• Tidak ada hasil yang ditemukan

Crossbite Pada Masa Gigi Bercampur Pada Murid-Murid SD Immanuel Medan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Crossbite Pada Masa Gigi Bercampur Pada Murid-Murid SD Immanuel Medan"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)
(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)
(26)
(27)
(28)
(29)
(30)
(31)
(32)
(33)
(34)
(35)
(36)
(37)
(38)
(39)
(40)
(41)
(42)
(43)
(44)
(45)
(46)
(47)
(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)
(55)
(56)
(57)
(58)
(59)
(60)

Referensi

Dokumen terkait

Manfaat dari penelitian ini adalah memberi informasi bagi orang tua dan pihak sekolah mengenai hubungan antara status gizi dengan kasus gigi berjejal pada murid SMP di Kecamatan

PERILAKU KEBERSIHAN GIGI DAN PERBEDAAN STATUS ORAL HIGIENE MURID KELAS V SD DI DAERAH RURAL KECAMATAN. PANTAI CERMIN DAN DAERAH URBAN KECAMATAN

Hasil dari penelitian ini diperoleh perilaku jajan pada murid SD di beberapa SD di kota Medan tahun 2010 sebagian besar adalah cukup yaitu 329 orang (85,9%), diikuti perilaku

Evy Delianty Sinaga : Efek Penyuluhan Dan Pelatihan Dalam Penurunan Indeks Plak Pada Murid-Murid Kelas IV Dan V Di Dua SD Negeri Jl.. Setia

Hubungan Perilaku Murid SD Kelas V dan VI pada Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Status Karies Gigi di Wilayah Kecamatan Delitua Kabupaten Deli Serdang Tahun 2009.

Terdapat perbedaan yang bermakna antara rerata indeks debris sebelum dilakukan promosi kesehatan dan sesudah dilakukan promosi kesehatan tentang menyikat gigi pada murid SD

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran antara status gizi dan kasus gigi berjejal pada murid SMP di Kecamatan Medan Baru berdasarkan pengukuran BMI.. Penelitian

Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa persentase gigi persistensi yang merupakan indikasi pencabutan pada siswa SMP Negeri 1 Langowan dalam periode gigi bercampur