• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKTOR RISIKO TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PONOROGO

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "FAKTOR RISIKO TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PONOROGO"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

commit to user

FAKTOR RISIKO TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PONOROGO

TESIS

Di Susun Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Mencapai Derajat Magister Program Studi Kesehatan Masyarakat

Oleh :

DIANA SAYIDAH NIM: SO21608017

PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2018

(2)

commit to user ii

FAKTOR RISIKO TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PONOROGO

TESIS

Oleh:

DIANA SAYIDAH NIM. S021608017

Komisi

Pembimbing Nama Tanda

Tangan Tanggal

Pembimbing I Dr. Setyo Sri Rahardjo, dr., M.Kes NIP. 19650718 199802 1 001

………… ………...

Pembimbing II Prof. Bhisma Murti, dr., MPH., M.Sc., Ph.D

NIP : 195510211994121001 ………… ………...

Telah dinyatakan memenuhi syarat pada tanggal...2018

Kepala Program Studi Kesehatan Masyarakat Pascasarjana Universitas Sebelas Maret

Prof. Bhisma Murti, dr., MPH., M.Sc., Ph.D NIP. 19551021 199412 1 001

(3)

commit to user iii

FAKTOR RISIKO TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PONOROGO

TESIS

Oleh:

DIANA SAYIDAH NIM. S021608017

Telah dipertahankan di depan penguji dan dinyatakan telah memenuhi syarat

pada tanggal ………... 2018

Jabatan Nama Tanda

Tangan Ketua Penguji Prof. Dr. RB. Soemanto, M.A

NIP. 19470914 197612 1 001

…………

Sekretaris Dr. Hanung Prasetya, SKp., S.Psi., M.Si NIP. 19710404 199403 1 002

…………

Anggota Penguji

Dr. Setyo Sri Rahardjo, dr., M.Kes

NIP. 19650718 199802 1 001 …………

Anggota Penguji

Prof. Bhisma Murti, dr., MPH., M.Sc., Ph.D

NIP. 19551021 199412 1 001 …………

Mengetahui

Direktur Kepala Program Studi

Pascasarjana S2 Kesehatan Masyarakat

Prof. Dr. M. Furqon Hiayatullah, M.Pd Prof. Bhisma Murti, dr., MPH., M.Sc.,Ph.D NIP. 19600722 198702 1 001 NIP. 19551021 199412 1 001

(4)

commit to user iv

LEMBAR ORISINALITAS DAN HAK PUBLIKASI

Peneliti menyatakan dengan sebenarnya bahwa tesis yang berjudul “Faktor Risiko Tuberkulosis Di Kabupaten Ponorogo”, merupakan karya penelitian peneliti sendiri, dan bebas dari plagiat serta tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh peneliti lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis ataupun diterbitkan oleh orang lain kecuali secara tertulis digunakan sebagai acuan dalam naskah ini dan disebutkan dalam sumber acuan serta daftar pustaka. Apabila dikemudian hari terbukti terdapat plagiasi dalam karya ilmiah ini, maka peneliti bersedia menerima sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Surakarta, Agustus 2018 Mahasiswa

DIANA SAYIDAH (S021608017)

(5)

commit to user v

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas segala rahmat dan nikmat-Nya, sehingga dapat terselesaikannya tesis dengan judul

“Faktor Risiko Tuberkulosis Di Kabupaten Ponorogo”. Penyusunan dan penyelesaian tesis ini berkat upaya dan partisipasi dari berbagai pihak. Untuk itu dengan segala kerendahan hati penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada yang terhormat:

1. Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S., selaku Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd., selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

3. Prof. Bhisma Murti, dr., M.Ph., M.Sc., Ph.D., selaku Kepala Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat dan pembimbing kedua yang telah memberikan masukan dan arahan dalam proses bimbingan.

4. Dr. dr. Setyo Sri Rahardjo, M.Kes., selaku pembimbing pertama yang telah memberikan masukan dan arahan dalam proses bimbingan.

5. Prof. Dr. RB. Soemanto, M.A dan Dr. Hanung Prasetya, S.Kp, S.Psi, M.Si selaku penguji tesis yang telah memberikan masukan dan arahan dalam proses bimbingan.

6. Seluruh keluarga terutama ayah dan ibu saya yang selalu mendoakan dan memberikan motivasi sehingga penulisan tesis ini dapat terselesaikan.

7. Teman-teman Program Studi Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana UNS Angkatan VI dan semua pihak yang telah membantu terselesaikannya tesis ini yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu.

Penulis menyadari bahwa tesis ini masih terdapat banyak kekurangan, baik dalam penulisan, tata bahasa maupun isinya, sehingga penulis mengharapkan kesediaannya untuk memberikan kritik dan saran yang membangun. Semoga tesis ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.

Surakarta, Agustus 2018

Peneliti

(6)

commit to user vi ABSTRAK

Diana Sayidah. S021608017. Faktor Risiko Tuberkulosis di Kabupaten Ponorogo.

