga penulisan tugas
akhir ini dapat terselesaikan dengan baik.
5. Ayahanda Joli dan Ibunda Sukma Wati yang telah sabar dan tulus
mendidik dan membesarkan penulis, terima kasih atas doa, pengertian
dan kasih sayang yang tak terhingga serta dukungan baik moril maupun
materil yang tidak akan mungkin terbalas, hanya skripsi minor ini yang
penulis persembahkan sebagai awal dari keberhasilan penulis dimasa
mendatang, Amin.
6. Abangda Habibi dan Adinda Yuliana yang selalu membantu dan
mendukung penulis dengan ikhlas.
7. Sahabat sahabat terbaik penulis yaitu Decka Setiawati, Suryani, Hendri
Muhammad, Ahmad Ade Mukti Nasution, Yossy Afryani serta
sahabat-sahabat lainnya yang namanya tidak dapat disebutkan satu per satu yang
telah memberikan pengembangan wawasan dan pikiran untuk
Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini masih jauh dari sempurna,
mengingat terbatasnya pengetahuan dan pengalaman penulis. Oleh karena
itu penulis sangat berharap kritik dan saran yang membangun untuk
penyempurnaan Tugas Akhir ini. Demikianlah yang dapat penulis sampaikan,
semoga tugas akhir ini bermanfaat bagi orang banyak khususnya bagi
pembaca.
Medan, Maret 2011
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman
KATA PENGANTAR... i
DAFTAR ISI...iv
DAFTAR TABEL...vi
BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG... 1
BAB II PERENCANAAN BISNIS USAHA WARNET BIKA_NET 2.1 DATA PERUSAHAAN... 8
2.2 BIODATA PEMILIK ... 9
2.3 STRUKTUR ORGANISASI...11
2.4 ASPEK PASAR ...12
2.4.1 Produk yang Dihasilkan ...12
2.4.2 Keunggulan Produk ...16
2.4.3 Gambaran Pasar...16
2.4.4 Target Pasar atau Segmen Pasar yang Dituju ...17
2.4.5 Tren Perkembangan Pasar ...18
2.4.6 Proyeksi Penjualan ...20
2.4.7 Analisis Pesaing ...20
2.6 ANALISIS SDM...28
2.7 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA...29
2.8 PEMANFAATAN IT...31
2.9 ANALISIS KEUANGAN...32
2.10 ANALISIS RESIKO...40
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN Kesimpulan...41
Saran ...42
DAFTAR TABEL
2.1 Tabel Analisis Pesaing ...20
2.2 Tabel Peralatan ...23
2.3 Tabel Jenis Biaya ...25
2.4 Tabel Biaya Operasional Bulanan...25
2.5 Tabel Sumber Pendanaan ...32
BAB II
PERENCANAAN BISNIS WARUNG INTERNET BIKA_NET
Usaha ini adalah usaha yang bergerak dalam bidang jasa termasuk
didalamnya adalah usaha warnet. Dalam suatu usaha ini memiliki data yang
meliputi nama pemilik, struktur organisasi, bentuk kepemilikan bisnis, alamat
perusahaan, nomor telepon, faximile, e-mail, NPWP serta perizinan usaha.
Berikut adalah data dari perusahaan yang penulis rencanakan:
a. 2.1 DATA PERUSAHAAN
1. Nama Perusahaan
2. Bidang Usaha
3. Jenis produk / Jasa
4. Alamat Perusahaan
Jl. Bakti II No. 56 Desa Sekip Lubuk Pakam
0852 9763 5944
www.bika_net.com
Perusahaan Jasa
2.2. BIODATA PEMILIK / PENGURUS
1. Nama
2. Jabatan
3. Tempat dan Tanggal Lahir
4. Alamat Rumah
Tempat dan Tanggal Lahir
Alamat Rumah
Lubuk Pakam, 21 November 1990
Jl. Bakti II No. 56 Desa Sekip Lubuk Pakam
0852 9763 5944
Strata I
Anggota
Lubuk Pakam, 10 Maret 1989
Jl. Bakti II No. 56 Desa Sekip Lubuk Pakam
0852 7575 8585
Nama
Jabatan
Tempat dan Tanggal Lahir
Alamat Rumah
3. Tempat dan Tanggal Lahir
4. Alamat Rumah
Tanjung Morawa, 06 April 1989
2.3 STRUKTUR ORGANISASI
`
Struktur organisasi sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi. Karena
dengan Struktur organisasi dapat menciptakan LOA kesuksesan untuk bisnis kita,
dengan memiliki struktur organisasi kita telah berimajinasi seperti apa bisnis kita
dimasa mendatang. Divisi divisi dan posisi posisi apa saja yang nanti akan
dapat tergambar dengan jelas saat ini. Bahkan beberapa orang beranggapan
bahwa seberapa besar bisnis kita nantinya dapat dibaca saat ini melalui struktur
organisasi yang dimiliki sekarang. Bukan hanya itu saja, struktur organisasi juga
dapat memudahkan pengembangan Sumber Daya Manusia serta dengan
struktur organisasi kita dapat melihat pos pos mana saja yang nantinya
membutuhkan SDM, struktur organisasi juga dapat menjadi alat pada saat kita
melakukan perekrutan atau penambahan karyawan nantinya. Dengan adanya YULI ASTUTI
Pimpinan
HABIBI Anggota
DECKA SETIAWATI Anggota
struktur organisasi kita akan berusaha untuk mendapatkan SDM yang capable
pada posisi-posisi yang saat ini masih kosong atau rangkap jabatan. Bagi
karyawan struktur organisasi ini juga akan menjadi motivasi tersendiri untuk naik
jabatan pada posisi diatasnya. Tanpa struktur organisasi karyawan tidak
mengetahui apakah ada jabatan diatas posisinya saat ini.
Dalam menjalankan usaha warnet ini, struktur organisasi kami hanya
masih 4 orang termasuk penulis yang terlibat dalam pengelolaan rencana ini.
Kedepannya akan lebih banyak lagi tenaga kerja yang akan diserap.
Penulis akan membuat struktur organisasi untuk bisnis warnet ini ke dalam
empat Pilar Pengorganisasian (Four Building Blocks of Organizing), yaitu:
Pilar Pertama : pembagian kerja(division of work)
Pilar Kedua : Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization)
Pilar Ketiga : penentuan relasi antar bagian dalam organisasi (hierarchy)
Pilar Keempat : penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktivitas
antar bagian dalam organisasi atau koordinasi (coordination)
Penulis yakin jika suatu bisnis memiliki struktur organisasi yang baik maka
setiap pekerjaan akan terselesaikan dengan rapi dan terarah. Hal ini dikarenakan
tenaga kerja mengetahui tugas-tugas yang dibebankan kepadanya dan yang
menjadi tanggung jawabnya. Tenaga kerja juga akan mengetahui ruang lingkup
2.4 ASPEK PASAR DAN PEMASARAN 2.4.1 Produk yang Dihasilkan
Produk berupa jasa akses internet dikemas secara user friendly, dengan
cita rasa yang disesuaikan dengan selera dengan spesialisasi kebutuhan pasar,
dan bertujuan membangun sumber daya manusia Indonesia melalui akses
internet cepat dengan fasilitas lengkap dan beredukasi.
Pada bagian ini menjelaskan keseluruhan produk jasa yang dihasilkan.
Perencanaan yang perlu dilakukan menyangkut produk (output), terutama pada
usaha jasa warnet adalah:
A. Dimensi Produk
Dimensi produk berkenaan dengan sifat dan fungsinya. Produk jasa ini
memiliki usaha yang menghubungkan informasi dunia secara lengkap. Berikut ini
adalah berbagai macam produk yang dihasilkan oleh informasi-informasi dunia
secara keseluruhan antara lain :
a. Internet
b.Browser
B. Nilai / Manfaat Produk a. Internet
Produk Manfaat Internet sekarang sudah dapat dirasakan oleh berbagai kalangan. Manfaat Internet sebagai salah satu media terbesar di dunia bisa digunakan sebagai pendoronga majunya pendidikan masa depan. Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi.
Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metode konvensional dengan adanya aplikasi
teleconference. Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu:
a. sebagai media interpersonal dan massa;
b. bersifat interaktif,
c. memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron.
Karakteristik ini memungkinkan pelajar melakukan komunikasi dengan
sumber ilmu secara lebih luas bila dibandingkan dengan hanya menggunakan
media konvensional. Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami
keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan.
