Esterifikasi Destilat Asam Lemak Sawit menjadi Etil Ester dengan Katalis FeCl3
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Sebagai sumber asam lemak, DALMIK dapat dimanfaatkan untuk pembuatan emulsifaier campuran mono- dan diasilgliserol (M-DAG) melalui reaksi esterifikasi dengan gliserol
Apabila dibandingkan dengan metil ester yang dihasilkan pada suhu tinggi (64 °C) dengan waktu reaksi selama 2 jam (Tabel 2), etil ester (Tabel 3) memiliki nilai bilangan asam yang
Pola fragmentasi yang paling mendekati dengan spektrum MS produk utama adalah spektrum MS standar untuk senyawa Hexadecanoic Acid, Methyl Ester yang ditunjukkan
Pengaruh Suhu dan Konsentrasi Katalis Pada Proses Esterifikasi Distilat Asam Lemak Minyak Sawit (DALMs) Menjadi Biodiesel..
Dapat disimpulkan dari perubahan bilangan asam pada gliserol ester yang dihasilkan, konversi tertinggi terjadi pada reaksi dengan kondisi lama proses
Hasil yang diperoleh telah sesuai dengan teori yang di kemukakan oleh kourosh saremi (2012) untuk senyawa epoksi dari minyak kacang keledai, yaitu pada bilangan gelombang
Pola fragmentasi yang paling mendekati dengan spektrum MS produk utama adalah spektrum MS standar untuk senyawa Hexadecanoic Acid, Methyl Ester yang ditunjukkan
Tetapi interaksinya dengan waktu reaksi (X2.X3) memberikan efek negatif yang tidak signifikan (-0,02). Variabel waktu reaksi, turut memberikan efek yang singnifikan dan positif