PRETES 3
Definisi :
ANC adalah penilaian pada ibu
dan janin selama masa
kehamilan, untuk mencapai
hasil yang terbaik pada ibu dan
janinnya.
Tujuan :
Promosi kesehatan, pencegahan penyakit, skrining penyakit dan
penanganannya pada ibu hamil :
Mengurangi komplikasi pada
kehamilan, kelahiran dan nifas
menurunkan AKI
Mengurangi kematian
bayi dan kematian
perinatal
Melakukan Perawatan terintegrasi selama hamil hingga
persalinan dan nifas
Melibatkan intervensi spesifik
berbasis bukti untuk semua
wanita
Dilaksanakan pada
empat
waktu kritis
Juga dikenal sebagai model
ANC terfokus: saat kehamilan,
kelahiran, nifas dan perawatan
bayi baru lahir
REKOMENDASI ANC
OLEH WHO
Saat ini rekomendasi WHO untuk ANC:
8 kali kontak
Kontak : hubungan aktif antara Ibu hamil dan Nakes
Untuk meningkatkan keamanan selama kehamilan:
penilaian ibu dan janin untuk mendeteksi komplikasi
Untuk meningkatkan komunikasi sistem kesehatan
dan dukungan seputar kehamilan untuk Ibu hamil
dan keluarga
REKOMENDASI ANC
OLEH WHO
PERUBAHAN FISIOLOGI
SELAMA KEHAMILAN
Amenorea
Berhentinya menstruasi secara mendadak pada wanita usia subur
Perubahan Saluran Reproduksi Bawah
Selama kehamilan, mukosa vaginal biasanya tampak merah gelap kebiruan dan kongesti – tanda Chadwick
Perubahan Uterin
Ukuran rahim bertambah terutama pada diameter anteroposterior.
Perubahan Payudara dan Kulit
Perubahan anatomis dari payudara serta peningkatan pigmentasi dan visual pada stria abdominal
Pergerakan Janin
G
erakan janin dapat mulai dirasakan 18-25 mingguTANDA DAN GEJALA
• Pengukuran hCG
Satu teknik yang sering digunakan adalah
sandwich-type immunoassay, dengan uji ini,
antibodi monoklonal yang akan terikat dengan subunit beta berikatan dengan bahan pendukung
• Tes Kehamilan di Rumah
Terdapat limit deteksi 12,5 mIU/mL dibutuhkan untuk mendiagnosis 95% kehamilan pada waktu telat menstruasi
• Pengenalan Kehamilan dengan
Sonografi
Kantung kehamilan— kumpulan cairan anekoik kecil didalam kavitas endometrium—merupakan tanda kehamilan sonografis pertama
PEMERIKSAAN
KEHAMILAN
PEMERIKSAAN FISIK AWAL Tekanan Darah Berat Badan Pemeriksaan Pelvic Pemeriksaan Serviks Tinggi Fundus Uteri Denyut Jantung Janin Posisi Janin
EVALUASI AWAL
KEHAMILAN
Uji spesifik dapat membantu evaluasi pada wanita dengan penyakit kronis tertentu yang idealnya perlu diperiksa sebelum konsepsi
Tes rutin yang direkomendasikan pada pertemuan prenatal pertama :
Tes darah awal meliputi hitung darah lengkap
Penentuan golongan darah dengan status Rh
Pemeriksaan urinalisis, rubella, clamidia, hepatitis B
PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
Penapisan
aneuploidi
: usia kehamilan 11- 14 minggu dan/atau
15 - 20 minggu
Penapisan serum untuk
defek tabung saraf (neural tube defect)
pada usia kehamilan 15 – 20 minggu
Pemeriksaan
hemoglobin atau hematokrit, serologi sifilis
jika
prevalensi tinggi, harus diulang pada minggu ke-28 dan 32.
Untuk wanita yang berisiko tinggi tertular
HIV
, pengulangan
pemeriksaan direkomendasikan pada trimester ketiga, terutama
sebelum usia kehamilan 36 minggu
Wanita dengan Rh negatif dan tidak tersensitisasi harus diuji
penapisan antibodi berulang
pada 28 sampai 29 minggu, dengan
pemberian immunoglobulin anti-D jika tetap tidak tersensitisasi
PEMERIKSAAN
LABORATORIUM
Usia gestasi dideteksi dengan baik
saat awal kehamilan
CRL diukur (Crown-Rump Lenght
pada usia kehamilan 9-13 minggu)
Perkiraan hari kelahiran dapat
diperkirakan dengan baik pada usg
awal kehamilan
PEMERIKSAAN
ULTRASONOGRAFI
1. Skrining untuk Sindrom Down.
Translusensi nuchal pada usia kehamilan 11-14 minggu. Tes darah biokimia secara terpisah pada 15-20 minggu.
2. Skrining untuk defek tuba neural (neural tube defect) . Kadar
alfa-fetoprotein serum ibu pada usia kehamilan 15-20 minggu.
3. Skrining untuk kelainan kongenital struktural dengan pemeriksaan USG
pada usia kehamilan 18-20 minggu.
PEMERIKSAAN
ULTRASONOGRAFI
Isu psikososial dapat mempengaruhi kesejahteraan mental dan fisik Penapisan tersebut mencari :
Rintangan dalam menerima perawatan Rintangan komunikasi
Status nutrisi
Keinginan untuk hamil
Masalah keamanan (kekerasan pasangan, depresi, stres, dan penggunaan bahan terlarang seperti tembakau, alkohol, dan obat-obatan terlarang)
Penapisan harus dilakukan secara reguler paling tidak sekali dalam satu trimester
SKRINING
PSIKOSOSIAL
EVALUASI APAKAH ADA RISIKO KEHAMILAN :
PAPARAN ALKOHOL, NARKOTIKA, ROKOK,
KEKERASAN RUMAH TANGGA DAN INFEKSI SERVIKS
Gangguan spektrum alkohol janin : (1) sindrom alkohol janin
(2) sindrom alkohol janin parsial (3) cacat lahir terkait alkohol
(4) gangguan perkembangan saraf terkait alkohol
(5) gangguan neurobehavioral terkait dengan paparan alkohol prenatal
Cegah risiko janin terkait narkotika : memeriksa riwayat konsumsi
narkotika; Skrining dengan kuesioner (TACE)
Kebiasaan merokok secara rutin dikaitkan dengan
hasil kehamilan yang buruk : abortus spontan, kematian janin, anomali janin, risiko asma, kolik infantile, obesitas anak
RISIKO KEHAMILAN :
NARKOTIKA DAN ROKOK
Kekerasan dalam rumah tangga: luka fisik, pelecehan psikologis, kekerasan seksual, perampasan, intimidasi, dan paksaan reproduksi
Kekerasan oleh pasangan terbukti
dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan :
Hipertensi
Perdarahan per vaginam Hiperemesis
Persalinan preterm
Berat bayi lahir rendah
1 dari 8 perempuan hamil menderita kekerasan rumah
tangga
KEKERASAN RUMAH
TANGGA
Chlamydia trachomatis diisolasi dari serviks
Faktor risiko :
Perubahan pasangan seksual baru Berusia di bawah 25 tahun
Riwayat/ adanya penyakit menular seksual lainnya
Kurangnya perawatan prenatal Tes dilakukan kembali pada
kehamilan 3 sampai 4 minggu setelah pengobatan selesai
INFEKSI PADA
SERVIKS
Penyakit Jantung Diabetes Melitus Hemoglobinopati Hipertensi Kronis Gangguan Ginjal HIV Gangguan Paru Epilepsi Kehamilan sebelumnya Rhesus Kelainan kromosom Fetal therapy Infeksi Kehamilan kembar
Kelainan pada jumlah cairan ketuban
PENILAIAN RISIKO
KEHAMILAN LAINNYA :
Pre-eklampsia dan persalinan prematur
Semua Ibu hamil harus
diskrining pada setiap kunjungan ANC untuk preeklampsia
dengan mengukur tekanan darah dan urinalisis untuk protein
Kunjungan antenatal tambahan akan diindikasikan untuk wanita dengan faktor risiko
PENILAIAN RISIKO
KEHAMILAN LAINNYA :
Rekomendasi peningkatan berat badan selama kehamilan
adalah 9 kg
Pada 1970-an, wanita didorong untuk meningkatkan berat
badan antara 11 sampai 12 kg untuk mencegah persalinan
perterm dan pertumbuhan janin terhambat
Kategori BMI Total kenaikan BB
Kenaikan berat badan dalam trimester 2 dan 3
Underweight (BMI < 18.5) 10-18.2 kg 0.45 kg/minggu Normoweight (BMI 18.5-24.9) 11.3-15.8 kg 0.45 kg/minggu Overweight (BMI 25-29.9) 6.8 – 11.8 kg 0.27 kg/minggu Obesitas (BMI ≥ 30.0) 4.9-9.0 kg 0.2 kg/minggu
Kalori
-
Selama kehamilan
memerlukan 80.000 kkal
-
Peningkatan kalori 300 kkal
per hari
Protein
Kebutuhan 5 sampai 6 g/hari
REKOMENDASI DIET
DAN NUTRISI
Zat Besi dan Asam Folat
30 mg hingga 60 mg unsur
besi dan 400 μg (0,4 mg)
asam folat untuk mencegah
anemia ibu, sepsis nifas, berat
badan lahir rendah, kecacatan
janin dan kelahiran prematur
REKOMENDASI DIET
Kalsium
1,5-2,0 g kalsium
dianjurkan bagi wanita
hamil untuk mengurangi
risiko pre-eklampsia.
REKOMENDASI DIET
DHA/ Asam docosahexaenoic
Asam docosahexaenoic (DHA, 22: 6, n-3) untuk pertumbuhan otak, visual, saraf dan perkembangan motorik serta kognitif
Suplemen makanan laut adalah sumber makanan utama DHA. Otak mengalami percepatan
pertumbuhan yang cepat selama trimester terakhir kehamilan dan tahun-tahun pertama kehidupan
REKOMENDASI DIET
DAN NUTRISI
REKOMENDASI DIET
DAN NUTRISI
Beberapa jenis pekerjaan dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan
Dengan pekerjaan yang
menuntut secara fisik, wanita memiliki peningkatan risiko kelahiran prematur 20 sampai 60 persen, keterbatasan
pertumbuhan janin, atau hipertensi gestasional
PERHATIAN KHUSUS
PERHATIAN KHUSUS
OLAHRAGA SAAT HAMIL
Wanita hamil dapat melanjutkanlatihan fisik selama kehamilan.
Olahraga tidak terlalu lelah
Hindari posisi supinasi, kegiatan yang memerlukan keseimbangan tubuh, dan kondisi cuaca ekstrim
Latihan terdiri dari treadmill running, step aerobik, atau stair stepper gunakan selama 20
menit tiga sampai lima kali/ minggu, pada wanita hamil normal
PERHATIAN KHUSUS
Olahraga saat hamil tidak
diperbolehkan pada:
Kelainan jantung
hemodinamik tidak stabil
Penyakit paru restriktif
Inkompetensi Serviks
Plasenta previa > 26 mgg
Riwayat kelahiran preterm
sebelumnya
Preeklampsia
Hamil kembar
PERHATIAN KHUSUS
Konsumsi Seafood saat
Hamil
Ikan adalah sumber protein yangsangat baik, rendah lemak jenuh, dan mengandung asam lemak omega-3
Beberapa ikan dan kerang mengandung merkuri tinggi,
hindari ikan hiu, ikan todak/ikan pedang (Swordfish), sarden
makarel (King Mackarel), ikan genteng (Tilefish)
Konsumsi terbatas tuna : tidak lebih dari 12 ons perminggu, tuna putih : 6 ons perminggu
PERHATIAN KHUSUS
Skrining Timbal
Paparan timbal : kelainan pertumbuhan janin keterlambatan perkembangan anak kelainan perilaku anak Menurut CDC (2010), tidak ada tingkat paparan timbal yang
dianggap aman dalam kehamilan
Sumber paparan diantaranya emisi kendaraan, limbah cat, pipa, limbah industri, rokok
PERHATIAN KHUSUS
Berkendara dengan
Pesawat
Secara umum, perjalanan udaradalam pesawat bertekanan tidak memiliki efek berbahaya pada kehamilan
Wanita hamil dapat dengan aman terbang sampai usia kehamilan 36 minggu
Gunakan sabuk pengaman saat duduk
Lakukan gerakan ekstremitas bawah yang periodik dan ambulasi per-jam untuk menurunkan risiko
PERHATIAN KHUSUS
Hubungan Seksual
Pada wanita hamil yang sehat, hubungan seksual biasanya
tidak membahayakan.
Jika terdapat ancaman keguguran, placenta previa, atau
preterm, sebaiknya hubungan seksual dihindari.
Hubungan hubungan seksual di akhir kehamilan secara
khusus belum terbukti berbahaya
PERHATIAN KHUSUS
Perawatan Gigi
Pemeriksaan gigi
harus disertakan
dalam ANC
Kebersihan gigi
sangat dianjurkan
Karies gigi tidak
diperparah dengan
kehamilan
PERHATIAN KHUSUS
Konsumsi Kopi
Asupan kopi yang berat setiap
hari - sekitar lima cangkir atau
500 mg kafein meningkatkan
risiko abortus
The American Dietetic
Association (2008)
merekomendasikan asupan
kafein selama kehamilan
dibatasi kurang dari 300 mg
setiap hari, atau sekitar tiga
cangkir kopi
PERHATIAN KHUSUS
Imunisasi
Semua wanita yang akan hamil selama musim influenza harus ditawarkan vaksinasi, berapapun usia kehamilannya
Imunisasi wajib adalah tetanus, difteria dan pertusis
Imunisasi yang dilarang :
MMR
(campak, cacar, rubella) Varicella
Imunisasi yang dapat diberikan dengan indikasi :
Hepatitis B, hepatitis A, thypoid, pneumococus, meningococus,
PERHATIAN KHUSUS
Hemoroid
Hemoroid adalah varises vena rektum mungkin muncul pertama kali selama kehamilan karena tekanan vena pelvis meningkat
Nyeri dan pembengkakan biasanya hilang dengan anestesi yang dioleskan secara topikal, sabun hangat, dan zat pelunak tinja
Pica
Keinginan wanita hamil untuk makanan aneh disebut pica
Pica adalah kecenderungan seseorang untuk mengonsumsi es, tanah liat, debu dan benda bukan makanan lainnya
Hal ini dapat menandakan kekurangan zat besi
PERHATIAN KHUSUS
Kelelahan dan Tidur saat
Hamil
Pada masa awal kehamilan, banyak wanita mengalami kelelahan dan membutuhkan peningkatan jumlah tidur yang disebabkan efek progesteron dan mual muntah kehamilan Kebanyakan wanita
mengalami beberapa tingkat gangguan tidur pada
PERHATIAN KHUSUS
Leukorea
Wanita hamil umumnya mengalami peningkatan
cairan vagina sehingga dalam banyak kasus tidak patologis atau masih dalam batas
normal
Peningkatan sekresi lendir oleh kelenjar serviks sebagai respons terhadap
hiperestropin
Leukorea yang mengganggu adalah hasil infeksi
1. Preconceptional folic
acid supplementation
can reduce the
recurrence risk of having
a childwith a neural-tube defect by what percentage? a. 11% b. 26% c. 72% d. 90%
2. Preconceptional counseling has been shown to do which of the following?
a. Result in more intended pregnancies
b. Decrease the number of perinatal deaths
c. Decrease the number of infants born with birth defects
d. Improve pregnancy outcomes for women with preexisting medical conditions
3. When is the best opportunity to provide
preconceptional counseling?
a. During the 6-week postpartum visit
b. During a hospitalization for an acute illness c. During a periodic health maintenance examination
d. At the time an adverse pregnancy outcome is diagnosed
4. Preconceptional counseling involves collection of information regarding previous pregnancy outcomes, medical conditions, and family history. What is the
optimal method of collecting this information?
a. Nurse visit
b. Paper intake form c. Online questionnaire
5. Women with
epilepsy are at
increased risk for which of the following? a. Stillbirth b. Miscarriage c. Congenital anomalies
6. A 27-year-old patient presents to her neurologist to discuss
discontinuing her levetiracetam
prior to attempting pregnancy. Which of the following characteristics make her a candidate for discontinuation? a. She has tonic-clonic seizures
b. She is compliant with her medications
c. She has been seizure free for 18 months
d. She has not required an
7. What supplement
should the patient in
Question 6 initiate prior to attempting pregnancy? a. Iron b. Niacin c. Folate 1 mg d. Folate 4 mg
8. Which of the following is not an example of a killed bacterial or viral vaccine and therefore should not be administered during pregnancy? a. Rabies
b. Tetanus
c. Meningococcus d. Varicella-zoster
9. All except which of the following are true
regarding vaccinations and pregnancy? a. Vaccines that contain toxoids may be administered during pregnancy
b. The hepatitis B vaccine series may be administered during pregnancy
c. Receiving the varicella vaccine is indication for pregnancy termination
d. Conception should be delayed by 1 month after receiving the rubella vaccine
10. Birth defects are responsible for what percentage of infant mortality? a. 2% b. 5% c. 10% d. 20%
11. What is the most through way to obtain a family
history?
a. Patient interview
b. Patient questionnaire c. Constructing a pedigree
12. What is the
recommended daily
dose of folic acid that all
women who may
become pregnant should take?
a. 1 mg b. 4 mg c. 400 mg
13. Which fetal tissues are most
susceptible to damage by high blood phenylalanine levels? a. Renal and hepatic
b. Renal and cardiac c. Cardiac and neural d. Neural and hepatic
14. A 31-year-old woman with
phenylketonuria wants to know
what is the best way to prevent
damage to a fetus when she
gets pregnant.
a. Use a donor egg to get pregnant
b. Make sure her phenylalanine levels are normal 3 months prior to conception
c. Adhere to a phenylalanine-restricted diet once she has a positive pregnancy test
d. Undergo chorionic villus
sampling in the first trimester to determine if the fetus inherited the
15. Worldwide, what are the most common
single-gene disorders?
a. Hemoglobinopathies b. Cystic fibrosis mutations c. Glycogen-storage diseases d. Phenylketonuria mutations
16. What is the best way to identify a genetic
abnormality in a stillborn fetus?
a. Autopsy b. Karyotype
c. Maternal cell-free DNA testing d. Chromosomal microarray analysis
17. Which of the following are important aspects of reproductive history that aid in preconceptional counseling?
a. Length of prior labor b. Prior child’s birthweight c. History of preterm delivery
18. Ashkenazi Jewish individuals should be offered preconceptional carrier screening for all except
which of the following? a. Cystic fibrosis
b. β-thalassemia c. Canavan disease d. Tay-Sachs disease
19. Which of the following obstetrical complications is increased in adolescent pregnancies compared with women aged 20 to 35 years?
a. Anemia b. Aneuploidy
c. Cesarean delivery
20. Fetal risks related to maternal age include which of the following?
a. Aneuploidy b. Preterm birth
c. Growth disorders d. All of the above
21. What is the most common type of genitourinary fistula? a. Vesicovaginal b. Vesicouterine c. Ureterovaginal d. Urethrovaginal
22. Which of the following is the correct sequence of
events in wound healing?
a. Angiogenesis → fibrosis → remodeling b. Angiogenesis → remodeling → fibrosis c. Fibrosis → remodeling → angiogenesis d. Remodeling → angiogenesis → fibrosis
23. How long after tissue injury do most fistulas present?
a. 3 to 5 days b. 1 to 3 weeks c. 4 to 6 months
24. Which of the following anatomic communications
has NOT been described? a. Vesicocervical
b. Ureterouterine c. Urethrouterine d. Ureterocervical
25. In developing countries, most genitourinary
fistulas are attributable to which of the following?
a. Malignancy b. Pelvic surgery c. Obstetric trauma