Pada bulan Agustus 2013 di Kota Banda Aceh terjadi inflasi sebesar 1,04 persen dan di Kota Lhokseumawe inflasi sebesar 0,26 persen sehingga secara agregat di Provinsi Aceh terjadi inflasi sebesar 0,66 persen.
Inflasi yang terjadi di Kota Banda Aceh secara umum disebabkan oleh kenaikan harga pada semua kelompok, Kelompok Sandang dengan inflasi sebesar 2,48 persen, diikuti oleh Kelompok Bahan makanan dengan inflasi sebesar 2,10 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga inflasi sebesar 1,01 persen, Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan dengan inflasi sebesar 0,63 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau inflasi sebesar 0,29 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar mengalami inflasi sebesar 0,16 persen, dan Kelompok Kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,09 persen.
Laju inflasi tahun kalender 2013 sampai dengan bulan Agustus 2013 untuk Kota Banda Aceh adalah sebesar 6,23 persen, Kota Lhokseumawe 8,04 persen dan Aceh 7,11 persen. Sedangkan Inflasi “year on year” (Agustus 2013 terhadap Agustus 2012) untuk Kota Banda Aceh adalah sebesar 5,50 persen, Kota Lhokseumawe 5,02 persen dan Aceh 5,26 persen.
No.39/09/TH.XVI, 2 September 2013
P
ERKEMBANGAN
I
NDEKS
H
ARGA
K
ONSUMEN
/I
NFLASI
AGUSTUS 2013 BANDA ACEH INFLASI SEBESAR 1,04 PERSEN
Pada bulan Agustus 2013, harga berbagai komoditas di Kota Banda Aceh secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Hal ini ditandai dengan naiknya Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 133,73 pada bulan Juli 2013 menjadi 135,12 pada bulan Agustus 2013 atau terjadi inflasi sebesar 1,04 persen. Sedangkan di Kota Lhokseumawe terjadi inflasi sebesar 0,26 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 143,87 pada bulan Juli 2013 menjadi 144,25 pada bulan Agustus 2013. Secara agregat untuk Provinsi Aceh, pada bulan Agustus 2013 mengalami inflasi sebesar 0,66 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 138,55 pada bulan Juli 2013 menjadi 139,46 pada bulan Agustus 2013.
Laju inflasi tahun kalender 2013 sampai dengan bulan Agustus 2013 untuk Kota Banda Aceh adalah sebesar 6,23 persen, Kota Lhokseumawe 8,04 persen dan Aceh 7,11 persen. Sedangkan Inflasi “year on year” (Agustus 2013 terhadap Agustus 2012) untuk Kota Banda Aceh adalah sebesar 5,50 persen, Kota Lhokseumawe 5,02 persen dan Aceh 5,26 persen.
Inflasi yang terjadi di Kota Banda Aceh secara umum disebabkan oleh kenaikan harga pada
semua kelompok, Kelompok Sandang dengan inflasi sebesar 2,48 persen, diikuti oleh Kelompok Bahan makanan dengan inflasi sebesar 2,10 persen, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olah Raga inflasi sebesar 1,01 persen, Kelompok Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan dengan inflasi sebesar 0,63 persen, Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau inflasi sebesar 0,29 persen, Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar mengalami inflasi sebesar 0,16 persen, dan Kelompok Kesehatan mengalami inflasi sebesar 0,09 persen.
Gambar 1
Perkembangan Inflasi Banda Aceh, Lhokseumawe, Provinsi Aceh dan Nasional Agustus 2012 – Agustus 2013
Dari 96 jenis barang dan jasa yang mengalami perubahan harga untuk Kota Banda Aceh di bulan Agustus 2013, 68 jenis barang dan jasa menunjukkan adanya kenaikan dan 28 jenis barang dan jasa mengalami penurunan harga.
