• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 3 Akuntabilitas Kinerja

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 3 Akuntabilitas Kinerja"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)

BAB 3

Akuntabilitas Kinerja

Pengukuran tingkat capaian kinerja Dinas Perindustrian, Perdagangan dan

Pasar Kabupaten Jombang tahun 2015 dilakukan dengan cara membandingkan

antara target pencapaian indikator sasaran yang telah ditetapkan dalam penetapan

kinerja Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar tahun 2015 dengan realisasinya.

A.

CAPAIAN KINERJA ORGANISASI

Secara ringkas seluruh capaian kinerja sasaran dari 16 program dan 37

kegiatan tahun 2015 telah menunjukkan adanya komitmen untuk mewujudkan visi

dan misi Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Kabupaten Jombang yang

telah memenuhi capaian target sasaran meskipun ada beberapa kegiatan yang

belum maksimal dalam pelaksanaan sesuai dengan target kinerja yang telah

direncanakan.

1. Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan antara target dan

realisasi kinerja tahun ini. Apabila semakin tinggi realisasi menunjukkan

pencapaian kinerja yang semakin baik atau semakin rendah realisasi

menunjukkan pencapaian kinerja yang semakin jelek, dengan menggunakan

rumus sebagai berikut :

Capaian Indikator Kinerja =

Realisasi

Target

X 100%

Pengukuran kinerja dilakukan dengan menggunakan indikator kinerja

pada level sasaran dan kegiatan. Pengukuran dengan menggunakan indikator

kinerja pada level sasaran digunakan untuk menunjukkan secara langsung

kaitan antara sasaran dengan indikator kinerjanya, sehingga keberhasilan

sasaran berdasarkan rencana kinerja tahunan yang ditetapkan dap at dilihat

dengan jelas. Pengukuran kinerja dimaksud merupakan hasil suatu penilaian

yang didasarkan pada Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Perindustrian,

Perdagangan dan Pasar Kabupaten Jombang Tahun 2015 sebagaimana

berikut :

(2)

40

Tabel 5

Pengukuran Kinerja Tahun 2015

Sasaran

Strategis

Indikator Kinerja

Target

Realisasi

Satuan

%

Memantapkan

kawasan

strategis

agropolitan

1). Meningkatnya rasio

produk agropolitan

yang didistribusikan

26

26

Persen

100,00

Meningkatnya

jaringan

pemasaran

industri

1). Persentase kualitas

barang yang

beredar

dimasyarakat

sesuai standar

yang berlaku

75

75

Persen

100,00

2). Persentasi akurasi

alat

ukur/ timbangan

melalui tera ulang

UTTP

70

70

US $

100,00

3). Tercapainya nilai

ekspor

92,743,268

81,586,943.02

US $

87,97

4). Tercapainya

volume

perdagangan

343,061,723 663,169,148.57

US $

193,31

5). Jumlah PKL dan

asongan yang

terbina

876

604

PKL

68,95

Tumbuh

kembangnya

sentra-sentra

industri olahan

1). Meningkatnya

kapasitas iptek

sistem produksi

154

157

Sentra IKM 101,95

2). Meningkatnya

volume usaha

industri kecil dan

menengah

432,054,387

432,067,379

Rp.000

100,00

3). Penataan struktur

industri yang baik

100

30

IKM

30,00

4). Pengembangan

sentra-sentra

industri potensial

5

3

Sentra IKM

80,00

5). Jumlah produksi

rokok dan industri

hasil tembakau

29,446,560

25,350,000

Batang

rokok

(3 PR)

86,09

6). Jumlah IKM yang

mendapatkan

pembinaan/

bantuan

dilingkungan IHT/

daerah penghasil

bahan baku IHT

(3)

Sasaran

Strategis

Indikator Kinerja

Target

Realisasi

Satuan

%

Terpenuhinya

target

pendapatan

pasar yang

optimal

1). Tercapainya PAD

pasar daerah

3,534,070,000

3,624,121,100

Rp.000

102,55

2). Jumlah pedagang

dalam pasar

daerah

8,854

8,954

Pedagang

101,13

3). Tersedianya tempat

berusaha bagi

pedagang

4,689

4,689

Ruko/Toko/

Bedak/Kios

100,00

Terpeliharanya

lingkungan

pasar yang

tertib, aman

dan nyaman di

pasar

1). Meningkatnya

persentase

kebersihan,

ketertiban dan

keamanan pasar

18

18 Pasar

daerah

100,00

2). Terpeliharanya

sarana prasrana di

pasar

3). Terpeliharanya

penataan pasar

sesuai dengan

kondisi pasar

Meningkatnya

pengelolaan

SDM serta

sarana/

prasarana

Dinas

Perindustrian,

Perdagangan

dan Pasar

1). Terlaksananya

pengelolaan

administrasi umum

12

12 Bulan

100,00

Berdasarkan hasil pengukuran kinerja sebagaimana tabel di atas, terdapat

6 (enam) sasaran strategis, 19 (sembilan belas) indikator kinerja dengan capaian

sasaran

Berhasil

. Hal ini menunjukkan bahwa capaian seluruh sasaran program

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Kabupaten Jombang tahun 2015 telah

mencapai target yang telah ditetapkan dan bahkan beberapa di antaranya melampaui

target.

Namun demikian ada 6 (enam) capaian kinerja yang mengalami penurunan,

antara lain :

1) Indikator nilai ekspor tahun 2015 sebesar US$ 81,586,943.02 dari target

US$ 92.743.268 atau sekitar 87,97% dibandingkan tahun 2014 sebesar US$

130,117,267 dari target US$ 88,326,922 atau sekitar 147,31%. Menurunnya nilai

dolar yang tidak stabil berdampak negatif terhadap persentase dan volume usaha

IKM.

(4)

42

2) Indikator jumlah pedagang kakilima dan asongan yang terbina tahun 2015

sebanyak 604 dari target 876 orang atau sekitar 68,95% dibandingkan tahun 2014

sebesar 604 orang dari target 836 orang atau sekitar 72,34%. Menurunnya jumlah

pedagang kakilima dan asongan di pasar daerah disebabkan karena adanya alih

profesi ke bidang lain.

3) Indikator penataan struktur industri yang baik (kegiatan pelatihan produksi alas

kaki bagi IKM di kawasan industri) tahun 2015 sebanyak 30 IKM dari target

100 IKM atau sekitar 30% dibandingkan tahun 2014 sebanyak 60 IKM dari target

88 IKM atau sekitar 68,18%. Menurunnya jumlah IKM peserta pelatihan karena

pelatihan proses produksi alas kaki bagi IKM di kawasan industri Ploso sudah

terfasilitasi dari Pemerintah Propinsi.

4) Indikator pengembangan sentra-sentra industri potensial tahun 2015 sebanyak

3 sentra IKM dari target 5 sentra IKM atau sekitar 80% dibandingkan tahun 2014

sebesar 100% dari target dan realisasi sebanyak 4 sentra IKM. Menurunnya

pengembangan sentra-sentra industri potensial karena prioritas kegiatan yang

semula diarahkan untuk pengembangan sentra dialihkan ke kegiatan yang lain.

5) Indikator jumlah produksi rokok dan industri hasil tembakau yang berproduksi

tahun 2015 sebanyak 25,350,000 batang rokok (3 PR) dari target 29.446.560

batang rokok (5 PR) atau sekitar 86,09% dibandingkan tahun 2014 sebanyak

26.769.600 batang rokok (5 PR). Menurunnya jumlah produksi rokok dan industri

hasil tembakau karena perusahaan rokok yang masih aktif menurun menjadi

3 perusahaan rokok yang aktif dari 5 perusahaan rokok.

6) Indikator jumlah IKM yang mendapatkan pembinaan/ bantuan dilingkungan IHT/

daerah penghasil bahan baku IHT sebanyak 175 IKM dari target 240 IKM atau

sekitar 72,92% dibandingkan tahun 2014 sebesar 100% dari target dan realisasi

sebanyak 140 IKM. Menurunnya jumlah IKM yang mendapatkan pembinaan/

bantuan karena beberapa calon peserta yang sudah mengajukan banyak yang

mengundurkan diri tidak bersedia mengikuti pelatihan / pembinaan yang

disediakan.

(5)

2. Capaian Kinerja Sasaran

Berdasarkan hasil pengukuran, tingkat pencapaian sesuai dengan

sasaran strategis dalam visi dan misi Dinas Perindustrian, Perdagangan dan

Pasar Kabupaten Jombang tahun 2015. Hal ini sekaligus menunjukkan adanya

komitmen untuk mewujudkan visi dan misinya, meskipun ada beberapa kegiatan

yang belum maksimal dalam pelaksanaan sesuai dengan target kinerja yang telah

direncanakan, dapat dilihat pada tabel capaian kinerja di berikut ini :

Tabel 6

Capaian Kinerja Sasaran Tahun 2013-2015

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

UTAMA

REALISASI & CAPAIAN KINERJA

(%)

2015

2014

2013

Memantapkan kawasan

strategis agropolitan

1). Meningkatnya rasio

produk agropolitan yang

didistribusikan

100,00

-

-

Meningkatnya jaringan

pemasaran industri

1). Persentase kualitas

barang yang beredar

dimasyarakat sesuai

standar yang berlaku

100,00

70

70

2). Persentasi akurasi alat

ukur/ timbangan melalui

tera ulang UTTP

100,00

68

66

3). Tercapainya nilai ekspor

87,97

147,31

116,26

4). Tercapainya volume

perdagangan

193,31

121,46

85,66

5). Jumlah PKL dan

asongan yang terbina

68,95

72,34

73,41

Tumbuh kembangnya

sentra-sentra industri

olahan

1). Meningkatnya kapasitas

iptek sistem produksi

101,95

105,37

-

2). Meningkatnya volume

usaha industri kecil dan

menengah

100,00

100,00

102,85

3). Penataan struktur

industri yang baik

30,00

68,18

100,00

4). Pengembangan

sentra-sentra industri potensial

(6)

44

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

UTAMA

REALISASI & CAPAIAN KINERJA

(%)

2015

2014

2013

5). Jumlah produksi rokok

dan industri hasil

tembakau

86,09

49,20

-

6). Jumlah IKM yang

mendapatkan

pembinaan/ bantuan

dilingkungan IHT/

daerah penghasil bahan

baku IHT

72,92

100,00

100,00

Terpenuhinya target

pendapatan pasar yang

optimal

1). Tercapainya PAD pasar

daerah

102,55

101,33

103,03

2). Jumlah pedagang dalam

pasar daerah

101,13

96,46

99,27

3). Tersedianya tempat

berusaha bagi

pedagang

100,00

111,40

112,93

Terpeliharanya

lingkungan pasar yang

tertib, aman dan

nyaman di pasar

1). Meningkatnya

persentase kebersihan,

ketertiban dan

keamanan pasar

100,00

100,00

100,00

2). Terpeliharanya sarana

prasrana di pasar

100,00

100,00

100,00

3). Terpeliharanya

penataan pasar sesuai

dengan kondisi pasar

100,00

100,00

100,00

Meningkatnya

pengelolaan SDM serta

sarana/ prasarana Dinas

Perindustrian,

Perdagangan dan Pasar

1). Terlaksananya

pengelolaan

administrasi umum

(7)

3. Evaluasi Kinerja

Pencapaian target jangka menengah merupakan adalah bentuk kemajuan

pencapaian target kinerja tiap-tiap indikator kinerja dalam jangka waktu 5 (lima)

tahunan sebagaimana tertuang dalam RPJMD. Capaian kinerja jangka menengah

merupakan tahapan membandingkan antara realisasi tahun 2015 dengan target

lima tahunan. Hal ini dapat dilihat dalam tabel evaluasi kinerja berikut ini :

Tabel 7

Evaluasi Kinerja Tahun 2015

Dengan Target Jangka Menengah

VISI

: TERW UJUDNYA MASYARAKAT KABUPATEN JOMBANG YANG SEJAHTERA,

PRODUKTIF DAN BERDAYA SAING MELALUI PENINGKATAN KEGIATANI

BIDANG INDUSTRI, PERDAGANGAN DAN PENGELOLAAN PASAR

MISI 1

: Mengembangkan lembaga dan sarana perdagangan, sistem distribusi dalam negeri

yang efektif dan efisien serta memberikan perlindungan kepada konsumen dan

produsen

TUJUAN 1

: Menjadikan agribisnis sebagai sektor penting dalam perekonomian

Sasaran dan Indikator Sasaran Program dan Indikator Program Realisasi Kinerja s/d Tahun 2015 (Tahun II Renstra) Target Jangka Menengah Renstra (Kondisi Akhir Renstra) Realisasi 2015 dibanding target 5 tahun

Sasaran 1 :

Memantapkan

kawasan strategis

agropolitan

Program

Penataan

dan Penyediaan

Pasar Pengumpul

Distribusi di

Kawasan Agropolitan

1. Tersedianya

pasar pengumpul

distribusi

1. Meningkatnya

rasio produk

agropolitan yang

didistribusikan

26%

23%

113,04%

(8)

46

Sasaran dan Indikator Sasaran Program dan Indikator Program Realisasi Kinerja s/d Tahun 2015 (Tahun II Renstra) Target Jangka Menengah Renstra (Kondisi Akhir Renstra) Realisasi 2015 dibanding target 5 tahun

Sasaran 2 :

Meningkatnya

jaringan pemasaran

industri

Program

Perlindungan

Konsumen dan

Pengamanan

Perdagangan

1. Terwujudnya

kemitraan usaha

pemasaran industri

1. Meningkatnya

persentase kualitas

barang yang

beredar di

masyarakat sesuai

standart yang

berlaku

75%

95%

78,95%

2. Persentasi akurasi

alat

ukur/ timbangan

melalui tera ulang

UTTP

70%

80%

87,50%

Program

Peningkatan dan

Pengembangan

Ekspor

3. Tercapainya nilai

ekspor

US$ 81,586,943.02 US$ 110,361,924

73,93

Program

Peningkatan

Efisiensi

Perdagangan Dalam

Negeri

4. Tercapainya

volume

perdagangan

US$

658,931,027.75

US$

397,136,826

165,92

Program

Pembinaan

pedagang kakilima

dan asongan

5. Jumlah PKL dan

asongan yang

terbina

604

1.015

59,51

(9)

MISI 2

: Meningkatkan kualitas dan daya saing produk industri kecil dan menengah

TUJUAN 2

: Mewujudkan sentra-sentra industry

Sasaran dan Indikator Sasaran Program dan Indikator Program Realisasi Kinerja s/d Tahun 2015 (Tahun II Renstra) Target Jangka Menengah Renstra (Kondisi Akhir Renstra) Realisasi 2015 dibanding target 5 tahun

Sasaran 2 :

Tumbuh-kembangnya

sentra-sentra industri

olahan

Program

Peningkatan

kapasitas iptek

sistem produksi

1. Meningkatnya

persentase sentra

industri olahan

1. Meningkatnya

kapasitas iptek

sistem produksi

157 sentra IKM

169 sentra IKM

92,90

2. Meningkatnya

persentase volume

usaha industri kecil

dan menengah

Program

Pengembangan

industri kecil dan

menengah

1. Tercapainya

volume usaha

industri kecil dan

menengah

432,067,379,000

486,002,424,000

88,90

Program

Penataan

struktur industri

1. Tercapainya

penataan struktur

industri yang baik

30 IKM

100 IKM

30,00

Program

Pengembangan

sentra-sentra

industri potensial

1. Tercapainya

pengembangan

sentra-sentra

industri potensial

(10)

48

Sasaran dan Indikator Sasaran Program dan Indikator Program Realisasi Kinerja s/d Tahun 2015 (Tahun II Renstra) Target Jangka Menengah Renstra (Kondisi Akhir Renstra) Realisasi 2015 dibanding target 5 tahun

