P U T U S A N Nomor : 12-K/PM.I-07/AD/I/ 2017 DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Teks penuh

(1)

PENGADILAN MILITER I-07 BALIKPAPAN

P U T U S A N

Nomor : 12-K/PM.I-07/AD/I/ 2017

“DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”

Pengadilan Militer I-07 Balikpapan yang bersidang di Tarakan dalam memeriksa dan mengadili perkara pidana pada Tingkat Pertama telah menjatuhkan putusan sebagaimana tercantum di bawah ini dalam perkara Terdakwa :

Nama lengkap : M. Santos Ahmad

Pangkat/NRP : Sertu / 21110119260191

Jabatan : Bamin Materiil Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan : Denma Brigif-24/BC

Tempat, tanggal lahir : Manado, 09Januari 1991 Jenis kelamin : Laki-laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Islam

Tempat tinggal : Asrama Militer Brigif-24/BC Kab. Bulungan

Terdakwa ditahan oleh Dandenma Brigif-24/BC selaku Ankum selama 20 hari sejak tanggal 6 Juni 2016 sampai dengan tanggal 25 Juni 2016 diruang tahanan Brigif 24/BC berdasarkan Surat Keputusan Nomor : kep / 07 / VI / 2016 tanggal 6 Juni 2016 Kemudian dibebaskan dari penahanan oleh DanDenma selaku Ankum terhitung mulai tanggal 26 Juni 2016 berdasarkan Surat Keputusan Nomor: Kep/11/2016 tanggal 26 Juni 2016

PENGADILAN MILITER I-07 Balikpapan tersebut diatas :

Membaca : Berita acara Pemeriksaan dari Denpom VI/1 Samarinda Nomor : BP-35/A.33/XI/2016 tanggal 25Nopember 2016.

Memperhatikan : 1. Keputusan Penyerahan Perkara dari Komandan Brigif-24/Bulungan Cakti selaku Papera Nomor : Kep / 34/ XII / 2016 tanggal 23Desember 2016.

2. Surat Dakwaan Oditur Militer Nomor : Sdak / 77 / K / AD / I-07 / I / 2017 tanggal 9Januari 2017.

3. Penetapan Kepala Pengadilan Militer I-07 Balikpapan Nomor : Tap / 12 / PM.I-07 / AD / I / 2017 tanggal 18Januari 2017 tentang Penunjukan Hakim.

4. Penetapan Hakim Ketua Pengadilan Militer I-07 Balikpapan Nomor : Tap / 12 / PM.I-07 / AD / I / 2017 tanggal 20Januari 2017 tentang Hari Sidang.

5. Surat tanda terima panggilan untuk menghadap sidang kepada para Terdakwa dan para Saksi.

6. Surat surat lain yang berhubungan dengan perkara ini.

Mendengar : 1. Pembacaan Surat Dakwaan Oditur Militer Nomor : Sdak / 77 / K / AD / I-07 / I / 2017 tanggal 9 Januari 2017 di depan sidang yang dijadikan dasar pemeriksaan perkara ini.

2. Hal-hal yang diterangkan oleh Terdakwa di depan persidangan serta keterangan-keterangan para Saksi dibawah sumpah.

(2)

Memperhatikan : 1. Tuntutan pidana (requisitoir) Oditur Militer yang dibacakan di persidangan dan diajukan kepada Pengadilan yang pada pokoknya menyatakan bahwa Terdakwa secara sah dan menyakinkan bersalah telah melakukan tindak pidana :

“Ketidak taatan yang di sengaja dengan pemberatan”

Sebagaimana dirumuskan dan diancam dengan pidana yang tercantum dalam Pasal :Pasal 103 ayat (1) jo ayat (3) ke-3 KUHPM.

Oleh karenanya Oditur Militer mohon kepada Majelis Hakim agar Terdakwa dijatuhi dengan :

Pidana penjara selama 12 (dua belas) bulan Menetapkan barang bukti :

Surat-surat :

a. 2 (dua) lembar Daftar Absensi Pok Koki Denma Brigif-24/BC bulan Mei dan Juni TA. 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. Sertu Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan : Bamin Materiil Kihub Denma Brigif 24/BC Kesatuan : Denma Brigif 24/BC

b. 3 (tiga) lembar Surat Perintah Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Dandenma Brigif-24/BC untuk melaksanakan tugas mengikuti Pelaksanaan Tugas Penataran Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. M. Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan Bamin Materiil Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan Denma Brigif-24/BC .

c. 3 (tiga) lembar Surat Perintah Nomor : Sprin / 458 / V / 2016 tanggal 24 Mei 2016 Komandan Resimen Induk VI/Mlw untuk melaksanakan tugas mengikuti Pelaksanaan Tugas Penataran Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. M. Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan Bamin Materiil Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan Denma Brigif-24/BC ..

d. 1 (satu) lembar Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/01/V/2016 tanggal 07 Mei 2016 dari Danden Brigif-24/BC an. Sertu M. Santos Ahmad NRP 21110119260191.

Tetap dilekatkan dalam berkas perkara.

Mewajibkan kepada Terdakwa untuk membayar biaya perkara sebesar Rp. 15.000,- (lima belas ribu rupiah).

2. Permohonan keringanan hukuman yang diajukan oleh Terdakwa yang disampaikan secara lisan kepada Majelis Hakim dalam persidangan pada pokoknya Terdakwa mengakui dan menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dikemudian hari, oleh karenanya mohon hukuman yang seringan-ringannya.

Menimbang : Bahwa menurut Surat Dakwaan tersebut diatas, Terdakwa pada pokoknya didakwa telah melakukan tindak pidana sebagai berikut:

(3)

Alternatif Pertama :

Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan di tempat-tempat sebagaimana tersebut di bawah ini, yaitu pada hari Selasa tanggal 24 Mei tahun 2000 enam belas atau setidak-tidaknya pada suatu hari dalam bulan Mei 2000 enam belas,

sampai dengan tanggal 5Juni 2000 enam belas atau waktulain setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2000 enam belas bertempat di Brigif-24/BC atau di tempat-tempat lain setidak-tidaknya pada suatu tempat yang termasuk daerah hukum Pengadilan Militer I-07 Balikpapan, telah melakukan tindak pidana :

“Militer, yang menolak atau dengan sengaja tidak mentaati suatu perintah dinas atau dengan semaunya melampaui perintah sedemikian itu, apabila dilakukan dua orang atau lebih bersama-sama atau sebagai kelanjutan dari suatu permufakatan jahat melakukan kejahatan itu”. Dengan cara-cara sebagai berikut :

1. Bahwa Terdakwa masuk menjadi anggota TNI AD melalui pendidikan Secaba di Rindam VI/Mlw pada tahun 2011,setelah selesai dilantik dengan Pangkat Serda kemudian mengikuti Dikjurba di Rindam VI/Mlw lulus pada tahun 2011 setelah lulus kemudian ditugaskan di Denma Brigif-24/BC sampai dengan terjadinya perkara ini dengan Pangkat Sertu NRP 21110119260191.

2. Bahwa berdasarkan Surat Perintah Komandan Markas Brigif-24/BC Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa menerima tugas mengikuti Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 bersama Saksi Yoga Panji Prasetyo Sertu NRP 21110112640890 Jabatan Danru Fotfil Flim Pernika Kihub Denma Brigif-24/BC dan pada tanggal 8 Mei 2016 Terdakwa bersama-sama dengan Saksi Yoga Panji Prasetyo berangkat menuju Rindam VI/Mlw Kota Banjarbaru Kalsel untuk mengikuti Penataran.

3. Bahwa pada tanggal 24 Mei 2016 setelah Terdakwa selesai melaksanakan Upacara Penutupan Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw, Terdakwa bersama Saksi Yoga Panji Prasetyo sepakat untuk tidak langsung kembali ke Kesatuan melainkan pulang menuju kerumah masing-masing, Terdakwa pulang ke rumah orang tuanya di asrama Zidam XII/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat sedangkan Saksi Yoga Panji Prasetyo pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Komlek Malkon Temon Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan.

4. Bahwa Terdakwa setelah selesai melaksanakan Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Rindam VI/Mlw pada tanggal 24 Mei 2016 kembali ke Kesatuan Brigif-24/BC sesuai Surat Perintah Komandan Detasemen Markas Brigif-24/BC Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 seharusnya Terdakwa sudah kembali ke Kesatuan Brigif-24/BC pada tanggal 26 Mei 2016 karena Terdakwa hanya diberikan ijin waktu perjalanan dari Kota Banjarbaru menuju Kota Tanjung Selor, namun Terdakwa sengaja langsung pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Kota Pontianak (Kalimantan Barat) tanpa melaporkan kepada Dansat ataupun kepada Dankihub selaku atasan langsung.

