BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA. Pada tinjauan pustaka akan dibahas hal-hal yang berhubungan dengan SMS Gateway beserta pengertiannya.

Teks penuh

(1)

BAB 2

TINJAUAN PUSTAKA

Pada tinjauan pustaka akan dibahas hal-hal yang berhubungan dengan SMS Gateway beserta pengertiannya.

2.1 SMS

Short Message Service (SMS) merupakan sebuah layanan yang banyak diaplikasikan pada sistem komunikasi tanpa kabel, memungkinkan dilakukannya pengiriman pesan dalam bentuk alphanumeric antara terminal pelanggan atau antara terminal pelanggan dengan sistem eksternal seperti email, paging, voice mail, dan lain-lain. Isu sms pertama kal muncul dibelahan Eropa pada tahun 1991 bersama sebuah teknologi komunikasi wireless yang saat ini cukup banyak penggunaannya, yaitu Global System for Mobile Communication (GSM). Dipercaya bahwa message pertama yang dikirimkan menggunakan SMS dilakukan pada bulan Desember 1992, dikirimkan dari sebuah Personal Computer (PC) ke telepon mobile (bergerak) dalam jaringan GSM milik vodafone inggris. Perkembangannya kemudian merambah ke benua amerika, dipelopori oleh beberapa operator komunikasi berbasis digital seperti BellSouth Mobility, PrimeCo, Nextel, dan beberapa operator lain (Imron, 2006).

Layanan SMS bersifat nonreal time dimana sebuah pesan pendek dapat di kirim ke satu tujuan, tidak peduli apakah tujuan tersebut aktif atau tidak. Bila dideteksi bahwa tujuan tidak aktif, maka sistem akan menunda pengiriman ke tujuan hingga tujuan aktif kembali. Pada dasarnya sistem sms akan menjamin pengiriman dari suatu pesan pendek hingga sampai ke tujuan. Kegagalan pengiriman yang bersifat sementara seperti tujuan tidak aktif akan selalu teridentifikasi sehingga pengiriman ulang pesan singkat akan selalu dilakukan. Kecuali bila dilakukan peraturan bahwa

(2)

pesan pendek yang telah malampaui batas waktu tertentu harus dihapus dan dinyatakan gagal terkirim.

Sebuah pesan SMS maksimal terdiri dari 140 bytes, dengan kata lain sebuah pesan bisa memuat 140 karakter 8-bit ( Sutara, 2011). SMS bisa pula untuk mengirim gambar, suara dan film. SMS bentuk ini disebut MMS (Multimedia Messaging Service). Pesan-pesan SMS dikirim dari sebuah telepon genggam ke pusat pesan, disini pesan disimpan dan dikirim ke nomor tujuan. Seorang pengguna bisa mendapatkan konfirmasi dari pusat pesan ini (Imron, 2006)

2.1.1 Karakteristik dan Keuntungan SMS

Karakteristik utama SMS adalah SMS merupakan sebuah sistem pengriman data dalam paket dengan bandwidth kecil. Pada awalnya SMS diciptakan untuk menggantikan paging dengan menyediakan layanan serupa yang bersifat two-way messaging ditambah dengan notifiction service, khususnya untuk voice mail. Pada perkembangan selanjutnya muncul jenis-jenis layanan lainnya seperti email, fax, dan lain-lain (Imron, 2006).

Keuntungan dari SMS dapat dirasakan baik oleh produsen yaitu penyedia layanan atau provider dan oleh konsumen atau pengguna dari SMS itu sendiri. Bagi provider, SMS merupakan layanan komplemen atau sebagai alternatif dari layanan paging yang ada, memungkinkan akses data wireless, melindungi sumber daya penting karena SMS memiliki control channel, dan memberi nilai tambah dengan adanya email, fax mail integration, dan voice mail. Sedangkan keuntungan bagi pelanggan tergantung pada jenis layanan yang diberikan oleh operator. Diantaranya ialah adanya pengiriman notifikasi dan alert, jaminan pengiriman pesan singkat, pengiriman informasi yang andal dan murah, kemampuan untuk melakukan filter pada pesan dan membalas dengan cara yang efektif, serta dapat melakukan integrasi dengan aplikasi lain berbasis internet dan data.

(3)

Dengan perkembangan SMS yang sedemikian pesat, memungkinkan munculnya berbagai jenis aplikasi yang memanfaatkan fasilitas SMS. Sifat perangkat SMS yang mobile dan dapat mengirimkan informasi dari mana saja selama masih dalam cakupan layanan operator, memunculkan aplikasi lapangan dimana informasi-informasi pendek dikumpulkan lalu dikirmkan secara berkala kepada pusat pengolahan informasi. Seperti pada bidang transportasi, aplikasi ini diterapkan untuk melakukan tracking terhadap keberadaan armada angkutan yang sedang berada di jalanan, dan untuk keperluan pemantauan kondisi cuaca dilapangan (Imron, 2006).

Aplikasi lainnya berupa remote reading yang dapat diterapkan oleh perusahaan listrik atau perusahaan air. Pembacaan meter penggunaan listrik atau air dapat dilakukan secara jarak jauh dengan memasang perangkat berkapabilitas SMS pada meteran pelanggan. Perangkat ini secara periodik akan mengirimkan informasi pembacaan meteran pelanggan dan data-data tersebut dikumpulkan secara massal. Dalam bidang perbankan, aplikasi SMS dapat dimanfaatkan untuk informasi satu arah maupun berupa transaksi interaktif. Melalui aplikasi SMS pelanggan dapat melakukan pengecekan saldo tabungan, transfer, membayar tagihan, dan lainnya.

2.1.3 Format SMS Protocol Data Unit

Protocol Data Unit atau biasa di singkat menjadi PDU ialah format message dalam hexadesimal, berupa pasangan-pasangan karakter ASCII (American Standard Code for Information Interchange). Kelebihan menggunakan mode PDU ini adalah encoding dapat dilakukan sendiri oleh pengguna yang tentunya harus pula didukung oleh hardware dan operator GSM, selain itu juga dapat melakukan kompresi data, menambahkan nada dering dan gambar pada pesan yang akan dikirim.

(4)

2.2 AT-Command Untuk SMS

AT-Command berasal dari kata attention command. Attention berarti peringatan atau perhatian, command berarti perintah. Jadi AT-Command adalah perintah yang dapat diberikan kepada mobile phone atau GSM/CDMA modem untuk melakukan sesuatu hal, termasuk untuk mengirim dan menerima SMS. Dengan memberikan program perintah di dalam komputer maka perangkat kita dapat melakukan pengiriman atau penerimaan SMS secara otomatis untuk mencapai tujuan tertentu.

Penggunaan AT-Command pada mobile phonedan modem telah mempermudah untuk mengetahui segala informasi yang terdapat pada alat tersebut. Dengan menggunkan perintah tertentu pengguna dapat mengetahui merk, nomor IMEI, dan lain-lain. Misalnya pada tipe mobile phoneNokia E-63 dengan AT-Command berkode dku2at. Ketikan kode AT-command di connection pada file gammurc yang diambil dari directory bin Gammu. Kemudian pada command prompt masuklah ke directory bin Gammu, dan ketikkan perintah 'Gammu –identify' maka akan terlihat informasi dari mobile phone yang sedang digunakan oleh Gammu.

2.3 Short Message Service Center

Dalam sistem SMS, mekanisme utama yang dilakukan dalam sistem adalah melakukan pengiriman pesan singkat dari satu nomor pelanggan ke nomor tujuan. Hal ini dapat dilakukan berkat adanya Short Message Service Center (SMSC). SMSC merupakan sebuah perangkat yang melakukan tugas store dan forward pada pesan singkat. Di dalamnya termasuk penentuan atau pencarian rute tujuan akhir dari pesan singkat. Sebuah SMSC biasanya didesain untuk dapat menangani pesan singkat dari berbagai sumber seperti voice mailsystem, web-based messaging, email integration, dan lain-lain (Imron, 2006).

(5)

Terminologi SMSC mengacu pada sesuatu yang berupa hardware dan software. SMSC juga bertanggung jawab untuk menyimpan dan meneruskan pesan singkat dari satu titik ke titik tujuan. Jadi, pada saat seseorang mengirimkan sebuah pesan SMS melalui ponselnya, maka SMSC bertugas mengirimkan pesan tersebut ke nomor tujuan. Jika nomor tujuan tidak aktif, maka SMSC akan menyimpan pesan tersebut dalam jangka waktu tertentu, Jika SMS tetap tidak dapat terkirim sampai jangka waktu tersebut berakhir, maka SMS tersebut akan dihapus dari penyimpanan SMSC.

Sebuah SMSC harus memiliki keandalan yang tinggi, kapasitas yang cukup, dan keseluruhan yang memadai dalam menangani trafik pesan singkat. Selain itu, sistem harus bersifat fleksibel agar dapat mengakomodasi pertumbuhan permintaan layanan SMS. Faktor lain yang juga harus diperhatikan adalah aplikasi harus dapat dioperasikan dengan mudah, begitu juga pemeliharaannya.

2.4 SMS Gateway

SMS Gateway merupakan pintu gerbang bagi penyebaran informasi dengan menggunakan SMS. Pengguna dapat menyebarkan pesan ke banyak nomor secara otomatis dan cepat yang langsung terhubung dengan database nomor-nomor ponsel saja, tanpa harus mengetik ratusan nomor dan pesan di ponsel pengguna, karena semua nomor akan diambil secara otomatis dari database tersebut (Tarigan, 2012).

Selain itu dengan adanya SMS Gateway, pengguna dapat mengelola pesan-pesan yang dikirim. Dengan menggunakan program tambahan yang dapat dibuat sendiri, pengirim pesan dapat lebih fleksbel dalam mengirim berita, karena biasanya pesan yang ingin dikirim berbeda-beda untuk masing-masing penerimanya.

(6)

2.4.1 Cara kerja SMS Gateway

Cara kerja SMS Gateway pada dasarnya hampir sama dengan mengirimkan SMS melalui mobile phone pada umumnya. Hanya saja, bedanya adalah perangkat pengirimnya buka lagi mobile phone, tetapi Modem GSM. Modem inilah yang dikendalikan oleh PC menggunakan aplikasi SMS Gateway yang akan pengguna buat (Tarigan, 2012).

a. Cara pengiriman pesan dalam SMS Gateway: 1. Pengiriman pesan melalui SMS

2. Pesan Melewati Jalur Jaringan Selular

3. Pesan diterima oleh Gateway SMS melalui GSM Modem 4. Pesan akan di proses di Sistem Aplikasi

b. Cara kerja membalas pesan otomatis

c. Di dalam Sistem Aplikasi pesan akan dihubungkan dengan database server. d. Di server database inilah semua pesan balasan sudah disiapkan.

e. Program akan mengambil data didalam database server lalu mengirimkan pesan balasan otomatis melalui device Gateway yaitu Modem GSM

2.5 PHP

PHP singkatan dari PHP Hypertext Preprocessor digunakan sebagai bahasa script yang disisipkan pada dokumen HTML (HyperText Markup Language) dan ditulis menggunakan bahasa C. PHP bekerja dalam sebuah webserver. Script-script PHP yang dibuat akan tersimpan dalam sebuah server dan dieksekusi atau diproses dalam server tersebut (Rosari et al, 2008). Penggunaan PHP memungkinkan Web dapat dibuat dinamis sehingga maintenance situs Web tersebut menjadi lebih mudah dan efisien. PHP merupakan software open source yang disebarkan dan dilisensikan secara gratis serta dapat di unduh secara bebas dari situs resminya (Paranginangin, 2009).

(7)

2.5.1 Sejarah singkat PHP

PHP diciptakan pertama kali oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1994. Awalnya PHP digunakan untuk mencatat jumlah serta untuk mengetahui siapa saja pengunjung pada home page pribadi miliknya. Rsamus Lerdorf adalah salah seorang pendukung open source. Oleh karena itu, ia mengeluarkan Personal Home Page Tools versi 1.0 secara gratis, kemudian menambah kemampuan PHP 1.0 dan meluncurkan PHP 2.0 ( Paranginangin, 2009).

Pada tahun 1996, PHP telah banyak digunakan dalam website di dunia. Sebuah kelompok pengembangan software yang terdiri dari Rasmus, Zeew Suraski, Andi Gutman, Stig Bekken, Shane Careveo, dan Jim Winstead bekerja sama untuk menyempurnakan PHP 2.0. Akhhirnya, pada tahun 1998, PHP 3.0 diluncurkan. Penyempurnaan terus dilakukan sehingga pada tahun 2000 dikeluarkan PHP 4.0. Tidak berhenti sampai disitu, kemampuan PHP terus ditambah dan sampai saat ini telah dikeluarkan PHP versi terbaru yaitu PHP 5.0.

2.5.2 Kelebihan-Kelebihan PHP

PHP memiliki banyak kelebihan yang tidak dimiliki oleh bahasa script sejenis. PHP difokuskan ada pembuatan script server side yang bisa melakukan banyak hal, seperti mengumpulkan data dari form, menghasilkan isi halaman Web dinamis, dan kemampuan mengirim dan menerima cookies. PHP dapat digunakan pada semua sistem operasi, antara lain Linux, Microsoft Windows, dan lain-lain. PHP juga mendukung banyak Web Server, seperti Apache, Microsoft Internet Information server (MIIS), Personal Web Server (PWS), Netscape, dan lain sebagainya ( Paranginangin, 2009).

PHP tidak terbatas pada hasil keluaran HTML. PHP juga memiliki kemampuan untuk mengolah keluaran gambar, file PDF, dan movies Flash. PHP juga dapat menghasilkan teks seperti XHTML dan file XML lainnya. Salah satu fitur yang dapat diandalkan oleh PHP adalah dukungannya terhadap banyak database, seperti dBase,

(8)

direct MS-SQL, Empress, FrontBase, Hyperware, Interbase, MSQL, MySQL, ODBC, Oracle, PostgrSQL, dan lain-lain.

2.6 Database

Database adalah sekumpulan data yang terdiri atas satu atau lebih tabel yang saling berhubungan. Oleh sebab itu Data merupakan hal yang sangat penting dalam database. Data adalah fakta mengenai objek, orang, dan lain-lain yang dinyatakan dengan nilai berupa angka, deretan, karakter, atau simbol.

Database digunakan untuk menampung beberapa tabel atau query untuk menyimpan data sebagai sumber pengolahan data. Table adalah media untuk menyimpan data yang telah diolah dan mempunyai suatu tema tertentu. Dalam database pengguna mempunyai wewenang untuk mengakses data, baik menambah, mengubah, atau menghapus data yang ada dalam tabel-tabel tersebut (Triyuliana, 2007)

Yang perlu diperhatikan dalam membuat database ialah memori yang digunakan untuk menyimpan data di dalamnya. Jika pengguna tidak efisien menggunakan tipe dan lebar field maka akan semakin memboroskan memori penyimpanan data. Oleh karena itu, dalam membuat tabel, pengguna harus memperhatikan panjang field dengan panjang data yang akan dimasukkan.

2.6.1 Database MySQL

MySQL termasuk dalam kategori database management system (DBMS) yaitu suatu sistem software yang memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan, membuat, dan memelihara database maupun menyediakan akses yang terkontrol terhadap data. Sebuah DBMS yang utuh biasanya terdiri dari hardware, software, data, user, dan prosedur ( Mata-Toledo et al, 2007)

(9)

MySQL dibuat sekitar tahun 1994/1995 dan dikembangkan oleh sebuah perusahaan di Swedia yang bernama MySQL AB. Saat itu Michael Widenius merupakan satu-satunya pengembang MySQL. Pada Mei 1996 MySQL versi 1.0 dirilis secara terbatas kepada empat orang rekannya. Kemudian di bulan Oktober, versi 3.1.1.0 dilepas ke masyarakat umum ( Sugiri et al, 2008)

Bila diinstall pada sistem operasi Microsoft Windows, maka MySQL berlisensi shareware, tetapi tidak mempunyai expired date. Sedangkan bila diinstall pada sistem operasi lainnya, maka berlisensi free sesuai dengan General Public Licence (GPL).

MySQL merupakan database yang dikembangkan dari bahasa SQL (Structured Query Language). SQL merupakan bahasa terstruktur yang digunakan untuk interaksi antara script program dengan database server dalam pengolahan data. Dengan SQL maka dapat dibuat tabel yang akan diisi data, memanipulasi data seperti menambah, mengapus, dan mengubah data, serta membuat suatu perhitungan berdasarkan data yang ditemukan.

