• Tidak ada hasil yang ditemukan

Artritis Tuberkulosis

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Artritis Tuberkulosis"

Copied!
29
0
0

Teks penuh

(1)

 Artritis

 Artritis TuTuberkulosisberkulosis Wa

Wandani ndani Syahrir,Syahrir, Irda Handayani, Nurhayana SennangIrda Handayani, Nurhayana Sennang Depertemen Ilmu

Depertemen Ilmu Patologi Klinik Patologi Klinik FK-UNHAS/RSUP dr !FK-UNHAS/RSUP dr !ahidin Sudirohu"odoahidin Sudirohu"odo #aka""ar 

#aka""ar  II.. PPEENNDDAAHHUULLUUAANN

Penyakit artikular "eringkali dimulai "e$agai "ino%iti" yang $erlan&ut ke Penyakit artikular "eringkali dimulai "e$agai "ino%iti" yang $erlan&ut ke deminerali"a"i periartikular, ero"i mar&inal, dan akhirnya keru"akan "endi Periode deminerali"a"i periartikular, ero"i mar&inal, dan akhirnya keru"akan "endi Periode 'aktu dari "ino%iti" hingga men(apai keru"akan "endi $i"a ter&adi "e(ara (epat, 'aktu dari "ino%iti" hingga men(apai keru"akan "endi $i"a ter&adi "e(ara (epat, terutama di "endi-"endi penahan $e$an Ketika Artriti" )u$erkulo"i" diper$erat terutama di "endi-"endi penahan $e$an Ketika Artriti" )u$erkulo"i" diper$erat oleh in*ek"i "ekunder, hal ini akan mengha"ilkan per(epatan keru"akan "endi oleh in*ek"i "ekunder, hal ini akan mengha"ilkan per(epatan keru"akan "endi terkait dengan ge&ala klini" "i"temik yang $erat

terkait dengan ge&ala klini" "i"temik yang $erat ++

Artri

Artriti" ti" )u)u$erkul$erkulo"i" o"i" merupamerupakan kan "alah "alah "atu "atu dari dari )u)u$erkul$erkulo"i" o"i" k"trk"tra a ParuParu ).

).PP, , terterutautama ma melmeli$ai$atkatkan n "en"endi-di-"en"endi di $e"$e"ar ar penapenahan han $e$$e$an, an, khu"khu"u"nyu"nyaa  pinggul,

 pinggul, lutut, lutut, dan dan pergelangan pergelangan kaki, kaki, dan dan kadang kadang meli$atkan meli$atkan "endi "endi ke(il ke(il yangyang  $ukan

 $ukan penahan penahan $e$an $e$an Artriti" Artriti" )u$erkulo"i" $ia"an)u$erkulo"i" $ia"anya ya $er"i*at $er"i*at monoartikular monoartikular dandan orga

organi"me penye$a$ ni"me penye$a$ in*ekin*ek"inya dapat "inya dapat dii"dii"ola"i dari ola"i dari "endi, ter&adi "endi, ter&adi terterterterutamautama aki$at penye$aran hematogen dari *oku" utama "eperti paru-paru, gin&al, kelen&ar  aki$at penye$aran hematogen dari *oku" utama "eperti paru-paru, gin&al, kelen&ar  get

getah ah $eni$ening, dll ng, dll dan dan &ar&arang ang di"di"e$a$e$a$kan oleh penye$kan oleh penye$araaran n dardari i &ar&aringingan yangan yang  $erdekatan dengan inokula"i lang"ung

 $erdekatan dengan inokula"i lang"ung00

II.

II. EPEPIDIDEMIEMIOLOLOGOGII .er

.erda"da"arkarkan an datdata a !!oorld rld HeaHealth lth 1rg1rganiani2at2ation ion !!H1 H1 padpada a tahtahun un 03+03+33  &umlah

 &umlah ka"u" ka"u" ).P ).P )u$erkulo"i" )u$erkulo"i" k"tra k"tra Paru Paru ter(atat ter(atat "e$anyak "e$anyak 456764 456764 daridari "emua ka"u" ). yang $er&umlah 8+9965+

"emua ka"u" ). yang $er&umlah 8+9965+66 Pada tahun 03+0 dari 66+:0: ka"u" Pada tahun 03+0 dari 66+:0: ka"u"

tu$

tu$erkerkuloulo"i" "i" terter(at(atat at +4:+4:03 03 ka"ka"u" u" ).).P P terter&ad&adi i di di IndIndone"one"iaia:: PeneliPenelitian ditian di

rumah "akit Dr ;ipto #angunku"umo <akarta, ter(atat +56 pa"ien teridenti*ika"i rumah "akit Dr ;ipto #angunku"umo <akarta, ter(atat +56 pa"ien teridenti*ika"i ).P dari 9:0 pa"ien tu$erkulo"i" dengan rata-rata u"ia +7-83 tahun "e$anyak  ).P dari 9:0 pa"ien tu$erkulo"i" dengan rata-rata u"ia +7-83 tahun "e$anyak  59,5= , dan pre%alen"i &eni" kelamin perempuan "e$anyak 90,6= dengan loka"i 59,5= , dan pre%alen"i &eni" kelamin perempuan "e$anyak 90,6= dengan loka"i ).P ter$anyak yaitu

).P ter$anyak yaitu lim*adeniti" tu$erkulo"i"lim*adeniti" tu$erkulo"i"99

Artriti" )u$erkulo"i" merupakan "alah "atu dari ).P yang &arang Dari Artriti" )u$erkulo"i" merupakan "alah "atu dari ).P yang &arang Dari ke"eluruhan ke&adian )u$erkulo"i", keterli$atan tulang dan "endi terlihat pada += ke"eluruhan ke&adian )u$erkulo"i", keterli$atan tulang dan "endi terlihat pada +=

Laporan Kasus Laporan Kasus

Besar Besar

(2)

"ampai 6= dari pa"ien dengan ). dan "ekitar +3-++= dari ka"u" ).P

"ampai 6= dari pa"ien dengan ). dan "ekitar +3-++= dari ka"u" ).P++Sekitar Sekitar 

"at

"atu u "et"etengaengahnyhnya a memmempengpengaruaruhi hi tultulang ang $el$elakanakang g dan dan "i""i"anyanya a adaladalah ah "en"endidi o"teo

o"teoartikartikular ular e>trae>tra"pinal"pinal  Daerah mu"kulo"kDaerah mu"kulo"keletal yang eletal yang palinpaling g umum adalahumum adalah tulang $elakang, pinggul, dan lutut

tulang $elakang, pinggul, dan lutut00

III.PATOFISIOLOGI III.PATOFISIOLOGI

 Mycobacterium

 Mycobacterium tuberculosistuberculosis yanyang g mama"u"uk k memelalalului i "a"aluluraran n nanapapa" " akakanan  $er"arang di

 $er"arang di &aringan paru &aringan paru "ehingga "ehingga akan akan ter$entuk ter$entuk "uatu "arang "uatu "arang pneumoni, pneumoni, yangyang di"e$ut "arang primer atau a*ek primer Sarang primer ini dapat tim$ul di $agian di"e$ut "arang primer atau a*ek primer Sarang primer ini dapat tim$ul di $agian mana "a&a dalam

mana "a&a dalam paru Dari "arang paru Dari "arang primeprimer, kuman ). r, kuman ). menye$amenye$ar r melalmelalui "aluranui "aluran lim

lim*e *e menmenu&u u&u kelkelen&en&ar ar limlim*e *e regregionional, al, yaiyaitu tu kelkelen&en&ar ar limlim*e *e yanyang g memmempunypunyaiai "alur

