• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRETES 3. dr. Syah Rini Wisdayanti Sp.OG,M.Kes

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PRETES 3. dr. Syah Rini Wisdayanti Sp.OG,M.Kes"

Copied!
69
0
0

Teks penuh

(1)

PRETES 3

(2)

Definisi :

ANC adalah penilaian pada ibu

dan janin selama masa

kehamilan, untuk mencapai

hasil yang terbaik pada ibu dan

janinnya.

(3)

Tujuan :

Promosi kesehatan, pencegahan penyakit, skrining penyakit dan

penanganannya pada ibu hamil :

Mengurangi komplikasi pada

kehamilan, kelahiran dan nifas

 menurunkan AKI

Mengurangi kematian

bayi dan kematian

perinatal

Melakukan Perawatan terintegrasi selama hamil hingga

persalinan dan nifas

(4)

Melibatkan intervensi spesifik

berbasis bukti untuk semua

wanita

Dilaksanakan pada

empat

waktu kritis

Juga dikenal sebagai model

ANC terfokus: saat kehamilan,

kelahiran, nifas dan perawatan

bayi baru lahir

REKOMENDASI ANC

OLEH WHO

(5)

Saat ini rekomendasi WHO untuk ANC:

8 kali kontak

Kontak : hubungan aktif antara Ibu hamil dan Nakes

Untuk meningkatkan keamanan selama kehamilan:

penilaian ibu dan janin untuk mendeteksi komplikasi

Untuk meningkatkan komunikasi sistem kesehatan

dan dukungan seputar kehamilan untuk Ibu hamil

dan keluarga

REKOMENDASI ANC

OLEH WHO

(6)
(7)

PERUBAHAN FISIOLOGI

SELAMA KEHAMILAN

(8)

Amenorea

Berhentinya menstruasi secara mendadak pada wanita usia subur

Perubahan Saluran Reproduksi Bawah

Selama kehamilan, mukosa vaginal biasanya tampak merah gelap kebiruan dan kongesti – tanda Chadwick

Perubahan Uterin

Ukuran rahim bertambah terutama pada diameter anteroposterior.

Perubahan Payudara dan Kulit

Perubahan anatomis dari payudara serta peningkatan pigmentasi dan visual pada stria abdominal

Pergerakan Janin

G

erakan janin dapat mulai dirasakan 18-25 minggu

TANDA DAN GEJALA

(9)

• Pengukuran hCG

Satu teknik yang sering digunakan adalah

sandwich-type immunoassay, dengan uji ini,

antibodi monoklonal yang akan terikat dengan subunit beta berikatan dengan bahan pendukung

• Tes Kehamilan di Rumah

Terdapat limit deteksi 12,5 mIU/mL dibutuhkan untuk mendiagnosis 95% kehamilan pada waktu telat menstruasi

• Pengenalan Kehamilan dengan

Sonografi

Kantung kehamilan— kumpulan cairan anekoik kecil didalam kavitas endometrium—merupakan tanda kehamilan sonografis pertama

PEMERIKSAAN

KEHAMILAN

(10)
(11)

PEMERIKSAAN FISIK AWAL Tekanan Darah Berat Badan Pemeriksaan Pelvic Pemeriksaan Serviks Tinggi Fundus Uteri Denyut Jantung Janin Posisi Janin

EVALUASI AWAL

KEHAMILAN

(12)

 Uji spesifik dapat membantu evaluasi pada wanita dengan penyakit kronis tertentu yang idealnya perlu diperiksa sebelum konsepsi

 Tes rutin yang direkomendasikan pada pertemuan prenatal pertama :

 Tes darah awal meliputi hitung darah lengkap

 Penentuan golongan darah dengan status Rh

 Pemeriksaan urinalisis, rubella, clamidia, hepatitis B

PEMERIKSAAN

LABORATORIUM

(13)

Penapisan

aneuploidi

: usia kehamilan 11- 14 minggu dan/atau

15 - 20 minggu

Penapisan serum untuk

defek tabung saraf (neural tube defect)

pada usia kehamilan 15 – 20 minggu

Pemeriksaan

hemoglobin atau hematokrit, serologi sifilis

jika

prevalensi tinggi, harus diulang pada minggu ke-28 dan 32.