Program

Pembinaan Industri

1. Tercapainya

jumlah produksi

rokok dan industri

hasil tembakau

yang berproduksi

25,350,000

batang (3 PR)

158.329.464

batang (5 PR)

16,01

Program

Pembinaan

Lingkungan Sosial

bidang Perindustrian

dan Perdagangan

1. Tercapainya

jumlah IKM yang

mendapatkan

pembinaan/

bantuan

dilingkungan IHT/

daerah penghasil

bahan baku IHT

175 IKM IHT

700 IKM IHT

25,00

MISI 3

: Meningkatkan pengelolaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pasar guna

tercapainya optimalisasi pendapatan pasar daerah

TUJUAN 3

: Meningkatkan penerimaan pendapatan pasar secara optimal

Sasaran dan Indikator Sasaran Program dan Indikator Program Realisasi Kinerja s/d Tahun 2015 (Tahun II Renstra) Target Jangka Menengah Renstra (Kondisi Akhir Renstra) Realisasi 2015 dibanding target 5 tahun

Sasaran 3 :

Terpenuhinya target

pendapatan pasar

yang optimal

1. Pedagang sadar

dan mau

membayar

retribusi sesuai

dengan Perda

Program

Pengelolaan Pasar

Daerah

1. Tercapainya PAD

pasar daerah

3.624.121.100

3.641.155.000

99,53

2. Jumlah pedagang

dalam pasar

daerah

8.954

pedagang

45.033

pedagang

19,88

3. Tersedianya

tempat berusaha

bagi pedagang

4.689

Ruko/Toko/

Bedak/Kios

6.556

Ruko/Toko/

Bedak/Kios

71,52

(11)

MISI 3

: Meningkatkan pengelolaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana pasar guna

tercapainya optimalisasi pendapatan pasar daerah

TUJUAN 4

: Tercapainya lingkungan Pasar yang bersih, tertib, aman, nyaman dan murah

Sasaran dan Indikator Sasaran Program dan Indikator Program Realisasi Kinerja s/d Tahun 2015 (Tahun II Renstra) Target Jangka Menengah Renstra (Kondisi Akhir Renstra) Realisasi 2015 dibanding target 5 tahun

Sasaran 4 :

Terpeliharanya

lingkungan pasar

yang tertib, aman

dan nyaman di pasar

1. Peningkatan

perbaikan dan

pemeliharaan

sarana prasarana

pasar

Program

Pengelolaan Pasar

Daerah

1. Meningkatnya

persentase

kebersihan,

ketertiban dan

keamanan pasar

18

pasar

daerah

90

pasar

daerah

20,00

2. Terpeliharanya

sarana prasarana

di pasar

18

pasar

daerah

90

pasar

daerah

20,00

3. Terpeliharanya

penataan pasar

sesuai dengan

kondisi pasar

18

pasar

daerah

90

pasar

daerah

20,00

MISI 4

: Meningkatkan sarana dan prasarana pendukung perindustrian, perdagangan dan

pasar

TUJUAN 5

: Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan dan fungsi sarana/prasarana

pendukung perindustrian, perdagangan dan pasar

Sasaran dan Indikator Sasaran Program dan Indikator Program Realisasi Kinerja s/d Tahun 2015 (Tahun II Renstra) Target Jangka Menengah Renstra (Kondisi Akhir Renstra) Realisasi 2015 dibanding target 5 tahun

Sasaran 4 :

Meningkatnya

pengelolaan SDM

serta sarana/

prasarana Dinas

Perindustrian,

Perda-gangan dan Pasar

Program

Pelayanan

Administrasi

Perkantoran

1. Terlaksananya

pengelolaan

admnistrasi umum

1. Tercapainya

pelaksanaan

pela-yanan administrasi

perkantoran

12 bulan

60 bulan

20,00

(12)

50

4. Analisis Program Nasional

Berdasarkan analisis kinerja RPJM Nasional 2015-2019 didalam

Kementrian Perindustrian dan Kementrian Perdagangan terdapat beberapa

kesesuai program kerja Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar Kabupaten

Jombang sebagaimana pada tabel berikut ini:

Tabel 8

Analisis Program Nasional Tahun 2015

URUSAN PROGRAM NASIONAL NO PROGRAM KERJA

RKPD PROGRAM KERJA RKA INDUSTRI 1. Program Penumbuhan dan Pengembangan Industri Kecil dan Menengah

1. Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah

Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah PERDAGANGAN 1. Program Pengembang-an PerdagPengembang-angPengembang-an Dalam Negeri 2. Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri 2. Program Peningkatan Perlindungan Konsumen 3. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan 3. Program Pengembangan Ekspor Nasional 4. Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor 5. Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi

Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi 6. Program Penataan Struktur Industri Program Penataan Struktur Industri 7. Program Pembinaan Industri Program Pembinaan Industri 8. Program Pengembangan Sentra-Sentra Industri Potensial Program Pengembangan Sentra-Sentra Industri Potensial 9. Program Pembinaan Lingkungan Sosial Bidang Perindustrian dan Perdagangan Program Pembinaan Lingkungan Sosial Bidang Perindustrian dan Perdagangan

10. Program Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan

Program Pembinaan Pedagang Kaki Lima dan Asongan 11. Program Pengelolaan Pasar Daerah Program Pengelolaan Pasar Daerah 12. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 13. Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana Aparatur

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 14. Program Peningkatan Disiplin Aparatur Program Peningkatan Disiplin Aparatur 15. Program Perencanaan

Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

Program Perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

(13)

5. Analisis Penyebab Keberhasilan/Kegagalan

Atau Peningkatan/Penurunan Kinerja

Evaluasi kinerja dilakukan terhadap hasil pengukuran kinerja dengan

menjabarkan hal-hal yang mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan dalam

pencapaian target. Dari kegiatan-kegiatan yang terdapat dalam pelaksanaan

program Dinas Perindustrian, Perdagangan Dan Pasar dapat dicapai dengan

optimal. Namun masih terdapat beberapa permasalahan yang perlu diperhatikan

dan alternative solusi yang dilakukan, sebagaimana dalam tabel berikut ini :

Tabel 9

Analisis Penyebab Keberhasilan/Kegagalan

Pelaksanaan Program dan Kegiatan

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi

Target Realisasi

I. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan 1. Koordinasi peningkatan

hubungan kerja dengan lembaga perlindungan konsumen a. Terlaksananya koordinasi/sosialisasi hubungan kerjasama dengan lembaga BPSK 3 kali 3 kali - - 2. Peningkatan pengawasan peredaran barang dan jasa a. Pengawasan

barang-barang elektronik yang berstandar SNI, bergaransi dan berbahasa Indonesia 2 kali 2 kali - - b. Terlaksananya peningkatan pengawsan barang beredar dan jasa

3 kali (21 kec.) 3 kali (21 kec.) - - c. Tersedianya dokumen hasil monitoring BDKT 20 buku 20 buku - - d. Terlaksananya sosialisasi barang berbahaya 4 kali (400 orang) 4 kali (400 orang) - -

3. Fasilitasi tera ulang UTTP a. Terlaksananya pendampingan tera ulang UTTP 3 kali (21 kec.) 3 kali (21 kec.) - - b. Terlaksananya pendampingan tera ulang SPBU

16 kec. 13 kec. Jadwal

pendampingan tera ulang SPBU dari Disperindag Propinsi hanya di 13 kecamatan. Koordinasi aktif dengan Disperindag Prop.

(14)

52

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi

Target Realisasi II. Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor

1. Sosialisasi kebijakan penyederhanaan prosedur dan dokumen ekspor dan impor

a. Terlaksananya sosialisasi penyederhanaan prosedur dokumen ekspor dan impor

1 kali 1 kali - - b. Terlaksananya sosialisasi kebijakan perdagangan luar negeri 1 kali 1 kali - -

2. Pengembangan data base informasi potensi unggulan a. Terlaksananya

pemantauan barang dan jasa yang di ekspor

30 perusahaan (UMKM)

30 perusahaan (UMKM)

- -

III. Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri

1. Pengembangan pasar dan distribusi barang/ produk

a. Terlaksananya monitoring informasi harga 16 bahan pokok dan strategis 7 pasar daerah 7 pasar daerah - - b. Terlaksananya pasar ramadhan 1 kali 1 kali - - c. Rekomendasi IUTM, IUPP, IUPT 12 bulan 12 bulan - - 2. Pengembangan pasar lelang daerah a. Pasar lelang di Surabaya, Bojonegoro dan Jombang

13 kali 6 kali Kegiatan pasar lelang oleh Disperindag Propinsi dialihkan kegiatan sosialisasi pasar lelang Koordinasi aktif dengan Disperindag Prop. b. Terlaksananya misi dagang (promosi IKM, UKM)

(15)

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi Target Realisasi

IV. Program Pembinaan Pedagang Kakilima dan Asongan

1. Kegiatan fasilitasi modal usaha bagi pedagang kakilima dan asongan a. Terlaksananya

pendampingan penguatan modal usaha pedagang kakilima dan asongan

2 kali 2 kali - -

b. Terlaksananya penataan tempat berusaha bagi

pedagang kakilima dan asongan 200 PKL dan asongan - Kegiatan penataan tempat berusaha bagi pedagang kakilima dan asongan tidak dilaksanakan karena outputnya tidak sesuai dng yang diharapkan Membuat schedule perencanaan kegiatan dengan baik

V. Program Pengelolaan Pasar Daerah 1. Penataan tempat

berusaha bagi pedagang pasar a. Terlaksananya penataan tempat berusaha bagi pedagang pasar 18 pasar daerah 18 pasar daerah - -

2. Revitalisasi pasar daerah a. Terlaksananya pemeliharaan dan rehabilitasi pasar daerah 7 pasar daerah 7 pasar daerah - - b. Terlaksananya pengecatan bangunan pasar daerah 2 pasar daerah 2 pasar daerah 3. Intensifikasi pendapatan pasar a. Terlaksananya operasional pemungutan pasar daerah 18 pasar daerah 18 pasar daerah - - b. Terlaksananya pembinaan dan pemantauan penarikan PAD 18 pasar daerah 18 pasar daerah - -

4. Pembersihan saluran dan selasar didalam pasar daerah a. Terlaksananya pembersihan selasar dan gorong-gorong pasar daerah 4 pasar daerah 4 pasar daerah - -

(16)

54

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi

Target Realisasi 5. Penyediaan sarana dan

prasarana pasar daerah a. Tersedianya sarana

dan prasarana daerah yang memadai 18 pasar daerah 18 pasar daerah - - b. Tersedianya Listrik

kantor pasar dan PJU 12 bulan 12 bulan

6. Pembinaan kebersihan, ketertiban dan keamanan pasar daerah a. Pengelolaan ketertiban dan keamanan pedagang pasar (pemungut dan pengelola fasum)

746 orang 564 orang Tingkat kehadiran pemungut dan pengelola fasum belum dapat memenuhi (bersamaan dengan demo buruh) Membuat schedule perencanaan kegiatan dengan baik

VI. Program peningkatan kapasitas iptek sistem produksi

1. Fasilitasi penerapan hak merk/halal/ barcode IKM a. Terlaksananya

pendampingan penerapan hak merk/ halal/ barcode IKM

30 IKM 30 IKM - -

2. Pembinaan dan

pengembangan penerapan teknologi proses produksi IKM

a. Terlaksananya peningkatan mutu proses produksi desain dan diversifikasi IKM

40 IKM 40 IKM - -

b. Terlaksananya magang peningkatan kualitas produk IKM

30 IKM 30 IKM - -

c. Terlaksananya pembinaan/ bimbingan teknis teknologi IKM

(17)

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi Target Realisasi

VII. Program pengembangan industri kecil dan menengah 1. Fasilitasi bagi industri kecil

dan menengah terhadap pemanfaatan sumber daya a. Terlaksananya

pelatihan/bimbingan teknis proses produksi IKM Mamin

40 IKM 40 IKM - -

b. Terlaksananya pelatihan/bimbingan teknis proses produksi IKM Kerajinan

60 IKM 60 IKM - -

c. Terlaksananya ujicoba proses produksi IKM aneka kripik dari buah-buahan

20 IKM 20 IKM - -

2. Fasilitasi kerjasama kemitraan industri mikro kecil dan menengah dengan swasta

a. Terlaksananya temu usaha/ workshop industri kecil dengan industri menengah/ besar 1 kali (150 IKM) 1 kali (150 IKM) - - b. Terlaksananya promosi dan informasi produksi unggulan IKM

11 kali 11 kali - -

3. Penyusunan kebijakan industri terkait dan industri penunjang industri kecil dan menengah

a. Terlaksananya pendataan dan validasi data IKM

100 IKM (21 Kec.) 100 IKM (21 Kec.) - - b. Terlaksananya koordinasi dan sinkronisasi kebijakan pengembangan IKM industri kreatif

2 kali (60 IKM)

2 kali (60 IKM)

(18)

56

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi

Target Realisasi VIII. Program penataan struktur industri

1. Kebijakan keterkaitan industri hulu hilir a. Terlaksananya

pelatihan proses produksi alas kaki bagi IKM di kawasan industri

1 kali 1 kali - -

IX. Program pengembangan sentra-sentra industri potensial 1. Pembinaan dan

pengembangan sentra IKM potensial

a. Terlaksananya pelatihan proses produksi :

- -

 IKM manik-manik 40 IKM 40 IKM

 IKM anyaman pandan 20 IKIM 20 IKIM

 IKM alas kaki 20 IKM 20 IKM b. Terlaksananya bantuan

sarana dan prasarana sentra IKM

1 sentra IKM 1 sentra IKM - -

X. Program pembinaan industri

1. Pengembangan industri kecil tembakau dengan kadar tar dan nikotin rendah melalui penerapan Good Manufacturing Practices

a. Terlaksananya blending IHT

10 IKM IHT 10 IKM IHT - -

XI. Program pembinaan lingkungan sosial bidang perindustrian dan perdagangan 1. Pembinaan kemampuan

dan ketrampilan bagi industri kecil menengah dilingkungan industri hasil tembakaudan/atau daerah penghasil bahan baku industri hasil tembakau

a. Terlaksananya pelatihan proses produksi upper alas kaki dilingkungan IHT dan/daerah penghasil bahan baku IHT

(19)

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi Target Realisasi

b. Terlaksananya pelatihan pembuatan lampu tenaga surya dilingkungan IHT dan/ daerah penghasil bahan baku IHT

30 IKM 30 IKM - -

c. Terlaksananya pelatihan proses produksi jahit afalan kain kaos dilingkungan IHT dan/daerah penghasil bahan baku IHT

125 IKM 50 IKM Beberapa calon peserta yang sudah mengajukan banyak yang mengundurkan diri tidak bersedia mengikuti pelatihan/ pembinaan

Kevalidan data IKM IHT

d. Terlaksananya pelatihan proses peci dilingkungan IHT dan/ daerah penghasil bahan baku IHT

75 IKM 75 IKM - -

e. Terlaksananya pelatihan proses produksi mebel dilingkungan IHT dan/ daerah penghasil bahan baku IHT

20 IKM 20 IKM - -

2. Penguatan ekonomi masyarakat dilingkungan industri hasil tembakau dalam rangka pengentasan kemiskinan mengurangi pengangguran, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui bantuan sarana produksi industri kecil menengah a. Terlaksananya

pemberian sarana dan prasarana

kelembagaan IHT/ asosiasi IHT

76 unit 50 unit IKM calon penerima bantuan peralatan tidak memenuhi syarat karena tidak berbadan hukum Memfasilitasi IKM dalam pengurusan berbadan hukum

3. Pengadaan tempat khusus untuk merokok di pasar daerah a. Terlaksananya pengadaan smooking area 4 pasar daerah - Waktu pelaksanaan kegiatan tidak sesuai target yang ditetapkan

