• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I GAMBARAN UMUM LOKASI PKL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "BAB I GAMBARAN UMUM LOKASI PKL"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

GAMBARAN UMUM LOKASI PKL

Gambaran Umum Dinas Pendapatan / Pasedahan Agung Kabupaten Badung Sejarah

Dinas Pendapatan / Pasedahan Agung Kabupaten Badung merupakan organisasi perangkat daerah yang memiliki tujuan pokok dan fungsi mengelola pendapatan daerah. Pengelolaan pendapatan daerah tersebut sebagai sumber pembiayaan daerah dalam melaksanakan pembangunan daerah.

Perkembangan pembentukan Dinas Pendapatan Daerah / Pasedahan Agung Kabupaten Badung sebagai berikut :

1) Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Badung Nomor 04/Pem.3/7/1977 tanggal 1 April 1977 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pasedahan Agung Kabupaten Daerah Tingkat II Badung.

2) Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Badung Nomor 2/26/1978 tanggal 1 Nopember 1978 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pasedahan Agung Kabupaten Daerah Tingkat II Badung.

3) Keputusan Bupati Kepala Daerah Tingkat II Badung Nomor 51/Pem.29/140/1979 tanggal 12 Maret 1979 tentang susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendapatan Daerah /Pasedahan Agung Kabupaten Tingkat II Badung.

(2)

5) Peraturan Daerah Kabupaten Daerah Tingkat II Badung Nomor 3 Tahun 1991 tanggal 15 Agustus 1991 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Dinas Pendapatan Daerah/ Pasedahan Agung Kabupaten Daerah Tingkat II Badung.

6) Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 2 Tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Badung. Diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Badung Tahun 2001 Nomor 3 Seri D Nomor 3 tanggal 15 Juni 2001.

7) Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomr 7 Tahun 2008 Tanggal 9 Juni 2008 tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Badung.

Undang – undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan otonomi daerah yang luas , nyata dan bertanggung jawab . Pembiayaan pemerintahan dan pembangunan daerah yang berasal dari pendapatan asli daerah , khususnya yang bersumber dari pajak daerah perlu ditingkatkan . Tujuannya, agar kemandirian daerah dalam hal pembiayaan penyelenggaraan pemerintahan di daerah dapat terwujud.

(3)

keleluasaan bagi daerah untuk menggali sumber – sumber penerimaan. Salah satu sumber penerimaan tersebut yaitu dari sektor pajak daerah.

Visi dan Misi Dinas Pendapatan Daerah /Pasedahan Agung Kabupaten Badung , yaitu :

1) Visi

Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk menunjang pembangunan berdasarkan Tri Hita Karana menuju masyarakat adil, sejahtera dan ajeg.

2) Misi

I. Mewujudkan tingkat kesadaran / kepatuhan wajib pajak untuk membayar pajak.

II. Mweujudkan sumber – sumber penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mantap dan dinamis.

III. Terwujudnya kepastian hukum Pajak Daerah dan Retribusi Daerah di Kabupaten Badung.

Kedudukan, Tugas, dan Fungsi Dinas Pendapatan Daerah / Pasedahan Agung Kabupaten Badung.

(4)

Susunan Organisasi Dinas Pendapatan Daerah/ Pasedahan Agung Kabupaten Badung , sesuai dengan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2008 tentang Pembentukan , Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Badung terdiri atas :

1) Kepala Dinas

2) Sekretariat , terdiri atas :

a) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian b) Sub Bagian Penyusunan Program c) Sub Bagian Keuangan

3) Bidang Pendataan dan Pendaftaran , terdiri atas : a) Seksi Bidang Pendataan

b) Seksi Bidang Pendaftaran

c) Seksi Dokumentasi Pengolahan Data 4) Bidang Penetapan , terdiri dari :

a) Seksi Perhitungan

b) Seksi Penerbitan Surat Ketetapan c) Seksi Angsuran

5) Bidang Pembukuan dan Pelaporan , terdiri atas : a) Seksi Pembukuan Penerimaan

b) Seksi Pembukuan Persediaan c) Seksi Pelaporan

6) Bidang Penagihan, terdiri dari : a) Seksi Penagihan

b) Seksi Keberatan

c) Seksi Penerimaan Sumber lain – lain 7) Bidang Persubakan , terdiri atas :

a) Seksi Tata Usaha Persubakan b) Seksi Persubakan

c) Seksi Pembinaan Lembaga Persubakan dan Pasedahan

(5)

1) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Badung Utara . Wilayah kerja UPTD mencakup Kecamatan Kuta Utara, Mengwi, Abiansemal , dan Petang.

2) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Badung Selatan . Wilayah kerja UPTD mencakup Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan.

Tugas Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) adalah untuk melaksanakan sebagaimana tugas teknis operasional dinas serta melaksanakan urusan administrasi dalam pemungutan PBB – P2 dan BPHTB. Susunan UPTD terdiri dari :

1) Kepala UPTD

2) Kepala Sub Bagian Tata Usaha 3) Kelompok Jembatan Fungsional

Struktur Organisasi Dinas Pendapatan/ Pasedahan Agung Kabupaten Badung

(6)

KEPALA DINAS

SEKTERARIS

SUB BAGIAN KEUANGAN SUB BAGIAN UMUM DAN PERENCANAAN

BIDANG DATA DAN

TEKNOLOGI INFORMASI BIDANG PENETAPAN BIDANG PENAGIHANDAN PASEDAHAN

SUB BIDANG PENDAFTRAAN DAN

PENDATAAN

SUB BIDANG PENAGIHAN SUB BIDANG

PEMERIKSAAN

SUB BIDANG PEMUTAKHIRAN DAN TEKNOLOGI INFORMASI

SUB BIDANG PASEDAHAN SUB BIDANG

(7)

Uraian Tugas Dinas Pendapatan/ Pasedahan Agung Kabupaten Badung

Sehubungan dengan bagan di atas , adapun pembagian tugas dan wewenang pada Dinas Pendapatan Daerah / Pasedahan Agung Kabupaten Badung menurut Peraturan Bupati Badung Nomor 39 Tahun 2008. Peraturan tersebut tentang Uraian Tugas Dinas Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung adalah sebagai berikut :

1) Kepala Dinas

Adapun tugas dari Kepala Dinas adalah sebagai berikut :

I. Menyusun progran / rencana kerja Dinas Pendapatan Daerah berdasarkan kebutuhan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang – undangan.

II. Merumuskan kebijakan operasional dalam bidang pendataan Daerah berdasarkan dengan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

III. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas sesuai dengan ketentuan perundang – undangan yang berlaku

IV. Melakukan evaluasi terhadap seluruh pelaksanaan kegiatan dibidang tugasnya untuk bahan perbaikan kedepan sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

(8)

V. Membuat laporan terhadap pelaksanaan dibidang tugasnya sebagai bahan informasi dan pertanggung jawaban kepada atasan.

VI. Melaksanakan tugas kedinasan. 2) Sekretariat

I. Menyiapkan bahan dan menyusun rencana pelaksanaan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian , Sub Bagian Penyusunan Program dan Sub Bagian Keuangan.

II. Melaksanakan pengelolaan Administrasi KeuangN , Kepegawaian , surat menyurat urusan rumah tangga, Kehumasan dan Penyusunan Program. III. Mengumpulkan , mensistemasikan dan menganalisa data hasil

pelaksanaan tugas Pendapatan Daerah/ Pasedahan Agung. 2.1) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas :

I. Menyiapkan bahan dan menyusun rencana kebutuhan surat menyurat, kearsipan,rumah tanggan, administrasi perjalanan dinas, pemeliharaan gedung , sarana dan prasarana kantor serta inventaris.

II. Melaksanakan kegiatan protokoler berdasarkan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

III. Menyiapkan bahan dan menyusun rencana kebutuhan dan pengembangan pegawai , mutasi pegawai, tata usaha kepegawaian, ketatalaksanaan, perpustakaan dan hubungan kemasyarakatan.

2.2) Sub Bagian Penyusunan Program mempunyai tugas :

I. Melaksanakan penyusunan Program Kerja Dinas.

II. Menyiapkan bahan dan menyusun Rencana Kerja Anggaran (RKA) kedalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah ( DPA-SKPD)

III. Membuat laporan realisasi Pelaksanaan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah setiap bulan.

(9)

V. Menyusun Naskah Rancangan Peraturan Daerah, Peraturam Bupati dan Keputusan Bupati.

2.3) Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas :

I. Melaksanakan perhitungan anggaran , verifikasi serta mengurus perbendaharaan.

II. Menyiapkan bahan perumusan rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Dinas.

3) Bidang Pendataan dan Pendaftaran

Adapun tugas dari Bidang Pendataan dan Pendaftaran adalah sebagai berikut :

I. Melakukan Pendaftaran Wajib Pajak Daerah melalui Formulir Pendaftaran serta menghimpun dan mengolah data obyek dan subyek wajib Pajak Daerah , melalui formulir Surat Pemberitahuan (SPT) serta pemeriksaan lokasi/lapangan.

II. Menyusun Daftar Induk Wajib Pajak Daerah, menyimpan Surat perpajakan Daerah yang berkaitan dengan pendaftaran dan pendataan.

III. Memantau/memonitor Wajib Pajak Daerah yang tutup atau yang sedang direnopasi.

IV. Melakukan perencanaan pendapatan Daerah yang bersumber dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Pendapatan daerah lainnya serta dari PBB serta rencana intensifikasi pemungutan Pendapatan Daerah.

3.1) Seksi Pendaftaran mempunyai tugas :

(10)

II. Membuat laporan tentang formulir pendaftaran Wajib Pajak Daerah yang belum diterima kembali.

III. Mencatat nama dan alamat Calon Wajib Pajak Daerah dalam formulir pendaftaran Wajib Pajak Daerah.

IV. Menetapkan Nomor Pokok Wajib Pajak Daerah (NPWPD). 3.2) Seksi Pendataan mempunyai tugas :

I. Menghimpun , mengolah dan mencatat data obyek dan subyek Pajak Daerah.

II. Melakukan pemeriksaan lapangan/ lokasi dan melaporkan hasilnya. III. Membuat daftar mengenai formulir SPTPD yang belum diterima

kembali.

3.3) Seksi Dokumentasi Pengolahan Data dan Perencanaan mempunyai tugas

I. Membuat dan memelihara daftar Induk Wajib Pajak Daerah . II. Memberikan Kartu Pengenal NPWPD.

III. Menyimpan Arsip Surat perpajakan Daerah yang berkaitan dengan pendaftaran dan pendataan.

IV. Melakukan perencanaan pendapatan Daerah yang bersumber dari Pajak Daerah , Retribusi Daerah dan pendapatan daerah lainnya serta dari PBB serta rencana Intensifikasi pemungutan Pendapatan Daerah. V. Melakukan pembinaan teknis Operasional bimbingan dan petunjuk

kepada semua Unit Kerja Daerah yang melaksanakan pemungutan Pajak Daerah , Retribusi Daerah dan pendapatan lainnya serta pemungutan PBB.

4) Bidang Penetapan

Adapun tugas dari Bidang Penetapan adalah sebagai berikut : 1) Melakukan perhitungan penetapan Pajak Daerah.

2) Melakukan perhitungan jumlah angsuran pemungutan , pembayaran dan penyetoran atas permohonan Wajib Pajak Daerah yang disetujui.

(11)

4) Melakukan evaluasi terhadap seluruh pelaksanaan kegiatan dibidang tugasnya untuk bahan perbaikan kedepan sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

4.1) Seksi Perhitungan mempunyai tugas :

I. Melaksanakan perhitungan penetapan , baik penetapan secara Jabatan maupun penetapan tambahan pajak Daerah.

II. Melaksanakan monitoring dan pengawasan Pajak Hiburan yang bersifat Insidentil yang dimohon oleh Wajib Pajak.

4.2)Seksi Angsuran mempunyai tugas :

I. Menerima Surat permohonan angsuran.

II. Menyiapkan surat perjanjian angsuran dan surat penolakan angsuran pemungutan, pembayaran dan penyetoran pajak Daerah.

III. Melakukan kegiatan dibidang Pajak Reklame sesuai dengan peraturan perundang – undangan yang berlaku.

4.3) Seksi Penerbitan Surat Ketetapan mempunyai tugas :

I. Menerbitkan Surat Ketetapan Pajak (SKP) dan surat – surat ketetapan pajak lainnya.

II. Mendistribusikan dan menyimpan arsip surat perpajakan Daerah.

5) Bidang Pembukuan dan Pelaporan

Adapun tugas Bidang Pembukuan dan Pelaporan adalah sebagai berikut :

(12)

II. Melakukan pencatatan mengenai penerimaan dan pengeluaran Benda Berharga serta penerimaan uang dari hasil penugasan Benda Berharga kedalam Kartu Persediaan Benda Berharga.

III. Menyiapkan laporan Realisasi penerimaan dan tunggakan pemungutan , pembayaran dan penyetoran Pajak dan Retribusi Daerah , Realisasi penerimaan pengeluaran dan sisa persediaan Benda Berharga secara bulanan, triwulan dan tahunan serta Realisasi penerimaan dan anggaran PBB.

5.1) Seksi Pembukuan Penerimaan mempunyai tugas :

I. Menerima dan mencatat semua SKP dan SKR dan surat – surat Ketetapan Pajak lainnya serta SPPT PBB.

II. Menerima dan mencatat semua SKP , SKR , dan surat – surat Ketetapan Pajak lainnya yang telah dibayar lunas.

III. Mencatat penerimaan ,pembayaran dan penyetoran PBB serta menghitung tunggakannya.

IV. Memberikan Rekomendasi Pelunasan Pajak Daerah kepada Wajib Pajak. 5.2) Seksi Pembukuan Persediaan mempunyai tugas :

I. Menerima dan mencatat tanda terima benda berharga, bukti penerimaan benda berharga , bukti pengeluaran / pengambilan benda berharga, penerimaan uang hasil pemungutan dengan benda berharga.

II. Menghitung dan merinci sisa persediaan benda berharga.

5.3) Seksi Pelaporan mempunyai tugas :

I. Menyiapkan laporan periodik mengenai realisasi penerimaan dan tunggakan Pajak dan Retribusi Daerah serta PBB.

(13)

III. Melaksanakan kerjasama/tukar menukar informasi dengan instansi terkait dan Dinas Daerah lainnya.

6) Bidang Penagihan

Tugas dari Bidang Penagihan adalah sebagai berikut :

I. Melakukan kegiatan penagihan Pajak Daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

II. Melaksanakan pelayanan keberatan dan permohonan banding sesuai dengan batas kewenangan.

6.1) Seksi Penagihan mempunyai tugas :

I. Menyiapkan dan mendistribusikan surat menyurat dan dokumentasi yang berhubungan dengan penagihan.

6.2) Seksi Keberatan mempunyai tugas :

I. Menerima dan melayani Surat Keberatan dan Surat permohonan banding atau materi penetapan Pajak Daerah.

II Menyiapkan keputusan menerima atau menolak keberatan.

III Meneruskan penyelesaian permohonan banding ke Majelis Pertimbangan Pajak.

6.3) Seksi Penerimaan Sumber lain – lain mempunyai tugas :

I. Mengumpulkan dan mengolah data sumber – sumber penerimaan lainnya diluar pajak dan retribusi Daerah sesuai dengan peraturan perundang –

undangan yang berlaku. 7) Bidang Persubakan

Tugas dari bidang Persubakan yaitu :

I. Melaksanakan ketatausahaan dibidang persubakan.

II. Melaksanakan kegiatan upacara/apakara pada persubakan.

(14)

IV. Melaksanakan kegiatan di bidang Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)

V. Melaksanakan Pekan PBB ke masing – masing wilayan petugas pungut PBB.

7.1) Seksi Tata Usaha Persubakan mempunyai tugas :

I. Menyiapkan bahan dan menyusun rencana kebutuhan surat menyurat, kearsipan, kerumah tanggaan , inventaris, peralatan dan perbekalan Subak serta keuangan kegiatan persubakan.

II. Melaksanakan kegiatan kehumasan dan protokoler persubakan. III. Mengurus proses pemilihan Pekaseh dan Kelihan Subak.

7.2) Seksi Persubakan mempunyai tugas

I. Melaksanakan pemeliharaan Daerah Aliran Sungai dan Balai Subak.

II. Melaksanakan pembangunan balai subak dan pemeliharaan sarana dan prasarana subak.

III. Membantu melakukan penerimaan SPPT PBB beserta DHP PBB dan Bokumen PBB yang lainnya yang diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama serta mendistribusikan kepada Wajib Pajak dan kepada unit lainnya yang terkait.

IV. Membantu penyampaian SPOP PBB kepada para wajib pajak serta menerima kembali ijin SPOP PBB dari wajib pajak yang diterbitkan oleh Kantor Pelayanan Pajak Pratama.

7.3) Seksi Pembinaan Lembaga Persubakan dan Pasedahan mempunyai tugas :

I. Mengurus dan mencatat penggunaan tanah.

II. Melaksanakan pendataan terhadap tanah – tanah Negara dan melaksanakan pendataan dibidang persubakan lainnya.

III. Melaksanakan laporan tentang mutasi tanah.

IV. Melaksanakan kegiatan pembinaan kepada Sedahan, Pekaseh dan Kelihan Subak.

(15)

Referensi

Dokumen terkait

Permasalahan yang dialami mitra adalah (1) belum ada pembinaan yang bertujuan pemberdayaan ibu rumah tangga dalam peningkatan ekonomi keluarga, (2) usaha belum ditopang oleh

Malignant mesothelioma adalah penyakit kanker yang jarang dari sel mesotel,biasanya terdapat pleura parietal atau pleura visceral tetapi kurang umum di peritoneum

kemampuan yang mumpuni untuk melaksanakan kebijakan prestasi kerja, 2) agar para pegawai sebagai pelaksana kebijakan bekerja dengan tanggung jawab yang penuh,

Penelitian yang dilakukan Salman Jumaili dan Gudono (2006) mengambil quality goal, quality feedback, dan quality incentive yang merupakan subsistem dari SPM dengan harapan

Kepala Laboratorium Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiayah Surakarta yang telah memberikan izin serta kesempatan dalam pelaksanaan

Bangunan merupakan analogi ekspresi dari karakter elemen organik alam dengan segala kesan yang drtimbulkan baik wama maupun teksturnya. Bentuk akhir yang dihasilkan merupakan

Petunjuk B dipergunakan untuk menjawab soal nomor 23 sampai dengan nomor 26.. Protalium tumbuhan paku mempunyai

Secara operasional, yang dimaksud dengan kinerja guru mata pelajaran aqidah akhlak, adalah realitas kemampuan melaksanakan tugas sebagai guru mata pelajaran