ekologi arsitektur

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.1 Latar Belakang Pada

Pada JurusaJurusan n ArsiArsitekturtektur, , FakulFakultas tas TTekneknik, ik, UniveUniversitas rsitas UdayaUdayana na memilmemilikiiki mata kuliah yang khusus mempelajari mengenai Ekologi dalam Arsitektur, pada mata kuliah yang khusus mempelajari mengenai Ekologi dalam Arsitektur, pada mata kuliah ini mahasiswa diarahkan agar mampu mengaplikasikan desain yang mata kuliah ini mahasiswa diarahkan agar mampu mengaplikasikan desain yang eko

ekologlogi i padpada a desdesain ain yanyang g nannantinytinya a mermereka eka ranrancancang. g. enengan gan menmendesdesain ain secasecarara eko

ekologlogi i makmaka a arsarsitek itek mammampu pu melmelestaestarikarikan n alam alam dendengan gan !er!ersahsaha!aa!at t dendengangannynya.a. Un

Untuk tuk penpenugugasan asan matmata a kulkuliah iah iniini, , parpara a mahmahasisasiswa wa diwdiwaji!aji!kan kan untuntuk uk memmem!ua!uatt ma

makakalah lah EkEkolologogi. i. PaPada da mamakakalalah h inini i akakan an memem!m!ahahas as memengngenaenai i ""esaesain in yayangng #e

#engnginin$o$ormrmasiasikakan n PePerhrhituitungngan an EkEkolologogi" i" yayang ng memengngamam!i!il l o!o!jek jek stustudi di yayangng merupakan !angunan komersil non hunian.

merupakan !angunan komersil non hunian.

Pada jaman sekarang ini, konsep !angunan ramah lingkungan atau green Pada jaman sekarang ini, konsep !angunan ramah lingkungan atau green  !uilding

 !uilding didorong didorong menjadi menjadi tren tren dunia!aik dunia!aik itu itu !agi !agi !angunan !angunan hunian, hunian, !angunan!angunan komersil, dll. %angunan ramah lingkungan ini mempunyai kontri!usi menahan laju komersil, dll. %angunan ramah lingkungan ini mempunyai kontri!usi menahan laju  pemanasan

 pemanasan glo!al glo!al dengan dengan mem!enahi mem!enahi iklim iklim mikro. mikro. alam alam pemanasan pemanasan glo!al, glo!al, halhal yang perlu diperhatikan adalah dengan penghematan air dan energi serta penggunaan yang perlu diperhatikan adalah dengan penghematan air dan energi serta penggunaan energ

energi i ter!aruter!arukan. Arsitekkan. Arsitektur tur ramah lingkungaramah lingkungan, n, yang juga yang juga merupmerupakan akan arsitekarsitektur tur  hijau, mencakup keselarasan antara manusia dan lingkungan alamnya. Arsitektur  hijau, mencakup keselarasan antara manusia dan lingkungan alamnya. Arsitektur  hijau mengandung juga dimensi lain seperti waktu, lingkungan alam, sosiokultural, hijau mengandung juga dimensi lain seperti waktu, lingkungan alam, sosiokultural, ruang, serta teknik !angunan. &al ini menunjukkan !ahwa arsitektur hijau !ersi$at ruang, serta teknik !angunan. &al ini menunjukkan !ahwa arsitektur hijau !ersi$at kompleks, padat dan vital di!anding dengan arsitektur pada umumnya. 'ehingga kompleks, padat dan vital di!anding dengan arsitektur pada umumnya. 'ehingga mem

mempelpelajarajari i halhal(hal (hal yanyang g terkterkait ait daldalam am !id!idang ang arsiarsitektektur tur tententu tu sansangat gat penpentinting.g. 'eper

'eperti ti mempemempelajari lajari EkolEkologi ogi dalam dalam arsitekarsitektur tur juga penting. Perhitungajuga penting. Perhitungan n ekoloekologigi  perlu

 perlu dipahami dipahami karena karena kita kita memerlukan memerlukan rancangan rancangan suatu suatu !angunan !angunan yang yang dapatdapat  !erkelanjutan

 !erkelanjutan dikemudian dikemudian hari hari dan dan seminimal,mungkin seminimal,mungkin tidak tidak merusak merusak lingkungan.lingkungan. #em

#emperperhithitungungkan kan desdesain ain ekoekologlogi i yanyang g menmengedgedepaepankankan n konkonsep sep !an!angungunan an yanyangg ramah lingkungan dan penampilan alam dalam desain terse!ut tentunya menjadi hal ramah lingkungan dan penampilan alam dalam desain terse!ut tentunya menjadi hal ya

yang ng sansangat gat penpentinting g !ag!agi i parpara a arsiarsitek tek masmasa a depdepan. an. an an tidtidak ak luplupa a penpengguggunaanaann  !ahan(!ahan yang mudah

 !ahan(!ahan yang mudah diper!aharui juga perlu diper!aharui juga perlu diperhatikan sehingga alam diperhatikan sehingga alam dapatdapat  !ersaha!at dengan kita.

(2)
(3)

1.2 Rumusan Masalah 1.2 Rumusan Masalah

ar

ari i latalatar r !el!elakaakang ng perpermasamasalahlahan an diadiatas, tas, makmaka a dapdapat at ditditari ari !e!!e!eraerapa pa rumrumusausann masalah se!agai !erikut )

masalah se!agai !erikut ) *.

*. Apa Apa yang yang dimakdimaksud sud dengdengan pan perhituerhitungan ngan ekoloekologi+gi+ .

. %ag%agaimaimana ana cara perancara perancancang g untuntuk uk dapdapat at menmengingin$or$ormasimasikan perhikan perhituntungan ekologan ekologigi lewat hasil rancangannya+

lewat hasil rancangannya+ -.

-. Apa maApa man$an$aat mempat mempelaelajari pejari perhirhituntungan ekgan ekoloologi+gi+ .

. %agaim%agaimana penana penerapan perapan perhituerhitungan engan ekologkologi pada di pada desain !aesain !angunngunan+an+

1.3

1.3 TuTujuanjuan

Tujuan diadakannya pengamatan terhadap elemen(elemen ekologi dalam o!jek studi, Tujuan diadakannya pengamatan terhadap elemen(elemen ekologi dalam o!jek studi, adalah se!agai !erikut )

adalah se!agai !erikut ) *.

*. AgAgar ar mamahahasisiswswa a sasaat at inini i lele!i!ih h mmenengegededepapanknkan an asaspepek k ekekolologogi i dadalalam m hahall mendesain suatu !angunan.

mendesain suatu !angunan. .

. #ampu #ampu mengetmengetahui caahui cara merancra merancang !anang !angunan gunan yang myang memiliki aemiliki aspek ekspek ekologologi dani dan mampu mengin$ormasikan perhitungan ekologi dari hasil

mampu mengin$ormasikan perhitungan ekologi dari hasil rancangannya.rancangannya. -.

-. aapapat t mememamahahami dan mammi dan mampu menpu mengagaplplikikasiasikakan n peperhrhititunungagan n ekekolologogi i dadalalamm desainnya.

desainnya. .

. #ampu m#ampu melihat daelihat dan mengen mengetahui petahui penerapanerapan atau pengn atau pengaplikaaplikasian darsian dari perhitui perhitunganngan ekolo

ekologi gi pada !angunan yang pada !angunan yang sudah jadi sudah jadi dan mampu dan mampu mem!anmem!andingkdingkan an teori(tteori(teorieori dengan penerapannya dilapangan.

dengan penerapannya dilapangan.

