• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ESTHER SEAFOOD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ESTHER SEAFOOD"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA

ESTHER SEAFOOD

Oleh :

SRI REZEKI SIANTURI A14104011

PROGRAM STUDI MANAJEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2008

(2)

RINGKASAN

SRI REZEKI SIANTURI. Analisis Strategi Pengembangan Usaha Esther Seafood. Dibimbing oleh HARMINI.

Sektor perikanan memberikan peranan besar dalam perekonomian Indonesia, dimana berdasarkan harga berlaku, PDB subsektor perikanan (Industri Penangkapan dan Budidaya Ikan) hingga kini berperan strategis dalam memberikan sumbangan terhadap PDB sektor pertanian maupun PDB Nasional. Sumbangan PDB Perikanan terhadap sektor Pertanian adalah terbesar kedua setelah tanaman bahan pangan. Pada tahun 2006, besarnya sumbangan PDB Perikanan adalah 72.979,9 milyar rupiah atau 16,95 persen dari PDB Sektor Pertanian, dimana PDB sektor tanaman bahan pangan sebesar 49,60 persen. Jika dilihat dari jumlah produksi hasil perikanan dan kelautan, maka sektor ini juga dikatakan sebagai sektor yang penting bagi perekonomian Indonesia karena tingkat produksinya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Pemasaran hasil perikanan merupakan salah satu kegiatan untuk meningkatkan konsumsi masyarakat terhadap seafood. Pemasok atau supplier seafood merupakan bagian dari subsistem pemasaran yang memasok bahan baku ke pengecer (supermarket atau swalayan) atau restoran-restoran, dimana sebelumnya telah dilakukan proses pasca penangkapan misalnya pencucian, seleksi, sampai pengepakan sehingga produk tersebut memiliki nilai tambah yang tentunya kesegarannya tetap terjaga.

Esther Seafood merupakan perusahaan perseorangan yang bergerak di bidang pemasaran, dimana ada dua bisnis yang dijalankan yaitu memasok bahan baku seafood ke pengecer serta sebagai pengecer seafood. Kedua bisnis ini dijalankan secara bersamaan di dalam satu manajemen. Selain penurunan tingkat penjualan, masalah lain yang dihadapi adalah meningkatnya persaingan dalam bisnis seafood serta perusahaan belum memiliki formulasi strategi yang baik. Hal tersebut di atas menjadi menjadi alasan diperlukannya suatu formulasi strategi pengembangan usaha dengan mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal perusahaan.

Tujuan penelitian ini yaitu : (1) Menganalisis lingkungan internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi Esther Seafood, dan (2) Merumuskan alternatif strategi pengembangan usaha Esther Seafood.

Penelitian dilakukan pada bulan Maret sampai April 2008 di PO. Esther Seafood Jl. Tanjung Raya Blok 7 No. 9 Taman Cimanggu, Bogor, Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer didapatkan dari hasil observasi langsung, hasil wawancara dengan pemilik perusahaan dan pegawai administrasi, serta hasil pengisian kuisioner. Data sekunder didapatkan dari pemilik dan pegawai administrasi perusahaan, situs internet, buku teks manajemen strategis, majalah, Departemen Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Bogor. Metode yang dilakukan dalam pengolahan dan analisis data dilakukan dengan analisis lingkungan internal dan eksternal menggunakan Matriks IFE, EFE dan IE; analisis alternatif strategi dengan Matriks SWOT; dan pemilihan alternatif strategi terbaik dengan Matriks QSP.

(3)

Berdasarkan hasil analisis Matriks IFE didapatkan total skor terboboti sebesar 2.7340. Hal tersebut menandakan bahwa kekuatan internal yang dimiliki perusahaan Esther Seafood berada dalam kondisi rata-rata. Faktor yang menjadi kekuatan terbesar adalah harga yang kompetitif dengan skor terbobot 0.3428. Faktor yang menjadi kelemahan terbesar adalah luas lahan dan bangunan yang masih terbatas dengan skor terbobot 0.0866.