Metode talk dan chalk, nyantri , usrah dapat dimodifikasi dalam bentuk
komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat
mailing list. Metode ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan
pelajar. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi
cara pembelajaran yang efektif seperti pada metode usrah .
b. Browser
Browser modern dan halaman web biasanya menggunakan banyak fitur
dan teknik yang tidak ada pada masa-masa awalweb. Disebabkan adanya perang
penjelajahweb, fitur-fiturwebdan penjelajahwebsemakin cepat dikembangkan.
Berikut daftar beberapa elemen dan fitur-fitur tersebut:
ActiveX
Autocompletion(Pengisian otomatis) URL dan formulir data
Bookmarkuntuk mengikuti lokasi yang sering diakses
Cascading Style Sheet(CSS)
Cookie yang membolehkan sebuah website untuk mengetahui seorang
pengguna lama.
Web cache - Halaman web "disimpan" dalam memori ketika kita
membukanya agar dapat diakses lagi walaupun sedangoffline
Digital certificate(Sertifikat Digital)
DHTML
Pemuatan gambar menggunakan format gambar yang sudah terkenal
c. Game Online.
Permainan Daring (Online Games) adalah jenis permainan komputer
yang memanfaatkan jaringan komputer (LAN atau internet), sebagai medianya.
Biasanya permainan daring disediakan sebagai tambahan layanan dari
perusahaan penyedia jasa online, atau dapat diakses langsung melalui sistem
yang disediakan dari perusahaan yang menyediakan permainan tersebut.
Permainan daring terdiri dari banyak jenis, dari mulai permainan
sederhana berbasis teks hingga permainan yang menggunakan grafik kompleks
dan membentuk dunia virtual yang ditempati oleh banyak pemain sekaligus.
Dalam permainan daring, ada dua unsur utama, yaitu server dan client. Server
melakukan administrasi permainan dan menghubungkan client,sedangkanclient
adalah pengguna permainan yang memakai kemampuan server. Permainan
daring bisa disebut sebagai bagian dari aktivitas sosial karena pemain dapat
saling berinteraksi secara virtual dan seringkali menciptakan komunitas maya.
2.4.2. Keunggulan bika_net yaitu:
1. Didesain ramah lingkungan dengan konsep go green yang mengacu kepada isu global warming yang semakin mengkhawatirkan.
2. Akses gratis sebelum launching. 3. Akses internetnya capat.
2.4.3 Gambaran Pasar
Pada tahap ini menceritakan gambaran pasar, mulai dari gambaran pasar
bisnis secara ringkas serta data penjualan beberapa tahun terakhir.
Menurut Situmorang (2008 : 63) mengatakan bahwa tantangan utama perusahaan-perusahaan adalah bagaimana membangun dan mempertahankan bisnis yang sehat dalam pasar dan lingkungan yang terus berubah. Dalam membangun suatu bisnis, tentu saja anda harus mengetahui pasar apa yang akan menjadi pelanggan anda, sebab mengenal pasar berarti anda mengenali apa yang anda jual. Dalam situasi persaingan yang ketat anda diminta mendefenisikan pasar anda secara jelas.
Untuk menggambarkan gambaran pasar maka beberapa warnet telah
mempertimbangkan untuk beralih ke open source seperti Linux dan FreeBSD.
Tetapi, kendala yang dihadapi cukup beralasan untuk masih menunda
penggunaanopen source(OS) tersebut. Alasan-alasan tersebut antara lain belum
terbiasanya pelanggan dalam menggunakannya. sebenarnya kompatibilitas dan
keandalannya dapat dibilang cukup user friendly. Ada juga yang beralasan,
komunitas open source adalah komunitas yang eksklusif, dan pelit untuk berbagi
ilmu ke masyarakat pengguna komputer. Namun, ada jalan agar open source
menjadi familiar yaitu dengan semakin seringnya membiasakan masyarakat
2.4.4 Target Pasar atau Segmen Pasar yang Dituju
Dalam suatu perusahaan pasti akan memiliki target atau segmentasi
pasar yang dituju untuk mengembangkan usaha yang diproduksi oleh
perusahaan. Target pasar memberikan prospek yang bagus dimana saya dapat
memasarkan usaha warnet Bika_net kesemua golongan. Berdasarkan wilayah
geografis, segmen pasar yang dituju adalah anak-anak sekolah, mahasiswa,
pegawai, dan masyarakat umum yang berada di sekitar Bika_net .
Disini penulis juga akan membuat brosur Bika_net guna memberikan
informasi ke sekolah sekolah, perkantoran dan masyarakat bahwa telah buka
warung internet dengan desain ramah lingkungan dengan konsep go greenyang
mengacu kepada isu global warming yang semakin mengkhawatirkan. Yang
dijamin setiap yang datang akan merasa tenang dan nyaman di dalamnya.
2.4.5 Tren Perkembangan Pasar
Tren perkembangan pasar dipengaruhi beberapa faktor :pertamakondisi
ekonomi sebuah daerah / negara. Kondisi ekonomi suatu negara akan sangat
mempengaruhi tren perkembangan pasar. Dalam lingkungan ekonomi beberapa
faktor yang perlu dipertimbangkan terhadap nilai perusahaan adalah
pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tingkat suku bunga.
Masyarakat Indonesia sangat mengikuti tren suatu produk di pasar saat
warnet yang lainnya yang sudah ada yaitu dengan desain ramah lingkungan
dengan konsepgo green .Hal ini diciptakan dikarenakan penulis terinspirasi pada
isuglobal warmingyang semakin mengkhawatirkan.
Dari analisis perkembangan pasar yang penulis lakukan pertumbuhan
layanan jasa dan pelanggan menunjukkan tren yang berkesinambungan, Internet
mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Internet sebagai salah satu jenis layanan
teknologi informasi juga membukukan kinerja perkembangan yang tinggi.
Perkembangan layanan koneksi dunia maya itu tentu akan memberikan dampak
yang signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan dan perkembangan bisnis
para pelaku usahanya di masa yang akan datang. Penulis yakin pada usaha
warnet ini karena diyakinkan jumlah pengguna internet terus meningkat.
Dari segi inflasi, menurut Madura (2007 : 128), Inflasi adalah kenaikan
dalam tingkat harga barang dan jasa secara umum selama periode waktu
tertentu .
Faktor ini mempengaruhi dalam perkembangan usaha penulis dikarenakan inflasi
dapat mempengaruhi biaya operasi perusahaan. Ketika inflasi tinggi maka akan
berimbas pada peralatan komputer yang dibutuhkan untuk usaha ini. Dengan
tingginya inflasi maka tinggi pula harga peralatan yang dibutuhkan usaha warnet.
Namun, ketika inflasi turun maka peralatan komputer juga akan turun sehingga
Dari segi suku bunga, faktor ini juga mempengaruhi akan perkembangan
usaha ini. Namun, dapat dilihat bahwa tingkat bunga mempengaruhi ketika
usaha yang dijalankan mendapat pinjaman dari pihak ketiga yakni bank. Kedua
lingkungan industri, selain dipengaruhi oleh kondisi makro bisnis juga
dipengaruhi oleh kondisi ekonomi mikro yang berkaitan dengan kondisi mikro.
Dalam lingkungan industri beberapa factor yang perlu dipertimbangkan terhadap
tren perkembangan pasar adalah tingkat persaingan industri dan peraturan
industri.
Persaingan Industri. Setiap industri terdiri dari berbagai perusahaan yang bersaing
satu sama lain. Tingkat persaingan bias saja skala local, nasional, regional ataupun
global. Setiap industri memiliki tingkat persaingan yang berbeda. Ada yang ketat ada
yang tidak tergantung jenis produk, teknologi yang digunakan serta kebutuhan
masyarakat dan bentuk pasar. Hal ini yang mempengaruhi pangsa pasar tiap-tiap
industri. Agar dapat terus bersaing dan mengembangkan pasar perusahaan harus
terus melakukan inovasi produk.
Peraturan Industri. Agar terjadi persaingan yang sehat antar setiap industri, maka
pemerintah mengeluarkan berbagai regulasi, walaupun berbagai regulasi yang ada
kadangkala malah mendistorsi pasar seperti tata niaga cengkeh (BPPC), proyek
mobil nasional (MOBNAS). Sedangkan berbagai regulasi yang baik misalnya
pemerintah mengeluarkan UU No. 55 Tahun 1999 (Undang-Undang Larangan
2.4.6 Proyeksi Penjualan
Perencanaan kapasitas produksi dilakukan untuk semua mesin, peralatan, dan faktor produksi lainnya sesuai dengan rencana jumlah produk akhir yang akan dihasilkan. Dengan sendirinya, kapasitas produksi sampai dengan tingkatan yang rinci semuanya akan mengacu pada hasil dari perhitungan peluang pasar atas produk yang bersangkutan. Kapasitas produksi biasa dinyatakan dalam unit per periode waktu tertentu (tahun, bulan, minggu, hari, atau jam). Untuk perencanaan strategis, proyeksi kapasitas penjualan dilakukan dalam jangka minimal 3 (tiga) tahun ke depan, sesuai dengan rencana produksinya.
