L A P O R A N H A R I A N
RISET
Penutupan Prb %Prb %Ytd P/E
Americas INDU Index 15,738.79 -189.77 -1.19 (5.05) 14.78 SPX Index 1,774.20 -18.3 -1.02 (4.01) 16.49 CCMP Index 4,051.43 -46.528 -1.14 (3.00) 30.04 IBOV Index 47,556.78 -284.15 -0.59 (7.67) 21.99 EMEA UKX Index 6,544.28 -28.05 -0.43 (3.03) 16.13 CAC Index 4,156.98 -28.31 -0.68 (3.23) 23.31 RTSSTD Index 9,923.85 47.06 0.48 (2.49) 5.10 IBEX Index 9,896.20 17.1 0.17 (0.21) 67.28 FTSEMIB Index 19,337.42 -110.9 -0.57 1.95 185.13 AEX Index 389.33 -2.9 -0.74 (3.10) 21.83 SMI Index 8,135.81 -50.81 -0.62 (0.82) 18.93 Asia / Pacific NKY Index 14,906.85 -477.06 -3.10 (8.50) 21.69 HSI Index 22,141.61 180.97 0.82 (5.00) 10.04 SHCOMP Index 2,049.91 11.401 0.56 (3.12) 10.31 TWSE Index 8,462.57 -135.74 -1.58 (1.73) 24.03 KOSPI Index 1,941.15 24.22 1.26 (3.49) 18.85 JCI Index 4,417.35 75.698 1.74 3.35 20.19 SET Index 1,271.42 -0.37 -0.03 (2.10) 13.92 PCOMP Index 6,069.84 47.03 0.78 3.06 17.73 SENSEX Index 20,647.30 -36.21 -0.18 (2.47) 16.95 FSSTI Index 3,019.31 -28.62 -0.94 (4.68) 12.86 Sebelumnya %Prb 4,307.04 0.016 2,579.39 0.19 4,074.44 0.18 1,579.61 -0.01 (683,309.13) -1.36 Terakhir Sebelumnya %Prb 14,140.00 -1.10 #DIV/0! #DIV/0! 97.41 -0.05 22.55 -36.67 80.70 -0.37 1,267.24 -0.21 848.75 -98.32 2,529.00 0.59 (*) WTI Cushing (**) McCloskey Newscatle Terakhir % Konversi Bloomberg Terakhir Emas/Gold (USD/OZ) 1,264.59 CPO PALMROTT(USD/ton) 14.28 CPO MALAYSIA(RM/ton) 2,544.00 Minyak/Oil (US$/BBL) (*) 97.36 Gas (US$/MMBTU) 14.28 Batu Bara/Coal (US$/Ton) (**) 80.40 Timah/Tins (US$/Ton) -Nilai Transaksi (IDR Juta) 4,816.85 Nilai/ saham (IDR) 1,567.04 Net Asing (IDR Juta) 245,248.38
Komoditas
Nikel/Nickel (US$/Ton) 13,985.00 Tembaga/Copper (US$/Ton) 7,140.00 Volume Transaksi (Juta Saham) 3,073.84
Deskripsi Terakhir
Kapitalisasi Pasar (IDR Triliun) 4,376.27
PERKIRAAN PASAR HARI INI
Bursa saham Indonesia hari ini diprediksi akan bergerak melemah
No Stock Top Value (IDR) 1 BBRI IJ 415,561,220,096 2 BMRI IJ 407,453,204,480 3 ASII IJ 311,592,026,112 4 BBCA IJ 296,967,962,624 5 TRAM IJ 257,895,088,128 No Stock Top Volume (Shares) 1 TRAM IJ 156,231,800.00 2 LPKR IJ 110,473,700.00 3 TLKM IJ 98,500,700.00 4 TMPI IJ 96,612,100.00 5 PNLF IJ 96,402,800.00 No Top Gainers % change
1 MFMI IJ 32.35
2 CTBN IJ 20
3 PICO IJ 15.66
4 TIFA IJ 11.71
5 BKDP IJ 11.11 No Top Losers % change
1 PDES IJ -15.32 2 FPNI IJ -14.17 3 PGLI IJ -10.67 4 SDRA IJ -10 5 PRAS IJ -9.23 No Leading Movers % change
1 BMRI IJ 5.14
2 TLKM IJ 3.72
3 UNVR IJ 2.89
4 PGAS IJ 3.48
5 ICBP IJ 4.92
No Lagging Movers % change
1 MNCN IJ -1.77
2 IBST IJ -6.28 3 SDRA IJ -10.00 4 INDF IJ -0.36 5 SMCB IJ -1.14
P E R K I R A A N P A S A R H A R I I N I
Bursa saham Indonesia hari ini diprediksi akan bergerak melemah Indeks Dow Jones pada akhir perdagangan Rabu kemarin (29/01/2014) ditutup melemah 1,19% ke level 15.738,79 sementara indeks S&P 500 ditutup melemah 1,02% ke level 1.774,20. Indeks melemah meresponlaporan kinerja keuangan beberapa emiten yang kurang
menggembirakan dan kebijakan The Fed yang kembali melakukan pengurangan stimulus ditengah‐tengah gejolak yang terjadi di emerging market. The Fed akan mengurangi stimulus ke level 65 miliar dollar dari fase sebelumnya 75 miliar dollar. Saham emiten Yahoo! Inc. turun 8,7% setelah proyeksi penjualan menunjukkan sinyal yang melemah. Sementara saham emiten Boeing Co. menguat 5,3% setelah proyeksi keuntungan 2014 melebihi perkiraan analis. Sementara itu, bursa Eropa pada penutupan Rabu sebagian besar ditutup dalam teritori negatif. Indeks FTSE ditutup melemah sebesar 0,43% ke level 6.544,28 sementara indeks DAX ditutup melemah 0,75% ke level 9.336,73. Pasar melemah merespon pelemahan mata uang yang terjadi di negara‐negara emerging market seperti Turki dan Afrika Selatan. Nilai mata uang Turki kembali jatuh meskipun bank sentral negara itu telah menaikkan suku bunga lebih dari dua kali suku bunga acuan untuk mencegah keluarnya arus modal.