Membuat schedule perencanaan kegiatan dengan baik

(20)

58

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi

Target Realisasi XII. Program pelayanan administrasi perkantoran

1. Penyediaan jasa administrasi teknis perkantoran a. Tersedianya

pelayanan jasa tenaga administrasi teknis/ tenaga honorer 12 bulan 12 bulan - - 2. Penyediaan pelayanan administrasi perkantoran a. Tersedianya pelayanan administrasi perkantoran 12 bulan 12 bulan - -

XIII. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur 1. Pengadaan sarana dan

prasarana gedung kantor a. Tersedianya 3 unit

komputer, 2 unit notebook, 6 unit printer, 1 unit mesin

penghancur kertas, 30 unit kursi staf, 2 unit kursi eselon IV, 20 unit lemari arsip dan 1 kamera

65 unit 65 unit - -

2. Pemeliharaan rutin/ berkala/ sedang/ berat gedung kantor/ bangunan pendukungnya a. Terlaksananya pengecatan gedung kantor 1 paket 1 paket - - 3. Pemeliharaan rutin/ berkala/ sedang/ berat sarana dan prasarana gedung kantor a. Terlaksananya

pemeliharaan rutin dan penggantian suku cadang AC

16 unit 16 unit - -

b. Terlaksananya pemeliharaan rutin dan penggantian suku cadang komputer

15 unit 15 unit - -

4. Pemeliharaan rutin/ berkala/ sedang/ berat kendaraan dinas/ kendaraan operasional a. Terlaksananya pemeliharaan rutin / berkala kendaraan dinas/ operasional 33 unit 33 unit - -

(21)

Program/Kegiatan Output Permasalahan Solusi Target Realisasi

XIV. Program peningkatan disiplin aparatur 1. Pengadaan pakaian

khusus hari-hari tertentu a. Tersedianya pakaian

olahraga karyawan karyawati kantor disperindagpasar

98 stel 98 stel - -

XV. Program Perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD 1. Penyusunan Rencana

Strategis SKPD

a. Tersusunnya dokumen

renstra SKPD 3 buku 3 buku

- -

2. Penyusunan Rencana Kerja SKPD

a. Tersusunnya dokumen

rencana kerja SKPD 10 buku 10 buku

- -

3. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja SKPD a. Tersusunnya dokumen

laporan capaian kinerja dan laporan akuntabilitas kinerja (Lakip) SKPD 15 buku 15 buku - - 4. Penyusunan Laporan Keuangan SKPD a. Tersusunnya dokumen laporan keuangan semester dan prognosis laporan realisasi anggaran 15 buku 15 buku - -

Didalam menentukan pencapaian target yang telah ditentukan Dinas

Perindustrian, Perdagangan dan Pasar ada beberapa hambatan dan kendala dalam

realisasi anggaran tidak dapat mencapai sasaran yang antara lain :

1) Penyusunan time schedule untuk pelaksanaan kegiatan kurang tepat sehingga

kegiatan tidak dapat dilaksanakan secara maksimal.

2) Pelaksanaan kegiatan fisik menyesuaikan dengan rekanan, sehingga kegiatan

sering terjadi penundaan waktu.

3) Berdasarkan kajian pelaksana dilapangan anggaran yang tersedia tidak cukup.

4) Calon peserta pelatihan/bimtek dan pengembangan IHT yang sudah dipersiapkan

(22)

60

5) IKM IHT (perusahaan rokok) yang aktif berproduksi sampai saat ini tinggal 3

perusahaan rokok yang aktif, sehingga tidak memenuhi jumlah output keluaran

kegiatan.

6) Tidak terlaksananya pemberian sarana dan prasarana yang dibutuhkan IKM

karena calon penerima bantuan peralatan tidak memenuhi syarat karena belum

berbadan hukum.

6. Analisis Program/Kegiatan

Penunjang Keberhasilan/Kegagalan

Tingkat pencapaian sasaran Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar

Kabupaten Jombang tahun 2015 dapat diukur berdasarkan tingkat keberhasilan

ataupun kegagalan pencapaian pernyataan kinerja. Dengan dilakukan atribusi

penilaian menggunakan skala ordinal sebagai berikut :

85 keatas

:

Sangat Berhasil

70 ≤ X < 85

:

Berhasil

55 ≤ X < 70

:

Cukup Berhasil

X < 55

:

Kurang Berhasil

Berdasarkan hasil pengukuran, tingkat pencapaian sesuai dengan sasaran

strategis dalam visi dan misi Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar

Kabupaten Jombang tahun 2015 dapat dilihat pada tabel di bawah ini :

Tabel 10

Capaian Program dan Kegiatan

Program/Kegiatan Capaian Kegiatan % Keterangan Target Realisasi

I. Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan 1. Koordinasi peningkatan hubungan kerja

dengan lembaga perlindungan konsumen a. Terlaksananya koordinasi/sosialisasi

hubungan kerjasama dengan lembaga BPSK

3 kali 3 kali 100,00 Sangat Berhasil

2. Peningkatan pengawasan peredaran barang dan jasa

a. Pengawasan barang-barang elektronik yang berstandar SNI, bergaransi dan berbahasa Indonesia

2 kali 2 kali 100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya peningkatan

pengawasan barang beredar dan jasa (21 kec.) 3 kali (21 kec.) 3 kali

100,00 Sangat Berhasil

c. Tersedianya dokumen hasil monitoring BDKT

20 buku 20 buku 100,00 Sangat Berhasil

d. Terlaksananya sosialisasi barang

berbahaya (400 orang) 4 kali (400 orang) 4 kali

(23)

Program/Kegiatan Capaian Kegiatan % Keterangan Target Realisasi

3 Fasilitasi tera ulang UTTP

a. Terlaksananya pendampingan tera

ulang UTTP (21 kec.) 3 kali (21 kec.) 3 kali

100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya pendampingan tera

ulang SPBU 16 kec. 13 kec.

81,25 Berhasil

II. Program Peningkatan dan Pengembangan Ekspor

1. Sosialisasi kebijakan penyederhanaan prosedur dan dokumen ekspor dan impor a. Terlaksananya sosialisasi

penyederhanaan prosedur dokumen ekspor dan impor

1 kali 1 kali 100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya sosialisasi kebijakan

perdagangan luar negeri 1 kali 1 kali

100,00 Sangat Berhasil

2. Pengembangan data base informasi potensi unggulan

a. Terlaksananya pemantauan barang dan

jasa yang di ekspor perusahaan 30 (UMKM)

30 perusahaan

(UMKM)

100,00 Sangat Berhasil

III. Program Peningkatan Efisiensi Perdagangan Dalam Negeri

1. Pengembangan pasar dan distribusi barang/ produk

a. Terlaksananya monitoring informasi harga 16 bahan pokok dan strategis

7 pasar daerah 7 pasar daerah 100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya pasar ramadhan 1 kali 1 kali 100,00 Sangat Berhasil

c. Rekomendasi IUTM, IUPP, IUPT 12 bulan 12 bulan 100,00 Sangat Berhasil

2. Pengembangan pasar lelang daerah

a. Pasar lelang di Surabaya, Bojonegoro dan Jombang

13 kali 6 kali 46,15 Kurang Berhasil

b. Terlaksananya misi dagang (promosi IKM, UKM)

2 kali 2 kali 100,00 Sangat Berhasil

IV. Program Pembinaan Pedagang Kakilima dan Asongan

1. Kegiatan fasilitasi modal usaha bagi pedagang kakilima dan asongan a. Terlaksananya pendampingan

penguatan modal usaha pedagang kakilima dan asongan

2 kali 2 kali 100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya penataan tempat berusaha bagi pedagang kakilima dan asongan

200 PKL dan asongan

(24)

62

Program/Kegiatan Capaian Kegiatan % Keterangan Target Realisasi

V. Program Pengelolaan Pasar Daerah 1. Penataan tempat berusaha bagi

pedagang pasar

a. Terlaksananya penataan tempat

berusaha bagi pedagang pasar pasar 18 daerah

18 pasar daerah

100,00 Sangat Berhasil

2. Revitalisasi pasar daerah

a. Terlaksananya pemeliharaan dan

rehabilitasi pasar daerah 7 pasar daerah 7 pasar daerah 100,00 Sangat Berhasil b. Terlaksananya pengecatan bangunan

pasar daerah pasar 2 daerah

2 pasar daerah

100,00 Sangat Berhasil

3. Intensifikasi pendapatan pasar a. Terlaksananya operasional

pemungutan pasar daerah 18 pasar daerah 18 pasar daerah 100,00 Sangat Berhasil b. Terlaksananya pembinaan dan

pemantauan penarikan PAD pasar 18 daerah

18 pasar daerah

100,00 Sangat Berhasil

4. Pembersihan saluran dan selasar didalam pasar daerah

a. Terlaksananya pembersihan selasar

dan gorong-gorong pasar daerah 4 pasar daerah 4 pasar daerah 100,00 Sangat Berhasil

5. Penyediaan sarana dan prasarana pasar daerah

a. Tersedianya sarana dan prasarana

daerah yang memadai 18 pasar daerah 18 pasar daerah 100,00 Sangat Berhasil b. Tersedianya Listrik kantor pasar dan

PJU 12 bulan 12 bulan 100,00 Sangat Berhasil 6. Pembinaan kebersihan, ketertiban dan

keamanan pasar daerah

a. Pengelolaan ketertiban dan keamanan pedagang pasar (pemungut dan pengelola fasum)

746 orang 564 orang 75,60 Berhasil

VI. Program peningkatan kapasitas iptek sistem produksi 1. Fasilitasi penerapan hak merk/halal/

barcode IKM

a. Terlaksananya pendampingan penerapan hak merk/ halal/ barcode IKM

30 IKM 30 IKM 100,00 Sangat Berhasil

2. Pembinaan dan pengembangan penerapan teknologi proses produksi IKM

a. Terlaksananya peningkatan mutu proses produksi desain dan diversifikasi IKM

40 IKM 40 IKM 100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya magang peningkatan kualitas produk IKM

30 IKM 30 IKM 100,00 Sangat Berhasil

c. Terlaksananya pembinaan/ bimbingan teknis teknologi IKM

(25)

Program/Kegiatan Capaian Kegiatan % Keterangan Target Realisasi

VII. Program pengembangan industri kecil dan menengah 1. Fasilitasi bagi industri kecil dan menengah

terhadap pemanfaatan sumber daya a. Terlaksananya pelatihan/bimbingan

teknis proses produksi IKM Mamin 40 IKM 40 IKM 100,00 Sangat Berhasil b. Terlaksananya pelatihan/bimbingan

teknis proses produksi IKM Kerajinan 60 IKM 60 IKM 100,00 Sangat Berhasil

c. Terlaksananya ujicoba proses produksi

IKM aneka kripik dari buah-buahan 20 IKM 20 IKM 100,00 Sangat Berhasil

2. Fasilitasi kerjasama kemitraan industri mikro kecil dan menengah dengan swasta

a. Terlaksananya temu usaha/ workshop industri kecil dengan industri

menengah/ besar 1 kali (150 IKM) 1 kali (150 IKM) 100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya promosi dan informasi

produksi unggulan IKM 11 kali 11 kali 100,00 Sangat Berhasil

3. Penyusunan kebijakan industri terkait dan industri penunjang industri kecil dan menengah

a. Terlaksananya pendataan dan

validasi data IKM (21 Kec.) 100 IKM (21 Kec.) 100 IKM 100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya koordinasi dan sinkronisasi kebijakan

pengembangan IKM industri kreatif

2 kali (60 IKM)

2 kali (60 IKM)

100,00 Sangat Berhasil

VIII. Program penataan struktur industri

1. Kebijakan keterkaitan industri hulu hilir

a. Terlaksananya pelatihan proses produksi alas kaki bagi IKM di kawasan industry

1 kali 1 kali 100,00 Sangat Berhasil

IX. Program pengembangan sentra-sentra industri potensial

2. Pembinaan dan pengembangan sentra IKM potensial

a. Terlaksananya pelatihan proses produksi :

 IKM manik-manik 40 IKM 40 IKM 100,00 Sangat Berhasil

 IKM anyaman pandan 20 IKIM 20 IKIM 100,00 Sangat Berhasil

 IKM alas kaki 20 IKM 20 IKM 100,00 Sangat Berhasil b. Terlaksananya bantuan sarana dan

(26)

64

Program/Kegiatan Capaian Kegiatan % Keterangan Target Realisasi

X. Program pembinaan industri

1. Pengembangan industri kecil tembakau dengan kadar tar dan nikotin rendah melalui penerapan Good Manufacturing Practices

a. Terlaksananya blending IHT 10 IKM IHT 10 IKM IHT 100,00 Sangat Berhasil

XI. Program pembinaan lingkungan sosial bidang perindustrian dan perdagangan 1. Pembinaan kemampuan dan ketrampilan

bagi industri kecil menengah dilingkungan industri hasil tembakaudan/atau daerah penghasil bahan baku industri hasil tembakau

a. Terlaksananya pelatihan proses produksi upper alas kaki dilingkungan IHT dan/daerah penghasil bahan baku IHT

20 IKM 20 IKM 100,00 Sangat Berhasil

b. Terlaksananya pelatihan pembuatan lampu tenaga surya dilingkungan IHT dan/ daerah penghasil bahan baku IHT

30 IKM 30 IKM 100,00 Sangat Berhasil

c. Terlaksananya pelatihan proses produksi jahit afalan kain kaos

dilingkungan IHT dan/daerah penghasil bahan baku IHT

125 IKM 50 IKM 40,00 Kurang Berhasil

d. Terlaksananya pelatihan proses peci dilingkungan IHT dan/ daerah penghasil bahan baku IHT

75 IKM 75 IKM 100,00 Sangat Berhasil

e. Terlaksananya pelatihan proses produksi mebel dilingkungan IHT dan/ daerah penghasil bahan baku IHT

20 IKM 20 IKM 100,00 Sangat Berhasil

2. Penguatan ekonomi masyarakat

dilingkungan industri hasil tembakau dalam rangka pengentasan kemiskinan

mengurangi pengangguran, dan

mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui bantuan sarana produksi industri kecil menengah

a. Terlaksananya pemberian sarana dan prasarana kelembagaan IHT/ asosiasi IHT

76 unit 50 unit 65,79 Cukup Berhasil

3. Pengadaan tempat khusus untuk merokok di pasar daerah

a. Terlaksananya pengadaan smooking area

4 pasar daerah

(27)

Program/Kegiatan Capaian Kegiatan % Keterangan Target Realisasi

XII. Program pelayanan administrasi perkantoran 1. Penyediaan jasa administrasi teknis

perkantoran

a. Tersedianya pelayanan jasa tenaga

administrasi teknis/tenaga honorer 12 bulan 12 bulan 100,00 Sangat Berhasil 2. Penyediaan pelayanan administrasi

perkantoran

a. Tersedianya pelayanan administrasi

perkantoran 12 bulan 12 bulan 100,00 Sangat Berhasil

XIII. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur 1. Pengadaan sarana dan prasarana gedung

kantor

a. Tersedianya 3 unit komputer, 2 unit notebook, 6 unit printer, 1 unit mesin penghancur kertas, 30 unit kursi staf, 2 unit kursi eselon IV, 20 unit lemari arsip dan 1 kamera

65 unit 65 unit 100,00 Sangat Berhasil

2. Pemeliharaan rutin/ berkala/ sedang/ berat gedung kantor/ bangunan pendukungnya

a. Terlaksananya pengecatan gedung

kantor 1 paket 1 paket 100,00 Sangat Berhasil

3. Pemeliharaan rutin/ berkala/ sedang/ berat sarana dan prasarana gedung kantor

a. Terlaksananya pemeliharaan rutin

dan penggantian suku cadang AC 16 unit 16 unit 100,00 Sangat Berhasil b. Terlaksananya pemeliharaan rutin

dan penggantian suku cadang computer

15 unit 15 unit 100,00 Sangat Berhasil

4. Pemeliharaan rutin/ berkala/ sedang/ berat kendaraan dinas/ kendaraan operasional

a. Terlaksananya pemeliharaan rutin /

berkala kendaraan dinas/ operasional 33 unit 33 unit 100,00 Sangat Berhasil

XIV. Program peningkatan disiplin aparatur 1. Pengadaan pakaian khusus hari-hari

tertentu

a. Tersedianya pakaian olahraga karyawan karyawati kantor disperindagpasar

(28)

66

Program/Kegiatan Capaian Kegiatan % Keterangan Target Realisasi

XV. Program Perencanaan Strategis dan Pelaporan Capaian Kinerja serta Keuangan SKPD

1. Penyusunan Rencana Strategis SKPD

a. Tersusunnya dokumen renstra SKPD 3 buku 3 buku 100,00 Sangat Berhasil

2. Penyusunan Rencana Kerja SKPD

a. Tersusunnya dokumen rencana kerja

SKPD 10 buku 10 buku 100,00 Sangat Berhasil 3. Penyusunan Laporan Capaian Kinerja

SKPD

a. Tersusunnya dokumen laporan capaian kinerja dan laporan akuntabilitas kinerja (Lakip) SKPD

15 buku 15 buku 100,00 Sangat Berhasil

4. Penyusunan Laporan Keuangan SKPD a. Tersusunnya dokumen laporan

keuangan semester dan prognosis laporan realisasi anggaran

15 buku 15 buku 100,00 Sangat Berhasil

PENCAPAIAN KEBERHASILAN

Dalam melaksanakan suatu kegiatan pada satuan unit kerja diperlukan dana

untuk membiayai pelaksanaan kegiatannya baik berupa belanja tidak langsung

maupun belanja langsung. Untuk tahun 2015, Dinas Perindustrian Perdagangan dan

Pasar Kabupaten Jombang mendapat dana dari APBD tahun 2015 dengan rincian

sebagai berikut :

a. Pendapatan Asli Daerah dari retribusi pasar yang berhasil dicapai, sebagaimana

dalam tabel berikut ini :

Tabel 11

Perbandingan Target dan Realisasi PAD

Tahun 2015

NO

URAIAN

TARGET REALISASI

CAPAIAN

(Rp)

(Rp)

(%)

1.

Retribusi Pelayanan Pasar

3,080,080,000

2,919,098,800

94,77

2.

Retribusi Pemakaian

Kekayaan Daerah

116,640,000

247,229,800

211,96

3.

Retribusi Tempat Khusus

Parkir

378,840,000

453,592,500

119,73

4.

Retribusi Tempat Rekreasi

dan Olahraga

3,600,000

4,200,000

116,67

(29)

Berdasarkan tabel di atas, secara global untuk tahun 2015 terjadi capaian

lebih sebesar Rp 3,624,120,600,00 atau sebesar 101,26% dari target PAD 2015.

Adapun hal ini disebabkan antara lain karena :

Dimaksimalkannya potensi PAD yang ada dimasing-masing pasar.

Dilaksanakan monitoring dan evaluasi setiap 3 bulan sekali dipasar-pasar untuk

meminimalisir kemungkinan terjadinya kebocoran - kebocoran dilapangan.

Telah diadakannya pembinaan petugas pemungut retribusi dan bendahara

penerima pembantu di pasar-pasar.

b. Belanja tidak langsung yang berhasil dicapai, sebagaimana dalam tabel

berikut ini :

Tabel 12

Target dan Realisasi Anggaran Belanja Tidak Langsung

Tahun Anggaran 2015

NO

URAIAN

ANGGARAN

(Rp)

REALISASI

(Rp)

%

1

Gaji Pokok PNS

3,345,899,495

3,329,348,660

99,51

2

Tunjangan Keluarga

373,530,148

325,646,188

87,18

3

Tunjangan Jabatan

219,195,168

191,365,000

87,30

4

Tunjangan Fungsional Umum

169,470,396

146,910,000

86,69

5

Tunjangan Beras

277,493,220

207,718,460

74,86

6

Tunjangan PPh/ Tunjangan

Khusus

100,511,090

63,030,828

62,71

7

Pembulatan Gaji

97,162

50,202

51,67

8

Insentif Pemungut Retribusi

178,958,000

176,739,000

98,76

JUMLAH

4,665,154,679

4,440,808,338

95,19

Berdasarkan tabel tersebut, secara global untuk tahun 2015 terjadi

penurunan capaian Rp 4,440,808,338,00 atau sebesar 95,19% dari target anggaran

tahun 2015.

(30)

68

B.

REALISASI ANGGARAN

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pasar Kabupaten Jombang pada

tahun 2015 mendapat alokasi dana dari anggaran APBD dengan anggaran belanja

langsung sebesar Rp.11.719.390.982,00

(sebelas milyar tujuh ratus sembilan belas

juta tiga ratus sembilan puluh ribu sembilan ratus delapan puluh dua rupiah)

dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 13

Target dan Realisasi Anggaran Belanja Langsung

Tahun Anggaran 2015

SASARAN

STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET

(Rp)

REALISASI

(Rp)

(%)

1

2

3

4

5

Meningkatnya

pengelolaan

Sumber Daya

Manusia serta

Sarana dan

Prasarana Dinas

Perindustrian,

Perdagangan dan

Pasar

Tercapainya pelaksanaan pelayanan administrasi perkantoran

Program Pelayanan

Administrasi Perkantoran

1,230,772,500

1,111,325,353

90,29

1 Penyediaan Jasa

Administrasi Teknis

Perkantoran

61,800,000

61,800,000

100

2 Penyediaan Pelayanan

Administrasi Perkantoran

1,168,972,500

1,049,525,353

89,78

Tercapainya dukungan sarana dan prasarana pelayanan

Program Peningkatan

Sarana dan Prasarana

Aparatur

229,048,000

203,201,810

88,72

1 Pengadaan Kendaraan

Dinas/ Operasional

28,000,000

27,000,000

96,43

2 Pengadaan Sarana dan

Prasarana Gedung

Kantor

106,758,000

91,793,210

85,98

3 Pemeliharaan Rutin/

Berkala/ Sedang/ Berat

Sarana dan Prasarana

Gedung Kantor

44,400,000

35,417,500

79,77

4 Pemeliharaan Rutin/

Berkala/ Sedang/ Berat

Kendaraan Dinas/

Kendaraan Operasional

(31)

SASARAN

STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET

(Rp)

REALISASI

(Rp)

(%)

1

2

3

4

5

Tercapainya disiplin aparatur

Program Peningkatan

Disiplin Aparatur

22,000,000

22,000,000

100,00

1 Pengadaan pakaian

khusus hari-hari tertentu

22,000,000

22,000,000

100,00

Tercapainya perencanaan dan pelaporan kinerja dan keuangan

Program perencanaan

strategis dan pelaporan

capaian kinerja serta

keuangan SKPD

30,674,600

28,574,800

93,15

1 Penyusunan Rencana

Kerja SKPD

10,105,000

9,720,000

96,19

2 Penyusunan Laporan

Capaian Kinerja SKPD

10,330,000

9,845,000

95,30

3 Penyusunan Laporan

Keuangan SKPD

10,239,600

9,009,800

87,99

Tumbuh-kembangnya

sentra-sentra industri

olahan

Meningkatnya kapasitas iptek sistem produksi

Program Peningkatan

Kapasitas IPTEK Sistem

Produksi

293,035,000

230,045,100

78,50

1 Fasilitasi penerapan hak

merk/ halal/ barcode IKM

57,520,000

33,145,000

57,62

2 Pembinaan dan

pengembangan

penerapan teknologi

proses produksi IKM

235,515,000

196,900,100

83,60

Meningkatnya

peningkatan

jaringan

pemasaran industri

Meningkatnya persentase kualitas barang yang beredar di masyarakat

sesuai standart yang berlaku

Program Perlindungan

Konsumen dan

Pengamanan Perdagangan

249,599,000

209,204,000

83,82

1 Koordinasi peningkatan

hubungan kerja denan

lembaga perlindungan

konsumen

9,295,000

9,295,000

100,00

2 Peningkatan pengawasan

peredaran barang dan

jasa

201,900,000

161,505,000

79,99

(32)

70

SASARAN

STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET

(Rp)

REALISASI

(Rp)

(%)

1

2

3

4

5

Tumbuh-kembangnya

sentra-sentra industri

olahan

Tercapainya volume usaha industri kecil dan menengah

Program Pengembangan

Industri Kecil dan

Menengah

772,885,550

652,569,732

84,43

1 Penyusunan kebijakan

industri terkait dan industri

penunjang industri kecil

dan menengah

91,560,000

78,841,500

86,11

2 Fasilitasi bagi industri

kecil dan menengah

terhadap pemanfaatan

sumber daya

165,256,950

135,242,450

81,84

3 Fasilitasi kerjasama

kemitraan industri mikro,

kecil dan menengah

dengan swasta

516,068,600

438,485,782

84,97

Meningkatnya

peningkatan

jaringan

pemasaran industri

Tercapainya nilai ekspor

Program Peningkatan dan

Pengembangan Ekspor

58,196,250

44,618,500

76,67

1 Sosialisasi kebijakan

penyederhanaan

prosedur dan dokumen

ekspor dan impor

40,766,250

27,388,600

67,18

2 Pengembangan data base

informasi potensi unggulan

17,430,000

17,229,900

98,85

Tumbuh-kembangnya

sentra-sentra industri

olahan

Tercapainya penataan struktur industri yang baik

Program Penataan Struktur

Industri

78,225,000

64,980,000

83,07

1 Kebijakan Keterkaitan

Industri Hulu-hilir

78,225,000

64,980,000

83,07

Meningkatnya

peningkatan

jaringan

pemasaran industri

Tercapainya volume perdagangan

Program Peningkatan

Efisiensi Perdagangan

Dalam Negeri

404,874,000

386,060,440

95,35

1 Pengembangan Pasar dan

Distribusi Barang/ Produk

233,874,000

218,727,990

93,52

2 Pengembangan Pasar

Lelang Daerah

171,000,000

167,332,450

97,86

Peningkatan jumlah pedagang kaki lima dan asongan yang terbina

Program Pembinaan

Pedagang Kakilima dan

Asongan

1,946,400

1,946,400

100,00

1 Kegiatan fasilitasi modal

usaha bagi pedagang

kakilima dan asongan

(33)

SASARAN

STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET

(Rp)

REALISASI

(Rp)

(%)

1

2

3

4

5

Tumbuh-kembangnya

sentra-sentra industri

olahan

Tercapainya pengembangan sentra-sentra industri potensial

Program Pengembangan

Sentra-sentra Industri

Potensial

133,853,000

123,229,500

92,06

1 Pembinaan dan

pengembangan sentra

IKM potensial

133,853,000

123,229,500

92,06

Terpenuhinya

target pendapatan

pasar yang optimal

Pedagang sadar dan mau membayar retribusi sesuai dengan Perda

Program Pengelolaan

Pasar Daerah

6,454,186,182

5,890,139,540

91,26

Meningkatnya persentase PAD dan jumlah pedagang

1 Penataan tempat

berusaha bagi pedagang

pasar

50,192,000

38,520,000

76,75

2 Revitalisasi pasar daerah

2,122,613,100

2,077,182,340

97,86

3 Intensifikasi pendapatan

pasar

516,029,400

508,304,400

98,50

Meningkatnya persentase kebersihan, ketertiban dan keamanan pasar

4 Pembersihan saluran dan

selasar didalam pasar

daerah

13,550,000

13,290,000

98,08

Terpeliharanya sarana prasrana di pasar

5 Penyediaan sarana dan

prasarana pasar daerah

1,779,241,682

1,680,285,200

94,44

6 Pembinaan kebersihan,

ketertiban dan keamanan

pasar daerah

99,960,000

82,363,400

82,40

7 Rehabilitasi sedang/

berat pasar daerah

1,872,600,000

1,490,194,200

79,58

Tumbuh-kembangnya

sentra-sentra industri

olahan

Tercapainya jumlah produksi rokok dan industri hasil tembakau yang

berproduksi

Program Pembinaan

Industri

30,117,600

24,358,600

80,88

1 Pemetaan Industri Hasil

Tembakau

0,00

0,00

0,00

2 Pengembangan Industri

Kecil Tembakau dengan

Kadar Tar dan Nikotin

Rendah Melalui

Penerapan Good

Manufacturing Practices

(34)

72

SASARAN

STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET

(Rp)

REALISASI

(Rp)

(%)

1

2

3

4

5

Tercapainya jumlah IKM yang mendapatkan pembinaan/ bantuan

dilingkungan IHT/ daerah penghasil bahan baku IHT

Program Pembinaan

Lingkungan Sosial bidang

Perindustrian dan

Perdagangan

1,656,310,900

689,435,500

41,62

1 Pembinaan Kemampuan

dan Keterampilan bagi

Industri Kecil Menengah

di Lingkungan Industri

Hasil Tembakau dan/atau

Daerah Penghasil Bahan

Baku Industri Hasil

Tembakau

858,171,900

585,935,500

68,28

2 Penguatan Ekonomi

Masyarakat di

Lingkungan Industri Hasil

Tembakau dalam rangka

Pengentasan

Kemiskinan, Mengurangi

Pengangguran dan

Mendorong Pertumbuhan

Ekonomi Daerah melalui

Bantuan Sarana Produksi

Industri Kecil Menengah

198,139,000

103,500,000

52,24

3 Pengadaan Tempat

Khusus untuk Merokok di

Pasar Daerah

600,000,000

0,00

0,00

Memantapkan

kawasan strategis

agropolitan

Meningkatnya rasio produk agropolitan yang didistribusikan

Program Penataan dan

Penyediaan Pasar

Pengumpul Distribusi

73,667,000

73,667,000

100,00

1 Pembinaan dan

Pemberdayaan

Pemasaran di Kawasan

Agropolitan SKPP 1

73,667,000

73,667,000

100,00

JUMLAH ANGGARAN TAHUN 2015

11,719,390,982 9,755,356,275

83,24

Berdasarkan tabel tersebut, secara global untuk Tahun 2015 terjadi penurunan

capaian sebesar Rp. 9,755,356,275,00 atau sebesar 83,24% dari target anggaran

Tahun 2015.

Referensi

Dokumen terkait

Peristiwa pembiasan menyebabkan adanya penyimpangan arah cahaya dan pada prisma akan mengalami dispersi cahaya, karena n bervariasi dengan

Keterangan: Hasil survei, 2018. Hasil penilaian mandiri seperti yang disajikan pada Gambar 31 menunjukkan bahwa LSM penelitian secara umum memberikan penilaian yang

Menurut bapak/ibu, bagaimana pemahaman siswa setelah terlaksana proses pembelajaran tentang fungsi permintaan, penawaran, harga keseimbangan pasar, dan koperasi

Seluruh desa yang jumlahnya sebanyak 15 desa masuk pada kategori sangat tahan pangan, Artinya persentase rumah tangga yang tersalur listrik kurang dari 10 persen.. Desa yang

Berdasarkan permasalahan di atas, dengan menggunakan media audio visual dapat dipandang cocok digunakan sebagai salah satu alternatif dalam proses pembelajaran IPS

Dari hasil wawancara dengan peserta WM dan FGD mengenai sikap informan terhadap pencegahan stress dapat disimpulkan bahwa 9 informan mengatakan sangat perlu

Hal ini menunjukkan bahwa dalam penelitian ini subjek dengan tingkat kecemasan sedang cenderung untuk mengalami asupan makan lebih, terbukti dengan nilai OR pada subjek

bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 33/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2017 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik