i
PENGUASAAN HARTA WARISAN SEBAGAI KOMPENSASI ATAS PELAKSANAAN RITUAL ARWAH (STUDI KASUS DI KECAMATAN
HARUAI KABUPATEN TABALONG)
SKRIPSI
OLEH
YAYAT HIDAYATULLAH
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI
BANJARMASIN
ii
PENGUASAAN HARTA WARISAN SEBAGAI KOMPENSASI ATAS PELAKSANAAN RITUAL ARWAH (STUDI KASUS DI KECAMATAN
HARUAI KABUPATEN TABALONG)
SKRIPSI
Diajukan kepada Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam untuk Memenuhi Sebagian syarat
Guna Mencapai Gelar Sarjana Dalam Ilmu Hukum
Oleh :
Yayat Hidayatullah NIM. 1301110071
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ANTASARI
FAKULTAS SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM PROGRAM STUDI AHWAL AL-SYAKHSHIYAH
HUKUM KELUARGA BANJARMASIN
vi ABSTRAK
Yayat Hidayatullah. 2017. Penguasaan Harta Warisan Sebagai Kompensasi Atas
Pelaksanaan Ritual Arwah (Studi Kasus di Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong).Skripsi, Jurusan Ahwal Al-Syakhshiyah (Hukum Keluarga),
Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam. Pembimbing: (I) Prof. Dr. H. Ahmadi Hasan, M.H. (II) Dra. Hj. Amelia Rahmaniah, M.H.
Kata Kunci: Penguasaan, Harta, Warisan, Kompensasi, Ritual.
Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya permasalahan pada masyarakat yang ada di Kecamatan Haruai kabupaten Tabalong, yaitu dalam pembagian harta warisan yang di dasarkan adat (kebiasaan) yang tidak sesuai dengan aturan-aturan hukum Islam. Dalam pembagiannya tersebut, di dasarkan kepada orang yang dapat melakukan ritual: (maniga hari, manujuh hari, manyalawi, maampat puluh hari,
manyaratus hari, serta sampai menghauli) atas pewaris tersebut. Maka dialah orang
yang akan menguasai hampir 90% harta dari peninggalan pewaris. Menurut penulis hal ini sangat menarik untuk diteliti. Karena pada kenyataanya tidak sesuai dengan aturan-aturan yang sudah ada.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kompensasi penguasaan harta warisan yang berlaku, serta faktor-faktor dan dampak yang menyebabkan terjadinya kompensasi penguasaan harta warisan yang terjadi di Kecematan Haruai Kabupaten Tabalong.
Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris yang bersifat studi kasus (case
study). Meneliti 4 (empat) kasus di Kecamatan Haruai. Dengan melakukan
wawancara langsung kepada informan yang bersangkutan di lokasi penelitian. Hasil wawancara tersebut menghasilkan informasi sebagai sumber data. Selanjutnya, Pengolahan data dengan editing data, klasifikasi data dan deskripsi, kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis diskriptif kualitatif dengan tinjauan hukum Islam.
Dari hasil penelitian tentang kompensasi penguasaan harta warisannya adalah menggunakan adat (kebiasaan) sebelum mereka. Yang mana harta warisan akan diberikan kepada ahli waris yang dapat melakukan ritual. Adapun faktor yang menyebabkan kasus ini ialah adat, tidak adanya kesadaran dari masyarakat dan pendidikan, akibatnya berdampak kepada ahli waris selanjutnya yang mana juga menggunakan hukum adat dalam pembagian waris, menghilangkan hak dan kewajiban antara para ahli waris kepada pewaris. Serta berdampak kepada hukum dalam hal menggunakannya, karena pembagian hal demikian tidak sesuai dengan aturan-aturan hukum Islam.
vii
“MOTTO”
“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan” (Q.S. ar-Rahman/55: 16)
viii
KATA PERSEMBAHAN
Yang utama dari segalanya. . .