2.4.7 Analisis Pesaing
Keberhasilan bisnis salah satunya ditentukan oleh kemampuan
memahami pesaing. Output dari kemampuan tersebut, menopang manajemen
dalam memutuskan dimana akan bersaing dan bagaimana posisi diantara
pesaing. Demikian karena, analisis dilakukan dengan cara identifikasi industri dan
karakteristiknya, identifikasi bisnis di dalam industri, kemudian masing-masing
bisnis pun dievaluasi, prediksi aktivitas pesaing termasuk identifikasi pesaing
baru yang mungkin menerobos pasar maupun segmen pasar.
Persaingan dalam keberadaannya berlangsung pada berbagai jenis.
Persaingan antar merek, persaingan antarproduk, persaingan antarkebutuhan
generik yang tercipta karena kelangkaan sumber daya dimana variasi geografis
pun terjadi. Pemahaman terhadap jenis-jenis persaingan tersebut, merupakan
Analisis persaingan bersifat dinamis. Pesaing dideskripsikan dan dianalisis, pesaing di evaluasi, serta kemudian tindakan pesaing pun diprediksi secara tepat.
Yang dimaksud pesaing termasuk didalamnya pesaing baru yang berpeluang
mengacungkan jari telunjuk sebagai tanda kehadiran. Analisis persaingan
merupakan aktifitas yang terus menerus dan memerlukan koordinasi informasi.
Bisnis dan unit bisnis menganalisis pesaing dapat dengan cara menggunakan
sistem intelijen pesaing. Untuk kepentingan itu, beberapa teknik dilakukan
seperti pencarian database, observasi konsumen, wawancara dengan pemasok
serta partisipan lainnya yang sesuai, perekrutan karyawan pesaing termasuk
mempelajari produk pesaing. Setiap teknik yang telah dikemukakan, tampak
didalamnya mengandung unsur titik kedinamisan.
Dari analisis pasar dan pesaing yang penulis lihat bahwa, pesaing dari
usaha warnet ini merupakan usaha yang sejenis yakni pesaing yang bersifat
substitusi. Adapun keunggulan dan kelemahan dari produk kompetitor sebagai
Tabel 2.1 Analisis Pesaing
PESAING KEUNGGULAN KELEMAHAN
Nexus Warnet
1. Merupakan nasional brand
2. Memiliki citra merk yang
bagus pada konsumen
3. Untuk segmen kelas
menengah atas
1. Layanan yang kurang
ramah
Intan Warnet 1. Memiliki beberapa cabang
2. Akses cepat
1. Ruangan tak bersekat,
privacykurang
2.5 ASPEK PRODUKSI Tahap Perencanaan :
1. Hitung rencana bisnis dengan baik, komponen penting yang harus
diperhatikan adalah:
Investasi yang terdiri dari beberapa komponen utama seperti komputer,
Sebagai gambaran perkiraan umum jumlah komputer akan menjadi biaya
utama investasi.
Biaya operasi bulanan yang meliputi gaji operator, akses internet, biaya
telepon, listrik, air.
Pemasukan yang berupa iuran bulanan bagi aksese-maildan / atau akses
web.
2. Observasi ke lapangan untuk melihat potensi pasar. Beberapa patokan
sederhana yang perlu diperhatikan adalah:
Populasi orang muda yang berada di sekitar wilayah warnet (paling mudah jika berada di dekat kampus / sekolah).
Kemampuan finansial orang-orang muda tersebut (minimal sekali mereka sebaiknya mampu mengeluarkan uang Rp. 10.000 s/d 20.000 per bulan
untuk akses internet).
Kuasai teknologi internet dan warnet.
Lakukan observasi kondisi jaringan telepon tempat warnet tersebut,
jangan sampai kecepatan data yang akan diperoleh sangat rendah.
Sebaiknya diusahakan agar kecepatan dapat mencapai 56Kbps di siang
hari.
Setelah yakin kita menguasai teknologi warnet, jaminan pasar cukup baik
dan secara bisnis memungkinkan maka langkah selanjutnya adalah melakukan
instalasi dan kegiatan pemasaran. Pada saat kegiatan instalasi ini waktu yang
dibutuhkan relatif singkat mungkin hanya sekitar 1-2 minggu saja jika ruangan
dan telepon telah tersedia. Sisanya hanya melakukan instalasi komputer dan LAN
yang dibutuhkan.
Hal yang paling sulit adalah mendidik penjaga warnet, karena dibutuhkan
kemampuan komputer dan juga nantinya menjadi semacam customer care bagi
pelanggan warnet yang belum tentu semuanya mengenal internet bahkan tidak
mustahil sebagian besar belum mengenal internet. Oleh karena itu pada tahapan
perencanaan orang / calon penjaga warnet tersebut diberikan pendidikan
mengenai masalah internet sebelum diterjunkan sebagai penjaga warnet.
Tahap operasi:
Pada tahapan ini secara teknologi warnet telah beroperasi dengan lancar,
adapun yang perlu dikembangkan lebih lanjut pada saat operasi warnet adalah:
Pemasaran / penetrasi pasar. Baik itu melalui leaflet yang relatif
sederhana. Maupun menggunakan metode-metode pemasaran yang
lebih kompleks, misalnya mengadakan acara-acara diskusi internet di
Sering kali yang menjadi masalah adalah ketidaktahuan calon pengguna
akan keuntungan yang diperoleh melalui internet misalnya untuk usaha
kecil dan menengah, untuk hiburan dan lainnya. Usahakan untuk
memberikan wadah bagi pengguna agar menjadi jelas keuntungan yang
akan diperoleh dari Internet.
Yang mungkin akan menarik juga adalah dengan menggabungkan dengan
kursus-kursus penggunanan Internet.
Membangun masyarakat melalui forum-forum diskusi misalnya melalui
mailing listdi internet. Ada cukup banyak saat inimailing listdi internet.
Peralatan yang Dibutuhkan
Baik untuk perencanaan pembelian ataupun sewa, daftar mesin dan peralatan juga harus dirinci sedetail mungkin proyeksinya. Perencanaan ini tetap selalu berkaitan dengan kapasitas dan kompetensi teknis wirausahawan.
Tabel 2.2 Peralatan
Nama
Mesin/Peralatan Merk Jumlah Harga Jumlah Harga
1. Komputer LG 11 set 5.000.000 55.000.000
2. Kursi Star 15 unit 20.000 300.000
3. Meja Tempahan 11 unit 300.000 3.300.000
4. Modem Tp-Link 1 unit 500.000 500.000
6. Kabel LAN 1 gulung 500.000 500.000
7. RJ-45 1 kotak 100.000 100.000
8. Mouse Logitech 11 unit 40.000 440.000
9. Headset K-zone 10 unit 50.000 500.000
10. Webcam High 1 unit 500.000 500.000
11. Scanner Fit 1 unit 2.000.000 2.000.000
12. Printer EPSON 1 unit 2.000.000 2.000.000
13. Loudspeker Sharp 1 unit 500.000 500.000
14. Asbak rokok Royalex 10 unit 10.000 100.000
15. Tong Sampah Fox 1 unit 30.000 30.000
16. Kulkas LG 1 unit 2.000.000 2.000.000
17. Kipas Angin Sharp 3 unit 600.000 1.800.000
18. Genset Power 1 unit 4.000.000 4.000.000
19. Neon Box Minolta 1 unit 1.500.000 1.500.000
20. Spanduk /
Brosur 500.000 500.000
Total Pembelian
2.3.1 Sarana Penunjang
Instalasi sarana penunjang berkaitan dengan tata letak (lay-out) yang termasuk dalam anggaran investasi. Pemasangan sarana penunjang ini meliputi listrik, air, telepon, internet, dan lain-lain.
Tabel 2.3 Jenis Biaya
Jenis Biaya Jumlah Biaya
1. Biaya Instalasi Komputer Rp.
2.000.000,-2. Biaya pemasangan Listrik Rp.
1.000.000,-3. Biaya renovasi Rp.
1.000.000,-4. Biaya Air dan telepon Rp.
1.000.000,-5. Biaya Penerangan Rp.
500.000,-6. Biaya Maintanance Rp.
200.000,-7. Biaya iuran Speedy Rp.
1.300.000,-8. Biaya pemeliharaan Rp.
200.000,-Tabel 2.4 Biaya Operasional Bulanan
No Biaya Tetap Jumlah
1 Penyusutan aset 5
tahun 76.070.000 1.267.833
Operasional Umum
3. Iuran Speedy 1.300.000 1.300.000
4. Listrik 500.000 500.000
5. Air 400.000 400.000
6. Kertas 250.000 250.000
7. Biaya pemeliharaan 500.000 300.000
8. Biaya maintanance 200.000 200.000
9. Gaji Pimpinan 500.000 500.000
10. Gaji Pimpinan 400.000 400.000
Total 5.951.166
2.6. ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
setiap karyawan atau professional. Adapun sisi stabilitas akan terlihat dari turnover professional di sebuah perusahaan. Perencanaan tenaga kerja langsung (TKL), juga perlu memperhatikan hal-hal mengenai kualifikasi, tarif upah, jumlah tenaga yang dibutuhkan, dan persyaratan kerja. Karena dalam usaha ini pemilik juga merupakan investor aktif yang berarti pemilik juga menjalankan pekerjaan operasional, maka sistem penggajian tidak dihitung secara spesifik melainkan menerima pembagian dari laba yang didapatkan. Sehingga untuk saat ini usaha pemilik belum memerlukan tenaga kerja tambahan karena masih dapat mengelola sendiri usaha ini.
2.7 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
Pengembangan Usaha sangat dibutuhkan bagi siapa saja dan untuk jenis
usaha apa saja. Hal ini dimaksud agar usaha warnet Bika_net dapat dikenal di
kalangan masyarakat mana saja. Maka dari itu, ada beberapa strategi yang
dilakukan penulis untuk mengembangkan usaha warnet ini yaitu:
Keunikan Pelayanan
Menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lainnya adalah hal yang harus
dilakukan untuk mengembangkan usaha. Hal ini dikarenakan hal yang beda atau
dengan kata lainnya keunikan suatu tempat dapat membuat pelanggan tidak
akan lupa dengan suatu tempat. Maka dari itu, penulis membuat penataan
warnet lain, dengan perbedaan positif ini bika net akan menjadi pembicaraan
dari mulut kemulut. Hal ini merupakan media iklan gratis yang paling baik.
Segmentasi
Ada banyak level atau tingkatan berbagai bidang masyarakat konsumen,
rasanya sulit bila satu produk bisa menjangkau semua tingkatan tersebut, maka
salah satu strategi adalah membuat produk atau pelayanan untuk tingkatan
tertentu, contohnya rinso yang ditargetkan untuk kalangan menengah keatas,
sedangkan untuk kebawah, perusahaan yang sama memproduksi Surf. contoh
lain adalah simpati dan mentari yang ditujukan utk kalangan menengah keatas,
namunoperatorGSM juga tidak ingin kehilangan pasar bawah makanya mereka
meluncurkan kartu AS dan IM3 untuk pasar remaja yang lebih banyak
menggunakan SMS daripada menelepon.
Untuk pengelola warnet, bika_net ditargetkan untuk semua kalangan
dengan fasilitas yang nyaman dan harganya terjangkau, dan akses yang cepat.
Pelayanan Tambahan
1. Bika_net akan dipandu tutor Profesional, sehingga pengguna dapat
menayakan kesulitan kesulitan dalam pengaksesan. Dengan begitu hal
ini dapat menambah pelanggan baru. Karena dilihat dari penelitian
pelanggan tidak ingin ke warnet dikarenakan mereka tidak dapat bermain
2. Memberikan diskon bagi para pelanggan.
3. Membina hubungan yang baik dengan pelangggan menggunakan kartu
anggota.
Strategi Pemasaran
Pemasaran juga mempengaruhi berkembangnya usaha ini. Strategi
yang marketing yang akan dilakukan adalah dengan lebih memasarkan usaha
ini dengan membuat brosur, poster dan flyer yang akan lebih dipasarkan
kepada masyarakat umum.
Strategi Keuangan
Dalam mengembangkan usaha, pemilik akan menambah armada
untuk mengembangkan usaha dengan modal sendiri yang telah didapat dari
keuntungan selama warnet beroperasi.
2.8 PEMANFAATAN IT
Dalam persaingan bisnis yang semakin keras dan ketat saat ini, IT
memegang peranan penting dalam pengembangan bisnis. Yang menjadi titik
point adalah bagaimana teknologi dapat digunakan dan apa yang perlu diketahui
bisnis mengenai teknologi sehingga memberi dampak terhadap stategi bisnis dan
Pemanfaatan sistem teknologi informasi memberikan lima peran utama di dalam
organisasi :
Meningkatkan efisiensi, yaitu menggantikan manusia dengan teknologi di proses
produksi.
Meningkatkan efektivitas, yaitu menyediakan informasi bagi para manajer di
organisasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan dengan lebih
efektif yang didasarkan dengan informasi yang akurat, tepat waktu, dan relevan
sehingga mendapat hasil produksi yang akurat dan bebas dari cacat produksi
sesuai dengan sasaran produksi yang diinginkan.
Meningkatkan komunikasi, yaitu mengintegrasikan penggunaan sistem teknologi
informasi dengan menggunakanemaildanchat.
Meningkatkan kolaborasi.
Meningkatkan kompetitif, yaitu sistem teknologi informasi digunakan untuk
keunggulan kompetisi.
Dalam pemanfaatan IT, usaha warnet Bika_net memanfaatkan
jaringan internet untuk memasarkan warnet ini. Jika siapa saja yang sedang
berlibur ke daerah ini dapat mengetahui warnet bika_net dengan desain yang
berbeda dari warnet lainnya yaitu desaingo green.Bukan hanya itu saja, penulis
juga akan membuat peta warnet bika_net, guna mempermudah pendatang agar
tidak tersesat. Dengan begitu, warnet bika_net bukan hanya masyarakat
daerah lokal yang mengetahuinya tetapi siapa saja yang akan membuka
internet. karena usaha ini memiliki alamat yang jelas dan mudah dikunjungi oleh
2.9 ANALISIS KEUANGAN
Salah satu komponen yang mendukung pembangunan nasional
adalah tersedianya lembaga intermediasi yang mempunyai fungsi menghimpun
dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali ke masyarakat dalam bentuk
kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya. Lembaga intermediasi yang ada
dibedakan dalam 3 kategori yakni :
a. Berbentuk Bank tunduk pada Undang-Undang Pokok Perbankan
b. Berbentuk Koperasi Simpan Pinjam tunduk pada Undang-Undang
Koperasi
c. Lembaga Keuangan Mikro lainnya yang belum diatur undang-undang
Lembaga keuangan mikro yang membantu mengembangkan iklim
wirausaha di Indonesia diatur dalam Surat Edaran Menteri Keuangan No.
SE-31/MK/2000 tanggal 5 Mei 2000 tentang Pelaksanaan Program PUKK. Dalam hal
ini Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi mengacu kepada Surat Keputusan
Menteri Keuangan No.316/KMK.016/1994 tanggal 27 Juni 1994 yang
menggantikan Surat Keputusan Menteri BUMN/Kepala Badan Pembina BUMN
No. Kep.216/M-PBUMN/1999 tanggal 28 September 1999. Sumber pendanaan
dari Program Pembinaan Usaha Kecil dan Koperasi (PUKK) berasal dari
penyisihan laba BUMN termasuk saldo dana Pembinaan Usaha Kecil dan
Koperasi (PUKK) tahun-tahun sebe-umnya yang merupakan sumber pendanaan
masyarakat melalui kemitraan dengan para pengusaha kecil dan koperasi serta
ling-ungan masyarakat sekitarnya.
Pelaksanaan Program Pembinaan Usaha Kecil, Koperasi (PUKK) dan
Bina Lingkungan dilaksanakan di dalam lingkup masyarakat yang bertujuan untuk
mendorong tercapainya pertumbuhan ekonomi rakyat, melalui pemerataan di
sektor ekonomi dimana anggota masyarakat golongan pengusaha kecil dan
koperasi diberi kesempatan untuk melakukan perluasan usahanya, berdasarkan
bantuan pinjaman untuk modal kerja / pinjaman lunak yang berasal dari
penyisihan laba BUMN. Namun untuk bisnis keripik buah dan keripik sayur ini,
kami menggunakan dana dari kami sendiri, agar tanggung jawab dan pembagian
hasil nantinya jauh lebih mudah, adapun bila membutuhkan pengembangan
usaha, salah satu cara pendanaan yang tertera diatas bisa menjadi bahan
pertimbangan kami.
