PENGESAHAN
Diterima oleh :
Panitia Ujian Program Pendidikan Non-Gelar Sastra Budaya
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara Medan,
Untuk melengkapi salah satu syarat ujian Diploma III dalam bidang
studi Bahasa Jepang.
Pada :
Tanggal :
Hari :
Program Diploma Sastra Budaya
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sumatera Utara
Dekan,
Drs. Syahron Lubis, M.A.
NIP. 19511013 197603 1 001
Panitia Ujian :
No. Nama Tanda Tangan
1 Zulnaidi, S.S., M.Hum ( )
2. Mhd. Pujiono, S.S., M.Hum ( )
Disetujui Oleh :
Program Diploma Bahasa Jepang
Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sumatera Utara
Medan
Program Studi D3 Bahasa Jepang
Ketua Program Studi
Zulnaidi, SS, M.Hum
NIP. 19670807 2004 01 1 001
KATA PENGANTAR
Sujud syukur hanya kepada Allah SWT, yang telah memberikan segala
Rahmat dan Hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan kertas karya
yang berjudul “PROSES PERJALANAN KE JEPANG”, guna melengkapi syarat
untuk mencapai gelar Ahli Madya pada Universitas Sumatera Utara.
Disini penulis mengharapkan semoga kertas karya ini dapat bermanfaat bagi
siapa saja yang membacanya.
Dalam menyusun dan menyelesaikan kertas karya ini, penulis banyak
mendapat bantuan dari berbagai pihak dan melalui kesempatan ini penulis dengan
segala hati ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
1. Bapak Dr. Syahron Lubis, M.A selaku Dekan Fakultas Ilmu Budaya
Universitas Sumatera Utara.
2. Bapak Zulnaidi SS, M. Hum, selaku Ketua Program Studi Bahasa Jepang D3
Fakultas Ilmu Budaya Universitas Sumatera Utara.
3. Bapak M. Pujiono, SS, M. Hum, selaku dosen wali dan dosen pembimbing
yang telah membimbing dan memberikan pengarahan kepada penulis hingga
kertas karya ini selesai.
4. Bapak Drs. Eman Kusdiyana, M. Hum, selaku dosen pembaca.
5. Staf pengajar Jurusan Bahasa Jepang Fakultas Ilmu Budaya Universitas
Sumatera Utara yang telah banyak membantu penulis baik secara langsung
6. Teristimewa Kepada Ayahanda Sukri dan Ibunda Petnayeti yang tercinta, yang
telah banyak memberikan dukungan moril maupun materil, serta Doa dan
pengertiannya sehingga terselesaikan kertas karya ini.
7. Abang Saya Ronal, Subandi dan adik-adik Saya Khairunnas, Agi dan Reni
atas segala dukungannya.
8. Teman-teman seperjuangan Saya di Jurusan Bahasa Jepang D3 Fakultas Ilmu
Budaya Universitas Sumatera Utara selama kuliah dari semester 1 hingga
selesai.
Akhir kata penulis menyadari bahwa apa yang disajikan dalam kertas karya
ini masih banyak kekurangan. Untuk itu, demi kesempurnaan penulis
mengharapkan saran dan kritik dari pembaca yang menuju kearah perbaikan dan
kesempurnaan kertas karya ini. Semoga kertas karya ini bermanfaat bagi kita
semua. Amin.
Medan, Juni 2011
Penulis
Yuan Buislah Ramadanus
DAFTAR ISI
BAB II GAMBARAN TENTANG PERJALANAN KE JEPANG 2.1 Perjalanan ke Jepang ... 3
BAB III PROSES PERJALANAN KE JEPANG 3.1 Sebelum Perjalanan ke Jepang ... 21
3.2 Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan ... 31
3.3 Beberapa Tempat Kunjungan Wisata di Jepang ... 36
4.2 Saran ... 45
SINOPSIS/ABSTRAK
PROSES PERJALANAN KE JEPANG
Jepang merupakan suatu Negara Kepulauan. Pulau-pulau utama dari Utara
ke Selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu.
Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya.
Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya
merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang
merupakan sebuah gunung berapi. Tokyo adalah ibu kota Jepang, dan Tokyo Raya
adalah sebutan Tokyo dan beberapa kota yang berada disekelilingnya.
Kepulauan Jepang mempunyai perbedaaan iklim yang mencolok antar
daerah. Di Hokkaido dan Honshu pada musim dingin curah saljunya tinggi,
sementara di Okinawa tak pernah merasakan salju. Iklim Jepang terbagi atas enam
zona yaitu : Hokkaido, Laut Jepang, Dataran Tinggi Tengah (chuo-kochi), Laut
Pedalaman Seto, Lautan Pasifik, Nansei-Shoto (Ryukyu) atau kepulauan di Barat
Daya Jepang.
Kemudian tradisi dan budaya Jepang berkaitan erat dengan musim dan
perubahan alam yang mengikutinya. Secara umum bisa digambarkan sebagai
berikut : Musim Semi (Haru), Musim Panas (Natsu), Musim Gugur (Aki), Musim
Dingin (Fuyu).
Oleh karena itu banyak sekali orang yang ingin pergi ke Jepang. Untuk
harus dikeluarkan untuk melakukan perjalanan ke luar negeri khususnya ke
Jepang yaitu : biaya visa, pesawat, hotel, makan dan transportasi.
Sebelum perjalanan ke Jepang ada beberapa proses yang harus dilakukan,
yaitu pengurusan dokumen penting yang harus dibawa ketika bepergian ke luar
negeri. Dokumen tersebut yaitu : paspor, visa, coe.
Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang
berwenang, yang memuat identitas pemegangnya, dan berlaku untuk melakukan
perjalanan antar negara.
Setelah paspor siap, langkah selanjutnya adalah membuat visa. Pembuatan
visa mengacu pada persyaratan masing-masing negara tujuan.
Yang dimaksud dengan Visa adalah sebuah rekomendasi yang diberikan
kepada warga negara asing untuk masuk ke suatu negara. Untuk visa Jepang
mungkin agak sedikit sulit. Seseorang yang mempunyai visa Jepang bukan berarti
mempunyai izin mutlak atau jaminan untuk dapat masuk ke negara Jepang.
Untuk urusan visa, jika persyaratan lengkap semuanya diperlukan waktu
maksimal tujuh hari sejak aplikasi. Tak ada pungutan tak resmi, semua tarif sesuai
dengan yang tertera. Kecuali kalau kita menggunakan biro jasa, tentu saja ada
biaya bagi jasa mereka. Untuk mendapatkan visa khusus, ada sebuah dokumen
penting lagi yang harus kita miliki, yaitu sebuah Certificate of Eligibility.
Certificate of Eligibility atau CoE adalah dokumen yang dikeluarkan oleh
biro imigrasi Jepang bagi warga negara asing yang ingin mendapatkan izin tinggal
di Jepang, baik sebagai pelajar (College Student), peneliti (Visiting
tinggal di Jepang selama lebih dari 6 bulan. Waktu yang diperlukan untuk
memperoleh Certificate of Eligibility ini biasanya sekitar satu sampai tiga bulan
sejak aplikasi. Yang perlu diingat, CoE ini harus diurus bagi setiap orang asing
yang akan tinggal di Jepang, termasuk anak-anak.
Setelah dokumen penting tersebut telah selesai dibuat, lalu langkah
selanjutnya adalah mempersiapkan segala sesuatunya, baik yang akan
ditinggalkan maupun yang akan dibawa. Contohnya persiapan keuangan. Selain
persiapan keuangan dan persiapan dokumen yang tidak kalah penting lainnya
persiapan yang akan dibawa seperti : pakaian disesuaikan dengan musim kapan
kita akan datang ke Jepang, kemudian telepon seluler yang dapat dipakai di
Jepang yaitu telepon seluler berbasis 3G, bumbu masak instant, santan instant,
kopi, abon, perlengkapan ibadah.
Jepang terkenal dengan biaya hidup yang mahal. Oleh karena itu, ketika akan
berangkat ke Jepang, hal yang satu ini harus dipersiapkan.Menukar uang rupiah
dengan yen sebelum berangkat ke Jepang. Persiapan uang sekitar 300.000 untuk
keperluan awal hidup di Jepang (penginapan, uang makan, sewa apartemen,
membuka rekening Bank, dan lain-lain). Yang terpenting berikutnya adalah harus
memiliki contact person orang yang tinggal di Jepang, lengkap dengan alamat dan
nomor teleponnya sebagai syarat untuk bisa mendarat di Jepang.
