ABSTRAK
PEMBERIAN MAKANAN PENGGANTI CAIR (NUTRISURE GOLD®) TIDAK MENINGKATKAN KADAR HORMON ESTROGEN TETAPI MENINGKATKAN KADAR HORMON PROGESTERON PADA ANAK
TIKUS PUTIH (RATTUS NORVEGICUS) GALUR WISTAR BETINA Penuaan merupakan proses alami yang terjadi pada semua mahluk hidup. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses penuaan adalah hormon. Ketidak seimbangan hormon dalam tubuh dapat terjadi akibat pemberian asupan makanan atau minuman yang mengandung hormon. Orang tua yang memiliki anak-anak usia satu tahun keatas dengan masalah sulit makan kebanyakan memberikan makanan pengganti cair Nutrisure Gold®. Analisis menunjukkan bahwa Nutrisure Gold® mengandung hormon estrogen dan progesteron.Tujuan penelitian ini untuk membuktikan bahwa pemberian Nutrisure Gold® meningkatkan kadar hormon estrogen dan meningkatkan kadar hormon progesteron tikus putih galur wistar betina umur 21 hari.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimental murni dengan post test only control group design. Penelitian ini dilakukan terhadap 36 ekor tikus putih (rattus norvegicus) galur Wistar betina umur 21 hari.Tikus dibagi menjadi 2 kelompok,masing-masing kelompok terdiri dari 18 ekor. Kelompok kontrol diberikan nasi putih 3,11 gram dan aquabides sedangkan kelompok perlakuan diberikan Nutrisure Gold® 0,93 gram 3 kali sehari selama 28 hari.
Data kadar estrogen dan progesteron diuji normalitasnya dengan menggunakan uji Shapiro-Wilk. Hasilnya menunjukkan data berdistribusi normal (p>0,05). Uji perbandingan antara kedua kelompok sesudah perlakuan berupa pemberian makanan pengganti cair Nutrisure Gold® menggunakan uji t- independent. Rerata kadar estrogen kelompok kontrol adalah 44,26±11,49 pg/ml dan rerata kelompok perlakuan adalah 45,30±7,66 pg/ml. Rerata kadar progesteron kelompok kontrol adalah 22,43±3,62 ng/ml dan rerata kelompok perlakuan adalah 27,44±2,28 ng/ml. Analisis kemaknaan kadar estrogen dengan uji t-independent menunjukkan bahwa nilai t = -0.320 dan nilai p = 0,751. Ini berarti bahwa rerata kadar estrogen pada kedua kelompok sesudah diberikan perlakuan tidak menunjukan perbedaan yang bermakna (p>0,05). Analisis kemaknaan kadar progesteron dengan uji t independent menunjukkan nilai t = -4,978 dan p = 0.000. Ini berarti bahwa rerata kadar progesteron pada kedua kelompok sesudah diberikan perlakuan menunjukan perbedaan yang bermakna (p<0,05).
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian makanan pengganti cair Nutrisure Gold® tidak meningkatkan kadar hormon estrogen tetapi meningkatkan kadar hormon progesteron.
Kata Kunci : Makanan Pengganti Cair, Estrogen, Progesteron, Tikus Betina.
ABSTRACT
ADMINISTRATION OF NUTRISURE GOLD® DID NOT INCREASE ESTROGEN LEVEL BUT INCREASED PROGESTRONE LEVEL IN
FEMALE ALBINO RATS (Rattus Norvegicus)
Aging is a natural process that occurs in all living things. One of the factors that influence the aging process is hormone. Hormonal imbalance in the body can result from feeding foods or drinks that contain hormones. Parents who have one year old child and older with a difficult problem to eat mostly provide a liquid meal replacement Nutrisure Gold®. Analysis showed that Nutrisure Gold® contains hormones estrogen and progesterone. The purpose of this study to prove that the administration Nutrisure Gold® increased estrogen and progesterone levels in 21 days old female albino rats.
The research design used was a purely experimental with the post test only control group design. This study was conducted on 36 of 21 days old female albino rats (rattus norvegicus). Rats were divided into two groups, each group consisted 18 rats. The control group was given plain rice 3,11 g and aquabidest while the treatment group was given Nutrisure Gold® 0,93g 3 times a day for 28 days.
Estrogen and progesterone value were tested the normality by using test Shapiro-Wilk. The results showed normal distribution of data (p> 0.05). Test comparisons between the two groups after the treatment for the provision of a liquid meal replacement Nutrisure Gold® using independent t-test. The mean levels of estrogen control group was 44.26 ± 11.49 pg / ml and the mean treatment group was 45.30 ± 7.66 pg / ml. The mean progesterone levels of the control group was 22.43 ± 3.62 ng / ml and the mean treatment group was 27.44 ± 2.28 ng / ml. Analisis significance estrogen levels with independent t-test showed that the value t = -0320 and value p = 0.751. This means that the average estrogen levels in the two groupafter the treatment did not show significant differences (p> 0.05). Analysis of significant levels of progesterone with independent t test showed the value t = -4.978 and p = 0.000. This means that the average levels of progesterone in the two groups after the treatment showed significant differences (p <0.05) Based on these results it can be concluded that feeding liquid replacement nutrisure gold did not increase estrogen levels but increased progesterone levels.
DAFTAR ISI
Halaman
SAMPUL DALAM ... i
PERSYARATAN GELAR ... ii
LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... iii
LEMBAR PENETAPAN PANITIA PENGUJI ... vi
SURAT PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT ... v
UCAPAN TERIMAKASIH ... vi
ABSTRAK ... viii
ABSTRACT ... ix
DAFTAR ISI ... x
DAFTAR TABEL ... xiii
DAFTAR GAMBAR ... xiv
DAFTAR ARTI, LAMBANG, SINGKATAN DAN ISTILAH ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB I PENDAHULUAN ... 1 1.1 Latar belakang ... 1 1.2 Rumusan Masalah ... 4 1.3 Tujuan Penelitian ... 4 1.3.1 Tujuan Umum ... 4 1.3.2 Tujuan Khusus... 4 1.4 Manfaat Penelitian ... 5 1.4.1 Manfaat Ilmiah ... 5 1.4.2 Manfaat Klinis ... 5
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 6
2.1 Teori Aging... 6
2.2 Tanda-tanda Penuaan ... 9
2.3 Mekanisme Sistem Reproduksi Wanita ... 11
2.3.1.1 Struktur, Sintesis, dan Sekresi Estrogen ... 14
2.3.1.2 Fungsi Hormon Estrogen ... 17
2.3.2 Hormon Progesteron ... 19
2.4 Pubertas Dini atau Pubertas Precox ... 23
2.5 Hormon Implan pada Ternak ... 28
2.6 Makanan Pengganti Cair Nutrisure Gold® ... 31
2.6.1 Kandungan Makanan Pengganti Cair Nutrisure Gold® ... 33
2.7 Hewan Coba ... 34
2.7.1 Tikus Betina (Rattus Norvegicus) Galur Wistar ... 35
BAB III KERANGKA BERFIKIR, KONSEP DAN HIPOTESIS PENELITIAN ... 38
3.1 Kerangka Berfikir ... 38
3.2 Konsep Penelitian ... 39
3.3 Hipotesis Penelitian ... 40
BAB IV METODE PENELITIAN ... 41
4.1 Rancangan Penelitian ... 41
4.2 Tempat dan Waktu Penelitian ... 42
4.2.1 Tempat Penelitian ... 42
4.2.2 Waktu Penelitian ... 42
4.3 Penentuan Sumber Data ... 42
4.3.1 Kriteria Sampel Penelitian ... 42
4.3.1.1 Kriteria Inklusi... 42
4.3.1.2 Drop Out ... 43
4.3.2 Besar sampel... 43
4.3.3 Teknik Pengambilan Sampel ... 44
4.4 Variabel Penelitian ... 44
4.4.1 Identifikasi Variabel ... 44
4.4.2 Klasifikasi Variabel ... 44
4.4.3 Hubungan Antar Variabel ... 45
4.5 Definisi Operasional Variabel ... 45
4.6 Bahan Penelitian ... 46
4.8 Prosedur Penelitian ... 47
4.8.1 Makanan Standar Kelompok Kontrol ... 47
4.8.2 Pembuatan Sediaan Makanan Pengganti Cair Nutrisure Gold® ... 47
4.8.3 Persiapan Hewan Coba ... 48
4.8.4 Alur Penelitian ... 50
4.8.5 Cara Pengumpulan Data ... 51
4.9 Analisis Data ... 51
BAB V HASIL PENELITIAN ... 52
5.1 Uji Normalitas Data ... 52
5.2 Uji Homogenitas Data ... 52
5.3 Kadar Estrogen ... 53
5.4 Kadar Progesteron ... 54
BAB VI PEMBAHASAN HASIL PENELITIAN ... 56
6.1 Subyek Penelitian ... 56
6.2 Distribusi dan Homogenitas Data Penelitian ... 56
6.3 Pengaruh Pemberian Nutrisure Gold® terhadap Hormon Estrogen ... 57
6.4 Pengaruh Pemberian Nutrisure Gold® terhadap Hormon Progesteron ... 58
BAB VII SIMPULAN DAN SARAN ... 61
7.1 Simpulan ... 61
7.2 Saran ... 61
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 Perkembangan tikus betina (rattus norvegicus) (rata-rata) ... 36 Tabel 5.1 Hasil Uji Normalitas Kadar Estrogrn dan Progesteron ... 52 Tabel 5.2 Homogenitas Kadar Estrogen dan Progesteron Kelompok Perlakuan ... 54 Tabel 5.3 Perbedaan Rerata Estrogen Antar Kelompok Sesudah Diberikan Makanan
Pengganti Cair Nutrisure Gold® ... 53 Tabel 5.4 Perbedaan Rerata Progesteron Antar Kelompok Sesudah Diberikan
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Hormonal regulation of the female reproductive system (FSH, GnRH,
LH) ... 13
Gambar 2.2 Struktur Kimia Estrogen ... 15
Gambar 2.3 Synthesis Of Estrogen By The Developing Follicle (FSH, LH) ... 16
Gambar 2.4 Struktur Hormon Progesteron ... 21
Gambar 2.5 Makanan Pengganti Cair Nutrisure Gold® kemasan 400 gr dan 900 gr ... 32
Gambar 3.1 Bagan Konsep Penelitian ... 39
Gambar 4.1 Bagan Rancangan Penelitian ... 41
Gambar 4.2 Bagan Hubungan Antar Variabel ... 45
Gambar 4.3 Bagan Alur Penelitian ... 50
Gambar 5.1 Perbandingan Rerata Kadar Estrogen Kelompok Kontrol dan Kelompok Perlakuan ... 54
Gambar 5.1 Perbandingan Rerata Kadar Progesteron Kelompok Kontrol dan Kelompok Perlakuan ... 55
DAFTAR ARTI LAMBANG, SINGKATAN, DAN ISTILAH
AAM : Anti-Aging Medicine Ig : Imunoglobulin
DNA : Deoxyribonucleic Acid GH : Growth Hormone
IGF-1 : Insulin-like Growth Factor 1 LH : Luteinizing Hormone
FSH : Folicel Stimulating Hormone GnRH : Gonadotropin-Releasing Hormone RNA : Ribonucleic Acid
SHBG : Sex Hormone-Binding Globulin AA : Asam Arakhidonat
DHA : Asam Dokosaheksaenoat LA : Linolenic Acid
FOS : Fructo Oligo Sakarida GOS : Gluko Oligo Sakarida DES : Dietylstilbestrol
FDA : Food Drug Administration
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Ethical Clearance ... 68
Lampiran 2 Hasil Laboratorium Analisis PediaSure® dan Nutrisure Gold® ... 69
Lampiran 3 Tabel Kandungan Makanan Pengganti Cair Nutrisure Gold® ... 70
Lampiran 4 Foto Penelitian ... 72
Lampiran 5 Hasil Analisis SPSS ... 73
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Penuaan merupakan proses alami yang terjadi pada semua mahluk hidup. Proses penuaan dimulai semenjak manusia dilahirkan dan seringkali dihubungkan dengan penurunan fungsi tubuh sehingga terjadi penurunan kualitas hidup. Salah satu faktor yang mempengaruhi proses penuaan adalah hormon. Ketidak seimbangan hormon dalam tubuh dapat terjadi akibat pemberian asupan makanan atau minuman yang mengandung hormon yang dikonsumsi dalam dosis dan jangka waktu tertentu sehingga menimbulkan efek samping pada tubuh.
Pada saat ini orang tua yang memiliki anak-anak dengan masalah sulit makan kebanyakan memberikan asupan tambahan berupa makanan pengganti cair sehingga gizi yang diperlukan dalam proses pertumbuhan bisa terpenuhi. Makanan pengganti cair mengandung susu ditujukan untuk anak umur 1-10 tahun.
Susu yang terkandung dalam makanan pengganti cair berisi beberapa bahan tambahan yang bermanfaat untuk kesehatan. Bahan tambahan tersebut diantaranya Arachidonic Acid (AA) merupakan unsur yang penting dalam pembentukan jaringan otak sehingga sangat berperan bagi perkembangan otak, prebiotik yang berperan menyempurnakan sistem pencernaan, omega 3 dan omega 6 merupakan jenis asam lemak tak jenuh ganda yang tidak dapat dihasilkan oleh tubuh berguna untuk memelihara kesehatan rambut, kulit, hormon dan mencegah kerusakan sel.
2
Decosahexaenoic Acid (DHA) fungsi hampir sama dengan AA berfungsi untuk membantu perkembangan otak dan indra penglihatan. Linoleic Acid (LA) merupakan asam lemak essensial yang berfungsi sejalan dengan AA dan DHA untuk membantu perkembangan otak dan mental, Fructo Oligo Sakarida (FOS) untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Betakarotene dan Lactoferin berfungsi sebagai anti oksidan serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kolin merupakan bagian dari vitamin B untuk mencegah membran sel agar tidak mudah rapuh sehingga proses peremajaan sel berfungsi dengan baik. Komposisi mikro-nutrien (vitamin dan mineral), makro- nutrien (protein, lemak, karbohidrat) (Judarwanto, 2014).
Dari beberapa anak yang mendapatkan makanan pengganti cair yang teratur dan diberikan dalam jangka waktu yang panjang terjadi kecendrungan mengalami pubertas dini yaitu menstruasi yang terjadi sebelum usia 8 tahun. Anak tersebut juga menunjukkan tanda – tanda pubertas lain berupa payudara yang mulai berkembang, pertumbuhan rambut ketiak dan rambut pubis, mulai tumbuh jerawat (Marcovecchio dan Chiarelli, 2013; Anonim, 2014). Hal tersebut kemungkinan terjadi akibat adanya peningkatan hormon estrogen di dalam darah akibat pemberian makanan pengganti cair yang mengandung estrogen. Ketidak seimbangan hormon ini mengakibatkan terjadinya proses penuaan (aging)( Pangkahila,2011.)
Makanan pengganti cair mengandung susu yang kemungkinan terpapar hormon akibat pemberian hormon implant pada ternak. Hampir semua peternakan yang mensuplai susu dan daging yang berasal dari Amerika Serikat menggunakan hormon implant. Menurut perkiraan pada tahun 1956, sekitar duapertiga dari sapi ternak di
3
seluruh negara bagian Amerika menggunakan hormon diesthystilbestrol (Swan et al, 2007).
Penelitian ini menggunakan makanan pengganti cair Nutrisure Gold®, yang berbahan dasar susu sapi. Nutrisure Gold® merupakan makanan pengganti cair yang mudah didapatkan di pusat-pusat perbelanjaan.
Dari analisis pada makanan pengganti cair Nutrisure Gold® yang dilakukan di Laboratorium Analitik Universitas Udayana, ditemukan hormon estrogen sebesar 4,98 pg/g . Selain estrogen, ditemukan hormon progesteron sebesar 5,84 pg/g (Lampiran 2).
Pada penelitian sebelumnya dilakukan pemberian makanan pengganti cair Nutrisure Gold® pada anak tikus putih galur wistar (rattus norvegicus) jantan, didapatkan peningkatan kadar hormon estrogen 49,58 % dan hormon progesteron 19,17 % dibandingkan dengan kelompok kontrol (Bonora 2015).
Hal ini yang mendasari dilakukan penelitian lanjutan pemberian makanan pengganti cair Nutrisure Gold® pada tikus betina, dimana kadar hormon estrogen dan progesteron pada tikus betina di dalam tubuh lebih tinggi daripada tikus jantan kemungkinan akan terjadi peningkatan yang lebih besar pada kadar hormon estrogen dan progesteronnya sehingga didapatkan data ilmiah peningkatan kadar hormon yang nantinya bisa menjadi acuan seberapa besar menimbulkan efek samping pada tubuh.
Penelitian ini dilakukan pada anak tikus (rattus norvegicus) betina usia 21 hari, yang sudah memasuki masa sapih dianggap setara dengan anak usia 1 tahun. Penelitian dilakukan selama 28 hari, sehingga umur tikus mencapai 49 hari yang setara dengan anak umur 10 tahun (Sengupta, 2011).
4
1.2 Rumusan Masalah
Permasalahan yang akan dicari jawabannya melalui penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.2.1 Apakah pemberian makanan pengganti cair Nutrisure Gold® meningkatkan kadar hormon estrogen anak tikus putih betina galur wistar umur 21 hari? 1.2.2 Apakah pemberian makanan pengganti cair Nutrisure Gold® meningkatkan
kadar hormon progesteron anak tikus putih betina galur wistar umur 21 hari?
1.3 Tujuan Penelitian 1.3.1 Tujuan Umum :
Mengetahui efek pemberian makanan pengganti cair pada anak tikus putih (rattus norvegicus) betina galur wistar umur 21 hari.
1.3.2 Tujuan khusus :
1. Membuktikan pemberian makanan pengganti cair Nutrisure Gold® meningkatkan kadar hormon estrogen anak tikus putih betina galur wistar umur 21 hari.
2. Membuktikan pemberian makanan pengganti cair Nutrisure Gold® meningkatkan kadar hormon progesteron anak tikus putih betina galur wistar umur 21 hari.
5
1.4 Manfaat Penelitian
Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.4.1 Manfaat ilmiah :
Dapat memperoleh informasi ilmiah bahwa pemberian makanan pengganti cair dapat meningkatkan kadar hormon estrogen serta kadar hormon progesteron pada anak tikus putih betina galur wistar umur 21 hari.
1.4.2 Manfaat klinis :
Dapat menjadi dasar penelitian lebih lanjut mengenai pemberian makanan pengganti cair, setelah diketahui pemberian makanan pengganti cair dapat meningkatkan kadar hormon estrogen serta kadar hormon progesteron pada anak tikus putih betina galur wistar umur 21 hari.