1. Man!aat 1. Man!aat

#a

#an$n$aaaat t yayang ng didipeperoroleleh h dadari ri pepenynyususununananan an mamakakalah lah inini i yayaititu u !a!agi gi pepenunuliliss /mahasiswa0, pem!aca dan !agi !idang keilmuan, se!agai !erikut )

/mahasiswa0, pem!aca dan !agi !idang keilmuan, se!agai !erikut ) *.

*. %a%agi Pgi Penenululis /is /mamahashasisiswawa00

#elalui mata kuliah Ekologi Arsitektur yang mengharuskan mahasiswanya #elalui mata kuliah Ekologi Arsitektur yang mengharuskan mahasiswanya untuk memahami teori yang telah di!erikan dalam perkuliahan dan melihat serta untuk memahami teori yang telah di!erikan dalam perkuliahan dan melihat serta mem

memahahamami i pepengngapaplilikakasiasian n teteorori i terterse!se!ut ut dadalalam m susuatu atu !a!angngununan an jadjadi i yayangng digunakan o!jek studi. engan melihat pengaplikasian perhitungan ekologi dalam digunakan o!jek studi. engan melihat pengaplikasian perhitungan ekologi dalam suatu !angunan yang sudah jadi, memudahkan mahasiswa untuk le!ih memahami suatu !angunan yang sudah jadi, memudahkan mahasiswa untuk le!ih memahami mengenai desain yang menggunakan perhitungan ekologi, dan dengan melihat mengenai desain yang menggunakan perhitungan ekologi, dan dengan melihat lan

langsgsunung g mamahahasissiswa wa mammampu pu memem!m!andandiningkgkan an anantatara ra teteorori i yayang ng didi!e!eririkakann diperkuliahan dengan pengaplikasiannya dilapangan.

diperkuliahan dengan pengaplikasiannya dilapangan. .

(4)

ari makalah ini, pem!aca akan mendapatkan suatu masukan !erupa teori ari makalah ini, pem!aca akan mendapatkan suatu masukan !erupa teori mengenai perhitungan rkologi dalam suatu desain arsitektur, khususnya desain mengenai perhitungan rkologi dalam suatu desain arsitektur, khususnya desain  !angunan

 !angunan komersil komersil non non hunian. hunian. ari ari makalah makalah ini, ini, pem!aca pem!aca juga juga dapat dapat mem!erimem!eri  penilaian

 penilaian terhadap terhadap pemahaman pemahaman penulis penulis mengenai mengenai pengin$ormasian pengin$ormasian perhitunganperhitungan ekologi yang terdapat dalam studi o!jek dilapangan.

ekologi yang terdapat dalam studi o!jek dilapangan. -.

-. %a%agi gi %i%idadang ng 2e2eilmilmuauann

%agi !idang keilmuan, makalah pengin$ormasian perhitungan ekolog ini akan %agi !idang keilmuan, makalah pengin$ormasian perhitungan ekolog ini akan sang

sangat at !er!erguguna na untuntuk uk memmemperperkaykaya a penpengetgetahuahuan an dan dan wawwawasanasan, , karkarena ena padpadaa mak

makalah alah ini ini !er!erisiisikan kan menmengengenai ai penpengingin$orm$ormasiaasian n perperhithitungungan an ekoekologlogi i yanyangg terdapat pada desain o!jek studi.

terdapat pada desain o!jek studi. 1." Met#$e Penul%san

1." Met#$e Penul%san

Pada !agian ini mem!ahas mengenai metode(metode yang digunakan dalam Pada !agian ini mem!ahas mengenai metode(metode yang digunakan dalam  penyusunan

 penyusunan makalah makalah ekologi ekologi arsitektur arsitektur ini. ini. #etode #etode yang yang digunakan digunakan dalamdalam  pengumpulan data, antara lain

 pengumpulan data, antara lain #etode 3!servasi, dan #etode #etode 3!servasi, dan #etode 'tudi 4iteratur. Untuk 'tudi 4iteratur. Untuk   pem!ahasan menggunakan #etode

 pem!ahasan menggunakan #etode Pem!ahasan eskripti$,. Pem!ahasan eskripti$,. dan untuk penyimpulandan untuk penyimpulan menggunakan #etode Penyimpulan edukti$.

menggunakan #etode Penyimpulan edukti$. 1.".1 Met#$e Pengum&ulan Data

1.".1 Met#$e Pengum&ulan Data *

*.. 33!!sseerrvvaassii en

engan gan melmelakuakukan kan penpengamgamatan atan lanlansunsung g terhterhadaadap p o!o!jek jek stustudi di sehsehinginggaga meng

mengetahui cara etahui cara dari dari penypenyampaian in$ormasi perhitungampaian in$ormasi perhitungan an ekoloekologi gi lewatlewat hasil rancangan yang sudah jadi.

hasil rancangan yang sudah jadi. .

. 't'tududy y 4i4iteteraratutur r  e

engngan an cacara ra memempmpelaelajarjari i liliterteratuatur r yayang ng terterkakaitit, , sese!a!agagai i !a!ahahan n ununtutuk k  melen

melengkapi makalah, dan gkapi makalah, dan se!agase!agai i pedompedoman an untuuntuk k mem!anmem!andingdingkan kan teoriteori dengan pengaplikasian dilapangan.

dengan pengaplikasian dilapangan. 1.".2 Met#$e Pem'ahasan

1.".2 Met#$e Pem'ahasan

#etode yang digunakan dalam mem!ahas teori dan hasil dari srudi o!jek pada #etode yang digunakan dalam mem!ahas teori dan hasil dari srudi o!jek pada ma

makakalalah h inini i yayaitu itu dedengngan an memetotode de dedeskskririptpti$. i$. #e#etotode de pepem!m!ahahasaasan n ininii di

(5)

 pengamatan mengenai o!jek studi yang terkait dengan perhitungan ekologi dalam desain !angunan.

1.".3 Met#$e Pen(%m&ulan

#etode penyimpulan yang digunakan pada penyusunan makalah ini adalah #etode Penyimpulan edukti$. #etode Penyimpulan edukti$ yaitu dengan menyimpulkan perhitungan ekologi secara umum, kemudian diiuti dengan kesimpulan mengenai penerapan perhitungan ekologi dalam desain  !angunan komersil non hunian

(6)

BAB II

TIN)AUAN TE*RI 2.1 Pengert%an Perh%tungan Ek#l#g%

esain yang dirancang dengan memperhatikan perhitungan lingkungan sekitar sehingga setelah desain ini terwujud tidak menganggu keseim!angan ekosistem yang ada. esain yang di!uat harus dapat menjaga kelestarian lingkungan sekitar. Perhitungan desain ekologi mencakup luas tanah yang tidak  digunakan secara maksimal, kilowatt(jam energi, gallon air, jumlah tanahyang terkikis, dan semua dampak(dampak lingkungan lainnya terhadap se!uah desain. 2.2 Perh%tungan + Perh%tungan Ek#l#g%

2e!erlanjutan /sustaina!ility0 akan terjadi !ila kita dapat menjadi  penghitung(penghitung ekologi yang le!ih !aik pada tataran tingkat komunitas .

Perhitungan ekologi secara hati(hati menyediakan ukuran dampak(dampak  lingkungan secara akurat pada desain sehingga memungkinkan dampak(dampak  ini menjadi in$ormasi penting pada proses desain. Jika dampak(dampak  lingkungan dipakai se!agai dasar untuk mencerminkan harga(harga produk,  produk(produk desain yang ramah lingkungan akan le!ih mudah dikem!angkan kedepannya. Produksi yang ramah lingkungan /eco product0 harus dijadikan syarat dalam system penyaluran dan ke!utuhan produk atau supply and demand . Faktor($aktor yang mempengaruhi perhitungan ekologi, antara lain)

2.2.1 &en,aha(aan

Pencahayaan merupakan salah satu $aktor untuk mendapatkan keadaan lingkungan yang aman dan nyaman serta !erkaitan erat dengan produkti$itas manusia. /padmana!a,5560

imana terdapat pencahayaan alami dan !uatan yaitu )

• Pencahayaan alami adalah sum!er pencahayaan yang !erasal dari sinar matahari. 'inar alami mempunyai !anyak keuntungan, selain menghemat energi listrik juga dapat mem!unuh kuman. Untuk mendapatkan pencahayaan alami pada suatu ruang diperlukan jendela(jendela yang !esar ataupun dinding kaca sekurang(

(7)

kurangnya *76 dari pada luas lantai. alam usaha meman$aatkan cahaya alami,  pada selang waktu antara pukul 58.55 s7d *6.55, perlu direncanakan dengan !aik 

sedemikian sehingga hanya cahaya yang masuk ke dalam ruangan, sedangkan  panas diusahakan tidak masuk ke dalam ruangan. Panas yang masuk ke dalam ruangan selain akan menye!a!kan warna permukaan interior akan cepat pudar,  juga akan menye!a!kan !ertam!ahnya !e!an pendinginan dari sistem tata udara,

sehingga tujuan penghematan energi tidak tercapai.

'um!er pencahayaan alami kadang dirasa kurang e$ekti$ di!anding dengan  penggunaan pencahayaan !uatan, selain karena intensitas cahaya yang tidak tetap, sum!er alami menghasilkan panas terutama saat siang hari epartemen Pemukiman dan Prasarana 9ilayah mewakili pemerintah, asosiasi  pro$esi, konsultan, kontraktor, supplier, pengelola !angunan gedung dan  perguruan tinggi, menyusun standar "tata cara perancangan sistem pencahayaan alami pada !angunan gedung" yang selanjutnya di!akukan oleh %adan 'tandardisasi :asional menjadi ) ':1 5-(5555(55*. Pencahayaan alami siang hari dapat dikatakan !aik apa!ila ) *. Pada siang hari antara jam 58.55 sampai dengan jam *6.55 waktu seternpat terdapat cukup !anyak cahaya yang masuk ke dalam ruangan. . istri!usi cahaya di dalam ruangan cukup merata dan atau tidak menim!ulkan kontras yang mengganggu. 'um!er ) http)77kumpulanin$osipil.!logspot.com7

• Pencahayaan !uatan perlu memenuhi $ungsi pokok dari pencahayaan penerangan  !uatan itu sendiri dalam kondisi pemakaian yang normal dengan pemeliharaan

yang wajar. Adapun $ungsi pokok penerangan /illuminasi0 !uatan di dalam gedung, !aik diterapkan tersendiri maupun dalam kom!inasi dengan penerangan alami siang hari adalah)

a. #enciptakan lingkungan yang memungkinkan penghuni(penghuni melihat detail(detail dari tugas dan kegiatan visual secara mudah dan tepat.

 !. #emungkinkan penghuni(penghuni !erjalan dan !ergerak secara mudah dan aman.

c. #enciptaskan lingkungan visual yang nyaman dan !erpengaruh  !aik kepada prestasi

(8)

Untuk mendapatkan jumlah lampu pada suatu ruang dapat dihitung dengan metode $actor utilisasi ruangan, rumusnya adalah se!agai !erikut )

N -  1.2" / E / L / 0    k / 4 LB / 4 R 

imana )

 : ; Jumlah armature *.< ; Faktor Perencanaan

E ; 1ntensitas Penerangan / 4u= 0 4 ; Panjang >uang / meter 0 9 ; 4e!ar >uang / meter 0 ? ; Flu= @ahaya / 4umen 0  4% ; E$isiensi armature / B 0

 > ; Factor Utilisasi >uangan / B 0

F4UC @A&ADA sendiri !isa diketahui melalui rumus !erikut )

5 - 0 / L6

imana )

 ; Flu= @ahaya / 4umen 0 9 ; daya lampu / 9att 0

47w; 4uminous E$$icacy 4amp / 4umen 7 watt 0

%e!erapa data terse!ut di atas dapat dilihat pada catalog / kardus 0 lampu

FA2T3> >UA:A: / k 0 dapat diketahui dari data dimensi ruangan, rumusnya se!agai !erikut )

2 ; / A = % 0 7 / h / A G % 00 imana )

A ; le!ar ruangan / meter 0 % ; panjang ruangan / meter 0 & ; tinggi ruangan / meter 0 h ; & H 5.8< / meter 0

(9)

Perkantoran ; 55 ( <55 4u=

Apartemen 7 >umah ; *55 ( <5 4u=

&otel ;55 ( 55 4u=

>umah sakit 7 'ekolah ; 55 ( 855 4u=

%asement 7 Toilet 7 @oridor 7 &all 7 udang 7 4o!!y ; *55 ( 55 4u= >estaurant 7 'tore 7 Toko ; 55 ( <55 4u=

@ontoh perhitungan penerangan )

Parameter perencanaan untuk perhitungan penerangan ruang dipengaruhi oleh dimensi ruangan, kualitas cahaya yang disesuaikan dengan $ungsi ruangan, jumlah lampu tiap armature, jenis lampu dan warna ruangan. ari data(data terse!ut dapat diketahui  jumlah armature dan pemasangannya.

'uatu contoh perencanaan penerangan ruang meeting dengan data dimensi ruangan ) A ; *< meter, % ; 8 meter, & ; -.< meter dan h ; .< meter 

1ntensitas yang dikehendaki pada ruangan se!esar -55 4u= 4ampu yang dipakai adalah 3sram ulu= E47 = 9att dari data di kardusnya memiliki *855 lumen dan nilai e$isiensi armature se!esar 5.<8.

Tingkat re$leksi ruangan diketahui se!agai !erikut ) langit(langit ; 5.8 I dinding ; 5.< dan lantai 5.-.

Faktor utilitas ruangan diketahui dari ta!le se!esar 5.*  perhitungan dimulai dengan mencari $actor ruangan / k 0

2 ; / A = % 0 7 / h / A G % 00 2 ; / *< = 8 0 7 / .< / *< G 8 00 2 ; / *5 0 7 / <K.< 0 ; 

setelah itu !aru dicari jumlah armature(nya / n 0  : ; / *.< = E = 4 = 9 0 7 / k? =  4% =  > 0

 : ; / *.< = -55 4u= = *< m = 8 m 0 7 /  = *855 = 5.<8 = 5.* 0  : ;

-Jadi jumlah armature(nya -, di!ulatkan menjadi  armature, disarankan di!agi menjadi - !aris tiap !arisnya terdiri dari 8 armature untuk dimensi ruangan seperti terse!ut di atas. 'um!er ) http)77hariyantoeko.!logspot.com7

(10)

2.2.2 Pengha6aan

Penyediaan pengundaraan alami dalam !angunan adalah aspek yang sangat penting, !isa di katakana le!ih penting daripada aspek pencahayaan. &al ini karena ke!utuhan utama manusia untuk hidup sehat dan nyaman sangat !ergantung pada ketersediaan udara di dalam ruangan atau !angunan. Penyediaan udara !ersih ke dalam ruangan sangat di  pengaruhi oleh udara yang ada di luar ruangan sehingga dapat di pastikan !ahwa  !angunan yang lokasinnya !erdekatan dengan sum!er pencemaran udara, seperti jalan raya yang ramai lalu lintasnya atau kawasan industri, juga sangat !erpotensi ikut tercemar. 'ehingga di perlukan sistem penghawaan yang tepat !aik secara alami maupun  !uatan yaitu)

• Penghawaan alami dapat diartikan menjadi !e!erapa pengertian antara lain, Pergerakan udara masuk ke dan keluar dari ruangan tertutup, Pertukaran udara,  perputaran udara secara !e!as, dan merupakan proses untuk mencatu udara segar 

kedalam !angunan gedung dalam jumlah yang sesuai ke!utuhan. Penghawaan alami terjadi karena adanya per!edaan tekanan di luar suatu !angunan atau gedung yang dise!a!kan oleh angin dan karena adanya per!edaan temperatur, sehingga terdapat gas(gas panas yang naik di dalam saluran ventilasi.

• Penghawaan !uatan

%ila Penghawaan alami sudah tidak memenuhi kriteria, maka alternati$ lain yang dapat digunakan adalah menggunakan penghwaan !uatan.

Penghawaan !uatan dapat di!agi menjadi ) *. #ekanik 

. :on #ekanik 

#ekanik !iasanya menggunakan kipas angina, e=haust $an, inhaust $an

 :on #ekanik !iasanya menggunakan A@ /Air @onditioner atau pengkondisian udara0.

%e!erapa alas an menggunakan A@ antara lain ) a. 'uhu

Apa!ila tu!uh manusia sudah tidak !ias menyesuaikan dengan kondisi  !. Polusi

(11)

c. esain >uang d. 'irkulasi %uruk 

'ecara sederhana dapat di gunakan rumus !aku untuk menghitung ketinggian  proporsional langit(langit !erdasarkan luas ruang, yaitu / panjang G le!ar 0 )  se!agai contoh, untuk ruangan - =  m, ketinggian langit(langit agar ruang terasa proporsional adalah /- G  0 )  ; -,< m. untuk mendapatkan sirkulasi udara yang !aik, dalam air udara  panas dapat naik ke atas ruang, terpisah dari udara sejuk, dan segera di alirkan ke luar 

ruang, ketentuan proporsional ini dapat di anggap se!agai ketinggian minimum. :amun tentu ada !atasan ketinggian yang perlu di anut agar ruangan tidak memiliki langit langit yang terlalu tinggi sehingga menyerupai menara angin. Untuk menghitung !atas maksimum ketinggian langit(langit agar tetap proporsional dapat di pakai rumus / panjang ruangan G le!ar ruangan 0.

2.2.3 A%r Bers%h

#enurut penelitian ke!utuhan air rata(rata orang 1ndonesia * liter per hari. &asil survey yang dilakukan irektorat Pengem!angan Air #inum, itjen @ipta 2arya  pada 556 menunjukkan setiap orang 1ndonesia mengkonsumsi air rata(rata se!anyak 

* liter per hari. ari sejumlah itu pemakaian ter!esar untuk keperluan mandi, yakni se!anyak 6< liter per orang per hari atau <B dari total pemakaian air.

2.2. A%r 7#t#r

Air kotor secara $isik memiliki ciri(ciri !erwarnanya keruh, !er!au, !erasa jika diminum. 'ecara kimia memiliki kadar p& yang tinggi, dan memiliki kandungan mineral yang tinggi atau miskin kandungan mineral. 'ecara mikro!iologi terkontaminasi oleh !akteri  patogen /!akteri E coli yang !isa menye!a!kan diare dan salmonela yang !isa

mengaki!atkan tipus0. 2.2." A%r 'ekas

Air lim!ah adalah air !ekas yang !ercampur kotoran. air lim!ah ini tidak diper!olehkan di!uang sem!arangan di lingkungan, tetapi harus ditampung kedalam !ak penampungan. untuk !angunan rumah tinggal, satu atau dua titik !uangan cukup diperlukan septictank  dengan volume * (*,<m- dengan di!uat perem!esan.

(12)

 Air lim!ah khusus adalah air !ekas !uangan dari ke!utuhan(ke!utuhan khusus , seperti restoran yang !esar, pa!rik industry kimia, !engkel, r ummah sakit dan la!oratorium.  !. Air hujan

Air hujan adalah air dari awan yang jatuh dipermukaan tanah. Air terse!ut dialirkan kesaluran(saluran tertentu. Air hujan yang jatuh pada rumah tinggal atau komplek   perummahan disalurkan melalui talang(talang(talang vertical dengan deameter -L

/minimal0 yang diteruskan ke saluran(saluran horiMontal dengan kemiringan 5,<(*B dengan jarak terpendek menuju ke saluran ter!uka lingkungan.

alam menghitung !esar pipa pem!uangan air hujan harus diketahui atap yang menampung air hujan terse!ut dalam luasann m. 'e!agai standar ukuran pipa  peam!uangan di!uat ta!le se!agai !erikut)

diameter  /inci0 luasan atap /m0 volume /liter7menit0 -N /K,6 cm0 N /*5,*6 cm0 <N /*,K5 cm0 6N /*<, cm 0 8N s.d. H *85 -8< 68 **-< < << <K 5 *6*5 -K5

Untuk mencari7menghitung jumlah dan !esar pipa tegak untuk air hujan dapat dicari dengan cara se!agai !erikut.

@ontoh 'oal

4uas atap ; *.55m, &ujan rata(rata di 1ndonesia antara -55(<55 mm7m7jam; < H 8 liter7menit. @urah hujan ; *.55 m = <(8 liter7menit ; 6.555 H 655 linakuter7menit. 4uas atap *.55m dalam ta!le paling e$esien menggunakan diameter 6L dengan kapasitas G7( *.6*5 liter7menit. Jika curah hujan ; 8.555 liter7menit, maka air hujan akan mengalir ke !awah dalam waktu * = 6L ; 8.555 ) *.6*5 ; < menit. Untuk mempercepat  pem!uangan air diperlukan pipa 6L se!anyak < !uah yang terse!ar letaknya sehingga air 

di atas atap pada saat tertentu akan ter!uang keluar dalam waktu * menit. sum!er ) http)77rMal-K.!logspot.com7

(13)

2.2.8 9am&ah

'ampah merupakan material sisa yang tidak diinginkan setelah !erakhirnya suatu proses. 'ampah dide$inisikan oleh manusia menurut derajat keterpakaiannya, dalam proses(proses alam se!enarnya tidak ada konsep sampah, yang ada hanya produk(  produk yang dihasilkan setelah dan selama proses alam terse !ut !erlangsung. Akan tetapi

karena dalam kehidupan manusia dide$inisikan konsep lingkungan maka sampah dapat di!agi menurut jenis(jenisnya.

%erdasarkan sum!ernya *. 'ampah alam . 'ampah manusia -. 'ampah konsumsi . 'ampah nuklir  <. 'ampah industri 6. 'ampah pertam!angan %erdasarkan si$atnya

• 'ampah organik ( dapat diurai (degradable)

'ampah 3rganik, yaitu sampah yang mudah mem!usuk seperti sisa makanan, sayuran, daun(daun kering, dan se!againya. 'ampah ini dapat diolah le!ih lanjut menjadi kompos.

• 'ampah anorganik ( tidak terurai (undegradable)

'ampah Anorganik, yaitu sampah yang tidak mudah mem!usuk, seperti plastik wadah  pem!ungkus makanan, kertas, plastik mainan, !otol dan gelas minuman, kaleng, kayu,

dan se!againya. 'ampah ini dapat dijadikan sampah komersil atau sampah yang laku dijual untuk dijadikan produk laiannya. %e!erapa sampah anorganik yang dapat dijual adalah plastik wadah pem!ungkus makanan, !otol dan gelas !ekas minuman, kaleng, kaca, dan kertas, !aik kertas koran, &O', maupun karton. 'um!er ) http)77id.wikipedia.org7

(14)

2elistrikan adalah si$at !enda yang muncul dari adanya muatan listrik . 4istrik, dapat juga diartikan se!agai !erikut)

• 4istrik adalah kondisi dari partikel su!atomik tertentu, seperti elektron dan proton, yang menye!a!kan penarikan dan penolakan gayadi antaranya.

• 4istrik adalah sum!er energi yang disalurkan melalui ka!el. Arus listrik tim!ul karena muatan listrik mengalir dari saluran positi$ ke saluran negati$.

%ersama dengan magnetisme, listrik mem!entuk interaksi $undamental yang dikenal se!agai elektromagnetisme. 4istrik memungkinkan terjadinya !anyak $enomena $isika yang dikenal luas, seperti petir , medan listrik , dan arus listrik . 4istrik digunakan dengan luas di dalam aplikasi(aplikasi industri seperti elektronik dan tenaga listrik .Terutama  pada !angunan yang mem!utuhkan tenaga listrik. 'um!er listrik pada setiap !angunan

yaitu dari P4:.

2.2.; BahanMater%al

Penggunaan material !ahan !angunan yang tepat !erperan !esar dalam menghasilkan !angunan !erkualitas yang ramah lingkungan.%e!erapa jenis !ahan  !angunan ada yang memiliki tingkat kualitasyang memengaruhi harga. Penetapan anggaran !iaya se!aiknya sesuaidengan anggaran !iaya yang tersedia dan dilakukan sejak awalperencanaan se!elum konstruksi untuk mengatur pengeluaran sehingga  !angunan tetap !erkualitas.

a. #aterial ramah lingkungan memiliki kriteria se!agai !erikutI tidak !eracun, se!elum maupun sesudah digunakan

 !. alam proses pem!uatannya tidak memproduksi Mat(Mat !er!ahaya !agi lingkungan

c. apat menghu!ungkan kita dengan alam, dalam arti kita makin dekat dengan alam karena kesan alami dari material terse!ut /misalnya !ata mengingatkan kita pada tanah, kayu pada pepohonan0

d. %isa didapatkan dengan mudah dan dekat /tidak memerlukan ongkos atau proses memindahkan yang !esar, karena menghemat energi %%# untuk memindahkan material terse!ut ke lokasi pem!angunan0

(15)

e. %ahan material yang dapat terurai dengan mudah secara alami.

%angunan harus menggunakan !ahan yang tepat, e$isien, dan ramah lingkungan. %e!erapa produsen telah mem!uat produk dengan inovasi !aru yang meminimalkan terjadinya kontaminasi lingkungan, mengurangi pemakaian sum!er daya alam tak  ter!arukan denganoptimalisasi !ahan !aku alternati$, dan menghemat penggunaan energy secara keseluruhan.

%ahan !aku yang ramah lingkungan !erperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan !umi. %eragam inovasi teknologi proses produksi terus dikem!angkan agar  industri !ahan !aku tetap mampu !ersaha!at dengan alam. 1ndustri !ahan !angunan sangat !erperan penting untuk menghasilkan !ahan !angunan yang !erkualitas sekaligus ramah lingkungan. 2onstruksi yang !erkelanjutan dilakukan dengan penggunaan !ahan(  !ahan alternati$ dan !ahan !akar alternati$ yang dapat mengurangi emisi @3 sehingga

le!ih rendah daripada kadar normal !ahan !aku yang diproduksi se!elumnya. %ahan  !aku alternati$ yang digunakan pun !eragam. %ahan !angunan juga memengaruhi

konsumsi energi di setiap !angunan. Pada saat !angunan didirikan konsumsi energi antara <(*- persen dan 8K(< persen adalah energi yang dikonsumsi selama masa hidup  !angunan. 'emen, keramik, !atu !ata, aluminium, kaca, dan !aja se!agai !ahan !aku utama dalam pem!uatan se!uah !angunan !erperan penting dalam mewujudkan konsep  !angunan ramah lingkungan. Untuk kerangka !angunan utama dan atap, kini material kayu sudah mulai digantikan material !aja ringan. 1su pene!angan liar /illegal logging0 aki!at pem!a!atan kayu hutan yang tak terkendali menempatkan !angunan !er!ahan kayu mulai !erkurang se!agai wujud kepedulian dan keprihatinan terhadap pene!angan kayu dan kelestarian !umi. Peran kayu pun perlahan mulai digantikan oleh !aja ringan dan aluminium. %aja ringan dapat dipilih !erdasarkan !e!erapa tingkatan kualitas tergantung dari !ahan !akunya.

  >angka atap dan !angunan dari !aja memiliki keunggulan le!ih kuat, antikarat, antikeropos, antirayap, lentur, mudah dipasang, dan le!ih ringan sehingga tidak  mem!e!ani konstruksi dan $ondasi, serta dapat dipasang dengan perhitungan desain arsitektur dan kalkulasi teknik sipil. 2usen jendela dan pintu juga sudah mulai menggunakan !ahan aluminium se!agai generasi !ahan !angunan masa datang. Aluminium memiliki keunggulan dapat didaur ulang /digunakan ulang0, !e!as racun dan Mat pemicu kanker, !e!as perawatan dan praktis /sesuai gaya hidup modern0, dengan desain insulasi khusus mengurangi transmisi panas dan !ising /hemat energi, hemat

(16)

 !iaya0, le!ih kuat, tahan lama, antikarat, tidak perlu diganti sama sekali hanya karet  pengganjal saja, tersedia !eragam warna, !entuk, dan ukuran dengan tekstur variasi /klasik, kayu0. %ahan dinding dipilih yang mampu menyerap panas matahari dengan  !aik. %atu !ata alami atau $a!rikasi !atu !ata ringan /campuran pasir, kapur, semen, dan  !ahan lain0 memiliki karakteristik tahan api, kuat terhadap tekanan tinggi, daya serap air 

rendah, kedap suara, dan menyerap panas matahari secara signi$ikan. Penggunaan keramik pada dinding menggeser wallpaper merupakan salah satu !entuk inovati$ desain. inding keramik mem!erikan kemudahan dalam perawatan, pem!ersihan dinding /tidak   perlu dicat ulang, cukup dilap0, moti$ !eragam dengan warna pilihan eksklusi$ dan

elegan, serta menyuguhkan suasana ruang yang !ervariasi. Fungsi setiap ruang dalam rumah !er!eda(!eda sehingga mem!uat desain dan !ahan lantai menjadi !eragam, seperti marmer, granit, keramik, teraso, dan paruet. #erangkai lantai tidak s elalu mem!utuhkan  !ahan yang mahal untuk tampil artistik. 4antai teraso /tegel0 !erwarna a!u(a!u gelap dan kuning yang terkesan sederhana dan antik dapat diekspos !aik asal dikerjakan secara rapi. 2om!inasi plesteran pada dinding dan lantai di !e!erapa tempat akan terasa unik. Teknik plesteran juga masih mem!eri !anyak pilihan tampilan.

(17)

BAB III

TIN)AUAN 7<= 9E9ETAN

3.1 L#kas%

%angunan yang kami gunakan untuk studi kasus mengenai desain yang mengin$ormasikan prhitungan ekologi yaitu !angunan 2F@ 'esestan. %angunan ini teletak di pusat kota dan mimiliki tempat yang sangat strategis, tepatnya di 'esetan enpasar, Jl. >aya 'esetan, 2el. 'esetan, 2ec. enpasar 'elatan.

Gambar 3.1 KFC Sesseta !ar" atas Sumber : Google earth

(18)

Gambar 3.# Peta L$%as" KFC Seseta Sumber : Google maps

3.2 <ungs%

2F@ 'esetan merupakan salah stu restoran cepat saji yang terdapat di %ali, >estoran ini menawarkn !er!agai jenis maknan yang dominan !er!ahan dasar ayam. >estoran ini menawarkan harga makanan dari harga <555, sehingga dapat dinikmati oleh seluruh kalangan. 2F@ sering digunakan se!agai tempat  !erkumpulnya anak(anak muda, tempat hangout, tempat mem!uat tugas ataupun

hanya se!agai tempat makan !iasa.

Untuk restoran dengan $ungsi seperti ini perlu rasanya mendesain restoran dengan konsep yang santai yang mampu mem!uat orang atau civitas yang ada didalamnya merasa nyaman sehingga !etah untuk mengha!iskan waktunya ditempat ini.

Gambar 3.3 F$t$ KFC Seseta !ar" Ara&Utara Sumber : o!" #r$ba%$

(19)

3.3 >e$ung 7<= 9esetan

Pada Maman sekarang, kecepatan dan kepraktisan dalam mendapatkan  produk merupakan hal yang sangat dicari dan di!utuhkan oleh konsumen. &al

terse!ut tidak terkecuali dalam pem!elian makanan dan minuman. 'elain dapat menghemat waktu, dapat juga mem!erikan kemudahan. Para konsumen le!ih menyukai untuk mem!eli makanan cepat saji yang !anyak di jual di warung atau rumah makan cepat saji dari pada masak sendiri yang memakan !anyak waktu. @ontoh !angunan cepat saji yang terkenal yaitu 2F@ / dulu dikenal dengan nama 2entucky Fried @hicken0 seperti yang kita ketahui pem!angunan edung 2F@ cepat sekali proses pem!angunannya maka kami memilih edung 2F@ yaitu 2F@ 'esetan yang menjadi o!jek o!servasi dengan !erlandasan tentang  perhitungan ekologi yang merupakan mata kuliah waji! semester O khususnya  jurusan arsitektur Universitas Udayana.

(20)
(21)
(22)
(23)
(24)
(25)

( Potongan edung 2F@ 'esetan

3.3.1 L#kas% Ruang

(26)

*. edung 2F@ 'esetan Pada lantai *

( >uang apur   ( >uang @ounter   ( >uang 1nternet

( >uang 'emi Ter!uka ( 3pen Air   ( Toilet Pada 4antai  ( 'trorage ( Family 1ndoor   ( >uang %ermain - Semi Open Air Area - Toilet

3. Perh%tungan Ek#l#g% 3..1 Pen,aha(aan

Pada !angunanan 2F@ 'esetan menggunakan pencahayaan alami dan  pencahayaan !uatan. imana pencahayaan alami dengan meman$aatkan sinar 

matahari yang langsung dimasukan ke ruangan. Pada !angunan ini memasukan cahaya matahari dengan menggunakan elemen penyusun yang dapat memaksimalkan sinar matahari yaitu menggunakan material kaca dan dengan menggunakan ruangan semi ter!uka. 'edangkan untuk pencahayaan !uatan menggunakan lampu 4E 8 watt yang di letakan di dalam rumah lampu agar  cahaya dari lampu 4E terse!ut dapat di!iaskan sehingga cahaya dari lampu tidak terpusat pada satu titik dan agar tidak menim!ulkan silau.

3..2 Pengha6aan

Gambar 3.3 Pe'a&a(aa B)ata Pa!a Ob*e% 

(27)

Pengkodisian udara pada suatu !angunan sangat diperlukan untuk menciptakan kenyamanan !agi para pengunjung. Pada !angunan ini menggunakan  pengkondisian udara atau penghawaan alami dan penghawaan !uatan. Penghawaan alami pada !angunan terdapat pada ruangan semi ter!uka, dan untuk ruangan yang menggunakan A@ terdapat penghawaan kecil yang  !er$ungsi se!agai tempat untuk memasukan $resh air ke dalam ruangan agar 

ruangan yang menggunakan A@ terse!ut tidak pengap dan udara didalam ruangan terse!ut tetap segar.

Penghawaan !uatan pada !angunan ini menggunakan penghawaan yang di!antu oleh A@ @entral , dimana dengan menggunakan A@ @entral

3..3 A%r Bers%h

Pada !angunan ini memiliki sum!er air !esih dari PA# untuk mensuply

ke!utuhan air !ersih yang terdapat pada !angunan. Air !ersih ini digunakan untuk kegiatan oprasional seperti) memasak, mencuci piring atau mencuci !ahan

makanan dan lain(lain. 3.. A%r 7#t#r

Air kotor yang dihasilkan oleh oprasional !angunan ini langsung disalurkan ke saluran P'P yang terdapat pada sekitar lingkungan site. Pem!uangan ke saluran P'P ini karena lokasi 2F@ 'esetan !erada dikawasan enpasar yang memiliki

Gambar 3.+ R)aa Sem" Terb)%a a me)a%a e&a/aa a0am"

(28)

saluran pem!uangan tersendiri. Air kotor di hasilkan oleh kegiatan yang !erasal dari toilet.

3.." A%r 'ekas

Air !ekas pada !angunan ini didapatkan dari air hujan dan sink. imana air !ekas ini didaur ulang dan digunakan kem!ali untuk kegiatan toilet, dan penyiraman lansekap. Air !ekas ini dikumpulkan didalam kolam(kolam penampunan air yang terdapat disekitar site. Pada sink terdapat penangkap lemak atau garstrap yang  !er$ungsi untuk menangkap lemak yang ada di sink selain di sink grastrap ini juga diletakan pada lanta dapur dengan $ungsi yang sama, yaitu se!agai penangkap lemak agar lemak atau minyak tidak menyatu dengan saluran air !ekas lainnya sihingga dapat memperkecil kemungkinan terjadinya penyum!atan pipa

Gambar 3. S)m)r Resaa Gambar 3.2

(29)

Sumber : KFC Sesetan Sumber : KFC

Sesetan

3..8 9am&ah

Pada !angunan 2F@ sesetan menggunakan pemisahan sampah yaitu antara sampah organik, sampah non organik, dan lim!ah yang !er!ahaya. Teknis pemisahan sampah pada !angunan ini dengan dikumpulkan dengan cara dipilah. 'ampah organik dikumpulkan didalam ruangan khusus yaitu ruangan pendingin sampah agar sampah organik tidak menim!ulkan !au. 'ampah organik dapat !erupa samaph tulang, sayuran dan sisa sisa nasi dari para pengunjung.

3..: L%str%k 

2F@ 'esetan menggunakan sum!er distri!usi listrik dari P4: dan dari unit(unit enset yang terdapat didalam !angunan. 'um!er utama listrik pada !angunan ini adalah dengan P4: dan untuk mem!antu listrik pada saat keadaan mati listrik dari sum!er P4:, gedung ini menggunakan !antuan listrik dari sum!er enset. 'um!er(sum!er listrik ini dapat mensuplay ke!utuhan listrik yang di!utuhkan oleh  !angunan untuk oprasional !angunan 2F@ 'esetan.

3..; BahanMater%al

Gambar 3. Grease Tra Sumber: o!" #r$ba%$

(30)

%angunan 2F@ 'esetan menggunakan !ahan(!ahan alam dan menyatukannya dengan !ahan(!ahan lokal untuk menciptakan se!uah desain yang dapat mencerminkan ke!udayaan lokal masyarakat dan dapat !erkesan selaras dengan lingkungannya. 2F@ 'esetan meampilkan !entuk $asad yang menceminkan wajah  !angunan %ali dengan konsep Post #odern. an menggunakan material untuk   !agian dalam ruangan yang dapat menyesuaikan dengan $ungsinya sehingga  pemilihan !ahan7 mateial dapan mendukung $ungsi !angunan itu sendiri.

BAB I?

ANALI9I9 7<= 9E9ETAN

Untuk mengin$ormasikan perhitungan ekologi adapun analisis yang yang akan di!ahas adalah se!agai !erikut)

.1 Pengel#laan Ta&ak terha$a& 7DB

Pada tapak digunakan 2% se!anyak 65B sesuai dengan perda yan gmengatur  tentang koe$isien dasar !angunan di kota denpasar. alam penerapannya, pada  !anguann ini, area ruang luara digunakan se!agai jalurs sirkulasi dna area  parkir !aik pengunjung ataupun !agi pengelola.

.2 Perh%tungan+&erh%tungan ek#l#g% .2.1 Perh%tungan Ek#s%stem

Perhitungan ekologi yang akan dianalisis adalah perhitungan ekosistem yang mencakup semua dampak(dampak lingkungan terhadap !angunan 2F@ 'esetan. 4etak 2F@ 'esetan !erada dikawasan enpasar 'elatan

am!ar .* 2F@ 'esetan enpasar, %ali 'um!er) ok. Pri!adi 5*

(31)

yang memiliki kepadatan penduduk tinggi, dan !erada di lingkungan tempat tinggal masyarakat. Ekosistem yang dimaksud pada !ahasan ini adalah ekosistem di sekitar o!jek itu sendiri. Adapun dampak !angunan terhadap lingkungan disekitar diantaranya terjadi peru!ahan keramaian sirkulasi jalan yang menye!a!kan polusi suara. 'elain itu aroma makanan siap saji juga menim!ulkan polusi !au, dan polusi cahaya  !agi lingkungan asli yang !erada disana se!elumnya.

.2.1 7e'erlanjutan &enggunaan mater%al $an $am&akn(a terha$a& l%ngkungan.

Pada !angunan ini menggunakan material yang ramah lingkungan dan harmonis dengan !angunan disekitarnya terutama !angunan yang  !erciri khas !ali. Adapun uraian tentang !ahan !angunan yang  !erkelanjutan yang digunakan pada %angunan 2F@ ini diaantaranyan

adalah se!agai !erikut)

A. Penggunaan >enteng Metal

enteng metal adalah genteng yang ter!uat dari !ahan metal Qincalume yang ringan namun kuat dan tidak mem!e!ani konstruksi !angunan.

*. 2eunggulan dari enteng #etal )

2erangka atap apa saja !isa dikom!inasikan dengan jenis ini genteng ini. >ingan, sehingga pemasangannya mudah dan menghemat waktu. Ekonomis, dari sisi harga le!ih murah di!andingkan dengan genteng !eton.

. 2elemahan dari enteng #etal )

4e!ih !erisik !ila turun hujan di!anding dengan enteng jenis lain, dikarenakan jenis genting ini ter!uat dari metal yang kete!alannya tidak le!ih dari  mm. 'uhu udara !angunan memakai genteng #etal le!ih panas di!anding dengan jenis genteng lain. #emilih genteng metal yang !aik untuk !angunan anda maka perlu diperhatikan pemasangannya agar hasilnya le!ih maksimal.

B. Penggunaan Mater%al 7a,a

Pada !agunan 2F@ sesetan 1ni menggunakan material kaca se!agai elemen pem!atas samping. Adapun analisis yang didapat pada  !angunan 2F@ sesetan 1ni diantaranya adalah se!agai !erikut)

(32)

a0 'angat !aik ketahanan a!rasi

 !0 Tahan terhadap !ahan kimia, pelarut, minyak, gemuk  c0 Tidak ada masalah degradasi UO

d0 'ta!il pada rentang suhu yang le!ar  e0 #udah di!ersihkan

$0 4ama hidup produk.

g0 Penggunaan kaca dalam pekerjaan konstruksi untuk  menam!ah keindahan !angunan.

h0 Penggunaannya memenuhi pandangan arsitektur untuk  dekorasi eksternal.

i0 engan menggunakan gelas kaca di pedalaman, menghemat ruang di dalam !angunan.

 j0 2aca cladding di !angunan memenuhi ke!utuhan $ungsional  pencahayaan, retensi panas dan hemat energi. Penggunaannya muncul rasa keter!ukaan dan harmonis.

. 2elemahan #aterial 2aca

a0 2aca merupakan konduktor panas yang !uruk. =. Penggunaan Mater%al Baja R%ngan &a$a 9truktur Ata&

Pada !angunan 2F@ 'esetan menggunakan rangka !aja ringan se!agai kerangka pada struktur atap. Adapun analisis yang didapat dari penggunaan ini diantaranya adalah)

*0 2ele!ihan %aja) a0 2uat tarik tinggi.  !0 Tidak dimakan rayap

c0 &ampir tidak memiliki per!edaan nilai muai dan susut d0 %isa di daur ulang

e0 i!anding 'tainless 'teel le!ih murah

$0 i!anding !eton le!ih lentur dan le!ih ringan g0 i!anding alumunium le!ih kuat

0 2ekurangan %aja ) a0 %isa !erkarat.

 !0 4emah terhadap gaya tekan.

c0 Tidak $leksi!el seperti kayu yang dapat dipotong dan di!entuk !er!agai pro$ile

d0 Tidak kokoh e0 Tidak tahan api

.2.2 Mem%n%malkan '%a(a &a$a k#nstruks% $a&at 'er$am&ak &a$a '%a(a l%ngkungan $an s#s%al

#eminimalkan !iaya konstruksi pada !angunan 2F@ 'esetan dapat  !erperngaruh terhadap lingkungan hidup di sekitar !angunan. Adapun usaha(usaha yang dilakukan untuk meminimalkan !iaya konstruksi

(33)

 pada !angunan diantaranya adalah menerapkan ruang ter!uka untuk  meminimalkan penggunaan !eton. 'selain itu penggunaan ruang ter!uka ini juga !erdampak positi$ terhadap ekologi !angunan terutama  pada sistem pemnghawaan alami. Jadi selain menghemat !iaya

konstruksi penggunaan ruang ini juga dapat meminimalkan !iaya pada sistem penghawaan !uatan seperti air conditioner.

.2.3 Pr#$uks% (ang ramah l%ngkungan  eco product 

Produksi yang ramah lingkungan yang diterapkan pada !angunan ini adalah !angunan ini meminimalkan penggunaan yang mengaki!atkan glo!al warming. %angunan ini dirancang ter!uka dan meman$aatkan  penghawaan alami se!agai sistem penghawaan pada !angunan.

Penggunaan Air @onditioner hanya di$okuskan !agi ruang(tertutup yang memang !ersi$at privat dan mem!utuhkan penghawaan !uatan. 'ecara garis !esar pada !angunan 2F@ 'esetan ini meman$aatkan angin dari luar !angunan yang dapat menyejukkan !angunan. 'elain itu, dampak lingkungan juga akan dapat terhindar dai pemanasan glo!al.

%egitu juga pada siang hari pencahayaan alami le!ih dioptimalkan pada  !angunan 2F@ 'esetan karena !angunan ini dirancang ter!uka untuk 

sinar matahari masuk secara alami. Untuk mengurangi intensitas panas matahari, maka pada sisi !angunan dilengkapi denganthmpered glass canopy sling. &al ini dapat mem!erikan rasa sejuk yang alami pada  !angunan. 'elain itu hal terse!ut juga dapat dijadikan tampilan estetika  !angunan yang selaras dengan lingkungan.

.3 Meng%kut% al%ran+al%ran

Dang dimaksud dengan mengikuti aliran(aliran ini adalah se!agai usaha untuk mengetahui sum!er aliran dari distri!usi listrik, air, makanan, dan lain(lainnya yang di!utuhkan untuk memelihara !angunan(!angunan, sehingga kita akan le!ih sensiti$ terhadap sistim(sistim yang mendukung kehidupan kita.

(34)

.3.1 L%str%k

#engetahui sum!er distri!usi listrik7tempat, perusahan, jaringan, kapasitas, !ahan !akar. Pada !angunan 2F@ 'esetan adapun sum!er listrik yang digunakan adalah !ersum!er dari P4:. 2emudian dialirkan ke genMet, dan kemudian dialirkan ke devisi( devisi !angunan yang memerlukan sum!er listrik untuk   pengoperasian mall 2F@ 'esetan. 'um!er energi listrik dari selain

P4: !erasal dari unit Generator Set (genset 0. enerator 'et /genset0 !er$ungsi se!agai pensuplai daya listrik cadangan yang dapat !ekerja apa!ila daya listrik utama dari P4: terputus. enset ini terhu!ung dan dikontrol dengan Panel 2ontrol enset /P20. P2 akan menghidupkan genset dan sensuplay tegangan ke 4O#P !ilamana terjadi gangguan pada sum!er P4: sehingga akan mem!erikan pelayanan yang kontinyu terhadap ketersediaan sum!er tenaga listrik dan diharapkan dengan sistem terse!ut kehandalan sistem energi listrik akan terpenuhi.

.3.2 9am&ah

Proses dari produksi sampah dari 2F@ 'esetan, dipisahkan antara sampah organik, sampah non organik, dan lim!ah yang !er!ahaya. Adapun teknis dari pengangkutan sampah di !angunan komersial 2F@ 'esetan ini adalah sampah organik dipisahkan dengan sampah non organik, dan sampah !eracun dan !er!ahaya. Adapun cara untuk mengamsumsikan sampah perharinya diantaranya adalah se!agai !erikut.

>umus sampah non organik  2apasitas ) *555 orang

* orang )  !uah plastik ; 5,*< =5,*< cm ; 5,55<

(35)

; 2apasitas = volume per orang ; .< m

-Pada !angunan ini sudah didapatkan asumsi sampah  perharinya !erdasarkan kapasitas pengunjung perhari selama   jam, didapatkan jumlah ,< m-.

engan jumlah sedemikian !esarnya maka untuk mengangjut sampah perharinya dilakukan apada su!uh atau pagi hari pada saat  pukul 6 pagi. 'ampah diangkut menggunakan truk pengangut sampah untuk di!awa ke menejemen seelanjutnya. Untuk kapasitas  m ini ketika di!awa ke tempat sampah dan diangkut ke truck 

olumenya akan !erkurang sekitar <B menjadi ** m , dan

kapasitas truk pengangkut sampah ini cukup untuk jumlah ini. 'edangkan untuk sampah(sampah organik digunakan perhitungan rumus se!agai !erikutI

2apasitas ) *555 orang yang makan ayam <5B ; <55 Oolume tulang ayam ) 5,5-m- 7 orang

Oolume ) *< m

-Adapun teknis dari manajemen sampah ini diantaranya adalah sampah dikumpulkan dan dipilah. Adapun sampah ini didominasi oleh tulang(tulang !ekas $ried chiken, dan !e!erapa sampah sayuran. 'ampah organik ini kemudian di!awa ke suatu ruangan khusus yaitu ruangan pendingin sampah agar menghindari atau memperlam!at pem!usukan pada sampah organik.

.3.3 Pem'uangan k#t#ran

Adapun sistem pem!uangan lim!ah kotoran pada !angunan 2F@ 'esetan setiap harinya adalah disalurkan ke jaringan P'P.

a0 Tinja

(36)

Oolume tinja ) 5,5- m- 7 orang

Oolume ) 5.6 m-7 hari

.3. A%r

Pada !angunan 2F@ 'esetan adapun sum!er air yang digunakan adalah air yang !ersum!er dari dai PA# 2ota enpasar . Untuk  de!itnya, pemerintah 2ota enpasar telah mengupayakan  penyaluran air !ersih ke daerah(daerah enpasar 'elatan, dan

mengoptimalkan penyaluran air !ersih ke daerah ini. Adapun perhitungan air !ersih yang di!utuhkan yaitu)

a0 Air !ersih di washta$el

( 2e!utuhan per orang - liter /untuk dua kali cuci tangan se!elum dan sesudah makan0

( Jumlah orang yang cuci tangan 85B dari jumlah maksimum  pengunjung per hari.

; 2e!utuhan air per orang = jumlah orang ; - liter = 855

; 55 liter per hari  !0 Air !ersih di toilet

( 2e!utuhan per orang < liter 

( Jumlah pengunjung yang menggunakan toilet 5B ; ke!utuhsn air per orang = jumlah

; < liter = 55 ; *555 liter 

c0 Air !ersih untuk dapur  ( 2e!utuhan per menu 5.< liter   ( Jumlah menu -555 setiap harinya

; * liter = -555 ; -555 liter per hari.

'edangkan untuk penghitungan air kotor menggunakan  perhitungan air !ersih diatas. Tetapi untuk air !ersih yang tidak 

(37)

soup yang menggunakan kuah dari air. 'ele!ihnya air !ersih yang digunakan akan menjadi air kotor dan air !ekas.

.3." Pen,aha(aan

Jumlah lampu 4E pada !angunan ) *-5 !uah

Jumlah watt ) 8 watt

Figur

Gambar 3.1 KFC Sesseta !ar&#34; atas

Gambar 3.1

KFC Sesseta !ar&#34; atas p.17
Gambar 3.#  Peta L$%as&#34; KFC Seseta

Gambar 3.#

Peta L$%as&#34; KFC Seseta p.18
Gambar 3.3 Pe'a&amp;a(aa B)ata Pa!a Ob*e% 

Gambar 3.3

Pe'a&amp;a(aa B)ata Pa!a Ob*e% p.26
Gambar 3.+ R)aa Sem&#34; Terb)%a a

Gambar 3.+

R)aa Sem&#34; Terb)%a a p.27
Gambar  3.  Grease Tra

Gambar 3.

Grease Tra p.29

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :