• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 1 INDRALAYA SELATAN MENGGUNAKAN METODE ROCCHIO RELEVANCE FEEDBACK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 1 INDRALAYA SELATAN MENGGUNAKAN METODE ROCCHIO RELEVANCE FEEDBACK"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM INFORMASI PERPUSTAKAAN SMK NEGERI 1 INDRALAYA SELATAN MENGGUNAKAN METODE ROCCHIO RELEVANCE FEEDBACK

Rakaz Rizki1, Kiky Rizky Nova Wardani2

1,2Program Studi Sistem Informasi, Universitas Bina Darma, Palembang e-mail: *1[email protected], 2 [email protected]

Abstrak

Penggunaan Teknologi dapat memajukan aktivitas suatu institusi pendidikan atau perorangan. Salah satu bidang pendidikan yang sudah menggunakan teknologi yaitu di bagian perpustakaan. Perpustakaan SMK Negeri 1 Indralaya Selatan telah memanfaatkan teknolog tetapi belum dipakai secara efektif. Komputer hanya berfungsi untuk print out tulisan pengumuman.

Membuat laporan buku. Sementara pengelolahan peminjaman dan pengembalian buku yang diberikan perpustakaan masih berupa pencatatan dibuku akuntansi. Begitu pun dengan proses pencarian buku masih dilakukan secara manual. Tujuan penelitian ini adalah untuk memudahkan pengguna baik petugas maupun siswa dalam proses pengolahan buku seperti penginputan data buku masuk dan data buku keluar, proses pencarian buku, jumlah ketersediaan buku di perpustakaan. Untuk pembuatan sistem ini penulis menggunakan waterfall sebagai metode pengembangan website dan menggunakan rocchio relevance feedback (rrf). Tujuan memasukkan metode rocchio relevance feedback ke dalam metode pengembangan sistem sdlc adalah untuk memudahkan sistem pencarian buku perpustakaan berbasis web dan menentukan proses pencarian buku perpustakaan berdasarkan input kata dari user”. Sehingga berdasarkan hasil penelitian dengan menerapkan rocchio relevance feedback didalam waterfall dapat memudahkan proses pencarian buku dan menampilkan hasil yang akurat terhadap hasil pencarian.

Kata Kunci : rocchio relevance feedback, waterfall, perpustakaan, pencarian.

Abstract

The use of technology can advance the activities of an educational institution or individual. One area of education that already uses technology is in the library section. South Indralaya State Vocational School 1 library has used technology but has not been used effectively.

The computer only functions for printouts of writing announcements. Make a book report. While managing lending and returning books provided by the library is still in the form of accounting bookkeeping. So even with the book search process is still done manually. The purpose of writing to conduct this research is to facilitate users both officers and students in the processing of books such as inputting data for incoming and outgoing book data, the process of searching for books, the number of books available in the library. For making this system the author uses the waterfall as a method of website development and uses rocchio relevance feedback (rrf).

The purpose of incorporating the rocchio relevance feedback method into the sdlc system development method is to facilitate a web-based library book search system and determine the process of searching a library book based on user input. " So based on the results of research by applying rocchio relevance feedback in the waterfall can facilitate the process of searching books and display accurate results on search results.

Keywords: rocchio relevance feedback, waterfall, library, search

(2)

I. PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi informasi saat ini yang cepat dalam dunia ini, membuat akan pentingnya informasi. Media informasi dan komunikasi merupakan media yang digunakan dalam proses penukaran informasi. Dengan kondisi seperti ini menandakan mulai meningkatnya pemanfaatan teknologi informasi, Penggunaan web dalam menyampaikan informasi sangat membantu dan bermanfaat bagi lembaga pendidikan. Salah satu di bidang pendidikan yang dimana sudah menggunakan teknologi yaitu di bagian perpustakaan. Penggunaan Teknologi ini dapat memajukan aktivitas suatu institusi pendidikan atau perorangan yang digunakan untuk menyimpan, mengolah data maupun menyajikan data. perpustakaan adalah sarana lembaga pendidikan yang sangat demokratis karena menyediakan sumber belajar sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dan melayaninya tanpa membedakan suku bangsa, agama yang dianut, jenis kelamin, latar belakang dan tingkat sosial, umur dan lainnya [1]. “Sarana Perpustakaan dibangun untuk menyimpan koleksi buku-buku atau sumber bacaan”.

Menurut kristatanda “Katalog perpustakaan merupakan alat bantu yang disediakan oleh perpustakaan untuk menunjukkan koleksi- koleksi dan pencarian buku yang dimiliki oleh perpustakaan [2]. Perpustakaan SMK Negeri 1 Indralaya Selatan merupakan perpustakaan sudah memakai teknologi tetapi belum dipakai secara efektif karena banyak buku yang belum terolah. Teknologi yang di gunakan hanya untuk membuat laporan buku masuk. Selama ini pengelolahan peminjaman dan pengembalian buku yang diberikan perpustakaan masih bersifat manual yang memberikan dampak bagi pengelolaan dan pelayanan terhadap siswa SMK Negeri 1 Indralaya Selatan. Apabila ada ratusan koleksi buku, “ratusan anggota dan jumlah

peminjaman yang banyak maka akan memerlukan waktu lama dalam proses pencarian pengelolaan bahan pustaka dan pelayanan terhadap pengguna perpustakaan”. “Sebagian besar proses pengolahan buku yang dibutuhkan didalam perpustakaan masih menggunakan data fisik berupa kartu dan pencarian buku yang dilakukan secara manual tanpa bantuan komputer”. Sistem manual tersebut menyebabkan kegiatan operasional perpustakaan berjalan lambat”. “Proses penelusuran katalog sangat penting untuk menghasilkan sebuah temuan atau informasi mengenai suatu bahan pustaka yang relevan dan akurat” [3]. “Dalam penelusuran infromasi, jumlah dokumen relevan yang ditelusuri akan di pengaruhi oleh jumlah kata kunci yang digunakan [2].

Dengan masalah ini peneliti kembangkan sistem informasi perpustakaan dengan metode Rocchio Relevance Feedback. Penggunaan metode “rocchio relevance feedback dilakukan untuk menghitung tingkat similaritas antara kata kunci dan dokumen relevan yang dapat ditemukan dalam sebuah corpus data atau database [2]. Solusi dengan di kembangkan sistem ini untuk memberikan permudah bagi perpustakaan untuk melakukan kegiatan melayani siswa dan pinjaman, pengembalian buku, pencarian buku yang relevan untuk terpenuhi tuntutan user akan perubahan layanan diperpustakaan. Untuk membuat sistem informasi perpustakaan SMKN 1 Indralaya Selatan berbasiskan teknologi web dengan menggunakan bahasa pemograman PHP dan bahasa database MYSQL.

II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Metode Rocchio Relevance Feedback

Menurut selberg “Metode Rocchio Relevance Feedback adalah strategi reformulasi query paling popular karena sering di gunakan untuk membantu user

(3)

pemula dalam information retrieval system”. Dalam siklus relevance feedback, user disajikan dengan hasil dokumen yang relevan”[4].

“Teknik relevance feedback ditemukan pertama kali oleh Rocchio”. “ Rocchio memandang feedback sebagai permasalahan mencari sebuah query optimal, yaitu query yang memaksimalkan selisih antara dokumen relevan dengan dokumen tak relevan. Relevance feedback berguna untuk mendekatkan query ke rataan dokumen relevan dan menjauhkan dari rataan dokumen tak relevan”. “Ini bisa dilakukan melalui penambahan istilah query dan penyesuaian bobot istilah query sehingga sesuai dengan kegunaan istilah tersebut dalam fungsinya membedakan dokumen relevan dan tak relevan”[3].

Langkah-langkah dalam pengolahan query”

adalah sebagai berikut [5]:

1. Tokenizing

“Tokenizing adalah tahap pemrosesan sebuah kata kunci menjadi unit kecil yang disebut token”. “Unit tersebut dapat berupa suatu kata, suatu angka, atau suatu tanda baca”.

2. Filtering

“Tahap filtering adalah tahap mengambil kata-kata penting dari hasil

“tokenizing”. Pada tahap ini kata-kata yang tidak deskriptif akan dibuang, misalnya” “yang”, “dan”, “di”, “dari”.

3. Stemming

“Tahap stemming adalah tahap mencari akar kata dari tiap kata hasil filtering”.

“Pada tahap ini dilakukan proses pengembalian berbagai bentukan kata ke dalam suatu representasi yang sama”, misalnya kata” “menghasilkan”

akan menjadi “hasil”.

4. Term Weighting

“Pada tahap ini akan dilakukan penghitungan bobot tiap term yang dicari pada setiap dokumen sehingga dapat diketahui ketersediaan dan

kemiripan suatu term di dan lam dokumen”.

Pada dokumen yang besar, skema yang paling sukses dan secara luas digunakan untuk diberikan bobot adalah skema pembobotan “ term frequency * inverse document frequency ” disebut sebagai nilai bobot term atau β. “Term frequency (tf) adalah frekuensi dari kemunculan sebuah term dalam dokumen yang bersangkutan”. “Idf merupakan sebuah perhitungan dari bagaimana term didistribusikan secara luas pada koleksi dokumen yang bersangkutan”. “Inverse document frequency menunjukkan hubungan ketersediaan sebuah term dalam seluruh dokumen”. “Semakin sedikit jumlah dokumen yang mengandung term yang dimaksud, maka nilai idf semakin besar.

Nilai idf sebuah term dirumuskan dalam persamaan berikut [6] :

Keterangan rumus:

Idf : “nilai inverse document frequency” ; n : “jumlah dokumen di dalam koleksi”;

df: “nilai document frequency”.

“menghitungan bobot dari term tertentu dalam sebuah dokumen dengan menggunakan perkalian nilai tf dan idf menunjukkan bahwa deskripsi terbaik dari dokumen adalah term yang banyak muncul dalam dokumen tersebut dan sangat sedikit muncul pada dokumen yang lain”. Menurut van uden “Perhitungan bobot term adalah sebagai berikut [5]:

Keterangan rumus

β : “nilai bobot term” ; tf : “nilai term frequency” .

idf : “nilai inverse document frequency”.

(4)

Menurut van uden “Tingkat kemiripan term pada dokumen yang dicari dapat dituliskan pada persamaan Rocchio relevance feedback berikut ini” [5]:

Keterangan rumus:

R : “Tingkat kemiripan term” ; N : “Jumlah term tiap dokumen” ; β : “nilai bobot term” ;

Dp : “Term dari dokumen relevan” ; Np : “Jumlah dokumen relevan” .;

Dn : “Term dari dokumen tak relevan” ; Nn : “Jumlah dokumen tak relevan”.

2.2 Waterfall

Metode yang digunakan dalam pengembangan sistem adalah Waterfall juga dikenal sebagai Linier Sequential atau classic life cycle, model ini mempunyai keterbatasan yang mengakomodasi persyaratan (requirement) berubah.

Pelanggan tidak akan melihat suatu hasil kerja suatu proyek yang secara fungsional

belum dapat digunakan.

Gambar 1. Metode Waterfall Alur Tahapan Metode Waterfall : 1. Analisis

Proses pengumpulan kebutuhan di lakukan secara intensif untuk menspesifikasi kebutuhan perangkat lunak agar dapat di pahamiperangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan software pada tahap untuk didokumentasikan.

2. Desain

Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program software termasuk struktur data, arsitektur software, representasi antarmuka dan prosedur pengodean. Tahap ini, mentraslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke presentasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya.

3. Kode Program

Desain harus di translasikan ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program computer sesuai desain yang telah di buat pada tahap desain.

4. Pengujian

Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi logika dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah di uji. Hal ini di lakukan untuk meminimalkan kesalahan dan memastikan keluaran sesuai dengan yang di inginkan.

5. Pendukung atau pemelihara

Kemungkinan tidak menutup sebuah perangkat lunak mengalami perubahan ketika sudah di kirimkan ke user.

Perubuhan bisa terjadi karena adanya kesalahan yang muncul dan tidak terlihat pada saat pengujian atau perangkat lunak harus beradaptasi dengan lingkugan baru. Tahap ini dapat mengulangi proses pengembangan mulai dari analisis spesifikasi untuk perubahan perangkat lunak yang sudah ada, tapi tidak untuk membuat software yang baru [6].

(5)

2.3 Penelitian Terdahulu 1. Peneliti dari Albert

Penelitian yang dilakukan oleh albert yang berjudul “Rancang Bangun Aplikasi UMN Library Catalog Menggunakan Metode Rocchio Relevance Feedback” . Berdasarkan hasil yang didapat dalam penelitian tentang “Rancang Bangun Aplikasi UMN Library Catalog Menggunakan Metode Rocchio Relevance Feedback” adalah aplikasi UMN Library Catalog untuk pencarian buku pada koleksi perpustakaan UMN dengan metode rocchio relevance feedback berhasil dirancang dan dibangun dengan bagian arsitektur yang meliputi database, API, platform Android dan dapat mengeluarkan hasil pencarian yang lebih relevan sesuai dengan rancangan serta dapat berjalan dengan spesifikasi minimum Android 4.1.2. Analisa user experience terhadap aplikasi yang meliputi faktor attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, novelty, dan beberapa faktor umum seperti tingkat relevansi, akurasi, dan detil informasi buku menggunakan teknik pengambilan survei dengan kuesioner berhasil dilaksanakan.

Proses pengujian terhadap aplikasi disimpulkan bahwa responden menyukai menggunakan aplikasi pencarian dan mendapatkan persentase faktor secara menyeluruh yaitu 91.18%. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi pencarian berdasarkan tingkat relevansi menggunakan platform mobile khususnya Android disukai oleh para responden.

Hasil perhitungan ini menunjukkan evaluasi aplikasi dari segi pengalaman user mendapatkan nilai yang sangat baik.

Aplikasi telah mampu menyediakan layanan yang tidak hanya memberikan hasil yang relevan namun juga dapat memenuhi kebutuhan pengalaman pengguna dalam melakukan pencarian bahan pustaka di Perpustakaan UMN [2].

2. Penelitian dari Pausta Yugianus, Harry Soekotjo Dachlan, dan Rini Nur Hasanah.

Berdasarkan hasil yang telah didapat pada pembahasan tentang “Pengembangan Sistem Penelusuran Katalog Perpustakaan Dengan Metode Rocchio Relevance Feedback” , maka dapat ditarik beberapa kesimpulan dalam mencapai tujuan yang diinginkan.

Adapun kesimpulan yang dapat diambil adalah sebagai berikut :

a. Proses penelusuran katalog didalam sistem penelusuran katalog perpustakaan menggunakan metode rocchio relevance feedback terdiri dari empat tahap yaitu tokenizing, filtering, stemming dan term weighting.

b. Sistem penelusuran katalog perpustakaan metode rocchio relevance feedback dapat melakukan penelusuran katalog sesuai input term dari user yaitu judul, pengarang, penerbit dan subjek.

c. Sistem penelusuran katalog

perpustakaan dengan

mengimplementasikan metode rocchio relevance feedback menampilkan hasil penelusuran yang memiliki nilai kemiripan tertinggi diantara dokumen lain sesuai dengan input term dari user.

d. Sistem penelusuran katalog perpustakaan memiliki fitur pengelolaan data katalog yang terdiri dari input, pengelolaan dan laporan data

katalog perpustakaan

sehingga mempermudah pengelolaan katalog [3].

(6)

III. METODELOGI PENELITIAN Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode pengembangan sistem waterfall atau juga dikenal sebagai Linier Sequential atau classic life cycle, model ini mempunyai keterbatasan yang mengakomodasi persyaratan (requirement) berubah.

Alur Tahapan Metode Waterfall adalah sebagai berikut :

3.1 Analisa Sistem

Analisa adalah tahapan pertama dari lima tahapan waterfall. Adapun analisa yg dilakukan peneliti adalah analisa kebutuhan sistem yang akan di buat yaitu:

1. Analisa permasalahan

Permasalahan yang ada pada SMKN 1 Indralaya Selatan dalam mengenai perpustakaan masih menggunakan manual dalam pencarian buku dan sistem perpustakaan tanpa menggunakan komputer.

Selama ini pengelolahan peminjaman dan pengembalian buku yang diberikan perpustakaan dan pencarian buku masih bersifat manual belum mempunyai sistem informasi pencarian buku yang relevan, yang memberikan dampak bagi pengelolaan dan pelayanan peprustakaan terhadap siswa SMK Negeri 1 Indralaya Selatan, dengan ini Sistem manual tersebut menyebabkan kegiatan operasional perpustakaan dan pencarian buku berjalan lambat.

2. Analisa Kebutuhan Pengguna

SMK Negeri 1 Indaralaya Selatan membutuhkan sistem yang mampu mengatasi permasalahan tersebut, agar dapat mengoptimalkan perpustakaan dalam mengelola buku, peminjaman buku, pengembalian buku, anggota perpustakaan dan pencarian buku. Penulis mengajukan untuk membuat sistem informasi perpustakaan SMK Negeri 1 Indralaya

Selatan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

3. Analisa kebutuhan sistem

Dalam merancang sistem, baik hardware maupun software yang akan digunakan dalam perancangan sistem.

3.2 Desain

Untuk merancang sistem informasi SMK Negeri 1 Indarlaya Selatan penulis menggunakan Unifed Modeling Language (UML).

1. Desain Rancangan sistem

Unifed Modeling Language (UML) yang digunakan dalam Sistem Informasi perpustakaan pada SMK Negeri 1 Selatan Indralaya menggunakan metode rocchio relevance feedback sebagai berikut :

2. Diagram Use Case

Use case merupakan pemodelan untuk sistem informasi yang akan di buat. Use case medeskripsikan sebuah actor dengan sistem informasi yang akan dibuat. Use case digunakan untuk mengetahui fungsi apa saja yang ada sistem informasi dan siapa saja yang berhak menggunakan fungsi-fungsi tersebut.

petugas

login

mengolah data peminjaman mengolah data

buku

mengolah data pengembalian mengolah data

anggota

mencari buku

isi buku pengunjung

pengunjung/anggota

mengolah laporan

<<extend>>

laporan

peminjaman laporan Buku

<<extend>>

admin

<<include>>

mengolah data pengunjung

<<include>>

laporan anggota

<<extend>>

Gambar 2. Use Case Diagram

(7)

3. Rancangan Tabel Database

Pada tahp ini, akan dijelaskan mengenai pernacangan database yang akan di gunakan dalamsistem yang dibuat. Rancangan tabel- tabel dalam database sebagai berikut :

a. Tabel anggota

Tabel anggota mempunyai fungsi yaitu untuk menyimpan data anggota agar mempermudah untuk memncari data anggota dari semua angota yang ada.

Tabel 1. Anggota

field Type Size keterangan Id_anggota Int 5 Id anggota Kode

_anggota

Varchar 20 Kode angggota Nama Varchar 100 Nama

Jk Enum Jenis

kelamin Alamat Varchar 255 Alamat Email Varchar 35 Email

Status Enum Status

b. Tabel buku

Tabel buku mempunyai fungsi yaitu untuk menginput data buku dan menyimpan data buku yang ada di perpustakaan.

Tabel 2. Buku

Filed Type Size Keterangan Id_buku Int 5 id buku Kode_buku Varchar 50 Kode buku Judul Varchar 255 Judul Pengarang Varchar 250 Pengarang Penerbit Varchar 100 Penerbit Th_penerbit Varchar 10 Tahun

penerbit Hal Varchar 10 Halaman

Ddc Varchar 15 Ddc

Isbn Varchar 15 Isbn

Jumlah Int 11 Jumlah

buku Sumber Varchar 150 Sumber

buku No_inv Varchar 255 No

inventaris Rak Varchar 255 Rak Kategori Varchar 150 Kategori

Image Text Image

c. Tabel data pinjam

Tabel ini berisikan data pinjam buku yang di input oleh petugas yang mempunyai fungsi untuk melihat data anggota yang meminjam buku.

Tabel 3. Data Pinjam

Field Type Size Keterangan Id_pinjam Int 5 Id pinjam No_pinjam Varchar 255 Nomor

pinjam Kode_anggota Varchar 255 Kode

anggota Nama_anggota Varchar 255 Nama

anggota Kode_buku Varchar 255 Kode buku

Tgl_pinjam Date Tanggal

pinjam Tgl_kembali Date Tanggal

kembali

Denda Double Denda

Terlambat Int 11 Telat Total_denda Double Total denda Status Varchar 255 Status Status_pinjam Enum Status pinjam d. Tabel kata dasar

Tabel ini mempunyai fungsi yaitu menyimpan semua data kata dasar.

Tabel 4. Kata Dasar

Field Type Size keterangan

Id Int 11 Id kata

dasar Katadasar Varchar 75 Kata dasar e. Tabel kategori

Tabel ini mempunyai fungsi yaitu menyimpan semua data kategori buku yang di input oleh petugas.

Tabel 5. Kategori

Field Type Siz e

Keteranga n

Id_katego ri

Int 5 Id

kategori Kategori Varcha

r

150 Kategori

(8)

f. Tabel pengujung

Tabel ini mempunyai fungsi yaitu untuk menyimpan data pengunjung yang datang ke perputsakaan.

Tabel 6. Pengunjung

Filed Type Siz

e

Keterang an

Id Int 6 Id

Nama Varch

ar

25 5

Nama

Jk Enum Jenis

kelamin Keperluan Varch

ar

25 5

Keperlua n Tgl_kunjung

an

Date Tanggal

kunjunga n g. Stopword

Tabel ini mempunyai fungsi yaitu untuk menginput stopword dan menyimpan data stopword.

Tabel 7. Stopword

Field Type Size Keterangan

Id Int 5 Id

Stopword Varchar 30 stopword h. Tabel Sumber

Tabel ini mempunyai fungsi yaitu untuk menyimpan data yang di kategori untuk buku.

Tabel 8. Sumber

Field Type Size Keterangan Id_sumber Int 5 Id sumber Sumber Varchar 150 Varchar i. Tabel users

Tabel ini mempunyai fungsi untuk menginput data admin user seperti anggota, admin dan petugas.

Tabel 9. Sumber

Field Type Size Keterangan Id_user Int 5 Id user

Date Int 11 Date

First_name Varchar 255 First name Last_name Varchar 255 Last name Username Varchar 255 Username

Email Varchar 255 Email Image Varchar 255 Image Password Varchar 255 Password Role Varchar 255 Role 3.3 Pengujian .

Pengujian yang digunakan merupakan Uji black-box testing yang digunakan untuk menguji validasi dengan membandingkan hasil uji dengan daftar kebutuhan yang ada.

Tabel 10. Hasil uji black-blox testing Menu Admin

No Katego ri Yang

Diuji

Prasyarat Hasil Yang Diharapka

n

Hasil

1. Login Masukkan Username dan Password, klik tombol login

Pengguna dapat mengakses halaman dashboard

Berha sil

2. Tamba h Stop Word

Mengklik Tombol Tambah Stop Word

Pengguna Dapat Menambah kan Data Stop Word

Berha sil

3. Tamba h Kata Dasar

Mengklik Tombol Tambah Kata Dasar

Pengguna dapat Menambah kan Data Kata Dasar

Berha sil

4. Edit User

Mengklik Tombol Action Edit

Pengguna Dapat Mengubah Isi Data User

Berha sil

5. Tamba h User

Mengklik Tombol Tambah User

Pengguna dapat Menambah kan User

Berha sil

6. Lapora n User

Mengklik Menu Laporan User

Pengguna dapat Melihat Laporan User

Berha sil

7. Tombol Cetak Lapora n User

Mengklik tombol Cetak Laporan User

Pengguna dapat Mencetak Laporan User

Berha sil

8. Lapora n Buku

Mengklik Menu Laporan Buku

Pengguna Dapat melihat Laporan Buku

Berha sil

(9)

9. Cetak Lapora n Buku

Mengklik Tombol Cetak Laporan Buku

Pengguna Dapat Mencetak Laporan Buku

Berha sil

10. Lapora n Anggot a

Mengklik Menu Laporan Buku

Pengguna Dapat Melihat Data Laporan Anggota

Berha sil

11. Cetak Lapora n Anggot a

Mengklik Tombol Laporan Anggota

Pengguna Dapat Mencetak Data Laporan Anggota

Berha sil

12. Lapora n Peminj aman

Mengklik Menu Laporan Peminjama n

Pengguna Dapat Melihat Data Laporan Peminjama n

Berha sil

13. Cetak Lapora n Peminj aman

Mengklik Tombol Laporan Peminjama n

Pengguna Dapat Mencetak Data Laporan Peminjama n

Berha sil

14. Hapus stop Word

Mengklik Tombol Hapus stop Word

Pengguna dapat Menghapu s Data stop Word

Berha sil

15. Hapus Kata Dasar

Mengklik Tombol Hapus Kata dasar

Pengguna dapat Menghapu s Data Kata Dasar

Berha sil

16. Hapus User

Mengklik Tombol Hapus user

Pengguna dapat Menghapu s Data User

Berha sil

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN Berikut ini adalah beberapa informasi yang akan ditampilkan pada halaman web sistem informasi perpustakaan SMK Negeri 1 Indralaya selatan.

1. Halaman Utama Pencarian Buku Berikut pada gambar 3 menampilkan halaman pencarian buku dengan metode Metode Rocchio Relevance Feedback untuk membantu mencari buku. Pencarian buku sesuai term yang diinput oleh pengunjung.

Gambar 3. Halaman utama pencarian buku 2. Pengujian Pencarian Metode Rocchio

relevance feedback.

(10)

Gambar 4. Pencarian Metode Rocchio relevance feedback

(11)

3. Halaman login

Berikut gambar 5 menampilkan halaman login pada menu ini membantu admin dan petugas untuk masuk kedalam sistem. Login admin dan petugas dengan cara menginput username dan password pada halaman login.

Gambar 5. Halaman LogIn 4. Halaman dashboard admin

Pada gambar 6 menampilkan halaman dashboard admin, halaman ini menapailkan beberapa grafik pengunjung perpustakaan dan data aktivitas perpustakaan.

Gambar 6. Dashboard admin

(12)

5. Halaman Laporan Buku

Pada gambar 7 menampilkan halaman laporan buku yang ada di sistem perpustakaan. Setelah itu laporan buku dapat di cetakan.

Gambar 7. Laporan Buku 6. Halaman laporan anggota

Pada gambar 8 ditampilkan halaman anggota yang sudah menjadi anggota pepustakaan. Setelah itu lpaoran anggota dapat di cetak.

Gambar 8. Halaman Laporan Anggota 7. Halaman Peminjaman Buku

Pada gambar 9 menampilkan laporan peminjam buku pada halaman ini laporan peminjaman buku dapat dicetak.

Gambar 9. Halaman Peminjaman Buku

8. Halaman Input Stop Word

Pada gambar 10 menampilkan halaman input stop word yang akan di input oleh admin.

Gambar 10. Halaman Input Stop Word 9. Halaman Input Kata Dasar

Pada gambar 11 menampilkan halaman input kata dasar yang akan di input oleh admin. Halaman kata dasar ini untuk menambah kata dasar.

Gambar 11. Input Kata Dasar 10. Halaman Petugas Data Anggota

Pada gambar 12 menampilkan data anggota yang telah terdaftar di anggota perpustakaan.

Gambar 12. Halaman Data anggota

(13)

11. Halaman petugas kartu anggota

Pada gambar 13 ditampilkan halaman kartu anggota untuk mencetak kartu anggota yang telah terdaftar menjadi anggota.

Gambar 13. Tambah kartu anggota 12. Halaman Petugas Peminjaman

Pada gambar 14 menampilkan halaman peminjaman yang di input oleh petugas untuk siswa yang ingin melakukan peminajaman buku.

Gambar 14. Halaman Petugas Peminjaman Buku

13. Halaman Petugas Pengembalian Buku Pada gambar 15 menampilkan halaman pengembalian yang di inputkan oleh petugas untuk anggota perpustakaan yang ingin mengembalikan buku.

Gambar 15. Petugas Pengembalian Buku

14. Pengujian Metode Rocchio Relevance Feedback

Gambar 16. Hasil Pengujian Metode Rocchio Relevance Feedback

V. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil dari penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dan berdasarkan uraian pada pembahasan yang dibuat sebelumnya maka dapat disimpulan sebagai berikut :

1. Proses pencarian buku dalam sistem informasi perpustakaan menggunakan metode “rocchio relevance feedback”

terdiri dari empat tahap yaitu

“tokenizing”, “filtering”, “stemming”

dan “term weighting”.

2. Sistem pencarian buku perpustakaan metode “rocchio relevance feedback dapat melakukan penelusuran katalog sesuai input term dari user yaitu judul buku”.

3. Sistem pencarian buku di perpustakaan memiliki fungsi pengelolaan data buku yang terdiri dari masukan data, pengelolahan dan laporan data buku perpustakaan sehingga permudah pengelolahan data buku.

4. Sistem informasi perpustakaan dapat melakukan kegiatan pendaftaran anggota, pendataan buku, dan laporan

(14)

peminjaman yang terjadi di perpustakaan SMKN 1 Indralaya Selatan

VI. SARAN

Pada sistem ini telah membantu dalam pencarian data buku, dalam sistem ini terdapat kekurangan sebagai berikut : 1. “Di lakukan pengembangan program

sejenis dengan permasalahan yang lebih luas”.

2. “Metode rocchio tidak dapat mengenal makna semantik pada kata sehingga di perlukan algoritma pengenalan karena metode ini tidak mengukur kesamaan semantik di dalam kata”.

VII. DAFTAR PUSTAKA

[1] A. Supriyatna, “Jurnal Pilar Nusa Mandiri Vol. XII, No.1 Maret 2016,” p.

14, 2016.

[2] M. B. Kristanda, S. Hansun, and A.

Albert, “Rancang Bangun Aplikasi UMN Library Catalog Menggunakan Metode Rocchio Relevance Feedback,”

J. ULTIMA InfoSys, vol. 9, no. 1, pp. 9–

17, Jul. 2018, doi: 10.31937/si.v9i1.684.

[3] P. Yugianus and H. S. Dachlan,

“Pengembangan Sistem Penelusuran Katalog Perpustakaan Dengan Metode Rocchio Relevance Feedback,” vol. 7, no. 1, p. 6, 2013.

[4] E. W. Selberg, “Information Retrieval Advances using Relevance Feedback,”

p. 30.

[5] M. van Uden, “Rocchio: Relevance Feedback in Learning Classification Algorithms,” p. 9.

[6] Rosa A.S and M. Shalahuddin, Rekayasa Perangkat Lunak Terstruktur dan Berorientasi Objek. informatika bandung, 2016.

Referensi

Dokumen terkait

Kreditur akan menuntut manajer untuk menerapkan konservatisme dalam penyusunan laporan keuangan karena dengan penerapan konservatisme akuntansi menyebabkan laba yang

Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui formulasi terbaik dan tingkat kesukaan konsumen terhadap takoyaki substitusi tepung tapioka dengan berbagai formulasi

Variabel yang digunakan dalam penelitian ini meliputi tingkat kesehatan likuiditas yang diproksikan dengan rasio likuiditas (Current Ratio (CR) dan Quick Ratio (QR)),

Minimnya fasilitas internet untuk belajar mencari refrensi secara online dan latar belakang siswa yang kurang mampu menyebabkan siswa dilingkungan SMAN 5 Dumai kurang

Gambar a, modeling gigi, dengan menggunakan objek awal circle yang bagian bawah dari circle di hilangkan lalu di extrude membentuk gigi. Gambar b, Modeling Alat Cekat,

Perzinahan dipandang dari aspek religious merupakan perbuatan yang melanggar sila ke-3 dari Pancasila Buddhis yaitu: “Aku bertekad untuk melatih diri menghindari

Abstrak – Telah dilakukan perhitungan konstanta dielektrik nanostruktur epitaxial graphene monolayer pada substrat Si-face SiC dari hasil pengukuran data reflektivitas dengan

Dewan Komisaris menghargai langkah yang diambil oleh Dewan Direksi dalam mengantisipasi pertumbuhan yang lamban pada sektor industri alat berat dan pertambangan batu bara.. Di