Sementara itu bursa Asia pada pagi hari ini dibuka dalam teritori negatif. Indeks futures Nikkei melemah 2,6% ke level 14.980. Pasar bergerak melemah merespon penguatan nilai tukar yen yang menguat ke level 102,32 per dollar AS yang menjadi katalis negatif terhadap produk ekspor Jepang. Sedangkan bursa saham Indonesia hari ini diprediksi akan bergerak melemah. Pelemahan IHSG didukung oleh faktor eksternal berupa negatifnya bursa S&P 500 dan bursa Asia. Indeks ETF Indonesia di bursa New York (EIDO) pada akhir perdagangan Rabu (29/01/2014) juga mencatatkan pelemahan sebesar 0,53%. Indeks diprediksi akan berada di rentang 4.370‐4.425 dengan support di level 4.370. Analyst: Ankga Adiwirasta ([email protected])
R I N G K A S A N B E R I T A
• Tren harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) berpotensi naik untuk pengiriman April 2014 seiring dengan adanya perbaikan harga dalam sepekan terakhir. Kenaikan harga juga didorong oleh tingginya permintaan di pasar dunia. Berdasarkan data Bloomberg, kontrak pengiriman CPO pada April berpotensi naik 0,9% menjadi 2.552 ringgit (US$ 768) per metrik ton di Bursa Derivative Malaysia, sekaligus menjadi lompatan tertinggi sejak 23 Januari. Saat ini harga CPO mengalami peningkatan sekitar 2,8% menjadi 2.544 ringgit, setelah sebelumnya sempat jatuh ke level 2.519 ringgit atau terendah sejak 15 Januari.
• Penurunan penjualan alat berat menekan kinerja laba bersih PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA). Sepanjang kuartal III 2013 (tahun fiskal Maret‐Desember 2013), laba bersih perseroan turun 65,2% menjadi US$ 16,9 juta dibanding periode yang sama tahun sebelumnya US$ 48,6 juta. Penurunan penjualan berdampak signifikan terhadap perolehan laba bersih perseroan hingga kuartal III 2013. • Perusahaan menara telekomunikasi, PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), anak
usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), mengaku siap mengakuisisi aset menara telekomunikasi milik PT XL Axiata Tbk (EXCL) yang akan dijual. Perusahaan saat ini belum menerima undangan tender dari XL Axiata.
• PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM), merevisi naik alokasi belanja modal tahun ini dari rencana semula Rp 80 miliar menjadi Rp 90 miliar. Kenaikan anggaran belanja modal tahun ini karena menyesuaikan dengan kedatangan mesin produksi baru. Perseroan juga mengubah anggaran belanja modal tahun lalu dari sebelumnya Rp 100 miliar menjadi hanya Rp 90 miliar. Perubahan anggaran belanja modal dikarenakan adanya keterlambatan pengiriman mesin yang baru masuk pada awal 2014.
• PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) dan PT Modernland Realty Tbk (MDLN) mengincar potensi pasar residensial di Jakarta Timur. Keduanya akan fokus melanjutkan pengembangan proyek di lahan yang dimiliki perseroan. Bakrieland Development melalui anak usahanya PT Bakrie Pangaripta Loka akan terus melanjutkan pengembangan proyek apartemen (high rise building) di Jakarta Timur. Tahun ini perusahaan akan membangun lima tower apartemen menengah lagi di proyek Sentra Timur dengan target penjualan sekitar Rp 300 miliar.
• Source : Investor Daily, Kontan, Indonesia Finance Today, Inilah, Viva News
RESEARCH TEAM
Research Division : +62 21 25543946 Fax No : +62 21 57935831 E‐mail : [email protected]Norico Gaman ext. 3934 [email protected] Head of Research Investment Strategy, Banking, Telco, Cement, Airline
Heru Irvansyah ext. 2030 [email protected] Economist Thendra
Crisnanda ext. 2098 [email protected] Analyst Automotive, Heavy Equipment, Property, Infrastructure, Oil and Gas
Yasmin Soulisa ext. 3987 [email protected] Analyst Coal and Metal Mining, Plantation Andri Zakarias ext. 2054 [email protected] Technical Analyst Market Strategy, Commodities,
Currency, Bond & Stocks Ankga Adiwirasta ext. 3986 [email protected] Research Analyst
Consumer Goods, Pharmaceutical Venia Allani
Meissalina ext. 2050 [email protected] Research Assistant Dessy Lapagu ext. 2051 [email protected] Research Assistant
Poultry
EQUITY TEAM
CM : +62 21 25543946Fax No : +62 21 57935831
Ronny Hari ext. 3929 [email protected] Equity Division Head
Jufrani Amsal ext. 3957 [email protected] Channel Distribution Division Head Yulinda ext. 3950 [email protected] Institutional Sales