Beberapa komoditas yang memberikan andil tinggi terhadap terjadinya inflasi bulan Agustus 2013 antara lain adalah: Emas Perhiasan dengan andil sebesar 0,2072 persen, Udang Basah sebesar 0,1095 persen, Kembung/Gembung sebesar 0,0974 persen, Cabe Hijau sebesar 0,0851 persen, Tarip Listrik sebesar 0,0748 persen, Perbaikan Ringan Kendaraan sebesar 0,0510 persen, Dencis sebesar 0,0509 persen, Daging Ayam Ras sebesar 0,0498 persen, Daun Melinjo dengan andil sebesar 0,0487 persen dan Beras dengan andil sebesar 0,0467 persen.
Sementara itu beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain adalah: Cabe Merah dengan andil sebesar minus 0,0490 persen, kemudian Telur Ayam Ras sebesar minus 0,0438 persen, Daging Ayam Kampung sebesar minus 0,0322 persen, Jeruk sebesar minus 0,0302 persen, Bahan Bakar Rumah Tangga sebesar minus 0,0263 persen, Besi Beton sebesar minus 0,0246 persen, Anggur sebesar minus 0,0234 persen, Jeruk Nipis/Limau sebesar minus 0,0197 persen, Tomat Sayur dengan andil sebesar minus 0,0191 persen, dan Tongkol dengan andil sebesar minus 0,0107 persen.
-2 -1 0 1 2 3 4
Aug-12 Oct-12 Dec-12 Feb-13 Apr-13 Jun-13 Aug-13
Aug-12 Sep-12 Oct-12 Nov-12 Dec-12 Jan-13 Feb-13 Mar-13 Apr-13 May-13 Jun-13 Jul-13 Aug-13 Banda Aceh 0,49 -0,23 -0,30 -0,82 0,66 1,22 0,30 -0,12 0,29 -0,19 1,75 1,80 1,04 Lhokseumawe 0,68 -1,53 -0,73 -0,88 0,32 1,75 1,78 0,46 0,09 0,88 0,7 1,87 0,26 Provinsi Aceh 0,59 -0,87 -0,51 -0,85 0,50 1,47 1,02 0,16 0,19 0,34 1,23 1,84 0,66 Nasional 0,95 0,01 0,16 0,07 0,54 1,03 0,75 0,63 0,10 -0,03 1,03 3,29
Tabel 1
IHK dan Tingkat Inflasi Kota Banda Aceh Agustus 2013, Tahun Kalender 2013, dan Year on Year menurut Kelompok Pengeluaran (2007=100)
Tabel 2
Sumbangan Kelompok Pengeluaran terhadap Inflasi Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe Agustus 2013 (persen)
Sumbangan Inflasi Kota Banda Aceh
Sumbangan Inflasi Kota Lhokseumawe (%) (%) [1] [2] [3] UMUM 1,0426 0,2623 1. Bahan Makanan 0,6064 -0,1622
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 0,0500 0,0389
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 0,0355 0,0894
4. Sandang 0,2233 0,1985
5. Kesehatan 0,0035 0,0049
6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga 0,0385 0,0465
7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 0,0854 0,0463 Kelompok Pengeluaran IHK Agust 2013 Inflasi Bulan Agust 2013 1) Laju Inflasi Tahun Kalender 2013 2) Inflasi Year on Year 3) IHK Agust 2013 Inflasi Bulan Agust 2013 1) Laju Inflasi Tahun Kalender 2013 2) Inflasi Year on Year 3) (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) UMUM 135.12 1.04 6.23 5.50 144.25 0.26 8.04 5.02 1. Bahan Makanan 155.93 2.10 14.39 9.09 172.90 -0.44 18.98 8.20
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau 136.57 0.29 3.48 4.54 138.28 0.20 2.04 2.14
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar 122.26 0.16 1.75 2.15 134.57 0.47 1.84 3.06
4. Sandang 164.34 2.48 -2.02 -0.84 141.66 2.11 -0.57 0.97
5. Kesehatan 148.79 0.09 0.98 2.59 119.37 0.13 1.29 1.26
6. Pendidikan , Rekreasi dan Olahraga 120.51 1.01 1.98 2.01 134.26 1.50 2.43 3.09
7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan 109.12 0.63 10.76 12.18 110.32 0.57 11.82 11.12
1) Persentase perubahan IHK Agust 2013 terhadap IHK bulan sebelumnya 2) Persentase perubahan IHK Agust 2013 terhadap IHK Desember 2012 3) Persentase perubahan IHK Agust 2013 terhadap IHK Agust 2012
Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe
URAIAN MENURUT KELOMPOK PENGELUARAN KOTA BANDA ACEH 1. Bahan Makanan
Pada bulan Agustus 2013 Kelompok Bahan Makanan mengalami inflasi sebesar 2,10 persen atau mengalami kenaikan IHK dari 152,72 pada bulan Juli 2013 menjadi 155,93 pada bulan Agustus 2013.
Dari 11 subkelompok dalam Kelompok Bahan Makanan, 8 subkelompok mengalami inflasi dan 2 subkelompok mengalami deflasi dan 1 subkelompok tidak mengalami perubahan indeks.
Inflasi yang terjadi pada Kelompok Bahan Makanan, terutama disebabkan oleh kenaikan indeks pada Subkelompok Sayur-sayuran dengan inflasi sebesar 11,70 persen, kemudian Subkelompok Ikan Segar inflasi sebesar 5,05 persen, Subkelompok Kacang-kacangan inflasi sebesar 3,08 persen, Subkelompok Ikan Diawetkan inflasi sebesar 1,99 persen, Subkelompok Daging dan Hasil-hasilnya dengan inflasi sebesar 1,18 persen, Subkelompok Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya inflasi sebesar 0,82 persen, Subkelompok Buah-buahan inflasi sebesar 0,41 persen, Subkelompok Lemak dan Minyak inflasi sebesar 0,07 persen. Sementara Subkelompok Telur, susu dan Hasil-hasilnya deflasi sebesar 2,07 persen dan Subkelompok Bumbu-bumbuan deflasi sebesar 2,26 persen. Sedangkan Subkelompok Bahan Makanan Lainnya tidak mengalami perubahan indeks.
Secara keseluruhan kelompok ini pada bulan Agustus 2013 memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,6064 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi antara lain Udang Basah dengan andil sebesar 0,1095 persen, Kembung/Gembung sebesar 0,0974 persen, Cabe Hijau sebesar 0,0851 persen, Tarip Listrik sebesar 0,0748 persen, Perbaikan Ringan Kendaraan sebesar 0,0510 persen, Dencis sebesar 0,0509 persen, Daging Ayam Ras sebesar 0,0498 persen, Daun Melinjo dengan andil sebesar 0,0487 persen, Beras dengan andil sebesar 0,0467 persen, Cumi-cumi dengan andil sebesar 0,0421, Semangka dengan andil sebesar 0,0335, dan Kacang Panjang dengan andil sebesar 0,0268
Sementara itu beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga antara lain adalah Cabe Merah dengan andil sebesar minus 0,0490 persen, kemudian Telur Ayam Ras sebesar minus 0,0438 persen, Daging Ayam Kampung sebesar minus 0,0322 persen, Jeruk sebesar minus 0,0302 persen, Anggur sebesar minus 0,0234 persen, Jeruk Nipis/Limau sebesar minus 0,0197 persen, Tomat Sayur dengan andil sebesar minus 0,0191 persen, Tongkol dengan andil sebesar minus 0,0107 persen, Tomat Buah dengan andil sebesar minus 0,0089 persen, dan Ikan Kayu dengan andil sebesar minus 0,0072 persen.
2. Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau
Pada bulan Agustus 2013 Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau mengalami inflasi sebesar 0,29 persen atau mengalami kenaikan IHK dari 136,18 pada bulan Juli 2013 menjadi 136,57 pada bulan Agustus 2013.
Dari 3 subkelompok yang ada dalam kelompok ini, 2 subkelompok mengalami inflasi dan 1 subkelompok defllasi. Subkelompok Makanan Jadi inflasi sebesar 0,41 persen dan Subkelompok Tembakau dan Minuman Beralkohol inflasi sebesar 0,26 persen. Sedangkan Subkelompok Minuman Yang Tidak Beralkohol deflasi sebesar 0,02 persen.
Kelompok ini pada bulan Agustus 2013 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0500 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah Martabak dengan andil sebesar 0,0341 persen dan Rokok Kretek Filter sebesar 0,0122 persen.
3. Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan Bakar
Kelompok ini pada Agustus 2013 mengalami inflasi sebesar 0,16 persen atau mengalami peningkatan IHK dari 122,07 pada bulan Juli 2013 menjadi 122,26 pada bulan Agustus 2013.
Dari 4 subkelompok dalam kelompok ini, 3 subkelompok mengalami inflasi yaitu Subkelompok Bahan Bakar, Penerangan dan Air inflasi sebesar 1,20 persen, Subkelompok Penyelenggaraan Rumah Tangga inflasi sebesar 0,11 persen, dan Subkelompok Perlengkapan Rumah Tangga mengalami inflasi sebesar 0,02 persen,. Sementara Subkelompok Biaya Tempat Tinggal mengalami deflasi sebesar 0,10 persen.
Pada bulan Agustus 2013 kelompok ini memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0355 persen. Komoditas yang dominan menyebabkan terjadinya inflasi adalah Tarip Listrik dengan andil sebesar 0,0748 persen, Cat Tembok dengan andil sebesar 0,0095 persen dan Sabun Cair/Cuci Piring dengan andil sebesar 0,0017 persen.
4. S a n d a n g
Kelompok Sandang pada bulan Agustus 2013 mengalami inflasi sebesar 2,48 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 160,37 pada bulan Juli 2013 menjadi 164,34 pada bulan Agustus 2013.
Dari 4 subkelompok dalam kelompok ini, 3 subkelompok mengalami inflasi yaitu Subkelompok Barang Pribadi dan Sandang Lain mengalami inflasi sebesar 6,11 persen, Subkelompok Sandang Wanita dengan inflasi sebesar 0,66 persen, dan Subkelompok Sandang Anak-anak inflasi sebesar 0,12 persen. Sedangkan Subkelompok Sandang Laki-laki deflasi sebesar 0,02 persen.
Kelompok ini pada bulan Agustus 2013 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,2233 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan adalah Emas Perhiasan dengan andil sebesar 0,2072 persen.
5. K e s e h a t a n
Kelompok Kesehatan pada bulan Agustus 2013 mengalami inflasi sebesar 0,09 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 148,66 pada bulan Juli 2013 menjadi 148,79 pada bulan Agustus 2013.
Dari 4 subkelompok dalam kelompok ini, 1 subkelompok mengalami inflasi yaitu Subkelompok Perawatan Jasmani dan Kosmetika dengan inflasi sebesar 0,16 persen. Sementara 3 subkelompok lain, yaitu Subkelompok Jasa Kesehatan, Subkelompok Obat-obatan, dan Subkelompok Jasa Perawatan Jasmani tidak mengalami perubahan indeks.
Kelompok ini pada bulan Agustus 2013 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0035 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan adalah Shampo sebesar 0,0035 persen.
6. Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga
Pada bulan Agustus 2013, Kelompok Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga mengalami inflasi sebesar 1,01 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 119,30 pada bulan Juli 2013 menjadi 120,51 pada bulan Agustus 2013.
Dari 5 subkelompok dalam kelompok ini, 1 Subkelompok mengalami inflasi yaitu Subkelompok Jasa Pendidikan dengan inflasi sebesar 2,23 persen.Sedangkan Subkelompok Rekreasi, Subkelompok Perlengkapan/Peralatan Pendidikan, Subkelompok Kursus-kursus/Pelatihan, dan Subkelompok Olahraga tidak mengalami perubahan.
Kelompok ini pada bulan Agustus 2013 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0385 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah Sekolah Dasar dengan andil sebesar 0,0234 persen.
7. Transpor, Komunikasi dan Jasa Keuangan
Kelompok ini pada bulan Agustus 2013 mengalami inflasi sebesar 0,63 persen atau terjadi kenaikan IHK dari 108,44 pada bulan Juli 2013 menjadi 109,12 pada bulan Agustus 2013.
Dari 4 subkelompok dalam kelompok ini, 2 subkelompok mengalami inflasi yaitu Subkelompok Sarana dan Penunjang Transpor inflasi sebesar 6,43 persen dan Subkelompok Transpor dengan inflasi sebesar 0,12 persen. Sedangkan Subkelompok Komunikasi dan Pengiriman, serta Subkelompok Jasa Keuangan tidak mengalami perubahan.
Kelompok ini pada bulan Agustus 2013 secara keseluruhan memberikan sumbangan inflasi sebesar 0,0854 persen. Komoditas yang dominan memberikan sumbangan inflasi adalah Perbaikan Ringan Kendaraan dengan andil sebesar 0,0510 persen.
PERBANDINGAN INFLASI TAHUNAN
Tingkat inflasi tahun kalender (Agustus) 2013 Kota Banda Aceh sebesar 6,23 persen dan tingkat inflasi year on year (Agustus 2013 terhadap Agustus 2012) sebesar 5,50 persen. Sedangkan tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2011 dan 2012 masing-masing 3,19 persen dan 0,75 persen dan tingkat inflasi year on year untuk Agustus 2011 terhadap Agustus 2010 dan Agustus 2012 terhadap Agustus 2011 masing-masing 6,68 persen dan 0,888 persen.
Tingkat inflasi tahun kalender (Agustus) 2013 Kota Lhokseumawe sebesar 8,04 persen dan tingkat inflasi year on year (Agustus 2013 terhadap Agustus 2012) sebesar 5,02 persen. Sedangkan tingkat inflasi pada periode yang sama tahun kalender 2011 dan 2012 masing-masing 2,48 persen dan 3,28 persen dan tingkat inflasi year on year untuk Agustus 2011 terhadap Agustus 2010 dan Agustus 2012 terhadap Agustus 2011 masing-masing 7,23 persen dan 4,35 persen.
Tabel 3
Inflasi Bulanan, Tahun Kalender, Year on Year Kota Banda Aceh dan Kota Lhokseumawe Tahun 2011–2013
Inflasi
Kota Banda Aceh Kota Lhokseumawe 2011 2012 2013 2011 2012 2013
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)
1. Agustus terhadap Juli 1,89 0,49 1,04 1,88 0,68 0,26
2. Agustus tahun n terhadap Desember
tahun (n-1) 3,19 0,75 6,23 2,48 3,28 8,04
3. Agustus terhadap Agustus (year on
Tabel 2
IHK (2007=100) dan Inflasi Kota Banda Aceh Agustus 2013
Kelompok/Sub Kelompok IHK Agustus 2013 % Perubahan thd Juli. 2013 Tahun Kalender % Perb. Agustus 2013 thd Des 2012 Year on Year % Perb. Agustus 2013 thd Agustus 2012 [1] [2] [3] [4] [5] U M U M / T O T A L 135,12 1,04 6,23 5,50 I. BAHAN MAKANAN 155,93 2,10 14,39 9,09
Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 161,05 0,82 5,01 8,65
Daging dan Hasil-hasilnya 150,74 1,18 15,32 8,56
Ikan Segar 138,02 5,05 13,77 4,49
Ikan Diawetkan 161,79 1,99 7,68 4,08
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 148,27 -2,07 11,17 11,72
Sayur-sayuran 156,26 11,70 19,70 5,11
Kacang - kacangan 117,25 3,08 0,03 0,86
Buah - buahan 171,90 0,41 15,94 17,68
Bumbu - bumbuan 216,81 -2,26 74,10 30,86
Lemak dan Minyak 141,20 0,07 -1,40 -1,99
Bahan Makanan Lainnya 231,19 0,00 2,11 -1,96
II. MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &
TEMBAKAU 136,57 0,29 3,48 4,54
Makanan Jadi 131,52 0,41 1,18 1,25
Minuman yang Tidak Beralkohol 128,92 -0,02 1,09 1,92
Tembakau dan Minuman Beralkohol 155,17 0,26 10,38 14,01
III. PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN
BAKAR 122,26 0,16 1,75 2,15
Biaya Tempat Tinggal 116,74 -0,10 0,05 0,47
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 127,38 1,20 6,78 6,67
Perlengkapan Rumahtangga 160,11 0,02 3,96 4,75 Penyelenggaraan Rumahtangga 113,51 0,11 1,82 2,60 IV. SANDANG 164,34 2,48 -2,02 -0,84 Sandang Laki-laki 140,94 -0,02 3,83 3,83 Sandang Wanita 147,45 0,66 4,24 -0,57 Sandang Anak-anak 172,39 0,12 5,03 4,74
Barang Pribadi dan Sandang Lain 191,87 6,11 -10,51 -5,37
V. KESEHATAN 148,79 0,09 0,98 2,59
Jasa Kesehatan 181,94 0,00 1,07 1,07
Obat-obatan 114,50 0,00 0,80 1,33
Jasa Perawatan Jasmani 155,88 0,00 0,00 5,17
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 146,35 0,16 1,14 3,41
VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 120,51 1,01 1,98 2,01
Pendidikan 124,94 2,23 2,23 2,23
Kursus-kursus / Pelatihan 168,88 0,00 0,00 0,00
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 112,88 0,00 0,74 0,07
Rekreasi 110,15 0,00 2,89 3,44
Olahraga 114,44 0,00 1,67 2,01
VII. TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA
KEUANGAN 109,12 0,63 10,76 12,18
Transpor 122,89 0,12 15,84 17,37
Komunikasi Dan Pengiriman 76,31 0,00 -1,02 -0,83
Sarana dan Penunjang Transpor 134,92 6,43 6,55 10,81
Jasa Keuangan 124,64 0,00 1,73 1,73
Tabel 3
IHK (2007=100) dan Inflasi Kota Lhokseumawe Agustus 2013
Kelompok/Sub Kelompok IHK Agustus 2013 % Perubahan thd Juli. 2013 Tahun Kalender % Perb. Agustus 2013 thd Des 2012 Year on Year % Perb. Agustus 2013 thd Agustus 2012 [1] [2] [3] [4] [5] U M U M / T O T A L 144,25 0,26 8,04 5,02 I. BAHAN MAKANAN 172,90 -0,44 18,98 8,20
Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 148,94 0,96 1,60 5,33
Daging dan Hasil-hasilnya 186,58 1,12 17,57 17,67
Ikan Segar 141,89 -0,35 3,87 -5,73
Ikan Diawetkan 162,47 -1,08 6,09 6,92
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 140,87 -0,56 2,46 2,06
Sayur-sayuran 157,39 4,86 30,42 7,76
Kacang - kacangan 191,17 1,79 5,61 0,44
Buah - buahan 144,92 0,79 11,36 14,75
Bumbu - bumbuan 368,89 -4,02 98,36 32,22
Lemak dan Minyak 127,79 -0,64 -3,37 -4,66
Bahan Makanan Lainnya 133,10 -1,60 0,89 -2,40
II. MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &
TEMBAKAU 138,28 0,20 2,04 2,14
Makanan Jadi 146,46 0,37 2,79 2,84
Minuman yang Tidak Beralkohol 140,05 -0,21 0,58 -0,28
Tembakau dan Minuman Beralkohol 121,97 0,23 1,92 3,16
III. PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN
BAKAR 134,57 0,47 1,84 3,06
Biaya Tempat Tinggal 131,78 0,17 0,70 2,64
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 146,76 1,19 3,86 4,26
Perlengkapan Rumahtangga 133,21 0,35 2,35 2,66 Penyelenggaraan Rumahtangga 120,24 0,00 1,75 2,17 IV. SANDANG 141,66 2,11 -0,57 0,97 Sandang Laki-laki 122,83 0,24 2,70 2,87 Sandang Wanita 122,93 0,26 3,92 4,13 Sandang Anak-anak 142,70 0,00 3,54 3,80
Barang Pribadi dan Sandang Lain 186,05 6,87 -8,62 -4,59
V. KESEHATAN 119,37 0,13 1,29 1,26
Jasa Kesehatan 104,76 0,00 0,00 0,00
Obat-obatan 108,38 0,66 2,77 2,77
Jasa Perawatan Jasmani 150,83 0,00 0,00 0,00
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 122,74 0,07 1,51 1,46
VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 134,26 1,50 2,43 3,09
Pendidikan 171,26 2,63 3,46 4,15
Kursus-kursus / Pelatihan 130,94 0,00 0,00 0,00
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 109,73 1,56 1,79 2,36
Rekreasi 113,94 0,00 1,56 2,37
Olahraga 134,74 0,00 2,99 2,99
VII. TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA
KEUANGAN 110,32 0,57 11,82 11,12
Transpor 130,25 0,87 18,70 17,50
Komunikasi Dan Pengiriman 78,68 0,00 0,00 -0,06
Sarana dan Penunjang Transpor 127,77 0,05 5,33 5,54
Jasa Keuangan 132,39 0,00 2,15 2,15
Tabel 4
IHK (2007=100) dan Inflasi Provinsi Aceh Agustus 2013
Kelompok/Sub Kelompok IHK Agustus 2013 % Perubahan thd Juli. 2013 Tahun Kalender % Perb. Agustus 2013 thd Des 2012 Year on Year % Perb. Agustus 2013 thd Agustus 2012 [1] [2] [3] [4] [5] U M U M / T O T A L 139,46 0,66 7,11 5,26 I. BAHAN MAKANAN 163,99 0,81 16,64 8,64
Padi-padian, Umbi-umbian dan Hasilnya 155,31 0,88 3,43 7,11
Daging dan Hasil-hasilnya 167,75 1,15 16,50 13,19
Ikan Segar 139,86 2,38 8,78 -0,70
Ikan Diawetkan 162,12 0,51 6,92 5,41
Telur, Susu dan Hasil-hasilnya 144,76 -1,38 6,97 7,04
Sayur-sayuran 156,80 8,33 24,58 6,36
Kacang - kacangan 152,34 2,31 3,28 0,61
Buah - buahan 159,10 0,58 13,91 16,39
Bumbu - bumbuan 288,99 -3,33 88,03 31,68
Lemak dan Minyak 134,84 -0,25 -2,30 -3,20
Bahan Makanan Lainnya 184,64 -0,55 1,69 -2,11
II. MAKANAN JADI, MINUMAN, ROKOK &
TEMBAKAU 137,38 0,24 2,79 3,38
Makanan Jadi 138,61 0,39 1,98 2,04
Minuman yang Tidak Beralkohol 134,21 -0,11 0,84 0,82
Tembakau dan Minuman Beralkohol 139,42 0,25 6,70 9,24
III. PERUMAHAN,AIR,LISTRIK,GAS & BAHAN
BAKAR 128,11 0,31 1,79 2,60
Biaya Tempat Tinggal 123,88 0,04 0,38 1,56
Bahan Bakar, Penerangan dan Air 136,58 1,20 5,27 5,43
Perlengkapan Rumahtangga 147,35 0,16 3,26 3,84 Penyelenggaraan Rumahtangga 116,71 0,06 1,79 2,39 IV. SANDANG 153,58 2,32 -1,39 -0,06 Sandang Laki-laki 132,35 0,09 3,33 3,41 Sandang Wanita 135,82 0,49 4,10 1,39 Sandang Anak-anak 158,30 0,07 4,39 4,33
Barang Pribadi dan Sandang Lain 189,11 6,46 -9,64 -5,01
V. KESEHATAN 134,83 0,10 1,11 2,03
Jasa Kesehatan 145,31 0,00 0,70 0,70
Obat-obatan 111,60 0,30 1,70 1,99
Jasa Perawatan Jasmani 153,49 0,00 0,00 2,69
Perawatan Jasmani dan Kosmetika 135,15 0,12 1,30 2,56
VI. PENDIDIKAN, REKREASI DAN OLAH RAGA 127,04 1,26 2,21 2,55
Pendidikan 146,93 2,45 2,90 3,28
Kursus-kursus / Pelatihan 150,88 0,00 0,00 0,00
Perlengkapan / Peralatan Pendidikan 111,39 0,73 1,23 1,13
Rekreasi 111,95 0,00 2,24 2,92
Olahraga 124,08 0,00 2,35 2,51
VII. TRANSPOR,KOMUNIKASI DAN JASA
KEUANGAN 109,69 0,60 11,26 11,67
Transpor 126,39 0,49 17,22 17,44
Komunikasi Dan Pengiriman 77,44 0,00 -0,53 -0,46
Sarana dan Penunjang Transpor 131,53 3,39 5,98 8,32
Jasa Keuangan 128,32 0,00 1,94 1,94
PERBANDINGAN ANTAR KOTA
Dari 66 kota di Indonesia yang dipantau harganya dan dihitung IHK-nya, tercatat semua kota mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Sorong sebesar 6,47 persen dan terendah di Kota Pangkal Pinang sebesar 0,15 persen. Beberapa kota yang juga mengalami inflasi relatif tinggi antara lain adalah: Ambon dengan inflasi sebesar 4,79 persen, Ternate 3,66 persen, Bima 2,77 persen, Manado 2,27 persen, Samarinda 2,22 persen, Parepare sebesar 2,21 persen dan Palu 2,10 persen. Sedangkan kota lain yang mengalami inflasi relatif rendah adalah Kota Kupang sebesar 0,19 persen dan Lhokseumawe sebesar 0,26 persen.
Bila dilihat dari 16 kota di Sumatera, pada bulan Agustus 2013, seluruhnya mengalami inflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Bandar Lampung yaitu sebesar 1,27 persen dan terendah di Kota Pangkal Pinang sebesar 0,15 persen.
Tabel 5
Perbandingan IHK dan Inflasi Agustus 2013 Kota-kota di Pulau Sumatera (2007=100)
No. Kota
IHK Agustus
2013
Inflasi (%) Laju Inflasi
(%) Y o Y (%) (1) (2) (4) (5) (6) (7) 1 BANDAR LAMPUNG 157,33 1,27 6,80 7,78 2 JAMBI 151,10 1,20 8,61 9,16 3 TANJUNG PINANG 145,45 1,10 7,78 8,46 4 BANDA ACEH 135,12 1,04 6,23 5,50 5 PADANG SIDEMPUAN 146,79 0,97 7,13 7,63 6 PADANG 152,59 0,91 8,88 10,56 7 BATAM 134,96 0,90 5,59 6,39 8 BENGKULU 155,00 0,82 8,89 9,02 9 PEKAN BARU 142,81 0,80 6,83 7,49 10 SIBOLGA 153,25 0,78 8,97 8,19 11 DUMAI 147,01 0,61 6,31 7,20 12 PALEMBANG 142,31 0,58 6,65 7,37 13 MEDAN 146,35 0,50 8,29 9,35 14 PEMATANG SIANTAR 150,96 0,37 8,50 9,18 15 LHOKSEUMAWE 144,25 0,26 8,04 5,02 16 PANGKAL PINANG 162,47 0,15 9,14 9,12