MansarPost – Sobat pembaca setia mansarpost, hari senin niihh, saatnya kita membahas sesuatu yang mudah-mudahan bisa menambah wawasan kita semua,, khususnya terkait dengan transportasi, sarana dan prasarana dimana kali ini kita akan membahas tentang kewenangan jalan…
Sering kita melihat ada suatu jalan yang dibiarkan terbengkalai, rusak parah tanpa ada tindakan dari Pemerintah Daerah yang berkuasa, walaupun sudah banyak aduan dari masyarakat sekitar… mansarpost yakin banget pasti brosist pernah mengalaminya, terutama bagi brosist sekalian yang tinggal di batas daerah, batas provinsi atau batas lainnya… Naaaahh kira-kira kenapa hal tersebut bisa terjadi….?? Yuuukk kita bahas…
Kewenangan Jalan
Menurut Peraturan Pemerintah nomor 34 tahun 2006 tentang Jalan, pembagian kewenangan jalan dibagi menjadi beberapa bagian yakni :
yang harus disalahin adalah negara,, bukan Pemda Jabar-Jateng-Jatim,, mereka sebetulnya bisa kalo mereka mau,, hanya saja bisa terbentur peraturan…
2. Jalan Provinsi, jalan yang menghubungkan antar kabupaten/kota dalam sebuah provinsi, misal jalur Subang-Sumedang,, naaahh ini kewenangan Provinsi Jawa Barat,, jadi kalo rusak parah dibiarkan,, yang salah adalah Pemprov Jabar, bukan pemda Subang/Sumedang… 3. Jalan Kabupaten/Kota, jalan yang menghubungkan antar kelurahan/desa,, naaahh sudah semakin sempit niihh kewenangannya, pokoknya kalo jalan antar desa rusak, yang tanggung jawab adalah kabupaten/kota…
4. Jalan Desa, sebetulnya ini tambahan ya, jadi sekarang ini setiap desa punya anggaran sendiri, dan mereka bisa mengelola sendiri dana tersebut, salah satunya untuk pembuatan jalan desa (antar RW ya brati… )…
Naaaahh gimana brosist,, sudah jelas khan,, jadi nanti kalo ada jalan rusak, kita identifikasi dulu itu kewenangannya ada dimana,, biar nga salah dalam melakukan pengaduan… Okkee cukup sekian dari mansarpost,, mohon dikoreksi jika salah,, semoga berguna…
BACA JUGA :
Transportasi dan pembangunan ekonomi berbagi hubungan simbiosis. Sebuah sistem transportasi yang efisien memfasilitasi pembangunan daerah dan pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, pengembangan masyarakat yang cepat meningkatkan permintaan jasa transportasi. Ketika menetapkan tolok ukur dan tujuan bagi perekonomian, pembuat kebijakan harus faktor dalam dampak transportasi dan pembangunan ekonomi terhadap kesehatan ekonomi daerah. Infrastruktur penting juga menentukan keberlanjutan standar suatu daerah hidup.
Politisi dan tokoh masyarakat menganjurkan kebijakan transportasi sebagai bentuk pembangunan ekonomi karena link infrastruktur yang tepat orang, bisnis, dan sumber daya bersama-sama dengan cara yang paling efisien mungkin. Penurunan jumlah waktu yang dibutuhkan karyawan untuk bekerja atau untuk faktor kunci dari produksi yang akan diangkut dan menerima meningkatkan produktivitas. Mampu mengakses sumber daya dengan cepat dan memberikan barang atau jasa lebih cepat karena infrastruktur membaik membuat bisnis beroperasi secara lebih efisien dan meningkatkan kemampuannya untuk dapat bersaing dengan perusahaan-perusahaan di luar wilayah atau negara mana itu didasarkan.
dibutuhkan untuk produksi, masyarakat dapat menggunakan sistem transportasi untuk mengekspor barang ke daerah lain dan harus mengimpor kurang.
Masyarakat mampu untuk memperluas batas-batas fisik mereka karena perbaikan sistem transportasi atau infrastruktur. Warga tidak merasa terdorong untuk hidup lebih dekat dengan tempat kerja mereka ketika sistem transportasi di tempat yang mengurangi waktu perjalanan atau biaya transportasi. Akibatnya, daerah yang jarang penduduknya mengalami ledakan penduduk yang membawa pembangunan ekonomi melalui peningkatan nilai properti dan investasi di toko atau bisnis yang memenuhi kebutuhan atau keinginan warga baru.