Tesis. Pembimbing I: Setyo Sri Rahardjo, Pembimbing II: Bhisma Murti. Program Studi Kesehatan Masyarakat, Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Latar Belakang: Selama berabad – abad, TB telah dikaitkan secara anekdot dengan faktor – faktor risiko lingkungan yang seiring dengan kemiskinan. Polusi udara dalam ruangan, asap rokok, kekurangan gizi, kondisi hidup yang penuh sesak dan penggunaan alkohol yang berlebihan. Hingga saat ini tidak ada bukti empiris dari Jawa Timur Indonesia untuk mendukung bukti – bukti anekdot ini.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan bukti baru pada faktor risiko individu dan lingkungan dari tuberkulosis di Ponorogo Jawa Timur.

Subjek dan Metode: Jenis penelitian ini adalah studi penelitian analitik observasional dengan pendekatan kasus kontrol. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan april – mei 2018. Sampel dipilih secara fixed disease sampling sebanyak 200 subjek dari kelompok kasus dan kontrol. Variabel dependen adalah tuberkulosis. Variabel independen adalah umur, jenis kelamin, pendidikan, status gizi, kepadatan hunian, merokok dan konsumsi alkohol. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi logistik pada stata 13.

Hasil: Umur (b= 3.18; 95% CI= 1.66 sampai 4.69; p<0.001), pendidikan (b= - 2.56; 95% CI= -4.16 sampai -0.96; p=0.002), status gizi (b= 1.42; 95% CI= 0.02 sampai 2.82; p=0.046), kepadatan hunian (b= 1.87; 95% CI= 0.37 sampai 3.36;

p=0.014), merokok (b= 2.23; 95% CI= 0.61 sampai 3.85; p=0.007) dan konsumsi alkohol (b= 2.83; 95% CI= 1.38 sampai 4.27; p<0.001) mempunyai hubungan secara statistik signifikan dengan tuberkulosis dan jenis kelamin (b= -1.36; 95%

CI= -2.92 sampai -0.20; p=0.087) secara statistik mendekati signifikan dengan tuberkulosis.

Kesimpulan: Terdapat hubungan umur ≥ 44 tahun, jenis kelamin laki-laki, pendidikan rendah, status gizi tidak normal, kepadatan hunian ≥ 5 orang, merokok dan konsumsi alkohol dengan tuberkulosis.

Kata Kunci : Faktor risiko, tuberkulosis

(7)

commit to user vii ABSTRACT

Diana Sayidah. S021608017. Individual and Environmental Risk Factors of Tuberculosis: A New Evidence from Ponorogo, East Java. Thesis. Counselor I:

Setyo Sri Rahardjo, Counselor II: Bhisma Murti. Masters Program in Public Health, Universitas Sebelas Maret. Faculty of Medicine, Universitas Sebelas Maret

Background: For centuries, TB has been linked anecdotally with environmental risk factors that go hand-in-hand with poverty: indoor air pollution, tobacco smoke, malnutrition, overcrowded living conditions, and excessive alcohol use.

But to date, there is no empirical evidence from East Java, Indonesia, to support these anecdotal evidences. The purpose of this study was to provide new evidence on the individual and environmental risk factors of tuberculosis in Ponorogo, East Java.

Subjects and Method: A case control study was conducted in Ponorogo, East Java, from April to May 2018. A sample of 200 study subjects was selected for this study by fixed disease sampling. The dependent variable was tuberculosis.

The independent variables were age, gender, education, nutritional status, dwelling density, smoking, and alcohol drinking. Data on tuberculosis infection status were obtained from the medical record at District Health Office Ponorogo.

The data were collected by questionnaire and analyzed by a multiple logistic regression on Stata 13.

Results: Age ≥ 44 years (b= 3.18; 95% CI= 1.66 to 4.69; p<0.001), nutritional status (b= 1.42; 95% CI= 0.02 to 2.82; p=0.046), dwelling density ≥ 5 (b= 1.87;

95% CI= 0.37 to 3.36; p=0.014), smoking (b= 2.23; 95% CI= 0.61 to 3.85;

p=0.007), and alcohol drinking (b= 2.83; 95% CI= 1.38 to 4.27; p<0.001) were associated with increased risk of tuberculosis. Higher education (b= -2.56; 95%

CI= -4.16 to -0.96; p=0.002) and female (b= -1.36; 95% CI= -2.92 to -0.20;

p=0.087) were associated with decreased risk of tuberculosis.

Conclusion: Age, nutritional status, dwelling density, smoking, alcohol drinking, education, and female, are shown in this study to be the risk factors of tuberculosis.

Keywords: tuberculosis, individual factor, environmental factor

(8)

commit to user viii DAFTAR ISI

Halaman

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN PEMBIMBING ... ii

HALAMAN PENGESAHAN PENGUJI ... iii

PERNYATAAN ORISINALITAS DAN HAK PUBLIKASI ... iv

KATA PENGANTAR ... v

ABSTRAK ... vi

ABSTRACT ... vii

DAFTAR ISI ... viii

DAFTAR TABEL... x

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

DAFTAR SINGKATAN ... xiii

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 3

C. Tujuan Penelitian ... 3

D. Manfaat Penelitian ... 4

BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teori TB ... 5

B. Penelitian yang Relevan ... 22

C. Novelty ... 26

D. Kerangka Berpikir... 27

E. Hipotesis Penelitian ... 27

BAB III METODE PENELITIAN A. Desain Penelitian ... 29

B. Tempat dan Waktu Penelitian ... 29

C. Populasi dan Sampel ... 29

D. Kerangka Prosedur Penelitian ... 30

(9)

commit to user ix

E. Definisi Operasional Variabel ... 31

F. Teknik dan Instrument Pengumpulan Data ... 33

G. Teknik Pengolahan dan Analisis Data ... 36

H. Etika Penelitian ... 38

BAB IV HASIL PENELITIAN A. Gambaran Umum Wilayah Penelitian ... 39

B. Karakteristik Subjek Penelitian ... 40

C. Analisis Bivariat ... 42

D. Analisis Multivariat ... 44

BAB V PEMBAHASAN A. Pembahasan 1. Hubungan Antara Umur dan Tuberkulosis ... 47

2. Hubungan Antara Jenis kelamin dan Tuberkulosis ... 49

3. Hubungan Antara Pendidikan dan Tuberkulosis ... 50

4. Hubungan Antara Status Gizi dan Tuberkulosis ... 51

5. Hubungan Antara Kepadatan Hunian dan Tuberkulosis ... 52

6. Hubungan Antara Merokok dan Tuberkulosis ... 53

7. Hubungan Antara Konsumsi Alcohol dan Tuberkulosis. ... 54

B. Keterbatasan Penelitian ... 55

BAB 6 KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Kesimpulan ... 56

B. Implikasi 1. Implikasi Teoritis ... 56

2. Implikasi Metodologi ... 56

3. Implikasi Praktis ... 57 C. Saran

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

(10)

commit to user x

DAFTAR TABEL

Halaman

2.1. Klasifikasi Indeks Masa Tubuh (IMT) ... 10

2.2. Kategori berdasarkan hasil BTA dan rencana tindak lanjut... 19

2.3. Pengobatan efek OAT berdasarkan penyebab ... 20

3.1. Kisi-kisi kuesioner ... 34

4.1 Distribusi jenis kelamin, pendidikan, umur, merokok, konsumsi alkohol, kepadatan hunian, dan Indeks Masa Tubuh ... 41

4.2 Analisis bivariat faktor risiko tuberkulosis ... 42

4.3 Hasil analisis uji regresi logistik faktor risiko tuberkulosis ... 44

(11)

commit to user xi

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 . Segitiga Epidemiologi ... 7

Gambar 2.2 . Kerangka Pikir... 27

Gambar 3.1. Prosedur Penelitian ... 30

Gambar 4.1. Peta Kabupaten Ponorogo ... 39

(12)

commit to user xii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Lembar Kuesioner Lampiran 2. Hasil Tabulasi Lampiran 3. Hasil Univariat Lampiran 4. Hasil Bivariat Lampiran 5. Hasil Multivariat

Lampiran 6. Dokumentasi Pendukung Penelitian Lampiran 7. Surat-Surat Pendukung Penelitian

(13)

commit to user xiii

DAFTAR SINGKATAN

AIDS Acquired Immuno Deficiency Syndrome

BCG Bacillus Calmatte Guerin

BTA Bulgarska Telegrafischeka Agentzia

CI Clinical Instructor

CXR Chestr X-Ray

DOTS Directly Observed Treatment Shortcourse

EPTB Extrapulmonary Tuberkulosis

IMT Indeks Massa Tubuh

Kemenkes Kementerian Kesehatan

MDR-TB Multi-Drug Resisten Tuberkulosis

PTB Pulmonary Tuberkulosis

SDG’S Sustainable Development Goals

TB Tuberkulosis

TNF-Alpha Tumor Necrosis Factor Alpha

WHO World Health Organization

Referensi

Dokumen terkait

Standar Kompetensi : Siswa mampu membaca Al-Quran dengan fasih dan baik, aktif membaca Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi Dasar : Menjelaskan

Dari hasil analisis regresi sederhana dapat dikatakan bahwa variabel independen yaitu Layanan Purna Jual berpengaruh terhadap variabel dependen Keputusan Pembelian

Persepsi siswa terhadap kompetensi profesional guru agama akan berhubungan erat dengan intensitas belajar mereka pada mata pelajaran pendidikan agama Islam, maka dari

Kerja yang dihasilkan oleh aksi internal atau kerja dalam yang berpengaruh hanya momen lentur saja, karena kerja yang dihasilkan oleh momen dan gaya geser sama dengan

Berdasarkan hasil observasi dan angket, didapatkan bahwa media komik sangat baik atau praktis digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa mata pelajaran IPS

Sampel susu yang digunakan untuk pengujian di laboratorium dari setiap kuartir kerbau yang menunjukkan hasil positif CMT diambil sebanyak ± 20 ml dan langsung ditampung

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi dan hasil belajar antara siswa yang diajarkan menggunakan model Sains Teknologi Masyarakat dengan

Penelitian oleh Pratama &amp; Sulistyarini (2012) tentang dukungan keluarga dan depresi pada penderita HIV/AIDS dengan sampel 50 orang didapatkan hasil bahwa ODHA