• Tidak ada hasil yang ditemukan

INOVASI BOMB PROOF BAG SEBAGAI STANDAR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "INOVASI BOMB PROOF BAG SEBAGAI STANDAR"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

INOVASI BOMB PROOF BAG SEBAGAI STANDAR KEAMANAN PENERBANGAN NASIONAL DALAM MENCEGAH TERRORISME UDARA

A. LATAR BELAKANG

Di dalam dunia transportasi udara keselamatan safety dan keamanan security menjadi prioritas utama agar proses transportasi berjalan dengan baik. Keselamatan Penerbangan adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keamanan dalam pemanfaatan wilayah udara, pesawat udara, Bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya1.

Serangan terrorisme tidak mengenal waktu dan tempat seketika tidak dapat diprediksi. Kejadian Pemboman Lockerbie di Skotlandia pada 1988 menyebabkan 270 orang tewas. Hal ini merupakan sebuah kesalahan fatal dalam sejarah penerbangan masa itu dimana kedua unsur safety dan security tidak dipenuhi. Hal yang sama terjadi pada 8 Februari 2016, sebuah pesawat jenis Airbus A321 – III milik Mogadishu Airlines meledak di Bandara Mongadishu Somalia.Ledakan tersebut terjadi di bagian bagasi pesawat dan bomb menyerupai sebuah laptop. Hipotesis terdekat yang dapat diambil ialah Somalia sebagai negara konflik dan miskin menyebabkan tidak memiliki sistem pengamanan yang memadai. Namun anggapan tersebut keliru karena hasil investigasi intelejen setempat menunjukan ini adalah sabotase dari otoritas bandara.

Pada tahun 2014, penumpang angkutan udara di Indonesia mencapai 74,6 juta orang2. Indonesia termasuk dalam negara - negara incaran kaum separatis dan radikal untuk menyebar paham terrorisme karena factor geogafis, dinamika social dan komposisi penduduk yang kompleks. Transportasi udara menjadi salah satu target utama dengan memanfaatkan kelemahan dan kelalaian petugas dan otoritas. Hal ini mengingat transportasi udara menjadi akses utama mancanegara. Bandara dan pesawat terbang adalah dua objek yang tidak dapat dipisahkan berdasarkan fungsi dan kegunaan juga dua hal yang sangat perlu dijaga keamanannya termasuk apapun yang hilir mudik di dalamnya. Barang – dan orang

(2)

Langkah untuk mengevektifkan dilakukan oleh Pemerintah sebagai regulator pembuat kebijakan dan standard pelayanan bagi para penyelenggara angkutan udara, penyelenggara dan navigasi penerbangan. Dinamika perkembangan teknologi dan kemajuan zaman menjadi tuntutan bagi para stakeholder untuk mengupgrade standard pelayanan salah satunya melalui inovasi muktahir yang ada. Indonesia berada dalam kategori 2 atau tidak aman sejak tahun 2007 yang membuat tak satupun maskapai yang bisa terbang di Amerika Serikat3. Ini

merupakan cambuk yang keras bagi pemerintah dan insan penerbangan Indonesia bagaimana memperkuat indicator standard pelayanan dan juga menemukan inovasi baru dalam

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa manfaat boom proof bag dalam mencegah terorisme udara?

2. Bagaimana Boom proof fly bag sebagai standard keselamatan penerbangan?

(3)

BAB II ISI

1. KOMPOSISI DAN TEKNIS BOMB PROOF FLY BAG

Kantong Fly-Bag dibuat dari beberapa lapis kain dan bahan-bahan yang memiliki kekuatan tinggi dan anti-sobek, dan tahan panas. Kain dilengkapi dengan bahan Aramid, serat anti-panas dan kuat yang digunakan di industri pesawat terbang, juga menjadi perisai tubuh balistik yang biasa dibuat dengan kompososi bahan yang sama dengan jaket anti peluru.

foto : thetimes. co.uk

Bom koper diledakkan di dalam fly bag

Bagasi dan pesawat tetap utuh sebagaimana mestinya

Dinding elastis dengan bahan anti – peluru menyerap getaran dan gelombang serta partikel bom

Fly bag dalam ukuran mini dapat diletakkan

di kabin apabila crew pesawat

Fly bag dapat tahan pada suhu 3000 derajat Celsius panas setara dengan permukaan matahari serta mampu

meredam ledakan sebesar 20.000mph

(32.187 km/jam)

Serat dialpisi cairan apabila mengalami hantaman benda tajam akan meningkatkan

(4)

Fleksibilitas pelapis meningkatkan daya tahannya dalam menahan peledak dan pecahan dari ledakan, menurut Dr Andrew Tyas dari Departement of Civil and Structural Engineering, yang memimpin riset di University of Sheffield.Fly-Bag bertindak sebagai membran lentur dan bukannya kontainer yang bisa terpecah dengan benturan. bahwa Fly-Bag bisa menjadi pengaman anti-gagal dalam situasi yang memungkinkan untuk menyelundupkan alat peledak di pesawat udara. Fly-Bag (Kantong Terbang) dibuat dari berlapis-lapis kain dan komposit dengan kekuatan dan efek, serta ketahanan terhadap panas tinggi. Uji ledakan di laboratorium berhasil membuktikan bahwa prototipe Fly-Bag bisa menahan ledakan terkendali di dalam bagasi pesawat Boeing 747 dan Airbus 321, yang digunakan untuk pengujian mutakhir tersebut.

Dalam pengujian itu, pertama para peneliti membuat satu ledakan terkendali di bagasi tanpa dilapisi Fly-Bag. Ledakan itu menimbulkan lubang menganga di badan pesawat, yang bisa berakibat fatal jika pesawat sedang melakukan perjalanan di ketinggian.

Pada tes yang kedua bom ditempatkan dalam satu koper dan dimasukkan ke dalam bagasi yang dilapisi dengan Fly-Bag. Rekaman kamera yang menunjukkan gerakan lambat kantong saat ledakan menunjukkan kantong itu mengembang dan berkontraksi namun tidak robek. Keterpaduan struktur badan pesawat terjaga.Konsultan keamanan ternama Inggris Matthew Finn mengatakan Fly-Bag bisa menjadi penyelamat saat seseorang berhasil menyelundupkan perangkat peledak ke dalam pesawat.

Risiko yang dimiliki dalam keamanan penerbangan, apabila ada seseorang menyelundupkan sesuatu saat pesawat take off . Dengan demikian, pertanyaan berikutnya adalah bagaimana kita bisa mengurangi efek dari alat yang meledak di ketinggian.

Perlunya mengurangi risiko alat peledak di penerbangan ditekankan dengan peristiwa yang terjadi pada 30 Oktober 2015, ketika sebuah bom menghancurkan pesawat penumpang dari Rusia di atas Mesir, menewaskan 224 orang di penerbangan. ISIS mengklaim ledakan

(5)

Seperti halnya serangan di pesawat Rusia serupa dengan pengeboman Pan Am Flight 103 oleh Libia di langit kota Lockerbie, Skotlandia, 1988. Investigasi menemukan peledak disembunyikan dalam kaset dan diletakkan di barang bawaan, ukurannya hanya setelapak tangan, dan berhasil merobek 50 cm lubang di badan pesawat. Pesawat pun terbelah di udara diakibatkan oleh pelepasan tekanan.Finn, direktur manajer konsultan keamanan Augmentiq, yang menawarkan saran untuk meningkatkan keamanan di bandara, pelabuhan, dan

berbatasan negara, mengatakan bahwa Fly-Bag pantas dipertimbangkan untuk mengurangi bahaya peledak di pesawat.

Kita menghabiskan banyak waktu berpikir mengenai rekonsiliasi penumpang dan barang bawaan mereka sejak Bencana Lockerbie tahun 1988. Itu menjadi fokus besar di industri penerbangan. Fly-Bag melihat situasi di mana mungkin ada bahan peledak di penerbangan, dan bagaimana kita mencegahnya.

Fly-Bag kini dikembangkan oleh berbagai asosiasi bisnis Uni Eropa, termasuk Blastech, perusahaan dari University of Sheffield, juga mitra kerja dari Yunani, Spanyol, Italia, Swedia, dan Belanda..

2. AUDIT TEKNOLOGI OLEH BPPT

Dasar Hukum, Pasal 60 Keppres no 103 tahun 2001, yang menyematkan kewenangan kepada BPPT untuk melakukan audit teknologi

Dalam menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, BPPT mempunyai kewenangan :

a. penyusunan rencana nasional secara makro di bidangnya;

b. perumusan kebijakan di bidangnya untuk mendukung pembangunan secara makro; c. penetapan sistem informasi di bidangnya;

d. kewenangan lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu :

1) perumusan dan pelaksanaan kebijakan tertentu di bidang pengkajian dan penerapan teknologi;

2) pemberian rekomendasi penerapan teknologi dan melaksanakan audit teknologi.4

(6)

Audit adalah pemeriksaan terhadap sesuatu yang telah ada dengan membandingkannya (mengaudit) dengan standard yang telah ditetapkan atau dengan melakukan uji patok/banding (benchmark) terhadap proses bisnis atau produk yang sama dari perusahaan lain. Jenis dan obyek audit bisa bermacam-macam tergantung tujuan audit5.

Garcia-Arreola (1996) dalam buku Technology and Development dan Tharek Kallil (2001) dalam buku Management of Technology: The Key to Compettiveness and Wealth Creation menyebutkan enam komponen audit teknologi yaitu : Technology Acquisition, transfer & exploration, Value Added function, Innovation Process, Competitors & Market Evaluation, Technology Categorization, Technology Environment.

1. Technology Environment (Lingkungan Teknologi

2. Technology Categorization (Kategori Teknologi)

3. Competitor and Market (tingkat persaingan dan pasar)

4. Innovation Process (proses inovasi) :

5. Value Added Function (fungsi peningkatan nilai tambah) :

6. Acquisition and Exploitation Technology (pemanfaatan dan ekploitasi teknologi) : teknik (alliance partners), penggunaan lisensi (license), pemanfaatan penelitian dan pengembangan (R & D)

TUJUAN DAN MANFAAT AUDIT TEKNOLOGI

Secara umum tujuan dari pelaksanaan audit teknologi adalah untuk memanfaatkan semaksimal mungkin penggunaan teknologi yang dipergunakan serta mengurangi dampak penggunaannya. Beberapa manfaat utama dan alasan pelaksanaan audit teknologi adalah : PELAKSANA AUDIT TEKNOLOGI

Dalam pelaksanaan audit teknologi, orang yang melakukan kegiatan audit biasanya disebut dengan auditor teknologi.

3. MANFAAT BOMB PROOF BAG

(7)

a. Mencegah sabotase

Salah satu fungsi yang terlihat adalah meminimalkan resiko sabotase di dalam pesawat sipil dengan mengkonsentrasikan semua kargo kedalam satu bagasi yang dilapisi boom proof bag. Untuk lebih mengevektifkan ada baiknya semua kargo diletakkan dalam satu bagasi termasuk tas serta barang bawaan lain dari penumpang. Memang kegunaan boom proofbag untuk mencegah peledakkan bom dengan modus operandi menyembunyikan bom di dalam material bahan bawaan bukan menutup semua celah praktik sabotasi dalam pesawat

b. Tool untuk operasi penjinakkan bom

Sebuah modifikasi yang tepat dengan meningkatkan koonsentrasi serat fiber dapat digunakan untuk operasi penjinakkan bom oleh pihak kepolisian dalam hal ini densus 88 khusunya untuk jenis bom timer dapat meledak

c. Sebagai Tempat karantina

Pihak otoritas bandara dan maskapai penerbangan dituntut untuk memberikan pelayanan prima bagi para konsumen namun terkadang dalam satu kondisi tertentu ditemukan barang yang ‘dianggap mencurigakan’ dengan memodifikasi boom proof bag dalam ukuran mini dapat menjadi wadah sterilisasi dan karantina barang yang mencurigakan.

d. Keperluan militer

Suplai logistik keperluan militer baik dalam operasi latihan militer dan perang diperlukan pengamanan yang mumpuni untuk menekan rate human error ke angka nol. Kondisi pesawat, medan dan cuaca dapat memicu ledakan yang dapat dari amunisi dan senjata, khususnya amunisi yang memiliki daya ledak tinggi dapat dimasukkan ke dalam boom proof bag

4. BOMB PROOF BAG SEBAGAI STANDAR KESELAMATAN PENERBANGAN Dalam pertimbangan Permenhub no 12 tahun 2015 poin b, dijelaskan bahwa Standar

(8)

Udara yang mengacu pada peraturan Internasional (Annexes maupun dokumen Internasional Civil Avation Organisation)

Standar keselamatan penerbangan. Menurut Peraturan Menteri Perhubungan no 12 tahun 2015, yang dimaksud keselamatan penerbangan adalah

Pasal 1

1. Keselamatan Penerbangan adalah suatu keadaan terpenuhinya persyaratan keamanan dalam pemanfaatan wilaya udara, pesawat udara, Bandar udara, angkutan udara, navigasi penerbangan, serta fasilitas penunjang dan fasilitas umum lainnya.

Melalui pendekatan regulasi jelas substansi dari setiap peraturan dan standar keselamaran penerbangan yang dikeluarkan stakeholder penerbangan harus mengacu pada ketentuan ICAO dan tidak boleh ada pertentangan. Ini berarti sebeum ketentuan dikeluarkan harus ada pertimbangan dimana arah peraturan itu ditujukan. Sejauh ini ICAO belum

menetapkan bahwa bomb proof bag merupakan standar keselamatan penerbangan global dikarenakan pemilik hak paten belum memberikan linensi penuh untuk dikomersilkan. Namun apabila dikemudian hari ICAO menetapkan standard, Indonesia pasti meratifikasi dan memuatnya dalam peraturan teknis sesuai dengan pertimbangan poin b, permenhub no 12 than 2015.

Dilihat dari pendekatan bahwa boom proof bag dapat dijadikan standar keselamatan melalui proses audit teknologi yang dilakukan oleh BPPT6.

Jado boom proof bag dapat dijadikan standard keamanan penerbangan apabila lolos uji audit teknologi oleh BPPT

(9)

PENUTUP A. KESIMPULAN

- 1. Bom proof bag adalah teknologi mutakhir yang memiliki fungsi yang luar biasa dan dapat menjadi standard keselamatan penerbangan nasional masa depan dengan

mengadopsi teknologi ini diharapkan mampu untuk memperkecil resiko terjadinya terorisme udara. Bomb proof bag dalam ukuran mini dapat diletakkan di kabin pesawat apabila crew menemukan benda yang mencurigakan atau berpotensi meledak.

- 2. Bom proof bag secara teknis dikembangkan oleh cendakiawan Shefield University Inggris dengan dua kali uji coba laboratorium terbukti mampu untuk meredam ledakan sebesar 20.000 mph (32.187 km/jam) dan dapat tahan pada suhu diatas 30000C – sepanas permukaan matahari. Benda ini disusun oleh beberapa lapisan yakni armet Kevlar, lapisan fiber dan cairan anti ledakan

- 3. Untuk merealisasikannya diperlukan audit teknologi yang dilakukan oleh auditor BPPT melalui serangkaian proses yakni Technology Acquisition, transfer &

exploration, Value Added function, Innovation Process, Competitors & Market Evaluation, Technology Categorization, Technology Environment audit internal, audit eksternal

- 4. Selain mencegah terorisme udara boom proof bag dapat berfungsi sebagai 1) Tool untuk Operasi Penjinakkan Bom oleh Kepolisian khusunya bom tipe timer, 2) Sebagai Tempat karantina 3) Keperluan Militer, untuk menjaga balistik dan amunisi yang rentan terhadap ledakan

- 5. Bomb proof bag sebagai standard keselamatan penerbangan dapat dikembangkan melalui inovasi sesuai mandat pasal 60 Keppres no 103 tahun 2001 yang

menyematkan kewenangan kepada BPPT untuk mengaudit terlebih dulu sebelum dikaji dan diberikan rekomendasi oleh kementrian terkait dan untuk selanjutnya dibuat peraturan teknis serta permintaan izin pemasaran..

(10)

1. Agar pemerintah melakukan adopsi bomb proof bag melalui proses audit teknologi

2. Menetapkan standard baru dalam sistem keamanan udara

DAFTAR PUSTAKA

3. Republik Indonesia. Kementerian Perhubungan. PM no 21 tahun 2015 tentang KESELAMATAN PENERBANGAN

4. Data. Badan Pusat Statistik. 2007

5. Data. FAA (Federal Aviation Administration), Amerika Serikat 6. Republik Indonesia. Sekretariat Negara. Keppres no 103 tahun 2001

KEDUDUKAN, TUGAS, FUNGSI, KEWENANGAN, SUSUNAN ORGANISASI, DAN TATA KERJA LEMBAGA PEMERINTAH NON DEPARTEMEN

7. Laman web. http://shmukti.blogspot.co.id/2010/04/audit-teknologi.html. Diakses 20/07/2016

8. 1996. Gracia Arreola. Technology and Development

9. 2001. Kallil Tharek. Management of technology : The key to competitivemenss and Wealth Creation

Referensi

Dokumen terkait

Setelah melaksanakan pembelajaran melalui Discovery Learning, peserta didik mampu menemukan kata / istilah penting tentang sumber energi, membuat kalimat dengan menggunakan kata

Hasil yang dicapai dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara harga diri dengan perilaku konsumtif pada remaja putri dalam berbelanja online produk fashion (r

Teknik pengumpulan data selanjutnya yang digunakan dalam penelitian ini yakni teknik wawancara mendalam Digunakannya teknik ini dikarenakan melalui wawancara mendalam akan

Dari penelitian terhadap 6 kaleng bekas minuman ringan, diketahui bahwa semua kaleng bekas minuman ringan tersebut (kaleng bekas pocari sweat, kaleng bekas larutan cap

Di dalam brand community, para anggota merasakan adanya hubungan yang penting dengan merek, namun mereka merasakan hubungan yang lebih kuat antara satu

Pemberian Nomor Cara Seri Unit (Serial Unit Numbering System) Pemberian nomor cara seri unit atau dikenal dengan Serial Unit Numbering System (SUNS) adalah suatu

PEMBANGUNAN DAN PENINGKATAN FASILITAS LLAJ DI JALUR MARGONDA RAYA 137.518.000,00... PEMBUATAN SEPARATOR JALUR

Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengembangan untuk pelatihan, pembinaan dan pendampingan pada kelompok ibu-ibu di daerah Dayeuhkolot, Manggahang dan Banjaran,