Transportasi dan pembangunan ekonomi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Ekspansi masyarakat menurunkan konsentrasi orang pada area spesifik. Akibatnya, polusi berkurang dan kesejahteraan umum penduduk secara keseluruhan meningkat. Ini menghasilkan tenaga kerja yang sehat dan produktif dan memungkinkan daerah untuk berinvestasi dalam pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan daripada menghabiskan dana pemerintah menangani krisis kesehatan kelangkaan sumber daya karena tingkat populasi yang tinggi.
Jalan tol (di Indonesia disebut juga sebagai jalan bebas hambatan) adalah suatu jalan yang dikhususkan untuk kendaraan bersumbu lebih dari dua (mobil, bus, truk) dan bertujuan untuk mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari satu tempat ke tempat lain.
Jalan Tol Terbuka
Plaza tol di M6 Toll di Great Wyrley dekat Birmingham di England, Britania Raya
Pada sistem tol terbuka, semua kendaraan berhenti di berbagai lokasi di sepanjang jalan raya untuk membayar tol. Meskipun hal ini dapat menghemat uang dari kurangnya
kebutuhan untuk membangun gerbang tol di setiap jalan keluar, hal ini dapat menyebabkan kemacetan lalu lintas sementara lalu lintas antrian di plaza tol garis-utama (hambatan tol). Hal ini juga memungkinkan pengendara untuk memasuki 'jalan tol terbuka' setelah gerbang tol dan keluar sebelum gerbang tol yang berikutnya, sehingga pengendara dapat
menggunakan jalan tol, walaupun tidak membayar.
Jalan Tol Tertutup
Sebuah tiket dari Turnpike Kansas.
Di sistem tertutup ini, kendaraan mengambil tiket saat akan memasuki jalan tersebut. Saat akan keluar, pengemudi harus membayar jumlah yang tercantum untuk keluar. Jika tiket hilang, pengendara biasanya harus membayar jumlah maksimum yang mungkin untuk perjalanan di jalan raya itu. Jalan tol yang pendek dengan tidak adanya pintu masuk/keluar di tengahnya mungkin hanya memiliki satu plaza tol di satu sisi, dengan pengendara perjalanan di kedua arah membayar biaya rata baik ketika mereka memasuki atau ketika mereka keluar dari jalan tol. Dalam sebuah variasi dari sistem tol tertutup, hambatan arus utama yang hadir pada kedua ujung jalan tol, dan pertukaran masing-masing memiliki jalan tol yang
dibayarkan pada saat keluar atau masuk. Selain itu, dengan kebanyakan sistem, pengendara hanya dapat membayar tol dengan uang tunai dan/atau perubahan; debit dan kartu kredit tidak diterima. Namun, beberapa jalan tol mungkin memiliki plaza perjalanan dengan ATM
sehingga pengendara dapat menghentikan dan menarik uang tunai untuk tol.
Jalan Tol Elektronik
Jalur tol buka jalan di Jalan tol Barat 163 plaza, pada Tri-State Tollway dekat Crest Hazel, Illinois,
Amerika Serikat
Dalam sistem ini, tidak ada pengumpulan uang tunai terjadi, tol biasanya dikumpulkan dengan menggunakan transponder yang dipasang pada kaca depan setiap kendaraan, yang terkait dengan rekening nasabah yang didebit untuk setiap penggunaan jalan tol. Pada beberapa jalan, seperti Jalan Raya 407 dekat Toronto, Ontario, mobil dan truk ringan tanpa transponder diizinkan untuk menggunakan jalan (meskipun truk dengan berat kotor
kendaraan lebih dari 5.000 kilogram harus memiliki transponder)[6] - Tagihan untuk tol karena kemudian dikirim ke pemilik terdaftar dari kendaraan melalui surat; Sebaliknya, Fort Bend Westpark Tollway dekat Houston, Texas, mengharuskan semua kendaraan yang akan dilengkapi dengan transponder.[7] Jalan raya ialah jalan utama yang menghubungkan satu kawasan dengan kawasan yang lain. Biasanya jalan besar ini mempunyai ciri-ciri berikut:
Digunakan untuk kendaraan bermotor
Digunakan oleh masyarakat umum
Dibiayai oleh perusahaan negara
Penggunaannya diatur oleh undang-undang pengangkutan
Di sini harus diingat bahwa tidak semua jalan yang dapat dilalui oleh kendaraan bermotor itu jalan raya. Contohnya lintasan-lintasan di daerah perkebunan. Di Malaysia jalan raya yang sah haruslah diumumkan oleh pihak berkuasa.
Daftar isi
1 Pembangunan jalan raya 2 Perekonomian jalan raya
3 Sejarah Pembangunan Jalan Raya o 3.1 Jalan raya Mesopotamia-Mesir o 3.2 Jalan raya di Eropa dan China o 3.3 Jalan Romawi
4 Sejarah Konstruksi Membangun Jalan 5 Lihat pula
Pembangunan jalan raya
Jalan Raya di Jepang
Pada dasarnya pembangunan jalan raya adalah proses pembukaan ruangan lalu lintas yang mengatasi pelbagai rintangan geografi. Proses ini melibatkan pengalihan muka bumi, pembangunan jembatan dan terowong, bahkan juga pengalihan tumbuh-tumbuhan. (Ini mungkin melibatkan penebasan hutan). Berbagai jenis mesin pembangun jalan akan digunakan untuk proses ini.
Muka bumi harus diuji untuk melihat kemampuannya untuk menampung beban kendaraan. Berikutnya, jika perlu, tanah yang lembut akan diganti dengan tanah yang lebih keras. Lapisan tanah ini akan menjadi lapisan dasar. Seterusnya di atas lapisan dasar ini akan dilapisi dengan satu lapisan lagi yang disebut lapisan permukaan. Biasanya lapisan permukaan dibuat dengan aspal ataupun semen.
Pengaliran air merupakan salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam pembangunan jalan raya. Air yang berkumpul di permukaan jalan raya setelah hujan tidak hanya
membahayakan pengguna jalan raya, malahan akan mengikis dan merusakkan struktur jalan raya. Karena itu permukaan jalan raya sebenarnya tidak betul-betul rata, sebaliknya
mempunyai landaian yang berarah ke selokan di pinggir jalan. Dengan demikian, air hujan akan mengalir kembali ke selokan.
Setelah itu retroflektor dipasang di tempat-tempat yang berbahaya seperti belokan yang tajam. Di permukaan jalan mungkin juga akan diletakkan "mata kucing", yakni sejenis benda bersinar seperti batu yang "ditanamkan" di permukaan jalan raya. Fungsinya adalah untuk menandakan batas lintasan.
Perekonomian jalan raya
istirahat bagi bus jarak-jauh karena adanya fasilitas istirahat yang lengkap di situ dan juga letaknya di pertengahan Lebuh Raya Utara Selatan. Di Machap, penumpang-penumpang bus akan membelanjakan uang untuk pelayanan restoran dan kamar kecil.
Ekonomi Trafik-Istirihat seperti yang berlaku di Machap sebenarnya tidak hanya bergantung kepada lokasi dan juga fasilitas. Yang lebih penting ialah hubungan pihak pemilik restoran dengan sopir bus. Untuk menarik lebih banyak sopir bus datang ke mari bersama
penumpangnya, pemilik restoran berusaha menarik hati sopir bus dengan menyediakan makanan dan rokok gratis kepada mereka. Tetapi cara yang paling baik ialah menghubungi langsung perusahaan bus tersebut agar memilih suatu tempat sebagai tempat istirahat yang tetap.
Jalan Nasional Rute 1 adalah jalan utama di pulau Jawa yang lebih dikenal dengan nama Jalur Pantura (Jalur Pantai Utara). Jalan ini melewati 5 provinsi sepanjang 1.316 km di sepanjang pesisir pantai utara Jawa, yaitu Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Rute ini menghubungkan dua pelabuhan penyeberangan yaitu Merak di ujung Barat pulau Jawa dan Ketapang di ujung Timur pulau Jawa. Merak merupakan pelabuhan
penyeberangan menuju Sumatera sementara Ketapang merupakan pelabuhan penyeberangan menuju Bali. Jalan ini juga menjadi bagian dari AH 2.