Setelah sampai di Jepang, yang harus diperhatikan seperti bahan–bahan
makanan seperti: Niku, Juushi (minyak hewani), Doubutsu yurai (bahan dari
Bahan-Bahan Kue nya seperti : Vanila Oil (menggunakan alkohol), Baking
Powder (yang asam tartarnya dari olahan Sake), Yeast/Ragi (mengandung
Nyuukazai). Kemudian mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Jepang.
Contohnya Sapporo Snow Festival dan Akan National Park yang ada di
Hokkaido, di Tohoku ada tempat wisata yaitu : Shimota Hanto dan Hirosaki. Di
Kanto mempunyai tempat wisata seperti : Tokyo Disney Land dan Tokyo Tower.
Kemudian banyak tempat wisata menarik lainnya yang ada di daerah Chubu,
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Alasan Pemilihan Judul
Pengalaman adalah suatu hal yang tidak akan bisa terlupakan dan menjadi
pelajaran yang berharga, sehingga kita dapat mengoreksi diri dan mengetahui
kesalahan atau pun kegagalan.
Pengalaman tersebut dapat berupa pengalaman apa saja, salah satunya adalah
perjalanan ke Jepang. Untuk mengadakan perjalanan ke Jepang, biasanya harus
mengalami proses demi proses yang cukup panjang.
Jepang adalah suatu negara yang mempunyai Empat musim yaitu musim semi
(Haru), musim gugur (Aki), musim dingin (Fuyu), dan musim panas (Natsu).
Selain itu Negara Jepang mempunyai banyak kegiatan yang berharga dengan
budaya, yaitu upacara minum teh (Chanoyu), merangkai bunga (Ikebana),
kaligrafi huruf Jepang (Shodo), dan lain-lain. Negara Jepang dijuluki Negeri
Sakura. Sehingga banyak sekali orang-orang ingin pergi ke Jepang untuk melihat
budaya dan sakura.
Berdasarkan hal tersebut penulis tertarik untuk memilih judul “PROSES
PERJALANAN KE JEPANG” dalam Kertas Karya ini.
Kertas Karya ini mudah-mudahan dapat memberikan dampak yang luar biasa
bagi para pembaca maupun penulisnya. Sehingga tidak takut untuk melakukan
1.2. Tujuan Penulisan
Tujuan penulis Kertas Karya ini adalah :
1. Untuk memberitahukan kepada pembaca tentang proses dari perjalanan
menuju ke Jepang.
2. Untuk dapat menjadi sumber pengetahuan dan wawasan, baik bagi
pembaca maupun penulis sendiri.
3. Untuk memberitahukan kepada pembaca tempat- tempat wisata yang ada
di Jepang.
4. Salah satu syarat untuk mencapai gelar Ahli Madya pada Universitas
Sumatera Utara.
1.3 Batasan Masalah
Dalam Kertas Karya ini penulis hanya membahas mengenai proses dan
hal-hal penting lainnya untuk melakukan suatu perjalanan ke luar negeri, khususnya
ke Jepang. Hal-hal tersebut adalah sebelum perjalanan ke Jepang, hal-hal yang
perlu diperhatikan dan beberapa tempat kunjungan wisata di Jepang.
1.4 Metode Penulisan
Metode penulisan yang digunakan dalam Kertas Karya ini adalah metode
kepustakaan, yaitu metode penulisan yang dilakukan dengan cara mengumpulkan
data atau informasi. Membaca buku dan referensi yang berkaitan dengan
BAB II
GAMBARAN TENTANG PERJALANAN KE JEPANG
2.1. Perjalanan ke Jepang
Jepang merupakan suatu Negara kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara
ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu.
Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya.
Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya
merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang
merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang,
dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo
secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah
prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada
di prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo
Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang. Untuk itu banyak sekali orang yang
ingin pergi ke Jepang. Dan melakukan sebuah perjalanan ke Jepang, untuk
menikmati keindahan yang ada di Jepang.
2.1.1. Perkiraan Biaya Perjalanan ke Jepang
Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan perjalanan ke Jepang sangat
mahal. Hampir semua harga yang ditulis di sini adalah harga paling minimal,
bagi yang mempunyai anggaran terbatas. Walaupun harga yang ditulis sudah yang
paling murah sepertinya tetap saja terlihat mahal kalau dirupiahkan.
Bagi yang merasa "beruntung" karena mendapatkan sponsor atau kenalan
yang bersedia membayar semua biaya perjalananya ke negeri ini, tentu rasanya
tidak ethis kalau sampai sama sekali tidak tahu sedikitpun berapa biaya yang telah
dikeluarkan oleh pihak yang bersangkutan. Jadi tulisan ini dibuat untuk berbagai
pihak, sebagai bahan perbandingan.
Harga barang dan jasa di negara Jepang sangat stabil dan nyaris tidak
berubah. Harga (dalam satuan Yen) tetap masih up to dated dengan kondisi saat
ini. Sedangkan harga yang ditulis dalam rupiah harap disesuaikan dengan kondisi
dan kurs sekarang.
Biaya yang harus dikeluarkan di Indonesia mulai dari awal (zero) adalah
sekitar Rp 3.000.000an dengan perincian : Biaya passport : Rp 300.000. Airport
Tax : Rp 100.000 dan Fiskal tax : Rp 2.500.000. Kalau sudah memiliki pasport
sebelumnya atau telah memiliki NPWP atau nomor pajak tentu menjadi lebih
murah karena cukup hanya membayar Airport Tax saja. Bagi yang tidak punya
NPWP, harus membayar Fiskal Rp 2.500.000.
2.1.2. Biaya Visa
Saat ini warga Indonesia hanya bisa bebas tanpa visa memasuki beberapa
negara saja yaitu semua negara anggota Asean (Thailand, Malaysia, Singapura,
Brunei Darussalam, Philipina, Vietnam ) Hongkong, Macao, Chili, Maroko, Turki
Kebijakan Visa on Arrival juga sama sekali tidak berlaku untuk pemegang
passport Indonesia, jadi semua urusan visa harus di diselesaikan jauh hari
sebelumnya. Biaya visa untuk ke Jepang adalah sekitar : Rp 350.000.
2.1.3. Biaya Pesawat
Harga rata rata yang bisa dituliskan adalah sekitar 800 s/d 1.200 USD.
Maskapai Jepang (JAL dan ANA), Singapore Airlines dan Thai Air tergolong
maskapai papan atas di jajaran maskapai Asia bahkan dunia karena terkenal
dengan keamanan dan pelayanannya sehingga harganya sedikit di atas tarif
Garuda Indonesia . Namun hal ini tidak selalu bisa dijadikan patokan karena
terkadang bisa juga sebaliknya. Disamping itu harus cerdas memilih maskapai dan
membandingkan harga, kemudian harus memperhitungkan musim ramai (peak
season) dan musim sepi. Di Jepang dikenal masa liburan yang namanya Golden
Week. Di masa ini harga tiket pesawat bisa mahal. Disamping itu juga ada istilah
Open dates ticket yang berlaku satu tahun atau Fix dated ticket disamping juga
Economy Class dan Bussines Class. Perbedaan harga ini sangat mencolok bahkan
hampir dua kali lipat. Fluktuasi harga ini juga terjadi pada variabel lainnya seperti
hotel, sedangkan hal lainnya hampir tidak mengalami perubahan berarti.
Kebanyakan orang membeli tiket melalui agen perjalanan, karena biasanya
jauh lebih murah dibandingkan dengan membeli langsung ke Airline yang
bersangkutan. Bahkan tidak jarang selain harga tiket yang murah (sekitar 1500
USD), kadang sudah termasuk hotel dan makan pagi dan transportasi khususnya
Disamping beberapa Airlines yang umum seperti di atas, ada juga Airlines
alternatif lain yang sangat menarik seperti Continental Airlines. Namun salah satu
kelemahannya adalah karena Maskapai ini (sepertinya) tidak ada Direct Flight
langsung dari Indonesia ke Jepang, maka harus singgah dan Transit di satu atau
bahkan beberapa negara yang berarti membuat jam perjalanan sampai ke Negara
tujuan semakin lebih panjang.
2.1.4. Biaya Hotel atau Tempat Tinggal
Harga hotel berbintang di Jepang adalah berkisar antara 35.000 - 50.000
Yen (Rp 5 juta - 35 juta). Hotel bisnis 7.500 - 35.000 Yen (Rp 750.000 s/d
3.500.000). Perbedaan utama dari kedua hotel ini tampaknya terletak pada fasilitas
dan juga luas kamar. Bisnis hotel biasanya ukurannya relatif sempit, dengan harga
yang lebih murah. Disamping dua katagori hotel di atas masih banyak hotel
lainnya yang menawarkan harga lebih rendah yaitu sekitar 4.000-7.500 Yen (Rp
400.000 s/d 750.000).
Alternatif lain adalah Ryokan yaitu hotel tradisional bergaya Jepang.
dengan variasi harga antara 10.000 s/d 50.000 Yen (Rp 1.000.000 s/d 5.000.000)
per hari. Biasanya ciri khas dari Ryokan adalah kamar dengan nuansa khas Jepang
yaitu lantai rumput tatami, pintu geser dan kasur lipatnya. Makanan yang
disuguhkan juga sepenuhnya adalah makanan Jepang dan yang paling utama
adalah tersedianya tempat pemandian air panas. Untuk rate yang termurah,
biasanya harga makanan belum termasuk didalamnya.
2.1.5. Biaya Makan
Harga rata-rata makan di warung atau restoran termurah adalah sekitar
1.000 Yen (Rp 100.000) untuk makan siang dan 1.500 Yen (Rp 150.000) atau
lebih untuk makan malam. Kalau Anda memilih waktu makan tepat pada saat jam
makan siang, maka akan tersedia set menu yang terdiri dari beberapa makanan,
minuman Dessert, dengan harga 750 s/d 1.000 Yen. Sedangkan kalau memesan
hidangan yang sama di luar jam tersebut maka bisa jadi harganya akan lebih
mahal.
Untuk harga yang lebih ekonomis bisa dilakukan dengan membeli nasi
bungkus di mini market atau Convenience Store seperti Family Mart atau Seven
Eleven dengan harga berkisar 350 s/d 600 Yen (Rp 350.000 - 60.000) per
bungkus. Minuman (coffe, juice dll) bisa dibeli di Vending Machine atau ditoko
yang sama dengan harga berkisar 100-200 Yen (Rp 10.000 - 20.000) per
botol/can. Untuk alternatif yang lebih murah, makanan bisa dibeli di Lowson 100
yaitu sejenis warung Chain yang semua harga barangnya adalah seragam yaitu
seharga 100 Yen. Sedangkan untuk minuman cukup minum air ledeng yang
banyak tersedia di taman kota. Umumnya air PAM di Jepang dijamin
kebersihannya sehingga bisa diminum secara langsung.
Disamping itu sejumlah warung makan yang dikelola dengan sistem
franchise juga menawarkan harga yang sangat murah yaitu sekitar 350 Yen untuk
satu porsi makanan. Warung semacam ini bisa dikenali dengan mudah dari papan
nama dan dekorasi interiornya (tampak jelas dari luar) yang cerah dan meriah.
2.1.6. Biaya Transportasi
Tranportasi di Jepang sangat bagus dan nyaman. Hampir semua tempat
wisata penting bisa dijangkau dengan angkutan umum dengan harga yang sudah
pasti atau fix. Untuk angkutan bus didalam kota harga yang harus dibayar adalah
sekitar 200 Yen (Rp 20.000) Jauh atau dekat sama saja. Sedangkan untuk jalur
luar kota biasanya sekitar 1.500 yen (Rp 150.000). Kereta api adalah angkutan
masal termurah yaitu sekitar 200 Yen untuk satu sampai tiga stasiun yang jarak
masing masing stasiun berkisar antara 1-3 km, sedangkan untuk jarak yang cukup
jauh atau antar provinsi biasanya hampir sama dengan bus yaitu 1500 Yen.
Disamping itu ada juga One Day Ticket, yaitu karcis yang bisa dipakai sepuasnya
selama satu hari untuk jalur mana saja dengan harga yang tidak lebih dari 1.000
Yen (Rp 100.000).
Alternatif lain adalah dengan menyewa sepeda yaitu seharga 2.000 Yen
untuk satu hari. Namun tempat penyewaan sepeda sedikit susah untuk didapatkan
kecuali untuk daerah wisata semacam Kyoto. Untuk sewa motor ataupun mobil,
sebaiknya dilupakan saja karena untuk SIM Internasional keluaran Indonesia
umumnya akan ditolak oleh hampir semua rental mobil di negara ini.
Berkunjung ke Jepang rasanya kurang lengkap kalau tidak mencoba naik
Shinkansen atau kereta peluru yang mampu meluncur dengan kecepatan rata-rata
270 km/jam. Harga tiketnya lumayan mahal yaitu 14.050 Yen (Rp 1.400.000)
untuk perjalanan Tokyo Osaka yang berjarak 552 km dan bisa ditempuh dalam
waktu 3 jam. Namun rute ini akan melewati gunung Fuji yang sangat terkenal itu,
Sedikit perbandingan, kalau memakai pesawat udara, harga ticketnya adalah
21.740 Yen (Rp 2.100.000).
2.1.7. Tiket Masuk Tempat Wisata dan Hiburan Lainya
Setiap tempat wisata seperti kuil, temple, benteng tua, biasanya memungut
karcis masuk yang umumnya harganya sekitar 200-300an Yen (Rp
20.000-30.000). Bagi yang gemar dengan kunjungan ke museum sepertinya harus
membayar dengan harga yang sedikit lebih mahal yaitu sekitar 800 -1.000 Yen
(RP 80.000-100.000).
Tempat wisata terbesar yang sangat terkenal dan digemari oleh berbagai
kalangan usia mungkin adalah Tokyo Disneyland dan Disney Sea. Harga tiket
masuknya lumayan mahal yaitu 5.200 Yen (Rp 520.000)untuk orang dewasa
sedangkan anak anak umur dibawah 17 tahun serta dibawah 11 tahun (dua
katagori anak) mendapat potongan harga yang lumayan besar demikian juga
dengan orang tua berumur di atas 60 tahun. Walaupun tergolong mahal, semua
atraksi di dalamnya bisa dinikmati secara gratis, namun untuk waktu satu hari
umumnya tidak akan cukup untuk bisa mengikuti semua atraksi yang ada
sehingga disediakan juga tiket khusus yang bisa dipakai selama dua hari. Biaya
makan tidak termasuk didalamnya. Untuk daerah selatan Jepang yaitu Osaka, juga
ada hiburan sejenis yang namanya Universal Studio Japan. Hiburan dan atraksi
yang disajikan sedikit berbeda yaitu lebih banyak ke tokoh film. Harga tiket
2.1.8. Oleh-oleh, Cendramata atau Omiyage
Cendramata bisa dibeli di sembarang tempat. Setiap daerah atau setiap
obyek wisata biasanya mempunyai Omiyage-nya sendiri-sendiri. Harga paling
murah seperti gantungan kunci misalnya adalah 500 Yen (Rp 50.000). Barang lain
yang berharga lebih murah mungkin ada, namun sepertinya cukup sulit untuk
didapatkan. Yang terbaik mungkin adalah dengan tidak membelinya di tempat
wisata namun di tempat lain seperti komplek pertokoan atau supermarket lainnya.
2.1.9. Alternatif Lainnya yang Lebih Murah dan Mudah
Menggunakan travel agent adalah merupakan cara paling murah dan
mudah. Hampir 99% kemungkian visa akan bisa didapatkan. Dan yang lebih
menarik lagi adalah biayanya yang jauh lebih murah yaitu sekitar harga 1.400
USD (14 juta rupiah) atau bahkan 1000 USD (10 juta rupiah) untuk kunjungan
3-5 hari sudah termasuk tiket pesawat, hotel, makan pagi dan bahkan sudah
termasuk tiket ke tempat hiburan paling terkenal dan "wajib dikunjungi" di Jepang
bertiket masuk 500 ribuan rupiah yaitu Tokyo Disney Land.
A. Waktu atau bulan terbaik untuk berkunjung
Bulan Maret sampai Mei adalah murupakan musim semi, tanda
berakhirnya musim dingin beralih ke musim panas. Cuaca sangat sejuk
dan menyenangkan serta berbagai macam bunga seperti bunga Sakura
dan Ume akan mekar pada bulan tersebut atau tepatnya akhir Maret
sampai pertengahan Juni. Bagi yang senang suasana romatis atau lagi
Pakaian yang perlu dipersiapkan adalah pakaian lengan panjang dan
berbahan sedikit tebal serta jaket tipis.
Awal bulan Juli sampai September, adalah musim panas di Jepang.
hampir tidak ada bedanya dengan cuaca di Indonesia. Kebanyakan
orang berpakaian lebih longgar dan cendrung minimalis. Bagi yang
tidak suka suasana panas, lembab dan berkeringat, tentu bulan ini
harus dihindari. Namun walau begitu bagi yang ingin melihat Festival,
tentu harus datang pada bulan ini karena kebanyakan perayaan budaya
digelar pada musim panas. Di berbagai tempat kita bisa menjumpai
anak anak atau para gadis berpakaian pakaian yukata (kimono musim
panas) dengan warna cerah. Jadi bulan ini, yang merupakan surganya
perayaan budaya.
Bagi yang ingin melihat salju atau berniat merasakan suasana
musim dingin bisa berkunjung sekitar akhir tahun yaitu Oktober
sampai sekitar bulan Februari. Agar suasana musim dingin lebih terasa
maka tempat atau kota yang harus dikunjungi adalah wilayah Jepang
bagian utara seperti Hokaido dan sekitarnya yang berdekatan dengan
wilayah Rusia. Di wilayah ini salju jauh lebih tebal dan lebih sering
turun dibandingkan daerah Jepang bagian tengah. Atau setidaknya
harus berkunjung ke daerah desa atau pegunungan karena di daerah
kota besar, salju sepertinya hanya turun dalam jumlah sedikit dan tidak
sampai menimbulkan gundukan atau menutup jalan dan rumah.
dengan Philiphina, salju kemungkinan besar tidak akan pernah ada.
Untuk masalah pakaian tentu saja yang serba tebal atau khusus dibuat
untuk musim dingin. Sarung tangan dan juga topi penghangat kepala
juga sebaiknya tidak dilupakan. Selain dingin, udara juga sangat kering
dan berpotensi membuat bibir pecah sehingga cream pelembab bibir
juga perlu dipertimbangkan, atau di beli di negara tujuan dengan harga
250 Yen.
2.2. Sejarah Singkat Tentang Jepang
Jepang adalah sebuah Negara kepulauan yang eksotis, yang mampu
memadukan antara kemajuan industri dan budaya yang tetap terpelihara. Tokyo
yang metropolis dengan gedung-gedungnya yang tinggi mencakar langit, begitu
harmonis berpadu dengan Kyoto yang mewakili sisi tradisional jepang. Dengan
pendapatan domestic bruto nomor dua di dunia, jepang sungguh menjadi magnet
bagi begitu banyak orang untuk datang. sekadar berkunjung atau tinggal, menetap
di negara ini.
Tak dapat dipungkiri, bagi orang jepang, tradisi dan budaya adalah napas
kehidupan mereka. Mereka selalu mengemas setiap peristiwa besar kehidupan,
pergantian musim, mekarnya bunga, gugurnya daun, ranumnya buah, biaknya
serangga dengan aneka kegiatan yang unik, khas, dan menarik. Disana tersimpan
hikmah dan pelajaran berharga tentang kearifan memperlakukan alam, keperluan,
2.2.1. Geografis
Jepang adalah sebuah Negara kepulauan seperti Indonesia. Jika dilihat dari
atas, bentuknya mirip busur yang membentang dari selatan ke utara. Luas
wilayahnya sekitar 377.873 km². Letaknya di belahan bumi utara. Di ujung selatan
terdapat kepulauan Okinawa yang berbatasan langsung dengan Taiwan.
Kepulauan Okinawa terkenal karena di sana terdapat pangkalan militer Amerika
Serikat. Adat dan bahasanya sedikit berbeda dengan penduduk di kepulauan
jepang yang lain karena memang berbeda nenek moyang.
Di ujung utara terdapat Pulau Hokkaido yang berbatasan dengan kepulauan Rusia.
Dingin dan membeku pada musim dingin.
Pulau-pulau utamanya yaitu Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu.
Sekitar 97 % wilyah daratan jepang berada di keempat pulau terbesarnya itu.
Jepang termasuk salah satu Negara berpenduduk terpadat di dunia. Pemukiman
penduduk terpusat di kawasan pesisir (pinggir pantai) ini mungkin yang
menyebabkan penduduk jepang suka sekali makan ikan. Daratannya
bergunung-gunung dengan pepohonan hijau dan sungai yang bersih terawat.
Jepang sering sekali di landa gempa, Letusan gunung berapi. Jepang
terletak di dalam zona gunung berapi, yaitu di atas lingkaran api pasifik, di
pertemuan sekaligus tiga lempeng tektonik. Gempa menimbulkan tsunami.
Terletak hampir di pusat daerah beriklim sedang, iklim jepang umumnya
lembut dengan perubahan empat musin yang jelas. Musim semi dan musim gugur
(juli-agustus) angin bertiup dari samudera pasifik sehingga menjadikan jepang sangat
panas dan lembab.
Kelembapan hampir mencapai 80%. Kelembapannya itu yang benar-benar
menguras tenaga. Pada musim dingin (Desember-Februari) angin bertiup dari
daratan menjadikan jepang sangat dingin. Kecuali kepulauan Hokkaido, pada juni
berlangsung tsuyu(musim hujan) dan hampir setiap hari turun hujan. Wilayah
jepang dibagi menjadi 47 prefektur (ken) yang memiliki otonomi untuk
menjalankan pemerintahan sendiri, tidak tergantung sepenuhnya kepada pusat.
Dari utara ke selatan yaitu :
27.Osaka
28.Hyogo
29.Nara
30.Wakayama
31.Tottori
32.Shimane
33.Okayama
34.Hiroshima
35.Yamaguchi
36.Tokushima
37.Kagawa
38.Ehime
39.Kochi
40.Fukuoka
41.Saga
42.Nagasaki
43.Kumamoto
44.Oita
45.Miyazaki
46.Kagoshima
2.2.2. Iklim, Musim, dan Budaya Jepang
Kepulauan jepang memiliki struktur daratan yang rumit dan memanjang,
terbentang seperti busur dari selatan ke utara, terdapat perbedaaan iklim yang
mencolok antar daerah. Di Hokkaido dan Honshu sekitar laut jepang, pada musin
dingin curah saljunya tinggi, sementara daerah Okinawa di ujung selatan tak
pernah merasakan salju.
Iklim jepang terbagi atas enam zona yaitu :
A. Hokkaido
Hokkaido mempunyai iklim yang di sertai musim dingin yang panjang
dan sejuk pada musim panas bersuhu rendah dan sejuk. Penguapan tidak
besar, tetapi kepulauannya sering membentuk tebing salju yang tinggi ketika
musim dingin.
B. Laut jepang
Tiupan angin barat laut membawa salju yang sangat lebat. Pada musim
panas, kawasan ini lebih sejuk di bandingkan kawasan pasifik. Namun,
kadang kala suhu kawasan ini dapat mencapai angka yang sangat tinggi,
karena fenomena angin fohn (angin yang menghembuskan hawa panas).
C. Dataran Tinggi Tengah (chuo-kochi)
Mempunyai iklim kawasan pedalaman. Perbedaan suhu antara musim
panas dan musim dingin serta waktu malam dan siang yang sangat ekstrem.
Penguapan ringan.
Iklim sedang sepanjang tahun karena kawasan gunung Chugoku dan
Gunung Shikoku menghalangi jalur tiupan angin musim.
E. Lautan Pasifik
Mengalami musim dingin dengan sedikit penurunan salju, serta terasa
panas dan lembab pada masa musim panas. Hal ini disebabkan oleh tiupan
angin musim dari tenggara.
F. Nansei-shoto (Ryukyu) atau kepulauan di barat daya jepang
Mempunyai iklim subtropis. Mengalami musim salju yang agak panas
dan musim panas yang bersuhu tinggi. Penguapan sangat berat terutama pada
musim hujan.
Tradisi dan budaya jepang berkaitan erat dengan musim dan perubahan alam
yang mengikutinya. Secara umum bias digambarkan sebagai berikut.
1. Musim Semi (Haru)
Terjadi pada Maret, April, dan Mei. Musim semi ditandai dengan
munculnya kuncup bunga plum (ume), menyusul bunga persik
(momo), dan mekarnya sakura pada akhir maret. Pada musim ini
terdapat tradisi Hanami, yaitu duduk sambil minum-minum
menikmati keindahan bunga sakura.
2. Musim panas (Natsu)
Terjadi pada Juni, Juli, dan Agustus. Diawali dengan hujan (Tsuyu)
yang hamper setiap hari turun pada Juni. Musim panas di Jepang
kelembapan 80%. Pada musim ini banyak orang jepang yang
terkena netchubyo, jatuh sakit, bahkan meninggal karena suhu
panas yang ekstrem (overheat). Meskipun tiap musim selalu ada
festival (matsuri), musim panas adalah saat terbanyak diadakan
festival.
3. Musim gugur (Aki)
Terjadi pada September, Oktober, dan November. Berakhirlah
udara panas dan gerah. Angin mulai bertiup, binatang liar mulai
mengumpulkan makanan untuk persiapan musim dingin, dedaunan
mulai berubah warna (momiji), dan orang-orang bersukaria.
4. Musim Dingin (Fuyu)
Terjadi pada Desember, Januari, dan Februari. Ditandai dengan
turunnya butiran salju pada awal Desember. Suhu mulai terjun
bebas, dingin menusuk. Di Hokkaido suhu mencapai angka minus,
sementara di Tokyo dan sekitarnya suhu paling melorot di titik dua
derajat celcius. Pada malam hari, pohon-pohon gundul yang dihiasi
lampu warna-warni terlihat sangat indah. Orang jepang melewati
musim dingin dengan mengunjungi onsen (pemandian air panas)
yang tersebar di jepang dan minum sake untuk mengusir dingin.
2.2.3. Penduduk
Penduduk jepang pada 2009 menurut Biro Statistik Jepang, diperkirakan
sebanyak 1,23 juta jiwa, menduduki peringkat kedua setelah Amerika. Populasi
orang asing di jepang sangat sedikit. Mayoritas berasal dari Korea, Cina, Filipina,
keturunan Brazil-Jepang, dan keturunan Peru-Jepang. Dari total jumlah penduduk
tersebut, 1,71% di antaranya adalah ekspatriat.
Jumlah penduduknya terus berkurang karena menurunnya tingkat kelahiran
secara drastis, sementara jumlah manula terus meningkat. Tercatat pada 2009
jumlah penduduknya berkurang 75.000 orang, pengurangan yang terbesar sejak
perang dunia II. Jumlah kelahiran tahun 2009 tercatat 1.069.000 jiwa, sementara
jumlah kematian sebanyak 1.144.000 jiwa. Hal ini akan menjadi ledakan masalah
bagi jepang 15 sampai 20 tahun lagi. Negeri industri maju tetapi angka tenaga
kerja produktifnya sangat kecil. Mereka akhirnya menciptakan banyak robot
untuk menggantikan tenaga kerja manusia.
Lebih dari 99 % penduduknya berbicara bahasa jepang sebagai bahasa ibu.
Bahasa jepang ditulis memakai aksara kanji, hiragana, serta huruf kanji romawi
(latin) dan penulisan angka arab.
Budaya jepang adalah hasil dari interaksi antara budaya asli jomon yang
kukuh dengan pengaruh luar, terutama cina dan korea.Ada beberapa sifat dominan
yang dimiliki orang jepang yaitu :
A. Pekerja keras, pantang menyarah, dan selalu berinovasi
B. Malu
C. Hidup hemat
D. Loyal
F. Kerja Sama Kelompok
G. Mandiri
H. Menjaga Tradisi
BAB III
PROSES PERJALANAN KE JEPANG
3.1 Sebelum Perjalanan Ke Jepang 1. Pesiapan Dokumen
Paspor
Paspor adalah dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pejabat yang
berwenang, yang memuat identitas pemegangnya, dan berlaku untuk melakukan
perjalanan antar Negara.
1. Persyaratan mengajukan Paspor
A. Mengisi formulir permohonan paspor RI dengan benar dan lengkap.
B. Melampirkan berkas asli dan fotokopi identitas diri, antara lain:
1. Kartu Tanda Penduduk (KTP)
2. Akta Kelahiran (KK) atau Surat Tanda Tamat Belajar/ Ijazah
3. Surat Kawin/Akta nikah bagi yang telah menikah
C. Paspor Republik Indonesia yang lama bagi pemohon penggantian paspor
RI.
D. Surat ganti nama (jika direncanakan akan dilakukan perubahan atau
pergantian nama).
E. Rekomendasi tertulis dari atasan atau pimpinan bagi mereka yang bekerja
sebagai PNS, karyawan BUMN, TNI/Polri, atau karyawan swasta
2. Biaya yang tertera sebagai berikut :
A. Administrasi Rp5000,00
B. Paspor biasa 48 halaman untuk WNI Rp200.000,00
C. Foto Biometrik Rp55.000,00.
3. Prosedur umum pembuatan paspor
1. Datang ke kantor imigrasi terdekat, atau bisa mengurus paspor di kantor
imigrasi mana pun di wilayah Indonesia karena sekarang seluruh system
terkoneksi secara online. Jadi, tidak harus sesuai dengan alamat yang
tertera di kartu identitas.
2. Bawa seluruh dokumen penting yang diperlukan.
3. Mengambil formulir pendaftaran di Loket Pendaftaran
4. Mengisi formulir dengan lengkap dan jelas.
5. Tempelkan foto 4 x 6 cm satu lembar di bagian depan.
6. Masukkan semua berkas asli maupun fotokopi.
7. Berikan ke petugas loket B2 (penerima)
8. Tunggu untuk dipanggil dan pengembalian berkas asli ke pemilik.
9. Pulang dengan membawa selembar kertas pendaftaran. Simpan baik-baik.
4. Prosedur lanjutan pembuatan paspor
1. Datang kembali 3-4 hari setelah penyerahan dokumen (biasanya tertera di
bukti pendaftaran kapan kita harus kembali untuk melakukan proses
selanjutnya).
3. Serahkan kertas pendaftaran ke loket B2 (loket penerima), lalu tunggu
panggilan.
4. Setelah dipanggil, menuju ruang Foto Biometrik (antre lagi ).
5. Finger print, foto 10 sidik jari tangan.
6. Wawancara perihal arsip, dokumen, dan tujuan imigrasi (yang ditanyakan
adalah seputar keperluan ke luar negeri, berapa lama, dan sebagainya).
7. Membayar di loket pembayaran, minta kuitansi untuk pengambilan.
8. Menandatangani paspor.
5. Pengambilan paspor
1. Sekitar 3-4 hari kemudian datang kembali dengan membawa kuitansi
sebagai bukti untuk pengambilan.
2. Serahkan kuitansi ke loket B1 (penyerahan).
3. Tunggu hingga dipanggil.
4. Tanda tangan pengambilan.
5. Simpan paspor dengan baik dan bawa pulang.
Setelah paspor siap, langkah selanjutnya adalah membuat visa. Pembuatan
visa mengacu pada persyaratan masing-masing Negara tujuan.
Visa
Yang dimaksud dengan visa adalah sebuah rekomendasi yang diberikan
kepada warga Negara asing untuk masuk ke sebuah Negara. Untuk visa jepang,
mungkin agak sedikit ribet, seseorang yang mempunyai visa jepang bukan berarti
Keputusan terakhir untuk dapat masuk atau tidak ke Negara Jepang akan
diberikan oleh pihak imigrasi jepang pada saat mendarat di Jepang.
1. Proses pembuatan Visa
A. Permohonan visa tidak bisa diterima jika seluruh persyaratan tidak dipenuhi
atau tidak lengkap.
B. Setelah permohonan diperiksa, apabila diperlukan dokumen lain sebagai
tambahan, akan diminta kemudian.
C. Permohonan visa hanya akan diproses di wilayah yurisdiksi masing-masing,
yaitu:
1. Kedutaan Besar Jepang Jakarta
2. Kedutaan Besar Jepang Surabaya
3. Konsulat Jendral Jepang Denpasar
4. Konsulat Jendral Jepang Makasar
5. Konsulat Jendral Jepang Medan
D. Jam kerja bagian visa
Senin-Jumat (kecuali hari libur nasional dan libur kedutaan).
1. Pengajuan permohonan visa: pukul 8.30-12.00
2. Pengambilan visa: pukul 13.30-15.00
E. Biaya
1. Visa single entry : Rp320.000,00
2. Visa multiple entry : Rp640.000,00
3. Visa transit : Rp75.000,00
1. Anak di bawah usia 16 tahun atau orang berusia lebih dari 60
tahun, atau orang dengan keterbelakangan fisik
2. Pemohon dengan paspor diplomat atau dinas
3. Pemohon yang mengajukan permohonan melalui biro perjalanan
yang sudah disetujui kantor Konsulat Jendral Jepang.
2. Kriteria Pengajuan Visa
A. Memiliki paspor yang masih berlaku dan berhak masuk kembali ke Negara di
mana pemohon adalah warga negaranya, warganya, atau tempat pemohon
tinggal.
B. Seluruh dokumen yang diserahkan harus asli, lengkap, dan memuaskan.
C. Segala kegiatan yang akan dilakukan oleh pemohon selama berada di Jepang,
status sipil atau posisi pemohon serta masa tinggal pemohon, harus memenuhi
persyaratan tentang status tinggal dan masa tinggal dan masa tinggal
sebagaimana telah ditentukan dalam Immigration Control and Refugees
Recognition Act (peraturan mengenai Keimigrasian dan Pengakuan
Pengungsi).
D. Pemohon tidak termasuk dalam pokok-pokok yang disebutkan dalam artikel 5
paragraf 1 dari peraturan.
3. Persyaratan Pengajuan Visa Tergantung Jenis Visa
A. Visa kunjungan sementara untuk kunjungan keluarga.
1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal
2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm,
diambil 6 bulan terakhir, latar putih,bukan hasil editing, dan jelas atau
tidak buram) sebanyak 2 lembar.
3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili).
4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila
masih mahasiswa).
5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal
masuk-keluar Jepang).
6. Jadwal perjalanan, semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang.
7. Dokumen yang membuktikan hubungan keluarga antara pemohon dan
pengundang.
8. Fotokopi dokumen yang bias menunjukkan hubungan dengan
pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dan sebagainya (bila
pemohon lebih dari satu).
9. Surat Undangan.
10.Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan.
B. Visa kunjungan sementara untuk tujuan kunjungan teman.
1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal
keberangkatan.
2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm,
diambil 6 bulan terakhir, latar putih,bukan hasil editing, dan jelas atau
tidak buram) sebanyak 2 lembar.
4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila
masih mahasiswa).
5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal
masuk-keluar Jepang).
6. Jadwal perjalanan, semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang.
7. Dokumen yang berkenaan dengan pengundang (misalnya foto, surat,
dan sebagainya).
8. Fotokopi dokumen yang bias menunjukkan hubungan dengan
pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dan sebagainya (bila
pemohon lebih dari satu).
9. Surat Undangan.
10.Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan.
C. Visa kunjungan sementara untuk tujuan wisata dengan biaya sendiri.
1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal
keberangkatan.
2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm,
diambil 6 bulan terakhir, latar putih, bukan hasil editing, dan jelas atau
tidak buram) sebanyak 2 lembar.
3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili).
4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila
masih mahasiswa).
5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal
6. Jadwal perjalanan, semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang.
7. Fotokopi dokumen yang bisa menunjukkan hubungan dengan
pemohon, seperti kartu keluarga, akta lahir, dan sebagainya (bila
pemohon lebih dari satu).
8. Surat Undangan.
9. Dokumen yang berkenaan dengan biaya perjalanan.
D. Visa kunjungan sementara untuk tujuan bisnis.
1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal
keberangkatan.
2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm,
diambil 6 bulan terakhir, latar putih,bukan hasil editing, dan jelas atau
tidak buram) sebanyak 2 lembar.
3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili).
4. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Surat Keterangan Belajar (hanya bila
masih mahasiswa).
5. Bukti pemesanan tiket (dokumen yang dapat membuktikan tanggal
masuk-keluar Jepang).
6. Jadwal perjalanan, semua kegiatan sejak masuk hingga keluar Jepang.
7. Surat keterangan bekerja
8. Surat Undangan
E.Visa kunjungan sementara berkali-kali.
Tujuan:
1. Kunjungan keluarga.
2. Kunjungan keluarga (merupakan keluarga dari warga Negara Jepang
yang berdomisili di Indonesia).
3. Kunjungan teman.
4. Kunjungan wisata.
5. Bisnis.
Dokumen yang harus dilengkapi sebagai berikut.
A. Alasan permintaan visa ini (dapat dicantumkan dalam surat undangan)
B. Dokumen bukti kunjungan yang bersangkutan ke jepang beberapa
waktu terakhir (misal fotokopi paspor).
F. Visa khusus (Visa Belajar/Pelatihan/Bekerja/Menetap dalam jangka waktu
tertentu).
1. Paspor yang masih berlaku minimal 6 bulan terhitung sejak tanggal
keberangkatan
2. Formulir permohonan visa dan pasfoto terbaru (ukuran 4,5 x 4,5 cm,
diambil 6 bulan terakhir, latar putih,bukan hasil editing, dan jelas atau
tidak buram) sebanyak 2 lembar.
3. Fotokopi KTP (Surat Keterangan Domisili).
4. Certificate of Eligibility (asli dan fotokopi). CoE yang asli harus
diminta kembali karena nanti akan diserahkan kepada petugas imigrasi
Untuk urusan visa, jika persyaratan lengkap semuanya diperlukan waktu
maksimal tujuh hari sejak aplikasi. Tak ada pungutan tak resmi, semua tarif sesuai
dengan yang tertera. Kecuali kalau kita menggunakan biro jasa, tentu saja ada
biaya bagi jasa mereka.
Untuk mendapatkan visa khusus, ada sebuah dokumen penting lagi yang harus
kita miliki, yaitu sebuah Certificate of Eligibility. Certificate of Eligibility atau
CoE adalah dokumen yang dikeluarkan oleh biro imigrasi Jepang bagi warga
Negara asing yang ingin mendapatkan izin tinggal di Jepang, baik sebagai pelajar
(College Student), peneliti (Visiting Professor/Researcher), pekerja, pelatihan,
atau Permanent Resident yang akan tinggal di Jepang selama lebih dari 6 bulan.
Dalam bahasa Jepang dokumen ini disebut Zairyu shikaku nintei shomeisho
(zairyuu = tinggal; shikaku = kualifikasi; nintei = otorisasi; shomeisho =
sertifikat).
Persyaratan untuk mengajukan Certificate of Eligibility ini yaitu sebagai berikut.
1. Formuir aplikasi.
2. Pasfoto pendaftar (orang yang didaftarkan untuk memperoleh CoE)
berukuran 3 x 4 cm, maksimal 6 bulan sebelumnya, latar putih).
Amplop balasan bertuliskan alamat kita yang telah ditempeli perangko
senilai 430-470 untuk pengiriman pos tercatat.
3. Dokumen-dokumen aktivitas legal (seperti surat keterangan
mahasiswa, keterangan bekerja, dan lain-lain).
Bagi pelajar yang berstatus College Student, diminta menyediakan
kelengkapan sebagai berikut.
A. Keterangan mahasiswa (Zaigaku shomesho).
B. Transkrip nilai, jika sudah ada (seseki shomeisho).
C. Keterangan beasiswa, jika ada.
D. Membawa paspor diri sendiri.
E. Membawa Alien Registration Card atau dapat meminta surat
keterangan tinggal dari Shiyakuso/kuyakusho (shomeisho).
(Shi = setingkat kecamatan, ku = setingkat kelurahan).
Bagi mahasiswa Monbusho atau beasiswa yang diberikan oleh pihak jepang,
masalah ini tak akan dialami karena semua dokumen dan perizinan untuk masuk
ke Jepang diurus oleh pihak sponsor. Begitu juga bagi pekerja yang akan bekerja
di Jepang. Semua surat-menyurat diselesaikan oleh perusahaan.
Waktu yang diperlukan untuk memperoleh Certificate of Eligibility ini
biasanya sekitar satu sampai tiga bulan sejak aplikasi.
Yang perlu diingat, CoE ini harus diurus Bagi setiap orang asing yang akan
tinggal di Jepang, termasuk anak-anak.
3.2. Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan 1. Checklist Dokumen
A. Paspor, minimal siap sejak enam bulan sebelum keberangkatan agar
ada waktu untuk mengurus CoE dan Visa.
C. Visa.
D. SIM A (jika memerlukan) minimal dibuat tiga bulan sebelum
berangkat.
E. Terjemahan bahasa Jepang akta kelahiran asli dan fotokopi.
F. Terjamahan bahasa jepang surat nikah asli dan fotokopi (bagi yang
sudah menikah).
G. Terjemahan bahasa inggris data vaksinasi anak (bagi yang memiliki
anak).
H. Terjemahan bahasa jepang kartu keluarga fotokopi.
I. Surat keterangan lain yang berhubungan dengan jaminan biaya selam
di jepang. Misalnya surat jaminan dari perusahaan, surat keterangan
beasiswa, dan lain-lain.
2. Persiapan Selanjutnya
Buat daftar apa saja yang harus dikerjakan, pastikan tak ada satu pun yang
terlewat, lalu kerjakan satu per satu dengan tenang.
Persiapan untuk yang akan di tinggalkan
A. Rumah
B. Kendaraan
C. Keluarga
D. Barang
E. Pekerjaan
Persiapan Barang yang Akan Dibawa
A. Pakaian : Sesuaikan dengan musim kapan kita akan datang ke Jepang.
B. Obat-obatan : yang biasa kita perlukan saat sakit. Obat batuk, demam,
pilek, minyak kayu putih, dan lain-lain.
C. Perlengkapan tulis-menulis : untuk buku, dipilih yang benar-benar
diperlukan disana karena lumayan berat.
D. Bawalah pelembap kulit dan pelembap bibir.
E. Kamus Bahasa Jepang-Indonesia-Inggris.
F. Telepon seluler yang ada di Indonesia dapat dipakai di jepang. Telepon
seluler berbasis 3G bisa dibawa.
G. Dompet kecil untuk uang koin.
H. Bumbu masak instant, santan instant, kopi, abon.
I. Perlengkapan ibadah.
3. Persiapan Keuangan
Jepang terkenal dengan biaya hidupnya yang mahal. Oleh karena itu, ketika
akan berangkat ke Jepang hal yang satu ini harus benar-benar dipersiapkan.
Berikut beberapa persiapan berkaitan dengan keuangan.
Tukarkanlah uang rupiah dengan yen sebelum berangkat ke Jepang. Persiapan
uang sekitar 300.000 untuk keperluan awal hidup di Jepang (penginapan, uang
makan, sewa apartemen, membuka rekening Bank, dan lain-lain).
ATM dari Bank di Indonesia yang berlogo Master Card atau Visa bisa
digunakan di beberapa mesin ATM Jepang. Jadi, tak perlu membawa banyak uang
tunai. Cukup seperlunya saja. Jangan lupa untuk mendaftarkan rekening bank kita
Beberapa pos pengeluaran rutin selama tinggal di Jepang, yaitu:
A. Tempat tinggal
B. Listrik
C. Air
D. Gas
E. Transportasi
F. Telepon dan internet
4. Persiapan lain-lain
Salah satu persiapan yang tak kalah penting sebelum berangkat ke Jepang
adalah harus memiliki contact person orang yang tinggal di Jepang lengkap
dengan alamat dan nomor teleponnya sebagai syarat untuk bisa mendarat di
Jepang. Di pesawat pramugari akan membagikan selembar kertas yang antara lain
berisi nama, alamat, dan nomor contact person yang kita miliki di Jepang.
5. Bahan –bahan Makanan Yang Perlu Diperhatikan Kehalalannya
Bahan-bahan berikut perlu di perhatikan di ingredient atau komposisi
kemasan produk makanan olahan.
A. Niku
-butaniku (daging babi)
-gyuuniku (daging sapi)
-toriniku (daging ayam)
-bekon (daging asap babi)
B. Juushi (minyak hewani)
-rayu (minyak babi)
-kakou yushi (minyak yang diolah)
C. Doubutsu yurai (bahan dari hewani)
-Zerachin (gelatin) biasanya ada pada puding dan es krim.
-Maagarin (margarin) biasanya ada pada kue dan cake.
-Nyuukazai biasanya ada pada roti, cokelat, kue, es krim, dan
puding.
-Bataa (butter/mentega).
-Resichin (lesitin) biasanya ada pada kue, cake.
D. Arukohoru (alkohol)
-Sake : Youshu (arak barat), shusei (alkohol), sakekasu (ampas
sake).
-Wain (wine/minuman anggur beralkohol).
-Ramu (pada bahan makanan jelly).
-Mirin (sake merah) di pakai pada masakan Jepang.
-Burandy (brandy) ada pada biscuit.
-Rikyuuru (ada pada es krim dan buah).
E. Konsome (kaldu)
-Biifukonsome (kaldu sapi).
-Chikkinkonsome (kaldu ayam).
-Konsomepaudaa (kaldu bubuk).
6. Bahan-Bahan Kue
-Baking powder (yang asam tartarnya dari olahan sake).
-Yeast/Ragi (mengandung nyuukazai).
3.3 Beberapa Tempat Kunjungan Wisata di Jepang 1. Hokkaido
A. Sapporo Snow Festival
Dilaksanakan setiap awal Februari saat puncak musim dingin di Jepang
sekitar satu minggu. Difestival ini dipamerkan lebih dari 300 pahatan dan patung
salju aneka bentuk oleh peserta yang datang dari berbagai Negara.
B. Asahiyama Zoo
Kebun binatang dengan berbagai fasilitas yang memungkinkan pengunjung
melihat dan berinteraksi langsung dengan hewan-hewan yang ada disana. Terletak
di Kuranoma Higashi, Asahikawa-Cho, Asahikawa city.
C. Akan National Park
Di taman ini terdapat beberapa danau yang tenang, yang terbentuk dari
letusan gunung berapi. Ada danau Manshu, danau Akan, dan danau kussharo.
D. Furano
Pada musim panas bias menyaksikan hamparan lapangan luas yang
seluruhnya tertutup rimbun bunga lavender berwarna ungu. Pada musim dingin,
lapangan ini tertutup oleh serbuk salju yang kering.
E. Shikotsu-Toya National Park
Terkenal dengan danau kalderanya yang bersih dan sumber air panas alami,
F. Shinhidaka
Terletak di bagian selatan Hokkaido. Kota ini menanam banyak sekali bunga
Sakura dari berbagai jenis.
G. Shiretoko National Park
Terletak diujung utara Hokkaido. Untuk menuju kesana, pengunjung biasanya
berjalan kaki atau naik kapal untuk menikmati air terjun.
2. Tohoku
A. Shimota Hanto
Terletak di semenanjung dan di pagari oleh deretan pegunungan. Disini
terdapat Kuil indah dengan pemandangan laut dan gunung yang memukau.
B. Danau Towada
Danau yang terbentuk dari letusan gunung berapi. Disekeliling danau
tumbuh tumbuh deretan pohon maple yang terlihat indah dengan aneka warna
kontras di musim gugur.
C. Hirosaki
Terletak dibagian selatan Tohoku. Terdapat kastil indah yang masih
berdiri kukuh.
D. Aomori
Dikota ini bisa menyaksikan festival nebuta pada musim panas. Termasuk
festival terbesar di Jepang.
E. Shirakami Sanchi
Pegunungan dengan hutan perawan yang sangat dilindungi. Pemandangan
F. Kakunodate
Kota dengan banyak peninggalan zaman para samurai masih berjaya.
G. Akita
Tuan rumah pada musim panas dengan bon odori dan lampionnya yang
spektakuler.
H. Dewa Sanzan
Tiga pegunungan yang dianggap suci dengan kuil kunonya yang hingga kini
masih dijiarahi orang Jepang.
I. Zao onsen
Bisa merasakan berendam di air panas, pada musim dingin cipratan air itu
membeku di permukaan hingga membentuk “monster-monster” salju yang unik
dengan aneka bentuk.
J. Yamadera
Kuil yang indah, terletak di daerah pegunungan yang juga sangat indah.
K. Kota Aizu
Terletak di daerah Fukushima ken, dulunya menjadi tempat tinggalnya para
samurai.
3. Kanto
A. Tokyo Disney Land dan Tokyo Disney Sea
Terletak di Urayasu-shi, chiba.
B. Sea World
Terletak di samudra Fasifik Kamogawa, Sea World ini terkenal dengan atraksi
C. Tokyo Tower
Terletak di pusat kota Tokyo dengan ketinggian 333 meter (13 meter lebih
tinggi dari menara Eiffel di Paris).
D. Taman Nasional Nikko
Terletak di Nikko Toshogu, Tochigi. Di taman Nasional ini terdapat situs yang
merupakan makam Tokugawa Ieyasu.
E. Kotoku-in Temple
Di kuil ini terdapat sebuah patung Buddha besar terbuat dari perunggu yang
disebut The great Buddha of Kamakura (Kamakura Daibutsu).
F. Hasedera Temple
Terletak di Kamakura, Kuil Hasedera adalah kuil sekte jodo yang terkenal
dengan patung kannon, Dewi pemurah.
G. Chinatown
Terletak di pusat kota Yokohama, merupakan Chinatown terbesar di Jepang.
Mulai di bangun pada 1852 oleh pedagang china yang datang kepelabuhan
Yokohama.
H. Yokohama Minato Mirai 21
Yokohama Minato Mirai 21 adalah kawasan dipinggir pantai, di pusat kota
Yokohama. Yokohama minaton Murai 21 artinya “Pelabuhan Masa Depan”.
I. Tokyo Tocho ( Tokyo Metropolitan Government)
Tingginya 243 meter, memiliki menara kembar. Setiap menaa terdiri atas 45
lantai. Terbuka untuk umum.
Gedung parlemen Jepang. Berlokasi di 1-chome, Nagatacho,Choyoda ,
Tokyo.
K. Sungai Sumida
Sungai Sumida terletak di Asakusa. Disana ada kapal yang bisa dinaiki untuk
menyusuri sungai sepanjang Asakusa menuju Hama Rikyu, atau Asakusa ke
Odaiba.
L. The Imperial Palace
Terletak didekat Kastel Edo yang terkenal, dikelilingi oleh taman yang luas
dan tembok batu yang kukuh.
M. Nihon Bashi
Nihon Bashi berarti “Jembatan Jepang”. Sekarang menjadi satu nama dari
distrik di Tokyo. Terletak disebelah selatan Ginza.
N. Kabuki-za
Gedung pertunjukan Kabuki, Kabuki-za adalah teater utama Kabuki di
Tokyo. Mulai di buka pada 1889.
O. Kuil Meiji
Sebuah kuil tua, terletak di belakang stasiun harajuku. Disebut Kuil meiji,
karena merupakan peninggalan zaman Meiji.
P. Kannon Temple
Kuil tertua di Tokyo, dibangun sebagai tempat bagi Dewi Kannon, Dewi
Pemurah dalam kepercayaan Buddha.
4. Chubu
Chubu terletak di bagian tengah jepang yang didominasi oleh deretan pegunungan
yang disebut Japan Alps, yaitu gunung Hida, Kiso dan Akaishi yang terbentang
dari selatan ke utara.
B. Sado Island
Adalah pulau terbesar kelima di Jepang. Pulau kaya dan bersejarah. Disini
terdapat tambang emas dan perak pada abad ke-17.
C. Semenanjung Noto
Semenanjung ini dikelilingi oleh deretan pegunungan yang besar. Ada sedikit
perbedaan antara wilayah dipinggir semenanjung dengan wilayah didalam.
Daerah pinggiran semenanjung yang berhadapan langsung dengan laut Jepang
didominasi oleh tebing.
D. Kanazawa
Kanazawa adalah salah satu dari dua kota yang selamat dari serangan bom
selama Perang Dunia II (kota lainnya yaitu Kyoto).
E. Nagano
Nagano disebut juga dengan “atapnya Jepang” karena letaknya didataran
tinggi.
F. Gunung Fuji
Terletak di Sizuoka. Bisa dicapai dengan bus dari stasiun Shinjuku, sampai ke
stasiun pemanjatan kelima (sekitar lima jam atau lima kilometer lagi dari puncak).
Ada banyak objek wisata menarik disekitar Gunung Fuji, yaitu Taman Nasional
Fuji-Hakone-Izu, Danau Fuji Five (Kawaguchisai, Yamanaka, Shoji dan Motosi),
G. Nagoya
Dikota ini terdapat Kastel Nagoya yang dibangun pada 1612 oleh Tokugawa
Ieyasu, Shogun paling berpengaruh di Jepang.
H. Shizuoka
Tempat kelahiran Shogun legendaris, Tokugawa Ieyasu. Disini terdapat situs
Toro Iseki, yang dibangun pada masa Yayoi(100-300 masehi).
I. Semenanjung Izu
Tempat Hang-Out terkenal di Jepang. Disini terdapat Onsen (pemandian air
panas), pantai, area menyelam yang keren, dan resort untuk berbulsn madu.
J. Kyoto
Kyoto adalah sisi kuno Jepang. Disekitar kotanya terdapat 1.600 Kuil
Buddha, 250 Kuil Shinti, 60 Taman, 24 Museum, 2 Istana, dan banyak tempat
indah untuk difoto.
5. Chugoku
Area Chugoku terletak dibagian barat pulau Honshu. Dibagi menjadi lima
prefektur, yaitu Yamaguchi, Shimane, Hiroshima, Totori dan Okayama.
Tempat-tempat menarik yang ada disini antara lain :
A. . Taman Perdamaian, Hiroshima
B. Miyajima, Hiroshima
C. Onomichi, Hiroshima
D. Tsuwano Castle, Shimane
E. The Kammon Bridge, Yamaguchi
G. Hagi Castle di Taman Shizuki
6. Shikoku
Tempat-tempat menarik di area ini, yaitu :
A. The Naruto Whirlpool, Tokushima
B. Sungai Shimanto, Kochi
C. Jembatan Rope, Tokushima
D. Karang Ashizuri, Kochi
E. Kobo Daishi, Tokushima
F. Shimanami Sea Route, Hiroshima Ehime
7. Kyusu
Tempat menarik untuk dikunjungi, yaitu :
A. Taman Perdamaian, Nagasaki
B. Nagasaki Foreig Homes, Nagasaki
C. Kuil Dazaifu, Fukuoka
D. Kota tua Yanagawa, Fukuoka
E. Kerajinan Porselin di kota Arita, Saga
F. Kepulauan Kujukushima, Nagasaki
G. Gunung Aso, Kumamoto
H. Onsen (pemandian air panas) di kota Beppu, Oita
I. Kumamoto Castle, Kumamoto
J. Gunung Sakurajima, Kagoshima
8. Kepulauan Okinawa
Tempat yang menarik yaitu :
A. Shuri Castle
B. Monumen Himeyuri
C. Tebing Oganzaki
BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
1. Untuk melakukan perjalanan ke luar negeri, khususnya Jepang, ada
beberapa hal yang harus diperlukan, yaitu : biaya visa, passport, tempat
tinggal, makan dan lain-lain.
2. Sebaiknya melakukan perjalanan ke luar negeri, khususnya Jepang
sebaiknya menggunakan travel agent yang murah dan mudah
pengurusan dokumen- dokumennya.
3. Setelah sampai di Jepang, sebaiknya perlu diperhatikan makanan yang
halal dan baik buat kesehatan.
4. Mengunjungi beberapa tempat wisata di Jepang, misalnya : di
Hokkaido ada Sapporo Snow Festival, Asahiyama Zoo dan lain- lain. Di
Tohoku ada Danau Towada, Dewa Sanzan, dan lain-lain. Di Kanto ada
Tokyo Disney land, Tokyo Tower dan lain-lain.
5. Sebelum meninggalkan Jepang, membeli oleh-oleh yang sesuai dengan
jumlah uang kita yang ada dan bermanfaat.
4.2 Saran
1. Sebelum melakukan perjalanan ke Jepang, kita harus memperhatikan
2. Kita Harus mempersiapkannya jauh sebelum jadwal
keberangkatan/perjalanan.
3. Jangan takut untuk melakukan suatu perjalanan ke luar negeri
DAFTAR PUSTAKA
Andika, Nyoman, 2009. Artikel Biaya Hidup di Jepang.
(www.jnto.go.jp/eng/lokation/index.html) Osaka.
Arai, Tetsuya, 2007. Kamus Jepang-Indonesia, Indonesia-Jepang. kursus Bahasa
Jepang. yogyakarta: Pustaka Widyatama.
Asmayani, Nurul, 2001. Panduan Sukses Orang Indonesia di Jepang. Bandung :
Mizan Media Utama.
Nelson, Andrew N, 2002. Kamus Kanji Modern Jepang-Idonesia. Jakarta: Kesaint
Blanc.
Taniguchi, Goro, 2004. Kamus Jepang-Indonesia, Kamus Standar Bahasa