Hasil analisis Matriks EFE didapatkan total skor terbobot sebesar 3.2396. Hal tersebut menunjukan bahwa kondisi lingkungan eksternal perusahaan Esther Seafood dalam merespon peluang dan ancaman berada dalam posisi tinggi. Faktor yang menjadi peluang terbesar bagi perusahaan adalah peluang utama yang dimiliki perusahaan adalah memiliki pelanggan yang loyal (supermarket dan catering) dengan skor terboboti 0.2768. Faktor yang menjadi ancaman terbesar perusahaan adalah jam kerja kantor dari pelanggan supermarket/swalayan yang dibuka serentak 0.3644.

Total skor terboboti Matriks IFE dan EFE menempatkan perusahaan pada kuadran II pada Matriks IE. Kondisi tersebut menunjukan bahwa saat ini perusahaan Esther Seafood berada pada posisi growth and build (tumbuh dan bina). Dimana pada sel ini strategi yang harus dijalankan oleh perusahaan adalah strategi intensif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, pengembangan produk) atau strategi integratif (integrasi ke belakang, ke depan, horizontal).

Berdasarkan hasil dari analisis Matriks SWOT didapatkan 9 alternatif strategi yang mungkin. Kemudian 9 alternatif strategi tersebut disusun menurut tingkat kepentingannya sehingga didapatkan prioritas strategi yaitu : (1) Memperluas skala usaha dengan meningkatkan penawaran dan pangsa pasar (TAS = 5.3734 ), (2) Mengadakan bidang yang berkonsentrasi dalam pemasaran (TAS = 5.3269), (3) Mengefisienkan penggunaan peralatan untuk menghemat BBM (TAS = 5.2174), (4) Melakukan survey pasar tentang bisnis perikanan (TAS = 5.1799), (5) Mengembangkan produk menjadi produk “ready to cook” (TAS = 5.1125) ,(6) Meningkatkan penanganan dengan es agar tetap menjaga kesegaran seafood (TAS = 5.0119) ,(7) Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan (TAS = 5.0476), (8) Memperbaiki sistem manajemen perusahaan (TAS = 4.8332) ,(9) Melakukan pembelian coldstorage (TAS = 3.8984).

Berdasarkan hasil matriks QSP alternatif strategi terbaik yang dapat dilakukan saat ini adalah memperluas skala usaha dengan meningkatkan penawaran dan pangsa pasar. Hal tersebut penting agar perusahaan dapat terus bertahan dalam persaingan, apalagi dengan kondisi perusahaan saat ini yang telah kehilangan banyak pelanggan. Perusahaan Esther Seafood diharapkan dapat mengimplementasikan rekomendasi strategi yang dianggap paling sesuai. Perusahaan Esther Seafood sebaiknya melakukan analisis pasar tentang perikanan di Indonesia supaya dengan itu perusahaan dapat melihat adanya peluang ekspor yang selama ini belum pernah direncanakan oleh perusahaan. Perusahaan sebaiknya melakukan pengembangan yaitu mulai memasuki pasar yang selama ini belum pernah dimasuki, apalagi dengan kondisi perusahaan yang buruk setelah kehilangan banyak pelanggan.

(4)

ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA

ESTHER SEAFOOD

Oleh :

SRI REZEKI SIANTURI A14104011

Skripsi

Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Sarjana Pertanian Pada Fakultas Pertanian

Institut Pertanian Bogor

PROGRAM STUDI MANAJEMEN AGRIBISNIS FAKULTAS PERTANIAN

INSTITUT PERTANAN BOGOR 2008

(5)

Judul : Analisis Strategi Pengembangan Usaha Esther Seafood. Nama : Sri Rezeki Sianturi

NRP : A14104011

Menyetujui, Dosen Pembimbing

Ir. Harmini, M.Si NIP. 131 688 732

Mengetahui, Dekan Fakultas Pertanian

Prof. Dr. Ir. Didy Sopandie, M.Agr NIP. 131 124 019

(6)

PERNYATAAN

DENGAN INI SAYA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI YANG BERJUDUL ” ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ESTHER SEAFOOD ” BELUM PERNAH DIAJUKAN PADA PERGURUAN TINGGI LAIN ATAU LEMBAGA LAIN MANAPUN UNTUK TUJUAN MEMPEROLEH GELAR AKADEMIK TERTENTU. SAYA JUGA MENYATAKAN BAHWA SKRIPSI INI BENAR-BENAR HASIL KARYA SAYA SENDIRI DAN TIDAK MENGANDUNG BAHAN-BAHAN YANG PERNAH DITULIS ATAU DITERBITKAN OLEH PIHAK LAIN KECUALI SEBAGAI BAHAN RUJUKAN YANG DINYATAKAN DALAM NASKAH.

Bogor, Agustus 2008

Sri Rezeki Sianturi A14104011

(7)

RIWAYAT HIDUP

Penulis dilahirkan di Tarutung pada tanggal 11 Oktober 1985. Penulis adalah anak keempat dari enam bersaudara dari pasangan Bapak Rindu Sianturi dan Ibu Mardiana Nainggolan.

Penulis memulai pendidikan di SDN No. 173118 Tarutung pada Tahun 1992 dan lulus pada Tahun 1998. Kemudian penulis melanjutkan pendidikan ke SLTP Negeri 5 Tarutung pada Tahun 1998 dan lulus pada Tahun 2001. Pada Tahun 2001 penulis melanjutkan pendidikan di Sekolah Menengah Umum Negeri I Tarutung dan lulus pada Tahun 2004. Penulis diterima menjadi mahasiswa Program Studi Manajemen Agribisnis, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor pada Tahun 2004 melalui jalur Ujian Saringan Masuk IPB (USMI).

Selama kuliah, penulis aktif dalam kegiatan organisasi intra kampus pada Unit Kegiatan Mahasiswa PMK (Persekutuan Mahasiswa Kristen) sebagai anggota Komisi Kesenian periode 2006–2007. Pada Tahun 2007- 2008 penulis juga aktif sebagai anggota Departemen Pengembangan Minat dan Bakat MISETA. Sejak Tahun 2004 sampai saat ini penulis masih aktif sebagai anggota Paduan Suara Agriaswara IPB. Selain itu, penulis pernah mengikuti berbagai kepanitiaan, yaitu Festival Seni pada Tahun 2006 dan 2007 serta seksi acara pada Natal CIVA (Civitas Akademika) IPB Tahun 2007. Penulis pernah menerima beasiswa PPA dan BRI.

(8)

KATA PENGANTAR

Segala puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas kasih, kekuatan dan penyertaan-Nya dalam hidup penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini. Skripsi ini diajukan sebagai syarat dalam menyelesaikan pendidikan pada Program Sarjana Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Pemilihan topik dan judul penelitian ini didasarkan atas ketertarikan penulis terhadap berkembangnya bisnis atau usaha di bidang periakanan laut, sehingga di dalam sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perikanan laut sangat dibutuhkan strategi yang tepat untuk dapat bertahan.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan skripsi ini. Besar harapan penulis, kiranya penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat maupun bagi para pembaca.

Bogor, Agustus 2008

(9)

UCAPAN TERIMA KASIH

Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus atas kasih setia dan penyertaan-Nya yang senantiasa hadir dalam hidup penulis, terutama selama proses penulisan skripsi ini. Penulis menyadari bahwa selama penulisan skripsi tidak lepas dari kerja sama, doa, dukungan, dan bantuan dari banyak pihak. Oleh karena itu, pada kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :

1. Ibu Ir. Harmini, M.Si atas bimbingan, dukungan dan arahan yang diberikan selaku dosen pembimbing skripsi ini;

2. Bapak Ir. Burhanuddin, MM selaku dosen penguji utama atas kesediaannya menguji serta kritik dan saran dalam penyempurnaan skripsi ini;

3. Ibu Tintin Sarianti, SP selaku dosen penguji komisi pendidikan atas berbagai perbaikan dalam penyempurnaan skripsi ini;

4. Seluruh pihak Esther Seafood, Ibu Esther dan keluarga, Mas Norman, Mba Yuyun atas semua bantuan dan kerja samanya. Semoga Esther Seafood tetap

sukses dan dapat menjalankan semua visi dan misinya. God Bless You all. 5. Orang tuaku tercinta, Bapak Rindu Sianturi dan Ibu Mardiana Nainggolan,

atas kasih sayang, dukungan, nasehat dan arahan yang tiada henti-hentinya diberikan kepada penulis. Karya tulis ini adalah persembahan dan wujud terima kasih kepada Papa dan Mama.

6. Kakak, abang, adekku yang kusayangi, Kak Ellys dan keluarga, Kak Bunga dan keluarga, Ito Deddy, Hertika, Ito Jimmy atas dukungan, doa, perhatian, dan kasih sayang kalian. Love you all.

7. Eleazar Dodo S. SE (Pa Guz). Terimakasih atas doa, support, kasih sayang, dan bantuannya selama penyelesaian skripsi ini.

(10)

8. Sahabat-sahabatku: Acuy, Efendi, Loci, Irna, Nova, Venty, Vera, Lika, Reni, Jane, Richard, Saut, Erika TEP, Marlina, Dina, Bang Christo, Bang Renata. Terimakasih atas persahabatan yang tak akan ternilai dengan apapun.

9. AGB 41: Yanti, Nia, Dika, Yustika, Arisman, Ranzur, Tika, Agnes, Tere, Sri Suci, Iwan, Bertha, Cikung, dan teman AGB lain yang tak bisa ku paparkan satu persatu. Sukses untuk kita di masa mendatang.

10. Teman-teman seperjuangan: Agung, Latifa, Taufik, dan Tutik. Kalian memang luar biasa kawan!

11. Artist in IPB (Art.com): Erika, Pretty, Sonti, Angel, Tri, Yunita, Koyo, Didit, Azis, Rio, Putra, Agus, dan artist-artist lainnya yang tak bisa ku sebutkan satu persatu.

12. PARTARU (Parsadaan Anak Rantau Tarutung): Lisbet, Irma, Laura, Ester, Angel, Johana, Ka Irene, Landes, Agus, Jonner, Felix, Roni, Boy, Christian; dan Teman-teman INERTIA: Ronald, Ruth, Eli, Saari, dll.

13. Agria Swara IPB: Melvin, Ika, Ajeng, Widi, Mas Budi, Greth, Putri, Ka Paulina, Ka Christin, Cibi, Bang Putra, dan teman agria terhormat lainnya. 14. Purwacaraka Music Studio: Bondongan (Mba Tantri, Mas Indra, Attik,

Ferdinan, Mas Nugie); Bangbarung (Mba Pipit, Mas Mpew, Mas Wawan, Mas Dance); Cikini (M’Venty, Mba Delly, Mas Pondi, Mas Didi, Mas Erik). 15. Mba Dewi, Mba Dian, Teh Ida, Pak Yusuf, Mas Hamid. Terimakasih atas

bantuannya selama perkuliahan, seminar, dan sidang.

16. Seluruh pihak yang telah mendukung dan berdoa bagi penulis, yang tidak dapat disebutkan satu per satu. Terimakasih sebesar-besarnya, tanpa kalian penulis tidak akan mampu menyelesaikan skripsi ini.

Referensi

Dokumen terkait

Bagian yang paling sensitif terhadap radiasi adalah tulang dengan jumlah peningkatan radikal bebas relatif lebih tinggi pada ikan bandeng asap yaitu 93,91 cm/g

Pengamatan terhadap dosis iradiasi yang digunakan terlihat bahwa sampai dosis 10 kGy, masing-masing laju dosis dapat menguraikan DO 34 dengan konsentrasi DO 34 sisa yang

Cornelis Yordan Yosua Cornelis Yordan Yosua. Danu Herwono

mula-mula yang dilakukan dalam penelitian terhadap data sekunder, yang. kemudian dilanjutkan dengan penelitian lapangan untuk memperoleh

Guru ketika ingin mengajarkan karakter kepada siswa maka guru harus berkarakter terlebih dahulu. ketika memerintahkan manusia melakukan kebaikan maka beliau adalah orang yang

Dari hasil data angket yang menggunakan analisis prosentasi dapat diketahui mean dari variabel Y (Karakter Siswa) yakni 81,47 yang masuk dalam nilai interval 63–82,

evaluasi terhadap kinerja perusahaan yang telah dicapai selama ini dan dibandingkan dengan rata-rata industry yang sejenis, beberapa faktor yang mempengaruhi harga

Dari bentuk grafik pengosongan pada scope (Gambar 4.8) terlihat bahwa tegangan super kapasitor lebih besar dari 12 volt bertahan selama 1000 detik dengan arus pengosongan 6