Jalur ini memiliki signifikansi yang sangat tinggi dan menjadi urat nadi utama transportasi darat, karena setiap hari dilalui 20.000-70.000 kendaraan. Jalur Pantura menjadi perhatian utama saat menjelang Lebaran, di mana arus mudik melimpah dari barat ke timur. Arus paling padat tedapat di ruas Jakarta-Cikampek-Cirebon-Tegal-Semarang. Di Cikampek, terdapat percabangan menuju ke Bandung (dan kota-kota di Jawa Barat bagian selatan). Di Tegal, terdapat percabangan menuju ke Purwokerto (dan kota-kota di Jawa Tengah bagian selatan). Di Semarang, terdapat percabangan menuju ke timur (Surabaya-Banyuwangi) dan menuju ke selatan (Yogya-Solo-Madiun).
kerbau), atau mesin. Konsep transportasi didasarkan pada adanya perjalanan (trip) antara asal (origin) dan tujuan (destination). Perjalanan adalah pergerakan orang dan barang antara dua tempat kegiatan yang terpisah untuk melakukan kegiatan perorangan atau kelompok dalam masyarakat. Perjalanan dilakukan melalui suatu lintasan tertentu yang menghubungkan asal dan tujuan, menggunakan alat angkut atau kendaraan dengan kecepatan tertentu. Jadi perjalanan adalah proses perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain.
Berdasarkan pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa transportasiadalah pemindahan
manusia atau barang dari satu tempat ke tempat lainnya dengan menggunakan sebuah wahana yang
digerakkan oleh manusia atau mesin. Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam
melakukan aktivitas sehari-hari. Di negara maju, penduduk biasanya menggunakan kereta bawah
tanah (subway) dan taksi. Penduduk disana jarang yang mempunyai kendaraan pribadi karena
mereka sebagian besar menggunakan angkutan umum sebagai transportasi mereka. Transportasi sendiri dibagi 3 yaitu transportasi darat, laut, dan udara. Transportasi udara merupakan transportasi yang membutuhkan banyak uang untuk memakainya. Selain karena memiliki teknologi yang lebih canggih, transportasi udara merupakan alat transportasi tercepat dibandingkan dengan alat transportasi lainnya.
Transportasi memiliki beberapa unsur yaitu sebagai berikut :
1. Manusia yang membutuhkan
2. Barang yang dibutuhkan
3. Kendaraan sebagai alat/sarana
4. Jalan&terminal sbg prasarana transportasi
5. Organisasi (pengelola transportasi)
2. RUANG LINGKUP TRANSPORTASI
Transportasi digunakan untuk memudahkan manusia dalam melakukan aktifitas sehari-hari.
Alat Transportasi sendiri dibagi 3 yaitu, transportasi darat, transportasi laut dan transportasi udara.
1. Transportasi Darat
Sarana Angkutan Jalan Raya :
Angkutan Jalan adalah kendaraan yang diperbolehkan untuk menggunakan jalan. Angkutan jalan ini diantaranya adalah :
a. Sepeda Motor, adalah kendaraan bermotor beroda 2 (dua), atau 3 (tiga) tanpa atap baik dengan atau
b. Mobil Penumpang, adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi sebanyak-banyaknya 8
(delapan) tempat duduk tidak termasuk tempat duduk pengemudi, baik dengan maupun tanpa perlengkapan pengangkutan bagasi.
c. Mobil Bus, adalah setiap kendaraan bermotor yang dilengkapi lebih dari 8 (delapan) tempat duduk
tidak termasuk tempat duduk pengemudi, baik dengan maupun tanpa perlengkapan pengangkutan bagasi.
d. Mobil Barang, adalah setiap kendaraan bermotor selain dari yang termasuk dalam sepeda motor,
mobil penumpang dan mobil bus.
e. Angkutan darat selain mobil, bus ataupun sepeda motor yang lazim digunakan oleh masyarakat,
umumnya digunakan untuk skala kecil, rekreasi, ataupun sarana sarana di perkampungan baik di kota maupun di desa. Diantaranya adalah : sepeda, becak, bajaj, bemo dan delman.
Sarana Angkutan Kereta Api :
Kereta api adalah sarana transportasi berupa kendaraan dengan tenaga gerak, baik berjalan sendiri maupun dirangkaikan dengan kendaraan lainnya, yang akan ataupun sedang bergerak di rel. Kereta api merupakan alat transportasi massal yang umumnya terdiri dari lokomotif (kendaraan dengan tenaga gerak yang berjalan sendiri) dan rangkaian kereta atau gerbong (dirangkaikan dengan kendaraan lainnya).
Prasarana Transportasi Darat :
Jalan dan Jembatan, adalah prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel.
