Prosedur oPerasional standar
Pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah
tahun 2015
badan akreditasi nasional
sekolah/madrasah
Kompleks Kemdikbud, Gedung F, Lantai 2 PROFESIONAL | TEPERCAYA | TRANSPARAN Akreditasi Bermutu untuk Pendidikan Bermutu
PROSEduR OPERASIONAL STANdAR (POS) PELAkSANAAN AkREdITASI SEkOLAh/mAdRASAh
TAhuN 2015
Tim Penyusun: Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed. (Ketua) Syamsir Alam, M.A. (Sekretaris)
Anggota: Dr. Usman Radiana, M.Pd.
Soeharto, Ed.D. Dr. Tita Lestari, M.Pd., M.Si.
Ja’far Amirudin, ST., MT. Dra. Ainun Salim, M.Ed. Prof. Dr. Salfen Hasri, M.Pd.
Dr. Amat Nyoto, M.Pd. Prof. Dr. Ir. Nelson Pomalingo, M.Pd.
Dr. Toni Toharudin, M.Sc. Yenita, S.Pd., M.Si. Dr. Jafriansen Damanik, M. Pd.
Tim Ahli: Fatkhuri, M.A., M.PP. Dinan Hasbudin AR, S.Ag.
Fajarudin Irfan, S.Pd.I. Copyright © BAN-S/M, 2014 Hak cipta dilindungi undang-undang
All right reserved Cetakan I: Maret 2014
Cetakan II: April 2014 Cetakan III: Maret 2015 (Edisi Revisi)
Diterbitkan oleh
BADAN AKREDITASI NASIONAL SEKOLAH/MADRASAH Kompleks Kemdikbud, Gedung F, Lantai 2 Jl. RS. Fatmawati, Cipete, Jakarta Selatan 12001
Telepon & Fax (021) 75914887
kata Pengantar
Prosedur Operasional Standar (POS) merupakan sebuah petunjuk yang memuat serangkaian instruksi (set of instructions) tertulis yang mendokumentasi kegiatan rutin dan berulang yang dilakukan BANS/M dan BAPS/M dalam proses akreditasi sekolah/madrasah. Pengembangan dan penggunaan POS merupakan bagian yang terintegrasi dengan sistem mutu yang berkualitas karena POS menyajikan informasi bagi individu petugas (asesor) untuk dapat melakukan pekerjaannya secara konsisten dan sesuai dengan ketentuan sehingga kesetaraan integritas dan kualitas hasil (produk) dapat diperoleh.POS diperkenalkan dengan tujuan untuk memerinci proses kerja yang dilakukan BANS/M dan BAPS/M dalam kegiatan akreditasi sekolah/madrasah. POS mendokumentasikan tata cara kegiatan yang akan dilakukan sehingga mampu menjamin konsistensi dan kesesuaian dengan persyaratan teknis dan kualitas serta dapat menjamin perolehan data hasil akre ditasi yang kredibel, berkualitas, dan dapat dibandingkan (comparability).
Dengan adanya POS yang mengatur wewenang dan tanggung jawab berbagai pihak yang terlibat, termasuk mekanisme, prosedur, dan tata cara teknis proses akreditasi sekolah/madrasah yang dilaksanakan, maka variasi dan diskrepansi hasil akreditasi antarasesor akan dapat diminimalkan
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
iv
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahpengambilan kebijakan saat ini. Pada akhirnya, dengan POS pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah akan dapat menjadi lebih mudah dan terukur sehingga hasilnya menjadi lebih dapat dipercaya, dipertanggungjawabkan, dan dibandingkan.
POS pelaksanaan akreditasi sekolah/madrasah terdiri atas lima belas langkah sebagaimana diuraikan berikut ini.
Langkah 1: BAP-S/M menyusun perencanaan jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang akan diakreditasi dengan koordinasi Disdik dan Kanwil Kemenag Provinsi.
Langkah 2: BAP-S/M mengumumkan kepada sekolah/madrasah untuk mendaftar akreditasi melalui Disdik/Kab/Kota dan Kanwil/Kankemenag.
Langkah 3: Disdik Prov/Kab/Kota dan Kanwil/Kankemenag mengusulkan sekolah/madrasah yang akan di akreditasi.
Langkah 4: BAP-S/M menyampaikan Perangkat Akreditasi kepada sekolah/madrasah.
Langkah 5: Sekolah/madrasah mengisi Instrumen Data dan Informasi Pendukung dan Instrumen Akreditasi.
Langkah 6: Sekolah/madrasah mengirimkan isian Instrumen Akreditasi kepada BAP-S/M.
Langkah 7: BAP-S/M bersama asesor melakukan evaluasi isian
instrumen dan audit dokumen untuk
merekomendasikan kelayakan sekolah/madrasah yang akan divisitasi.
Langkah 8: BAP-S/M menetapkan kelayakan sekolah/mad rasah. Langkah 9: BAP-S/M menugaskan asesor melaksanakan visitasi ke
Langkah 10: BAP-S/M melakukan validasi hasil visitasi. Langkah 11: BAP-S/M melakukan verifikasi hasil visitasi.
Langkah 12: BAP-S/M menetapkan hasil dan rekomendasi akreditasi
Langkah 13: BAP-S/M menerbitkan sertifikat akreditasi.
Langkah 14 BAP-S/M melaporkan data (raw data) dan hasil akreditasi kepada BAN-S/M dan pihak terkait.
Langkah 15: BAP-S/M mensosialisasikan hasil akreditasi kepada masyarakat.
Prosedur Operasional Standar (POS) pelaksanaan Akreditasi Sekolah/Madrasah ini diterbitkan agar BAPS/M dapat melaksanakan akreditasi sekolah/madrasah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Atas kerjasama dan dukungan berbagai pihak, BANS/M menyampaikan terima kasih. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati usaha dan amal baik kita semua. Amin.
isi buku
Kata Pengantar | iii Daftar Isi | vii
Langkah
1:
Penyusunan Rencana Jumlah dan Alokasi Akreditasi Sekolah/Madrasah—1Langkah
2:
Pengumuman Pendaftaran Akreditasi Sekolah/ Madrasah—5Langkah
3:
Pengusulan Sekolah/Madrasah untuk Akreditasi —11Langkah
4:
Penyampaian Perangkat Akreditasi ke Sekolah/ Madrasah—15Langkah
5:
Pengisian Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung—19Langkah
6:
Pengiriman ISIAN Instrumen Akreditasi ke BAP-S/M—23Langkah
7:
Evaluasi Isian Instrumen dan Audit Dokumen—27Langkah
8:
Penetapan Kelayakan Sekolah/Madrasah—33Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
viii
Badan akreditasi nasional sekolah/MadrasahLangkah
10:
Validasi Proses dan Hasil Visitasi—43Langkah
11:
Verifikasi Hasil Validasi dan Penyusunan Rekomendasi—51Langkah
12:
Penetapan Hasil dan Rekomendasi Akreditasi—55Langkah
13:
Penerbitan Sertifikat Akreditasi—61Langkah
14:
Pelaporan Data Akreditasi Sekolah/Madrasah—65Penyusunan rencana Jumlah dan
alokasi akreditasi sekolah/madrasah
a. rasional
Pemilihan sekolah/madrasah yang diusulkan untuk mengikuti akreditasi dilakukan secara terbuka dan adil sehingga setiap sekolah/madrasah mempunyai kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam proses seleksi. Agar azas keadilan dapat ditegakkan BAPS/M, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi, dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag dalam menyusun perencanaan jumlah sekolah/madrasah yang diusulkan untuk diakreditasi mempertimbangkan aspek ketuntasan, keseimbangan, kesiapan, dan pembinaan sekolah/madrasah. Penuntasan perlu diutamakan agar semua sekolah/ madrasah memiliki status terakreditasi. Keseimbangan yang dimaksudkan adalah proporsi sekolah/madrasah, negeri/swasta, antarwilayah, kabupaten/kota, jenjang dan program, berdasarkan jumlah sekolah/madrasah yang belum diakreditasi dan yang harus diakreditasi ulang. Kesiapan yang dimaksudkan adalah potensi yang dimiliki sekolah/ madrasah untuk dapat diakreditasi. Sedangkan pembinaan yang dimaksud adalah kesempatan yang diberikan kepada sekolah/madrasah untuk diusulkan mengikuti akreditasi,
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
2
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahb. tuJuan
Menyusun perencanaan jumlah dan alokasi sekolah/ madrasah yang akan diusulkan untuk diakreditasi pada setiap jenis dan jenjang di setiap kabupaten/kota.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BAPS/M, Disdik Provinsi, dan Kanwil Kemenag untuk menyusun perencanaan jumlah, jenis, dan jenjang sekolah/madrasah yang diusulkan untuk diakreditasi.
d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Kegiatan ini dilaksanakan oleh BAPS/M bersama Kepala Disdik Provinsi dan Kepala Kanwil Kemenag.
1. baP-s/m
a. Menyelenggarakan rapat pleno penyusunan rencana jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang akan diakreditasi.
b. Menetapkan jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang akan diusulkan untuk diakreditasi pada setiap jenis/jenjang di setiap kabupaten/kota.
2. disdik Provinsi
a. Memberikan data tentang sekolah terkait dengan akreditasi.
b. Mengikuti rapat pleno penyusunan rencana jumlah dan alokasi sekolah yang akan diakreditasi.
3. kanwil kemenag
a. Memberikan data tentang madrasah terkait dengan akreditasi.
Penyusunan Rencana Jumlah dan Alokasi Akreditasi Sekolah/Madrasah LANgKAH 1 b. Mengikuti rapat pleno penyusunan rencana jumlah
dan alokasi madrasah yang akan diakreditasi.
e. lanGkah keGiatan
1. BAPS/M menyiapkan data target sekolah/madrasah yang akan diakreditasi.
2. Ketua BAPS/M mengundang seluruh anggota BAP S/M untuk menghadiri rapat pleno penyusunan rencana jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang diusulkan untuk diakreditasi.
3. BAPS/M mengundang Kepala Disdik Provinsi, dan Kepala Kanwil Kemenag untuk menghadiri rapat pleno penyusunan rencana jumlah dan alokasi sekolah/ madrasah yang diusulkan untuk diakreditasi.
4. Kepala Disdik Provinsi dan Kepala Kanwil Kemenag atau yang mewakili, menghadiri rapat pleno BAPSM dengan membawa kelengkapan dokumen dan informasi tentang sekolah/madrasah.
5. BAPS/M bersama dengan Kepala Disdik Provinsi, dan Kepala Kanwil Kemenag menetapkan jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang akan diusulkan untuk diakreditasi, sesuai dengan anggaran yang tersedia. 6. Ketua BAPS/M, Kepala Disdik Provinsi, dan Kepala
Kanwil Kemenag menandatangani berita acara pene tapan jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang akan diakreditasi.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
4
Badan akreditasi nasional sekolah/MadrasahF. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari, setelah BANS/M menetapkan sasaran sekolah/madrasah yang diakreditasi di setiap provinsi dan bertempat di kantor BAPS/M.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Data alokasi sasaran akreditasi sekolah/madrasah dari APBN dan APBD.
2. Data lengkap sekolah/madrasah untuk setiap jenis dan jenjang di setiap kabupaten/kota.
3. Data lengkap sekolah/madrasah yang belum pernah diakreditasi.
4. Data lengkap sekolah/madrasah yang harus diakreditasi ulang.
h. hasil
1. Jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang akan diusulkan untuk diakreditasi pada setiap jenis dan jenjang di setiap kabupaten/kota pada tahun berjalan. 2. Berita acara penetapan jumlah dan alokasi sekolah/
mad rasah yang akan diakreditasi.
Catatan Langkah 1:
Mengingat data sekolah/madrasah yang akan diakreditasi telah ditetapkan oleh BANS/M, berdasarkan rawdata dari BAPS/M, maka langkah 1 dilaksanakan dalam bentuk rapat koordinasi BAPS/M dengan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi dan Kepala Kanwil Kemenag
PenGumuman PendaFtaran
akreditasi sekolah/madrasah
a. rasional
Kegiatan akreditasi dilaksanakan dengan jadwal tertentu, oleh karena itu sekolah/madrasah perlu mengetahui jadwal tersebut. BANS/M dan BAPS/M mengumumkan secara terbuka kepada sekolah/madrasah tentang jadwal pelaksanaan akreditasi pada tahun berjalan. Informasi tersebut dapat diperoleh melalui BANS/M, BAPS/M, Disdik Provinsi/Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag, dan Kankemenag.
b. tuJuan
Sekolah/madrasah mengetahui informasi tentang jadwal pendaftaran akreditasi.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BANS/M dan BAPS/M dalam rangka mengumumkan pendaftaran akreditasi sekolah/ madrasah.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
6
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahd. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Kegiatan ini dilaksanakan oleh BANS/M, BAPS/M, Disdik Provinsi, Disdik Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag, dan Kankemenag Kabupaten/Kota.
1. ban-s/m
Menyampaikan informasi pendaftaran akreditasi kepada sekolah/madrasah melalui website.
2. baP s/m
a. Menyampaikan informasi pendaftaran akreditasi kepada sekolah/madrasah, Disdik Provinsi, Disdik Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag, dan Kankemenag Kabupaten/Kota.
b. BAPS/M berkoordinasi dengan Disdik Provinsi, Disdik Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag, dan Kankemenag Kabupaten/Kota untuk menerima
pendaftaran sekolah/madrasah yang akan
diakreditasi.
3. disdik Provinsi dan disdik kabupaten/kota
Menerima pendaftaran sekolah yang akan mengikuti akreditasi.
4. kanwil/kankemenag
Menerima pendaftaran madrasah yang akan mengikuti akreditasi.
e. lanGkah keGiatan
1. BANS/M mengunggah pengumuman melalui website BANS/M.
2. BAPS/M membuat surat pemberitahuan/pengumuman tentang waktu dan prosedur pendaftaran akreditasi.
Pengumuman Pendaftaran Akreditasi Sekolah/Madrasah LANgKAH 2 3. BAPS/M memberitahukan/mengumumkan secara
terbuka kepada sekolah/madrasah tentang jadwal pelaksanaan akreditasi pada tahun berjalan melalui surat kepada Disdik Kabupaten/Kota, Kankemenag, media massa, website, dan media lainnya.
4. Sekolah/madrasah melakukan pendaftaran untuk diakreditasi melalui Disdik Provinsi/Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag, dan Kantor Kemenag.
5. Disdik Provinsi dan Disdik Kabupaten/Kota menerima pendaftaran sekolah yang akan mengikuti akreditasi. 6. Kanwil/Kankemenag menerima pendaftaran madrasah
yang akan mengikuti akreditasi.
F. Waktu dan temPat
1. Kegiatan ini dilaksanakan setelah BAPS/M menetapkan jumlah dan alokasi sekolah/madrasah yang akan diakreditasi. Pengumuman dilakukan melalui surat kepada Disdik Kabupaten/Kota, Kankemenag, media massa, website, dan media lainnya.
2. Pendaftaran dilaksanakan di kantor Disdik Provinsi/ Kabupaten/Kota dan Kanwil/Kantor Kemenag selama 15 hari kerja.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Surat pemberitahuan/pengumuman.
2. Format pendaftaran akreditasi sekolah/madrasah. Disajikan pada format 2.1
8
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasah Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015lampiran 2.1. Format pendaftaran akreditasi sekolah/madrasah:
KOP SURAT SEKOLAH/MADRASAH
==========================================================
Nomor : ... Hal : Pendaftaran Akreditasi Lampiran : ... Kepada:
Yth. Kepala Dinas Pendidikan / Kepala Kanwil Kemenag Provinsi ………
Jalan ………
Dengan hormat, kami mengajukan pendaftaran untuk diakreditasi,
Nama sekolah/madrasah : ………
Alamat sekolah/madrasah : ...……… ………...
Nomor ijin operasional : ………
Jumlah siswa : ………
Jumlah ruang kelas : ………
Jumlah guru : ………
Jumlah tenaga kependidikan : ……… Kurikulum yang digunakan : ………
Tahun pertama meluluskan : ………
Tahun terakhir diakreditasi : ………, dengan nilai ……… Demikian pendaftaran ini kami ajukan untuk dapat diakreditasi pada tahun ini.
……….., 20…. Kepala Sekolah/Madrasah,
Pengumuman Pendaftaran Akreditasi Sekolah/Madrasah LANgKAH 2
Catatan Langkah 2:
1. Mengingat data sekolah/madrasah yang akan diakreditasi telah ditetapkan oleh BANS/M, berdasarkan raw data dari BAPS/M, maka langkah 2 dilaksanakan dalam bentuk pemberitahuan kepada sekolah/madrasah yang telah ditetapkan sebagai sasaran untuk diakreditasi pada tahun 2015
2. Sekolah/madrasah yang telah ditetapkan wajib mendaftar untuk diakreditasi.
PenGusulan sekolah/madrasah
untuk akreditasi
a. rasional
Disdik Provinsi, Disdik Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag dan Kankemenag mengusulkan sekolah/madrasah yang memenuhi syarat dan sesuai dengan kuota yang tersedia untuk diakreditasi kepada BAPS/M. Dari hasil seleksi yang dilakukan, diperoleh sejumlah sekolah/madrasah yang dapat diusulkan untuk diakreditasi.
b. tuJuan
Disdik Provinsi, Disdik Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag dan Kankemenag menyampaikan daftar usulan sekolah/ madrasah untuk diakreditasi kepada BAPS/M.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi Disdik Provinsi, Disdik Kabupaten/ Kota, Kanwil Kemenag dan Kankemenag dalam rangka menyampaikan daftar sekolah/madrasah yang diusulkan untuk diakreditasi kepada BAPS/M.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
12
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahd. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Kegiatan ini dilaksanakan oleh BAPS/M, Disdik Provinsi, Disdik Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag dan Kankemenag
1. disdik Provinsi dan kabupaten/kota
Mengirimkan daftar usulan sekolah yang akan diakreditasi kepada BAPS/M.
2. kanwil kemenag dan kankemenag
Mengirimkan daftar usulan madrasah yang akan diakreditasi kepada BAPS/M.
3. baP-s/m
Menerima daftar usulan sekolah/madrasah yang akan diakreditasi.
e. lanGkah keGiatan
1. Disdik Provinsi dan Kabupaten/Kota menyeleksi sekolah yang memenuhi persyaratan berdasarkan data yang ada di Disdik, sesuai dengan alokasi yang tersedia untuk diusulkan kepada BAPS/M.
2. Kanwil dan Kankemenag menyeleksi madrasah yang memenuhi persyaratan berdasarkan data yang ada di Kanwil dan Kankemenag sesuai dengan alokasi yang tersedia untuk diusulkan kepada BAPS/M.
3. BAPS/M menerima daftar usulan sekolah/madrasah yang akan diakreditasi.
F. Waktu dan temPat
Pengusulan Sekolah/Madrasah untuk Akreditasi LANgKAH 3
Catatan Langkah 3:
1. Jika sekolah/madrasah yang baru tidak memenuhi syarat, maka tidak dapat dialihkan untuk akreditasi ulang.
2. jika sekolah/madrasah sasaran yang akan diakreditasi ulang tidak memenuhi syarat, maka kuotanya dapat dialihkan kepada sekolah/madrasah yang lain. Pengalihan kuota sasaran sekolah/madrasah tersebut dilaporkan kepada BANS/M.
G. dokumen yanG diPerlukan
Data sekolah/madrasah yang mendaftar untuk diakreditasi.
h. hasil
Daftar sekolah/madrasah yang diusulkan untuk diakreditasi diterima oleh BAPS/M.
PenyamPaian PeranGkat akreditasi ke
sekolah/madrasah
a. rasional
Sekolah/madrasah yang ditetapkan untuk diakreditasi pada tahun berjalan perlu lebih aktif dan proaktif untuk memenuhi kewajibannya mengikuti akreditasi dengan mencari informasi dari berbagai sumber (website BANS/M, BAPS/M, UPA S/M, dan lainlain), mengisi instrumen, dan menyiapkan kelengkapan untuk diakreditasi.
BAPS/M menyampaikan perangkat akreditasi ke sekolah/madrasah atau menginformasikan ke sekolah/ madrasah yang akan diakreditasi untuk mengunduh atau menggandakan perangkat akreditasi.
b. tuJuan
1. BAPS/M menginformasikan kepada sekolah/
madrasah yang telah ditetapkan untuk mengunduh/ menggandakan perangkat akreditasi melalui website BANS/M (http//:www.ban-sm.or.id).
2. Sekolah/madrasah yang akan diakreditasi memperoleh perangkat akreditasi.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
16
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahc. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BANS/M, BAPS/M dan sekolah/ madrasah untuk menyampaikan perangkat akreditasi, dan sekolah/madrasah mengunduh/mendapatkan perangkat akreditasi.
d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Kegiatan ini dilaksanakan oleh BANS/M, BAPS/M, dan sekolah/madrasah.
1. ban-s/m
Menyediakan perangkat akreditasi sekolah/madrasah pada website BANS/M.
2. baP-s/m
a. Menyampaikan perangkat akreditasi atau meng informasikan ke sekolah/madrasah untuk meng unduh/menggandakan perangkat akreditasi dari website BANS/M.
b. Memberikan penjelasan kepada sekolah/madrasah tentang pedoman pengisian instrumen akreditasi, instrumen pengumpulan data, dan informasi pendukung melalui kegiatan sosialisasi.
3. sekolah/madrasah
Mengunduh/menggandakan dan mempelajari
perangkat akreditasi.
e. lanGkah keGiatan
Penyampaian Perangkat Akreditasi ke Sekolah/Madrasah LANgKAH 4 2. BAPS/M mengecek data sekolah/madrasah yang telah
ditetapkan untuk diakreditasi.
3. BAPS/M memperbanyak perangkat akreditasi.
4. BAPS/M menginformasikan ke sekolah/madrasah untuk mengunduh atau menggandakan perangkat akreditasi. 5. BAPS/M mengirimkan perangkat akreditasi kepada
sekolah/madrasah yang memerlukan.
6. Sekolah/madrasah mengunduh/menggandakan
perang kat akreditasi.
7. BAPS/M melakukan sosialisasi untuk memberikan penjelasan kepada sekolah/madrasah tentang pedoman pengisian instrumen akreditasi, instrumen pengumpulan data, dan informasi pendukung.
F. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan setelah BAPS/M menetapkan sekolah/madrasah yang akan diakreditasi. Kegiatan ini dilaksanakan selama 13 hari di kantor BAPS/M.
G. dokumen yanG diPerlukan
Daftar sekolah/madrasah yang telah ditetapkan oleh BAP S/M untuk diakreditasi.
h. hasil
1. Sekolah/madrasah sasaran akreditasi telah mendapatkan informasi untuk mengunduh perangkat akreditasi dari website BANS/M.
PenGisian instrumen PenGumPulan data
dan inFormasi PendukunG
a. rasional
Dalam rangka memperoleh data yang objektif tentang kondisi sekolah/madrasah yang akan diakreditasi, sekolah/ madrasah perlu mengisi instrumen akreditasi dan instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung.
Isian instrumen ini digunakan oleh BAPS/M dalam menentukan kelayakan sekolah/madrasah untuk divisitasi.
b. tuJuan
1. Sekolah/madrasah mengisi instrumen akreditasi dan instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung. 2. Sekolah/madrasah mengumpulkan bahan sebagai bukti
fisik isian instrumen akreditasi yang mengacu kepada 8 standar nasional pendidikan berupa dokumen tertulis, cetak, foto, dan material atau fisik.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi tim akreditasi sekolah/madrasah dan pengawas sekolah/madrasah dalam mengisi instrumen
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
20
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahd. tanGGunG JaWab dan WeWenanG
Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim akreditasi sekolah/ madrasah dan pengawas sekolah/madrasah.
1. kepala sekolah/madrasah
a. Mengikuti sosialisasi tentang pelaksanaan akreditasi yang diselenggarakan oleh BAPS/M.
b. Membentuk tim akreditasi sekolah/madrasah yang terdiri atas kepala sekolah/madrasah, guru, tenaga kependidikan, dan komite sekolah/madrasah.
c. Melakukan pengisian instrumen akreditasi dan instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung.
2. Pengawas Sekolah/madrasah
Mendampingi sekolah/madrasah yang akan diakreditasi terkait dengan pengisian instrumen akreditasi dan instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung sesuai dengan tanggung jawab kepengawasannya.
e. lanGkah keGiatan
1. BAPS/M menjelaskan kepada sekolah/madrasah tentang pedoman pengisian instrumen akreditasi, dan instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung, melalui kegiatan sosialisasi.
2. Kepala sekolah/madrasah melakukan sosialisasi kegiatan akreditasi dan membentuk tim akreditasi.
3. Tim akreditasi mempelajari dan menelaah seluruh butir instrumen akreditasi, instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung, serta memahami petunjuk teknis pengisian instrumen.
Pengisian Instrumen Pengumpulan Data dan Informasi Pendukung LANgKAH 5 4. Tim akreditasi mengelompokkan dan mengklasifikasikan
data dan dokumen masingmasing standar.
5. Tim akreditasi mengisi instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung, berdasarkan data dan dokumen sesuai dengan kondisi terkini sekolah/madrasah.
6. Tim akreditasi mengisi instrumen akreditasi sesuai dengan petunjuk teknis pengisian instrumen berdasarkan data dan informasi pendukung yang ada di langkah 5. 7. Kepala sekolah/madrasah menandatangani surat
pernyataan akreditasi.
F. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 minggu di sekolah/ madrasah, setelah sekolah/madrasah menerima atau mengunduh perangkat akreditasi.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Perangkat akreditasi.
2. Data pendukung antara lain: (a) profil lengkap sekolah/ madrasah; (b) laporan kegiatan sekolah/madrasah; (c) foto kegiatan sekolah/madrasah; dan (d) laporan keuangan sekolah/madrasah.
h. hasil
1. Isian instrumen akreditasi.
2. Isian instrumen pengumpulan data dan informasi pendukung.
PenGiriman isian instrumen
akreditasi ke baP-s/m
a. rasional
BAPS/M dalam menetapkan sekolah/madrasah yang akan divisitasi memerlukan berkas isian instrumen dan dokumen persyaratan akreditasi dari sekolah/madrasah. Untuk itu, sekolah/madrasah harus mengirimkan instrumen akreditasi yang sudah diisi dengan lengkap dan dokumen persyaratan akreditasi kepada BAPS/M.
b. tuJuan
1. Sekolah/madrasah menyampaikan isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi kepada BAPS/M.
2. BAPS/M menerima isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi sekolah/madrasah yang mengajukan diri untuk diakreditasi serta BAPS/M yang menerima isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
24
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahd. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Kegiatan ini dilaksanakan oleh sekolah/madrasah dan BAP S/M.
1. kepala sekolah/madrasah
a. Mengirimkan instrumen akreditasi yang telah diisi dan dokumen persyaratan akreditasi kepada BAP S/M.
b. Menyimpan bukti pengiriman instrumen akreditasi.
2. baP-s/m
a. Menerima instrumen akreditasi yang telah diisi dan dokumen persyaratan akreditasi dari sekolah/ madrasah.
b. Memberitahukan kepada sekolah/madrasah bahwa berkas akreditasi sudah diterima oleh BAPS/M.
e. lanGkah keGiatan
1. Sekolah/madrasah melengkapi isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi.
2. Sekolah/madrasah mengirimkan isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi melalui email, pos, atau dikirim langsung kepada BAPS/M. Sekolah/madrasah yang menyerahkan secara langsung akan mendapat tanda terima dari BAPS/M.
3. Sekolah/madrasah menyimpan bukti pengiriman isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi.
4. BAPS/M menerima isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi dari sekolah/madrasah.
Pengiriman ISIAN Instrumen Akreditasi ke BAP-S/M LANgKAH 6 5. BAPS/M memberitahukan kepada sekolah/madrasah
bahwa isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi yang dikirim sudah diterima.
F. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan paling lambat 3 minggu setelah sosialisasi pelaksanaan akreditasi. Pengiriman ditujukan kepada BAPS/M atau melalui UPAS/M.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Isian instrumen akreditasi;
2. Surat pernyataan kepala sekolah/madrasah tentang keabsahan data dalam instrumen akreditasi;
3. Surat keputusan pendirian/operasional sekolah/mad rasah;
4. Daftar jumlah siswa pada semua tingkatan kelas pada tahun berjalan;
5. Surat kepemilikan dan foto sarana dan prasarana yang dimiliki;
6. Daftar tenaga pendidik dan tenaga kependidikan; 7. Keterangan pelaksanaan kurikulum yang berlaku; dan 8. Daftar siswa yang lulus tahun terakhir.
Dokumen tersebut dapat berupa hard copy atau soft copy file dalam bentuk CD.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
26
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahh. hasil
1. BAPS/M menerima isian instrumen akreditasi dan dokumen persyaratan akreditasi dari seluruh sekolah/ madrasah yang akan diakreditasi pada tahun berjalan. 2. Sekolah/madrasah menerima pemberitahuan dari BAP
evaluasi isian instrumen
dan audit dokumen
a. rasional
Instrumen akreditasi yang diisi oleh sekolah/madrasah dan dikirim ke BAPS/M perlu dievaluasi untuk menentukan kelayakan sekolah/madrasah yang akan diakreditasi.
Dokumen yang dilampirkan dalam permohonan untuk diakreditasi perlu diaudit untuk menjamin bahwa sekolah/madrasah yang akan diakreditasi telah memenuhi persyaratan.
b. tuJuan
Memperoleh data sekolah/madrasah yang valid dan layak untuk divisitasi.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BAPS/M untuk mengevaluasi isian instrumen dan audit dokumen sekolah/madrasah yang akan divisitasi.
d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
28
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasah1. ketua badan akreditasi Provinsi sekolah/madrasah
a. Memimpin kegiatan evaluasi isian instrumen dan audit dokumen.
b. Menjamin kelancaran pelaksanaan kegiatan.
c. Memastikan bahwa setiap tahapan pelaksanaan secara tepat waktu dan tepat kualitas.
2. anggota badan akreditasi Provinsi sekolah/madrasah
a. Bersama asesor melaksanakan kegiatan evaluasi isian instrumen dan audit dokumen.
b. Bersama asesor melaksanakan setiap tahapan kegiatan secara tepat waktu dan tepat kualitas.
3. asesor
a. Bersama anggota BAP S/M melaksanakan kegiatan evaluasi isian instrumen dan audit dokumen.
b. Bersama BAP S/M melaksanakan setiap tahapan kegiatan secara tepat waktu dan tepat kualitas.
e. lanGkah keGiatan
1. Tim evaluasi dan audit dokumen memeriksa kelengkapan data, nama sekolah/madrasah, nomor induk sekolah/ madrasah, masa berlaku akreditasi, dan data sekolah/ madrasah yang diusulkan untuk diakreditasi oleh Disdik Provinsi dan Kanwil Kemenag.
2. Tim evaluasi dan audit dokumen memeriksa kelengkapan dokumen pendukung yang disampaikan oleh sekolah/ madrasah dengan memberi tanda centang (√) pada kolom “Ada” atau “Tidak Ada” pada Tabel 7.1.
Evaluasi ISIAN Instrumen dan audit dokumen LANgKAH 7
Tabel 7.1. Audit Dokumen
Nama S/M : ... NPSN : ... Alamat : ...
No Komponen Dokumen Pendukung Ada Tidak Ada
1 Izin operasional Copy surat izin operasional
2 Siswa Daftar siswa tiap kelas
3
Pendidik dan tenaga kependidikan
Daftar guru dan tenaga kependidikan yang ditandatangani kepala sekolah/madrasah 4 Kurikulum Pernyataan pemberlakuan kurikulum, ditandatangani oleh kepala sekolah 5 Lulusan
Daftar kelulusan 1 tahun terakhir yang ditandatangani kepala sekolah/madrasah
6 Sarana dan prasarana
gambar lanskap tanah dan surat izin penggunaan lahan. gambar/foto bangunan dan surat izin mendirikan bangunan, atau yang sejenis itu.
3. Keenam dokumen tersebut harus tersedia semua. Jika tidak, maka sekolah/madrasah yang bersangkutan dinyata kan tidak memenuhi syarat untuk proses selanjutnya.
4. Terhadap sekolah/madrasah yang memenuhi kelengkapan dokumen, tim evaluasi dan audit dokumen meminta skor komponen dan nilai akhir kepada tim sekretariat BAPS/M dengan menggunakan
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
30
Badan akreditasi nasional sekolah/MadrasahTabel 7.2. Evaluasi Isian Instrumen Akreditasi
Nama S/M : ... NPSN : ... Alamat : ...
No Standar Nilai Komponen Akreditasi Skala Ratusan
1 Isi
2 Proses
3 Kompetensi Lulusan
4 Tenaga Pendidik dan Kependidikan 5 Sarana dan Prasarana
6 Pengelolaan
7 Pembiayaan
8 Penilaian Pendidikan Nilai Akhir
5. Hasil nilai akhir dari tabel 2 tersebut direkap sesuai dengan urutan peringkatnya.
6. Jumlah sekolah/madrasah yang akan diakreditasi dibatasi sesuai dengan kuota dari BANS/M, Kemenag, dan APBD provinsi/kabupaten/kota.
7. Mengajukan data lengkap tentang sekolah/madrasah yang akan diakreditasi kepada ketua BAPS/M.
F. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan setelah seluruh isian instrumen akreditasi sekolah/madrasah diterima BAPS/M. Kegiatan ini berlangsung selama 1 hari di tempat yang ditetapkan oleh BAPS/M.
Evaluasi ISIAN Instrumen dan audit dokumen LANgKAH 7
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Surat keputusan BAPS/M tentang petugas evaluasi isian instrumen dan audit dokumen.
2. Isian instrumen akreditasi sekolah/madrasah yang akan diakreditasi.
3. Hasil perhitungan isian instrumen akreditasi sekolah/ madrasah yang akan diakreditasi.
4. Surat permohonan dari sekolah/madrasah dan dokumen persyaratan akreditasi.
5. Daftar usulan sekolah/madrasah yang akan diakreditasi. 6. Format evaluasi instrumen dan audit dokumen untuk
setiap sekolah/madrasah.
7. Format berita acara evaluasi instrumen dan audit dokumen.
h. hasil
1. Daftar sekolah/madrasah yang layak dan tidak layak divisitasi.
PenetaPan kelayakan
sekolah/madrasah
a. rasional
BAPS/M menetapkan kelayakan sekolah/madrasah untuk divisitasi berdasarkan hasil evaluasi isian instrumen dan audit dokumen.
Penetapan kelayakan sekolah/madrasah ini dilaksanakan sebagai bahan pertimbangan untuk menugaskan asesor dalam melaksanakan visitasi ke sekolah/madrasah.
b. tuJuan
Menetapkan kelayakan sekolah/madrasah untuk divisitasi.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BAPS/M untuk menetapkan kelayakan sekolah/madrasah yang akan diakreditasi.
d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Kegiatan ini dilaksanakan oleh BAPS/M untuk:
1. Menetapkan kelayakan sekolah/madrasah untuk divisitasi; dan
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
34
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahe. lanGkah keGiatan
1. BAPS/M menerima daftar sekolah/madrasah yang sudah dievaluasi dan diaudit.
2. BAPS/M menelaah/mengkaji hasil evaluasi isian instrumen dan audit dokumen.
3. BAPS/M menetapkan sekolah/madrasah yang layak divisitasi sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan BANS/M.
4. BAPS/M menerbitkan surat keputusan tentang sekolah/ madrasah yang layak dan tidak layak divisitasi
5. BAPS/M mengirimkan surat tentang sekolah/ madrasah yang layak/tidak layak divisitasi, kepada sekolah/madrasah yang bersangkutan, Disdik Provinsi/ Kabupaten/Kota, dan Kanwil/Kantor Kemenag.
F. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari kerja di tempat yang ditentukan oleh BAPS/M.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Hasil evaluasi isian instrumen dan audit dokumen. 2. Format surat keputusan kelayakan sekolah/madrasah
yang akan divisitasi.
h. hasil
1. Surat keputusan sekolah/madrasah yang layak dan tidak layak divisitasi.
2. Surat rekomendasi sekolah/madrasah yang tidak layak divisitasi.
visitasi ke
sekolah/madrasah
a. rasional
Sekolah/madrasah yang telah ditetapkan kelayakan nya untuk diakreditasi harus divisitasi oleh asesor yang ditugaskakn oleh BAP-S/M. Visitasi adalah kegiatan verifikasi dan klarifikasi isian instrumen akreditasi, data, dan dokumen pendukung serta observasi terhadap kondisi objektif sekolah/madrasah.
b. tuJuan
Melakukan visitasi ke sekolah/madrasah yang memenuhi kelayakan untuk diakreditasi.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi:
1. BAPS/M dalam menugaskan asesor 2. Asesor dalam melaksanakan visitasi; dan
3. Sekolah/madrasah dalam membantu asesor dalam melaksanakan visitasi.
d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
36
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasah1. baP s/m
a. Menerbitkan surat tugas asesor.
b. Menunjuk ketua tim asesor di masingmasing sekolah/madrasah.
c. Menyiapkan dokumen administrasi akreditasi.
d. Menginformasikan kepada sekolah/madrasah tentang kedatangan asesor.
e. Menerima dan melakukan pengecekan laporan hasil visitasi asesor.
2. asesor
a. Melaksanakan visitasi ke sekolah/madrasah.
b. Menyerahkan kartu kendali validasi proses visitasi kepada kepala sekolah/madrasah.
c. Melakukan verifikasi dan klarifikasi isian instrumen akreditasi dan data dan dokumen pendukung. d. Melakukan observasi terhadap kondisi objektif
sekolah/madrasah.
e. Mengklarifikasi temuan-temuan akreditasi. f. Memasukkan data visitasi ke dalam software.
g. Melaporkan hasil visitasi, termasuk kartu kendali yang sudah diisi dan ditandatangani oleh kepala sekolah/madrasah.
3. kepala sekolah/madrasah
a. Menerima dan membantu asesor dalam melaksanakan tugas.
b. Mengisi dan menandatangani kartu kendali validasi proses visitasi.
Visitasi ke Sekolah/Madrasah LANgKAH 9
e. lanGkah keGiatan
1. BAPS/M menerbitkan surat tugas asesor.
2. BAPS/M menunjuk ketua tim asesor di masingmasing sekolah/madrasah.
3. BAPS/M menyiapkan dokumen dan administrasi yang diperlukan.
4. BAPS/M menginformasikan kepada sekolah/madrasah tentang kedatangan asesor ke sekolah/madrasah.
5. Asesor menelaah dan mempelajari isian instrumen sekolah/madrasah yang akan divisitasi.
6. Asesor melaksanakan visitasi ke sekolah/madrasah. 7. Asesor menunjukkan surat tugas asesor kepada kepala
sekolah/madrasah.
8. Sekolah/madrasah menerima dan membantu asesor dalam melaksanakan tugas.
9. Asesor melakukan verifikasi dan klarifikasi isian instrumen akreditasi, data, dan dokumen pendukung secara penuh dan mandiri.
10. Asesor melakukan observasi dan mendokumentasikan kondisi objektif sekolah/madrasah.
11. Tim asesor mendiskusikan temuantemuan dan hasil visitasi.
12. Asesor menyampaikan dan mendiskusikan temuan temuan visitasi kepada sekolah/madrasah.
13. Asesor menandatangani surat pernyataan tentang pelaksanaan tugas visitasi akreditasi.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
38
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasah15. Kepala sekolah/madrasah mengisi dan menandatangani kartu kendali.
16. Ketua tim asesor memasukkan data hasil visitasi ke dalam software.
17. Asesor melaporkan hasil visitasi kepada BAPS/M yang terdiri atas:
a. Laporan individu b. Laporan kelompok
c. Laporan hasil pelaksanaan visitasi (rekomendasi). d. Surat pernyataan kepala sekolah/madrasah tentang
pelaksanaan visitasi akreditasi e. Kartu kendali validasi proses visitasi f. Foto sarana dan prasarana
g. Foto kegiatan sekolah/madrasah h. Foto kegiatan visitasi.
18. BAP-S/M melakukan pengecekan kelengkapan laporan visitasi asesor (menggunakan Tabel 9.1.).
19. BAPS/M mengecek kartu kendali validasi proses visitasi (menggunakan Tabel 9.2.).
F. Waktu dan temPat
Kegiatan visitasi dilaksanakan selama 2 hari (minimal 6 jam per hari) di sekolah/madrasah.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Isian instrumen akreditasi sekolah/madrasah 2. Perangkat akreditasi.
Visitasi ke Sekolah/Madrasah LANgKAH 9 4. Format laporan individu.
5. Format laporan tim. 6. Format rekomendasi. 7. Surat tugas asesor.
8. Berita acara pelaksanaan visitasi.
h. hasil
1. Laporan hasil visitasi, yang terdiri atas laporan individu, laporan tim, hasil penilaian dan rekomendasi.
2. Data mentah(raw data) hasil visitasi dalam bentuk soft
copy file.
3. Berita acara visitasi.
4. Kartu kendali validasi proses visitasi. 5. Dokumentasi sekolah/madrasah.
40
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasah Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015Tabel 9.1. Pemeriksaan Kelengkapan Laporan Visitasi NAMA SEKOLAH/
MADRASAH : ... ALAMAT SEKOLAH/
MADRASAH : ... WAKTU VISITASI : ...
NAMA ASESOR I : ... (Nomor HP...) NAMA ASESOR II : ... (Nomor HP...)
ITEM
STATUS
KETERANgAN MEMENUHI MEMENUHITDK
Surat pernyataan kepala sekolah/madrasah tentang pelaksanaan visitasi
Surat pernyataan asesor tentang pelaksanaan tugas visitasi
Kartu kendali validasi proses visitasi Laporan Individu Laporan Tim asesor Rekomendasi
Foto sarpras, kegiatan sekolah/madrasah dan kegiatan visitasi
Soft copy file data sesuai
format pendataan Simpulan: ... ... ... BAP-S/M (...) Nama Lengkap
Visitasi ke Sekolah/Madrasah LANgKAH 9 Tabel 9.2. Kartu Kendali Validasi Proses Visitasi
NAMA SEKOLAH/
MADRASAH : ... ALAMAT SEKOLAH/
MADRASAH : ... WAKTU VISITASI : ...
NAMA ASESOR I : ... (Nomor HP...) NAMA ASESOR II : ... (Nomor HP...) ASPEK
STATUS
CATATAN MEMENUHI TIDAK MEMENUHI
Kesesuaian waktu pelaksanaan visitasi Kesesuaian tahapan visitasi Surat pernyataan
pelaksanaan visitasi oleh kepala sekolah/madrasah Simpulan: ... ... ... ... …..………, 20... Kepala sekolah/madrasah (...) Nama Lengkap Catatan:
1. Diisi oleh kepala sekolah/madrasah dan dimasukkan ke dalam amplop tertutup.
validasi Proses dan
hasil visitasi
a. rasional
Laporan pelaksanaan proses dan hasil visitasi yang disampaikan oleh asesor perlu divalidasi oleh BAPS/M bersama UPAS/M, untuk menjamin proses dan hasil akreditasi kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.
b. tuJuan
1. Menjamin proses visitasi sesuai dengan ketentuan. 2. Menjamin hasil visitasi sesuai kondisi objektif.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BAPS/M, Tim Teknis BAPS/M, dan UPA dalam melakukan validasi proses dan hasil
visitasi
.d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Pelaksana kegiatan ini terdiri atas BAPS/M, Tim Teknis BAP S/M, dan UPA.
1. baP-s/m
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
44
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahb. Menjamin kegiatan validasi proses dan hasil visitasi tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan.
2. tim teknis baP-s/m
a. Merekap hasil visitasi asesor.
b. Menyiapkan seluruh format validasi yang diperlukan. c. Merekap hasil akhir validasi.
3. uPa-s/m
Bersama anggota BAP S/M melaksanakan kegiatan validasi proses dan hasil visitasi secara tepat waktu dan sesuai dengan ketentuan.
e. lanGkah keGiatan
1. BAPS/M bersama dengan UPAS/M melakukan pemeriksaan terhadap proses visitasi dengan melihat kartu kendali validasi proses visitasi.
2. BAPS/M bersama dengan UPAS/M melakukan pemeriksaan terhadap hasil visitasi, meliputi:
a. Ketepatan penghitungan nilai visitasi. Untuk mempermudah pemeriksaan dilakukan dengan melihat pengolahan data dan hasilnya dalam format aplikasi.
b. Kesesuaian hasil visitasi masingmasing standar (korelasi antarnilai komponen),
c. Kesesuaian kondisi objektif sekolah/madrasah secara umum dengan hasil visitasi, dibuktikan dengan foto sekolah/madrasah, dokumen pendukung lainnya, dan informasi dari UPAS/M.
Validasi Proses dan Hasil Visitasi LANgKAH 10 3. BAPS/M menulis hasil validasi sesuai dengan Tabel 10.1. 4. Apabila BAPS/M dan UPAS/M menemukan data/
informasi yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam proses dan hasil akreditasi, maka BAPS/M dan UPAS/M melakukan klarifikasi kepada tim asesor. 5. Apabila diperlukan BAPS/M dan UPAS/M dapat
melakukan klarifikasi ke sekolah/madrasah.
6. Apabila BAPS/M dan UPAS/M menemukan penyimpangan dalam proses dan hasil akreditasi, maka BAPS/M dapat menugaskan asesor yang berbeda untuk melakukan visitasi ulang.
7. Setelah pemeriksaan terhadap proses dan hasil akreditasi selesai, BAPS/M membuat berita acara validasi hasil visitasi untuk setiap sekolah/madrasah sesuai Format 10.2. Berita acara ditandatangani oleh masingmasing petugas validasi.
8. BAP-S/M membuat daftar rekapitulasi validasi proses dan hasil visitasi, sesuai Tabel 10.3.
F. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan di kantor BAPS/M selama 1 hari, setelah asesor menyampaikan laporan hasil visitasi ke BAP S/M.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. SK BAPS/M tentang petugas validasi proses dan hasil visitasi.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
46
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasah3. Dokumen Laporan visitasi yang meliputi: a. Berita acara pelaksanaan visitasi b. Kartu kendali validasi proses visitasi c. Laporan individu
d. Laporan Tim Asesor e. Rekomendasi
f. Foto sarpras, kegiatan sekolah/madrasah, dan kegiatan visitasi.
g. Soft copy file data sesuai dengan format pendataan
4. Data perhitungan hasil visitasi yang disiapkan oleh sekretariat BAPS/M.
h. hasil
1. Tabel rekapitulasi hasil validasi proses dan hasil visitasi. 2. Berita acara validasi proses dan hasil visitasi.
Validasi Proses dan Hasil Visitasi LANgKAH 10 Tabel 10.1. Validasi Hasil Visitasi
NAMA SEKOLAH/
MADRASAH : ... ALAMAT SEKOLAH/
MADRASAH : ... WAKTU VISITASI : ...
NAMA ASESOR I : ... (Nomor HP...) NAMA ASESOR II : ... (Nomor HP...)
NO STANDAR NILAI KETEPATAN PENGHITUNGAN NILAI VISITASI KESESUAIAN DENGAN KONDISI OBJEKTIF KESESUAIAN NILAI VISITASI DENGAN REKOMENDASI TEPAT TIDAK TEPAT SESUAI SESUAI SESUAITIDAK SESUAITIDAK 1. Isi 2. Proses 3. Kompetensi Lulusan 4. Tenaga Pendidik dan Kependidikan 5. Sarana Prasarana 6. Pengelolaan 7. Pembiayaan 8. Penilaian Pendidikan Nilai Akhir
48
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasah Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015Format 10.2. Berita Acara Validasi Proses dan Hasil Visitasi
BERITA ACARA VALIDASI HASIL VISITASI
Pada hari ini ... tanggal ……… bulan ………... tahun ……… bertempat di Kantor BAP-S/M ………. telah dilakukan validasi proses dan hasil visitasi untuk:
SEKOLAH/MADRASAH: ... ALAMAT : ... WAKTU VISITASI : ...
NAMA ASESOR I : ... (Nomor HP...) NAMA ASESOR II : ... (Nomor HP...) Dari hasil pemeriksaan, kami menyatakan bahwa proses dan hasil visitasi (sesuai / tidak sesuai)* dengan ketentuan dan kondisi objektif. Dengan catatan ………....………. ... ... Pemeriksa,
……….……… (Anggota BAP-S/M / UPA-S/M)* Keterangan : * coret yang tidak perlu
Validasi Proses dan Hasil Visitasi LANgKAH 10 Tabel 10.3. Rekapitulasi Hasil Validasi
NO NAMA SEKOLAH/ MADRASAH ALAMAT SEKOLAH/ MADRASAH WAKTU
VISITASI NAMA ASESOR HASIL
VALIDASI KET.
VALID TIDAK VALID
………, 20..… Ketua BAP-S/M
veriFikasi hasil validasi dan
Penyusunan rekomendasi
a. rasional
Salah satu kegiatan yang dilakukan oleh BAPS/M adalah melaksanakan penetapan hasil akreditasi dan penyusunan rekomendasi. Agar penetapannya benarbenar objektif sesuai dengan keadaan sekolah/madrasah, maka perlu terlebih dahulu dilakukan verifikasi terhadap dokumen hasil validasi.
Berdasarkan hasil akreditasi, selanjutnya disusun rekomendasi bagi berbagai pihak yang berwenang dalam penjaminan mutu pendidikan.
b. tuJuan
1. Melakukan pengecekan ulang hasil validasi. 2. Menyusun rekomendasi.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BANS/M dan BAPS/M untuk melakukan verifikasi hasil validasi dan penyusunan rekomendasi.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
52
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahd. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Pelaksana kegiatan ini terdiri atas BANS/M dan BAPS/M.
1. ban-s/m
Menghadiri dan mengikuti proses verifikasi hasil validasi dan penyusunan rekomendasi.
2. baP-s/m
a. Menyiapkan dokumen hasil validasi.
b. Melaksanakan proses verifikasi hasil validasi dan penyusunan rekomendasi bersama anggota BAN-S/M.
c. Membuat berita acara verifikasi.
e. lanGkah keGiatan
1. Mengecek kehadiran peserta rapat verifikasi hasil validasi dan penyusunan rekomendasi sesuai dengan ketentuan kuorum.
2. Mengecek dokumen rekapitulasi hasil validasi. 3. Mengecek berita acara validasi.
4. Melakukan penilaian dan menyusun rekomendasi untuk setiap jenjang, jenis sekolah/madrasah dan kabupaten/ kota.
F. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, di tempat yang ditentukan oleh BAPS/M.
Verifikasi Hasil Validasi dan Penyusunan Rekomendasi LANgKAH 11
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Dokumen hasil validasi.
2. Format rekapitulasi hasil verifikasi. (terlampir)
3. Format berita acara verifikasi dan rekomendasi.
h. hasil
1. Rekapitulasi hasil verifikasi 2. Draf rekomendasi hasil akreditasi.
PenetaPan hasil dan
rekomendasi akreditasi
a. rasional
Hasil dan rekomendasi akreditasi sekolah/madrasah ditetapkan melalui rapat pleno BAPS/M yang dihadiri oleh anggota BANS/M. Rapat pleno BAPS/M menetapkan hasil akreditasi melalui surat keputusan tentang hasil akreditasi sekolah/madrasah yang dilaksanakan setiap tahun.
Rekomendasi yang disusun berdasarkan hasil akreditasi disampaikan kepada pihak terkait untuk dimanfaatkan dalam perencanaan perbaikan mutu pendidikan.
b. tuJuan
1. Menetapkan hasil dan peringkat akreditasi sekolah/ madrasah.
2. Merumuskan rekomendasi tindak lanjut hasil akreditasi setiap jenjang dan jenis satuan pendidikan di setiap kabupatan/kota, untuk disampaikan kepada pihak terkait.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
56
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahc. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BANS/M dan BAPS/M untuk menetapkan hasil akreditasi dan merumuskan rekomendasi akreditasi.
d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Pelaksana kegiatan ini terdiri atas BANS/M dan BAPS/M.
1. ban-s/m
a. Mengikuti rapat pleno BAPS/M dalam rangka penetapan hasil dan rekomendasi akreditasi.
b. Memberikan penjelasan tentang pedoman akreditasi, khususnya yang terkait dengan penetapan hasil akreditasi.
2. baP-s/m
a. Mengikuti rapat pleno penetapan hasil dan rekomendasi akreditasi.
b. Menerbitkan surat keputusan penetapan hasil akreditasi.
c. Menandatangani berita acara rapat pleno penetapan hasil dan rekomendasi akreditasi.
3. tim teknis/sekretariat ban-s/m
a. Menghimpun dokumen rapat pleno penetapan hasil akreditasi:
1) Surat Keputusan BAPS/M tentang hasil akreditasi sekolah/madrasah.
2) Rekomendasi tindak lanjut hasil akreditasi sekolah/madrasah.
Penetapan Hasil dan Rekomendasi Akreditasi LANgKAH 12 3) Soft copy file raw data hasil akreditasi sekolah/
madrasah.
4) Berita acara rapat pleno penetapan hasil dan rekomendasi akreditasi sekolah/madrasah. b. Menyampaikan dokumen rapat pleno penetapan
hasil akreditasi kepada sekretariat BAN –S/M.
4. sekretariat baP-s/m
a. Mempersiapkan data hasil verifikasi dan rekomendasi.
b. Mempersiapkan format berita acara rapat pleno penetapanhasil dan rekomendasi akreditasi.
c. Mempersiapkan format surat keputusan
penetapan hasil dan rekomendasi akreditasi.
e. lanGkah keGiatan
1. Ketua BAPS/M memeriksa kehadiran peserta rapat pleno. Rapat pleno penetapan hasil akreditasi dinyatakan memenuhi syarat (kuorum) apabila dihadiri oleh sekurangkurangnya setengah dari jumlah anggota BAPS/M dan sekurangkurangnya satu orang anggota BANSM.
2. Anggota BANS/M menyampaikan sambutan/arahan kepada peserta rapat untuk melaksanakan kegiatan berdasarkan pedoman akreditasi.
3. Ketua BAPS/M melaporkan kegiatankegiatan yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
58
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahpeserta dapat meninjau hasil laporan tim verikasi dan rekomendasi.
5. Rapat pleno menetapkan hasil dan peringkat akre ditasi sekolah/madrasah sesuai dengan pedoman akre ditasi melalui musyawarah mufakat. Apabila terjadi ketidaksepahaman, keputusan dapat diambil melalui suara terbanyak (voting).
6. Ketua BAPS/M menerbitkan surat keputusan BAPS/M tentang hasil akreditasi sekolah/madrasah.
7. Rapat pleno merumuskan rekomendasi akreditasi seko lah/madrasah sesuai dengan hasil akreditasi dan temuan visitasi.
8. Ketua BAP-S/M membuat berita acara penetapan hasil akreditasi sekolah/madrasah.
9. Ketua BAP-S/M menyerahkan kepada anggota BAN-S/M dokumen berikut.
a. Surat keputusan BAPS/M tentang hasil akreditasi sekolah/madrasah.
b. Rekomendasi akreditasi sekolah/madrasah.
c. Berita acara penetapan hasil akreditasi sekolah/ madrasah.
d. Data mentah (raw data) sekolah/madrasah yang diakreditasi pada tahun berjalan.
10. BANS/M menyampaikan halhal penting terkait dengan penetapan hasil akreditasi, rekomendasi, dan langkah langkah dalam mekanisme akreditasi.
11. BAN-S/M menyerahkan blanko sertifikat akreditasi sekolah/madrasah sesuai dengan jumlah sekolah/ madrasah yang terakreditasi.
Penetapan Hasil dan Rekomendasi Akreditasi LANgKAH 12
F. Waktu dan temPat
Kegiatan ini dilaksanakan selama 1 hari di kantor BAPS/M.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Hasil verifikasi dan rekomendasi yang telah dilaksanakan sebelumnya.
2. Format SK penetapan hasil akreditasi.
3. Format berita acara penetapan hasil akreditasi dan rekomendasi.
4. Format raw data hasil akreditasi sekolah/madrasah.
5. Blanko sertifikat akreditasi sekolah/madrasah.
6. Format berita acara serah terima blanko sertifikat akreditasi sekolah/madrasah
h. hasil
1. Surat Keputusan BAPS/M tentang hasil akreditasi sekolah/madrasah.
2. Rekomendasi tindak lanjut hasil akreditasi sekolah/ madrasah.
3. Soft copy file raw data hasil akreditasi sekolah/madrasah.
4. Berita acara rapat pleno penetapan hasil dan rekomendasi akreditasi sekolah/madrasah.
Penerbitan sertiFikat akreditasi
a. rasional
Rapat pleno BAPS/M menetapkan hasil akreditasi melalui surat keputusan tentang hasil akreditasi sekolah/madrasah yang dilaksanakan setiap tahun. Dalam surat keputusan tersebut terlampir data seluruh sekolah/madrasah yang telah diakreditasi, baik yang terakreditasi maupun tidak terakreditasi.
Sebagai bukti nilai dan peringkat akreditasi yang telah dicapai oleh sekolah/madrasah, BAPS/M menerbitkan dan menyerahkan sertifikat akreditasi kepada setiap sekolah/ madrasah yang terakreditasi.
b. tuJuan
Menerbitkan dan menyerahkan sertifikat akreditasi kepada sekolah/madrasah yang terakreditasi.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BAPS/M untuk menerbitkan dan menyerahkan sertifikat akreditasi kepada sekolah/madrasah yang terakreditasi.
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
62
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahd. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Pelaksana kegiatan ini adalah BANS/M dan BAPS/M.
1. ban-s/m
a. Mengadakan/mencetak blanko sertifikat akreditasi sesuai dengan sasaran akreditasi.
b. Ketua BANS/M menerbitkan SK tentang pemberian kuasa kepada BAPS/M untuk menandatangani ser tifikat akreditasi sekolah/madrasah.
2. ketua baP-s/m
a. Menandatangani sertifikat akreditasi sekolah/ madrasah.
b. Menyerahkan sertifikat akreditasi kepada sekolah/ madrasah.
3. sekretariat baP-s/m
Menulis/mencetak data dan hasil akreditasi setiap sekolah/madrasah pada blanko sertifikat, sesuai dengan surat keputusan BAPS/M.
e. lanGkah keGiatan
1. Ketua BAP-S/M mengajukan blanko sertifikat akreditasi kepada BANS/M, sesuai dengan jumlah sekolah/ madrasah yang terakreditasi.
2. BAN-S/M menyerahkan blanko sertifikat akreditasi sesuai dengan jumlah sekolah/madrasah yang terakreditasi. 3. Sekretariat BAPS/M menulis/mencetak data dan
hasil akreditasi setiap sekolah/madrasah pada blanko sertifikat.
Penerbitan Sertifikat Akreditasi LANgKAH 13 4. Ketua BAP-S/M menandatangani sertifikat akreditasi
sekolah/madrasah.
5. BAP-S/M memfotocopy seluruh sertifikat sebagai arsip. 6. BAP-S/M menyerahkan sertifikat akreditasi kepada
sekolah/madrasah. Penyerahan sertifikat akreditasi di-bukti kan dengan tanda terima yang ditandatangani oleh kepala sekolah/madrasah.
F. Waktu dan temPat
Penerbitan sertifikat dilaksanakan di kantor BAP-S/M paling lambat 2 minggu setelah rapat pleno penetapkan hasil akreditasi sekolah/madrasah.
Penyerahan sertifikat dan rekomendasi hasil akreditasi diserahkan di kantor BAPS/M paling lambat 1 minggu setelah diterbitkan.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. SK BAPS/M tentang penetapan hasil akreditasi sekolah/ madrasah.
2. Blanko sertifikat akreditasi.
h. hasil
1. Sertifikat akreditasi telah diterbitkan oleh BAP-S/M. 2. Sertifikat akreditasi telah diterima oleh sekolah/
PelaPoran data akreditasi
sekolah/madrasah
a. rasional
Pelaporan data akreditasi sekolah/madrasah merupakan kegiatan penting dalam mendukung program pengembangan sistem informasi akreditasi.
Pelaporan data dilaksanakan untuk menyediakan
data-base akreditasi sekolah/madrasah, meliputi: (1) data sekolah/
madrasah; (2) data hasil akreditasi; dan (3) data asesor.
b. tuJuan
Menghasilkan database akreditasi sekolah/madrasah yang lengkap dan akurat.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BANS/M dan BAPS/M untuk menghasilkan database akreditasi sekolah/madrasah.
d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
Pelaksana kegiatan ini adalah BANS/M dan BAPS/M.
1. ban s/m
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
66
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahb. Mengolah dan menganalisis data hasil akreditasi sekolah/madrasah.
c. Membuat laporan hasil akreditasi di tingkat nasional dan provinsi.
d. Menyerahkan laporan hasil akreditasi kepada pihak terkait.
2. baP-s/m
a. Menyerahkan rawdata hasil akreditasi.
b. Menyerahkan laporan hasil akreditasi kepada pihak terkait.
e. lanGkah keGiatan
1. BAPS/M menyerahkan rawdata hasil akreditasi kepada BANS/M
2. BANS/M menerima rawdata hasil akreditasi sekolah/ madrasah.
3. BANS/M mengolah dan menganalisis data hasil akreditasi sekolah/madrasah.
4. BANS/M membuat laporan hasil akreditasi di tingkat nasional dan provinsi.
5. BANS/M menyampaikan hasil analisis kepada BAPS/M 6. BAPS/M menyerahkan laporan hasil akreditasi sekolah/madrasah kepada Gubernur, Bupati/Walikota, Disdik Provinsi/Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag dan Kankemenag.
7. BANS/M menyerahkan laporan hasil akreditasi sekolah/ madrasah kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan,
Pelaporan Data Akreditasi Sekolah/Madrasah LANgKAH 14 Direktorat terkait di Kemdikbud, Direktorat terkait di Kemenag, dan Balitbang Kemdikbud.
F. Waktu dan temPat
1. Rawdata hasil akreditasi sekolah/madrasah diserahkan oleh BAPS/M kepada BANS/M pada akhir pleno penetapan.
2. Laporan hasil akreditasi sekolah/madrasah diserahkan oleh BANS/M kepada BAPS/M, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat terkait di Kemdikbud, Direktorat terkait di Kemenag, dan Balitbang Kemdikbud paling lambat akhir bulan November tahun berjalan. 3. Laporan hasil akreditasi sekolah/madrasah diserahkan
oleh BAPS/M kepada Gubernur, Bupati/Walikota, Disdik Provinsi/Kabupaten/Kota, Kanwil Kemenag dan Kankemenag paling lambat akhir bulan November tahun berjalan.
G. dokumen yanG diPerlukan
Rawdata hasil akreditasi.
h. hasil
1. Database hasil akreditasi. 2. Laporan hasil akreditasi.
sosialisasi hasil akreditasi
a. rasional
Masyarakat perlu memperoleh informasi tentang status dan peringkat akreditasi sekolah/madrasah. Untuk itu, BAN S/M dan BAPS/M perlu menyosialisasikan hasil akreditasi sekolah/madrasah kepada masyarakat melalui seminar, media massa, website, compact disk, dan media lainnya.
b. tuJuan
Menyosialisasikan hasil akreditasi sekolah/madrasah kepada masyarakat dan pihakpihak terkait.
c. ruanG linGkuP
Prosedur ini berlaku bagi BANS/M dan BAPS/M untuk menyosialisasikan hasil akreditasi sekolah/madrasah.
d. tanGGunGJaWab dan WeWenanG
1. BAN-S/m
a. Menerbitkan panduan seminar hasil akreditasi. b. Melaksanakan seminar nasional hasil akreditasi
Prosedur Operasional Standar (POS) Akreditasi 2015
70
Badan akreditasi nasional sekolah/Madrasahc. Menyosialisasikan hasil akreditasi kepada masyarakat melalui website, media masa, compact
disk, dan media lainnya.
2. baP-s/m
a. Melaksanakan seminar hasil akreditasi tingkat provinsi
b. Menyosialisasikan hasil akreditasi kepada masyarakat melalui website, media masa,
compact disk, dan media lainnya.
e. lanGkah keGiatan
1. seminar
a. BANS/M menerbitkan panduan seminar tingkat nasional dan provinsi.
b. BANS/M melaksanakan seminar nasional hasil akreditasi.
c. BANS/M menyusun laporan pelaksanaan seminar nasional.
d. BAPS/M melaksanakan seminar hasil akreditasi tingkat provinsi.
e. BAPS/M menyusun dan menyampaikan laporan pelaksanaan dan hasil seminar provinsi kepada BANS/M.
2. Sosialisasi
a. BANS/M menerbitkan buku direktori, melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui website, media massa, compact disk, dan media lainnya.
SOSIALISASI HASIL AKREDITASI LANgKAH 15 b. BAPS/M melakukan press release hasil akreditasi
kepada media massa lokal.
c. BAPS/M memperbanyak hasil akreditasi dalam bentuk compact disk dan menyampaikannya kepada pihak terkait.
F. Waktu dan temPat
1. Kegiatan seminar nasional dilaksanakan di Jakarta selama 2 hari.
2. Kegiatan seminar provinsi dilaksanakan di tempat yang ditentukan oleh BAPS/M selama 1 hari.
3. Sosialisasi di media masa dilaksanakan selambat lambatnya 1 minggu setelah laporan hasil akreditasi diter bitkan.
G. dokumen yanG diPerlukan
1. Panduan seminar. 2. Laporan hasil akreditasi.
h. hasil
1. Laporan seminar hasil akreditasi tingkat nasional dan tingkat provinsi.
2. Laporan kegiatan sosialisasi hasil akreditasi yang dilaksanakan oleh BANS/M dan BAPS/M.