• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. apresiasi yang baik dari masyarakat seluruh dunia. Humas adalah model

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. apresiasi yang baik dari masyarakat seluruh dunia. Humas adalah model"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Public Relations atau yang biasa kita sebut dengan Humas, adalah sebuah profesi yang mulai berkembang pesat sejak Perang Dunia II dan mendapatkan apresiasi yang baik dari masyarakat seluruh dunia. Humas adalah model komunikasi antara organisasi dengan lingkungan berfungsi sebagai perantara dari suatu organisasi, baik yang profit dan nonprofit guna mencapai kerjasama yang baik. Ini merupakan tuntutan agar praktisi humas selalu berperan aktif dan kreatif dalam segala kegiatan humas, keaktifan dan kreatifitas ini juga harus di imbangi dengan profesionalitas dan sikap yang jujur dalam berorganisasi maupun dalam posisi humas yang mandiri sebagai seorang tenaga ahli kehumasan.

Perkembangan tekhnologi dan komunikasi telah banyak mempengaruhi

perkembangan humas. Banyaknya jenis media massa dan derasnya arus informasi

tidak hanya memberikan efek yang positif, tetapi dalam beberapa kasus malah

justru memberikan efek yang negative pada masyarakat. Peran seorang humas

sangatlah di perlukan di setiap intansi, organisasi maupun individu, agar

membentuk citra yang baik bagi masyarakat luas. Kebutuhan akan humas tidak

dapat di cegah, karena humas mempunyai peran yang sangat penting

danmerupakan elemen yang mempunyai peran penting dalam menjaga dan

menentukan kelangsungan organisasi secara positif.

(2)

Humas mempunyai peran dan tugas yang sangat penting dan tidak dapat diganti dengan elemen apapun, tugas utama humas yaitu menghadapi khalayak atau masyarakat, dimana masyarakat,dimana masyarakat tersebut terdiri dari berbagai macam karakter dan bersifat heterogen serta memiliki kepentingan yang kompleks serta watak yang berbeda-beda pula. Beranjak dari situlah seorang humas harus dapat mensosialisasikan dan mengenalkan program-program yang di buat oleh lembaga atau instansi dimana seorang humas itu bekerja untuk meyakinkan masyarakat akan peran, tugas dan kegiatan humas tidak terlepas dari sorotan, baik oleh masyarakat maupun oleh media. Maka dari itulah yang menjadi alasan mengapa kegiatan humas harus di terapkan secara benar dan professional agar dapat memahami karakter pubik yang berbeda-beda tersebut.

Sebagai contoh kompleks adalah peran humas di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar atau biasa disebut Dishubkominfo. Hal ini mengingat bahwa dalam kepemimpinan yang sudah dijalankan selama 3 tahun (terhitung dari tahun 2013) oleh Bupati dan wakil Bupati Karanganyar, yaitu Drs.

H Juliatmono MM dan H. Rohadi Widodo ,SP akan program dan pencapaian yang telah menjadi cita-cita bersama untuk memajukan Kabupaten Karanganyar.

Banyak pencapaian-pencapaian yang telah di wujudkan baik di bidang pendidikan, bidang pembangunan, maupun bidang sosial.

Secara structural humas merupakan bagian integral dalam suatu

kelembagaan dan bukan suatu fungsi atau bagian yang berdiri sendiri. Humas

adalah penyelenggara komunikasi timbale balik antara lembaga dalam public

yang mempengaruhi sukses dan tidaknya lembaga tersebut untuk mewujudkan

(3)

visi dan misi mereka. Dari pihak suatu lembaga komunikasi yang diharapkan merupakan komunikasi yang ditujukan sebagai sarana bersosialisasi dan menciptakan saling pengertian serta dukungan bagi terciptanya suatu tujuan dan kebijakan serta tindakan yang akan diambil oleh suatu lembaga atau instansi.

Pada hakikatnya tugas dan fungsi humas baik swasta maupun negeri adalah sama, yaitu membangun citra positif bagi instansi masing-masing, yang membuat peran dari humas ini berbeda adalah kepentingan dan tempat humas berada serta dibutuhkan. Secara garis besar humas pemerintahan juga memiliki tujuan untuk membangun citra positif bagi instansinya. Perbedaannya adalah tugas dan fungsi humas pemerintahan dibatasi oleh peraturan perundang-undangan, yang mana peraturan ini harus ditaati dan dijalankan guna mengimbangi pelaksanaan tugas humas tersebut secara umum.

Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Karanganyar adalah instansi pemerintah yang bergerak di bidang informasi dan perhubungan.

Dishubkominfo mempunyai fungsi membantu tugas Bupati, Wakil Bupati, serta segenap jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar untuk melaksanakan segala urusan pemerintahan daerah di bidang Perhubungan, Komunikasi dan Informatika berdasarkan asas etonomi dan tugas pembangunan.

Kegiatan humas pemerintahan merupakan kegiatan guna menanamkan dan

memperoleh ilmu pengetahuan, penghargaan untuk diri sendiri khususnya dan

dari masyarakat secara umum. Informasi yang didapat oleh Dinas Perhubungan

Komunikasi dan informatika Karanganyar akan diolah lagi kemudian diteruskan

kepada masyarakat lagi dalam bentuk berita, ini diperlukan agar masyarakat

(4)

Kabupaten Karanganyar mengetahui apa saja program serta kemajuan yang di

capai oleh Bupati,Wakil Bupati serta SKPD lainnya. Dari hal ini, target dan

program yang akan dicapai Kabupaten Karanganyar juga merupakan

informasiyang harus di teruskan kepada masyarakat, untuk itu humas Dinas

Perhubungan Komunikasi dan Informatika disini memiliki peran penting dalam

tugas mensosialisasikanprogram dan kemajuan apa yang telah dicapai di

Kabupaten Karanganyar ini. Sosialisasi tersebut dapat melalui berbagai cara dan

media baik verbal maupun nonverbal, tetapi perlu diingat juga bahwa tidak semua

informasi dapat diteruskan kepada masyarakat, mengingat ada juga program yang

bersifat rahasia dan tidak boleh dikonsumsi oleh masyarakat secara umum.Disini

humas pemerintahan juga harus dapat berperan menyaring informasi apa saja

yang akan diteruskan kepada masyarakat. Dinas Perhubungan Komunikasi dan

Informatika bukanlah instansi yang menjadi solusi dari sebuah permasalahan

tetapi lebih kepada sebagai pengolahan informasi yang efektif dan efisien

sehingga citra lembaga yang dalam hal ini citra dari Kabupaten Karanganyar akan

menjadi baik di mata masyarakat luas, sehingga Dinas Perhubungan Komunikasi

dan Informatika dapat dipandang sebagai jembatan atau pintu gerbang yang dapat

menghubungkan kepentingan masyarakat dengan kepentingan Pemerintah

Kabupaten Karanganyar. Darisini masyarakat dapat mengetahui program apa

yang akan dicanangkan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam

pembangunan yang bersifat positif, karena memang keadaan geografis Kabupaten

Karanganyar yang variatif, heterogen serta sangat luas, sehingga pemerataan

pembangunan harus dilakukan agar nantinya Kabupaten dapat menjadi Kabupaten

yang keberadaannya diperhitungkan di Provinsi Jawa Tengah. Dinas

(5)

Perhubungan Komunikasi dan Informatika juga merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan apresiasi, baik dalam lingkup Kabupaten maupun dalam lingkup Provinsi, ini merupakan indikasi bahwa keberadaan instansi ini sangat diperlukan untuk menampung aspirasi masyarakat guna menjadi tolok ukur bagi Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam menjalankan program terbaiknya agar tercapai kemajuan di Kabupaten Karanganyar.

Dalam bentuk usaha nyata membantu proses kemajuan dan pembangunan Kabupaten Karanganyar dan mempersiapkan tenaga informasi dan komunikasi yang profeional dalam dunia kerja, Program Diploma III Komunikasi Terapan Fisip Universitas Sebelas Maretadanya mengadakan program KKM ( Kuliah Kerja Media). Dengan melakukan kegiatan KKM di Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, penulis diharapkan dapat menerapkan teori dan ketrampilan praktik yang di peroleh dari bangku kuliah untuk di terapkan pada aktivitas yang sesungguhnya. Secara khusus kegiatan ini memberikan dampak positif dan pengetahuan baru serta pengalaman berharga bagi mahasiswa tentang bagaimana seluk beluk kegiatan kehumasan baik dalam lembaga Pemerintahan maupun di dalam lembaga yang bersifat swasta untuk menghadapi khalayak umum yang bersifat heterogen dengan menerapkan ilmu kehumasan, komunikasi yang baik, efektif dan efisien.

Sesuai apa yang dijabarkan diatas,disini penulis mengambil judul

KEGIATAN BUPATI DAN WAKIL BUPATI DI LAPANGAN UNTUK

MENINGKATKAN ANTUSIASME MASYARAKAT YANG POSITIF DI

KABUPATEN KARANGANYAR.

(6)

B. Tujuan

1. Tujuan Umum:

a. Untuk memenuhi kegiatam proses akhir dalam perkuliahan yang merupakan salah satu syarat kelulusan untuk menjadi Ahli Madya yang sesuai dengan peraturan yang berlaku di Program Diploma III Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sebelas Maret Surakarta.

b. Mencetak lulusan yang berkopeten serta berani bersaing dan mempunyai wawasan tentang gambaran dunia kerja yang sesuai dengan bidang keahliannya serta menerapkan ilmu yang didapat pada saat kuliah pada bidang kehumasan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar.

c. Ikutserta dalam mengembangkan ilmu kehumasan agar di Negara Indonesia ini humas dapat berkembang dengan baik dan benar, dan semua praktisi humas dapat menjalankan perannya dengan baik dan aktif.

2. Tujuan Khusus:

a. Untuk menggali dan mengembangkan kemampuan yang telah dimiliki untuk kemudian digunakan pada dunia kerja sesungguhnya terutama di bidang kehumasan.

b. Untuk mengetahui secara nyata peran dan penerapan ilmu humas dalam

pemerintahan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika beserta

kinerjanya, karena memang sebelunya penulis hanya mengetahui lewat

teori.

(7)

c. Untuk mengetahui peran serta Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar dalam pemerintahan yang dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati serta mengetahui apa saja program dan pencapaianyang menjadi acuan dan rencana guna kemajuan Kabupaten Karanganyar.

d. Untuk melihat secara langsung sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui humas Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kemudian di teruskan kepada masyarakat berkaitan dengan program yang akan dijalankan oleh Bupati dan Wakil Bupati untuk kemajuan bersama dan milik bersama.

C. Tata Laksana Kegiatan

Pelaksanaan KKM dilaksanakan di Dinas Perhubungan Komunikasi dan

Informatika Kabupaten Karanganyar pada tanggal 15 Februari sampai dengan

15 April 2016 atau sekitar 60 hari, dengan jam kerja Senin sampai dengan

Kamis mulai pukul 07.30 – 16.00 WIB, sedangkan hari Jumat mulai pukul

07.30 – 11.00 WIB. Pekerjaan juga dilakukan pada saat akhir pekan karena

memang kegiatan Bupati dan Wakil Bupati tidak berpatokan pada jam kerja.

Referensi

Dokumen terkait

Institusi perlawanan yang digunakan oleh ulama Minangkabau untuk menentang kebijakan kolonial tentang ordonansi guru (1928) dan sekolah liar (1932) bukanlah dalam bentuk

Berdasarkan hasil analisis regresi linier berganda, maka dapat diketahui bahwa dari kedua variabel yang diteliti, ternyata variabel komunikasi (X2) yang mempunyai

Banyak komplikasi yang muncul akibat penyakit diabetes ini, hal yang dapat dilakukan oleh penderita DM adalah mencegah komplikasi dengan cara mengontrol dan mengendalikan

kelom ompok pok kat kata a men menjad jadi i kal kalima imat t atau atau den dengan gan kat kata a lai lain n sin sintak taksis sis ada adalah lah su suatu

Pembekalan PPL dilaksanakan baik oleh pihak fakultas maupun jurusan masing-masing dari setiap mahasiswa praktikan. Khusus untuk mahasiswa praktikan di Fakultas

 Balon resusitasi neonatus dengan katup pelepas tekanan  Reservoar oksigen untuk memberikan O2 90-100%..  Sungkup wajah dengan bantalan pinggir,

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode latihan beban Circuit Body Weight terhadap dan fleksibilitas siswa yang mengikuti ekstrakurikuler bola

pengambilan gambar, kamera harus dikalibrasi terlebih dahulu. Dalam penelitian ini, dikaji pengaruh berbagai parameter terhadap hasil rekontruksi suatu objek, yaitu panjang