2.9.1 Proyeksi Keuangan
Sumber Pendanaan
Tabel 2.5 Sumber Pendanaan
Uraian Persentase Jumlah
a b c d (a+b+c+d)
Modal Sendiri
25.000.000 25.000.000 25.000.000 25.000.000 100.000.000
Pinjaman 0 0 0 0 0
Jumlah 25.000.000 25.000.000 25.000.000 25.000.000 100.000.000
Break Even Point(BEP)
Break Even Point adalah titik dimana Entity/company/business dalam keadaan belum memperoleh keuntungan, tetapi juga sudah tidak merugi. Jika dinyatakan dengan bahasa akuntansi keuangan mungkin menjadi: Suatu keadaan dimana:
Revenue - Cogs Expenses= 0
Jika Revenue - Cogs Expenses = 1, berarti di atas break even point (untung).
Jika Revenue - Cogs Expenses = -1, berarti belum break even point (masih rugi).
1. Alat perencanaan untuk hasilkan laba.
2. Memberikan informasi mengenai berbagai tingkat volume penjualan, serta hubungannya dengan kemungkinan memperoleh laba menurut tingkat penjualan yang bersangkutan.
3 Mengevaluasi laba dari perusahaan secara keseluruhan.
4 Mengganti sistem laporan yang tebal dengan grafik yang mudah dibaca dan dimengerti.
A. Jumlah PC 10
B Jam Buka 24
B.1 Jam Sibuk 11am 6pm 7
B.2 Jam Sedang 9am -11am ; 5pm 1am 9
B.3 Jam Rendah 1am 9am 8
C. Biaya Operasional 5.951.166
D. Harga Sewa 3.000
E. Hari Kerja 30
Tabel 2.6 Utilitas
Arus Kas(Cash Flow)
Dalam Perencanaan Bisnis, arus kas ini menduduki tempat yang sangat penting sebab pengeluaran dan penerimaan proyek di masa mendatang selalu dinyatakan dalam bentuk arus kas. Penilaian kelayakan juga didasarkan atas perbandingan arus kas masuk dengan arus kas keluar. Hal ini dipertegas lagi oleh
Smith dan Skousen (1987 : 185) yang mengatakan bahwa laporan arus kas dimaksudkan untuk memberikan ikhtisar arus masuk dan arus keluar kas untuk suatu periode yang terdiri dari tiga bagian yaitu aktivitas operasi, aktivitas investasi dan aktivitas pendanaan.
Utilisasi (U)
Sibuk Sedang Rendah
80% 60% 20%
Jam Aktif 7 9 8
PC Aktif (1) U* A 8 6 2
Jam Pakai Harian (2) 1 * A 56 54 16
Sewa Harian (3) 2 * D 168.000 162.000 48.000
Total Harian (4) Sum (3) 378.000
Bruto Bulanan (5) 4 * E 11.340.000
Netto Bulanan (6) 5 C 5.388.834
b. 3. Rencana Arus Kas
RENCANA ARUS KAS
WARUNG INTERNET BIKA_NET
TAHUN 2011
(Dalam Ribuan Rupiah)
Bln I Bln II Bln III Bln IV Bln V Bln VI Bln VII Bln VIII Bln IX Bln X Bln XI Bln XII
A. PENERIMAAN
Penerimaan Penjualan 9000 9000 9600 9600 9900 9900 10500 10500 10500 10500 10800 10800
Penerimaan Pinjaman 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Penerimaan lain-lain 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Sub Total Penerimaan 9000 9000 9600 9600 9900 9900 10500 10500 10500 10500 10800 10800
Pembelian Asset (Investasi) 76.570 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Sewa Gedung 10.000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Biaya Instalasi computer 2.000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Biaya Pemasangan listrik 1.000 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Biaya Listrik 500 500 500 500 500 500 500 500 500 500 500 500
Iuran Speedy 1300 1300 1300 1300 1300 1300 1300 1300 1300 1300 1300 1300
Biaya Renovasi 1000 0 0 300 0 0 0 300 0 0 0 500
Biaya Air 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400
Biaya pemeliharaan 300 300 300 300 300 300 300 300 300 300 300 300
Biaya maintanance 200 200 200 200 200 200 200 200 200 200 200 200
Gaji pimpinan 500 500 600 600 600 700 700 700 700 800 800 800
Gaji Staf 400 400 500 500 500 500 600 700 700 700 700 700
Biaya bunga 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0
Biaya lain-lain(kertas) 200 200 220 220 230 230 240 240 250 260 280 290
Sub Total Pengeluaran 94.370 3800 4020 4320 4030 4130 4240 4640 4350 4460 4480 4990
C. SELISIH KAS (85370) 5200 5580 5280 5870 5770 6260 5860 6150 6040 6320 5810
D. SALDO KAS AWAL 100000 14630 19830 25410 30690 36560 42330 48590 54450 60600 66640 72960
2.10. ANALISIS DAMPAK DAN RESIKO USAHA
Dampak Terhadap Masyarakat Sekitar
Masyarakat menjadi tahu bahwa ada warnet yang ramah lingkungan di
sekitar wilayah mereka yaitu Bika_net . Dengan begitu hal ini akan
mempermudah masyarakat untuk mencari informasi bukan hanya di daerah
sekitar, mereka juga dapat mengetahui apa yang terjadi di luar daerah bahkan
luar negeri sekalipun.
Penulis juga akan memberikan pelatihan kepada Masyarakat yang belum
mengetahui cara mengoperasikan internet. Sehingga, Masyarakat menjadi
bertambah wawasannya dengan adanya pelatihan edukasi gratis tersebut.
Dampak Terhadap Lingkungan Sekitar
Lingkungan dapat terselamatkan dari akibat global warming, karena
Bika _net memiliki ruang lingkup taman yang ditanami tanaman penetralisir
kebocoran ozon, tanaman dibudidayakan secara professional di sekitar
Bika_net oleh pakar biologi yang juga turut mendukung keberadaan
Bika_net .
Antisipasi Resiko Usaha
Kegiatan yang meminimalkan resiko usaha warnet, yang perlu
1. Kecepatan, jangan sampai konsumen terlalu lama dalam membuka situs,
sangat cepat lebih baik, karena biasanya konsumen terburu-buru atau ingin
cepat mengerjakan beberapa tugas yang telah disiapkan.
2. Fasilitas, fasilitas ini penting karena menunjang betahnya konsumen
berlama-lama bermain internet. Seperti minuman, makanan, ruangan yang
menggunakan AC, headset dan camera, makin lengkap semakin baik.
3. Area komputer tertutup, Bila tidak tertutup konsumen tidak begitu privasi
dalam bermain guna menghindari konsumen membuka situs porno, sehingga
dibuatlah area bermain internetnya yang terbuka. Untuk area tertutup sangat
disarankan untuk membuat tulisan pelarangan melihat situs porno. Memberi
kebebasan pada konsumen akan meningkatkan omset.
4. Bonus, berikan bonus untuk konsumen setiap pemakaian yang lama, misalnya
setiap 2 (dua) jam bonus 1(satu) jam dan seterusnya.
5. Musik, sediakan lagu-lagu yang lengkap agar konsumen menikmati lagu-lagu
kesukaannya. Berarti harus menyediakan lagu-lagu yang lengkap dari berbagai
aliran musik. Dijamin laris manis, konsumen bebas memilih lagu dan
mendengarkannya dengan menggunakan headset yang tersedia di setiap
komputer.
6. Film, jarang ada warnet yang menyediakan film-film terbaru, jadi jika
BAB II
PERENCANAAN BISNIS WARUNG INTERNET BIKA_NET
Usaha ini adalah usaha yang bergerak dalam bidang jasa termasuk
didalamnya adalah usaha warnet. Dalam suatu usaha ini memiliki data yang
meliputi nama pemilik, struktur organisasi, bentuk kepemilikan bisnis, alamat
perusahaan, nomor telepon, faximile, e-mail, NPWP serta perizinan usaha.
