• Tidak ada hasil yang ditemukan

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA SURAT P

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA SURAT P"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA SURAT PERINTAH

PERJALANAN DINAS (SPPD) PADA KANTOR DINAS

LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN MUARO JAMBI

DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM

VISUAL BASIC 6.0

Mulyadi. R

Dosen Tetap STMIK Nurdin Hamzah Jambi

Email :

[email protected]

ABSTRAK

The problem with the number of employees who are quite a lot and with the manufacture of SPPD is still very inefficient because at any time employees are assigned to do the Service out suddenly and the operator must look for one by one employee data and also takes time to look for it. Along with the development of information and communication technology (ICT) which has great influence for changes in all areas, including in the field of Office, especially in the process of making SPPD called SPPD electronics or based on computer-based SPPD system that aims to facilitate in generating information , simplify the data search and report generation. In order to produce quality information, the quality in question is judged from the accuracy, timeliness and simplify the employee in the case of making Travel Service License (SPPD). Keywords: Travel Service Order Letter, Microsoft Visual Basic 6.0, SQL.

====

==================================================

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penelitian

Teknologi Informasi merupakan salah satu teknologi yang sedang berkembang dengan pesat pada saat ini. Dengan kemajuan teknologi informasi, pengaksesan terhadap data atau informasi yang tersedia dapat berlangsung dengan cepat, efisien serta akurat. Contoh dari hasil kemajuan teknologi informasi adalah berkembangnya jaringan Internet yang memungkinkan seluruh umat manusia diseluruh dunia menggunakan data-data

yang tersedia atau terhubung dalam jaringan tersebut secara bersama-sama.

(2)

kesalahan-kesalahan yang disebabkan oleh manusia. Maka dari itu salah satu syarat yang harus dipenuhi ialah alat bantu untuk melakukan pengolahan data yang relevan sebagai sumber data yang baik dan akurat yang didukung oleh sistem yang baik pula.

Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi merupakan satu-satunya instansi milik pemerintah daerah Kabupaten Muaro Jambi yang memiliki kewenangan tugas di bidang kesehatan dan pelestarian lingkungan. Dalam pembuatan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) yang berjalan pada kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi masih secara sederhana dengan pencatatan manual yaitu dalam pembuatannya masih menggunakan Microsoft word belum menggunakan aplikasi khusus dalam proses pembuatan SPPD, dimana harus melakukan pengeditan setiap kali akan melakukan perjalanan dinas. Selain itu, pembuatan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) harus mencari data setiap pegawai yang akan melakukan perjalanan dinas, tentu hal ini sering terjadi keslahan-kesalahan pengetikan dalam menginputkan data sehingga pembuatan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) dilakukan berulang-ulang, hal ini membuat alur kerja selanjutnya menjadi terhambat. Permasalahannya dengan jumlah pegawai yang cukup banyak serta dengan pembuatan SPPD yang masih manual sangatlah tidak

efisien karna sewaktu-waktu pegawai ditugaskan untuk melakukan Dinas keluar secara tiba-tiba dan operator harus mencari satu- persatu data pegawai dan juga membutuhkan waktu untuk mencarinya.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang telah berpengaruh besar bagi perubahan dalam semua bidang, termasuk dalam bidang Perkantoran, khususnya pada proses Pembuatan SPPD yang disebut dengan SPPD elektronik atau yang berbasis sistem SPPD berbasis komputer yang bertujuan untuk mempermudah dalam menghasilkan suatu informasi, mempermudah dalam pencarian data serta pembuatan laporan. Agar informasi yang dihasilkan berkualitas, kualitas yang dimaksud dinilai dari keakuratan, ketepatan waktu dan mempermudah pegawai dalam hal pembuatan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).

1.2 Rumusan Masalah

(3)

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian

Tujuan dari penulisan penelitian ini yaitu:

1. Untuk mempermudah kinerja pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi dalam pengolahan data surat perintah perjalanan dinas (SPPD) . 2. Untuk mempercepat pembuatan surat

perintah perjalanan dinas (SPPD) pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi.

3. Untuk Meningkatkan efektifitas dalam melakukan pengolahan data surat perintah perjalanan dinas (SPPD) yang dihasilkan dengan memperkecil kemungkinan-kemungkinan kesalahan yang akan terjadi.

1.3.2 Manfaat Penelitian

Dengan adanya penelitian ini banyak manfaat yang dirasakan baik oleh pihak Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi maupun penulis sendiri yaitu :

1. Membuat sistem yang dapat membantu dalam proses pembuatan surat perintah perjalanan dinas (SPPD) dikantor Dinas Lingkungan Hidup Kab.Muaro Jambi Agar bisa mempermudah efektifitas kinerja pembuatan surat perintah dinas (SPPD) dengan mudah,hemat biaya,dan hemat waktu.

2. Dapat menghasilkan laporan yang tepat waktu dan tepat guna jika

sewaktu-waktu Pimpinan membutuhkan laporan dengan cepat khususnya sistem informasi SPPD.

3. Penulis dapat memahami bagaimana penerapan sistem Informasi pengolahan data Surat Perintah Perjalanan Dinas di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muaro Jambi.

III. METODE PENELITIAN

Untuk memperoleh data dan informasi yang di butuhkan dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode sebagai berikut :

1. Penelitian lapangan (field research)

Yaitu teknik pengumpulan data dengan mengadakan suatu penelitian secara langsung, dengan cara yaitu :

. Wawancara (Interview)

Pada teknik ini penulis mewawancarai beberapa orang terkait dalam melakukan pengolahan data.

b. Pengamatan (Observasi)

Dengan teknik ini penulis mengamati dan mencatat secara cermat dan teliti tentang keadaan yang sebenarnya.

2. Penelitian Kepustakaan ( Library Research )

(4)

buku yang berhubungan dengan penelitian penulis. Adapun tempat yang penulis kunjungi untuk mendapatkan data tersebut yaitu, perpustakaan STMIK Nurdin Hamzah, dan Internet.

3. Penelitian Laboratorium (Laboratorium research)Penelitian Laboratorium adalah teknik penelitian yang di lakukan untuk menguji dari

2.1 Pengertian dan Definisi 2.1.1 Pengertian Sistem

Menurut Hutahaean (2014:1) yang diterjemahkan oleh Fat, menyatakan bahwa Sistem adalah :

Suatu himpunan “benda“ nyata atau abstrak (a set of thing) yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan berhubungan,kerketergantungan,salin g mendukung, yang secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan (Unity) untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif .

Menurut Jogiyanto (2016:1) “Sistem adalah suatu kumpulan dari Seperangkat unsur-unsur yang terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dan dengan lingkungannya”.

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa sistem adalah komponen-komponen yang saling berhubungan membentuk satu kesatuan yang terkait dalam suatu antar relasi untuk mencapai tujuan tertentu.

Agar suatu sistem dikatakan baik memiliki harus memiliki Karakteristik sebagai berikut ;

1. Komponen sistem (Components) Suatu sistem terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling bekerja sama membentuk satu kesatuan.

2. Batasan sistem (Boundary)

Merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem lainnya atau sistem dengan lingkungan luarnya.

3. Lingkungan luar sistem

(Environtment)

Apapun yang ada di luar batasan dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem tersebut.

(5)

Merupakan media penghubung antara satu subsistem dengan subsitem yang lain.

5. Masukan sistem (Input)

Adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem masukkan dapat berupa masukan perawatan dan masukan sinyal.

6. Keluaran sistem (Output)

Adalah hasil dari energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. 7. Pengolah sistem (Process)

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran sistem (Objective)

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sistem dapat diklasifikasikan dalam beberapa sudut pandang :

1. Klasifikasi sistem sebagai :

a. Sistem abstrak (abstract system) Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran-pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik.

b. Sistem fisik (physical system) Sistem fisik adalah sistem yang ada secara fisik.

2. Sistem diklasifikasikan sebagai: a. Sistem alamiah ( natural system)

Sistem alamiyah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat oleh manusia. Misalnya sistem perputaran bumi. b. Sistem buatan manusia (human

3. Sistem diklasifikasikan sebagai :

a. Sistem teretntu ( deterministicl system)

Sistem tertentu adalah sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karna mengandung unsur probabilistik. 4. Sistem diklasifikasikan sebagai :

(6)

yang benar-benar tertutup, yang ada hanya relatively closed system. b. Sistem terbuka ( open system )

Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima input dan output dari lingkungan luar atau subsistem lainnya. Karena sistem terbuka terpengaruh lingkungan luar maka harus mempunyai pengendali yang baik.

2.1.2 Pengertian Informasi

Menurut Hutahaean ( 2014: 9 ) yang diterjemahkan oleh Gordon B.Davis, menyatakan bahwa Informasi adalah: Data yang telah diolah menjadi suatu bentuk yang penting bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata atau yang dapat dirasakan dalam keputusan-keputusan yang sekarang atau keputusan-keputusan yang akan datang.

Menurut Mulyadi ( 2017 : 9 ) “Informasi adalah Data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi penerimanya”.

Menurut Djahir dan Pratita ( 2014 : 8 ) “Informasi adalah Suatu kesatuan yang tampak maupun tidak tampak fungsinya untuk mengurangi ketidakpastian suatu keadaan atau peristiwa dimasa depan”.

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Informasi adalah hasil dari pengolahan data menjadi bentuk yang lebih berguna bagi

yang menerimanya yang

menggambarkan suatu kejadian-kejadian nyata dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk pengambilan suatu keputusan.

Menurut Hutahaean ( 2014 : 10 ), Data yang diolah untuk menghasilkan informasi mengggunakan model proses yang tertentu. Misalkan suhu dalam fahrenheit diubah ke celcius.

(7)

pengolahan data (data processing cycle).

2.1.3 Pengertian Sistem Informasi operasi,bersifat manajerial,dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang dibutuhkan.

Menurut Yakub, 2012 ( dalam Musrifah, dkk, 2014 ) menyatakan bahwa Sistem Informasi adalah :

Kombinasi teratur dari orang-orang, perangkat keras(hardware), perangkat lunak (software), jaringan komunikasi, dan sumber daya data yang mengumpulkan, mengubah, dan menyebarkan informasi dalam sebuah organisasi.

Menurut Djahir dan Pratita ( 2014 : 14 ) yang diterjemahkan oleh Rahmat, 2011, “ Sistem Informasi adalah Kegiatan atau aktifitas yang melibatkan serangkaian proses, berisi informasi-informasi yang digunakan untuk mencapai tujuan”.

Berdasarkan pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa Sistem Informasi adalah sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan atau mendapatkan, memperoses, menyimpan dan mendistribusikan informasi untuk

menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam suatu organisasi.

Dalam suatu sistem informasi terdiri dari komponen-komponen yang disebut dengan istilah blok bangunan (building block) yaitu:

a. Blok Masukan (input block) : Input mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi

b. Blok Model (model block) : Blok ini

terdiri dari kombinasi

prosedur,logika dan metode matematik yang akan memanipulasi data input data yang tersimpan di basisdata dengan cara yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang sudah tertentu untuk menghasilkan keluaran yang sudah diinginkan.

c. Blok Keluaran (output Block) : produk dari sistem informasi adalah keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas dan dokumentasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen serta semua pemakai sistem.

d. Blok Teknologi (technologi block) : teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengirimkan keluaran dan membantu pengendlian diri secara keseluruhan.

(8)

saling berhubungan satu dengan yang lainnya .

f. Blok Kendali (control Block) : beberapa pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang dapat merusak sistem dapat dicegah atau bila terlanjur terjadi kesalahan dapat langsung diatasi.

2.1.4 Pengertian Data

Menurut Hutahaean (2014 : 8 ) yang diterjemahkan Gordon B. Davis, menyatakan bahwa Data adalah bahan mentah bagi informasi, dirumuskan sebagai kelompok lambang-lambang tidak acak menunjukkan jumlah-jumlah, tindakan-tindakan, hal-hal dan sebagainya.

2.1.5 Pengertian Pengolahan Data

Menurut Hutahaean (2014 : 8) yang diterjemahkan oleh George R.Terry,Phh, menyatakan bahwa pengolahan data adalah serangkaian operasi atau informasi yang diinginkan. Arti lain dari pengolahan data adalah suatu sistem yang akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa bahan jadi.Untuk mendapatkan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan dapat diperoleh dari sistem pengolahan data. 8 (delapan) unsur pokok pengolahan data, yaitu :

a. Membaca

b. Menulis / Mengetik c. Mencatat atau Mencetak d. Menyortir

e. Menyampaikan atau memindahkan f. Menghitung

g. Membandingkan h. Menyimpan

2.1.6 Pengertian Surat Perintah Perjalanan Dinas

Menurut Meza Silvana dkk ( 2015 : 21 ) Surat Perintah Perjalanan Dinas atau dikenal dengan SPPD merupakan jenis surat tugas yang dibutuhkan oleh seorang pegawai dalam melaksanakan tugas kerja dan harus pergi ke daerah lain (misalnya ke luar kota).

Hal-hal yang dicantumkan dalam SPPD antara lain:

1. Pejabat atau Atasan yang memberikan perintah.

2. Pegawai atau Karyawan yang diberikan perintah berikut dengan orang-orang yang ikut dalam perjalanan dinas. 3. Maksud dan Tujuan Perjalanan Dinas. 4. Lamanya perjalanan dinas dilakukan. 5. Tempat asal dan tempat tujuan dinas. 6. Pembebanan Anggaran terhadap biaya

perjalanan dinas.

7. Tanda tangan pejabat terkait.

8. Keterangan Perjalanan yang diisi oleh pegawai yang melakukan perjalanan dinas.

9. Kerangka Teori Pemodelan

(9)

menggambarkan atau membuat model komponen sistem, lebih menekankan pada proses. Data Flow Diagram adalah sebuah diagram yang digunakan untuk menggambarkan sebuah sistem yang sudah ada atau sistem yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir yang menguraikan sebuah sistem sampai dengan bagian terkecil dari sistem.

Menurut Yogiyanto (2016 : 117), “DFD (Data Flow Diagram) adalah suatu network yang menggambarkan suatu sistem automat/komputerisasi, manualisasi, atau gabungan dari keduanya, yang penggambarannya disusun dalam bentuk kumpulan komponen sistem yang saling berhubungan sesuai dengan aturan mainnya. Keuntungan penggunaan DFD adalah memungkinkan untuk menggambarkan sistem dari level yang paling tinggi kemudian menguraikannya menjadi level yang lebih rendah (dekomposisi). Sedangkan kekurangan penggunaan Data Flow Diagram (DFD) adalah tidak menunjukkan proses pengulangan (looping), proses keputusan, dan proses perhitungan. a. Simbol – Simbol Yang Digunakan

Menurut Yogiyanto (2016 : 131) Simbol yang digunakan dalam membuat Data Flow Diagram ada 4 (empat) buah, yaitu sebagai berikut :

Gambar 2.1 : Notasi External Entity

Gambar 2.2 : Proses

Gambar 2.3 : Data Flow

Gambar 2.4 : Data Store b. Pengertian Simbol Dan Kegunaan Simbol

(10)

output kepada lingkungan luarnya. Kesatuan luar dapat disimbolkan seperti gambar berikut ini :

2. Proses

Proses adalah suartu kegiatan yang dilakukan orang, mesin atau mesin komputer dari suatu arus data yang masuk kedalam proses untuk dihasilkan arus data yang keluar dari proses.

3. Arus Data (Data Flow)

Untuk arus data ini simbolnya anak panah yang merupakan penghubung antara kesatuan luar dan proses, dari proses kesimpulan data, dari simpanan data kesatuan luar atau berlau sebaliknya. Arus data ini dapat disimbolkan seperti :

4. Simpanan Data (Data Store)

Simpanan data (data store) adalah data dari data yang dapat berupa suatu file/database sistem komputer, suatu arsip ,suatu tabel, kotak tempat data, atau catatan manual.

Suatu context diagram selalu mengandung satu dan hanya satu proses saja (seringkali diberi nomor proses 0). Proses mewakili proses dari seluruh sistem. Context diagram ini

menggambarkan hubungan input/output antara sistem dengan dunia luarnya (kesatuan luar).

10. Sekilas Tentang Aplikasi Yang Digunakan Sejarah Microsoft Visual Basic 6.0

Menurut Prasetia dkk (2013 : 1), “Visual Basic adalah perangkat lunak untuk menyusun program aplikasi yang bekerja dalam lingkungan sistem operasi windows. Dengan visual basic, kita bisa memanfaatkan kemampuan windows secara optimal. Kecanggihan yang ditawarkan oleh Visual Basic membuat kita merasakan begitu mudahnya menyusun program aplikasi dengan tampilan grafis yang menawan dalam waktu yang relative singkat”.

(11)

program komputer, khususnya yang menggunakan sistem operasi Windows. (www.ilmukomputer.com, 2012)

Microsoft visual basic merupakan sebuah bahasa pemograman yang bersifat event drivent dan menawarkan Integratid Development Environment (IDE) visual untuk membuat program aplikasi berbasis sistem operasi Microsoft windows dengan menggunakan model pemograman Common Object Model (COM), JavaScript, C#,dan Java.

a. Integrated Development Environtment (IDE)

Integrated Development Environtment (IDE) adalah bidang kerja tempat kita mengoperasikan Visual Basic untuk menghasilkan program integrated. Pada tampilan Integrated Development Environtment (IDE) seperti tampak pada gambar dibawah ini, Visual Basic memiliki bagian-bagian yang berintegrasi (integrated) di luar dalamnya.

Gambar 2.5 : Integrated development Environtment

1. Menubar

Merupakan kumpulan perintah-perintah yang dikelompokkan berdasarkan kriteria-kriteria dan operasi yang menghasilkan Visual Basic.

Gambar 2.6 : Menubar 2. Toolbar

Toolbar adalah sederetan tombol-tombol yang posisinya berada dibawah menubar. Tombol-tombol ini mempunyai fungsi untuk menjalankan menu secara lebih cepat.

Gambar 2.7 : Toolbar 3. Project Explorer

(12)

perencanaan program, akan terdapat jendela-jendela explorer, yang berisi semua file yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang dibuat.

Gambar 2.8 : Project Explorer 4. Form

Form adalah suatu object yang dipakai sebagai tempat perancangan untuk membentuk tampilan lain dilayar dari program yang dibuat form berbentuk suatu windows (jendela) dan dapat dialokasikan sebagai kertas atau meja kerja yang didalamnya dapat dibuat atau ditambahkan object-object lain untuk membentuk suatu bentuk tampilan program aplikasi.

Gambar 2.9 : Form

5. Toolbox

Sesuai dengann namanya toolbox adalah kotak-kotak yang berisi icon-icon yang mewakilkan

object-object yang dapat dimasukkan ke dalam form.

Gambar 2.10 : Toolbox a. Icon Label berfungsi untuk

membuat teks.

b. Icon Text Box berfungsi untuk membuat kotak input teks.

c. Icon Command Button berfungsi untuk membuat satu tombol perintah.

d. Icon Check Box adalah sebuah control untuk memberikan banyak pilihan pada pemakai program. e. Icon Option berfungsi untuk

memberikan hanya satu dari dua atau beberapa pilihan yang disediakan pada program.

f. Icon Combo Box adalah untuk memberikan pilihan kepada pemakai program yang dapat memilih dengan mengklik tanda panah pada combo box.

g. Icon Image berfungsi untuk menyisipkan objek gambar.

h. Icon data berfungsi untuk menghubungkan dengan Database.

6. Properties

(13)

selalu memiliki beberapa properties seperti nama, warna, posisi, bingkai dan lain-lain. Properties sebuah objek dapat diatur langsung dari jendela properties maupun melalui codeprogram.

Gambar 2.11 : Properties

b. Crystal Report

Crystal Report adalah suatu aplikasi windows yang dikembangkan oleh seagete software yang berguna untuk membuat format laporan yang terpisah dari program Microsoft Visual Basic 6.0, namun keduanya dapat dilakukan linkage.

Di dalam Crystal Report ada beberapa area (section) yaitu :

a. Report Header, yaitu area yang digunakan untuk informasi yang akan dimunculkan pada halaman pertama saja. Misalnya kop surat dengan logonya. Posisi diatas. b. Page Header, yaitu area ini

digunakan jika akan memunculkan informasi yang akan muncul pada setiap halaman posisi diatas. Misalnya nama kolom.

c. Detail, yaitu area yang untuk menampilkan isi datanya.

d. Report Footer, yaitu are yang digunakan untuk menampilkan informasi yang akan muncul pada halaman paling akhir posisi di bawah. Misalnya tanda tangan, total, atau petugas.

e. Page Footer, yaitu area untuk memunculkan data setiap halaman dan posisi di bawah. Misalnya nomor halaman.

f. Group Header, yaitu area untuk informasi group posisi di bawah page header.

g. Group Footer, yaitu area untuk informasi Group posisi di bawah detail.

c. Pengertian My SQL

(14)

pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomastis. MySQL juga memiliki beberapa kelebihan, antara lain :

1. Portability, MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti windows, Linux, FreeBSD, Solaris dan lain-lain.

2. Open Source, MySQL

didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan cuma-cuma.

3. Multi User, MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik. 4. Performance Tuning, MySQL

memiliki kecepatan yang

menakjubkan dalam

menangani query sederhana,

dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL per satuan waktu.

5. Coloumn Types, MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti integer, double, char, text, datedan lain-lain.

6. Command and Function, MySQL memiliki operator dan fungsi secara

penuh yang mendukung

perintah select danwhere dalam que ry.

7. Keamanan, MySQL memiliki beberapa lapisan keamanan seperti level subnet mask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta sandi terenkripsi.

8. Skalabilitas dan Pembatasan. MySQL mampu menangani basis data dalam skala besar, dengan jumlah rekaman (records) lebih dari 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris.

9. Konektivitas. MySQL dapat melakukan koneksi dengan klien menggunakan protocol TCP/IP, UNIX soket (UNIX), atau Named Pipes.

10. Lokalisasi. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada klien dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.

(15)

12. Klien dan Peralatan. MySQL dilengkapi dengan berbagai peralatan (tool) yang dapat digunakan untuk administrasi basis data, dan pada setiap peralatan yang ada disertakan petunjuk online. 13. Struktur tabel. MySQL memiliki

struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan basis data lainnya.

III. HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1. Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan

Sebelum melaksanakan pengem-bangan suatu sistem baru maka terlebih dahulu perlu dilihat, bagaimana sistem yang dipakai, hal ini dilakukan untuk mengetahui kelemahan dari sistem tersebut dan masalah-masalah yang dihadapi oleh Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kab. Muaro Jambi.

Berdasarkan pengamatan yang telah penulis lakukan pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kab. Muaro Jambi maka sistem yang berjalan saat ini adalah : dalam pembuatan laporan data Surat Perintah Perjalanan Dinas masih menggunakan cara manual, penyimpanan data masih diarsipkan dilemari arsip dan itu berupa agenda-agenda sehingga data yang banyak susah mencarinya dan itu memperlambat cara kerja pegawai.

3.2 Analisa Kebutuhan Informasi

Sebuah sistem data Surat Perintah Perjalanan Dinas digunakan untuk memonitor setiap subsistem. Kemajuan setiap subsistem diikuti dengan ketepatan pada jadwal waktu, kemajuan komponen sistem yang telah selesai, dan sebagainya. Sesuatu perubahan dalam spesifikasi atau jadwal waktu menyebabkan sistem Surat

Perintah Perjalanan Dinas

mengkomunikasikan informasi yang perlu pada setiap subsistem.

Pengolahan data Surat Perintah membuat struktur data, mengedit, mengolah dan menyimpan data. Pada tahap informasi yang diperlukan.

(16)

dengan perintah untuk melakukan pencarian data secara otomatis, program entri data, program koreksi data, program hapus data, program laporan data.

3.3 Data Flow Diagram

Model dari sistem yang diusulkan akan disajikan dalam bentuk logical, dalam menggambarkan logika tersebut menggunakan simbol-simbol diagram arus data yang disebut dengan Data Flow Diagram (DFD), berdasarkan apa yang didapat dari penelitian, maka penulis mencoba menggambarkan sebuah alur sistem dari pengolahan data Surat Perintah Perjalanan Dinas pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kab. Muaro Jambi.

3.3.1 Diagram Konteks

Diagram Konteks adalah bentuk aliran sistem secara umum, dimana didalam diagram ini yang digambarkan adalah proses rancangan sistem dan lingkungan luar yang berhubungan dengan sistem tersebut. Adapun bentuk dari Context Diagram rancangan sistem pengolahan data Surat Perintah Perjalanan Dinas adalah sebagai berikut :

Gambar 3.1 Diagram Konteks

3.3.3. Diagram Rinci

(17)

3.4 Rancangan Program 3.4.1. Rancangan File

Bentuk rancangan masukan yang akan penulis tampilkan berikut ini terdiri dari tabel rancangan masukan yaitu : Data Surat Masuk, Data Usaha, Data Kegiatan dan Data Penyerahan

lahan, dan dapat dibuat rancangan input sebagai tempat pemrosesan bentuk rancangan masukan tersebut adalah :

a. Data Surat Masuk

Tabel ini berfungsi untuk dapat menampung data Surat Masuk sehingga dapat mengetahui jumlah Surat Masuk yang terdaftar di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kab. Muaro Jambi.

a. Data Kegiatan

(18)
(19)
(20)
(21)

IV. KESIMPULAN

(22)

Muaro Jambi maka penulis mengambil kesimpulan :

1. Dengan menggunakan sistem terkomputerisasi, proses pembuatan surat perintah perjalanan dinas dapat dilakukan secara otomatis, sehingga proses pembuatan surat perintah perjalanan dinas menjadi relatif lebih cepat. Sistem juga dapat mengurangi kesalahan dengan memanfaatkan media penyimpanan berupa database. Sehingga Data perjalanan dinas terjaga dengan aman di dalam database yang dapat terhindar dari duplikasi data.

2. Pengolahan data pada sistem yang baru, dari segi pemograman yang dipilih adalah aplikasi pengolahan data Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) adalah aplikasi yang diharapkan sesuai dengan kebutuhan untuk mengelola data Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) secara baik, dan aplikasi terbaru ini mempunyai keungulan-keunggulan dari aplikasi sebelumnya. Pada penelitian ini penulis mengusulkan dengan menggunakan bahasa pemograman Visual Basic 6.0, dengan

keunggulan antara lain data tersimpan di dalam suatu database sehingga terjamin keamanan datanya.

3. Pada penelitian ini, penulis merancang ada beberapa tabel yaitu tabel data surat masuk yang mendeskripsikan input data surat masuk, tabel data kegiatan yang mendeskripsikan input data kegiatan, tabel data pegawai yang mendeskripsikan input data pegawai, tabel data SPPD yang mendeskripsikan input data SPPD.

DAFTAR PUSTAKA

Djahir dan Pratita, Pengelolahan

Sistem Informasi, Trigenda

Karya, Bandung 2014. Hutahaean 2014, Sistem Informasi

Manajemen, Elexmedia Komputindo, Jakarta, 2014. Jogiyanto, HM, Analisis Dan Desain

Sistem Informasi, ANDI

Offset, Jakarta, 2016. Meza Silvana dkk, 2015 A, Pengantar

Administrasi, Edisi ketiga,

Jakarta: Binarupa Aksara 2015.

Mulyadi, R, Handout Sistem Informasi Manajemen, Diktat, STMIK Nurdin Hamzah Jambi, 2017.

Prasetia dkk, Pemrograman Dasar

Microsoft Visual Basic 6.0,

(23)

Sunyoto 2014, Sistem Informasi Manajemen, Elexmedia Komputindo, Jakarta, 2014.

Yakub 2012, Sistem Informasi Manajemen, Elexmedia Komputindo, Jakarta, 2012

Identitas Penulis :

Nama : Mulyadi, R, Ir, M.Si NIDN/NIK : 1012066402/92.002 TTL : Jambi, 12 Juni 1964 Gol/Pangkat : Pembina/Iva

Alamat : Jl. Kol. Abunjani, Sipin Jambi

Telp./Fax : 0741-668723/0714-668726

Almt Rumah : Perum Yeyes 26c RT. 38 Kota Jambi

(24)

Gambar

Gambar 2.5 : Integrated development
Gambar 2.9 : Form
Gambar 3.1 Diagram Konteks
Tabel  ini  berfungsi  untuk  dapat

Referensi

Dokumen terkait

Bagaimana merancang sistem informasi pengolahan data penduduk dalam proses pembuatan formulir e-KTP, surat keterangan kelahiran, surat keterangan kematian, surat keterangan

Aminuddin (2012:83) juga mengungkapkan bahwa pada umumnya, alur dalam sebuah karya fiksi merupakan rangkaian cerita yang dibentuk oleh tahapan-tahapan peristiwa

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Desa Pasir Jaya wilayah kerja Puskesmas Rambah Hilir II tentang Faktor – Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian

Susu merupakan media pertumbuhan yang baik bagi bakteri, sehingga bakteri patogen seperti genus Staphylococcus dapat tumbuh baik dimedia ini dan menyebabkan mastitis bagi

Joko Sarjono (2008) penelitian yang dilakukan Joko Sarjono tentang Analisis Efisiensi Bank Umum Syariah di Indonesia dengan Metode Data Envelopment Analysis

Perbandingan sukrosa dengan sorbitol berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar gula reduksi, tekstur (hardness, chewiness, adhesiveness), warna (lightness, redness, yellowness),

Oleh karena itu, dapat juga dilakukan penelitian pada lembaga keagamaan yang lain, yang juga telah berkontribusi kepada umat dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan

Berdasarkan uraian permasala-han diatas, dapat diketahui bahwa permasalahan yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah “ Bagaimana merancang sistem Informasi