• Tidak ada hasil yang ditemukan

Hukum Waris Menurut Hukum Islam

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Hukum Waris Menurut Hukum Islam"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Putusan Hakim tersebut, jika dirujuk berdasarkan Pasal 185 ayat (1) Kompilasi Hukum Islam bahwa: (1) ahli waris yang meninggal lebih dahulu dari pada si pewaris, maka

Kompilasi Hukum Islam dalam pasal 171 huruf c, menyatakan ahli waris adalah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan darah atau hubungan

Seperti yang telah dijelaskan dalam KHI pasal 171 huruf (c) yang menyatakan bahwa: “ahli waris adalah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan

30 Menurut Kompilasi Hukum Islam ahli waris adalah sebagaimana di atur dalam Buku II Hukum Kewarisan , BAB I ketentuan umum , dalam Pasal 171 huruf (c) : “Ahli Waris

“Ahli waris ialah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan dengan pewaris, beragama Islam dan tidak terhalang karena hukum untuk

Pasal 171 huruf c Kompilasi Hukum Islam menyebutkan “ ahli waris adalah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai hubungan darah atau hubungan perkawinan

Pengaturannya diatur dalam Pasal 171 huruf c Kompilasi Hukum Islam KHI menyebutkan bahwa yang berhak menjadi ahli waris adalah orang yang pada saat meninggal mempunyai hubungan darah

Beliau mengatakan murtad atau berbeda agama sudah dijelaskan pada pasal 171 pada poin c yaitu: “Ahli waris adalah orang yang pada saat meninggal dunia mempunyai darah atau hubungan