POTENSI LIMBAH KULIT BUAH SEBAGAI BAHAN BAKU DALAM PEMBUATAN EDIBLE FILM (Potential Of Waste Fruit, As Raw Material In Making Edible Film)
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Berdasarkan hasil yang diperoleh, edible film dari pektin kulit pisang kepok memiliki nilai kuat tarik dan elongasi masih dibawah kriteria karakter mekanik
Tujuan penelitian adalah (1) mengetahui sifat kimia pectin dari buah pala ; (2) mengetahui sifat edible film dari komposit pektin daging buah pala dan tapioka; (3)
Melihat tingginya kandungan pektin pada kulit buah kakao, yaitu 18% (Santoso, 2008) yang belum dimanfaatkan dengan baik sebagai edible coating, maka perlu dilakukan pembuatan
(2011) yang menggunakan limbah kulit pisang sebagai salah satu sumber pectin dapat dijadikan sebagai bahan dasar pembuatan edible film / edible coating yang merupakan
Dari hasil statistik yang didapatkan hasil analisa kelarutan edible film pektin kulit pisang untuk penambahan gliserol dengan konsentrasi 20%, di mana edible film
Berdasarkan hasil yang diperoleh, edible film dari pektin kulit pisang kepok memiliki nilai kuat tarik dan elongasi masih dibawah kriteria karakter mekanik
πΈππππππ π = π =πππππππππππ π πππππ βπΏ πππππππ ππ€ππ π πππππ πΏπΓ 100% 2 Pada Gambar 3 menunjukkan bahwa elongasi edible film dengan total 2 gram rasio kitosan dari kulit udang dan pektin
Pengaruh penambahan konsentrasi filler kulit buah salak terhadap sifat swelling edible film Uji Degradasi Edible Film Uji degradasi merupakan uji yang digunakan untuk mengetahui