Berikut adalah data dari perusahaan yang penulis rencanakan:
a. 2.1 DATA PERUSAHAAN
1. Nama Perusahaan
2. Bidang Usaha
3. Jenis produk / Jasa
4. Alamat Perusahaan
Jl. Bakti II No. 56 Desa Sekip Lubuk Pakam
0852 9763 5944
www.bika_net.com
Perusahaan Jasa
2.2. BIODATA PEMILIK / PENGURUS
1. Nama
2. Jabatan
3. Tempat dan Tanggal Lahir
4. Alamat Rumah
Tempat dan Tanggal Lahir
Alamat Rumah
Lubuk Pakam, 21 November 1990
Jl. Bakti II No. 56 Desa Sekip Lubuk Pakam
0852 9763 5944
Strata I
Anggota
Lubuk Pakam, 10 Maret 1989
Jl. Bakti II No. 56 Desa Sekip Lubuk Pakam
0852 7575 8585
Nama
Jabatan
Tempat dan Tanggal Lahir
Alamat Rumah
3. Tempat dan Tanggal Lahir
4. Alamat Rumah
Tanjung Morawa, 06 April 1989
2.3 STRUKTUR ORGANISASI
`
Struktur organisasi sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi. Karena
dengan Struktur organisasi dapat menciptakan LOA kesuksesan untuk bisnis kita,
dengan memiliki struktur organisasi kita telah berimajinasi seperti apa bisnis kita
dimasa mendatang. Divisi divisi dan posisi posisi apa saja yang nanti akan
dapat tergambar dengan jelas saat ini. Bahkan beberapa orang beranggapan
bahwa seberapa besar bisnis kita nantinya dapat dibaca saat ini melalui struktur
organisasi yang dimiliki sekarang. Bukan hanya itu saja, struktur organisasi juga
dapat memudahkan pengembangan Sumber Daya Manusia serta dengan
struktur organisasi kita dapat melihat pos pos mana saja yang nantinya
membutuhkan SDM, struktur organisasi juga dapat menjadi alat pada saat kita
melakukan perekrutan atau penambahan karyawan nantinya. Dengan adanya YULI ASTUTI
Pimpinan
HABIBI Anggota
DECKA SETIAWATI Anggota
struktur organisasi kita akan berusaha untuk mendapatkan SDM yang capable
pada posisi-posisi yang saat ini masih kosong atau rangkap jabatan. Bagi
karyawan struktur organisasi ini juga akan menjadi motivasi tersendiri untuk naik
jabatan pada posisi diatasnya. Tanpa struktur organisasi karyawan tidak
mengetahui apakah ada jabatan diatas posisinya saat ini.
Dalam menjalankan usaha warnet ini, struktur organisasi kami hanya
masih 4 orang termasuk penulis yang terlibat dalam pengelolaan rencana ini.
Kedepannya akan lebih banyak lagi tenaga kerja yang akan diserap.
Penulis akan membuat struktur organisasi untuk bisnis warnet ini ke dalam
empat Pilar Pengorganisasian (Four Building Blocks of Organizing), yaitu:
Pilar Pertama : pembagian kerja(division of work)
Pilar Kedua : Pengelompokan Pekerjaan (Departmentalization)
Pilar Ketiga : penentuan relasi antar bagian dalam organisasi (hierarchy)
Pilar Keempat : penentuan mekanisme untuk mengintegrasikan aktivitas
antar bagian dalam organisasi atau koordinasi (coordination)
Penulis yakin jika suatu bisnis memiliki struktur organisasi yang baik maka
setiap pekerjaan akan terselesaikan dengan rapi dan terarah. Hal ini dikarenakan
tenaga kerja mengetahui tugas-tugas yang dibebankan kepadanya dan yang
menjadi tanggung jawabnya. Tenaga kerja juga akan mengetahui ruang lingkup
2.4 ASPEK PASAR DAN PEMASARAN 2.4.1 Produk yang Dihasilkan
Produk berupa jasa akses internet dikemas secara user friendly, dengan
cita rasa yang disesuaikan dengan selera dengan spesialisasi kebutuhan pasar,
dan bertujuan membangun sumber daya manusia Indonesia melalui akses
internet cepat dengan fasilitas lengkap dan beredukasi.
Pada bagian ini menjelaskan keseluruhan produk jasa yang dihasilkan.
Perencanaan yang perlu dilakukan menyangkut produk (output), terutama pada
usaha jasa warnet adalah:
A. Dimensi Produk
Dimensi produk berkenaan dengan sifat dan fungsinya. Produk jasa ini
memiliki usaha yang menghubungkan informasi dunia secara lengkap. Berikut ini
adalah berbagai macam produk yang dihasilkan oleh informasi-informasi dunia
secara keseluruhan antara lain :
a. Internet
b.Browser
B. Nilai / Manfaat Produk a. Internet
Produk Manfaat Internet sekarang sudah dapat dirasakan oleh berbagai kalangan. Manfaat Internet sebagai salah satu media terbesar di dunia bisa digunakan sebagai pendoronga majunya pendidikan masa depan. Teknologi internet hadir sebagai media yang multifungsi.
Komunikasi melalui internet dapat dilakukan secara interpesonal (misalnya e-mail dan chatting) atau secara masal, yang dikenal one to many communication (misalnya mailing list). Internet juga mampu hadir secara real time audio visual seperti pada metode konvensional dengan adanya aplikasi
teleconference. Berdasarkan hal tersebut, maka internet sebagai media pendidikan mampu menghadapkan karakteristik yang khas, yaitu:
a. sebagai media interpersonal dan massa;
b. bersifat interaktif,
c. memungkinkan komunikasi secara sinkron maupun asinkron.
Karakteristik ini memungkinkan pelajar melakukan komunikasi dengan
sumber ilmu secara lebih luas bila dibandingkan dengan hanya menggunakan
media konvensional. Teknologi internet menunjang pelajar yang mengalami
keterbatasan ruang dan waktu untuk tetap dapat menikmati pendidikan.
Metode talk dan chalk, nyantri , usrah dapat dimodifikasi dalam bentuk
komunikasi melalui e-mail, mailing list, dan chatting. Mailing list dapat
mailing list. Metode ini mampu menghilangkan jarak antara pakar dengan
pelajar. Suasana yang hangat dan nonformal pada mailing list ternyata menjadi
cara pembelajaran yang efektif seperti pada metode usrah .
b. Browser
Browser modern dan halaman web biasanya menggunakan banyak fitur
dan teknik yang tidak ada pada masa-masa awalweb. Disebabkan adanya perang
penjelajahweb, fitur-fiturwebdan penjelajahwebsemakin cepat dikembangkan.
Berikut daftar beberapa elemen dan fitur-fitur tersebut:
ActiveX
Autocompletion(Pengisian otomatis) URL dan formulir data
Bookmarkuntuk mengikuti lokasi yang sering diakses
Cascading Style Sheet(CSS)
Cookie yang membolehkan sebuah website untuk mengetahui seorang
pengguna lama.
Web cache - Halaman web "disimpan" dalam memori ketika kita
membukanya agar dapat diakses lagi walaupun sedangoffline
Digital certificate(Sertifikat Digital)
DHTML
Pemuatan gambar menggunakan format gambar yang sudah terkenal
c. Game Online.
Permainan Daring (Online Games) adalah jenis permainan komputer
yang memanfaatkan jaringan komputer (LAN atau internet), sebagai medianya.
Biasanya permainan daring disediakan sebagai tambahan layanan dari
perusahaan penyedia jasa online, atau dapat diakses langsung melalui sistem
yang disediakan dari perusahaan yang menyediakan permainan tersebut.
Permainan daring terdiri dari banyak jenis, dari mulai permainan
sederhana berbasis teks hingga permainan yang menggunakan grafik kompleks
dan membentuk dunia virtual yang ditempati oleh banyak pemain sekaligus.
Dalam permainan daring, ada dua unsur utama, yaitu server dan client. Server
melakukan administrasi permainan dan menghubungkan client,sedangkanclient
adalah pengguna permainan yang memakai kemampuan server. Permainan
daring bisa disebut sebagai bagian dari aktivitas sosial karena pemain dapat
saling berinteraksi secara virtual dan seringkali menciptakan komunitas maya.
2.4.2. Keunggulan bika_net yaitu:
1. Didesain ramah lingkungan dengan konsep go green yang mengacu kepada isu global warming yang semakin mengkhawatirkan.
2. Akses gratis sebelum launching. 3. Akses internetnya capat.
2.4.3 Gambaran Pasar
Pada tahap ini menceritakan gambaran pasar, mulai dari gambaran pasar
bisnis secara ringkas serta data penjualan beberapa tahun terakhir.
Menurut Situmorang (2008 : 63) mengatakan bahwa tantangan utama perusahaan-perusahaan adalah bagaimana membangun dan mempertahankan bisnis yang sehat dalam pasar dan lingkungan yang terus berubah. Dalam membangun suatu bisnis, tentu saja anda harus mengetahui pasar apa yang akan menjadi pelanggan anda, sebab mengenal pasar berarti anda mengenali apa yang anda jual. Dalam situasi persaingan yang ketat anda diminta mendefenisikan pasar anda secara jelas.
Untuk menggambarkan gambaran pasar maka beberapa warnet telah
mempertimbangkan untuk beralih ke open source seperti Linux dan FreeBSD.
Tetapi, kendala yang dihadapi cukup beralasan untuk masih menunda
penggunaanopen source(OS) tersebut. Alasan-alasan tersebut antara lain belum
terbiasanya pelanggan dalam menggunakannya. sebenarnya kompatibilitas dan
keandalannya dapat dibilang cukup user friendly. Ada juga yang beralasan,
komunitas open source adalah komunitas yang eksklusif, dan pelit untuk berbagi
ilmu ke masyarakat pengguna komputer. Namun, ada jalan agar open source
menjadi familiar yaitu dengan semakin seringnya membiasakan masyarakat
2.4.4 Target Pasar atau Segmen Pasar yang Dituju
Dalam suatu perusahaan pasti akan memiliki target atau segmentasi
pasar yang dituju untuk mengembangkan usaha yang diproduksi oleh
perusahaan. Target pasar memberikan prospek yang bagus dimana saya dapat
memasarkan usaha warnet Bika_net kesemua golongan. Berdasarkan wilayah
geografis, segmen pasar yang dituju adalah anak-anak sekolah, mahasiswa,
pegawai, dan masyarakat umum yang berada di sekitar Bika_net .
Disini penulis juga akan membuat brosur Bika_net guna memberikan
informasi ke sekolah sekolah, perkantoran dan masyarakat bahwa telah buka
warung internet dengan desain ramah lingkungan dengan konsep go greenyang
mengacu kepada isu global warming yang semakin mengkhawatirkan. Yang
dijamin setiap yang datang akan merasa tenang dan nyaman di dalamnya.
2.4.5 Tren Perkembangan Pasar
Tren perkembangan pasar dipengaruhi beberapa faktor :pertamakondisi
ekonomi sebuah daerah / negara. Kondisi ekonomi suatu negara akan sangat
mempengaruhi tren perkembangan pasar. Dalam lingkungan ekonomi beberapa
faktor yang perlu dipertimbangkan terhadap nilai perusahaan adalah
pertumbuhan ekonomi, inflasi, dan tingkat suku bunga.
Masyarakat Indonesia sangat mengikuti tren suatu produk di pasar saat
warnet yang lainnya yang sudah ada yaitu dengan desain ramah lingkungan
dengan konsepgo green .Hal ini diciptakan dikarenakan penulis terinspirasi pada
isuglobal warmingyang semakin mengkhawatirkan.
Dari analisis perkembangan pasar yang penulis lakukan pertumbuhan
layanan jasa dan pelanggan menunjukkan tren yang berkesinambungan, Internet
mendongkrak pertumbuhan ekonomi. Internet sebagai salah satu jenis layanan
teknologi informasi juga membukukan kinerja perkembangan yang tinggi.
Perkembangan layanan koneksi dunia maya itu tentu akan memberikan dampak
yang signifikan terhadap pertumbuhan pendapatan dan perkembangan bisnis
para pelaku usahanya di masa yang akan datang. Penulis yakin pada usaha
warnet ini karena diyakinkan jumlah pengguna internet terus meningkat.
Dari segi inflasi, menurut Madura (2007 : 128), Inflasi adalah kenaikan
dalam tingkat harga barang dan jasa secara umum selama periode waktu
tertentu .
Faktor ini mempengaruhi dalam perkembangan usaha penulis dikarenakan inflasi
dapat mempengaruhi biaya operasi perusahaan. Ketika inflasi tinggi maka akan
berimbas pada peralatan komputer yang dibutuhkan untuk usaha ini. Dengan
tingginya inflasi maka tinggi pula harga peralatan yang dibutuhkan usaha warnet.
Namun, ketika inflasi turun maka peralatan komputer juga akan turun sehingga
Dari segi suku bunga, faktor ini juga mempengaruhi akan perkembangan
usaha ini. Namun, dapat dilihat bahwa tingkat bunga mempengaruhi ketika
usaha yang dijalankan mendapat pinjaman dari pihak ketiga yakni bank. Kedua
lingkungan industri, selain dipengaruhi oleh kondisi makro bisnis juga
dipengaruhi oleh kondisi ekonomi mikro yang berkaitan dengan kondisi mikro.
Dalam lingkungan industri beberapa factor yang perlu dipertimbangkan terhadap
tren perkembangan pasar adalah tingkat persaingan industri dan peraturan
industri.
Persaingan Industri. Setiap industri terdiri dari berbagai perusahaan yang bersaing
satu sama lain. Tingkat persaingan bias saja skala local, nasional, regional ataupun
global. Setiap industri memiliki tingkat persaingan yang berbeda. Ada yang ketat ada
yang tidak tergantung jenis produk, teknologi yang digunakan serta kebutuhan
masyarakat dan bentuk pasar. Hal ini yang mempengaruhi pangsa pasar tiap-tiap
industri. Agar dapat terus bersaing dan mengembangkan pasar perusahaan harus
terus melakukan inovasi produk.
Peraturan Industri. Agar terjadi persaingan yang sehat antar setiap industri, maka
pemerintah mengeluarkan berbagai regulasi, walaupun berbagai regulasi yang ada
kadangkala malah mendistorsi pasar seperti tata niaga cengkeh (BPPC), proyek
mobil nasional (MOBNAS). Sedangkan berbagai regulasi yang baik misalnya
pemerintah mengeluarkan UU No. 55 Tahun 1999 (Undang-Undang Larangan
2.4.6 Proyeksi Penjualan
Perencanaan kapasitas produksi dilakukan untuk semua mesin, peralatan, dan faktor produksi lainnya sesuai dengan rencana jumlah produk akhir yang akan dihasilkan. Dengan sendirinya, kapasitas produksi sampai dengan tingkatan yang rinci semuanya akan mengacu pada hasil dari perhitungan peluang pasar atas produk yang bersangkutan. Kapasitas produksi biasa dinyatakan dalam unit per periode waktu tertentu (tahun, bulan, minggu, hari, atau jam). Untuk perencanaan strategis, proyeksi kapasitas penjualan dilakukan dalam jangka minimal 3 (tiga) tahun ke depan, sesuai dengan rencana produksinya.
2.4.7 Analisis Pesaing
Keberhasilan bisnis salah satunya ditentukan oleh kemampuan
memahami pesaing. Output dari kemampuan tersebut, menopang manajemen
dalam memutuskan dimana akan bersaing dan bagaimana posisi diantara
pesaing. Demikian karena, analisis dilakukan dengan cara identifikasi industri dan
karakteristiknya, identifikasi bisnis di dalam industri, kemudian masing-masing
bisnis pun dievaluasi, prediksi aktivitas pesaing termasuk identifikasi pesaing
baru yang mungkin menerobos pasar maupun segmen pasar.
Persaingan dalam keberadaannya berlangsung pada berbagai jenis.
Persaingan antar merek, persaingan antarproduk, persaingan antarkebutuhan
generik yang tercipta karena kelangkaan sumber daya dimana variasi geografis
pun terjadi. Pemahaman terhadap jenis-jenis persaingan tersebut, merupakan
Analisis persaingan bersifat dinamis. Pesaing dideskripsikan dan dianalisis, pesaing di evaluasi, serta kemudian tindakan pesaing pun diprediksi secara tepat.
Yang dimaksud pesaing termasuk didalamnya pesaing baru yang berpeluang
mengacungkan jari telunjuk sebagai tanda kehadiran. Analisis persaingan
merupakan aktifitas yang terus menerus dan memerlukan koordinasi informasi.
Bisnis dan unit bisnis menganalisis pesaing dapat dengan cara menggunakan
sistem intelijen pesaing. Untuk kepentingan itu, beberapa teknik dilakukan
seperti pencarian database, observasi konsumen, wawancara dengan pemasok
serta partisipan lainnya yang sesuai, perekrutan karyawan pesaing termasuk
mempelajari produk pesaing. Setiap teknik yang telah dikemukakan, tampak
didalamnya mengandung unsur titik kedinamisan.
Dari analisis pasar dan pesaing yang penulis lihat bahwa, pesaing dari
usaha warnet ini merupakan usaha yang sejenis yakni pesaing yang bersifat
substitusi. Adapun keunggulan dan kelemahan dari produk kompetitor sebagai
Tabel 2.1 Analisis Pesaing
PESAING KEUNGGULAN KELEMAHAN
Nexus Warnet
1. Merupakan nasional brand
2. Memiliki citra merk yang
bagus pada konsumen
3. Untuk segmen kelas
menengah atas
1. Layanan yang kurang
ramah
Intan Warnet 1. Memiliki beberapa cabang
2. Akses cepat
1. Ruangan tak bersekat,
privacykurang
2.5 ASPEK PRODUKSI Tahap Perencanaan :
1. Hitung rencana bisnis dengan baik, komponen penting yang harus
diperhatikan adalah:
Investasi yang terdiri dari beberapa komponen utama seperti komputer,
Sebagai gambaran perkiraan umum jumlah komputer akan menjadi biaya
utama investasi.
Biaya operasi bulanan yang meliputi gaji operator, akses internet, biaya
telepon, listrik, air.
Pemasukan yang berupa iuran bulanan bagi aksese-maildan / atau akses
web.
2. Observasi ke lapangan untuk melihat potensi pasar. Beberapa patokan
sederhana yang perlu diperhatikan adalah:
Populasi orang muda yang berada di sekitar wilayah warnet (paling mudah jika berada di dekat kampus / sekolah).
Kemampuan finansial orang-orang muda tersebut (minimal sekali mereka sebaiknya mampu mengeluarkan uang Rp. 10.000 s/d 20.000 per bulan
untuk akses internet).
Kuasai teknologi internet dan warnet.
Lakukan observasi kondisi jaringan telepon tempat warnet tersebut,
jangan sampai kecepatan data yang akan diperoleh sangat rendah.
Sebaiknya diusahakan agar kecepatan dapat mencapai 56Kbps di siang
hari.
Setelah yakin kita menguasai teknologi warnet, jaminan pasar cukup baik
dan secara bisnis memungkinkan maka langkah selanjutnya adalah melakukan
instalasi dan kegiatan pemasaran. Pada saat kegiatan instalasi ini waktu yang
dibutuhkan relatif singkat mungkin hanya sekitar 1-2 minggu saja jika ruangan
dan telepon telah tersedia. Sisanya hanya melakukan instalasi komputer dan LAN
yang dibutuhkan.
Hal yang paling sulit adalah mendidik penjaga warnet, karena dibutuhkan
kemampuan komputer dan juga nantinya menjadi semacam customer care bagi
pelanggan warnet yang belum tentu semuanya mengenal internet bahkan tidak
mustahil sebagian besar belum mengenal internet. Oleh karena itu pada tahapan
perencanaan orang / calon penjaga warnet tersebut diberikan pendidikan
mengenai masalah internet sebelum diterjunkan sebagai penjaga warnet.
Tahap operasi:
Pada tahapan ini secara teknologi warnet telah beroperasi dengan lancar,
adapun yang perlu dikembangkan lebih lanjut pada saat operasi warnet adalah:
Pemasaran / penetrasi pasar. Baik itu melalui leaflet yang relatif
sederhana. Maupun menggunakan metode-metode pemasaran yang
lebih kompleks, misalnya mengadakan acara-acara diskusi internet di
Sering kali yang menjadi masalah adalah ketidaktahuan calon pengguna
akan keuntungan yang diperoleh melalui internet misalnya untuk usaha
kecil dan menengah, untuk hiburan dan lainnya. Usahakan untuk
memberikan wadah bagi pengguna agar menjadi jelas keuntungan yang
akan diperoleh dari Internet.
Yang mungkin akan menarik juga adalah dengan menggabungkan dengan
kursus-kursus penggunanan Internet.
Membangun masyarakat melalui forum-forum diskusi misalnya melalui
mailing listdi internet. Ada cukup banyak saat inimailing listdi internet.
Peralatan yang Dibutuhkan
Baik untuk perencanaan pembelian ataupun sewa, daftar mesin dan peralatan juga harus dirinci sedetail mungkin proyeksinya. Perencanaan ini tetap selalu berkaitan dengan kapasitas dan kompetensi teknis wirausahawan.
Tabel 2.2 Peralatan
Nama
Mesin/Peralatan Merk Jumlah Harga Jumlah Harga
1. Komputer LG 11 set 5.000.000 55.000.000
2. Kursi Star 15 unit 20.000 300.000
3. Meja Tempahan 11 unit 300.000 3.300.000
4. Modem Tp-Link 1 unit 500.000 500.000
6. Kabel LAN 1 gulung 500.000 500.000
7. RJ-45 1 kotak 100.000 100.000
8. Mouse Logitech 11 unit 40.000 440.000
9. Headset K-zone 10 unit 50.000 500.000
10. Webcam High 1 unit 500.000 500.000
11. Scanner Fit 1 unit 2.000.000 2.000.000
12. Printer EPSON 1 unit 2.000.000 2.000.000
13. Loudspeker Sharp 1 unit 500.000 500.000
14. Asbak rokok Royalex 10 unit 10.000 100.000
15. Tong Sampah Fox 1 unit 30.000 30.000
16. Kulkas LG 1 unit 2.000.000 2.000.000
17. Kipas Angin Sharp 3 unit 600.000 1.800.000
18. Genset Power 1 unit 4.000.000 4.000.000
19. Neon Box Minolta 1 unit 1.500.000 1.500.000
20. Spanduk /
Brosur 500.000 500.000
Total Pembelian
2.3.1 Sarana Penunjang
Instalasi sarana penunjang berkaitan dengan tata letak (lay-out) yang termasuk dalam anggaran investasi. Pemasangan sarana penunjang ini meliputi listrik, air, telepon, internet, dan lain-lain.
Tabel 2.3 Jenis Biaya
Jenis Biaya Jumlah Biaya
1. Biaya Instalasi Komputer Rp.
2.000.000,-2. Biaya pemasangan Listrik Rp.
1.000.000,-3. Biaya renovasi Rp.
1.000.000,-4. Biaya Air dan telepon Rp.
1.000.000,-5. Biaya Penerangan Rp.
500.000,-6. Biaya Maintanance Rp.
200.000,-7. Biaya iuran Speedy Rp.
1.300.000,-8. Biaya pemeliharaan Rp.
200.000,-Tabel 2.4 Biaya Operasional Bulanan
No Biaya Tetap Jumlah
1 Penyusutan aset 5
tahun 76.070.000 1.267.833
Operasional Umum
3. Iuran Speedy 1.300.000 1.300.000
4. Listrik 500.000 500.000
5. Air 400.000 400.000
6. Kertas 250.000 250.000
7. Biaya pemeliharaan 500.000 300.000
8. Biaya maintanance 200.000 200.000
9. Gaji Pimpinan 500.000 500.000
10. Gaji Pimpinan 400.000 400.000
Total 5.951.166
2.6. ANALISIS SUMBER DAYA MANUSIA (SDM)
setiap karyawan atau professional. Adapun sisi stabilitas akan terlihat dari turnover professional di sebuah perusahaan. Perencanaan tenaga kerja langsung (TKL), juga perlu memperhatikan hal-hal mengenai kualifikasi, tarif upah, jumlah tenaga yang dibutuhkan, dan persyaratan kerja. Karena dalam usaha ini pemilik juga merupakan investor aktif yang berarti pemilik juga menjalankan pekerjaan operasional, maka sistem penggajian tidak dihitung secara spesifik melainkan menerima pembagian dari laba yang didapatkan. Sehingga untuk saat ini usaha pemilik belum memerlukan tenaga kerja tambahan karena masih dapat mengelola sendiri usaha ini.
2.7 RENCANA PENGEMBANGAN USAHA
Pengembangan Usaha sangat dibutuhkan bagi siapa saja dan untuk jenis
usaha apa saja. Hal ini dimaksud agar usaha warnet Bika_net dapat dikenal di
kalangan masyarakat mana saja. Maka dari itu, ada beberapa strategi yang
dilakukan penulis untuk mengembangkan usaha warnet ini yaitu:
Keunikan Pelayanan
Menciptakan sesuatu yang berbeda dari yang lainnya adalah hal yang harus
dilakukan untuk mengembangkan usaha. Hal ini dikarenakan hal yang beda atau
dengan kata lainnya keunikan suatu tempat dapat membuat pelanggan tidak
akan lupa dengan suatu tempat. Maka dari itu, penulis membuat penataan