• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sistem Informasi Koperasi Karyawan pada PT. Anugerah Pharmindo Lestari Berbasis Jaringan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Sistem Informasi Koperasi Karyawan pada PT. Anugerah Pharmindo Lestari Berbasis Jaringan"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

SISTEM INFORMASI KOPERASI KARYAWAN PADA PT. ANUGERAH

PHARMINDO LESTARI BERBASIS JARINGAN

Ita Arfyanti 1), Siti Lailiyah2), Astika Erwin Putranto3)

1,3

Sistem Informasi, STMIK Widya Cipta Dharma 2

Teknik Informatika, STMIK Widya Cipta Dharma Jl. M. Yamin No. 25, Samarinda, 75123

E-mail : [email protected]), [email protected]), [email protected])

ABSTRAK

Tujuan dari penelitian sistem informasi Koperasi Karyawan untuk mempermudah para pegawai koperasi dalam menyajikan informasi kepada para anggota koperasi dalam hal jual beli barang maupun simpan pinjam anggota koperasi.

Metode Penelitian yang digunakan pada penelitian ini meliputin Studi Lapangan yang terdiri dari wawancara terhadap salah satu pegawai koperasi dan Observasi langsung ke tempat penelitian, Studi Pustaka yaitu peneliti mengambil beberapa wacana dari Pustaka yang digunakan untuk memperkuat metode penelitian. Metode Pengembangan Sistem yang digunakan di dalam

penelitian ini menggunakan metode Waterfall, dimana tahap pengembangannya terdiri dari : Requirement Definition, System

and Software Design, Implementation and Unit Testing, Integration and System Testing dan Operation and Maintenance. Hasil yang diharapkan oleh peneliti adalah Sistem Informasi Koperasi yang tepat guna dan tepat sasaran, mudah digunakan oleh para karyawan koperasi maupun anggota koperasi.

Kata Kunci : Sistem, Informasi, Sistem Informasi, Koperasi, SHU

1. PENDAHULUAN

Memasuki era perdagangan bebas yang sangat pesat seperti sekarang ini, para pelaku ekonomi dituntut harus selalu aktif dan memiliki inovasi dalam mengembangkan

usaha yang dimilikinya, agar usaha yang telah

dibangunnya dapat menjadi semakin berkembang.

Sekarang ini banyak pedagang kecil yang baru merintis usahanya dengan modal yang kecil. Untuk dapat mendirikan usaha yang dapat memenuhi kebutuhan konsumen, diperlukan modal yang cukup besar agar usahanya dapat semakin berkembang.

Pada Koperasi Karyawan ³37 $ 3 /´ MXJD WHUGDSDW

pelayanan Simpan Pinjam dan Jual Beli. Sistem pencatatan

administrasi di Koperasi .DU\DZDQ ³37 $ 3 /´ masih

menggunakan buku besar yang kemudian ke excel.

Kelemahan sistem disana pencatatan data-data

transaksinya masih manual, sehingga tidak efisien. Setiap melakukan transaksi petugas harus memasukkan data pribadi anggota. Model pembuatan laporan itu sering

mengakibatkan terjadinya kesalahan. Petugas juga

kesulitan membuat rincian sesuai dengan kebutuhan. Dari latar belakang masalah yang ada maka peneliti memberikan solusi kepada koperasi untuk membuat suatu sistem informasi koperasi karyawan yang cepat, akurat, update, dan juga mudah oleh para karyawan koperasi maupun anggota koperasi.

2. RUANG LINGKUP PENELITIAN

Permasalahan difokuskan kepada :

1. Perhitungan SHU yang terdapat di dalam koperasi

2. Perhitungan didapatkan dari transaksi anggota koperasi,

simpan pinjam, dan laba dari perusahaan

3. Perhitungan SHU yang mudah, cepat dan akurat yang

diperoleh dari proses transaksi anggota koperasi, simpan pinjam dan laba perusahaan

3. BAHAN DAN METODE

3.1 Koperasi

Koperasi adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan (Hendrojogi, 2004).

