• Tidak ada hasil yang ditemukan

DETEKSI Staphylococcus aureus PENYEBAB MASTITIS SUBKLINIS PADA SAPI PERAH DI KECAMATAN CENDANA KABUPATEN ENREKANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DETEKSI Staphylococcus aureus PENYEBAB MASTITIS SUBKLINIS PADA SAPI PERAH DI KECAMATAN CENDANA KABUPATEN ENREKANG"

Copied!
60
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2. 1. Skema Anatomi Ambing (Anonim, 2011a)
Gambar 2.2. Gejala klinis berupa kebengkakan dan kemerahan pada ambing  akibat mastitis (Anonim, 2009)
Tabel 3. Hubungan nilai CMT dengan jumlah sel somatik
Gambar 2.3. Morfologi Staphylococcus aureus yang bergerombol  menyerupai buah anggur (Anonim, 2011b)
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi secara fenotipik dan genotipik bakteri S.aureus penyebab infeksi mastitis subklinis, melakukan uji kepekaan

Penelitian bertujuan untuk mengetahui data prevalensi mastitis subklinis dan produksi susu sapi Fries Holland di Kota Padang Panjang.. Bahan yang digunakan dalam

Dengan ini Saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Panjang Puting dan Periode Laktasi sebagai Faktor Predisposisi Mastitis Subklinis pada Sapi Perah di Koperasi Peternak

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian temu putih ( Curcuma zedoaria ) terhadap sapi perah penderita mastitis subklinis sebesar 0,04%

Streptococcus agalactiae penyebab mastitis subklinis pada kerbau perah di daerah yang lain di Kabupaten Enrekang yang digunakan sebagai tempat pengembangan

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian temu putih ( Curcuma zedoaria ) terhadap sapi perah penderita mastitis subklinis sebesar 0,04%

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bah- wa sapi perah penderita mastitis subklinis ditandai dengan tingginya jumlah sel somatik umumnya me- miliki kadar kalsium darah

Studi kasus ini bertujuan mengetahui perbedaan jumlah sel somatik JSS dan komposisi susu dari sapi penderita mastitis subklinis dan sapi yang sehat, serta menganalisis pengaruh dari JSS