1
BAB III
METODE PENELITIAN
Metodologi merupakan jalan yang ditempuh untuk mencapai pemahaman. Jalan untuk mencapai pemahaman tersebut ditetapkan secara bertanggung jawab secara ilmiah dan data yang dicari untuk membangun atau memperoleh pemahaman yang luas melalui syarat ketelitian, ini berarti harus dapat dipercaya kebenarannya (Narbuko, 2007)
1.1.Pendekatan dan Jenis Penelitian pendekatan : kuantitatif, dimana menekankan pada empat hal yang dicari dari hubungan-hubungan variable penelitian, yaitu persoalan hubungan-hubungan, pengaruh, perbedaan, dan identifikasi (Bungin, 2009:315). Dengan jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksplanatoris, yaitu menggambarkan fakta atau objek yang peneliti amati. 1.2.Lokasi Penelitian sesuaikan dengan lokasi followers dari instagram
@Kelincitertidur berada
1.3.Unit Amatan dan Unit Analisis
Unit Amatan : Pesan iklan online makanan di media social Instagram akun @Kelincitertidur
Unit Analisis : EFEKTIVITAS PESAN IKLAN ONLINE MAKANAN
FOOD BLOGGER @Kelincitertidur DI MEDIA SOSIAL INSTAGRAM BAGI
PARA FOLLOWERS 1.4.Populasi dan Sampel
Populasi : 24.800 Followers Sample : 24.800 ( 24.800 * 0,0025) + 1 24.800 63 : 393
2
Teknik Sampel : Probability Sampling, yakni Simple Random
Sampling.
1.5.Metode Pengumpulan Data
Jenis Data Dalam suatu penelitian, data terdiri dari dua jenis, yaitu: Pertama, data primer, yaitu data yang didapat dari sumber pertama, dari individu seperti hasil wawancara atau hasil pengisian kuesioner yang biasa dilakukan peneliti (Waluya, 2007). Hal ini juga diungkapkan oleh Nawawi (1983) bahwa data primer adalah data autentik atau data langsung dari tangan pertama tentang masalah yang diungkapkan.
Kuesioner yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa pedoman pertanyaan untuk mencapai tujuan penelitian. Kedua, data sekunder, yaitu keterangan yang diperoleh dari pihak kedua, baik berupa orang maupun catatan, seperti buku, laporan, buletin dan majalah yang sifatnya dokumentasi (Siagian dan Sugiarto, 2000).
1.5.1. Sumber Data : Pemilik akun instagram @KelinciTertidur dan followers dari @KelinciTertidur
Teknik Pengumpulan Data : Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuisioner. Kuisioner menurut Sugiyono (2008:199):
“Angket atau kuesioner merupakan tehnik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab”.
Teknik pengumpulan data dilakukan peneliti adalah dengan cara penyebaran kuisioner secara online dikarenakan followers yang menjadi responden peneliti berada diluar kota Salatiga. Tujuan peneliti dalam penyusunan kuesioner untuk memperbaiki bagian-bagian yang dianggap kurang tepat untuk diterapkan dalam
3 pengambilan data terhadap responden, selain itu pula untuk melengkapi data peneliti mengenai foodblogger peneliti melakukan wawancara dengan pemilik akun instagram @Kelincitertidur melalui email.
1.6. Identifikasi Variable dan Indikator Penelitian 1.6.1. Identifikasi Variabel
Variabel Penelitian adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulannya (Sugiyono, 2011:38 ). Variable penelitian terdiri dari:
1.6.1.1.Variable bebas.
Variable bebas (independen) adalah variable yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variable dependen atau terikat (Sugiyono, 2011: 39). Variabel bebas dalam penelitian ini adalah efektivitas pesan iklan online makanan di instagram.
1.6.1.2.Variable terikat.
Variable terikat (dependen) adalah variable yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variable bebas (Sugiyono, 2011:40). Variable terikat dalam penelitian ini adalah foodblogger @Kelincitertidur terhadap para followers
1.6.2. Indikator Variabel Penelitian
Indikator variabel bebas X : indikator efektivitas pesan iklan online makanan di instagram yang peneliti akan gunakan indicator variabel X dalam Jurnal Analisis Pengaruh Variabel-Variabel Pesan Iklan Yang Mempengaruhi Brand Awarness Masyarakat (Adityo Agung Dewanto), dan kemudian disesuaikan dengan penelitian penulis indicator yang terkait adalah:
4 - Struktur Pesan
- Format Pesan - Sumber Pesan
Indikator variabel terikat Y : indicator untuk foodblogger @Kelincitertidur terhadap para Followers dalam teori DRM (Direct Racthing Method), yaitu :
- Perhatian - Pemahaman - Respon Negative - Respon Afektif - Sikap Terhadap Iklan 1.7.Skala Pengukuran
Skala pengukuran yang digunakan oleh peneliti adalah dengan menggunakan skala likert. Skala Likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang fenomena sosial (Sugiyono, 2011: 93).
Bentuk akhir analisis Skala Likert meletakkan posisi sikap seseorang ke dalam posisi masing-masing respon dengan cara menghitung berapa banyak setuju atau tidak setuju pada pernyataan tertentu.1
Tabel 3.1 Skala Likert Penilaian skala Likert Nilai
Sangat setuju 4
Setuju 3
Tidak setuju 2 Sangat tidak setuju 1 Sumber: Purnomo,2012:35
Dalam kategorisasi diatas, jawaban atau pilihan netral pada kuisioner dihilangkan dengan alasan adanya pilihan netral akan membuat responden
1
5 cenderung memilih jawaban tersebut untuk cari aman, terutama bagi mereka yang ragu-ragu akan jawabannya. Selain itu jawaban netral atau ragu-ragu sering kali mengandung jawaban yang ambivalen atau mendua, artinya positif iya, negatif juga iya, sehingga tidak digunakan dalam penelitian ini. “Penghilangan nilai netral ini juga dimaksudkan agar skala pengukuran lebih simetrikal yaitu jenjang ke arah yang positif sama banyaknya dengan jenjang ke arah yang negatif” (Azwar, 2007 : 33). 1.8.Hubungan antara Variabel Penelitian, Indikator Penelitian, dan
Skala Pengukuran
Dalam pengukuran konsep dipaparkan tentang prinsip-prnsip pengukuran, teknik penyusunan skala pengukuran serta konsep dan indikator empirik.
1. Prinsip-prinsip pengukuran
Menurut Sofian Efendi dalam Singarimbun (1995 : 95) menjelaskan :“konsep adalah abstraksi tentang obyek dan kegiatan (event) yang digunakan oleh peneliti untuk menggambarkan fenomena yang menarik perhatiannya. Fungsi konsep sebagai alat untuk mengidentifikasi fenomena yang diobservasinya. Dalam penelitian berbagai konsep tersebut, harus dihubungkan dengan cara memberikan angka pada obyek atau pengukuran dengan cara memberikan angka pada obyek atau kejadian yang sedang diamati menurut aturan tertentu”.
2. Teknik Penyusunan Skala Pengukuran
Dalam penyusunan skala dilakukan dalam urutan ordinal dan rasio. Skala urutan ordinal untuk menunjukkan jenjang ukuran dari indikator empiris yang digunakan. Semakin banyak karakteristik yang dimiliki ukuran dari suatu indikator empiris, semakin tinggi skalanya. Sebaliknya semakin sedikit karakteristik yang dimiliki ukuran dari suatu indikator empiris, semakin rendah skalanya. Skala ukuran rasio untuk menunjukkan besarnya skala menggunakan angka. Skala pengukuran peneliti menggunakan ordinal karena
6 data yang diperoleh dengan cara kategorisasi atau klasifikasi, tetapi diantara data tersebut terdapat hubungan. Penelitian ini menggunakan Skala Likert sebagai pedoman penafsiran. Skala Likert merupakan jenis skala yang mempunyai realibilitas tinggi dalam mengurutkan manusia berdasarkan intensitas sikap tertentu ( Nasution, 2000: 63). Skala Likert dalam menafsikan data relatif mudah. Skor yang lebih tinggi menunjukkan sikap yang lebih tinggi taraf atau intensitasnya dibanding dengan skor yang lebih rendah (Nasution, 2000: 63 ). Mengenai jumlah item soal untuk variabel face negotiation theory terdapat 60 item soal. Untuk setiap item soal memiliki empat pilihan jawaban dengan ketentuan berikut ini:
• Jika soal tersebut merupakan item soal yg memiliki sifat favorable, maka skor yang diberikan untuk tiap soal adalah :
Pilihan 1 ( sangat setuju ) dengan skor 4 Pilihan 2 ( setuju ) dengan skor 3 Pilihan 3 ( tidak setuju ) dengan skor 2 Pilihan 4 ( sangat tidak setuju ) dengan skor 1
• Jika soal tersebut merupakan item soal yg memiliki sifat unfavorable, maka skor yang diberikan untuk tiap soal adalah :
Pilihan 1 ( sangat setuju ) dengan skor 1 Pilihan 2 ( setuju ) dengan skor 2 Pilihan 3 ( tidak setuju ) dengan skor 3 Pilihan 4 ( sangat tidak setuju ) dengan skor 4
Jenis angket yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket langsung tertutup, yaitu responden menjawab pertanyaan yang sudah disediakan dengan cara memilih salah satu alternatif jawaban yang sudah ada. Adapun langkah-langkah dalam menyusun instrumen adalah dengan menyusun kisi-kisi pengembangan instrumen.
