• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL CERITA RAKYAT INTERAKTIF JAKA TARUB DAN 7 BIDADARI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL CERITA RAKYAT INTERAKTIF JAKA TARUB DAN 7 BIDADARI"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

PERANCANGAN KOMUNIKASI VISUAL

CERITA RAKYAT INTERAKTIF

“JAKA TARUB DAN 7 BIDADARI”

MUHAMMAD DHARARI FIRDAUS

1401131934

The ORCHID kavling 81, Jl. Jombang Raya Sektor 9 Bintaro, Tangerang Selatan 081290035902

[email protected] Pembimbing:

Irwan Harnoko, S.Sn., M.Des.

Dra. Dria Setiautami, M.Sn.

ABSTRAK

TUJUAN PENELITIAN, adalah untuk menciptakan sebuah cerita rakyat dengan visual dan fitur

yang menarik sehingga orang ingin mengenal kembali cerita rakyat dan memperoleh nuansa baru dalam menikmati sebuah cerita. METODE PERANCANGAN ANALISIS, yang digunakan adalah analisis literatur buku dan perpustakaan, melakukan survey, analisis data, dan studi visual. HASIL YANG DICAPAI, visual interaktif cerita rakyat Jaka Tarub dan 7 Bidadari meliputi media dan item pendukungnya.SIMPULAN, visual interaktif cerita rakyat

Kata Kunci: Cerita Rakyat, Visual Interaktif, Hasil Karya Tugas Akhir

ABSTRACT

RESEARCH OBJECTIVE, is to create a folklore with interesting visuals and features that make people want to learn more about folklore and acquire new way to enjoy a story. RESEARCH METHOD, which is use analysis of literature and library books, conduct surveys, data analysis, and visual studies. RESULTS ACHIEVED, interactive visual folklore of Jaka Tarub and 7 Angels that covers the media and supporting items. CONCLUSIONS, interactive visual folklore.

(2)

PENDAHULUAN

Cerita Rakyat menyimpan banyak cerita tentang leluhur dan asal-usul tempat-tempat di Indonesia yang merupakan suatu harta benilai budaya yang seharusnya dijaga dan dilestarikan. Namun, cerita nusantara semakin lama mulai dilupakan keberadaannya oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Walaupun buku cerita bergambar dan komik yang bertema cerita rakyat sudah banyak diterbitkan, namun tetap saja buku-buku tersebut masih kurang menarik perhatian bagi masyarakat banyak khususnya di kalangan remaja dan dewasa. Hal ini dikarenakan anggapan cerita rakyat Indonesia yang tidak berubah, ketertarikan masyarakat terhadap cerita-cerita yang inovatif, dan kurang minatnya untuk membeli buku mengenai cerita rakyat. Alasan lainnya yaitu kelajuan teknologi yang mulai menciptakan banyak sarana hiburan, salah satunya menyediakan cerita-cerita luar negeri dalam bentuk media interaktif yang inovatif serta lebih menarik daripada buku. Berdasarkan penjelasan diatas serta dilihat dari pendekatan Desain Komunikasi Visual, lingkup pembahasan untuk topik yakni bertemakan Cerita Rakyat. Sehubungan dengan jurusan New Media di School of Design Binus University, dengan membuat suatu visual cerita dengan sistem visual novel yang mengambil cerita “Jaka Tarub dan 7 Bidadari“. Penulis juga menyediakan penyuguhan cerita tersebut dengan unsur-unsur seperti ilustrasi, layout, beberapa modifikasi cerita, pemilihan alur cerita, dan user interface dengan tujuan agar menjadikan cerita tersebut tidak hanya dapat dibaca saja tapi juga berinteraktif.

Rumusan Masalah

Bagaimana merancang suatu komunikasi visual untuk sebuah media interaktif cerita rakyat dengan ilustrasi, layout, pemilihan alur cerita, dan user interface yang dapat menarik masyarakat.

Tujuan Penelitian

Tujuan dan manfaat desain adalah melestarikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam cerita nusantara serta menyajikan cerita rakyat Jaka Tarub dan 7 Bidadari dalam sebuah visual interaktif yang menggambarkan cerita rakyat menjadi lebih menarik.

METODE PENELITIAN

Metode yang digunakan penulis untuk mendapatkan data adalah dengan melakukan tinjauan pustaka melalui riset media elektronik cerita Jaka Tarub dan 7 Bidadari.

(3)

HASIL DAN BAHASAN

Judul dan Tipografi

Logo Jaka Tarub dan 7 Bidadari

Konsep

Logo Jaka Tarub dan 7 Bidadari ini tmenggunakan font style Trajan Pro dengan warna yang berbeda. Font Jaka Tarub dengan motif emas menggambarkan kesan ethnic sedangkan Bidadari dengan warna pink dan motif kain menggambarkan kewanitaan dan elegan.

(4)

Sementara untuk font text pada visual interaktif, menggunakan font DIN Light.

Typeface

Dalam proyek tugas akhir ini font untuk isi menggunakan font ITC Stone Sans, karena font ini sederhana dan tingkat keterbacaannya sangat baik.

Penerapan typeface bacaan di dalam salah satu scene cerita

Gambar di atas merupakan penerapan typeface DIN Light di dalam salah satu scene dongeng interaktif. Typeface DIN Light dipilih karena bentuknya yang simple dan keterbacaannya yang baik.

(5)

Icon

Icon ini dipakai sebagai image dari aplikasi android di dalam tablet.menampilkan visual dari

tokoh Jaka Tarub.

Icon Skema Warna

Skema warna yang digunakan untuk karakter adalah skintone yang sedikit terang untuk Jaka Tarub dan cerah untuk para bidadari. Untuk warna outfit dan environment menggunakan warna-warna earthtone karena pada dasarnya kehidupan yang masih sangat tradisional dan masih sangat bergantung pada alam.

(6)

Karakter

Karakter Jaka Tarub digambarkan sebagai seorang pemuda yang tampan dan gagah. Pakaian yang ia kenakan adalah pakaian adat Jawa sehari-hari. Sedangkan karakter Nawang Wulan digambarkan sebagai wanita cantik, dan elegan.

Karakter Utama

Adapun karakter pendukung dari cerita ini adalah Bidadari-bidadari teman Nawang Wulan. Pakaiannya tidak jauh berbeda dengan Nawang Wulan, hanya warnanya saja yang bervariasi.

(7)

Enviornment

Lingkungan sebagai latar belakang dibuat dengan vector yang di-masking dengan texture yang sesuai dengan objek dan elemen yang ada di dalamnya

(8)

Grid System

Bidang kerja dari dongeng interaktif ini berukuran 600 x 800 px. Sebagai acuan penempatan visual dan text, maka grid system yang dipakai adalah seperti gambar di bawah. Presentasenya adalah 75% dari bidang kerja merupakan area untuk memperlihatkan visual, dan 25% sisanya adalah area untuk text.

Grid System Scenes

Berikut adalah ilustrasi scene yang terdapat pada cerita interaktif ini.

(9)

Poster

Poster merupakan media promosi yang akan dipasang di booth promosi cerita rakyat interaktif ini.

(10)

Bookmark

Bookmark dibuat sebagai merchandise untuk promosi cerita interaktif ini.

Bookmark

Sticker

Sticker dibuat sebagai merchandise untuk promosi cerita interaktif ini.

(11)

Pin

Pin dibuat sebagai merchandise untuk promosi cerita interaktif ini.

Pin

SIMPULAN DAN SARAN

Menghidupkan kembali cerita rakyat ke pandangan masyarakat tidaklah mudah. Melalui penggambaran cerita rakyat ke dalam komik dan buku saja belum tentu dapat menarik perhatian masyarakat. Penulis membuat cerita interaktif ini dengan maksud agar dapat menarik kembali perhatian masyarakat dalam cerita rakyat melalui teknologi-teknologi modern saat ini.

Setelah merancang visual cerita interaktif Jaka Tarub ini, ada beberapa saran yang dapat diberikan kepada semua orang yang menggunakan laporan ini.

1. Cari referensi dan informasi sebanyak-banyaknya dan pelajari dalam-dalam. 2. Buatlah alternatif layout, logo, gambar dan lain-lain sebanyak mungkin sehingga

memudahkan kita untuk dipilih dan dikembangkan nantinya.

3. Sesuaikan penggambaran dan style yang menurut anda sesuai. Jangan paksakan menggunakan style yang menurut anda belum terbiasa.

4. Gunakan software yang anda yakin sudah mahir dalam pembuatan karya anda. 5. Buatlah semaksimal mungkin karena ini adalah karya terakhir anda diperkuliahan.

REFERENSI PENULIS

Aliya, Keisha. 30 Januari (2014). Naskah Drama Cerita Rakyat Berjudul “Jaka

Tarub”. Diakses 20 Maret 2014 dari

http://aliyakeisha.blogspot.com/2014/01/naskah-drama-cerita-rakyat berjudul_30.html

Hornung, David. (2005). Colour, a workshop for artist and designer. London: Laurence King.

(12)

Kru Cerita Rakyat Nusantara. Jaka Tarub, Diakses 20 Maret 2014 dari http://ceritarakyatnusantara.com/id/folklore/114-Jaka-Tarub#

Lawrence Wright (NFGMan). (2006). Character Design for Mobile Devices, Focal Press.

Loomis, Andrew. (1947). Creative Illustration. New York: The Viking Press. Munir. (2012). Multimedia, Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Rustan, Surianto, S.Sn.. (2009). Layout, Dasar & Penerapannya. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Setiawan, Ferry Candra. 12 Februari (2013). Naskah Drama Cerita Rakyat Legenda Jaka. Diakses 20 Maret 2014 dari

http://ceritadantipskeren.blogspot.com/2013/02/naskah-drama-cerita-rakyat-legenda-jaka.html

Soekarno, Cahyo Welly. 24 (2013). Delapan Aturan Emas dalam Merancang User

Interface. Diakses 4 Maret 2014 dari

http://cahyo-welly.blogspot.com/2013/03/delapan-aturan-emas-dalam-merancang.html

RIWAYAT PENULIS

Muhammad Dharari Firdaus, lahir di Jakarta, 25 Agustus 1992. Penulis menamatkan pendidikan S1 di Universitas Bina Nusantara dalam bidang Desain Komunikasi Visual pada tahun 2014. Saat ini penulis bekerja sebagai freelance graphic designer di Jakarta untuk berbagai keperluan desain.

Gambar

Gambar  di  atas  merupakan  penerapan  typeface  DIN  Light    di  dalam  salah  satu  scene  dongeng  interaktif

Referensi

Dokumen terkait

Pesan utama yang akan disampaikan adalah memberikan informasi kepada masyarakat tentang Cerita Rakyat Roro Jonggrang beserta makna cerita dan Mitos yang terkandung

Oleh demikian, objektif kajian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai murni dalam cerita-cerita rakyat Melayu yang terkandung dalam buku Seuntai Himpunan 366 Cerita Rakyat

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan nilai-nilai moral dalam cerita rakyat Jambi. Nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Jambi, merupakan gambaran

Puji syukur atas karunia yang diberikan oleh Allah SWT sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Nilai-Nilai Sosial dalam Cerita Rakyat Nusantara dan

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai karakter yang terkandung dalam Cerita Rakyat Nusantara 34 Provinsi Karya Iim Imadudin & Lia Nuralia dan untuk mengetahui

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat 12 belas nilai karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Lampung, (2) nilai-nilai karakter yang terkandung dalam

Adapun nilai pendidikan yang terkandung dalam cerita rakyat Oheo dan Onggabo pada masyarakat Tolaki dapat disimpulkan sebagai berikut: Dalam cerita rakyat Oheo

Melalui penelitian mengenai nilai kearifan lokal dalam cerita rakyat Tambah Ajang ini adalah sebagai salah satu usaha untuk melestarikan kekayaan budaya bangsa dengan mengungkapkan