MySQL didesain agar dapat berjalan mencapai 100 akses secara berkesinambungan dan mampu berjalan pada database yang berukuran sampai 100GB. Ada beberapa alasan mengapa MySQL menjadi database yang sangat populer dan digunakan oleh banyak orang, diantaranya ialah:

d. MySQL merupakan database yang memiliki kecepatan tinggi dalam pemrosesan data, dapat diandalkan, mudah digunakan, dan mudah dipelajari. MySQL telah banyak digunakan, sehingga jika ada masalah maka dapat bertanya langsung kepada banyak orang maupun melalui internet.

e. MySQL mendukung banyak bahasa pemrograman seperti C, C++, Java, dan PHP. Bahasa pemrograman tersebut dapat digunakan untuk berinteraksi maupun berkomunikasi dengan MySQL server. Selain itu dapat juga digunakan sebagai komponen pembentuk antarmuka database MySQL. Pada MySQL tersedia MyODBC untuk koneksi dengan aplikasi lain seperti MS Acsess, Visual Basic, Delphi dan lain-lain.

(10)

f. Koneksi, kecepatan, dan keamanannya, membuat MySQL sangant cocok diterapkan untuk pengaksesan database melalui internet dengan menggunakan bahasa pemrograman Perl atau PHP sebagai interface.

g. MySQL dapat menangani database dengan skala sangat besar, dengan jumlah record lebih dari 50 juta, 60 ribu table, dan bisa menampung 5 milyar baris data.

h. Multiuser, yaitu dalam satu databaseserver pada MySQL dapat diakses oleh beberapa user dalam waktu yang sama tanpa mengalami konflik.

i. Securitas database MySQL terkenal baik karena memiliki subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan password.

j. MySQL merupakan software database yang bersifat free.

2.7 Pengertian Flowchart

Flowchart atau bagan alur merupakan metode untuk menggambarkan tahap-tahap penyelesaian masalah (prosedur) beserta aliran data dengan simbol-simbol standar yang mudah dipahami. Tujuan utama penggunaan flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian proses atau prosedur untuk memudahkan pemahaman pengguna terhadap informasi tersebut. Untuk itu desain sebuah flowchart harus ringkas, jelas, dan logis.

Menurut teori, flowchart dapat dibedakan ke dalam tiga kategori, yaitu flowchart dokumen, flowchart sistem , flowchart program. Flowchart dokumen menggambarkan aliran data dan informasi antar (divisi) dalam sebuah organisasi. Sedangkan flowchart sistem lebih menekankan pada gambaran tentang aliran input, prosedur pemrosesan, dan ouput yang dihasilkan. Dan flowchart program lebih banyak digunakan untuk menggambarkan logika suatu prosedur penyelesaian masalah dalam pemrograman komputer. Pada skripsi ini penulis menggunakan flowchart program untuk menggambarkan program dari sistem yang dibuat (Soeherman et al, 2008).

(11)

Tab el 2.1 Tabel Simbol-Simbol pada flowchart program

SIMBOL ARTI CONTOH

Input / Output Merepresentasikan Input

data atau Output data yang diproses atau Informasi.

Proses Mempresentasikan

operasi

Anak Panah Merepresentasikan alur

kerja

Keputusan Keputusan dalam

program

Preparation Pemberian harga awal

Terminal Points Awal / akhir flowchart

Simbol konektor untuk keluar /masuk prosedure atau proses dalam lembar/halaman yang lain)

Simbol konektor untuk keluar/masuk prosedur atau proses dalam lembar/halaman yang sama

Baca Jam & Tarif Upah Hitung Upah Kotor Hitung Upah Kotor 3 Apakah A < B SW = 1 Start X A

(12)

2.8 PengertianData Flow Diagram (DFD)

Dokumentasi aliran data sering disebut dengan Data Flow Diagram (DFD). DFD mencakup asal dan tujuan data, proses yang dilakukan, beserta penyimpanannya. Selain untuk keperluan pengendalian, DFD juga sering digunakan untuk membantu proses desain dan pengembangan sistem informasi. Pendekatan DFD sebagai modeling tool di populerkan oleh Yourdan dan Demarco, juga oleh Gene dan Serson, yang memberikan perbedaan pada komponen-komponen dari DFD. Komponen tersebut dapat dilihat dari gambar 2.1 dan 2.2 dibawah ini ( Soeherman et al, 2008 ).

Menurut Yordan dan Demarco

Terminator Proses Data Store Alur Data

Gambar 2.1 Komponen DFD menurut Yordan dan Demarco

Menurut Gene dan Serson

Terminator Proses Data store Alur Data

Figur

Gambar 2.1 Komponen DFD menurut Yordan dan Demarco

Gambar 2.1

Komponen DFD menurut Yordan dan Demarco p.12

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :