• Tidak ada hasil yang ditemukan

(ABSTRAK) DAMPAK PROGRAM SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SLPTT) TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN TAYU KABUPATEN PATI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "(ABSTRAK) DAMPAK PROGRAM SEKOLAH LAPANG PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SLPTT) TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI KECAMATAN TAYU KABUPATEN PATI."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

DAMPAK PROGRAM SEKOLAH LAPANG

PENGELOLAAN TANAMAN TERPADU (SLPTT)

TERHADAP PENDAPATAN PETANI PADI DI

KECAMATAN TAYU KABUPATEN PATI

SKRIPSI

Untuk Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi pada Universitas Negeri Semarang

Oleh

Rahadyan Yanuarto 7450406041

JURUSAN EKONOMI PEMBANGUNAN

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

(2)

ii

SARI

Rahadyan Yanuarto. 2011. “ Dampak Program Sekolah Lapang Pengelolaan

Tanaman Terpadu (SLPTT) Terhadap Pendapatan Petani Padi di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati”. Skripsi. Jurusan Ekonomi Pembangunan. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I. Prof. Dr. Rusdarti, M. Si. II. Amin Pujiati SE. M. Si.

Kata Kunci : SLPTT, Adopsi Teknologi, Pendapatan Petani.

Keberhasilan upaya peningkatan produktivitas, produksi dan pendapatan petani sangat bergantung kemampuan penyediaan dan penerapan teknologi produksi yang meliputi varietas unggul, benih berkualitas dan teknologi budidaya lainya. Dalam rangka menanggulangi permasalahan tersebut dicanangkan program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT). Program ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan pendapatan petani melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan juga penerapan teknologi yang sesuai dengan kondisi petani dan lingkungan setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat adopsi teknologi SLPTT dan dampak SLPTT terhadap pendapatan petani padi di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati.

Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis deskriptif persentase dan uji t. Deskriptif persentase digunakan untuk mengukur tingkat adopsi teknologi SLPTT dan uji t digunakan untuk mengukur pendapatan petani antara sebelum dan sesudah mengikuti SLPTT. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik proporsional random sampling dari 2 kelompok tani yaitu kelompok tani Rukun Santosa dan Bogasari I.. Jumlah sampel dari penelitian ini adalah 50 petani dari jumlah populasi sebesar 102 petani SLPTT di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat adopsi teknologi anjuran SLPTT yang masuk kategori tinggi di daerah penelitian adalah komponen varietas unggul (94%), jumlah bibit (82,7%) dan panen tepat waktu (82,7%), sedangkan yang lainya masuk dalam kategori sedang adalah bibit muda (76,6%), sistem tanam (70%), pemupukan N berdasarkan tingkat kehijauan warna daun (75,3%), pemupukan organik (77,3%), pengairan berselang (76%) dan pengendalian gulma (74%). Dari hasil uji t terhadap pendapatan petani padi menunjukkan t tabel > t hitung (8,297 > 1,67) yang berarti SLPTT memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan petani padi di Kecamatan Tayu Kabupaten Pati.

Referensi

Dokumen terkait

Pada pelaksanaan SLPTT yang akan diteliti meliputi aspek Konteks ( Contect ) yang merupakan deskripsi rinci mengenai kekhususan karakteristik lokasi daerah dan

Berdasarkan observasi dan wawancara di lapangan, tingkat partisipasi petani dalam program Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) pada komoditi jagung

Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis perbedaan efektivitas proses pembelajaran SLPTT padi sawah yang

Berdasarkan permasalahan tersebut di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis perbedaan efektivitas proses pembelajaran SLPTT padi sawah yang

Analisis data untuk mengetahui penerapan teknologi sebelum dan sesudah petani mengikuti SLPTT dilakukan secara deskriptif, sedangkan untuk mengetahui dampak

Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi PTT yang di dalamnya menitikberatkan pada penggunaan varietas unggul baru sangat memungkinkan untuk dilakukan

Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa variabel peran dalam kelompok tani berpengaruh nyata dan positif terhadap kemungkinan efektivitas proses pembelajaran SLPTT

Berdasarkan persepsi responden, bahwa faktor-faktor : (1) karakteristik PTT sebagai inovasi; (2) karakteristik petani sebagai pengguna; (3) kompetensi