Untuk wanita yang berisiko tinggi tertular

HIV

, pengulangan

pemeriksaan direkomendasikan pada trimester ketiga, terutama

sebelum usia kehamilan 36 minggu

Wanita dengan Rh negatif dan tidak tersensitisasi harus diuji

penapisan antibodi berulang

pada 28 sampai 29 minggu, dengan

pemberian immunoglobulin anti-D jika tetap tidak tersensitisasi

PEMERIKSAAN

LABORATORIUM

(14)

Usia gestasi dideteksi dengan baik

saat awal kehamilan

CRL diukur (Crown-Rump Lenght

pada usia kehamilan 9-13 minggu)

Perkiraan hari kelahiran dapat

diperkirakan dengan baik pada usg

awal kehamilan

PEMERIKSAAN

ULTRASONOGRAFI

(15)

1. Skrining untuk Sindrom Down.

Translusensi nuchal pada usia kehamilan 11-14 minggu. Tes darah biokimia secara terpisah pada 15-20 minggu.

2. Skrining untuk defek tuba neural (neural tube defect) . Kadar

alfa-fetoprotein serum ibu pada usia kehamilan 15-20 minggu.

3. Skrining untuk kelainan kongenital struktural dengan pemeriksaan USG

pada usia kehamilan 18-20 minggu.

PEMERIKSAAN

ULTRASONOGRAFI

(16)

 Isu psikososial dapat mempengaruhi kesejahteraan mental dan fisik  Penapisan tersebut mencari :

Rintangan dalam menerima perawatan Rintangan komunikasi

Status nutrisi

Keinginan untuk hamil

Masalah keamanan (kekerasan pasangan, depresi, stres, dan penggunaan bahan terlarang seperti tembakau, alkohol, dan obat-obatan terlarang)

 Penapisan harus dilakukan secara reguler paling tidak sekali dalam satu trimester

SKRINING

PSIKOSOSIAL

(17)

EVALUASI APAKAH ADA RISIKO KEHAMILAN :

PAPARAN ALKOHOL, NARKOTIKA, ROKOK,

KEKERASAN RUMAH TANGGA DAN INFEKSI SERVIKS

 Gangguan spektrum alkohol janin : (1) sindrom alkohol janin

(2) sindrom alkohol janin parsial (3) cacat lahir terkait alkohol

(4) gangguan perkembangan saraf terkait alkohol

(5) gangguan neurobehavioral terkait dengan paparan alkohol prenatal

(18)

 Cegah risiko janin terkait narkotika : memeriksa riwayat konsumsi

narkotika; Skrining dengan kuesioner (TACE)

 Kebiasaan merokok secara rutin dikaitkan dengan

hasil kehamilan yang buruk : abortus spontan, kematian janin, anomali janin, risiko asma, kolik infantile, obesitas anak

RISIKO KEHAMILAN :

NARKOTIKA DAN ROKOK

(19)

 Kekerasan dalam rumah tangga: luka fisik, pelecehan psikologis, kekerasan seksual, perampasan, intimidasi, dan paksaan reproduksi

 Kekerasan oleh pasangan terbukti

dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan :

Hipertensi

Perdarahan per vaginam Hiperemesis

Persalinan preterm

Berat bayi lahir rendah

1 dari 8 perempuan hamil menderita kekerasan rumah

tangga

KEKERASAN RUMAH

TANGGA

(20)

Chlamydia trachomatis diisolasi dari serviks

 Faktor risiko :

Perubahan pasangan seksual baru Berusia di bawah 25 tahun

Riwayat/ adanya penyakit menular seksual lainnya

Kurangnya perawatan prenatal  Tes dilakukan kembali pada

kehamilan 3 sampai 4 minggu setelah pengobatan selesai

INFEKSI PADA

SERVIKS

(21)

Penyakit Jantung Diabetes Melitus Hemoglobinopati Hipertensi Kronis Gangguan Ginjal HIV Gangguan Paru Epilepsi Kehamilan sebelumnya Rhesus Kelainan kromosom Fetal therapy Infeksi Kehamilan kembar

Kelainan pada jumlah cairan ketuban

PENILAIAN RISIKO

KEHAMILAN LAINNYA :

(22)

Pre-eklampsia dan persalinan prematur

 Semua Ibu hamil harus

diskrining pada setiap kunjungan ANC untuk preeklampsia

dengan mengukur tekanan darah dan urinalisis untuk protein

 Kunjungan antenatal tambahan akan diindikasikan untuk wanita dengan faktor risiko

PENILAIAN RISIKO

KEHAMILAN LAINNYA :

(23)

Rekomendasi peningkatan berat badan selama kehamilan

adalah 9 kg

Pada 1970-an, wanita didorong untuk meningkatkan berat

badan antara 11 sampai 12 kg untuk mencegah persalinan

perterm dan pertumbuhan janin terhambat

Kategori BMI Total kenaikan BB

Kenaikan berat badan dalam trimester 2 dan 3

Underweight (BMI < 18.5) 10-18.2 kg 0.45 kg/minggu Normoweight (BMI 18.5-24.9) 11.3-15.8 kg 0.45 kg/minggu Overweight (BMI 25-29.9) 6.8 – 11.8 kg 0.27 kg/minggu Obesitas (BMI ≥ 30.0) 4.9-9.0 kg 0.2 kg/minggu

(24)

Kalori

-

Selama kehamilan

memerlukan 80.000 kkal

-

Peningkatan kalori 300 kkal

per hari

Protein

Kebutuhan 5 sampai 6 g/hari

REKOMENDASI DIET

DAN NUTRISI

(25)
(26)

Zat Besi dan Asam Folat

30 mg hingga 60 mg unsur

besi dan 400 μg (0,4 mg)

asam folat untuk mencegah

anemia ibu, sepsis nifas, berat

badan lahir rendah, kecacatan

janin dan kelahiran prematur

REKOMENDASI DIET

(27)

Kalsium

1,5-2,0 g kalsium

dianjurkan bagi wanita

hamil untuk mengurangi

risiko pre-eklampsia.

REKOMENDASI DIET

(28)

 DHA/ Asam docosahexaenoic

 Asam docosahexaenoic (DHA, 22: 6, n-3) untuk pertumbuhan otak, visual, saraf dan perkembangan motorik serta kognitif

 Suplemen makanan laut adalah sumber makanan utama DHA.  Otak mengalami percepatan

pertumbuhan yang cepat selama trimester terakhir kehamilan dan tahun-tahun pertama kehidupan

REKOMENDASI DIET

DAN NUTRISI

(29)

REKOMENDASI DIET

DAN NUTRISI

(30)

 Beberapa jenis pekerjaan dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan

 Dengan pekerjaan yang

menuntut secara fisik, wanita memiliki peningkatan risiko kelahiran prematur 20 sampai 60 persen, keterbatasan

pertumbuhan janin, atau hipertensi gestasional

PERHATIAN KHUSUS

(31)

PERHATIAN KHUSUS

OLAHRAGA SAAT HAMIL

Wanita hamil dapat melanjutkan

latihan fisik selama kehamilan.

 Olahraga tidak terlalu lelah

 Hindari posisi supinasi, kegiatan yang memerlukan keseimbangan tubuh, dan kondisi cuaca ekstrim

 Latihan terdiri dari treadmill running, step aerobik, atau stair stepper gunakan selama 20

menit tiga sampai lima kali/ minggu, pada wanita hamil normal

(32)

PERHATIAN KHUSUS

Olahraga saat hamil tidak

diperbolehkan pada:

Kelainan jantung

hemodinamik tidak stabil

Penyakit paru restriktif

Inkompetensi Serviks

Plasenta previa > 26 mgg

Riwayat kelahiran preterm

sebelumnya

Preeklampsia

Hamil kembar

(33)

PERHATIAN KHUSUS

Konsumsi Seafood saat

Hamil

 Ikan adalah sumber protein yang

sangat baik, rendah lemak jenuh, dan mengandung asam lemak omega-3

 Beberapa ikan dan kerang mengandung merkuri tinggi,

hindari ikan hiu, ikan todak/ikan pedang (Swordfish), sarden

makarel (King Mackarel), ikan genteng (Tilefish)

 Konsumsi terbatas tuna : tidak lebih dari 12 ons perminggu, tuna putih : 6 ons perminggu

(34)

PERHATIAN KHUSUS

Skrining Timbal

 Paparan timbal :  kelainan pertumbuhan janin  keterlambatan perkembangan anak  kelainan perilaku anak

 Menurut CDC (2010), tidak ada tingkat paparan timbal yang

dianggap aman dalam kehamilan

 Sumber paparan diantaranya emisi kendaraan, limbah cat, pipa, limbah industri, rokok

(35)

PERHATIAN KHUSUS

Berkendara dengan

Pesawat

 Secara umum, perjalanan udara

dalam pesawat bertekanan tidak memiliki efek berbahaya pada kehamilan

 Wanita hamil dapat dengan aman terbang sampai usia kehamilan 36 minggu

 Gunakan sabuk pengaman saat duduk

 Lakukan gerakan ekstremitas bawah yang periodik dan ambulasi per-jam untuk menurunkan risiko

(36)

PERHATIAN KHUSUS

Hubungan Seksual

Pada wanita hamil yang sehat, hubungan seksual biasanya

tidak membahayakan.

Jika terdapat ancaman keguguran, placenta previa, atau

preterm, sebaiknya hubungan seksual dihindari.

Hubungan hubungan seksual di akhir kehamilan secara

khusus belum terbukti berbahaya

(37)

PERHATIAN KHUSUS

Perawatan Gigi

Pemeriksaan gigi

harus disertakan

dalam ANC

Kebersihan gigi

sangat dianjurkan

Karies gigi tidak

diperparah dengan

kehamilan

(38)

PERHATIAN KHUSUS

Konsumsi Kopi

Asupan kopi yang berat setiap

hari - sekitar lima cangkir atau

500 mg kafein meningkatkan

risiko abortus

The American Dietetic

Association (2008)

merekomendasikan asupan

kafein selama kehamilan

dibatasi kurang dari 300 mg

setiap hari, atau sekitar tiga

cangkir kopi

(39)

PERHATIAN KHUSUS

Imunisasi

 Semua wanita yang akan hamil selama musim influenza harus ditawarkan vaksinasi, berapapun usia kehamilannya

 Imunisasi wajib adalah tetanus, difteria dan pertusis

Imunisasi yang dilarang :

MMR

(campak, cacar, rubella) Varicella

Imunisasi yang dapat diberikan dengan indikasi :

Hepatitis B, hepatitis A, thypoid, pneumococus, meningococus,

(40)
(41)

PERHATIAN KHUSUS

Hemoroid

 Hemoroid adalah varises vena rektum mungkin muncul pertama kali selama kehamilan karena tekanan vena pelvis meningkat

 Nyeri dan pembengkakan biasanya hilang dengan anestesi yang dioleskan secara topikal, sabun hangat, dan zat pelunak tinja

Pica

 Keinginan wanita hamil untuk makanan aneh disebut pica

 Pica adalah kecenderungan seseorang untuk mengonsumsi es, tanah liat, debu dan benda bukan makanan lainnya

 Hal ini dapat menandakan kekurangan zat besi

(42)

PERHATIAN KHUSUS

Kelelahan dan Tidur saat

Hamil

 Pada masa awal kehamilan, banyak wanita mengalami kelelahan dan membutuhkan peningkatan jumlah tidur yang disebabkan efek progesteron dan mual muntah kehamilan  Kebanyakan wanita

mengalami beberapa tingkat gangguan tidur pada

(43)

PERHATIAN KHUSUS

Leukorea

 Wanita hamil umumnya mengalami peningkatan

cairan vagina sehingga dalam banyak kasus tidak patologis atau masih dalam batas

normal

 Peningkatan sekresi lendir oleh kelenjar serviks sebagai respons terhadap

hiperestropin

 Leukorea yang mengganggu adalah hasil infeksi

(44)

1. Preconceptional folic

acid supplementation

can reduce the

recurrence risk of having

a childwith a neural-tube defect by what percentage? a. 11% b. 26% c. 72% d. 90%

(45)

2. Preconceptional counseling has been shown to do which of the following?

a. Result in more intended pregnancies

b. Decrease the number of perinatal deaths

c. Decrease the number of infants born with birth defects

d. Improve pregnancy outcomes for women with preexisting medical conditions

(46)

3. When is the best opportunity to provide

preconceptional counseling?

a. During the 6-week postpartum visit

b. During a hospitalization for an acute illness c. During a periodic health maintenance examination

d. At the time an adverse pregnancy outcome is diagnosed

(47)

4. Preconceptional counseling involves collection of information regarding previous pregnancy outcomes, medical conditions, and family history. What is the

optimal method of collecting this information?

a. Nurse visit

b. Paper intake form c. Online questionnaire

(48)

5. Women with

epilepsy are at

increased risk for which of the following? a. Stillbirth b. Miscarriage c. Congenital anomalies

(49)

6. A 27-year-old patient presents to her neurologist to discuss

discontinuing her levetiracetam

prior to attempting pregnancy. Which of the following characteristics make her a candidate for discontinuation? a. She has tonic-clonic seizures

b. She is compliant with her medications

c. She has been seizure free for 18 months

d. She has not required an

(50)

7. What supplement

should the patient in

Question 6 initiate prior to attempting pregnancy? a. Iron b. Niacin c. Folate 1 mg d. Folate 4 mg

(51)

8. Which of the following is not an example of a killed bacterial or viral vaccine and therefore should not be administered during pregnancy? a. Rabies

b. Tetanus

c. Meningococcus d. Varicella-zoster

(52)

9. All except which of the following are true

regarding vaccinations and pregnancy? a. Vaccines that contain toxoids may be administered during pregnancy

b. The hepatitis B vaccine series may be administered during pregnancy

c. Receiving the varicella vaccine is indication for pregnancy termination

d. Conception should be delayed by 1 month after receiving the rubella vaccine

(53)

10. Birth defects are responsible for what percentage of infant mortality? a. 2% b. 5% c. 10% d. 20%

(54)

11. What is the most through way to obtain a family

history?

a. Patient interview

b. Patient questionnaire c. Constructing a pedigree

(55)

12. What is the

recommended daily

dose of folic acid that all

women who may

become pregnant should take?

a. 1 mg b. 4 mg c. 400 mg

(56)

13. Which fetal tissues are most

susceptible to damage by high blood phenylalanine levels? a. Renal and hepatic

b. Renal and cardiac c. Cardiac and neural d. Neural and hepatic

(57)

14. A 31-year-old woman with

phenylketonuria wants to know

what is the best way to prevent

damage to a fetus when she

gets pregnant.

a. Use a donor egg to get pregnant

b. Make sure her phenylalanine levels are normal 3 months prior to conception

c. Adhere to a phenylalanine-restricted diet once she has a positive pregnancy test

d. Undergo chorionic villus

sampling in the first trimester to determine if the fetus inherited the

(58)

15. Worldwide, what are the most common

single-gene disorders?

a. Hemoglobinopathies b. Cystic fibrosis mutations c. Glycogen-storage diseases d. Phenylketonuria mutations

(59)

16. What is the best way to identify a genetic

abnormality in a stillborn fetus?

a. Autopsy b. Karyotype

c. Maternal cell-free DNA testing d. Chromosomal microarray analysis

(60)

17. Which of the following are important aspects of reproductive history that aid in preconceptional counseling?

a. Length of prior labor b. Prior child’s birthweight c. History of preterm delivery

(61)

18. Ashkenazi Jewish individuals should be offered preconceptional carrier screening for all except

which of the following? a. Cystic fibrosis

b. β-thalassemia c. Canavan disease d. Tay-Sachs disease

(62)

19. Which of the following obstetrical complications is increased in adolescent pregnancies compared with women aged 20 to 35 years?

a. Anemia b. Aneuploidy

c. Cesarean delivery

(63)

20. Fetal risks related to maternal age include which of the following?

a. Aneuploidy b. Preterm birth

c. Growth disorders d. All of the above

(64)

21. What is the most common type of genitourinary fistula? a. Vesicovaginal b. Vesicouterine c. Ureterovaginal d. Urethrovaginal

(65)

22. Which of the following is the correct sequence of

events in wound healing?

a. Angiogenesis → fibrosis → remodeling b. Angiogenesis → remodeling → fibrosis c. Fibrosis → remodeling → angiogenesis d. Remodeling → angiogenesis → fibrosis

(66)

23. How long after tissue injury do most fistulas present?

a. 3 to 5 days b. 1 to 3 weeks c. 4 to 6 months

(67)

24. Which of the following anatomic communications

has NOT been described? a. Vesicocervical

b. Ureterouterine c. Urethrouterine d. Ureterocervical

(68)

25. In developing countries, most genitourinary

fistulas are attributable to which of the following?

a. Malignancy b. Pelvic surgery c. Obstetric trauma

(69)

Thank you

Referensi

Dokumen terkait