"aluran an lim*lim*e e ke ke loka"i "arang primer Penye$aloka"i "arang primer Penye$aran ran ini menye$a$kan ter&adinyini menye$a$kan ter&adinyaa in*lama"i di "aluran lim*e lim*angiti" dan di kelen&ar lim*e lim*adeniti" yang in*lama"i di "aluran lim*e lim*angiti" dan di kelen&ar lim*e lim*adeniti" yang terke

terkena na KomplKomplek" ek" primprimer er merupamerupakan kan ga$ungaga$ungan n antarantara a "aran"arang g primerprimer, , kelen&akelen&ar r  lim*e regional yang mem$e"ar lim*adeniti" dan "aluran lim*e yang meradang lim*e regional yang mem$e"ar lim*adeniti" dan "aluran lim*e yang meradang lim*angiti" Selama $erminggu-minggu a'al pro"e" in*ek"i, ter&adi pertum$uhan lim*angiti" Selama $erminggu-minggu a'al pro"e" in*ek"i, ter&adi pertum$uhan kuman ). "ehingga &aringan tu$uh yang a'alnya $elum ter"en"iti"a"i terhadap kuman ). "ehingga &aringan tu$uh yang a'alnya $elum ter"en"iti"a"i terhadap tu$

tu$erkerkuliulin, n, menmengalgalami ami perperkemkem$ang$angan an "en"en"it"iti%ii%ita"ta"  Pada Pada "aa"aat t terter$ent$entuknyuknyaa kompl

komplek" primer inilah, ek" primer inilah, in*ekin*ek"i ). "i ). primprimer er dinyatdinyatakan telah akan telah ter&ater&adi Hal di Hal ter"ter"e$ute$ut dita

ditandai ndai oleh oleh ter$eter$entuknyntuknya a hiperhiper"en"i"en"iti%itti%ita" a" terhaterhadap dap tu$ertu$erkuloprkuloproteinotein, , yaituyaitu tim$

tim$ulnya re"ponulnya re"pon" po"iti* terhada" po"iti* terhadap u&i p u&i tu$ertu$erkulin te"kulin te" mantouxmantoux Selama ma"a Selama ma"a inku$a"i, ha"il te" ini ma"ih negati* Setelah komplek" primer ter$entuk, imunita" inku$a"i, ha"il te" ini ma"ih negati* Setelah komplek" primer ter$entuk, imunita" "eluler tu$uh terhadap ). telah ter$entuk Pada "e$agian $e"ar indi%idu dengan "eluler tu$uh terhadap ). telah ter$entuk Pada "e$agian $e"ar indi%idu dengan "i

"i"te"tem m imuimun n yanyang g $er$er*un*ung"i g"i $ai$aik, k, $egi$egitu tu "i"t"i"tem em imuimun n "el"eluleuler r $er$erkemkem$an$ang,g,  proli*era"i

 proli*era"i kuman kuman ). ). terhenti terhenti Namun, Namun, "e&umlah "e&umlah ke(il ke(il kuman kuman ). ). dapat dapat tetaptetap hidup dalam granuloma .ila imunita" "eluler telah ter$entuk, kuman ). $aru hidup dalam granuloma .ila imunita" "eluler telah ter$entuk, kuman ). $aru yang ma"uk

yang ma"uk ke ke dalam al%eoli akan dalam al%eoli akan "egera dimu"n"egera dimu"nahkan Setelah imunita" "eluler ahkan Setelah imunita" "eluler  ter$e

ter$entuk, "arang ntuk, "arang primprimer er di di &ari&aringan ngan paru $ia"anya mengalami re"olu"paru $ia"anya mengalami re"olu"i i "e(ara"e(ara "em

(3)

 perki&uan dan enkap"ula"i Kelen&ar lim*e regional &uga akan mengalami *i$ro"i" dan enkap"ula"i, tetapi penyem$uhannya $ia"anya tidak "e"empurna "arang  primer di &aringan paru Kuman ). dapat tetap hidup dan menetap "elama  $ertahun-tahun dalam kelen&ar ini:

?am$ar + Patogene"i" )u$erkulo"i" k"tra Paru Sum$er @ http"@//'''(d(go%/t$

Selama ma"a inku$a"i, "e$elum ter$entuknya imunita" "eluler, dapat ter&adi  penye$aran lim*ogen dan hematogen #elalui penye$aran hematogen,  M.tuberculosis ma"uk ke dalam "irkula"i darah dan menye$ar ke "eluruh tu$uh,  M.tuberculosis menye$ar "e(ara "poradik dan "edikit demi "edikit "ehingga tidak 

menim$ulkan ge&ala klini" )er&adinya artriti" tu$erkulo"i" melalui penye$aran hematogen, dan karena makin $e"ar "endi mi"alnya  genu,makin $anyak pula %a"kulari"a"i, "ehingga makin $anyak pula penye$aran M.tuberculosis ke tempat ter"e$ut Pada loka"i ter"e$ut, kuman ). akan $ereplika"i dan mem$entuk koloni kuman "e$elum tu$uh mem$entuk imunita" "eluler yang akan mem$ata"i  pertum$uhannya, koloni yang "empat ter$entuk akan tetap hidup dalam $entuk 

dorman Foku" ini umumnya tidak lang"ung $erlan&ut men&adi penyakit, tetapi  $erpoten"i untuk men&adi *oku" reakti%a"i .ertahun-tahun kemudian, $ila daya

(4)

tahan tu$uh pe&amu menurun, *oku" ). ini dapat mengalami reakti%a"i dan men&adi penyakit ). di organ terkait8

IV. DIAGNOSIS

Diagno"i" Artriti" ). "endi "ering tertunda karena kurangnya ke"adaran, on"et yang perlahan, kurangnya temuan karakteri"tik dini radiogra*i, dan "ering kurang terli$atnya penyakit da"ar atau paru 4Ke(urigaan yang tinggi diperlukan,

terutama dalam kontek" monoartriti" per"i"ten pada "endi $e"ar penahan $e$an tu$uh, pada indi%idu yang immunocompromised , orang tua atau anak-anak dalam kontak dekat dengan ). atau pa"ien yang mendapatkan pengo$atan kortiko"teroid dan/atau imuno"upre"i* atau adanya ri'ayat trauma pada "endi yang dikeluhkan, haru" men&alani u&i mikro$iologi atau hi"tologi" untuk ). Sampai "aat ini u&i mikro$iologi atau hi"tologi" ma"ih merupakan "tandar ema" untuk mendiagno"i" ).+

A ?<AA KINIS

Artriti" ). umumnya mun(ul dengan keluhan nyeri "endi kroni" dan tanda  peradangan Artriti" ). $er"i*at monoartikular dan paling "ering mempengaruhi tulang $elakang dan "endi penahan $e$an "eperti lutut, pinggul, dan pergelangan kaki  Artriti" ). &eni" "ino%ial le$ih "ering meli$atkan "endi lutut, pinggul, dan  pergelangan4

Ke$anyakan ge&ala umum yang tim$ul adalah nyeri lokal dan  pem$engkakan yang diikuti dengan keter$ata"an gerak dari daerah yang terkena )erdapat kelemahan otot regional dan de*ormita" yang mungkin ter&adi Reakti%a"i Artriti" ). "etelah pengo$atan ter&adi pada +4-6:= dari "eluruh indi%idu, reakti%a"i paling "ering ter&adi pada "endi panggul+

