IDENTIFIKASI FAKTOR PENDORONG ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN
Teks penuh
Dokumen terkait
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi petani yang melakukan alih fungsi lahan di daerah penelitian, mengetahui faktor-faktor
2) Melalui analisis GWR, proses analisis faktor-faktor yang mempengaruhi alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Lamongan dapat memunculkan hasil yang lebih spesifik terkait
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor pendorong alih fungsi lahan hutan menjadi perkebunan di Desa Bukit Harapan Kecamatan Bulu Taba
Hasil analisis dari faktor yang berkaitan dengan alih fungsi lahan adalah pendidikan petani, umur petani, pengaruh tetangga, pengaruh investor, keadaan lingkungan, kabijakan
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor diijinkannya alih fungsi lahan di Kabupaten Tegal yaitu harus sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah
yang mempengaruhi alih fungsi lahan sawah di Kabupaten Lamongan dapat memunculkan hasil yang lebih spesifik terkait faktor yangbersifat lokal pada masing-masing
makro maupun luas pengelolaan lahan per rumah tangga petani. Pemerintah daerah hendaknya tidak terlalu mudah memberikan peluang terjadinya alih fungsi lahan khususnya
Faktor-faktor yang berpengaruh nyata (signifikan) terhadap alih fungsi lahan di Kota Bekasi adalah umur petani, luas lahan yang dimiliki sebelum alih fungsi,