3. Indikator Empirik
Menurut Northrop (Ihalauw, 1996) mengatakan bahwa perlu adanya sesuatu yang mentautkan secara kausal antara konsep dan indikator empirik yaitu epistemic correlation. Epistemic correlation tersebut
7 diwujudkan dalam bentuk pernyataan eksplisit dan secara kausal mentautkan suatu konsep dengan indikator empirik tertentu, yang secara nalar diduga mampu mengukur nalar secara tepat.Konsep-konsep yang akan diukur dalam penelitian ini adalah konsep jejaring sosial, pola interaksi antar individu dengan individu, pola interaksi individu dengan kelompok, dan pola interaksi kelompok dengan kelompok.Daftar konsep, definisi konsep, aras konsep, epistemic correlation, dan indikator-indikator empirik yang digunakan dalam penelitian, disajikan dari tabel ... sampai tabel ... berikut ini
Tabel 3.2
Kisi-kisi Angket Direct RatingMethod sebelum uji coba
NO VARIABEL INDIKATOR DEFINISI
OPERASIONAL BUTIR PERTANYAAN SKALA PENGUKURAN 1. Perhatian, yaitu aplikasi kapasitas pemroresan untuk stimulus yang baru masuk. Isi Pesan Struktur Pesan Format Pesan Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan
Susunan Pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara logis yang akan disampaikan melalui ketepatan penanyangan iklan.
Susunan pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara simbolik, maksudnya disampaikan melalui musik, warna,kata-kata,ilustrasi gambar, saya memperhatikan informasi @Kelincitertidur dalam memposting gambar di instagram saya memperhatikan akun @Kelincitertidur informasi yang disampaikan masuk akal atau tidak. Berapa kali akun @Kelicitertidur memposting tidak berdampak apapun terhadap saya Saya sering perhatikan warna, kata-kata ataupun ilustrasi yang dipakai @KelinciTertidur dalam postingannya. saya acuh dengan
Ordinal
Ordinal
Ordinal
Ordinal
8 2. Pemahaman, yaitu berkaitan dengan penafsiran suatu stimulus. Makna suatu stimulus bergantung pada bagaimana suatu stimulus dikategorikan dan diuraikan dengan pengetahuan yang sudah ada. Sumber Pesan Isi Pesan Struktur Pesan Format Pesan Sumber Pesan dan lain-lain. Narasumber yang menjadi pokok dari informasi yang disampaikan.
Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan
Susunan Pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara logis yang akan disampaikan melalui ketepatan penanyangan iklan.
Susunan pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara simbolik, maksudnya disampaikan melalui musik, warna,kata-kata,ilustrasi gambar, dan lain-lain. Narasumber yang menjadi pokok dari informasi yang disampaikan. warna , kata-kata ataupun ilustrasi dipakai oleh @KelinciTertidur Saya selalu memperhatikan tingkah laku pemilik akun
@KelinciTertidur dalam memposting gambar atau video Melihat pemilik akun @KelinciTertidur dalam memposting gambar atau video , saya diam saja. Terkadang video atau gambar dari
postingan akun @Kelincitertidur tidak menarik
Saya paham dengan informasi yang diberikan @kelincitertidur dalam postingannya di instagram Informasi yang disampaikan membuat saya binggung Saya mengikuti aktivitas akun @KelinciTertidur dalam memposting gambar atau video perhari
Gambar atau video yang diposting akun @kelinciTertidur tidak dilengkapi Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal
9 2 http://junsu.blog.fisip.uns.ac.id/2013/06/20/definisi-respons-menurut-para-ahli/ 3. Respon Negatif Tanggapan atau balasan terhadap rangsangan atau stimulus yang bersifat negatif2 Isi Pesan Struktur Pesan dan format pesan Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan
Susunan Pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara logis yang akan disampaikan melalui ketepatan penanyangan iklan.
Susunan pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara simbolik, maksudnya disampaikan melalui musik, warna,kata-kata,ilustrasi gambar, dengan informasi yang cukup
Saya percaya dengan @Kelincitertidur dalam menyampaikan informasi melalui postingannya di instagram
Saya tidak mengenal pemilik akun @Kelincitertidur dalam menyampaikan informasi.
Saya percaya dengan gambar atau video yang diposting oleh akun
@KelinciTertidur nyata bukan rekayasa Gambar atau video yang diposting oleh akun
@Kelincitertidur tidak asli .
Saya menerima semua informasi yang disampaikan oleh @Kelincitertidur melalui postigannya di instagram. Saya mengamati postingan @KelinciTertidur tepat saat jam makan pagi
Waktu memposting gambar/video tidak mengikuti jam makan pagi Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal
10
4. Respon Afektif, menggambarkan perasaan dan emosi yang dihasilkan sebuah stimulus. Sumber Pesan Isi Pesan Struktur dan format pesan Sumber Pesan dan lain-lain. Narasumber yang menjadi pokok dari informasi yang disampaikan.
Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan
Susunan Pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara logis yang akan disampaikan melalui ketepatan penanyangan iklan.
Susunan pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara simbolik, maksudnya disampaikan melalui musik, warna,kata-kata,ilustrasi gambar, dan lain-lain. Narasumber yang menjadi pokok dari informasi yang disampaikan. Pemilik akun @Kelincitertidur selalu memberikan informasi lengkap tentang gambar atau video yang diposting Menurut saya informasi yang diberikan oleh akun @KelinciTertidur kurang dalam setiap gambar atau video yang dipostingnya Gambar atau video yang diposting akun @kelincitertidur cocok dengan informasi yang disampaikan Informasi yang disampaikan akun @KelinciTertidur kerap tidak sesuai dengan gambar atau video yang dipostingnya Menurut saya informasi yang disampaikan oleh akun @KelinciTertidur masuk akal / mudah dipahami
Saya tidak simpatik dengan pemilik akun @KelinciTertidur Saya acuh dengan
Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal
11 1.9.Teknik Anaisis Data
Dalam penelitian ini, peneliti mengumpulkan data-data, kemudian melakukan uji validitas dan reliabilitas. Kemudian peneliti masuk kepada penelitian, sebelumnya peneliti melakukan uji normalitas dan linierlitas, jika uji normalitas dan linieralitas lolos peneliti melakukan teknik statistik parametik, namun jika tidak lolos, peneliti melakukan teknik statistik nonparametik. Kemudian peneliti juga melakukan uji normalitas, multikolinearlitas, hetrokedastisitas dan autokorelasi. Tujuan dari uji ini untuk mengetahui apakah penelitian ini menggunakan teknik regresi tetapi
5. 4. Sikap Terhadap Iklan, yaitu kemampuan iklan untuk menciptakan sikap yang mendukung terhadap suatu produk sering bergantung pada sikap konsumen terhadap iklan itu.
Isi Pesan Struktur Pesan Format Pesan Sumber Pesan Rangkaian informasi mengenai suatu hal yang akan disampaikan
Susunan Pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara logis yang akan disampaikan melalui ketepatan penanyangan iklan
Susunan pesan yang memuat bagaimana penyampaian pesan secara simbolik, maksudnya disampaikan melalui musik, warna,kata-kata,ilustrasi gambar, dan lain-lain. Narasumber yang menjadi pokok dari informasi yang disampaikan.
gambar atau video yang diposting oleh akun
@Kelincitertidur informasi tidak sesuai dengan gambar yang diposting oleh akun @KelinciTertidur Saya setuju dengan informasi yang disampaikan oleh akun
@KelinciTertidur masuk akal dan mudah dipahami Saya tidak setuju dengan warna, kata-kata dan ilustrasi yang digunakan @Kelincitertidur dalam postingannya. Sebagai narasumber @KelinciTertidur kurang ramah terhadap konsumen yang bertanya megenai gambar atau video postingannya di Instagram. Ordinal Ordinal Ordinal Ordinal
12 jika tidak lolos uji, maka peneliti akan menggunakan teknik korelasi produkmoment.Teknik analisis data yang saya gunakan dalam penelitian ini adalah regresi karena dalam penelitian ini saya ingin melihat pengaruh pesan iklan online makanan FoodBlogger @Kelincitertidur di media social instagram bagi para followers.
1.9.1. Statistik Deskriptif
Menurut Sugiyono (2003:11) penelitian deskriptif penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variable mandiri, baik satu variable atau lebih (independen).Statistik deskriptif dalam penelitian ini digunakan untuk mendiskripsikan karakteristik responden.
1.9.2. Analisis Tabulasi Sederhana
Untuk mengetahui efektivitas iklan dengan menggunakan Direct Rating Method digunakan analisis tabulasi sederhana dan perhitungan rata-rata terbobot
1.9.2.1. Analisis Tabulasi Sederhana Data Diperoleh lalu diolah ke bentuk prosentase
P : fi X 100%
∑fi
Dimana
P : Prosentase responden yang memilih kategori tertentu
Fi : Jumlah responden yang memilih kategori tertentu
∑fi : banyaknya jumlah responden.
1.9.2.2. Skor Rata-Rata
Setiap jawaban dari responden dar pernyataan yang diberikan, diberi bobot. Cara menghitung skor
13 adalah menjumlahkan seluruh hasil kali nilai masing-masing bobot dibagi dengan jumlah total frekuensi. Rumus : x : ∑ fi.wi ∑ fi Dimana : X : Rata-rata berbobot ∑fi : Frekuensi Wi : Bobot. 3.10. Validitas dan Reliabilitas
3.10.1. Validitas
Validitas adalah suatu ukuran yang menunjukkan tingkat-tingkat kevaliditasan atau kesahihan suatu instrumen (Suharsimi Arikunto, 1998:160). Sebuah instrumen dikatakan valid apabila mampu mengukur apa yang diinginkan. Sebuah instrumen dikatakan valid apabila dapat mengungkap data dari variabel yang diteliti secara tepat. Tinggi rendahnya validitas instrumen menunjukkan sejauh mana data yang terkumpul tidak menyimpang dari gambaran tentang variabel yang dimaksud. Untuk mencari validitas , peneliti menggunakan rumus Bevariate Pearson dengan alat ukur SPPS 16. Jika rxy > rtabel ( 0,374) dengan N =20, butir angket dikatakan valid dan jika
rxy < rtabel (0,374) instrumen dikatakan tidak valid dengan taraf kepercayaan
95% dan taraf kesalahan 5%.
N∑X.Y – ( ∑ X ) ( ∑Y ) rxy =
√( N∑X2
14 Keterangan :
rxy = Angka indeks korelasi “r” product moment N = Number of cases
XY = Jumlah hasil perkalian antara skor X dan Y X = Jumlah seluruh skor variabel X
Y = Jumlah seluruh skor variabel Y ( Sugiyono,2005:213)
Tabel 3.4
Rangkuman Uji Validitas Instrumen : No Butir R Skor item terhadap Skor Total r-Tabel (r-kritis) Keterangan 1 .502 0.374 Valid 2 .349 0.374 Tidak Valid 3 .554 0.374 Valid 4 .539 0.374 Valid 5 .554 0.374 Valid 6 .539 0.374 Valid 7 .554 0.374 Valid 8 .539 0.374 Valid 9 .389 0.374 Valid 10 .498 0.374 Valid 11 .610 0.374 Valid 12 .498 0.374 Valid 13 -.274 0.374 Tidak Valid 14 .101 0.374 Tidak Valid 15 .680 0.374 Valid 16 .539 0.374 Valid 17 .680 0.374 Valid 18 .539 0.374 Valid 19 .680 0.374 Valid 20 .539 0.374 Valid 21 .680 0.374 Valid 22 .276 0.374 Tidak Valid 23 .131 0.374 Tidak Valid 24 .498 0.374 Valid 25 .502 0.374 Valid 26 -.040 0.374 Tidak valid 27 .569 0.374 Valid 28 -.010 0.374 Tidak valid
15 29 .502 0.374 Valid 30 .349 0.374 Tidak valid 31 .502 0.374 Valid 32 -.010 0.374 Tidak valid 33 .610 0.374 Valid 34 .069 0.374 Tidak valid 35 .033 0.374 Tidak valid 36 -.010 0.374 Tidak valid 37 .610 0.374 Valid 38 -.010 0.374 Tidak valid 39 .020 0.374 Tidak valid 40 -.010 0.374 Tidak valid 41 .610 0.374 Valid 42 .226 0.374 Tidak valid 43 .518 0.374 Valid 44 .060 0.374 Tidak valid 45 .518 0.374 Valid 46 .232 0.374 Tidak valid 47 .518 0.374 Valid 3.10.2. Uji Reliabilitas
Uji Reliabilitas pun juga merupakan proses untuk mengukur butir atau item suatu instrument. Instrument dikatakan reliable (andal) jika pertanyaan konsisten atau stabil. Uji Reliabilitas ini menggunakan rumus alpha Chronbach ( α). Dengan kriteria alat ukur (instrumen) dinyatakan reliabel jika alpha cronbach > rtabel dan jika alpha cronbach < rtabel maka dinyatakan tidak reliable.
α =2 1 – S1 - S2 Sx2
Α : Koefesien reliabilitas alpha
S1 &S2 : Varian skor belahan 1 & Varian skor belahan 2 Sx2 : Varian skor skala
16 Untuk pengambilan keputusan tentang reliable adalah sebagai berikut :
a) r-hasil postif dan r-hasil > r-table, dikatakan reliable b) r-hasil tidak positif, r-hasil < r-table, dikatakan tidak
reliable
c) r-table diperoleh dari df = N-2 = 33 ( 0,374 dengan taraf signifikansi 5%
Tabel 3.5
Tabel Uji Reliabel Efektivitas Pesan Iklan Online Makanan Foodblogger @Kelincitertidur di Media Sosial Instagram Bagi Para Followers
Tabel 3.6 Tabel Validitas
Reliability Statistics
Cronbach's Alpha N of Items
.900 47
NO
Variabel / Indikator
Jumlah
Pertanyaan
Valid
Tidak
valid
1.
Perhatian 1-9 • Isi Pesan • Struktur Pesan • Format Pesan • Sumber Pesan1 ( 1,2)
2 ( 3,4)
2 (5,6)
3 (7,8,9)
1
2
2
3
1
0
0
0
2.
Pemahaman 10-19 • Isi Pesan • Struktur Pesan • Format Pesan • Sumber Pesan2 (10,11)
2 (12,13)
2 (14,15)
4 (16,17,18,19)
2
1
1
4
0
1 ( 13 )
1 (14)
0
17 Melalui tabel tersebut, menunjukan bahwa variabel Efektivitas pesan iklan online makanan @KelinciTertidur memiliki nilai Cronbach Alpha 0.900 diatas r-tabel (0,374) sehingga dapat dikatakan hasil pengujian ini reliable.
3.11. Kekurangan Peneliti
Dalam penulisan Karya Ilmiah ini, peneliti banyak sekali kekurangan diantaranya : (1) dalam proses pembuatan instrument, peneliti mengelami kendala dalam pemilihan kata-kata sehingga pertanyaan kadangkala membinggungkan followers dalam menjawab (2) Pengambilan data yang sangat kurang untuk karakteristik Responden dari berapa penghasilan dalam sebulan, latarbelakang orangtua responden dll, (3) Peneliti keliru sehingga diawal ingin mencari hubungan perilaku followers akun @Kelincitertidur justru didalam instrument tidak peneliti cantumkan pertanyaan untuk mengetahui perilaku dari Followers itu sendiri, sehingga peneliti memutuskan untuk mengganti penelitian peneliti dari mencari hubungan menjadi mendeskripsikan efektivitas pesan iklan online makanan dengan metode yang peneliti pakai yakni Direct Rating Method
3.
Respon Negatif 20-29 • Isi Pesan • Struktur dan format pesan • Sumber Pesan2 (20,21)
4(22,23,24,25)
4 (26,27,28,29)
2
2
2 (27,29)
0
2
2 (26,28)
4.
Respon Afektif 30-39 • Isi Pesan • Format dan stuktur pesan • Sumber Pesan2 (30,31)
2 (32,33,34,35)
4 (36,37,38,39)
1
1
1
1 (30)
3
3
(36,38,3
9)
5.
Sikap Terhadap Iklan40-47 • Isi Pesan • Struktur Pesan • Format Pesan • Sumber Pesan