DESAIN DAN IMPLEMENTASI KOMPENSATOR MENGGUNAKAN METODE QUANTITATIVE FEEDBACK THEORY PADA MOTOR BAKAR 4-TAK KAPASITAS 1 KVA UNTUK KENDALI FREKUENSI
TEGANGAN TERBANGKIT
NAMA : ALFIN HIDAYAT 2208100146
SEMINAR TUGAS AKHIR
3 JULI 2012
Contents:
Latar Belakang
Rumusan Masalah
Batasan Masalah
Tujuan
Gambaran Umum Sistem
Karakteristik Plant
Identifikasi Sistem
Pemodelan Matematika
Perancangan Sistem
Simulasi
Implementasi
Kesimpulan
Referensi
Latar Belakang
Standar peralatan listrik di Indonesia adalah berfrekuensi
relatif konstan sebesar 50 Hz dengan toleransi sebesar 0.2 % dan Tegangan sebesar 220 V dengan toleransi sebesar 5%
Genset (motor bakar) sebagai pengganti pembangkit listrik
harus memenuhi spesifikasi frekuensi dan tegangan peralatan
listrik yang diperlukan.
Tujuan
Mendesain dan merancang kompensator secara program yang ditanam pada mikrokontroler
ATMEGA32
Batasan Masalah
Permasalahan dibatasi pada Regulator Problem, yaitu mempertahankan nilai frekuensi tegangan
terbangkit ketika kondisi awal sistem sudah steady
state.
Diagram Blok Sistem Keseluruhan
Sensor Frekuensi
Hasil Pengukuran Set point Atmega
32
Motor
Servo Plant Genset
Sinyal kontrol
Output
Sensor Frekuensi
Gambaran Umum Sistem
Karakteristik Plant
Plant Motor bakar Generator Set 4-tak merk
“SUMURA”
Kapasitas Daya Maksimum : 1 KVA
Frekuensi : 50 Hz
Tegangan : 220 V
Perancangan Sistem
Bagan 1. Arsitektur Sistem Kontrol yang dibangun
Identifikasi Sistem
0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 4500 5000
0 10 20 30 40 50 60 70
respon frekuensi masukan PRBS
Jumlah Iterasi
Frekuensi (Hz)
Respon Simulasi Masukan PRBS Respon asli
Respon frekuensi asli dan simulasi dengan masukan PRBS beban maksimal
Identifikasi Sistem
0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 4500 5000
0 10 20 30 40 50 60
Simulasi masukan PRBS beban nominal
Jumlah iterasi
Frekuensi (Hz)
Respon Simulasi Masukan PRBS Respon asli
Respon frekuensi asli dan simulasi dengan masukan PRBS beban nominal
0 500 1000 1500 2000 2500 3000 3500 4000 4500 5000 0
10 20 30 40 50 60 70
respon frekuensi masukan PRBS
Jumlah Iterasi
Frekuensi (Hz)
Respon Simulasi Masukan PRBS Respon asli
Identifikasi Sistem
Respon frekuensi asli dan simulasi dengan masukan PRBS beban minimal
Pemodelan Matematika
No. Beban (Watt ) Transfer Function
1 200
2 400
3 600
) 1353 . 0 )(
594 . 2 (
) 59 . 2 ( 6664 . 0
+ +
+ s s
s
) 409 . 0 )(
23 . 2 (
) 747 . 4 ( 036 . 1
+ +
+ s s
s
) 6061 . 0 )(
437 . 2 (
) 13 . 21 (
29741 .
0
+ +
+ s s
s
Tabel 1 Transfer Function Plant pada beban minimal, nominal, dan maksimal
Simulasi
6061 .
0 1353
. 0
594 . 2 2300
. 2
13 . 21 5940
. 2
036 . 1 2974
. 0
<
<
<
<
<
<
<
<
c b a k
) )(
(
) ) (
( s b s c
a s s k
P + +
= +
didapat ketidakpastian parameter dari model plant sebagai berikut:
Dari hasil ketidakpastian parameter tersebut selanjutnya dapat kita desain
kompensator dengan menggunakan metode Quantitative Feedback Theory.
Simulasi (Desain QFT)
Desain QFT terdiri atas 6 langkah sebagai berikut :
1. Menentukan himpunan transfer function dari plant yang sistem kontrolnya hendak didesain. Ambil salah satu transfer function sebagai plant nominal, . Selanjutnya pilih himpunan frekuenssi tertentu rad/sec. Hitung Plant Template. .
2. Tentukan spesifikasi Closed Loop dalam domain waktu dan dalam domain freekuensi. untuk tracking saat transien
3. Dari plant template dan spesifikasi domain frekuensi, hitung Horowitz bound untuk . 3. Tampilkan nominal open loop, pada diagram Nichols, Desain sehingga nominal
open loop memenuhi Horowitz bound pada tiap frekuensi . Dengan menggunakan kriteria nyquist, yakinkan bahwa closed loop stabil untuk semua kasus dari plant.
4. Buat loop tertutup, , dan buat loop shape dengan menggunakan Diagram Bode Closed Loop sehingga closed loop transfer function dari referensi ke output:
5. ada dalam spesifikasi.
6. Simulasikan closed loop transfer function dari sejumlah kasus Plant, dan yakinkan
bahwa spesifikasi domain waktu dapat dipenuhi.
Merancang desain kompensator dengan pendekatan QFT dengan bantuan fungsi MATLAB
Pembentukan Template
-360 -315 -270 -225 -180 -135 -90 -45 0
-120 -110 -100 -90 -80 -70 -60 -50 -40 -30 -20
0.1 0.50.3 1 0.7 3 2
7 10
20
50
100
200
500
Phase (degrees)
Magnitude (dB)
Template Plant pada daerah batas dengan 64 titik
0.1 0.3 0.5 0.7 1 2 3 7 10 20 50 100 200 500
Template plant pada daerah batas dengan 64 point
Robust Margin
Robust margin bound yang ingin dibentuk pada regulator problem adalah sebagai berikut :
2 . ) 1 ( ) ( 1
) ( )
( <
+ ω ω
ω ω
j G j
P
j G j
P ω > 0
,
2 .
= 1
µ
dB 833 . 2 1
. 1 1 1
1 + 1 = + = µ
θ
−
= 180
0
−
−
=
−0 . 5 1
cos 180
0 1 2µ
−
−
=
−1
2 . 1
5 . cos 0
180
0 1 225 0
.
= 49
Dengan mengambil
menunjukkan bahwa :
Lower gain margin yang diinginkan adalah :
•Lower phase margin yang diinginkan adalah :
-360 -315 -270 -225 -180 -135 -90 -45 0 -30
-20 -10 0 10 20 30
Phase (deg)
Magnitude (dB)
Robust Margin Bounds
0.1 0.3 0.5 0.7 1 2 3 7 10 20 50 100 200 500
Robust margin bound pada 1.833 dB
-360 -315 -270 -225 -180 -135 -90 -45 0 -100
-80 -60 -40 -20 0 20 40 60 80
Phase (deg)
Magnitude (dB)
Batasan tracking yang dibuat
0.1 0.2 0.3 0.5 0.7 1 2 3 200 500
Batasan tracking yang dibuat
-360 -315 -270 -225 -180 -135 -90 -45 0 -100
-80 -60 -40 -20 0 20 40 60 80
Phase (deg)
Magnitude(dB)
Kumpulan dari seluruh batasan yang dibuat
0.1 0.2 0.3 0.5 0.7 1 2 3 7 10 20 50 100 200 500
Kumpulan dari seluruh batasan yang dibuat
-360 -315 -270 -225 -180 -135 -90 -45 0 -100
-80 -60 -40 -20 0 20 40 60 80
Phase (deg)
Magnitude (dB)
Irisan dari semua batasan yang dibuat
0.1 0.2 0.3 0.5 0.7 1 2 3 7 10 20 50 100 200 500
Irisan dari seluruh batasan yang dibuat
-360 -315 -270 -225 -180 -135 -90 -45 0 -100
-80 -60 -40 -20 0 20 40 60 80
Phase (deg)
Magnitude (dB)
Desain Kompensator K(s) untuk Plant G(s)
0.1 0.2 0.3 0.5 0.7 1 2 3 7 10 20 50 100 200 500
Hasil desain kompensator G(s) untuk plant P(s)
+
+
+
=
759 1 . 3
459 1 . 1 0 807 . 08 2 . 32 )
( s
s
s s
s G
s s
s s s
G 3 . 759
38 . 55 6
. 141 93
. ) 45
( 2
2
+
+
= +
Uji Kompensator uji loop tertutup
0 50 100 150
0 10 20 30 40 50 60 70
waktu (detik)
Frekuensi (Hz)
Respon Plant dengan Kompensator
respon beban minimal respon beban nominal respon beban maksimal
Respon Plant dengan Kompensator
Hasil uji loop tertutup dengan menggunakan
kompensator G(s) dapat terlihat bahwa
kontroler dapat bekerja untuk mempertahankan kondisi
masukan pada plant P(s).
Uji Kompensator
Uji Gangguan terhadap Perubahan Beban
4500 5000 5500 6000 6500 7000
49.93 49.94 49.95 49.96 49.97 49.98 49.99 50 50.01
Respon perubahan beban dari nominal ke maksimal
Iterasi (Ts=0.01)
Frrekuensi (Hz)
Respon perubahan dari beban nominal ke beban maksimal
4500 5000 5500 6000 6500 7000 50
50.01 50.02 50.03 50.04 50.05 50.06 50.07
Respon perubahan beban dari maksimal ke nominal
Iterasi (Ts=0.01s)
Frekuensi (Hz)
Respon perubahan dari beban masksimal ke nominal
4500 5000 5500 6000 6500 7000 50
50.01 50.02 50.03 50.04 50.05 50.06 50.07
Respon perubahan dari beban nominal ke minimal
Iterassi (Ts=0.01s)
frekuensi (Hz)
Respon perubahan dari beban nominal ke minimal
Implementasi Kompensator
Kompensator yang di desain diimplementasikan melalui program di Mikrokontroler ATMEGA32.
Terlebih dahulu, hasil desain kompensator
didiskritkan dalam program agar bisa terhubung dengan PC.
s s
s s s
G 3 . 759
38 . 55 6
. 141 93
. ) 45
( 2
2
+
+
= +
4536 .
0 454
. 1
49 . 23 96
. 65 08
. ) 44
( 2
2
+
−
+
= −
z z
z z z
G
) 2 (
49 . 23 ) 1 ( 96 . 65 ) ( 08 . 44 ) 2 (
4536 .
0 ) 1 ( 454 . 1 )
( k = u k − − u k − + e k − e k − + e k −
u
Implementasi
0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1000
-10 0 10 20 30 40 50 60 70
iterasi
Frekuensi (Hz)
Respon perubahan beban dari nominal ke minimal
Respon frekuensi
Perubahan beban dari nominal ke minimal
respon perubahan beban dari nominal ke minimal
Implementasi
1600 1650 1700 1750 1800 1850 1900 1950 2000 2050 2100
-10 0 10 20 30 40 50 60 70
iterasi
Frekuensi (Hz)
Respon perubahan beban dari minimal ke maksimal
Respon frekuensi
Perubahan beban dari minimal ke maksimal
Respon perubahan beban dari minimal ke maksimal
Implementasi
19000 1950 2000 2050 2100 2150 2200 2250 2300
10 20 30 40 50 60 70
iterasi
Frekuensi (Hz)
Respon perubahan beban dari maksimal ke nominal
Respon frekuensi
Perubahan beban dari maksimal ke nominal
respon perubahan beban dari maksimal ke nominal
Kesimpulan
Hasil pengujian perancangan kompensator sebagai regulator frekuensi pada simulasi dan implementasi menunjukkan bahwa sistem hasil desain mampu mendekati spesifikasi respon yang diinginkan. Respon output yang dihasilkan bervariasi seiring dengan variasi parameter plant yang disebabkan oleh
perubahan beban. Dapat disimpulkan bahwa dengan merancang kontroler menggunakan metode QFT, dapat
dirancang berbagai kontroler sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan, akan tetapi pendesainan ini dibatasi oleh
kemampuan plant yang digunakan untuk mengikuti spesifikasi
yang diinginkan.
Referensi
[1] Bossert, C. D. (1998). A Root-Locus Analysis of Quantitative
G.Hughes, D. B. (1996). A Survey of Template Generation Methods
for QFT. IEE , 1.
[2] Feedback Theory. American Control Conference , 1698-1702.
Bossert, D. E., & Lamout, G. B. (2008). Model-based Control with
Quantitative Feedback theory. IEEE , 2058-2063.
[3] Khodabakhshian, A. (2005). Design of A New Load Frequency PID
Controller Using QFT. 970-975.vVBVZB. (2012). gvasxhsd. ieee ,
hds.
[4] Bossert, C. D. (1998). A Root-Locus Analysis of Quantitative
G.Hughes, D. B. (1996). A Survey of Template Generation Methods
for QFT. IEE , 1.
[5] Kundur, P. Power system stability and control, Department of Electrical & Computer Engineering University of Toronto,Ontario
[6] Ogata, Katsuhito, “Modern Control Engineering” New Jersey :
Prentice-Hall Inc, 1970.
[7] K.Yukita, Y.Goto, K. Mizuno, T.Miyafuji, K. Ichiyanagi, and Y.
Mizutani, “Study of Load Frequency Control using Fuzzy Theory
Combined Cycle Power Plant”, Power Engineering Society Winter
Meeting, IEEE Volume 1, 23-27 Jan 2000, pp. 422-427
[8] Pramudijanto, Jos, “Pengantar Sistem Pengaturan”, Surabaya : ITS,