• Tidak ada hasil yang ditemukan

Esterifikasi Destilat Asam Lemak Sawit menjadi Etil Ester dengan Katalis FeCl3

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Esterifikasi Destilat Asam Lemak Sawit menjadi Etil Ester dengan Katalis FeCl3"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1. Penampang buah kelapa sawit varietas Dura
Gambar 2.2. Penampang buah kelapa sawit varietas Pisifera
Tabel 2.1. Minyak Kelapa Sawit Mentah (CPO), SNi 01-2901-2006
Tabel 2.2. Minyak Mentah Inti Kelapa Sawit (PKO), SNI 0003-1987
+2

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai sumber asam lemak, DALMIK dapat dimanfaatkan untuk pembuatan emulsifaier campuran mono- dan diasilgliserol (M-DAG) melalui reaksi esterifikasi dengan gliserol

Apabila dibandingkan dengan metil ester yang dihasilkan pada suhu tinggi (64 °C) dengan waktu reaksi selama 2 jam (Tabel 2), etil ester (Tabel 3) memiliki nilai bilangan asam yang

Pola fragmentasi yang paling mendekati dengan spektrum MS produk utama adalah spektrum MS standar untuk senyawa Hexadecanoic Acid, Methyl Ester yang ditunjukkan

Pengaruh Suhu dan Konsentrasi Katalis Pada Proses Esterifikasi Distilat Asam Lemak Minyak Sawit (DALMs) Menjadi Biodiesel..

Dapat disimpulkan dari perubahan bilangan asam pada gliserol ester yang dihasilkan, konversi tertinggi terjadi pada reaksi dengan kondisi lama proses

Hasil yang diperoleh telah sesuai dengan teori yang di kemukakan oleh kourosh saremi (2012) untuk senyawa epoksi dari minyak kacang keledai, yaitu pada bilangan gelombang

Pola fragmentasi yang paling mendekati dengan spektrum MS produk utama adalah spektrum MS standar untuk senyawa Hexadecanoic Acid, Methyl Ester yang ditunjukkan

Tetapi interaksinya dengan waktu reaksi (X2.X3) memberikan efek negatif yang tidak signifikan (-0,02). Variabel waktu reaksi, turut memberikan efek yang singnifikan dan positif