3.2 Flow of Document

Flow of Document adalah suatu model bagan alur untuk menggambarkan sistem dokumen dari proses pelaporan yang dapat dihubungkan satu sama yang lain dengan alur data, baik secara manual maupun terkomputerisasi (Jogiyanto, 2008).

(2)

Tabel 1. Simbol Flow of Document

SIMBOL KETERANGAN

Titik terminal, digunakan

untuk menunjukkan proses awal dan akhir dari suatu proses

Operasi secara manual Fungsi pengelolahan proses /menunjukkan kegiatan proses program komputer

Simbol Input/output,

digunakan untuk mewakili data input/output

Dokumen atau laporan input

output baik untuk proses

manual, mekanik atau

komputer

Menunjukkan input yang

menggunakan on-line

keyboard

Tempat Penyimpanan Data Menggunakan Hard Disk Arus Informasi / kegiatan proses dari operasi program komputer

File storage offline Numeric, Character

Penghubung kehalaman yang masih sama / kehalaman yang sama

3.3 Model Air Terjun

Model ini adalah model klasik yang bersifat sistematis dan berurutan dalam membangun software (Simarmata, 2010).

Gambar 1. Fase-fase dalam Waterfall Model

4. RANCANGAN SISTEM INFORMASI

1. Flow of Document yang berjalan

FOD yang berjalan yang terdapat di dalam PT. Anugerah Pharmindo Lestari. Dimulai dari anggota mengisi slip setoran, slip setoran yang sudah terisi kemudian diserahkan kepada kasir, dari kasir memproses angsuran kredit anggota hingga menjadi bukti slip setoran dan kwitansi yang diserahkan kepada anggota. Kasir membuat laporan data anggota, angsuran dan pinjaman untuk diserahkan kepada pimpinan.

Mulai Slip setoran anggota Pengisian slip setoran Slip setoran Anggota sudah diisi 2 1 Bukti slip setoran

dan kwitansi

Slip setoran Anggota sudah diisi

Angsuran kredit anggota

2

1 Bukti slip setoran

dan kwitansi Pembuatan laporan A - Laporan data anggota - Laporan angsuran - Laporan pinjaman - Laporan data anggota - Laporan angsuran - Laporan pinjaman Selesai

Anggota Kasir Pimpinan

Gambar 2. Flow of Document yang sedang berjalan

2. Flow of Document yang diusulkan

Bagian admin telah menginputkan data-data anggota, data anggaran dasar, data distributor, data barang kedalam

sistem dan disimpan kedalam database. Proses dimulai

saat anggota datang ke koperasi dan memberikan data

anggota kepada bagian admin. Bagian admin

menginputkan data anggota koperasi tersebut kedalam sistem database. Anggota yang sudah mendaftar menerima kartu anggota. Jika anggota koperasi tersebut melakukan transaksi pembelian barang maka bagian kasir akan menginputkan data penjualan barang dan kemudian masuk ke system database, dan anggota tersebut mendapat bukti pembelian barang. Anggota koperasi yang melakukan transaksi simpan pinjam langsung menuju ke bag. Simpan

Pinjam, bag. Simpan pinjam menginputkan apa yang

dilakukan anggota koperasi tersebut. Dari proses inputan tersebut menghasilkan nota simpanan maupun pinjaman yang diberikan kepada anggota koperasi sebagi bukti.

Anggota yang melakukan pembayaran angsuran

(3)

Anggota Admin Kasir Pimpinan

Flow Of Document yang Diusulkan

Mulai

Data anggota

Proses data anggota Input data anggota

Anggota Data anggota

Bag. Simpan pinjam

Proses data barang Input data barang

barang Data simpanan Proses data simpanan Input data simpanan simpanan Data simpanan Logistik Proses data barang masuk Input data barang

masuk Barang masuk Proses data penjualan Input data penjualan penjualan Berkas pengajuan pinjaman Berkas pengajuan pinjaman Proses data pinjaman Input data pinjaman pinjaman Distributor Data Distributor Proses Distributor Input Data Distributor Distributor Data Distributor Faktur Proses data angsuran Input data angsuran angsuran Proses Perhitungan SHU SHU LAPORAN Laporan Pembelian Laporan Pinjaman Laporan Penjualan Laporan SHU Laporan Pembelian Laporan Penjualan Laporan Pinjaman Laporan SHU Selesai Data Barang Kartu Anggota Bukti Angsuran Data Distributor Nota Penjualan Nota Penjualan Nota Penjualan Nota Pinjaman Nota Pinjaman Nota Simpanan Nota Angsuran Nota Simpanan Nota Angsuran Kartu Anggota

Gambar 3. Flow of Document yang diusulkan

3. Context Diagram

Terdapat entitas anggota yang memberikan data anggota, berkas pengajuan pinjaman dan mendapatkan kartu anggota, nota

penjualan, nota simpanan, nota pinjaman dan nota angsuran. Entitas logistik memberikan data barang masuk. Entitas admin

memberikan data barang dan juga menerima laporan dari system. Entitas kasir yang memberikan data penjualan dan juga nota penjualan. Entitas bag. Simpan pinjam yang memberikan data simpanan, pinjaman, angsuran dan nota simpanan, pinjaman dan

angsuran. Entitas distributor yang memberikan data distributor dan faktur. Yang terakhir entitas pimpinan yang menerima

(4)

Sistem Informasi Koperasi Karyawan pada PT. Anugerah Pharmindo Lestari Anggota Admin Distributor Logistik Pimpinan Kasir Bag. Simpan Pinjam Da ta Ang g o ta Da ta Ba ran g Data Distributor Barang Masuk Da ta Pe n jua la n D ata Si mp a n an Da ta Pi n jaman Da ta An gsu ran LaporaPembelian Laporan Penjualan Laporan Pinjaman Laporan SHU L a p ora n SHU L ap o ra n Pe mb e lian L ap o ra n Pe n ju al a n L a p o ran Pi n ja ma n

Berkas Pengajuan Pinjaman

Faktur No ta Pe n ju a la n N ota Si mp a n an No ta An gsu ran Nota Pinjaman Nota Angsuran No ta Si mp a na n N ota Pi n ja ma n No ta Pe nj u a lan Kartu Anggota

Gambar 4. Context Diagram

4. Data Flow Diagram Level 0

Terdapat tujuh entitas yaitu anggota, distributor,

logistic, kasir, admin, bag. Simpan pinjam dan pimpinan.

Proses pertama dimulai dengan entitas anggota

menginputkan data anggota yang disimpan kedalam data

store anggota. Dari data store anggota tersebut anggota

mendapatkan kartu anggota. Entitas distributor

menginputkan data distributor yang disimpan kedalam data

store distributor. Entitas logistic menginputkan data

pembelian barang yang disimpan ke dalam data store

pembelian. Entitas kasir menginputkan data penjualan

yang disimpan ke dalam data store penjualan. Jikan

anggota koperasi melakukan transaksi pembelian barang,

mendapatkan nota penjualan yang didapatkan dari data

store penjualan dan anggota. Entitas admin yang

menginputkan data barang, anggaran dasar yang disimpan

ke dalam data store barang dan anggaran dasar. Proses

simpanan, pinjaman dan angsuran yang dilakukan oleh

anggota koperasi disimpan ke data store simpanan,

pinjaman dan angsuran, dan anggota koperasi

mendapatkan nota simpanan, pinjaman dan angsuran dari

masing-masing data store. Dan proses SHU anggota

koperasi juga diinputkan oleh admin dan disimpan ke data store SHU. Proses ini melibatkan tabel simpanan,

pinjaman, angsuran, penjualan, dan anggota. Entitas

pimpinan menerima laporan pembelian yang melibatkan tabel pembelian, kemudian laporan penjualan melibatkan tabel penjualan, laporan SHU yang melibatkan tabel pinjaman, angsuran, simpanan, penjualan, dan anggota dan laporan pinjaman yang melibatkan tabel pinjaman.

1 Input Data

Anggota Anggota Data anggota

Anggota Anggota Logistik Admin 2 Input Data Barang Data barang Barang Ba ra ng 4 Input Data Pembelian Barang Pembelian pembelian Barang Masuk Distributor Input Data 3

Distributor Distributor distributor Data distributor Distributor Kasir 5 Input Data Penjualan Penjualan pembelian Data penjualan Ba ra ng An gg ota Bag. Simpan Pinjam 6 Input Data Simpanan Simpanan 7 Input Data Pinjaman Pinjaman 9 Proses SHU SHU Shu Anggota Simpanan 8 Input Data Angsuran Angsuran Anggsuran Pe nju al an Si mp pa na n Pinjaman An gsu ra n 10 Laporan Pe mb elian Pe mbe lia n An gg ota Ba ra ng Si mp an an shu PIMPINAN La pora n Pe mb elian Lapo ra n p enju alan La po ran SH U Lapora n pinj ama n La pora n Pi nja ma n La poran SH U La pora n p enju alan La po ra n p emb eli an An ggo ta An gg ota Ang go ta

Berkas Pengajuan Pinjaman

Fa kt ur Da ta Pi njama n No ta Pe nju ala n Nota Simpanan N ota Pi nja ma n Nota Angsuran Kartu Anggota

Gambar 5. Data Flow Diagram Level 0

5. Data Flow Diagram Level 1 pada proses laporan

Laporan pembelian didapatkan dari data store

distributor dan barang. Laporan penjualan didapatkan dari data store anggota, barang dan penjualan. Laporan pinjaman didapatkan dari data store anggota dan pinjaman.

Laporan SHU didapatkan dari data store anggota,

pembelian, angsuran dan SHU. Laporan tersebut diberikan kepada admin dan juga pimpinan koperasi

.

Anggota Barang Distributor SHU Pembelian Penjualan Pinjaman Angsuran 10.1 Laporan Pembelian 10.2 Laporan Penjualan 10.3 Laporan Pinjaman 10.4 Laporan SHU Ang got a Barang Barang D ist ribu to r An ggot a Angg ot a SHU Pembelian Pe nju ala n Pinjaman Angsuran Admin Pimpinan Laporan Pembelian L apo ran Pe nju ala n Laporan Penjualan La poran Pembel ia n Laporan Pinjaman Lap oran Pin jaman Lap ora n SH U Laporan SHU

Gambar 6. Data Flow Diagram Level 1 pada proses

laporan

6. Hierarchy Input Process Output

Adapun diagram Hierarchy Input Process Output

(HIPO) dari 6LVWHP ,QIRUPDVL .RSHUDVL .DU\DZDQ ´37 $

(5)

10.1 Laporan Pembelian 10.2 Laporan Penjualan 10.3 Laporan Pinjaman 10.4 Laporan SHU Sistem Informasi Koperasi

Karyawan pada PT. Anugerah Pharmindo Lestari 1 Data Anggota 2 Data Barang 3 Data Distributor 4 Data Pembelian Barang 5 Data Penjualan 6 Data Simpanan 7 Data Pinjaman 8 Data Angsuran 9 Proses SHU 10 Laporan 1.1 Kartu Anggota 5.1 Nota Penjualan 7.1

Nota Pinjaman Nota Angsuran8.1 6.1

Nota Simpanan

Gambar 7. Hierarchy Input Process Output

7. Relasi antar Tabel

Relasi antar tabel digunakan untuk mempermudah

hubungan antar entitas yang satu dengan entitas yang lain

sehinga mempermudah sistem kerja antar entitas.

Gambar 8. Relasi Antar Tabel

5. IMPLEMENTASI

1. Microsoft Visual Basic 6.0

Microsoft visual basic adalah bahasa pemrograman

yang memiliki IDE (Integrated Development

Environtment) digunakan untuk membuat aplikasi windows

yang berbasis grafis (GUI ± Graphical User Interface)

(Mangkulo, 2003).

Gambar 9. Tampilan Microsoft Visual Basic 6.0

2. Seagate Crystal Report 8.5

Crystal Report adalah suatu program aplikasi untuk pembuatan laporan atau report yang sangat canggih serta

mudah dalam penggunaanya. Selain itu, Crystal Report

dapat menggunakan berbagai Format data dari berbagai

program aplikasi. Sumber data yang dapat dipakai dengan program aplikasi ini dapat berasal dari data lokal maupun sumber data remote, misalnya dari komputer server (Hadi, 2003).

Crystal Report adalah suatu program aplikasi untuk membuat laporan-laporan dalam berbagai bentuk dan dari berbagai sumber data (Alam, 2005)

Gambar 10. Tampilan awal Crystal Report

3. MySQL

salah satu aplikasi database yang cukup di kenal adalah

MySql yang mana merupakan suatu aplikasi database

server yang dapat menangani data bervolume besar. MySql adalah program database yang mampu mengirim dan

menerima data dengan sangat cepat dan multiuser (Kadir,

2008).

Gambar 11. Tampilan MySQL

4. Topologi Star

Topologi star merupakan topologi yang

menghubungkan beberapa komputer dengan menggunakan perangkat yaitu hub atau switch. Perangkat ini berfungsi sebagai pengontrol dari semua komputer yang terhubung dalam jaringan (Madcoms, 2004).

Gambar 12. Topologi Star

5. Client ± Server

Server adalah komputer yang menyediakan fasilitas

bagi komputer-komputer lain didalam jaringan dan Client

(6)

menggunakan fasilitas yang disediakan oleh server. Server

di jaringan tipe Client-server disebut Dedicated Server

karena murni berperan sebagai server yang menyediakan

fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat

berperan sebagai workstation. Gambaran dari Jaringan

Client Server dapat dilihat pada gambar 13 (Madcoms, 2004)

Gambar 13. Arsitektur Client ± Server

6. Kabel Cross

Kabel cross adalah kabel yang memiliki urutan warna

yang berbeda pada kedua ujung konektor, susunan mana saja yang membedakan nya ? dari susunan warna yang telah anda susun anda hanya tinggal menukar urutan pin/warna di salah satu ujung konektor yang anda pasang dimana urutan warna yang ditukar adalah urutan ke 1 dengan yang ke 3 dan urutan warna yang ke 2 dengan yang ke 6 . ( 1,3 ) ( 2,6 ) , Maka hasilnya seperti berikut :

Gambar 14. Cross Cable Connector

Adapun fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar berikut :

Gambar 15. Simbol Pin Element Cross

7. Hub

Suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan

menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga

membentuk suatu jaringan pada topologi star (Fandimin, 2012).

Gambar 11. Hub

6. KESIMPULAN

Dari permasalahan yang ada penulis memberikan kesimpulan mengenai program Sistem Informasi Koperasi Karyawan PT. Anugerah Pharmindo Lestari sebagai berikut :

1. Diharapkan dengan program sistem informasi koperasi

karyawan dapat memberikan informasi simpanan, pinjaman, anggota dengan cepat

2. Didapatkan data yang akurat dan ter-backup dengan

baik karena seluruh transaksi tersimpan dalam database yang terkomputerisasi.

3. Diharapkan sistem yang dibuat dapat

diimplementasikan dan sekaligus dapat membantu dan

berkontribusi secara aktif dalam peningkatan

pelayanan.

4. Diharapkan dengan program yang telah dibuat dapat

(7)

7. SARAN

Untuk kelancaran sistem ini penulis memberikan saran yang sekiranya dapat membantu kinerja program Sistem

,QIRUPDVL .RSHUDVL .DU\DZDQ ³37 $ 3 /´ 6DPDULQGD

adalah sebagai berikut:

1. Melakukan penambahan sistem supaya anggota yang

belum bisa membayar angsuran pada bulan yang sudah ditentukan bisa dikurangi dari jumlah saldo simpanan anggota tersebut.

2. Ditambahkan metode sms gateway sehingga jika ada

anggota yang sedang melakukan perjalanan bisa melakukan pengecekan saldo dan juga jumlah sisa angsuran yang harus dibayar.

3. Bagi peneliti yang berminat untuk mengembangkan

penelitian ini lebih lanjut agar dapat menambahkan fasilitas untuk pemberian suku bunga koperasi berdasarkan pinjaman, misalkan pinjaman <= Rp 10.000.000 maka bunga pinjaman sebesar 8% dan jika pinjaman >= Rp 10.000.000 maka bunga pinjaman sebesar 20% ( Tanpa Agunan / Jaminan.

4. Jika dalam proses peminjaman terdapat penggunaan

agunan / jaminan maka bunga pinjaman akan menyesuaikan dengan suku bunga bank.

5. Bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan program

ini lebih lanjut diharapkan untuk menambahkan laporan anggota koperasi secara mendetail dan menyeluruh.

8. DAFTAR PUSTAKA

Alam, M. Agus J. 2005. Cara Mudah Menggunakan

Crystal Report XI, Jakarta : Elex Media Komputindo

Jogiyanto,HM. 2005. Analisis Sistem Informasi

Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Jakarta

Janner, Simamarta, 2010, Rekayasa Perangkat Lunak,

Yogyakarta: Penerbit Andi.

Kadir Abdul, 2008. Tuntunan Praktis Belajar Database

Menggunakan MySQL, Penerbit : Andi Offset

Lughot, 2011, Kabel Jaringan Straight and Cross,

http://lughot.blogspot.com/2011/04/kabel-jaringan-utp-straight-dan-cross.html#ixzz20g6DTIi0, diakses pada tanggal 03 Oktober 2012

Mangkulo, Hengky Alexander, (2003), Aplikasi Database

Menggunakan ADO VB 6.0 dan SQL Server 2000, Surabaya : Elex Media Komputindo

Madcoms, 2004, Sistem Jaringan Komputer Untuk

Pemula,Penerbit : Andi Offset

Rahadian Hadi,2003. Membuat Laporan dengan Crystal

Report 8.5 dan Visual Basic 6.0,Bandung : Elex Media Komputindo

Gambar

Tabel 1. Simbol Flow of Document
Gambar 3. Flow of Document yang diusulkan  3.  Context Diagram
Gambar 6. Data Flow Diagram Level 1 pada proses  laporan
Gambar 9. Tampilan Microsoft Visual Basic 6.0  2.  Seagate Crystal Report 8.5
+2

Referensi

Dokumen terkait

Skripsi berjudul “Studi Komparasi Motivasi Belajar Biologi Antara Siswa Kelompok Peminatan Dan Kelompok Lintas Minat Di SMA Negeri 13 Semarang Tahun Pelajaran

Data primer adalah data yang diperoleh dari kegiatan observasi dan pengukuran langsung di lapangan yang berupa data vegetasi semua jenis pohon mulai dari tingkat tiang

Teori tektonik lempeng (plate tectonic) adalah teori yang menjelaskan pergerakan yang terjadi di kulit bumi sehingga memunculkan bentuk permukaan bumi seperti

oleh lembaga kekuasaan negara. Isinya mengikat setiap orang dan pelaksanaanya dapat dipertahankan dengan segala paksaan oleh alat-alat negara, sumbernya bisa berupa

Octo Pangaribuan, Calvin, “ Analisis Implementasi Controlled Foreign Corporation Rules di Indonesia Dalam Upaya Mencegah Penghindaran Pajak (Suatu Studi Komparasi Dengan Australia

Angka pori (e) didenifinisikan sebagai rasio antara volume pori dengan volume bahan padat yang selalu dinyatakan dalam suatu desimal, Berat unit (berat unit tiap unit

Sesuai dengan tugasnya yang menghim- pun dana dan menyalurkan kem-bali ke masyarakat, Dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh bank merupakan sumber dana terbesar bagi

Jadi, Amen-Ra menaklukkan Aton, Thebes sekali lagi menjadi ibu kota Mesir, para pendeta Amen-Ra mendapatkan kembali kekuasaan mereka dan dalam waktu kurang