Sembah sujud serta syukur kepada Allah swt. Taburan cinta dan kasih dan kasih sayang-Mu telah memberikanku kekuatan, membekaliku dengan ilmu serta memperkenalkan ku dengan cinta.
Atas karunia serta kemudahan yang Engkau berikan akhirnya skripsi yang sederhana ini dapat terselesaikan. Sholawat dan salam selalu terlimpahkan keharibaan Rasulullah Muhammad saw. Kupersembahkan karya sederhana ini kepada orang yang sangat kukasihi dan kusayangi.
Saudara-saudaraku tercinta . . .
Sebagai tanda bakti, hormat dan rasa terima kasih yang tiada terhingga, ku persembahkan karya kecil ini kepada saudara-saudarku yang telah memberikan bantuan riil dan moril, kasih sayang, segala dukungan, cinta kasih, motivasi, doa dan nasehat yang tidak mungkin dapat ku balas hanya dengan dua lembar kertas ini bertuliskan persembahan.
Bapak Prof. Dr. H. Ahmadi Hasan, M.H. Selaku dosen pembimbing satu dan Ibu Dra. Hj. Amelia Rahmaniah, M.H. selaku dosen pembimbing dua yang sudah membantu, menasehati, mengoreksi, dan mengajari, dengan penuh kesabaran. Terimakasih banyak Bapak dan Ibu ...
Dan seluruh dosen yang telah memberikan ilmunya kepada saya dengan penuh keikhlasan tiada tara.
ix
PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN
Fonem konsonan Bahasa Arab yang dalam sistem tulisan Arab dilambangkan dengan huruf, dalam transliterasi ini sebagian dilambangkan dengan huruf dan sebagian dilambangkan dengan tanda, dan sebagian lain lagi dilambangkan dengan huruf dan tanda sekaligus.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama Menteri Agama Republik Indonesia dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor: 158 Tahun 1987 dan Nomor: 0543 b/U/1987, tanggal 22 Januari 1988, sebagai berikut:
1. Konsonan Tunggal
Huruf
Arab Nama Huruf Latin Nama
ا Alif Tidak dilambangkan Tidak dilambangkan
ب Ba' B Be
ت Ta' T Te
ث Ṡa' Ṡ es (dengan titik di atas)
ج Jim J Je
ح Ḥa' Ḥ ha (dengan titik di bawah)
خ Kha' Kh ka dan ha
د Dal D De
x
ر Ra' R Er
ز Zai Z Zet
س Sin S Es
ش Syin Sy es dan ye
ص Ṣad Ṣ es (dengan titik di bawah)
ض Ḍad Ḍ te (dengan titik di bawah)
ط Ṭa' Ṭ te (dengan titik di bawah)
ظ Ẓa' Ẓ zet (dengan titik di bawah)
ع ‘Ain ‘ Koma terbalik di atas
غ Ghain G Ge ف Fa' F Ef ق Qaf Q Qi ك Kaf K Ka ل Lam L ‘el م Mim M ‘em ن Nun N ‘en و Wau W we ه Ha' H Ha ء Hamzah ' Apostrof
xi
ي Yā' Y Ye
2. Konsonan rangkap karena syaddah ditulis rangkap
هيدقعتم Ditulis muta’aqqidin
ةدع Ditulis ‘Iddah
3. Ta’marbutah
a) Apabila dimatikan ditulis h.
تبه Ditulis Hibbah
تيسج Ditulis Jizyah
(ketentuan ini tidak dapat diperlukan bagi kata-kata arab yang sudah terserap kedalam bahasa Indonesia, seperti salad, zakat dan sebagainya, kecuali dikehendaki lafal aslinya). Bila diikuti dengan kata sandang “al” serta bacaanya kedua itu terpisah, maka ditulis dengan h.
ءبينولأ تمرك Ditulis Karāmah al auliyā‘
b) Apabila ta’ marbutah hidup atau dengan harakat, fathah, kasrah dan dammah ditulis t. رطفنا ةبكز Ditulis Zakātul-fitri 4. Vokal Pendek ِـــ Kasrah Ditulis I َـــ Fathah Ditulis a ُـــ Dammah Ditulis u 5. Vokal Panjang 1. Fathah + alif - تيهه بج ditulis ā - jāhiliyyah 2. Fathah+ ya’mati - ىعسي ditulis ā - yas‘ā
xii 3. Kasrah + ya’mati - ميرك ditulis i - karim 4. Dammah + wawumati - ضورف ditulis
û
- furud 6. Vokal Rangkap1. Fathah + ya’ mati - مكىيب
ditulis ai- Bainakum
2. Fathah + wawumati لوق
ditulis au- Qaulun
7. Vokal pendek yang berurutan dalam satu kata dipisahkan dengan apostrof
متوأأ Ditulis a‘antum
ةدعأ Ditulis u‘iddah
مت ركش هئن Ditulis la‘insyakartum
8. Kata sandang alif + lam
a) Apabila diikuti huruf Qomariyyah ditulis dengan menggunakan huruf “al”.
نارقنا Ditulis al-Qur’ān
شبيقنا Ditulis al-Qiyās
b) Apabila diikuti huruf Syamsiyyah ditulis dengan menggunakan huruf
Syamsiyyah yang mengikutinya, dengan menghilangkan huruf “al”nya.
ءبمسنا Ditulis as-Samā
صمشنا Ditulis asy-Syams
9. Penulisan kata-kata dalam rangkaian kalimat
ضورفنا يوذ Ditulis Żawi al-furudatau
Żawilfurud
تىسنا مهأ Ditulis ahl as-sunnahatau ahlussunnah
xiii KATA PENGANTAR
ِمْيِحَرلا ِنَمْحَرلا ِللها ِمْسِب
َلََسلاَوُةَلََصلا َنْيِملاَعلا ِّبَر ِلله ُدْمَحْلَأ
ٌدَّمَحُم اَ نَلَْوَم َو اَ نِدِّيَس َنْيِلَسْرملا َو ِءاَ يِبْنَلأا ِفَرْشَأ ىَلَع ُم
َو ِهِلَأ ىَلَع َو
ُدْعَب اَّمَأ .َنْيِّدلا ِمْوَي ىَلِإ ٍناَسْحِإِ ب ْمُهَعِبَت ْنَم َو َنْيِعَمْجَأ ِهِباَحْصَأ
Puji syukur kehadirat Allah swt, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua berupa akal dan fikiran sehingga manusia mampu merenungi kebesaran dan kuasa-Nya. Sholawat serta salam senantiasa tercurahkan kepada baginda besar
sayyidina Muhammad Saw. Semoga kita termasuk umatnya yang mendapatkan
limpahan syafa’atnya di akhirat kelak.
Dengan penuh kerendahan hati, penulis bersyukur dapat menyelesaikan karya ilmiah yang sederhana berupa skripsi dengan judul “ Penguasaan Harta Warisan Sebagai Kompensasi Atas Penguasaan Ritual Arwah (Studi Kasus di Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong).
Penulis menyadari bahwa terselesaikannya ini bukanlah hasil jerih payah penulis secara pribadi. Tetapi semua itu merupakan wujud akumulasi dari usaha dan bantuan, pertolongan serta do’a dari berbagai pihak yang telah membantu penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. Oleh karena itu, sudah sepatutnya penulis menyampaikan terima kasih kepada:
1. Bapak Prof. Dr. H. Ahmadi Hasan, M.H., Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Antasari Banjarmasin yang berkenan menerima dan menyetujui skripsi ini untuk diajukan pada sidang munaqasah.
2. Ketua Program Studi Ahwal Al-Syakshiyah (Hukum Keluarga) Fakultas Syariah Ibu Dra. Hj. Yusna Zidah, M.H., yang telah memberikan
xiv
persetujuan untuk surat pertimbangan jurusan, dalam pengajuan judul proposal skripsi penulis ke Biro Skripsi Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.
3. Prof. Dr. H. Ahmadi Hasan, M.H., selaku pembimbing satu dan Ibu Dra. Hj. Amelia Rahmaniah, M.H., sebagai pembimbing dua yang telah banyak memberikan motivasi, arahan, dukungan, bimbingan, petunjuk dan koreksi terhadap penyusunan skripsi ini.
4. Seluruh dosen, karyawan dan karyawati Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam UIN Antasari Banjarmasin yang telah banyak memberikan ilmu dan layanan yang baik selama penulis menjadi mahasiswa di Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam.
5. Terimaksih yang tak terhingga kepada Ayah dan ibu yang selalu memberikan motivasi serta doa sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini.
6. Saudara-saudara penulis, Amrullah, Dina Astuti, Riji Hajri, dan adik saya Siti Nur Haliza, atas segala doa, perhatian dan arahan kasih sayang mereka yang tidak dapat penulis ungkapkan dalam untaian kata-kata.
7. Sahabat-sahabatku Hukum Keluarga lokal A 2013 yakni Salahuddin Al Ayubi, Muhammad Khair, Maad Harisnan, Taufik Rahman, Muhammad Andriani, Nurul Hidayah, Baharuddin, Riswan Hidayat dan teman-teman seangkatan HK 13 A, yang selalu memberi semangat sehingga terselesainya skripsi ini. Dan penulis berdoa untuk mereka, “Semoga Allah membalas semua amal kebaikan mereka dengan balasan yang lebih dari mereka berikan pada penulis”, Aamiinn.
xvi DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
... ... ....i
HALAMAN PERNYATAAN KEASLIAN TULISAN
... ... ...ii HALAMAN PERSETUJUAN ... ... ..iii HALAMAN PENGESAHAN ... ... ..iv ABSTRAK ... ... ...v MOTTO ... ... ..vi KATA PERSEMBAHAN ... ...v ii PEDOMAN TRANSLITERASI ...viii KATA PENGANTAR ... ...xi ii DAFTAR ISI ... ...x vi BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
... ... ...1 B. Rumusan Masalah ... ... ...5 C. Tujuan Penelitian ... ... ...5
xvii D. Signifikansi Penelitian ... ... ...6 E. Definisi Operasional ... ... ...7 F. Kajian Pustaka ... ... ...8 G. Sistematika Penulisan ... ... .11
BAB II TINJAUAN HUKUM ISLAM A. Pengertian Waris
... ... .14
B. Pengertian Ahli Waris
... ... .15
C. Dasar Hukum Waris
... ... .16
D. Asas Hukum Kewarisan
... ... .19
E. Ahli Waris
... ... .22
F. Rukun dan Syarat Waris
... ... .24
G. Sebab-Sebab Mewarisi
... ... .27
H. Penghalang Harta Warisan
... ... .27
I. Pengertian Urf
... ... .32
BAB III METODE PENELITIAN
A. Jenis dan Pendekatan Penelitian
... ... .35
B. Lokasi Penelitian...
... ... .36
xviii
C. Data dan Sumber Data
... ... .36
D. Teknik Pengumpulan Data
... ... .37
E. Teknik Pengolahan Data dan Analisis Data ... ... .37
F. Prosedur Penelitian
... ... .38
BAB 1V LAPORAN PENELITIAN DAN ANALISIS
A. Penyajian Data
... ... .41
B. Analisis Dalam Tinjauan Hukum Islam
... ... .54 BAB V PENUTUP A. Simpulan ... ... .65 B. Saran ... ... .66 DAFTAR PUSTAKA ... ... .68... LAMPIRAN-LAMPIRAN ... ... ..71
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
... ... .