Rel Kereta, digunakan pada jalur kereta api. Rel mengarahkan/memandu kereta api tanpa memerlukan pengendalian. Rel merupakan dua batang rel kaku yang sama panjang dipasang pada bantalan sebagai dasar landasan. Rel-rel tersebut diikat pada bantalan dengan menggunakan paku rel, sekrup, penambat, atau penambat e (seperti penambat Pandrol).
2. Transportasi Laut
Sarana Transportasi Laut :
Feri, adalah sebuah sebuah kapal transportasi jarak dekat.Feri mempunyai peranan penting dalam sistem pengangkutan bagi banyak kota pesisir pantai, membuat transit langsung antar kedua tujuan dengan biaya lebih kecil dibandingkan jembatan atau terowong.
Sampan (bahasa Tionghoa) adalah sebuah perahu kayu tiongkok yang memiliki dasar yang relatif datar, dengan ukuran sekitar 3,5 hingga 4,5 meter yang digunakan sebagai alat transportasi sungai dan danau atau menangkap ikan]
Prasarana Transportasi Laut :
Pelabuhan adalah sebuah fasilitas di ujung samudera, sungai atau danau untuk menerima kapal dan memindahkan barang kargo maupun penumpang ke dalamnya.
3. Transportasi Udara
Sarana Transportasi Udara :
Pesawat terbang atau pesawat udara atau kapal terbang atau cukup pesawat saja adalah kendaraan yang mampu terbang di atmosfir atau udara
Prasarana Transportasi Udara :
Bandar udara atau bandara merupakan sebuah fasilitas tempat pesawat terbang dapat lepas landas dan mendarat. Bandara yang paling sederhana minimal memiliki sebuah landas pacu namun bandara-bandara besar biasanya dilengkapi berbagai fasilitas lain, baik untuk operator layanan
Ruang lingkup teknik transportasi dibagi menjadi 2 kategori:
1. Yang berhubungan dg perencanaan sistem
2. Yang berhubungan dg perancangan rinci masing-masing komponen sistem (sarana-prasarana
transportasi & sistem pengoperasiannya)
3. PERANAN TRANSPORTASI DALAM KEHIDUPAN MANUSIA
Dampak sosial yang dapat dirasakan dengan adanya transportasi adalah adanya peningkatan standar hidup. Sedangkan untuk budaya, dampak yang dapat dirasakan adalah terbukanya kemungkinan keseragaman dalam gaya hidup, kebiasaan dan bahasa.
2. Aspek politis dan pertahanan
Bagi aspek politis dan pertahanan, transportasi dapat memberikan dua keuntungan yaitu sebagai berikut :
Transportasi dapat memperkokoh persatuan persatuan dan kesatuan nasional.
Transportasi merupakan alat mobilitas unsur pertahanan dan keamanan.
3. Aspek hukum
Di dalam pengoperasian dan pemilikan alat angkutan diperlukan ketentuan hukum mengenai hak, dan tanggungjawab serta perasuransian apabila terjadi kecelakaan lalu lintas, juga terhadap penerbangan luar negara yang melewati batas wilayah suatu negara, diatur di dalam perjanjian antarnegara (bilateral air agreement).
4. Aspek teknik
Hal-hal yang berkaitan dengan pembangunan dan pengoperasian transportasi menyangkut aspek teknis yang harus menjamin keselamatan dan keamanan dalam penyelenggaraan angkutan.
5. Aspek ekonomi
Pada pihak perusahaan pengangkutan (operator)
Pengangkutan merupakan usaha memproduksi jasa angkutan yang dijual kepada pemakai dengan memperoleh keuntungan.
Pada pihak pemakai jasa angkutan (user)
Pengangkutan sebagai salah satu mata rantai dari arus bahan baku untuk produksi dan arus distribusi barang jadi yang disalurkan ke pasar serta kebutuhan pertukaran barang di pasar.
Supaya kedua arus ini lancar, jasa angkutan harus cukup tersedia dan biaya sebanding dengan seluruh biaya produksi.
Fungsi Transportasi
Melancarkan arus barang dan manusia.
Menunjang perkembangan pembangunan (the promoting sector).
Manfaat Transportasi
Transportasi ( pengangkutan ) bukanlah tujuan melainkan sarana untuk mencapai tujuan. Sementara itu, kegiatan masyarakat sehari – hari bersangkut paut dengan produksi barang dan jasa untuk mencukupi kebutuhan yang beraneka. Karena itu manfaat dari transportasi dapat dilihat dari beberapa segi diantaranya adalah manfaat :
A. Manfaat ekonomi
Kegiatan ekonomi masyarakat sangat berkaitan dengan produksi, distribusi, dan pertukaran kekayaan. Kegiatan tersebut membutuhkan modal transportasi. Dengan tranportasi bahan-bahan baku dibawa menuju tempat produksi dan kepasar. Selain itu, dengan tranportasi pula konsumen datang ke pasar atau tempat pelayanan kebutuhan. Sementara itu distrubusi barang karena adanya transportasi akan berdampak pada beberapa hal yaitu :
Terjadi transaksi pejual pembeli
Persediaan barang antar daerah dapat disamakan
Harga barang antar daerah dapat disamakan
Spesialisasi dalam kegiatan ekonomi dapat dibedakan
Timbul komunikasi dalam pertukaran barang antar masyarakat
Transportasi memegang peranan pening dalam usaha mencapai tujuan pengembangan ekonomi dalam suatu bangsa. Adapun tujuan pengembangan ekonomi yang bisa diperankan oleh jasa transportasi adalah :
1. Meningkatkan pendapatan nasional, disertai dengan distribusi yang merata antara penduduk, bidang
usaha dan daerah.
2. Meningkatkan jenis dan jumlah barang jadi dan jasa yang dapat dihasilkan para konsumen, industri
dan pemerintah.
3. Mengembangkan indusri nasional yang dapat menghasilkan devisa sera men–supply pasaran dalam
negeri.
4. Menciptakan dan memelihara tingkatan kesempatan kerja bagi masyarakat.
B. Manfaat sosial
Untuk kepentingan sosial transportasi sangat membantu dalam berbagai kemudahan yaitu:pelayanan perorangan atau kelompok, pertukaran atau penyampaian informasi, perjalanan untuk bersantai dan lain-lain.
Ada beberapa manfaat politis transportasi yaitu :
Mencipakan persatuan nasional
Menyebabkan pelayanan pada masyarakat dapat diperluas dengan lebih merata
Keamanan negara terhadap serangan dari luar yang tidak dikehendaki dapat teratasi
System transportasi yang efisien memungkinkan negara memindahkan dan mengangkut penduduk dari
daerah bencana misalnya
D. Manfaat kewilayahan
Berupa kemajuan wilayah dengan terjangkaunya alat transportasi didaerahnya dan menunjang hubungan antar wilayah dalam kawasan.
Adapun peranan transportasi dalam kegiatan non ekonomis yaitu sebagai sarana mempertinggi integritas bangsa, transportasi menciptakan dan meningkatkan standar kehidupan masyarakat secara menyeluruh, mempertniggi ketahanan Nasional bangsa Indonesia ( Hankamnas ) dan dan menciptakan pembangunan nasional.
Fungsi lain transportasi adalah untuk mengangkut penumpang dan barang dari satu tempat ke tempat lain. Kebutuhan akan angkutan penumpang tergantung fungsi bagi kegunaan seseorang (personal place utility). Peranan transportasi tidak hanya untuk melancarkan barang atau mobilitas manusia. Transportasi juga membantu tercapainya pengalokasian sumber – sumber ekonomi secara optimal. Transportasi berfungsi sebagai sektor penunjang pembangunan ( the promoting sector ) dan pemberi jasa ( the servicing sector ) bagi perkembangan ekonomi.
DARI BERBAGAI SUMBER
Diposkan oleh justnangeografi di 18.33
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Berbagi ke Twitter Berbagi ke Facebook Bagikan ke Pinterest
2 komentar:
1.
ivan verys28 Desember 2013 17.34
bisnistiket.co.id
Balas
2.
silent13 Oktober 2015 18.40
Makalahnya bagus dan berkualitas, keren pokonya : )
Balas Muat yang lain...
Posting Lebih BaruPosting LamaBeranda
Langganan: Poskan Komentar (Atom)
Arsip Blog
▼ 2012 (11) o ► Juni (5)
o ▼ Mei (4) KAMBOJA ES DI LAUT TRANSPORTASI
PERTANIAN JERUK BERASTAGI o ► April (1)
o ► Maret (1) Mengenai Saya
justnangeografi Lihat profil lengkapku