5. Bahwa pada saat Terdakwa meolak/tidak menjalankan perintah atasan membawa barang-barang inventaris Kesatuan diantaranya :

(4)

a. 1 (satu) pucuk Sejata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 Nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan ; c. 1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

6. Bahwa Terdakwa kembali ke Kesatuan Denma Brigif-24/BC dengan cara di jemput oleh Kapten Chb Hanggit Prasetyo pada tanggal 5 Juni 2016 di Bandar Udara Juwata Kota Tarakan.

7. Bahwa selama Terdakwa tidak mentaati untuk kembali ke Kesatuan Terdakwa berada di rumah orang tuanya di Asrama Militer Zidam XII/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat.

8. Bahwa dengan demikian Terdakwa dengan sengaja tidak mentaati suatu perintah dinas yang dilakukan bersama dengan Saksi Yoga Panji Prasetyo yang seharusnya selesai pendidikan penataran pada tanggal 24 Mei 2016 langsung kembali ke Kesatuan untuk melapor kepada Dansatnya melainkan Terdakwa pulang ke rumah orang tuanya di asrama Zidam XII/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat dan saksi Yoga Panji Prasetyo pulang ke rumah orang tuanya yang berada di komplek Malkon Temon Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan.

Atau

Alternatif Kedua :

Bahwa Terdakwa pada waktu-waktu dan di tempat-tempat sebagaimana tersebut di bawah ini, yaitu pada hari Selasa tanggal 24 Mei tahun 2000 enam belas sampai dengan tanggal 05Juni 2000 enam belas atau setidak-tidaknya pada suatu hari dalam bulan Mei tahun 2000 enam belas sampai dengan bulan Juni tahun 2000 enam belas atau waktulain setidak-tidaknya pada suatu waktu dalam tahun 2000 enam belas bertempat di Brigif-24/BC atau di tempat-tempat lain setidak-tidaknya pada suatu tempat yang termasuk daerah hukum Pengadilan Militer I-07 Balikpapan, telah melakukan tindak pidana :

“Militer yang dengan sengaja melakukan ketidakhadiran tanpa ijin dalam waktu damai minimal satu hari dan tidak lebih lama dari tiga puluh hari apabila dua orang atau lebih peregi secara bersama-sama dengan membawa serta senjata atau munisi”

Dengan cara-cara sebagai berikut :

1. Bahwa Terdakwa masuk menjadi anggota TNI AD melalui pendidikan Secaba di Rindam VI/Mlw, setelah selesai dilantik dengan Pangkat Serda kemudian mengikuti Dikjurba di Rindam VI/Mlw lulus pada tahun 2011 setelah lulus kemudian ditugaskan di Denma Brigif-24/BC sampai dengan terjadinya perkara ini dengan Pangkat Sertu NRP 21110119260191.

2. Bahwa berdasarkan Surat Perintah Komandan Markas Brigif-24/BC Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa menerima tugas mengikuti Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 bersama Saksi Yoga Panji Prasetyo Sertu NRP 21110112640890 Jabatan Danru Fotfil Flim Pernika Kihub Denma Brigif-24/BC dan pada tanggal 8 Mei 2016 Terdakwa bersama-sama dengan Saksi Yoga Panji Prasetyo berangkat menuju Rindam VI/Mlw Kota Banjarbaru Kalsel untuk mengikuti Penataran.

(5)

3. Bahwa pada tanggal 24 Mei 2016 setelah Terdakwa selesai melaksanakan Upacara Penutupan Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw, Terdakwa bersama Saksi Yoga Panji Prasetyo sepakat untuk tidak langsung kembali ke Kesatuan melainkan pulang menuju kerumah masing-masing, Terdakwa pulang ke rumah orang tuanya di asrama Zidam XII/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat sedangkan Saksi Yoga Panji Prasetyo pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Komlek Malkon Temon Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan).

4. Bahwa Terdakwa setelah selesai melaksanakan Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Rindam VI/Mlw pada tanggal 24 Mei 2016 kembali ke Kesatuan Brigif-24/BC sesuai Surat Perintah Komandan Detasemen Markas Brigif-24/BC Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 seharusnya Terdakwa sudah kembali ke Kesatuan Brigif-24/BC pada tanggal 26 Mei 2016 karena Terdakwa hanya diberikan ijin waktu perjalanan dari Kota banjarbaru menuju Kota Tanjung Selor, namun Terdakwa sengaja langsung pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Kota Pontianak (Kalimantan Barat) tanpa melaporkan kepada Dansat ataupun kepada Dankihub selaku atasan langsung.

5. Bahwa pada saat Terdakwapergi meningalkan kesatuan tanpa

ijin yang sah Terdakwa membawa barang-barang inventaris Satuan yaitu :

a. 1 (satu) pucuk Sejata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 Nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan ; c. 1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

6. Bahwa Terdakwa kembali ke Kesatuan Denma Brigif-24/BC dengan cara di jemput oleh Kapten Chb Hanggit Prasetyo pada tanggal 5 Juni 2016 di Bandar Udara Juwata Kota Tarakan.

7. Bahwa selama Terdakwa tidak mentaati untuk kembali ke Kesatuan Terdakwa berada di rumah orang tuanya di Asrama Militer Zidam XII/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat.

8. Bahwa dengan demikian Terdakwa dengan sengaja pergi meninggalkan kesatuan tanpa ijin yang sah dari Komandan kesatuannya atau atasan lain yang berwenang sejak tanggal 28 Mei 2016 sampai dengan tanggal 05 Juni 2016 atau selama 11 (sebelas) hari bersama-sama dengan Saksi Yoga Panji Prasetyo dengan membawa senjata api dan Negara Republik Indonesia tidak dalam keadaan perang dan Terdakwa maupun Kesatuannya tidak sedang dipersiapkan dalam tugas-tugas operasi Militer.

Berpendapat, bahwa perbuatan para Terdakwa tersebut telah memenuhi unsur-unsur tindak pidana sebagaimana dirumuskan dan diancam dengan pidana yang tercantum dalam Pasal :

Kesatu : Pasal 103 ayat (1) jo ayat (3) ke-3 KUHPM. Atau

Kedua :Pasal 86 ke-1 jo Pasal 88 ayat (1) ke-2 dan ke-7 jo ayat (2) KUHPM.

Menimbang : Bahwa atas dakwaan tersebut Terdakwa menerangkan bahwa benar-benar mengerti atas Surat Dakwaan yang didakwakan kepadanya.

(6)

Menimbang : Bahwa atas dakwaan tersebut Terdakwa mengakui telah melakukan tindak pidana yang didakwakan kepadanya dan membenarkan semua dakwaan yang didakwakan kepadanya dan tidak akan mengajukan eksepsi.

Menimbang : Bahwa di dalam persidangan Terdakwa tidak didampingi Penasihat Hukum dan menyatakan akan dihadapi sendiri.

Menimbang : Bahwa Saksi yang hadir dipersidangan memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut :

Saksi-1 :

Nama lengkap : Andrianto

Pangkat/NRP : Sertu / 21110089300291

Jabatan : Bamin Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan : Brigif-24/BC

Tempat, tanggal lahir : Sampang (Madura), 17Pebruari 1991 Jenis kelamin : Laki-laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Islam

Tempat tinggal : Asrama Militer Brigif-24/BC Kab. Bulungan

Pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

1. Bahwa Saksi kenal dengan Terdakwa sejak tahun 2011 di Brigif-24/BC karena sama-sama satu kesatuan dan antara Saksi dengan Terdawka dalam hubungan kedinasan dantidak ada hubungan keluarga. 2. Bahwa Saksi mengetahui permasalahan Terdakwa yang telah melakukan tindak pidana meninggalkan kesatuan tanpa ijin Komandan Satuannya sejak tanggal 26 Mei 2016 sampai dengan tanggal 5 Juni 2016.

3. Bahwa berdasarkan Surat Perintah dari Komandan Detasemen Markas Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa mendapat perintah untuk melaksanakan tugas Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 Mei s/d tanggal 24 Mei 2016.

4. Bahwa pada tanggal 8 Mei 2016 Terdakwa berangkat dari Kota Tanjung Selor menuju ke Kota Banjarbaru dimana Terdakwa harus melapor di Secaba Rindam VI/Mlw paling lambat tanggal 9 Mei 2016 sekira pukul 16.00 Wita sesuai surat perintah.

5. Bahwa setelah Terdakwa selesai melaksanakan Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016 pada tanggal 24 Mei 2016 seharusnya Terdakwa kembali dan melapor kekesatuan maksimal 2 hari sudah masuk kekesatuannya yaitu tanggal 26 Mei 2016, namun Terdakwa tidak kembali Ke Kesatuan Brigif 24/BC saat dilaksanakan pengecekan apel pagi sampai apel malam Terdakwa tidak hadir tanpa keterangan, kemudian Terdakwa dilaporkan oleh Dankihub Denma Brigif 24/BC kepada Komando atas dan oleh Komandan Kesatuan Terdakwa dinyatakan Tidak Hadir (THTI) terhitung sejak tanggal 26 Mei 2016. 6. Bahwa pada saat Terdakwa pergi meninggalkan kesatuan tanpa ijin yang sah Terdakwa membawa barang-barang inventaris satua yaitu :

(7)

a. 1 (satu) pucuk Sejata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 Nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan ; c. 1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

7. Bahwa barang-barang yang di bawa oleh terdakwa dari satuan tersebut merupakan kelengkapan pribadi/perorangan Terdakwa yang akan digunakan untuk latihan Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016 sebagaimana Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/10/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Denmadam Brigif 24/BC an. Sertu M.Santos Ahmad NRP. 21110119260191.

8. Bahwa Terdakwa kembali ke Kesatuan Denma Brigif-24/BC dengan cara di jemput oleh Kapten Chb Hanggit Prasetyo pada tanggal 5 Juni 2016 di Bandar Udara Juwata Kota Tarakan.

9. Bahwa selama Terdakwa pergi meninggalkan Kesatuan Tanpai ijin dari yang berwenang atau atasannya Terdakwa hanya dirumah saja dikarenakan ibu kandungnya sedang dirawat di rumah sakit karena sakit maag kronis dan ada luka di bagian lambungnya.

10. Bahwa pada prinsipnya Terdakwa tahu prosedur perizinan apabila ingin meninggalkan satuan, namun hal tersebut tidak dilakukan oleh Terdakwa.

Atas keterangan Saksi tersebut Terdakwa membenarkan seluruhnya.

Saksi-2 :

Nama lengkap : Yoga PanjiPrasetyo Pangkat/NRP : Sertu / 21110112640890

Jabatan : Danru Fotfil Regu Film Ton Pernika Kihub Kesatuan : Denma Brigif-24/BC

Tempat, tanggal lahir : Banjarmasin, 25 Agustus 1990 Jenis kelamin : Laki-laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Islam

Tempat tinggal : Asrama Militer Brigif-24/BC Kab. Bulungan Pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

1. Bahwa Saksi-2 kenal dengan Terdakwa sejak tahun 2010 karena sama-sama melaksanakan pendidikan pembentukan Secaba PK di Rindam VI/Mlw, dantidak ada hubungan keluarga.

2. Bahwa berdasarkan Surat Perintah dari Komandan Detasemen Markas Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa mendapat perintah untuk melaksanakan tugas Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 Mei s/d tanggal 24 Mei 2016, pada tanggal 8 Mei 2016 Terdakwa berangkat dari Kota Tanjung Selor menuju ke Kota Banjarbaru dimana Terdakwa harus melapor di Secaba Rindam VI/Mlw paling lambat tanggal 9 Mei 2016 sekira pukul 16.00 Wita sesuai surat perintah Komandan Detasemen MarkasBrigif 24/BC.

3. Bahwa saksi setelah selesai melaksanakan tugas mengikuti Penataran Perang Hutan Tersebar pada tanggal 24 Mei 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw setelah Upacara Penutupan, Terdakwa bersama Saksi-2 sepakat untuk tidak kembali langsung ke Kesatuan melainkan pulang menuju kerumah masing-masing

(8)

dimana saksi-2 pulang kerumah orang tuanya di Komplek Malkon Temon Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan) sedangkan Terdakwa pulang kerumah orang tuanya di Asrama Zidam Xll/Tpr Kota Pontianak (Kalimantan Barat)

4. Bahwa pada hari Selasa tanggal 31 Mei 2016 saksi-2 menghubungi Terdakwa via telepon menanyakan “ kapan akan kembali ke Kesatuan “ lalu Saksi jawab “ Jangan lama-lama “ kemudian Terdakwa menjawab “baru akan kembali ke Kesatuan setelah ibu saya benar-benar sembuh karena sedang sakit maag kronis dan ada luka dibagian lambung dan juga baru keluar dari rumah sakit serta masih rawat jalan “.

5. Bahwa pada saat Terdakwa melakukan tindak pidana tidak masuk dinas tanpa ijin dari satuan membawa barang-barang inventaris Satuan yaitu :

a. 1 (satu) pucuk Sejata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 Nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan ; c. 1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

6. Bahwa barang-barang yang di bawa oleh terdakwa dari satuan tersebut merupakan kelengkapan pribadi/perorangan Terdakwa yang akan digunakan untuk latihan Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016.

7. Bahwa pada tanggal 04 Juni 2016 Terdakwa di hubungi oleh Dankihub Denma Brighif 24/BC an. Kapten Chb Hanggit Prasetyo dan diperintahkan Terdakwa untuk segera kembali ke kesatuan, kemudian pada tanggal 05 Juni 2016 Terdakwa kembali kekesatuan dengan cara di jemput di bandara Juata Tarakan dan di bawa ke Kota Tanjuing Selor. 8. Bahwa selama Terdakwa pergi meninggalkan Kesatuan tanpa ijin dari yang berwenang atau atasan Terdakwa berada di rumah orang tuanya di Asrama Militer Zidam XII/Tpr kota Pontianak Kalimantan Barat.

Atas keterangan Saksi tersebut Terdakwa membenarkanseluruhnya.

Saksi-3 :

Nama lengkap : HanggitPrasetyo, ST

Pangkat/NRP : Kapten Chb / 11090007010684 Jabatan : Dankihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan : Brigif-24/BC

Tempat, tanggal lahir : Grobogan, 01Juni 1984 Jenis kelamin : Laki-laki

Kewarganegaraan : Indonesia

Agama : Islam

Tempat tinggal : Asrama Militer Brigif-24/BC Kab. Bulungan

Pada pokoknya menerangkan sebagai berikut :

1. Bahwa Saksi kenal dengan Terdakwa sejak tahun 2013 karena sama-sama berdinas di Denma Brigif-24/BC, sebagai atasan dan bawahan dan tidak ada hubungan keluarga. Bahwa sesuai dengan Sprin Komandan Detasemen Markas Brigif-24/BC Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016,

(9)

kepada Terdakwa untuk melaksanakan tugas Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 yanag dilaksanakan pada tanggal 10 Mei s/d tanggal 24 Mei 2016 selama 15 (lima belas) hari yang dilaksanakan di Secaba Rindam VI/Mlw Banjarbaru.

2. Bahwa pada tanggal 24 Mei 2016 Terdakwa telah selesai melaksanakan Penataran Perang Hutan Tersebar Rindam VI/MIw, dan seharusnya Terdakwa sudah kembali dan melaporkan ke Kesatuan Dandenma Brigif 24/BC pada tanggal 26 Mei 2016 tetapi Terdakwa belum datang sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan dan sudah diberikan oleh Kesatuan, pada tanggal 27 Mei 2016 Terdakwa belum kembali ke Kesatuan Denma Brigif 24/BC dimana saat pelaksanaan pengecekan apel pagi sampai malam yang bersangkutan tidak hadir tanpa keterangan dan setelah di hubungi nomor handphonenya tidak aktif kemudian Saksi-3 melaporkan ketidakhadiran Terdakwa ke Komando atas dan oleh Komandan Kesatuan Terdakwa dinyatakan meningalkan kesatuan tanpa ijin komandan kesatuannya terhitung mulai tanggal26Mei2016.

4. Bahwa pada saat Terdakwa melakukan ketidak hadiran kesatuan tanpa ijin dari satuannya membawa barang-barang inventaris satuan yaitu :

a. 1 (satu) pucuk Sejata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 Nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan ; c. 1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

5. Bahwa barang-barang yang di bawa oleh terdakwa dari satuan tersebut merupakan kelengkapan pribadi/perorangan Terdakwa sendiri yang akan digunakan untuk latihan Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016.

6. Bahwa Saksi -3 mengetahui dari Sprin Komandan Detasemen Markas Nomor Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa melaksanakan tugas mengikuti penataran perang hutan tersebar TA 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016.

7. Bahwa setelah selesai melaksanakan Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016 seharusnya Terdakwa kembali ke kesatuan pada tanggal 24 Mei 2016, namun Terdakwa tidak kembali Ke Kesatuan dan tidak pernah menghubungi Saksi Hanggit Prasetyo, ST, selaku Danhub Denma Brigif 24/BC dan saharusnya Terdakwa sudah berada di Kesatuan Denma Brigif 24/BC pada tanggal 25 Mei 2016 untuk melaksanakan Kop Raport setelah selesai melaksanakan perang hutan tersebar TA. 2016 melapor di Secaba Rindam Vl/Mlw.

8. Bahwa saksi-3 memberikan kebijaksanaan waktu terhadap Terdakwa untuk kembali ke kesatuan bukan pada tanggal 24 Mei 2016 tapi tanggal 26 Mei 2016 mengingat jarak tempuh dari Rindam ke kesatuan Terdakwa memakan waktu lama .

9. Bahwa berdasarkan prosedur yang harus dilaksanakan oleh Terdakwa setelah selesai melaksanakan tugas perang hutan tersebar TA 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw, Terdakwa harus melaksanakan Laporan yang bersifat pendahuluan melalui Komonikasi Via Telepon atau SMS (Shot Mesesage Service) kepada Komandan Kesatuan atau kepada Dankinya (Saksi Hanggit Prasetyo, ST)

(10)

bahwa tanggal 24 telah selesai melaksanakan tugas penataran perang hutan tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw namun hal tersebut tidak Terdakwa lakukan.

10. Bahwa seharusnya Terdakwa pada atanggal 26 Mei 2016 sudah berada di Kesatuan Brigif 24/BC untuk melaksanakan Korp Raport setelah selesai melaksanakan tugas penataran perang hutan tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw, karena Terdakwa hanya diberikan ijin waktu perjalanan dari Kota Banjar Bam menuju Kota Tanjung Selor sampai tanggal 25 Mei 2016.

11. Bahwa selama Terdakwa pergi meninggalkan Kesatuan Brigif 24/BC kesatuan Kesatuan telah berupaya mencari Terdakwa di wilayah Tanjung Selor dan Kota Banjar Baru tetapi hasilnya saat itu Nihil, Kesatuan Terdakwa juga berkoordinasi dengan Satkowil lainnya serta membuat Daftar Pencarian Orang (DPO) a.n. Terdakwa tetapi hasilnya juga nihil, kemudian pada tanggal 05 Juni 2016 Terdakwa kembali ke kesatuan setelah di jemput Saksi -3 di Bandar Udara Juwata Kota Tarakan

12. Bahwa selama Terdakwa pergi meninggalkan Kesatuan Tanpai ijin dari yang berwenang atau atasannya Terdakwa berada di rumah orang tuanya di Asrama Zidam XII/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat. 13. Bahwa kalau saja Terdakwa meminta ijin kepada saksi-3 untuk pulang ke kampung halamannya tentu akan saksi-3 ijinkan hanya saja harus kembali ke kesatuan dulu dan juga mengembalikan senjata yang telah digunakan dalam latihan.

14. Bahwa sebenarnya Terdakwa adalah prajurit yang baik dansangat bagus kinerjanya di satuan sehingga kemampuannya sangat di butuhkan di satuan.

Atas keterangan Saksi tersebut diatas Terdakwa membenarkan seluruhnya.

Menimbang : Bahwa dipersidangan Terdakwa memberikan keterangan yang pada pokoknya sebagai berikut :

1. Bahwa Terdakwa masuk menjadi anggota TNI AD melalui pendidikan Secaba di Rindam VI/Mlw, setelah selesai dilantik dengan Pangkat Serda kemudian mengikuti Dikjurba di Rindam VI/Mlw lulus pada tahun 2011 setelah lulus kemudian ditugaskan di Denma Brigif-24/BC sampai dengan terjadinya perkara ini dengan Pangkat Sertu NRP 21110119260191.

2. Bahwa berdasarkan Surat Perintah Komandan Detasemen Markas Brigif-24/BC Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa melaksanakan tugas mengikuti Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 bersama Saksi-2 (Yoga Panji Prasetyo) Sertu NRP 21110112640890 Jabatan Danru FotfilPernika Kihub Denma Brigif-24/BC dan pada tanggal 8 Mei 2016 Terdakwa bersama-sama dengan Saksi-2 berangkat dari Kota Tanjung Selor menuju Kota Banjarbaru karena pada tanggal 9 Mei 2016 Terdakwa harus sudah melapor di Secaba Rindam VI/Mlw paling lambat pukul 16.00 Wita sesuai dengan Surat Perintah.

(11)

3. Bahwa setelah selesai melaksanakan Upacara Penutupan Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw pada tanggal 24 Mei 2016, Terdakwa bersama Saksi-2 (Yoga Panji Prasetyo) sepakat untuk tidak langsung kembali ke Kesatuan melainkan pulang menuju kerumah masing-masing, Terdakwa pulang ke Kota Pontianak (Kalimantan Barat) sedangkan Saksi-2 pulang ke rumah orang tuanya di Kota Banjarmasin (Kalimantan Selatan).

4. Bahwa seharusnya Terdakwa setelah selesai melaksanakan Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Rindam VI/Mlw pada tanggal 24 Mei 2016 kembali ke Kesatuan Brigif-24/BC sesuai Surat Perintah Komandan Resimen Induk VI/Mlw Nomor : Sprin/458/V/2016 tanggal 24 Mei 2016 dan Surat Perintah Komandan Detasemen Markas Brigif-24/BC Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa melaksanakan tugas mengikuti Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 Mei s/d 24 Mei 2016 seharusnya Terdakwa sudah kembali ke Kesatuan Brigif-24/BC pada tanggal 26 Mei 2016 karena Terdakwa hanya diberikan ijin waktu perjalanan dari Kota banjarbaru menuju Kota Tanjung Selor, melainkan Terdakwa sengaja langsung pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Kota Pontianak (Kalimantan Barat) tanpa melaporkan kepada Dansat ataupun kepada Dankihub selaku atasan langsung.

4. Bahwa pada saat Terdakwa sengaja melakukan ketidak hadiran tanpa ijin membawa barang-barang inventaris Kesatuan diantaranya :

a. 1 (satu) pucuk Sejata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 Nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan ; c. 1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

6. Bahwa barang-barang yang di bawa oleh terdakwa dari satuan tersebut merupakan kelengkapan pribadi/perorangan Terdakwa sendiri yang akan digunakan untuk latihan Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016 dan dilengkapi dengan surat ijin membawa senjata api.

7. Bahwa senjata api yang Terdakwa bawa saat kerumah orang tuanya, Terdakwa titipkan kepada teman ayah Terdakwa untuk di simpan di gudang senjata Zidam XII/Tpr dan tidak disalah gunakan oleh Terdakwa.

8. Bahwa selama Terdakwa sengaja melakukan ketidak hadiran tanpa ijin dari atasannya, Terdakwa berada di rumah orang tuanya di Asrama Militer Zidam XII/Tpr Pontianak dan kegiatan Terdakwa hanya merawat ibu yang sedang sakit.

9. Bahwa Terdakwa kembali kekesatuan pada tanggal 05 Juni 2016 sekira pukul 10.00 Wita setelah sampai di Kesatuan sekira pukul 15.00 Wita Terdakwa langsung dimasukkan ke sel tahanan Brigif 24/BC selama 21 Hari.

Menimbang : Bahwa dari barang bukti yang diajukan oleh Oditur Militer kepersidangan berupa :

Surat-surat :

a. 2 (dua) lembar Daftar Absensi Pok Koki Denma Brigif-24/BC bulan Mei dan Juni TA. 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. Sertu Santos Ahmad NRP 21110119260191.

(12)

b. 3 (tiga) lembar Surat Perintah Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Dandenma Brigif-24/BC untuk melaksanakan tugas mengikuti Pelaksanaan Tugas Penataran Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. M. Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan Bamin Materiil Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan Denma Brigif-24/BC (Bulungan Cakti).

c. 3 (tiga) lembar Surat Perintah Nomor : Sprin / 458 / V / 2016 tanggal 24 Mei 2016 Komandan Resimen Induk VI/Mlw untuk melaksanakan tugas mengikuti Pelaksanaan Tugas Penataran Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. M. Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan Bamin Materiil Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan Denma Brigif-24/BC (Bulungan Cakti).

d. 1 (satu) lembar Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/10/V/2016 tanggal 07 Mei 2016 dari Danden Brigif-24/BC an. Sertu M. Santos Ahmad NRP 21110119260191.

Masing-masing telah diperlihatkan kepada Terdakwa dan para Saksi, serta telah diterangkan sebagai alat bukti yang terkait dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Terdakwa dalam perkara ini adalah barang bukti berupa surat-surat ternyata berhubungan dan bersesuaian dengan bukti-bukti lainnya, sehingga dapat memperkuat pembuktian atas perbuatan yang didakwakan.

Menimbang : Bahwa berdasarkan keterangan para Saksi yang keterangannya di bawah sumpah dan dari keterangan para Terdakwa, serta dari barang bukti yang diajukan ke persidangan terungkap fakta sebagai berikut :

1. Bahwa benar Terdakwa masuk menjadi anggota TNI AD melalui pendidikan Secaba di Rindam VI/Mlw, setelah selesai dilantik dengan Pangkat Serda kemudian mengikuti Dikjurba di Rindam VI/Mlw lulus pada tahun 2011 setelah lulus kemudian ditugaskan di Denma Brigif-24/BC sampai dengan terjadinya perkara ini dengan Pangkat Sertu NRP 21110119260191.

2. Bahwa benar berdasarkan Surat Perintah Komandan Detasemen Markas Brigif 24/BC Nomor Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa menerima tugas mengikuti Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 bersama Saks-2Yoga Panji Prasetyo Sertu NRP , 2111010112640809, Jabatan Danru fotfil Denma Brigif 24/BC, dan pada tanggal 8 Mei 2016 Terdakwa bersama-sama dengan Saks-2 berangkat dari Kota Tanjung Selor menuju Rindam Vl/Mlw Kota Banjar Baru Kalsel untuk mengikuti Penataran.

3. Bahwa benar pada tanggal 24 Mei 2016 setelah Terdakwa selesai melaksanakan Upacara Penutupan Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw sebagaimana Surat Perintah dari Komandan Resimen Induk VI/Mlw Nomor Sprin/458/V/2016 tanggal 24 Mei 2016 untuk kembali ke kasatuan masing-masing.

4. Terdakwa bersama Saksi-2 sepakat untuk tidak langsung kembali ke kesatuan melainkan pulang menuju kerumah masing- masing, Saksi-2 pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Komplek Malkon Temon Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan sedangkan Terdakwa pulang kerumah orang tuanya diasrama zidam Xll/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat.

(13)

5. Bahwa benar pada hari Selasa tanggal 31 Mei 2016 Saksi-2 menghubungi Terdakwa melalui telepon untuk menanyakan “ kapan akan kembali ke Kesatuan “ lalu Saksi-2 jawab “ Jangan lama-lama “ kemudian Terdakwa menjawab “baru akan kembali ke Kesatuan setelah ibu saya benar-benar sembuh karena sedang sakit maag kronis dan ada luka dibagian lambung dan juga baru keluar dari rumah sakit serta masih rawat jalan “.

6. Bahwa benar pada saat Terdakwa tidak masuk dinas tanpa adanya ijin dari atasan/komandan satuannya, Terdakwa turut membawa barang-barang inventaris Kesatuan selesai latihan Penataran Perang Hutan diantaranya :

a. 1 (satu) pucuk Sejata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 Nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan ; c. 1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

7. Bahwa benar barang-barang yang di bawa oleh terdakwa dari satuan tersebut merupakan kelengkapan pribadi/perorangan Terdakwa yang digunakan untuk latihan Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016 Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/10/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Denmadam Brigif 24/BC an. Sertu M.Santos Ahmad NRP. 21110119260191.

8. Bahwa benar senjata api yang Terdakwa bawa saat kerumah orang tua dititipkan ke teman ayah Terdakwa dan disimpan di gudang senjata Zidam XII/Tpr dan tidak dipergunakan karena tidak dilengkapi amunisi atau tidak disalah gunakan oleh Terdakwa.

9. Bahwa benar Terdakwa kembali kekesatuan pada tanggal 05 Juni 2016 sekira pukul 10.00 Wita dijemput oleh saksi-3 dibandara juata Tarakan setelah sampai di Kesatuan sekira pukul 15.00 Wita Terdakwa langsung dimasukkan ke sel tahanan Brigif 24/BC selama 21 (dua puluh satu) hari.

10. Bahwa benar Terdakwa tidak masuk dinas, tanpa ada ijin dari atasannya atau komandan, dan Terdakwa tidak pernah meminta ijin ke atasannya karena takut tidak diberi ijin oleh karena niat serta keinginan bertemu sama orang tua serta keluarganya terdakwa tidak langsung kembali ke kesatuannya Brigif 24/BC.

11. Bahwa benar Terdakwa dengan sengaja telah tidak masuk dinas sejak tanggal 26 Mei 2016 dan baru masuk dinas kembali pada tanggal 5 Juni 2016 atau selama 11 (sebelas) hari.

12. Bahwa benar Terdakwa mengerti tentang peraturan yang berlaku dilingkungan TNI, dimana diwajibkan bagi setiap Prajurit TNI untuk senantiasa berada dalam kedinasan pada saat jam Dinas dan bagi yang akan meninggalkan kesatuan harus mendapat ijin dari atasan atau komandan satuan.

13. Bahwa benar Terdakwa mengerti memiliki ijin membawa senjata untuk melaksanakan latihan saja bukan membawa ketempat lain apalagi kerumahnya.

14. Bahwa benar Terdakwa mengakui semua perbuatannyan serta menyesali akan kesalahannya dan berjanji untuk tidak melakukan lagi.

(14)

15. Bahwa benar selama Terdakwa tidak masuk dinas sejak tanggal 26 Mei 2016 sampai dengan Tanggal 05 Juni 2016, kesatuan Terdakwa tidak dipersiapkan atau sedang dalam tugas operasi TNI dan situasi Indonesia khususnya Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam keadaan aman.

Menimbang : Bahwa lebih dahulu Majelis Hakim akan menanggapi beberapa hal yang dikemukakan oleh Oditur Militer dalam tuntutannya dengan mengemukakan pendapat sebagai berikut :

Bahwa pada pokoknya Majelis Hakim sependapat dengan Oditur Militer dalam membuktikan Dakwaan alternative kedua, namun mengenai uraian pembuktian unsur-unsurnya akan Majelis Hakim buktikan sendiri demikian juga mengenai pidananya, Majelis Hakim akan mempertimbangkannya sendiri sekaligus dalam Putusan ini.

Menimbang : Bahwa permohonan Terdakwa secara lisan, yang pada pokoknya memohon kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman yang seringan-ringannya akan Majelis Hakim pertimbangkan sekaligus dalam putusan ini.

Menimbang : Bahwa tindak pidana yang didakwakan oleh Oditur Militer dalam dakwaan yang disusun secara alternatif mengandung unsur-unsur sebagai berikut :

Alternatif Kesatu

Unsur kesatu : “Militer”.

Unsur kedua : “Yang menolak atau dengan sengaja tidak mentaati suatu perintah dinas atau dengan semaunya melampaui perintah sedemikian itu ”

Unsur ketiga : “Apabila dlakukan dua orang atau lebih bersama- sama atau sebagai kelanjutan dari suatu permufakatan jahat melakukan kejahatan itu” Alternatif Kedua

1. Unsur kesatu : “Militer””.

2. Unsur kedua : “Yang dengan sengaja melakukan ketidak hadiran tanpa izin “

3. Unsur Ketiga : “Dalam waktu damai”

4. Unsur Keempat : “Minimal satu hari dan tidak lebih dari tiga puluh hari “

5. Unsur Kelima : “Apabila dua orang atau lebih pergi secara Bersama-sama dengan membawa serta senjata atau munisi.

M Menimbang : Bahwa oleh karena Dakwaan Oditur Militer disusun secara Alternatif, maka Majelis akan langsung membuktikan Dakwaan Oditur yang sesuai fakta hukum yang terungkap di persidangan yaitu dakwaan alternatifkedua.

(15)

Menimbang : Bahwa sebelum Majelis Hakim membuktikan unsur-unsur dalam Dakwaan alternative kedua, perlu untuk menguraikan pemahaman tentang Dakwaan dengan pasal pemberatan yaitu Pasal 88 ayat (1) ke-2 dan ke-7 ayat (2) KUHPM sebagaimana Dakwaan alternatif kedua Oditur Militer sebagai berikut :

1. Bahwa penggunaan Pasal 88 adalah Pasal Pemberatan yang mengandung maksud apabila digunakan pasal tersebut harus dipandang sebagai suatu unsur yang tidak mengikat terhadap terbukti atau tidak terbukti unsur tersebut karena bukan merupakan unsur pokok dalam tindak pidana yang didakwakan sehingga apabila dalam pembuktiannya ternyata tidak terbukti maka unsur pasal pemberatan tidak serta merta membatalkan seluruh unsur Dakwaan pokok dalam perkara ini adalah Pasal 86 ke-1 dan apabila Pasal pemberatan ini terbukti dapat dijadikan sebagai pemberatan dalam pemidanaan.

2. Bahwa demikian pula terhadap unsur-unsur perbuatan dalam ayat (1) dari Pasal 88 harus dipandang sebagai unsur-unsur alternatif dan nilai pembuktiannya tidak menggugurkan unsur-unsur pokok dalam tindak pidana yang didakwakan.

Menimbang : Bahwa mengenai unsur-unsur aletrnatif kedua Majelis hakim akan mengemukakan pendapatnya dalam beberapa unsur termasuk unsur pemberatannya sebagaimana Dakwaan Oditur Militer sebagai berikut :

Unsur kesatu : “Militer“.

Bahwa sesuai Pasal 46 ayat (1) ke-1 KUHPM, yang dimaksud dengan Militer adalah mereka yang secara sukarela berikatan dinas pada Angkatan Perang, yang wajib berada dalam dinas secara terus-menerus dalam tenggang waktu ikatan dinas tersebut.

Berdasarkan keterangan para Saksi di bawah sumpah dan keterangan Terdakwa serta alat bukti yang diajukan dipersidangan dan setelah dihubungkan satu dengan yang lainnya, maka diperoleh fakta hukum sebagai berikut :

1. Bahwa benar Terdakwa masuk menjadi anggota TNI AD melalui pendidikan Secaba di Rindam VI/Mlw, setelah selesai dilantik dengan Pangkat Serda kemudian mengikuti Dikjurba di Rindam VI/Mlw lulus pada tahun 2011 setelah lulus kemudian ditugaskan di Denma Brigif-24/BC sampai dengan terjadinya perkara ini dengan Pangkat Sertu NRP 21110119260191.

2. Bahwa benar saat dihadapkan di persidangan Terdakwa mengunakan pakaian dinas TNI AD lengkap dengan pangkat dan atributnya sebagai Prajurit TNI serta dalam keadaan sehat jasmani maupun rohani dan dapat dipertanggungjawabkan sebagai subyek hukum.

Dengan demikian Majelis Hakim berpendapat bahwa unsur pertama “Militer” telah terpenuhi.

Unsur ke – 2 :“ yang dengan sengaja melakukan ketidak hadiran tanpa ijin “

Bahwa Yang dimaksud dengan “ Sengaja “ menurut MVT adalah Terdakwa menghendaki dan menginsyafi terjadinya suatu tindakan beserta akibatnya.

(16)

Bahwa yang dimaksud “ Ketidak hadiran “ menurut Pasal 95 KUHPM adalah tidak hadir pada tempat atau tempat – tempat dimana militer itu seharusnya berada untuk memenuhi kewajiban – kewajiban dinas yang ditugaskan kepadanya.

Bahwa yang dimaksud “ Tanpa ijin “ adalah ketidak hadiran yang dilakukan oleh Terdakwa tanpa seijin Komandan, setiap anggota militer yang bermaksud meninggalkan kesatuan pribadi diwajibkan menempuh prosedur perijinan yang berlaku di kesatuannya.

Berdasarkan keterangan para Saksi di bawah sumpah dan keterangan Terdakwa serta alat bukti lain yang diajukan di persidangan dan setelah dihubungkan satu dengan yang lainnya, maka diperoleh fakta-fakta sebagai berikut :

1. Bahwa benar berdasarkan Surat Perintah Komandan Detasemen Markas Brigif 24/BC Nomor Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa menerima tugas mengikuti Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 bersama Saks-2Yoga Panji Prasetyo Sertu NRP , 2111010112640890 Jabatan Danru fotfil Ton Pernika Denma Brigif 24/BC, dan pada tanggal 8 Mei 2016 Terdakwa bersama-sama dengan Saks-2 berangkat dari Kota Tanjung Selor menuju Rindam Vl/Mlw Kota Banjar Baru Kalsel untuk mengikuti Penataran.

2. Bahwa benar pada tanggal 24 Mei 2016 setelah Terdakwa selesai melaksanakan Upacara Penutupan Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw sebagaimana Surat Perintah dari Komandan Resimen Induk VI/Mlw Nomor Sprin/458/V/2016 tanggal 24 Mei 2016 untuk kembali ke kesatuan masing-masing.

3. Bahwa benar Terdakwa bersama Saksi-2 telah sepakat untuk tidak langsung kembali ke kesatuan melainkan pulang dulu kerumah masing- masing, Saksi-2 pulang ke rumah orang tuanya yang berada di Komplek Malkon Temon Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan sedangkan Terdakwa pulang kerumah orang tuanya diasrama zidam Xll/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat.

4. Bahwa benar pada tanggal 31 Mei 2016 Saksi-2menghubungiTerdakwa Via Telpon menanyakan " kapan akan kembali ke Kesatuan" kemudian Saksi-2 menjawab “Jangan lama-lama” dan Terdakwa menyampaikan bahwa "baru akan kembali ke Kesatuan setelah ibu saksi benar-benar sembuh karena sedang sakit maag Kronis dan ada luka dibagian lambung dan juga baru keluar dari rumah sakit serta masih rawat jalan".

5. Bahwa benar pada saat Terdakwa tidak masuk dinas tanpa adanya ijin dari atasan/komandan satuannya, Terdakwa turut membawa barang-barang inventaris Kesatuan selesai latihan Penataran Perang Hutan diantaranya :

a. 1 (satu) pucuk Sejata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 Nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan ; c. 1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

6. Bahwa benar barang-barang yang di bawa oleh terdakwa dari satuan tersebut merupakan kelengkapan pribadi/perorangan Terdakwa yang digunakan untuk latihan

(17)

Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016 Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/10/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Denmadam Brigif 24/BC an. Sertu M.Santos Ahmad NRP. 21110119260191.

7. Bahwa benar senjata api yang Terdakwa bawa saat kerumah orang tua disimpan di gudang senjata Zidam XII/Tpr dan tidak pernah dipergunakan atau tidak disalah gunakan oleh Terdakwa.

8. Bahwa benar Terdakwa kembali kekesatuan pada tanggal 05 Juni 2016 sekira pukul 10.00 Wita dijemput oleh saksi-3 dibandara juata Tarakan setelah sampai di Kesatuan sekira pukul 15.00 Wita Terdakwa langsung dimasukkan ke sel tahanan Brigif 24/BC selama 21 Hari.

9. Bahwa benar Terdakwa tidak masuk dinas, tanpa ada ijin dari atasan atau komandannya, dan Terdakwa tidak pernah meminta ijin ke atasannya karena takut tidak diberi ijin, oleh karena niat serta keinginan bertemu sama orang tua serta keluarganya terdakwa tidak langsung kembali ke kesatuannya Brigif 24/BC.

10. Bahwa benar Terdakwa dengan sengaja telah tidak masuk dinas sejak tanggal 26 Mei 2016 dan baru masuk dinas kembali pada tanggal 5 Juni 2016.

11. Bahwa benar Terdakwa mengerti tentang peraturan yang berlaku dilingkungan TNI, dimana diwajibkan bagi setiap Prajurit TNI untuk senantiasa berada dalam kedinasan pada saat jam Dinas dan bagi yang akan meninggalkan kesatuan harus mendapat ijin dari atasan atau komandan satuan.

12. Bahwa benar Terdakwa mengakui semua perbuatannyan serta menyesali akan kesalahannya dan berjanji untuk tidak melakukan lagi.

Dari uraian dan fakta – fakta tersebut diatas Majelis Hakim berpendapat unsur ke – 2“ yang dengan sengaja melakukan ketidak hadiran tanpa ijin “ telah terpenuhi.

Unsur ke -3 : “ Dalam waktu damai “

Bahwa yang dimaksud “ Dalam waktu damai “ adalah pada saat Terdakwa melakukan ketidakhadiran tanpa ijin tersebut keadaan Negara Republik Indonesia tidak dalam keadaan darurat perang sebagaimana dicantumkan oleh Undang – undang dan kesatuan Terdakwa tidak sedang dipersiapkan untuk tugas – tugas operasi militer.

Berdasarkan keterangan para Saksi di bawah sumpah dan keterangan Terdakwa serta alat bukti lain yang diajukan di persidangan dan setelah dihubungkan satu dengan yang lainnya, maka diperoleh fakta-fakta sebagai berikut :

1. Bahwa benar Terdakwa meninggalkan kesatuan tanpa ijin dari atasan pada tanggal 26Mei 2016 sampai dengan tanggal 4 Juni 2016. 2. Bahwa benar selama Terdakwa tidak masuk dinas sejak tanggal 26 Mei 2016 sampai dan kembali Tanggal 05 Juni 2016, kesatuan Terdakwa tidak dipersiapkan atau sedang dalam tugas operasi Militer dan secara umum situasi wilayah Indonesia tidak sedang dinyatakan dalam keadaan perang dan khususnya Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam keadaan aman.

(18)

Dari uraian dan fakta – fakta tersebut diatas Majelis Hakim berpendapat unsur ke – 3 “ Dalam waktu damai “ telah terpenuhi.

Unsur ke - 4 : “ Minimal satu hari dan tidak lebih lama dari tiga puluh hari “

Bahwa yang dimaksud dari unsur tersebut adalah merupakan batasan jangka waktu ketidakhadiran yang dilakukan oleh Terdakwa paling sedikit 1 ( satu ) hari dan tidak lebih lama dari 30 ( tiga puluh ) hari secara berturut – turut.

Berdasarkan keterangan para Saksi di bawah sumpah dan keterangan Terdakwa serta alat bukti yang diajukan dipersidangan dan setelah dihubungkan satu dengan yang lainnya,maka diperoleh fakta hukum sebagai berikut :

1. Bahwa benar Terdakwa meninggalkan kesatuan tanpa ijin dari atasan pada tanggal 26Mei 2016 sampai dengan tanggal 4 Juni 2016 atau selama 10 ( sepuluh ) hari.

2. Bahwa benar waktu selama 10 ( sepuluh ) hari Terdakwa tidak masuk dinas tanpa ijin dari atasan atau Komandannya adalah tenggang waktu lebih lama dari satu hari dan tidak lebih dari 30 (tiga puluh) hari sebagaimana yang disyaratkan undang-undang akan tindak pidana ini.

Dari keterangan dan fakta – fakta tersebut diatas Majelis hakim berpendapat bahwa unsur ke – 4 “ Minimal satu hari dan tidak lebih lama dari tiga puluh hari “ telah terpenuhi.

Unsur Kelima : “ Apabila dua orang atau lebih pergi secara bersama-sama dengan membawa serta senjata atau munisi. Yang dimaksud dengan “ dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama “ adalah perbuatan tersebut dilakukan minimal 2 (dua) orang atau lebih.

Yang dimaksud “ membawa “ adalah memegang dilanjutkan dengan mengangkat sambil berjalan dari suatu tempat ketempat yang lain memindahkan, mengirimkan dari satu tempat ketempat yang lain atas sesuatu ( dalam hal ini senjata api , amunisi atau bahan peledak ).

Yang dimaksud dengan senjata api adalah yang diatur menurut Pasal 1Undang-undang Darurat no.12 Tahun 1951

Berdasarkan keterangan para Saksi di bawah sumpah dan keterangan Terdakwa serta alat bukti yang diajukan dipersidangan dan setelah dihubungkan satu dengan yang lainnya, maka diperoleh fakta hukum sebagai berikut :

1. Bahwa benar berdasarkan Surat Perintah Komandan Detasemen Markas Brigif 24/BC Nomor Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 Terdakwa menerima tugas mengikuti Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam Vl/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 bersama Saksi-2Yoga Panji Prasetyo Sertu NRP, 2111010112640890.

2. Bahwa benar Terdakwa dan Saksi-2 telah bersepakat untuk tidak langsung kembali kekesatuan selesai melaksamakan latihan dan mampir terlebih dahulu kerumah orang tua masing-masing.

(19)

3. Bahwa benar setelah bersepakat untuk pulang kerumah masing-masing Saksi-2 kerumah orang tua yang berada di Komplek Malkon Temon Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan sedangkan Terdakwa pulang kerumah orang tuanya diasrama zidam Xll/Tpr Kota Pontianak Kalimantan Barat.

4. Bahwa benar pada saat Terdakwa tidak masuk dinas tanpa adanya ijin dari atasan/Komandan satuannya dan pergi kerumah orang tuanya, Terdakwa turut membawa barang-barang inventaris Kesatuan selesai latihan Penataran Perang Hutan Tersebar diantaranya :

a. 1 (satu) pucuk Senjata laras panjang jenis SS1 Kal 5.56 nomor 89.018007.

b. 1 (satu) buah Tas Magazen hitam dan c.1 (satu) buah tali sandang warna hitam.

5. Bahwa benar barang-barang yang di bawa oleh terdakwa dari satuan tersebut merupakan kelengkapan pribadi/perorangan Terdakwa yang digunakan untuk latihan Penataran Perang Hutan Tersebar TA 2016 Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/10/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Denma Brigif 24/BC an. Sertu M.Santos Ahmad NRP. 21110119260191.

6. Bahwa benar senjata api yang Terdakwa bawa saat kerumah orang tua disimpan di gudang senjata milik Zidam XII/Tpr saja dan tidak dipergunakan karena tidak dilengkapi amunisi atau tidak disalah gunakan oleh Terdakwa.

Dari keterangan dan fakta – fakta tersebut diatas Majelis hakim berpendapat bahwa unsur ke – 5“ Apabila dua orang pergi secara bersama-sama dengan membawa serta senjata “ telah terpenuhi. Menimbang : Bahwa berdasarkan hal-hal yang diuraikan di atas yang merupakan

pembuktian yang diperoleh dalam sidang, Majelis Hakim berpendapat terdapat cukup bukti yang sah dan meyakinkan bahwa para Terdakwa telah melakukan tindak pidana :

" Dengan sengaja melakukan ketidakhadiran tanpa ijin dalam waktu damai minimal satu hari dan tidak lebih lama dari tiga puluh hari apabila dua orang atau lebih pergi secara bersama-sama dengan membawa serta senjata ataumunisi".

Sebagaimana diatur dan diancam dengan pidana dalam Pasal 86 Ke-1 Jo Pasal 88Ayat(1)ke-2dan ke-7 Jo Ayat (2) KUHPM

Menimbang : Bahwa didalam memeriksa dan mengadili perkara Terdakwa ini, secara umum tujuan Majelis Hakim adalah untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan Hukum, kepentingan Umum dan kepentingan Militer.

Menimbang : Bahwa di persidangan tidak ditemukanadanya alasan pemaaf maupun alasan pembenar pada diri Terdakwa, sehingga Terdakwa adalah orang yang mampu bertanggung jawab atas perbuatannya, oleh karenanya sudah sepantasnya Terdakwa harus dipidana.

Menimbang : Bahwa Majelis hakim memandang perlu untuk menilai terlebih dahulu apakah Tuntutan yang diajukan oleh Oditur Militer terhadap diri Terdakwa yaitu penjara selama 12 ( dua belas ) bulan telah tepat untuk dijatuhkan bagi Terdakwa ataukah, tuntutan tersebut terlalu ringan atau terlalu berat sesuai dengan perbuatan Terdakwa, dengan memberikan pendapat sebagai berikut.

(20)

1. Bahwa Majelis hakim berpendapat perihal terbuktinya perbuatan Terdakwa adalah melakukan ketidakhadiran tanpa ijin namun pengertian melakukan ketidakhadiran harus dipandang sebagai perbuatan tidak masuk dinas bukan pergi meninggalkan kedinasan, hal ini sangat berbeda dengan tidak masuk dinas, karena niat dan nilai kesalahannya memiliki degradasi yang berbeda walaupun sama-sama tidak melaksanakan dinas,

2. Bahwa demikian pula dalam hal Terdakwa pergi membawa senjata pada saat pulang ke rumah orangtuanya selesai nelaksanakan pelatihan di Rindam VI/Mulawarman memiliki pemahaman yang berbeda apabila terdakwa pergi meninggalkan kesatuan/kedinasan tanpa ijin dengan membawa senjata, kedua perbuatan tersebut walaupun sama-sama membawa senjata tetapi niat dan degradasi kesalahan sangat berbeda jauh, apalagi Terdakwa memiliki ijin membawa senjata sebagaimana Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/10/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Denma Brigif 24/BC an. Sertu M.Santos Ahmad NRP. 21110119260191 dan Surat Perintah Nomor Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Dandenma Brigif 24/BC untuk melaksanakan tugas mengikuti pelaksanaan Tugas Penataran Perang Hutan Tersebar TA. 2016 yang memerintahkan membawa senjata untuk melaksanakan latihan, walaupun merupakan suatu kesalahan bagi Terdakwa karena membawa senjata ke rumah orang tuanya akan tetapi akan menjadi malapetaka apabila senjata tidak melekat pada diri Terdakwa karena Senjata tersebut merupakan barang perorangan yang melekat pada diri Terdakwa.

Bahwa atas dasar pertimbangan tersebut. Majelis Hakim berkesimpulan bahwa apabila penjatuhan pidana dengan pemberatan haruslah seimbang dengan kesalahan Terdakwa karena pemidanaan yang berlebihan dapat berakibat sangat buruk bagi prajurit untuk dapat kembali berdinas secara baik dan efektip lagi oleh karena itu Majelis hakim tidak sependapat dengan permohonan Oditur Militer apabila dijatuhkan hukuman 12 (dua belas) bagi diri Terdakwa dan Majelis Hakim menilai hukuman yang tepat untuk dijatuhkan bagi Terdakwa adalah pidana penjara dibawah tuntutan Oditur Militer.

Menimbang : Bahwa dalam tuntutan Oditur Militer, Terdakwa dituntut pidana pejara selama 12 (dua belas) bulan tanpa pengurangan masa penahanan sementara, padahal diketahui Terdakwa telah menjalani penahan sementara selama 20 (dua puluh) hari berdasarkan Keputusan Dan Denma Brigif-24/BC Nomor : KEP/06/VI/2016 tanggal 6 Juni 2016 dan dibebaskan dari tahanan sementara berdasarkan Keputusan Dan Denma Brigif-24/BC Nomor : KEP/10/VI/2016 tanggal 26 Juni 2016 atas dasar tersebut Majelis Hakim akan mempertimbangan pengurangan hukuman terhadap diri Terdakwa.

Menimbang : Bahwa sebelum sampai pada pertimbangan terakhir dalam mengadili perkara ini, Majelis Hakim ingin menilai sifat hakekat dan akibat dari sifat dan perbuatan Terdakwa serta hal-hal yang mempengaruhi sebagai berikut :

1. Bahwa sifat dari perbuatan Terdakwa melakukan ketidak hadiran sebagaimana diwajibkan bagi setiap prajurit untuk berada sesuai penempatan kedinasan menunjukan sifat Terdakwa yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan kedinasan.

(21)

2. Bahwa perbuatan ini terjadi karena kurangnya pemahaman tentang tanggung jawab sebagai seorang prajurit yang dituntut pengabdian kepada Negara secara penuh disamping itu masih rendahnya tinggat disiplin serta mental Terdakwa yang masih labil dikarenakan masih muda dalam kedinasan sehingga dalam menjabarkan pelaksanaan tanggung jawab belum bisa dilaksanakan secara maksimal sehingga dengan semaunya Terdakwa pergi kekampung halamannya.

3. Bahwa hakikat perbuatan yang dilakukan oleh Terdakwa merupakan perbuatan yang tidak boleh terjadi di dalam kehidupan seorang prajurit TNI karena dapat merusak sendi-sendi disiplin di lingkungan prajurit.

4. Bahwa akibat perbuatan Terdakwa dapat mengganggu pembinaan disiplin di kesatuan dan tugas serta tanggung jawab yang menjadi kewajiban Terdakwa sehingga dalam pelaksanaannya dapat mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas pokok satuan.

Menimbang : Bahwa tujuan Majelis Hakim tidaklah semata-mata hanya memidana orang-orang yang bersalah melakukan Tindak Pidana, tetapi mempunyai tujuan untuk mendidik agar yang bersangkutan dapat insyaf dan kembali kejalan yang benar menjadi warga Negara dan prajurit yang baik sesuai dengan falsafah Pancasila dan Sapta Marga. Oleh karena itu sebelum Majelis Hakim menjatuhkan pidana atas diri Terdakwa dalam perkara ini perlu lebih dahulu memperhatikan hal-hal yang dapat meringankan dan memberatkan pidananya yaitu :

Hal-hal yang meringankan :

1. Terdakwa masih muda dan masih bisa dibina menjadi prajurit yang baik dikemudian hari.

2. Terdakwa bersikap sopan dan mengakui semua kesalahannya sehingga memperlancar persidangan.

3. Terdakwa belum pernah dihukum. Hal-hal yang memberatkan :

1. Perbuatan Terdakwa bertentangan dengan sendi- sendi kehidupan prajurit dan tidak sesuai dengan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

2. Bahwa Terdakwa tidak menghayati aturan disiplin keprajuritan yang berlaku, dan perbuatan Terdakwa dapat mengganggu pembinaan disiplin kesatuan.

Menimbang : Bahwa setelah meneliti dan memperhatikan hal-hal tersebut diatas, Majelis Hakim berpendapat pidana sebagaimana tercantum pada diktum dibawah ini, adalah adil dan seimbang dengan kesalahan Terdakwa.

Menimbang : Bahwa oleh karena Terdakwa harus dipidana maka ia harus di bebani membayar biaya perkara.

Menimbang : Bahwa selama waktu Terdakwa berada dalam tahanan perlu dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

(22)

Surat-surat :

a. 2 (dua) lembar Daftar Absensi Pok Koki Denma Brigif-24/BC bulan Mei dan Juni TA. 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. Sertu Santos Ahmad NRP 21110119260191.

b. 3 (tiga) lembar Surat Perintah Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Dandenma Brigif-24/BC untuk melaksanakan tugas mengikuti Pelaksanaan Tugas Penataran Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. M. Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan Bamin Materiil Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan Denma Brigif-24/BC (Bulungan Cakti).

c. 3 (tiga) lembar Surat Perintah Nomor : Sprin / 458 / V / 2016 tanggal 24 Mei 2016 Komandan Resimen Induk VI/Mlw untuk melaksanakan tugas mengikuti Pelaksanaan Tugas Penataran Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. M. Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan Bamin Materiil Kihub Denma 24/BC Kesatuan Denma Brigif-24/BC (Bulungan Cakti).

d. 1 (satu) lembar Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/10/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Denmadam Brigif 24/BC an. Sertu M.Santos Ahmad NRP. 21110119260191 adalah bukti petunjuk senjata api yang digunakan untuk melaksanakan latihan dan dibawa serta pada saat Terdakwa kerumah orang tuanya.

Bahwa petunjuk bukti-bukti surat tersebut di atas adalah yang berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan oleh Terdakwa, dan oleh karena bukti surat tersebut melekat dalam berkas perkara, maka Majelis perlu menentukan statusnya agar tetap dilekatkan dalam berkas perkaranya. Mengingat : Pasal 86 Ke-1 Jo Pasal 88 Ayat (1) ke-2 dan ke-7 Jo Ayat (2)

KUHPM. Pasal 190 ayat (1) dan ayat (4) Undang-undang Nomor 31 tahun 1987 tentang Peradilan Militer serta ketentuan perundang-undangan lain yang bersangkutan.

M E N G A D I L I

1. Menyatakan Terdakwa tersebut diatas, yaitu M. Santos Ahmad, Sertu, NRP 21110119260191 terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana :

“ Tidak hadir tanpa ijin dengan pemberatan “ 2. Memidana Terdakwa oleh karena itu dengan :

Pidana : Penjara selama 4 (empat) bulan dan 20 (dua puluh) hari,

Menetapkan selama waktu terdakwa berada dalam tahanan dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan.

3. Menetapkan barang-barang bukti berupa : a. Surat-surat :

1). 2 (dua) lembar Daftar Absensi Pok Koki Denma Brigif-24/BC bulan Mei dan Juni TA.2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. Sertu Santos Ahmad NRP 21110119260191.

(23)

2). 3 (tiga) lembar Surat Perintah Nomor : Sprin/57/V/2016 tanggal 7 Mei 2016 dari Dandenma Brigif-24/BC untuk melaksanakan tugas mengikuti Pelaksanaan Tugas Penataran Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. M. Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan Bamin Materiil Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan Denma Brigif-24/BC (Bulungan Cakti).

3). 3 (tiga) lembar Surat Perintah Nomor : Sprin / 458 / V / 2016 tanggal 24 Mei 2016 Komandan Resimen Induk VI/Mlw untuk melaksanakan tugas mengikuti Pelaksanaan Tugas Penataran Hutan Tersebar TA. 2016 di Secaba Rindam VI/Mlw terhitung mulai tanggal 10 s/d 24 Mei 2016 yang didalamnya terdapat keterangan an. M. Santos Ahmad NRP 21110119260191 Jabatan Bamin Materiil Kihub Denma Brigif-24/BC Kesatuan Denma Brigif-24/BC (Bulungan Cakti).

4). 1 (satu) lembar Surat Ijin membawa senjata api Nomor Simsa/10/V/2016 tanggal 07 Mei 2016 dari Danden Brigif-24/BC an. Sertu M. Santos Ahmad NRP 21110119260191.

Tetap dilekatkan dalam berkas perkara.

4. Membebankan biaya perkara kepada Terdakwa sebesar Rp.15.000,-(lima belas ribu rupiah).

Demikian diputuskan pada hari kamis tanggal 9 Februari 2017 dalam musyawarah Majelis Hakim oleh Ventje Bulo, S.H.M.H Letkol Laut (KH) NRP 12481/P sebagai Hakim Ketua, serta Muhammad Idris, S.H Mayor Sus NRP 524413 dan Rudy Dwi Prakamto, S.H Mayor Chk NRP 11980059590177 masing-masing sebagai Hakim Anggota I dan Hakim Anggota II yang diucapkan pada hari dan tanggal yang sama oleh Hakim Ketua dalam sidang yang terbuka untuk umum, dengan dihadiri oleh para Hakim Anggota tersebut di atas, Oditur Militer Agus Haryono, S.H Mayor Chk NRP 565913, Panitera Pengganti Andi Dala Uleng, S.H Kapten Sus NRP. 535949 serta dihadapan umum dan Terdakwa.

Hakim Ketua Cap/Ttd

Ventje Bulo, S.H.M.H Letkol Laut (KH) NRP 12481/P

Hakim Anggota I Hakim Anggota II Ttd Ttd

Muhammad Idris, S.H Rudy Dwi Prakamto, S.H Mayor Sus NRP 524413 Mayor Chk NRP 11980059590177

Panitera Pengganti Ttd

Andhi Dala Uleng , S.H Kapten Sus NRP. 535949 Salinan sesuai aslinya

Panitera Pengganti

Andi Dala Uleng , S.H Kapten Sus NRP. 535949

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :