6
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1. Konsep Dasar Web
Secara sederhana program merupakan instruksi-instruksi dalam bahasa komputer yang disusun secara logis dan sistematis. Unsur-unsur program pada umumnya adalah masukan (input), pengolahan (process), dan keluaran (output) namun dikembangkan menjadi pengumpulan data (originating), pemasukan data kedalam proses komputer (input), pengolahan data (data processing), keluaran (output), penyebaran informasi (distribution), dan perekaman hasil pengolahan data(storage).
2.1.1 Website
Menurut Puspitosari dalam (Isty and Afifah, 2018) “Website adalah halaman informasi yang disediakan melalui jalur internet sehingga bisa diakses diseluruh dunia, selama terkoneksi dengan jaringan internet”.
1. Internet
Menurut Masrur dalam (Isty and Afifah, 2018) “Internet adalah singkatan dari Inter Networking atau hubungan antar jaringan komputer”.
2. Web server
Menurut Rosari dalam (Rahman, 2015) “Web Server merupakan sutu perangkat lunak yang dijalankan pada computer server dan berfungsi agar dokumen web yang disimpan di server dapat diakses oleh pemakai (user) internet seperti misalnya xampp”.
2.1.2 Bahasa Pemograman
Menurut Kadir dalam (Mulyanto and Khasanah, 2018) “mengemukakan bahwa Bahasa pemograman dapat dianalogikan dengan bahasa yang digunakan manusia (bahasa manusia)”. Kumpulan instruksi dalam bahsa manusia yang berupa sejulah kalimat dapat anda analogikan dengan suatu program.
1. PHP Haypertext Preprocessor (PHP)
Menurut Winarno (2014:49) “PHp atau PHP Hypertext Processor, adalah sebuah bahasa pemograman web berbasis server (server-side) yang mampu memparsing kode PHP dari kode web dengan ektensi php, sehingga menghasilkan tampilan website yang dinamis di sisi client (browser), Dengn PHP, anda bisa menjadikan hlaman HTML menjadi lebih powerful dan bisa dipakai sebagai aplikasi lengkap, misalnya untuk beragam aplikasi cloud computing”.
2. HyperText Marcup Language (HTML)
Menurut Abdulloh, (2014:7) “HTML merupakan singkatan dari Hypertext Markup Language yaitu bahasa standar web yang dikelola penggunanya oleh W3C (World Wide Web Consortium) berupa tag-tag yang menyusun setiap elemen dari website”.
3. Cascading Style Sheet (CSS)
Menurut Kurniawan, (2014:1) “CSS (Cascading Style Sheet) adalah suatu bahasa stylesheet yang digunakan untuk mengatur tampilan suatu website, baik tata letaknya, jeni huruf, warna, dan semua yang berhubungan dengan tampilan, Pada umumnya CSS digunakan untuk memformat halaman web yang ditulis dengan HTML atau XHTML”.
4. JQuery
Menurut Wardana, (2016:2) “JQuery adalah javascript library. JQuery mempunyai semboyan “write less do more”. JQuery dirancang untuk mempersingkat kode-kode javascript”.
5. Sublime Text
Menurut Putratama, (2018:14) “Sublime text merupakan perangkat lunak text editor yang digunakan untuk membuat atau meng-edit suatu aplikasi.
6. JavaScript
Menurut Sibero dalam (Isty and Afifah, 2018) “Javascript adalah bahasa script (Scripting Language) yaitu kumpulan instruksi perintah yang digunakan untuk mengendalikan beberapa bagian dari sistem operasi”.
7. Codelgniter
Menurut Komputer, (2014:4) “Codelgniter adalah sebuah framework bahasa pemograman PHP. Codelgniter bisa dibilang framework PHP paling populer di Indonesia berkat kemudahan yang ditawarkan dalam penggunaanya, maka tak heran jika situs – situs besar seperti kompas.com dan okezone.com juga mengadopsi sistem ini sebagai core egine websitenya.
8. Bootstrap
Menurut Enterprise, (2016:1) “Bootstap adalah framework front-end yang intutif dan powerful untuk pengembangan aplikasi web yang lebih cepat dan mudah, Bootstrap menggunakan HTML, CSS, dan Javascript.
2.1.3. Basis Data
Menurut (Wulandari and Aprilia, 2015) “Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan yang lain, tersimpan di perangkat keras komputer dan menggunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data perlu disimpan dalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas”.
1. MySQL
Menurut Nugroho dalam (Mulyanto and Khasanah, 2018) “MySQL (My Structured Query Language) atau yang biasa disebut mal-se-kuel adalah sebuah program pembuat dan pengelola database atau yang sering disebut DBMS (Database Management System), sifat dari DBMS ini adalah Open Source”.MySQL merupakan program pengakses database yang bersifat jaringan, sehingga dapat digunakan untuk Multi User (banyak pengguna).
2. PhpMyAdmin
Menurut Nugroho dalam (Mulyanto and Khasanah, 2018) “PhpMyAdmin adalah suatu aplikasi open source yang berbasis web, aplikasi ini dibuat menggunakan program PHP, fungsi dari aplikasi ini adalah untuk mengakses database MySQL”.
3. Xampp
Menurut (Rahman, 2015) Xampp adalah “suatu bundel web server yang populer digunakan untuk coba-coba di windows karena kemudahan
instalasinya. Bundel program open source tersebut berisi antara lain server web Apche, interpreter PHP, dan basis data MySQL” .
2.1.4 Model Pengembangan Perangkat Lunak
Menurut Ginanjar dalam (Aisyah, Watrianthos and Nasution, 2017) Metode waterfall merupakan model pengembangan sistem informasi yang sistematik dan sekuensial.
Sumber: (Aisyah, Watrianthos and Nasution, 2017)
Gambar II.1 Tampilan Metode Waterfall
Berikut ini penjelasan dari gambar tahapan tahapan metode Waterfall: 1. Requirements analysis and definition
Layanan sistem kendala, dan tujuan ditetapkan oleh hasil konsultasi dengan pengguna yang kemudian didefinisikan secara rinci dan berfungsi sebagai spesifikasi sistem.
2. System and software design
Tahapan perancangan sistem mengalokasikan kebutuhan-kebutuhan sistem baik perangkat keras maupun perangkat lunak dengan membentuk arsitektur sistem secara keseluruhan. Perancagan perangkat lunak melibatkan identifikasi dan penggambaran abstraksi sistem dasar perangkat lunak dan hubunganya.
3. Implemetation and unit testing
Pada tahap ini, perancangan perangkat lunak direalisasikan sebagai serangkaian program atau unit program. Pengujian melibatkan verfikasi bahwa setiap unit memenuhi spesifikasinya.
4. Integration and system testing
Unit-unit individu program atau program digabung dan diuji sebagai sebuah sistem lengkap untuk memastikan apakah sesuai dengan kebutuhan perangkat lunak ata tidak. Setelah pengujian, perangkat lunak dapat dikirim ke customer.
5. Operating and maintenance
Biasanya (walaupun tidak selalu), tahapan ini merupakan tahapan yang paling panjang. Sistem dipasang dan digunakan secara nyata. Maintenance melibatkan pembetulan kesalahan yang tidak ditemukan pada tahapan-tahapan sebelumnya, meningkatkan implemetasi dari unit sistem, dan meningkatkan layanan sistem sebagai kebutuhan baru.
2.2. Tools Program
Dalam penulisan tugas ini penulis menggunakan beberapa teori pendukung yang digunakan yaitu:
2.2.1. Struktur Navigasi
Menurut Binanto dalam (Isty and Afifah, 2018) “Ada 4 struktur dasar yang digunakan yaitu linear, hierarkis, nonlinear, dan komposit”.
1. Linear
Pengguna akan melakukan navigasi secara berurutan, dari frame atau byte informasi yang satu ke yang lainnya.
Sumber : (Isty and Afifah, 2018)
Gambar II. 2 Tampilan Linear
2. Hierarkis
Struktur dasar ini disebut juga struktur “linear dengan percabangan” karena pengguna melakukan navigasi di sepanjang cabang pohon struktur yang terbentuk oleh logika isi.
Sumber : (Isty and Afifah, 2018)
Gambar II.3 Tampilan Hirearki
3. Nonlinear
Pengguna akan melakukan navigasi dengan bebas melalui isi proyek dengan tidak terkait dengan jalur yang sudah ditentukan sebelumnya.
Sumber : (Isty and Afifah, 2018)
Gambar II.4 Tampilan Nonlinear
4. Komposit
Pengguna akan melakukan navigasi dengan bebas (secara nonlinear), tetapi terkadang dibatasi presentasi linier film atau informasi penting dan/atau pada data yang paling terorganisasi secara logis pada suatu hierarki.
Sumber : (Isty and Afifah, 2018)
Gambar II.5 Tampilan Komposit
2.2.2. ERD ( Entity Relationship Diagram )
Menurut Kusrini dalam (Isty and Afifah, 2018) “Perancangan basis data dengan menggunakan model entity relationship adalah dengan menggunakan Entity Relatinship Diagram (ERD)”.
1. Entity set dilambangkan dengan bentuk persegi panjang.
2. Relationship adalah hubungan diantara beberapa entity. Relationship adalah sekumpulan relasi yang mempunyai tipe yang sama. Relationship digambarkan dengan diamond.
3. Atribut merupakan sebutan untuk mewakili suatu entity. Atribut dalam ERD dilambangkan dengan bentuk elips.
Sumber : (Isty and Afifah, 2018)
Gambar II. 6 Tampilan ERD
2.2.3. LRS ( Logical Record Structure )
Menurut Frieyadie dalam (Isty and Afifah, 2018) “LRS merupakan hasil dari pemodelan Entity relationship (ER) beserta atributnya sehingga bisa terlihat hubungan-hubungan antar entitas”.
Sumber : (Isty and Afifah, 2018)
Gambar II.7 Tampilan LRS
2.2.4 Pengujian Program (BLACKBOX)
Menurut Pressman dalam (Nuryamin, 2016) ”Black Box Testing atau pengujian kotak hitam atau juga disebut Behavioral Testing, berfokus pada persyaratan fungsional dari perangkat lunak, artinya teknik Black Box Testing memungkinkan untuk mendapat set kondisi masukan yang sepenuhnya akan melaksanakan semua persyaratan fungsional untuk suatu program”.