Pem$engkakan "endi dan adanya $ukti e*u"i, a$"e" periartikular dan  pem$entukan "inu" kroni" dapat ter&adi kemudian .e$erapa keterli$atan "endi telah dilaporkan ?e&ala "i"temik $erupa demam &arang ditemukan4 e$ih dari

(5)

diagno"i"7

Se(ara klini", Artriti" ). telah dikla"i*ika"ikan ke dalam 9 tahap @ +

+ )ahap I atau tahap "ino%iti" tampak "e$agai pem$engkakan &aringan lunak, tidak ada le"i pada tulang, o"teoporo"i" lokal, dan ha"il akhir yang "angat  $aik "etelah pera'atan

0 )ahap II adalah artriti" dini dengan ero"i mar&inal "atu atau le$ih ero"i atau le"i litik pada tulangB penurunan di"krit ruang "endi Ha"il akhirnya adalah  $aik dengan hanya kekakuan ringan

6 )ahap III adalah artriti" lan&ut dengan ki"ta "u$peri(hondral dan hilangnya ruang "endi Ha"il akhirnya adalah hilangnya kemampuan pergerakan

: )ahap IC adalah artriti" yang le$ih lan&ut dengan keru"akan "endi dan tidak  ada kemampuan gerak pada "endi "etelah pera'atan

9 )ahap C adalah ankilo"i" "endi . A.1RA)1RIU#

+ Darah Rutin @ euko"it dapat meningkat leuko"i"to"i"5

0 Petanda In*lama"i @ nilai a&u ndap Darah D dan C-Reactive Protein ;RP dapat meningkat, mengindika"ikan adanya pro"e" in*lama"i5

6 Anali"a ;airan Sendi

;airan "ino%ial $ia"anya keruh dan tanpa $er(ampur darah, dengan  peningkatan &umlah leuko"it Hitung "el meningkat dari +3333 "ampai 03333 "el/ml, yaitu &umlah leuko"it polimononuklear le$ih $anyak  di$anding kan leuko"it mononuklear Dari anali"a (airan "endi "a&a "ulit mem$edakan antara artriti" tu$erkulo"i" dan artriti" "eptik +

: .akteriologi

Kon*irma"i .akteri )ahan A"am .)A dari (airan tu$uh atau &aringan adalah "alah "atu "tandar ema" untuk diagno"i" ). A"pira"i (airan dari "endi yang terkena untuk penyelidikan "tandar / rutin dan kultur ). dian&urkan untuk pa"ien yang $eri"iko, $ahkan untuk ka"u" dengan ha"il kultur $akteri "e$elumnya yang negati* Kultur (airan "ino%ial po"iti* pada "ekitar 03-:3= dari ke"eluruhan ka"u" + 1leh karena itu, "etiap u"aha haru"

dilakukan untuk mem$uktikan "e(ara $akteriologi", diagno"i" dalam "etiap ka"u" yang diduga tu$erkulo"i":Pe'arnaan iehl-Neel"en dapat digunakan

(6)

untuk melihat .akteri )ahan A"am .)A #etode kultur yang dapat digunakan yaitu media o'en"tein-<en"en, radiometrik medium (air  .a(te( +0., dan non-radiometrik "i"tem .a(te( #?I) 583 #etode $aru yang mampu mem$erikan ha"il yang le$ih (epat dan dapat digunakan &ika ter"edia, &uga dapat dilakukan kultur dan "en"iti%ita" terhadap 1$at Anti )u$erkulo"i" 1A) demi ketepatan pem$erian terapi+

9 Tuberculin Sin Test  )S)

Tuberculin Sin Test  atau )e" #antou> ter"edia "e(ara komer"ial dengan "edian +, 0, dan 9 Tuberculin !nit  )U PPD  puri"ied protein derivative Untuk menginterpreta"ikan te" ini, dilakukan in&ek"i intra-dermal  "ehingga mem$entuk $en&olan "ekitar 8 mm, kemudian di$a(a :7-40 &am "etelah "untikan Area in&ek"i dapat di tandai dengan pulpen atau dengan metode  palpatori untuk memerik"a indura"i yang ter$entuk Cak"in  #acillus

Calmette-$uerin  .;? memiliki pengaruh pada reak"i PPD tergantung  pada kondi"i $erikut, yaitu inter%al antara %ak"ina"i .;? dan te" mantoux dan u"ia "aat %ak"ina"i <ika pre%alen"i in*ek"i ). (ukup tinggi, nilai  predik"i po"iti* te" mantoux akan le$ih tinggi Ha"il dapat di $a(a "etelah

:7-40 &am "ampai kurang dari 4 hari "etelah in&ek"i intra-dermal  8 8  %nter"eron $amma Realease &ssay I?RA

Pemerik"aan Mycobacterium tuberculosis dengan "ampel darah kini telah ter"edia yaitu pemerik"aan kadar Inter*eron E  Inter*eron E yang diproduk"i oleh im*o"it ) "e$agai re"pon adanya antigen mycobacterium tuberculosis yang ma"uk di dalam tu$uh Pemerik"aan ini telah ter$ukti le$ih "pe"i*ik daripada te" mantoux namun tidak dapat mem$edakan antara  penyakit akti* dan in*ek"i ). laten 1leh karena itu, interpreta"i ha"il tetap tergantung pada keadaan klini" .iaya dan ke$utuhan "aran pra"arana untuk   pemerik"aan I?RA kemungkinan $e"ar "ehingga mem$ata"i penggunaan

"e(ara lua"8

4 P;R Polymera"e ;hain Rea(tion

U&i ampli*ika"i a"am nukleat menggunakan polymerase chain reaction P;R tidak $i"a mem$edakan $a"il hidup dari $a"il mati U&i ini akan

(7)

mem$erikan ha"il po"iti* $ahkan "etelah pengo$atan $erha"il+9 Dari

 penelitian, ha"il pemerik"aan P;R po"iti* di 59= "ampai +33= dari ka"u" kulur po"iti* dan 93= "ampai 83= pada ka"u" kultur yang negati*+

7 .iop"i "ino%ial

Salah "atu "tandar ema" untuk diagno"i" artriti" ). adalah $iop"i "ino%ial, dengan ha"il po"iti* yang ditemukan pada 73= ka"u" Ha"il $iop"i ini menun&ukkan granuloma ka"eo"a, lim*o"it, dan "el rak"a"a dengan ka"ea"i, yang "angat kha" untuk artriti" ).+

; RADI11?I

+ ?am$aran radiogra*i $ia"anya mun(ul 0 "ampai 9 $ulan "etelah on"et  penyakit )ria" kla"ik karakteri"tik radiologi" artriti" tu$erkulo"i" adalah  &u>ta o"teoporo"i" artikular, ero"i tulang peri*er dan penyempitan $ertahap dari ruang intraartikular .er$eda dengan Rheumatoid arthritis, ruang "endi relati* tetap tampak pada arthriti" ). dini Pada anak-anak, mungkin ditemukan pem$e"aran epi*i"e+

0 Computeri'ed tomography  ;) dan magnetic resonance imaging  #RI "angat mem$antu dalam mempredik"ikan kelan&utan penyakit  Magnetic  Resonance %maging #RI dapat mem$erikan gam$aran &aringan lunak 

dengan le$ih $aik, "ementara ;) le$ih $aik dalam melihat le"i tulang Pada Artriti" tu$erkulo"i" dengan menggunakan #RI dapat melihat gam$aran "ino%iti", e*u"i, ero"i "entral dan peri*er,  pannus  akti* dan kroni", a$"e", bone chips, dan hypointense sinovium #RI merupakan pemerik"aan  pilihan untuk mengungkapkan lua" dan tingkat keparahan keru"akan yang

ter&adi Magnetic Resonance %maging #RI &uga tidak "pe"i*ik tetapi dapat menge%alua"i le"i le$ih $aik daripada modalita" (-rays ?am$ar pen(itraan ini dalam keadaan klini" yang tepat dapat mem$antu untuk mendiagno"i" artriti" ). +

D PNA)AAKSANAAN

(8)

akut dan untuk &angka pan&angnya dalam ka"u"-ka"u" tu$erkulo"i" "endi tertentu dapat men(egah de*ormita" ek"tremita" yang terin*ek"i )erapi operati* $ia"anya ter$ata", men(akup $iop"i dan melakukan de$ridement ter$uka atau "e(ara arthro"kopi, in"i"i dan draina"e a$"e", "erta "ino%ektomi Dalam $e$erapa keadaan, opera"i tampaknya menguntungkan dan dapat diindika"ikan Situa"i ter"e$ut terma"uk kegagalan terapi ). dengan $ukti in*ek"i yang teru" $erlang"ung+

Pengo$atan utama artriti" ). adalah terapi anti ). yang "e"uai )erapi antimikro$a dini dapat mengaki$atkan re"olu"i dan mempertahankan *ung"i "endi dengan $aik Dalam artriti" ). tanpa keterli$atan paru, ri"iko penularan minimal dan dengan demikian merupakan an(aman yang ke(il $agi ke"ehatan ma"yarakat Prin"ip-prin"ip da"ar yang menda"ari pengo$atan ). paru &uga  $erlaku untuk $entuk penyakit ek"trapulmonal #e"kipun terdapat le$ih

"edikit penelitian pengo$atan untuk tu$erkulo"i" e>tra paru, di$andingkan dengan penyakit paru, "emakin $anyak $ukti, terma"uk $e$erapa u&i (o$a terkontrol "e(ara a(ak, yang menun&ukkan re&imen 8 "ampai 5 $ulan 0 $ulan i"onia2id INH dan ri*ampi(in RIF, pira2inamid PA, dan etam$utol #. diikuti dengan pem$erian :-4 $ulan INH dan RIF dian&urkan "e$agai terapi a'al , ke(uali untuk organi"me yang diketahui atau diduga kuat re"i"ten terhadap o$at lini pertama ini <ika PA tidak dapat di$erikan di tahap a'al, *a"e lan&utan haru" ditingkatkan men&adi 4 $ulan, "e$agai yang dilakukan pada ). paru .e$erapa penelitian telah meneliti pengo$atan ).; tulang dan "endi "erta telah menun&ukkan $ah'a re&imen 8 "ampai 5 $ulan yang mengandung RIF "ama e*ekti*nya dengan re&imen +7 $ulan yang tidak  mengandung RIF8

 AP1RAN KASUS A. Identifiksi

(9)

 Nama @ )n A )gl lahir/ Umur @ :4 )ahun <eni" Kelamin @ aki-laki

 Nomor R# @ 63:666

!. An"nesis

Pria :4 tahun ma"uk rumah "akit dengan keluhan nyeri tungkai kiri "e&ak 6 $ulan yang lalu, mem$erat "e&ak 0 hari terakhir Nyeri dira"akan hilang tim$ul di"ertai $engkak pada lutut, terutama "aat digerakkan Nyeri ini  $era'al "e&ak pa"ien mengalami &atuh dengan po"i"i $ertumpu pada lutut kirinya Pa"ien &uga mengaku kedua pergelangan kakinya mengalami $engkak  "e&ak 0 $ulan yang lalu

Demam tidak ada, ri'ayat demam "e$elumnya tidak ada .atuk tidak  ada "aat ini, ri'ayat $atuk lama tidak ada Se"ak napa" tidak ada, ri'ayat "e"ak napa" "e$elumnya tidak ada Ri'ayat keringat malam tidak ada #ual muntah tidak ada, nyeri ulu hati tidak ada Ri'ayat penurunan $erat $adan ada "e&ak : tahun yang lalu, namun tidak diketahui "e$erapa $anyak &umlahnya

Ri'ayat Dia$ete" #elitu" tipe 0 ada, diderita "e&ak 8 tahun yang lalu,  $ero$at tidak teratur Ri'ayat hiperten"i ada, "e&ak + tahun yang lalu, $ero$at

tidak teratur Ri'ayat mengkon"um"i o$at paru-paru tidak ada )idak ada ri'ayat penyakit yang "ama dalam keluarga

.AK @ ke"an lan(ar, 'arna kuning &ernih .A. @ $ia"a, 'arna kuning

#. Pe"eriksn fisis

Pemerik"aan *i"ik didapatkan, pa"ien tampak "akit "edang, $i%i kurn$, "adar !ert bdn &' k$( tin$$i bdn )*+ ,"( indeks "ss tubu- )(' k$/"0. )ekanan darah +83/+33mmHgB *rekuen"i nadi 73 kali/

menit, reguler kuat angkatB *rekuen"i napa" 03 kali/menitB "uhu a>illa 68,9; Pada pemerik"aan kepala didapatkan kon&ungti%a pu(at, "klera tidak ikterik Pada leher, dada tidak ditemukan kelainan Pemerik"aan a$domen didapatkan

(10)

 permukaan datar, ikut gerak napa", timpani, hepar dan lien tidak tera$a,  peri"taltik u"u" ke"an normal Pe"eriksn ekstre"its su1erior tidk  dite"ukn kelinn. Pe"eriksn ekstre"its inferior2 ede" dorsu" 1edis bilterl. Pe"eriksn ekstre"its inferior sinistr( 1d $enu did1tkn n3eri tekn( ters -n$t( d efusi dn range of movement  45OM6 terbts. Pd fe"ur( did1tkn ede"( -i1ere"is dn n3eri tekn.

D. Follo7 u1 Hri

Per7tn /Tn$$l

Follo7 u1/-sil 1e"eriksn 1enun8n$

Penn$nn/ 9onsul

30/30/03+8 S@ nyeri paha kiri "ampai lutut kiri "e&ak 6 $ulan yang lalu G, mem$erat "e&ak 0 hari terakhir Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak $ero$at teratur 

1@ .erat $adan @ :9 kg )inggi $adan @ +83 (m

Indek" #a""a )u$uh @ +4,94 )D@ +83/++3 mmHg N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ e*u"i G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +3-+3-+3 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"(

- Ren(ana a"pira"i (airan "endi

Planning @

- US? Doppler eketremita"  po"terior "ini"tra

- Pemerik"aan la$oratorium Darah rutin, D, ureum, kreatinin, S?1), S?P), A"am Urat, ?DS, elektrolit, Urine Rutin

- K?

- Foto *emur "ini"tra dan genu "ini"tra

(11)

- edema dor"um pedi" $ilateral A@ - Artriti" genu "ini"tra

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik

normokrom

30/30/03+8 S @ Nyeri pada lutut kiri

1 @ ?enu "ini"tra@ e*u"i G, hiperemi" G, tera$a hangat G A @ Artriti" Septik ?enu Sini"tra

P@ Dilakukan pung"i e*u"i (airan genu "ini"tra, keluar  (airan 'arna putih kental "eperti "u"u pu"

Colume  :3((

Dilakukan pemerik"aan@ - Anali"a (airan "endi

- .)A - Kultur "en"iti%ita" anti$iotik  R/  -(e*ta2idime +gr/7&am/i%  -(ipro*lo>a(in 3,9gr/+0&am/i%  -metronida2ole 3,9gr/7&am/i%

.oleh pindah pera'atan $ia"a

36/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri G Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak   $ero$at teratur  1@ )D@ +83/+33 mmHg N @77 >/mnt S@ 689o; P@ +7 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular  - ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +3-+3-+3 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - (e*ta2idime +gr/7&am/i% - (ipro*lo>a(in 3,9gr/+0&am/i%

(12)

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @ e*u"i G, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G

 - edema dor"um pedi" $ilateral A @ - Artriti" "eptik genu "ini"tra

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik normokrom - metronida2ole 3,9gr/7&am/i% Planning @ - tran"*u"i PR; +$ag - pemerik"aan la$oratorium darah rutin, apu"an darah tepi, ?DP, ?D0PP,

H$A+;, al$umin, pro*il lipid

3:/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri G Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak   $ero$at teratur  1@ )D@ +83/+33 mmHg N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @ e*u"i G, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G

 - edema dor"um pedi" $ilateral A @ - Artriti" "eptik genu "ini"tra

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +3-+3-+3 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - (e*ta2idime +gr/7&am/i% - (ipro*lo>a(in 3,9gr/+0&am/i% - metronida2ole 3,9gr/7&am/i%

Dilakukan pung"i e*u"i (airan genu "ini"tra, keluar  (airan 'arna putih kental "eperti "u"u pu"

Colume  53 ((

(13)

- Anemia normo"itik normokrom

Ha"il pemerik"aan la$oratorium al$umin@ 03 gr/dl

- Pemerik"aan la$oratorium darah rutin

39/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri G Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak   $ero$at teratur 1@ )D@ +93/+33 mmHg N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @ e*u"i G, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G

 - edema dor"um pedi" $ilateral A @ - Artriti" "eptik genu "ini"tra

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik

normokrom

- Hipoal$uminemia

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +0-+0-+0 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - ;e*ta2idime +gr/7&am/i% - ;ipro*lo>a(in 3,9gr/+0&am/i% - #etronida2ole 3,9gr/7&am/i% - al$umin09=+$otol/0:&am/i%

38/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri G Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak   $ero$at teratur 

1@ )D@ +93/+33 mmHg N @73 >/mnt

S@ 689o;

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a

- Para(etamol

(14)

P@ 03 >/mnt

Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler 

.) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @ e*u"i G, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G - edema dor"um pedi"

 $ilateral

A @ - Artriti" "eptik genu "ini"tra - Hiperten"i ?rade II

- D# )ipe II non o$e"e

- Anemia normo"itik   normokrom - Hipoal$uminemia - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +0-+0-+0 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - ;e*ta2idime +gr/7&am/i% - ;ipro*lo>a(in 3,9gr/+0&am/i% - #etronida2ole 3,9gr/7&am/i% - al$umin09=+$otol/0:&am/i% Planning @ - pemerik"aan la$oratorium al$umin, ?DP,?D0PP

+3/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri G Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak   $ero$at teratur  1@ )D@ +:3/533 mmHg N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +0-+0-+0 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - ;e*ta2idime +gr/7&am/i%  "top - ;ipro*lo>a(in 3,9gr/+0&am/i%  "top - #etronida2ole 3,9gr/7&am/i%  "top - al$umin09=+$otol/0:&am/i%

(15)

e*u"i G, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G - edema dor"um pedi"

 $ilateral

A @ - Artriti" )u$erkulo"i" ?enu "ini"tra ). e>tra paru

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik

normokrom

- Hipoal$uminemia

Ha"il pe'arnaan .)A (airan "endi @ .)A G+

- o$at anti tu$erkulo"i" 1A) : FD; 6 ta$/hari

Dilakukan pung"i e*u"i (airan genu "ini"tra, keluar  (airan 'arna putih kental "eperti "u"u pu"

Colume  093((

Planning @

- ;ek "putum .)A 6> - Foto thora> PA

- Pemerik"aan la$oratorium Ureum, Kreatinin, S?1), S?P), Al$umin, ?DP, ?D0PP, elektrolit

++/30/03+8 S @ Nyeri pada lutut kiri

1 @ ?enu "ini"tra@ e*u"i G, hiperemi" G, tera$a hangat G A @ Artriti" )u$erkulo"i" ?enu "ini"tra ). e>tra paru

P@ Dilakukan pung"i e*u"i (airan genu "ini"tra, keluar  (airan 'arna putih kental "eperti "u"u pu"

Colume  40(( +0/30/03+8 S @ Nyeri pada lutut kiri

1 @ ?enu "ini"tra@ e*u"i G, hiperemi" G, tera$a hangat G A @ Artriti" )u$erkulo"i" ?enu

"ini"tra ). ek"tra paru

P@ Dilakukan pung"i e*u"i (airan genu "ini"tra, keluar  (airan 'arna putih kental "eperti "u"u pu"

Colume  +93((

+9/30/03+8 S @ Nyeri pada lutut kiri

1 @ ?enu "ini"tra@ e*u"i G, hiperemi" G, tera$a hangat G A @ Artriti" )u$erkulo"i" ?enu "ini"tra ). ek"tra paru

P@ Dilakukan pung"i e*u"i (airan genu "ini"tra, keluar  (airan 'arna putih kental "eperti "u"u pu"

Colume  00:(( +8/30/+8 S@@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri

G Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak   $ero$at teratur 

1@ )D@ +03/53 mmHg

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a

(16)

N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @ e*u"i G, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G - edema dor"um pedi"

 $ilateral

A @ - Artriti" )u$erkulo"i" ?enu "ini"tra ). e>tra paru

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik normokrom - Hipoal$uminemia - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +0-+0-+0 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - al$umin09=+$otol/0:&am/i% - 1$at Anti )u$erkulo"i" 1A)

: FD; 6 ta$/hari Planning @

- Pemerik"aan la$oratorium al$umin

+7/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri G Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak   $ero$at teratur  1@ )D@ +03/53 mmHg N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal,

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +:-+:-+: IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - al$umin09=+$otol/0:&am/i% - o$at anti tu$erkulo"i" 1A)

(17)

>tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @ e*u"i G, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G - edema dor"um pedi"

 $ilateral

A @ - Artriti" )u$erkulo"i" ?enu "ini"tra ). ek"tra paru

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik

normokrom

- Hipoal$uminemia

Dilakukan pung"i e*u"i (airan genu "ini"tra, keluar  (airan 'arna putih kental "eperti "u"u pu"

Colume  +9((

Planning @

- ren(ana tran"*u"i PR; + $ag - pemerik"aan la$oratorium

al$umin

+5/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri ma"ih ada namun "udah  $erkurang Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak $ero$at teratur 

1@ )D@ +03/53 mmHg N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema G, hiperemi" G, nyeri tekan G B genu "ini"tra @ e*u"i -, hiperemi" G, nyeri G, tera$a hangat G - edema dor"um pedi"

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +0-+0-+0 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - al$umin09=+$otol/0:&am/i% - 1$at Anti )u$erkulo"i" 1A)

: FD; 6 ta$/hari

Planning @

- pemerik"aan la$oratorium darah rutin, S?1), S?P), A"am Urat, Al$umin, ?DP, ?D0PP, pro*il lipid

(18)

 $ilateral

A @ - Artriti" )u$erkulo"i" ?enu "ini"tra ). ek"tra paru

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik

normokrom

- Hipoal$uminemia

00/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri minimal Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak $ero$at teratur 

1@ )D@ +03/53 mmHg N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra@ edema -, hiperemi" -, nyeri tekan - B genu "ini"tra@ e*u"i -, hiperemi" -, nyeri G minimal, tera$a hangat -

- edema dor"um pedi"  $ilateral

A @ - Artriti" )u$erkulo"i" ?enu "ini"tra ). ek"tra paru

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid +8-+8-+0 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - al$umin09=+$otol/0:&am/i% - 1$at Anti )u$erkulo"i" 1A)

: FD; 6 ta$/hari

Planning @

(19)

normokrom

- Hipoal$uminemia

06/30/03+8 S@ Nyeri paha kiri "ampai lutut kiri tidak ada Ri'ayat dia$ete" melitu" tipe 0 dan hiperten"i tidak $ero$at teratur 

1@ )D@ +03/53 mmHg N @73 >/mnt S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"@

- regio *emur "ini"tra @ edema -, hiperemi" -, nyeri tekan - B genu "ini"trater$e$at @ e*u"i -, hiperemi" -, nyeri , tera$a hangat -

- edema dor"um pedi"  $ilateral

A @ - Artriti" )u$erkulo"i" ?enu "ini"tra ). ek"tra paru

- Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e

- Anemia normo"itik   normokrom

- Hipoal$uminemia

- ICFD Na;l 3,5= 03 tpm - Diet rendah garam

- Diet D# +433 kkal/hari dalam $entuk makanan  $ia"a - Para(etamol +333mg/7&am/oral - Amlodipin +3mg/0:&am/oral - No%orapid 03-03-03 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - al$umin09=+$otol/0:&am/i% - 1$at Anti )u$erkulo"i" 1A)

: FD; 6 ta$/hari

Planning @

- pemerik"aan darah rutin, ureum, kreatinin, pro*il lipid, al$umin, elektrolit

09/30/03+8 S @ Nyeri dan $engkak pada tungkai kaki kiri tidak ada

1 @ )D@ +03/53 mmHg N @73 >/mnt

- Diet rendah garam - Para(etamol

+333mg/7&am/oral

(20)

S@ 689o; P@ 03 >/mnt Anemi" G, ikteru" - .P @ Ce"ikuler  .) @ Rh , !h -/-S+/S0 murni regular 

Peri"taltik u"u" ke"an normal, >tremita"

- po"terior "ini"tra @ edema-, hiperemi" -, nyeri tekan - - edema dor"um pedi" $ilateral A @ - Artriti" )u$erkulo"i" ?enu

"ini"tra ). ek"tra paru - Hiperten"i ?rade II - D# )ipe II non o$e"e - Anemia normo"itik normokrom - Hipoal$uminemia - No%orapid 03-03-03 IU/"( - e%emir 3-3-+3 IU/"( - Pu&imin 0kap"ul/7&am/oral - o$at anti tu$erkulo"i" 1A)

: FD; 6ta$/hari

Planning@

.oleh lan&ut ra'at &alan

E. Lbortoriu"

Dr-5utin

(21)

:!# 4)+;/<L6 0= 0;.* 0).* )&.& )0. )).= )).) )).; :33 - +33 5!# 4)+*/<L6 60 6+9 687 66: 639 6+9 637 689 :33  833 HG! 4$/dL6 =.* =.) >.= >.' .' =.+ =. >. +03 - +83 H#T 4?6 08 09 6+ 07 0: 09 08 6+ 643  :73 M#V 4fL6 70 45 76 79 76 45 79 7: 733  543 M#H 41$6 04 08 04 07 04 04 07 04 089  669 M#H# 4$/dl6 66 66 60 66 60 60 66 60 6+9  693 PLT 4)+;/<L6

* '; &== ' &>0 &= 684 6:5 +93  :93 5D:@#V 4?6 +68 +:4 +60 +:+ +07 +:7 +:: +:4 +33  +93 PD: 4?6 74 79 ++6 57 4: 70 47 44 +33  +73 MPV 4<";6 78 74 4 8: 7+ 48 83 7+ 893  ++3 P#T 4?6 33 3:4 36: 364 3: 3: 300 307 3+9  393 Neutrofil 4?6 53: 756 5+5 744 773 746 485 47: 903  493 Li"fosit 4?6 67 60 : 7+ 4: 79 +94 ++0 033 - :33 Monosit 4?6 9: 88 66 66 64 :0 60 97 033  733 Eosinofil 4?6 33 3+ 34 37 38 36 67 :6 +33  633 !sofil 4?6 3: 37 3+ 3+ 36 3+ 336 36 333  3+3 LED I 75 68 aki-laki @J+3 Perempuan@ J03 LED II ++9 97 aki-laki @J+3 Perempuan@ J03 9i"i Dr-30/30 36/3 0 38/30 ++/30 +8/30 +5/30 06/30 Nili 5u8ukn ?DS mg/dl &;* +:3

(22)

H$A+; = )+ :-8 Ureum mg/dl 69 +0 04 +3  93 Kreatinin mg/dl 38+ 386 38: J++ S?1)U/ 4 +7 5 J67 S?P) U/ 8 +8 +3 J:+ A"am Urat mg/dl :: 93 P0:-94  6:-43 Al$umin g/dl 0.+ 0.) ).> 0.) 0.; 0.' 69-93 Kole"terol total mg/dl +97 +70 033 Kole"terol HD mg/dl 63 :7 99BP 89 Kole"terol D mg/dl 74 59 J+63 )rigli"erida mg/dl 039 037 033 Elektrolit  Natrium mmol/l )0> );+ +6: +68 -+:9 Kalium mmol/l : 6: :+ 69 9+ Klorida mmol/l >* >0 +33 54  +++ 9i"i Dr-36/30 38/3 0 +3/30 +:/3 0 +5/30 06/30 Nili 5u8ukn ?DP mg/dl

0*; 0') 0&) 0;& 0+ )>& J +33 ?D0PP

mg/dl

;>) ;&; ;+0 0>& ;=; 0&; 73-+::

Urin rutin +0/+0/0+)* Nili 5u8ukn

!arna Kuning Kuning #uda

(23)

.& +363 +339  +369

Protein mg/dl /)++  Negati* 

?luko"a mg/dl /'++  Negati* 

Uro$ilinogen mg/dl Negati* Negati*  

Keton mg/dl Negati* Negati*  

 Nitrit mg/dl /)'  Negati* 

.lood R.;/ul Negati* Negati*  

eko"it !.;/ul G-/+ Negati*  

Cit; mg/dl Negati* Negati*  

Sedimen leko"it lp$ 0 J 9

Sedimen ritro"it lp$ : J 9

Sedimen )orak lpk

-Sedimen Kri"tal lpk -Sedimen pitel Sel lpk 6 Sedimen ain-lain ul

-Anlisis #irn Sendi 4+0/+0/0+)*6

Pe"eriksn Hsil Nili 5u8ukn

Volu"e ++ +-+3

Hitun$ Benis Sel P#N 43=B #N63= 83-43= mononukleu"

Totl Protein 0(& 8,7-7,4

LDH )')+; +33-+53

Tes Glukos &0= J+3

Hitun$ Sel C)+.+++ <umlah euko"it J033

Test Musin Belek  Normal

Vis,osits 0 ,"

-!ekun !ekun

-PH 8

-:rn Puti- 9eru- <ernih/)idak .er'arna

!B +,309 J+3+7 )ran"udat

+3+7 k"udat

9ultur dn Sensitiits 4+0/+0/0+)*6 !ikn Aerob 2 Staphylococcus aureus Gr" 2 #o,,us Gr" Positif  

(24)

 No Nama Anti$iotik #I; Interpreta"i

A . A .

+ ;e*o>itin "(reen Neg - Neg

-0 .en2ylpeni(ilin L39 - R -6 1>a(illin JL309 - S -: ?entami(in J39 - S -9 ;ipro*olo>a(in J39 - S -8 e%o*lo>a(in JL3+0 - S -4 #o>i*lo>a(in JL309 - S -7 rytromi(in JL309 - S -5 ;lindamy(in JL309 - S -+3 Muinupri"tin/Dal*opri"tin JL309 - S -++ ine2olid + - S -+0 Can(omy(in JL39 - S -+6 )etra(y(line L+8 - R -+: Nitro*urantoin JL+8 - S -+9 Ri*ampi(in JL39 - S -+8 )rimetroprim/Sul*ametho>a2ole JL+3 - S -+4 )ige(y(line JL3+0 - S -Pe"eriksn Mikrobiolo$i

4Per"intn 2 +0/+0/0+)* Hsil 9elur 2 )+/+0/0+)*6

Pe"eriksn Hsil Nili 5u8ukn

<eni" Spe"imen ;airan Sendi -Pe'arnaan .)A Po"iti* +G Negati*  

Pe"eriksn Mikrobiolo$i 4)+/+0/0+)*6

Pe"eriksn Hsil Nili 5u8ukn

<eni" Spe"imen Sputum

-Pe'arnaan .)A Negati* Negati*  

9ultur dn Sensitiits OAT 4)+/+0/0+)*6

4Per"intn 2 +0/+0/0+)* Hsil 9elur 2 )+/+0/0+)*6 9ultur  Sensitiits

OAT

(25)

9ultur Positif Ne$tif  

S 4Stre1to"i,3n6 Sensitif Sensitif  

I 4INH6 Sensitif Sensitif  

5 45if"1i,3n6 Sensitif Sensitif  

E 4Et-"butol6 Sensitif Sensitif  

F. Pe"eriksn 5diolo$i

+ Foto Femur Sini"tra Ap/ateral 30/30/03+8 Ke"an @ 1"teo(hondroma o" Femur Sini"tra

0 Foto ?enu / Knee <oint Sini"tra AP/ateral 30/30/03+8 Ke"an @ 1"teoarthriti" genu de>tra grade III

6 Foto )horak" PA ++/30/03+8

Ke"an @ )idak terdapat kelainan radiologi G. Di$nosis

.erda"arkan anamne"i", pemerik"aan *i"i" dan pemerik"aan penun&ang yang didapatkan, maka pa"ien didiagno"i" dengan Artriti" )u$erkulo"i" ?enu Sini"tra

H. Pe"b-sn

Dilaporkan "uatu ka"u" "eorang pria :4 tahun dengan diagno"i" Artiriti" ). Pa"ien ma"uk rumah "akit dengan keluhan nyeri dan adanya e*u"i  pada genu "ini"tra, "erta edema pada regio *emur "ini"tra Dari anamne"a dan  pemerik"aan *i"i", "erta ha"il anali"i" (airan "endi pa"ien ini ditemukan DH yang "angat meningkat, hitung "el yang meningkat, te" mu"in yang &elek, ada nya $ekuan dan %i"ko"ita" 0(m "ehingga pa"ien ini a'alnya didiagno"i" dengan artriti" "eptik genu "ini"tra Namun, 7 hari kemudian ha"il kultur dan "en"iti%ita" "erta pe'arnaan .)A dari (airan "endi pa"ien menun&ukkan $ah'a dari kultur dan "en"iti%ita" (airan "endi ha"ilnya ditemukan adanya Staphylo(o((u" aureu" (o((u" gram po"iti* yang ma"ih "en"iti* terhadap  $anyak anti$iotik yang diu&ikan dan ha"il pemerik"aan .)A pada (airan "endi

(26)

dari e*u"i yang di a"pira"i pada genu "ini"tra yaitu po"iti* + Sehingga diagno"i" $eru$ah men&adi Artriti" )u$erkulo"i"

Diagno"i" Artriti" )u$erkulo"i" dapat ditegakkan dari ge&ala klini" yaitu $er"i*at monoartikular dan le$ih "ering meli$atkan "endi lutut, pinggul, dan pergelangan ?e&ala umum yang tim$ul adalah nyeri lokal dan  pem$engkakan yang diikuti dengan keter$ata"an gerak dari daerah yang terkena #ungkin ter&adi kelemahan otot regional dan de*ormita" yang mungkin ter&adi Namun penegakan diagno"i" pa"ti haru" melalui u&i mikro$iologi atau hi"tologi dari "ampel yang dii"ola"i dari "endi Kon*irma"i .akteri )ahan A"am .)A dari (airan tu$uh atau &aringan adalah "alah "atu "tandar ema" untuk diagno"i"+

Pa"ien ini didiagno"i" Artriti" )u$erkulo"i" $erda"arkan ge&ala klinik  yaitu mengenai monoartikular, pem$engkakan "endi penopang tu$uh genu "ini"tra, di"ertai e*u"i yang $erkem$ang "e&ak 6 $ulan yang lalu dan makin  $ertam$ah "eiring 'aktu dan adanya ri'ayat trauma pada tungkai kiri

"e$elumnya Ha"il pemerik"aan .)A pada (airan "endi dari e*u"i yang di a"pira"i pada genu "ini"tra yaitu po"iti* +

Artriti" )u$erkulo"i" merupakan $agian dari ). ek"tra paru yang  &arang dan ter&adi terutama aki$at penye$aran hematogen dari *oku" utama

Pada pa"ien ini, dari keluhan pa"ien, ge&ala klinik "erta ha"il pemerik"aan  penun&ang $erupa pemerik"aan .)A "putum dan pemerik"aan radiologi  $erupa *oto thorak" PA, mem$erikan ha"il negati* untuk ). paru #enurut Krama S., kurang dari 93= dari indi%idu dengan artriti" ). memiliki ).  paru akti* pada "aat diagno"i" 7  Dari anamne"a didapatkan in*orma"i $ah'a

 pa"ien tidak pernah ada keluhan yang mengarah pada diagno"a ). paru atau terdiagno"a dengan ). paru, "ehingga pada a'al pa"ien ma"uk rumah "akit diagno"i" artriti" ). $elum diperhitungkan Pa"ien artriti" ). umumnya memiliki ge&ala lokal dan ge&ala da"ar yang ringan, yang "ering kali menye$a$kan keterlam$atan "igni*ikan dalam penegakan diagno"i" Diagno"i"

(27)

artriti" ). &uga "ering tertunda karena pre"enta"i klini" yang $er%aria"i dan  &arang ditemukan ge&ala da"ar tu$erkulo"i" Keterlam$atan diagno"i" dan  pengo$atan dapat mengaki$atkan ter&adinya keru"akan "endi, terutama pada  pa"ien dengan artriti" "eptik aki$at in*ek"i yang di"e$a$kan oleh

mycobacterium tuberculosis0

Se$anyak +9-03= dari ka"u" ). ek"traparu, ter&adi pada pa"ien dengan "tatu" immunocompromissed mi"alnya pada pa"ien penyakit kronik,  pa"ien yang mendapat terapi immuno"upre"i atau pada pa"ien HIC5 Pa"ien di

ka"u" ini menderita Dia$ete" #elitu" tipe 0 yang diketahui "e&ak 8 tahun yang lalu dan tidak $ero$at teratur Kemungkinan $e"ar pa"ien ini pernah terin*ek"i kuman ). di ma"a lalu dan "tatu" nya men&adi )atent Tuberculosis %n"ection ).I yaitu keadaan "e"eorang terin*ek"i mycobacterium tuberculosis namun tidak didapatkan $ukti klini" maupun mikro$iologi" "edang terin*ek"i ). Sepuluh per"en pa"ien ).I dengan "i"tem imunita" yang normal akan  $erkem$ang men&adi in*ek"i tu$erkulo"i" yang akti*, &umlah ini akan meningkat pada pa"ien ).I dengan "i"tem imunita" yang menurun +3  Pada

 pa"ien ini "i"tem imunita" tu$uh nya terganggu aki$at penyakit kroni" yaitu D# tipe 0

Dia$ete" mellitu" merupakan "uatu penyakit yang dapat menye$a$kan  penurunan "i"tem imunita" "elular )erdapat penurunan &umlah "el lim*o"it ) dan netro*il pada pa"ien D# yang di"ertai dengan penurunan &umlah ) helper  + )h+ dan penurunan produk"i mediator in*lama"i "eperti )NF , I-+O "erta I-8 im*o"it )h+ mempunyai peranan penting untuk mengontrol dan mengham$at pertum$uhan $a"il #t$, "ehingga terdapatnya penurunan pada  &umlah maupun *ung"i lim*o"it ) "e(ara primer akan $ertanggung&a'a$ terhadap tim$ulnya kerentanan pa"ien D# untuk terkena ). Fung"i makro*ag &uga mengalami gangguan yang ditandai dengan ketidakmampuan untuk mengha"ilkan reactive oxygen species, *ung"i kemotak"i" dan *ago"itik  yang menurun++

(28)

In*ek"i oleh $a"il tu$erkel akan menye$a$kan gangguan yang le$ih lan&ut pada "itokin, makro*ag-mono"it dan popula"i "el ) ;D:/;D7 Ke"eim$angan antara "el lim*o"it ) ;D: dan ;D7 memainkan peranan  penting dalam mengatur pertahanan tu$uh mela'an miko$akteri dan menentukan ke(epatan regre"i pada ). akti* +0 Dera&at hiperglikemi &uga

 $erperan dalam menentukan *ung"i mikro$i"ida pada makro*ag Pa&anan kadar  gula darah "e$e"ar 033 mg= "e(ara "igni*ikan dapat menekan *ung"i  penghan(uran ok"idati* dari makro*ag Penderita D# yang kurang terkontrol dengan kadar hemoglo$in terglika"i H$A+( tinggi menye$a$kan ). men&adi le$ih parah dan $erhu$ungan dengan mortalita" yang le$ih tinggi+6

Pemerik"aan kultur dari (airan "endi pa"ien ini didapatkan $akteri Staphylococcus aureus. .akteri ini merupakan $akteri yang pa"ling $anyak  ditemukan pada ka"u" artriti" "eptik Staphylococcus aureus merupakan *lora normal pada kulit, kemungkinan $e"ar "aat pa"ien &atuh ter&adi perlukaan yang men&adi &alan ma"uk dari $akteri ini <adi, pada genu "ini"tra pa"ien mengalami in*ek"i S.aureus dan M.tuberculosis 4

Pemerik"aan la$oratorium yang menon&ol pada pa"ien ini yaitu pada a'al ma"uk rumah "akit didapatkan peningkatan "igni*ikan dari &umlah leuko"it dan  peningkatan D namun "elama di pera'atan &umlah leuko"it dan D mulai menurun Hal ini dapat di"e$a$kan adanya pro"e" in*lama"i karena in*ek"i yang dialami pa"ien "ehingga ter&adi peningkatan &umlah leuko"it yang di"ertai peningkatan D Setelah pem$erian tindakan terapi dilakukan kem$ali pemerik"aan darah, &umlah leuko"it dan D yang menurun menun&ukkan $ah'a pem$erian terapi tepat pada "a"a"annya yang menun&ukkan adanya per$aikan kondi"i pa"ien+:

Pa"ien &uga mengalami kondi"i hipoal$uminemia yaitu kurangnya al$umin dalam darah pa"ien Keadaan hipoal$uminemia "e(ara gari" $e"ar  dapat di"e$a$kan oleh 6 hal yaitu penurunan "inte"i" protein ter&adi pada gangguan *ung"i hati, ke$o(oran al$umin ke ruang ek"tra"eluler ter&adi pada

(29)

keadaan in*lama"i dan intake protein yang kurang Pada pa"ien ini hipoal$uminemia dapat ter&adi aki$at adanya pro"e" in*lama"i dari penyakit in*ek"i dan keadaan hiperglikemik yang dialaminya "ehingga meningkatkan ke$o(oran pla"ma ke ruang ek"tra"eluler, &uga dari "tatu" gi2i pa"ien yang gi2i kurang dapat &uga mengindika"ikan $ah'a pa"ien kurang mengkon"um"i  protein+9

Anemia pada pa"ien ini ter&adi aki$at adanya penyakit kroni" yang dialami pa"ien yaitu ). ek"tra paru dan Dia$ete" #elitu" )ipe 0 Anemia  penyakit kronik dapat ter&adi aki$at@+8,+4

+ De"truk"i eritro"it yang di"e$a$kan oleh akti%a"i *aktor pe&amu "eperti makro*ag yang mem*ago"it eritro"it "e(ara prematur

0 Re"i"ten"i dan inadekua"i eritropoetin

Referensi

Dokumen terkait

Manfaat dari perancangan ini untuk memberikan informasi dan mengajak masyarakat kota semarang khususnya bagi wanita, maupun seorang ibu untuk mengetahui bagaimana cara

Sektor perhotelan di Surakarta masih sangat potensial untuk dikembangkan dan dapat menjadi salah satu sector bisnis yang menguntungkan, Hotel yang direncanakanbertempat di

Kondisi SM Rimbang Baling sangat memprihatinkan saat ini, dan sangat disayangkan jika pada akhirnya, pemasalahan yang terjadi di kawasan konservasi menyebabkan

Pada saat Peraturan Daerah ini mulai berlaku, Peraturan Daerah Kabupaten Nomor 7 Tahun 2001 tentang Retribusi dan Sewa Pemakaian Kekayaan Daerah (Lembaran Daerah

analyze and identify entrepreneur behaviour on business performance especially to Small Medium Enterprise (SMEs) banana processing in South Garut.. The study was

1.4.2.3 Mengidentifikasi spiritualitas anak dalam hubungan anak orang lain. 1.4.2.4 Mengidentifikasi spiritualitas anak dalam hubungan

”Penggunaan Limbah Pertanian Sebagai Biofumigan untuk mengendalikan Nematoda Puru Akar (Meloidogynespp.) pada Tanaman Kentang ”. Dibimbing oleh Lisnawita dan